Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

ANALISIS AKURASI DAN EFISIENSI SISTEM PENILAIAN LUKA MENGGUNAKAN PENDEKATAN WOUND ASSESMENT DIGITAL Syapitri, Henny; Ginting, Riah Ukur; Simamora, Marthalena; Sembiring, Rinawati; Asrizal, Asrizal
JURNAL MUTIARA ELEKTROMEDIK Vol. 9 No. 2 (2025): Jurnal Mutiara Elektromedik
Publisher : Prodi Teknik Elektromedik Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51544/elektromedik.v9i2.6545

Abstract

Latar belakang: Penilaian luka secara manual masih menghadapi tantangan berupa variasi subjektivitas antar penilai yang dapat memengaruhi akurasi dan konsistensi hasil evaluasi klinis. Seiring meningkatnya beban penanganan luka kronis dan kebutuhan transformasi digital layanan kesehatan, sistem penilaian luka berbasis teknologi menjadi alternatif yang berpotensi meningkatkan ketepatan dan efisiensi kerja tenaga kesehatan. Namun, efektivitas implementasi teknologi ini masih bervariasi dan dipengaruhi oleh faktor pengguna, kondisi klinis, serta karakteristik luka. Tujuan: menganalisis akurasi, konsistensi, dan efisiensi penilaian luka digital serta memahami pengalaman tenaga kesehatan dalam menggunakannya dalam praktik klinis. Metode: Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus intrinsik di Asri Wound Care Center Medan. Data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur dengan tenaga medis luka dan dokter, serta observasi langsung terhadap penggunaan aplikasi penilaian luka digital. Analisis tematik dilakukan untuk mengidentifikasi pola pengalaman dan persepsi terkait akurasi, alur kerja, dan aspek subjektif klinis. Hasil: menunjukkan bahwa penilaian luka digital memberikan akurasi dan konsistensi yang lebih tinggi dibandingkan metode manual, terutama dalam pengukuran ukuran luka dan identifikasi jaringan. Digital wound assessment juga meningkatkan efisiensi waktu melalui proses dokumentasi otomatis yang mempercepat alur kerja klinis. Meskipun demikian, beberapa aspek subjektif seperti bau luka, nyeri, dan penilaian kedalaman luka tetap membutuhkan pemeriksaan manual. Kesimpulan: bahwa teknologi penilaian luka digital merupakan alat bantu yang efektif dalam meningkatkan kualitas evaluasi luka, tetapi belum dapat sepenuhnya menggantikan peran klinis tenaga kesehatan. Pendekatan hibrid yang menggabungkan kemampuan teknologi dengan keahlian klinis tetap menjadi strategi terbaik untuk menghasilkan penilaian luka yang komprehensif dan akurat
Determinan Kejadian Stunting di UPT Puskesmas Sumbul Kecamatan Sumbul Kabupaten Dairi Tahun 2024 Sihotang, Nola Winarta; Manurung, Kesaktian; Lia Rosa Veronika; Sembiring, Rinawati; Ginting, Daniel
Journal of Pharmaceutical and Sciences JPS Volume 8 Nomor 4 (2025)
Publisher : Fakultas Farmasi Universitas Tjut Nyak Dhien

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36490/journal-jps.com.v8i4.1206

Abstract

malnutrition so that the child is too short for his age. Stunting has an impact on children's cognitive decline and productivity in the future. So far, addressing malnutrition has focused on babies from birth to five years old. In fact, the golden period is when the child is still in the womb until the age of two years. Therefore, a paradigm shift in handling malnutrition is needed. Therefore, the government is implementing the Acceleration of Nutrition Improvement Program with the First 1000 Days of Life Movement. SKI data for 2023, Dairi district is in second place with a figure of 32.6% of stunted toddlers out of 439 toddlers and based on the entry of toddler data on the e-PPGBM application in December 2024, the prevalence of stunted toddlers in the Sumbul Community Health Center, Sumbul District is around 13.98% or 258 toddlers. The incidence of stunting is influenced by several factors, namely maternal height, maternal education, compliance with taking blood supplement tablets and smoking. The aim of this research is to determine the determinants of stunting incidents at the Sumbul Community Health Center UPT, Sumbul District, Dairi Regency in 2024. This type of research is cross sectional with research methods. The population in this study were all mothers with toddlers. The number of samples in this study was 70 mothers.  Based on the research results, it was found that there was a relationship between height and stunting (p-value=0.004), there was a relationship between maternal education and stunting (p-value=0.004), there was a relationship between adherence to taking blood supplement tablets and stunting (p-value=0.000) and there was a relationship between smoking and stunting (p-value=0.000). Increasing health promotion to the community about the importance of parenting patterns and fulfilling nutrition in the First 1000 Days of Life, starting from pregnant women until children are 2 years old, as well as outreach about the health of young women and prospective brides.
ANALISIS HUBUNGAN PERCEIVED ORGANIZATIONAL SUPPORT, ORGANIZATIONAL TRUST, DAN WORK ENVIRONMENT TERHADAP KINERJA PENANGGULANGAN TUBERKULOSIS DI PUSKESMAS SEKUPANG BATAM Pradifta, Alma; Marlindawani, Jenny; Sitorus, Mido Ester J.; Manurung , Kesaktian; Sembiring, Rinawati
Jurnal Kesehatan Masyarakat dan Lingkungan Hidup Vol 10 No 2 (2025): Jurnal Kesehatan Masyarakat dan Lingkungan Hidup
Publisher : UNIVERSITAS SARI MUTIARA INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51544/jkmlh.v10i2.6577

Abstract

Latar belakang: Indonesia merupakan negara high burden countries penyumbang Tuberkulosis kedua setelah India, Belum tercapainya indicator success rate (SR) menjadi tanggungjawab besar tim pelaksana program. Beberapa faktor yang dapat mempengaruhi pencapaian indikator faktor organisasi, petugas, lingkungan, dan manajemen program TB. Tujuan: mengetahui pengaruh perceived organizational support, organizational trust dan work environment terhadap kinerja penanggulangan tuberkulosis di Puskesmas Sekupang Batam. Metode: Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh petugas kesehatan di Puskesmas Sekupang Batam yang berjumlah 63 orang. Penentuan jumlah sampel yang digunakan dalam penelitian ini ditentukan dengan menggunakan total sampling sehingga jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 63 sampel. Analisis data yang digunakan yaitu analisis univariat, bivariat dan multivariat. Hasil: Terdapat hubungan perceived organizational support, organizational trust dan work environment terhadap kinerja penanggulangan tuberkulosis di Puskesmas Sekupang Batam. Variabel yang paling berhubungan terhadap kinerja penanggulangan tuberkulosis di Puskesmas Sekupang Batam work environment (X3).. Kesimpulan: Terdapat hubungan perceived organizational support, organizational trust dan work environment terhadap kinerja penanggulangan tuberkulosis di Puskesmas Sekupang Batam