Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

Father Attachment dalam Merangsang Perkembangan Sosial Emosi Anak Usia Dini: Studi Fenomenologis Perspektif Maqashid Syariah Gunawan, Hadi; Bantali, Ampun
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 9 No. 3 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v9i3.6895

Abstract

Kelekatan ayah (father attachment) merupakan ikatan emosional yang kuat antara ayah dan anak yang berkembang melalui interaksi dan perhatian. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui father attachment dalam merangsang perkembangan sosial emosi pada anak usia dini ditinjau dari perspektif maqashid syariah.  Penelitian ini menggunakan pendekatan fenomenologi dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam terhadap ayah yang memiliki kelekatan dengan anaknya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterlibatan ayah secara konsisten dalam interaksi dan dukungan emosional memberikan dampak positif terhadap rasa percaya diri, keterampilan komunikasi, dan regulasi emosi anak. Dari perspektif maqashid syariah, keterikatan ayah berkontribusi terhadap kesejahteraan emosional dan mental anak (hifz an-nafs) serta menjaga kualitas generasi mendatang (hifz an-nasl). Implikasi dari penelitian ini menekankan pentingnya penguatan peran ayah dalam pola asuh berbasis nilai-nilai Islam guna menciptakan lingkungan yang kondusif bagi perkembangan anak. Temuan ini dapat menjadi acuan bagi lembaga pendidikan dan pembuat kebijakan dalam menyusun program pendampingan keluarga yang lebih berorientasi pada keterlibatan ayah.
Pengembangan Desain Interior Kelas Paud Berbasis Pendidikan Karakter Terhadap Perkembangan Emosi Anak Usia 5-6 Tahun Di Tk Al Hidayah Stabat Agustina, Sri; Indah, Putri Dian; Aulisti, Elsa; Fransiska, Imelda; Bantali, Ampun
Education Achievement: Journal of Science and Research Volume 6 Issue 3 November 2025
Publisher : Pusdikra-Publishing.com

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/jsr.v6i3.3087

Abstract

Lingkungan belajar pada Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) memiliki peran strategis dalam mendukung perkembangan emosi anak, khususnya melalui pengelolaan desain interior kelas yang ramah anak dan bermuatan nilai karakter. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan serta menguji efektivitas desain interior kelas PAUD berbasis pendidikan karakter terhadap perkembangan emosi anak usia 5–6 tahun di TK Al Hidayah Stabat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian pengembangan (Research and Development/R&D) yang mengadaptasi tahapan Borg and Gall. Subjek penelitian berjumlah 30 anak kelompok B yang dibagi ke dalam kelas eksperimen dan kelas kontrol. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, angket, dan dokumentasi, dengan instrumen yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data meliputi analisis deskriptif, uji prasyarat (uji normalitas dan homogenitas), serta uji efektivitas menggunakan uji t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa desain interior kelas PAUD berbasis pendidikan karakter memperoleh tingkat kelayakan sangat layak berdasarkan validasi ahli dengan rata-rata persentase sebesar 87,9%. Selain itu, hasil uji t menunjukkan nilai signifikansi 0,000 (< 0,05), yang menandakan adanya perbedaan peningkatan perkembangan emosi yang signifikan antara kelas eksperimen dan kelas kontrol. Temuan ini membuktikan bahwa desain interior kelas yang terintegrasi dengan nilai-nilai pendidikan karakter secara efektif mampu meningkatkan kemampuan anak dalam mengenali, mengelola, dan mengekspresikan emosi secara positif. Dengan demikian, desain interior kelas PAUD berbasis pendidikan karakter dapat dijadikan sebagai salah satu strategi pendukung pembelajaran dalam mengoptimalkan perkembangan emosi anak usia dini.
Konsep Dasar Evaluasi Pembelajaran pada lembaga pendidikan PAUD (Pendidikan Anak Usia Dini) : Penelitian Lubis, Dahliana Usni Fitriani; Khairunnisa, Annida; Tantri, Febby Elya; Gustiayu, Tari Dwi; Bantali, Ampun
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 3 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 3 (Januari 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i3.4794

Abstract

Learning evaluation plays a crucial role in early childhood education because it helps teachers understand child development and the effectiveness of learning activities. This study aims to examine early childhood learning evaluation, encompassing basic concepts, objectives, principles, types, and evaluation methods. The study employed a qualitative descriptive approach through a literature review, reviewing various relevant sources. The study's findings indicate that early childhood learning evaluation needs to be conducted continuously, taking into account both the child's learning process and outcomes. Various techniques, such as observation, portfolios, interviews, and assessment of work, are used to obtain a picture of child development. Appropriately implemented evaluation can serve as a basis for future learning planning and support optimal child development.
Analysis of the Use of Formative Assessment as a Tool for Evaluating the Development tnd Learning of Young Children at RA Al-Barakah Risky, Phadia Ananda; Sari, Eva; Johara, Sindy Aulia; Kesuma, Rigita Ramadhani; Mutia, Fhara; Bantali, Ampun
ALACRITY : Journal of Education Volume 5 Nomor 3 Oktober 2025
Publisher : LPPPI Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52121/alacrity.v5i3.994

Abstract

This study aims to analyze the implementation of formative assessment at RA Al-Barakah. The research method used is descriptive qualitative research, using interviews and documentation analysis.The informants of this research were class teachers. The instruments used were interviews and documentation. The data analysis techniques used were data reduction, data presentation, and data verification. From the results of the analysis of the use of formative assessment as a tool for assessing the development and learning of early childhood at RA Al-Barakah, formative assessment and the function of formative assessment, teachers did not yet understand what formative assessment was. Factors that made it difficult for teachers to carry out formative assessment were time constraints, lack of monitoring of children, and when events were not directly recorded. The time for implementing formative assessment was carried out at the beginning of learning and continued throughout the learning process. The types of assessment used were anecdotal notes, work results, and checklist assessments."Cul Students' mastery of competency material is determined by asking questions and reviewing the results of a checklist assessment. The information provided to students in the form of feedback is global, developing themes, and comprehensive. Teachers should pay attention to follow-up by using questions and enrichment.Legitimate From the research results, it can be concluded that at RA Al-Barakah there has been a formative assessment, but in its implementation it has not been carried out well.
Pelatihan dan Pendampingan untuk Meningkatkan Minat Wirausaha Mahasiswa Gadis Arniyati Athar; Bantali, Ampun; Abdi Samra Caniago; Olivia, Hastuti
JPM: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2023): July 2023
Publisher : Forum Kerjasama Pendidikan Tinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47065/jpm.v4i1.1007

Abstract

The purpose of this community service activity is to increase interest in entrepreneurship in the Islamic Religious Education Study Program of STAI Syekh H. Abdul Halim Hasan Al Ishlahiyah Binjai TA 2020/2021. The method used is the entrepreneurship program development method from Ndou and the entrepreneurship learning method from Esmi, which has 4 stages and methods as follows; 1) Phase of Inspiration (Inspiration); activities in this phase are entrepreneurship seminars. 2) Engagement Phase; activities in this phase of business practice. 4) Sustainability; Investment project, but this stage was not implemented due to time constraints. Overall this Community Service activity was carried out well. The team provides recommendations for the sustainability of student entrepreneurship namely; 1) Universities must build a Center for Study and Development of Student Entrepreneurship Activities, 2). Universities must provide facilities for student campus entrepreneurship activities, 3) Universities must provide activities that generate motivation and interest in student entrepreneurship, 4) Socialise the Merdeka Learning Campus Merdeka program which facilitates entrepreneurial activities, namely Wirausaha-Merdeka so that students can be interested to become an entrepreneur.
School Exterior Design Arrangement in Creating an Educational Environment at Baitul Hijrah Binjai Kindergarten Rayani, Ira; Daufiza, Asyifa; Alfarezka Sitepu , Tasya; Bantali, Ampun; Nasution, Putri Hasanah
Alifbata : Jurnal Pendidikan Dasar Vol 6 No 1 (2026): Alifbata
Publisher : STAI Darul Kamal Darul Kamal NW Kembang Kerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51700/alifbata.v6i1.1568

Abstract

Penataan desain eksterior sekolah memiliki peran penting dalam menciptakan lingkungan edukatif bagi anak usia dini karena ruang luar sekolah tidak hanya berfungsi sebagai tempat bermain, tetapi juga sebagai media belajar yang mendukung perkembangan anak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penataan desain eksterior TK Baitul Hijrah Binjai dalam menciptakan lingkungan edukatif. Pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif digunakan untuk menggambarkan kondisi eksisting desain eksterior sekolah. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi langsung dan dokumentasi kondisi lapangan pada area bermain luar ruang, penataan alat permainan, elemen peneduh, vegetasi, dan jalur sirkulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa desain eksterior TK Baitul Hijrah Binjai telah menyediakan ruang luar yang mendukung aktivitas bermain anak, namun penataan alat permainan belum terzonasi dengan jelas, kondisi permukaan bermain masih kurang rata, serta pemanfaatan vegetasi dan elemen lingkungan belum terintegrasi dengan kegiatan pembelajaran. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, dapat disimpulkan bahwa desain eksterior TK Baitul Hijrah Binjai memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai lingkungan edukatif melalui penataan desain yang lebih terstruktur, aman, dan ramah anak agar dapat mendukung perkembangan anak usia dini secara optimal.
HUBUNGAN DESAIN INTERIOR DENGAN KENYAMANAN BELAJAR ANAU USIA DINI TK MONICA DI BINJAI TIMUR Nisa, Chairun; Anjelika, Icha Herby; Lubis, Siti Halawiyah; Marina, Dewi; Nabila, Sindy; Bantali, Ampun
Pedagogi : Jurnal Anak Usia Dini dan Pendidikan Anak Usia Dini Vol 12 No 1 (2026): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Anak-anak berusia 0–6 tahun menjadi fokus utama dalam pendidikan anak usia dini karena periode ini dipandang sebagai masa emas perkembangan anak. Pasal 1 ayat 14 Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional mendefinisikan pendidikan anak usia dini (PAUD) sebagai penyelenggaraan Pendidikan yang dirancang khusus untuk anak usia satu hingga enam tahun. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara desain interior dan kenyamanan belajar anak usia dini di Taman Kanak-Kanak Monica, Binjai Timur. Dengan pendekatan kuantitatif, metode pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan wawancara dengan guru, orang tua, serta anak-anak. Fokus utama penelitian adalah untuk mengidentifikasi elemen-elemen desain interior, seperti pemilihan warna, pencahayaan, dan tata letak ruang, yang berpengaruh terhadap kenyamanan dan motivasi belajar anak. Hasil menunjukan bahwa desain interior yang menarik dan fungsional dapat menciptakan lingkungan belajar yang kondusif, mendukung perkembangan sosial dan emosional, serta meningkatkan konsentrasi anak. Penelitian ini menekankan pentingnya perencanaan desain interior yang baik untuk menciptakan ruang belajar yang aman dan menyenangkan bagi anak-anak.
Dampak Teknologi Informasi terhadap Interaksi Sosial Generasi Milenial di Masyarakat melalui Program GKI di Sorong, Papua Biky, Muhammad Amir; Bantali, Ampun; Arjuna, Achmad; Mutiasari, Dian; Daniswara, Nirwasita
YASIN Vol 5 No 3 (2025): JUNI
Publisher : Lembaga Yasin AlSys

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58578/yasin.v5i3.5393

Abstract

The purpose of this research is to explore the impact of information technology on the social interaction of the millennial generation, especially in Sorong, Papua based on the GKI programs in Sorong that have been carried out related to the community, especially the millennial generation. The research method used is a qualitative or field method that is strengthened by Systematic Literature Review (SLR) from journals. Field data collection was conducted by interviews and observations and reinforced from SINTA's indexed journals, which discuss topics relevant to empirical data between 2020-2025. The results of the study show that information technology and social media have a significant impact on the millennial generation. GKI's program activities have succeeded in increasing understanding of digital ethics. GKI's program activities have succeeded in increasing understanding of digital ethics. Meanwhile, digital literacy da'wah teaches the wise use of social media and also provides more benefits for the people of Sorong, especially the millennial generation. While social media addiction can increase productivity, it also risks causing anxiety, so the GKI program is a great fit. This is also in line with religious education aimed at strengthening morals, and collaboration between governments, educators, and millennials is needed to create a secure digital ecosystem. The conclusion of this study shows that technological advancements, especially in information technology and social media, greatly affect the millennial generation. GKI's activities have succeeded in increasing awareness of digital ethics for the community, especially millennials in Sorong, Papua. In addition, the impact of this is also felt for those who want to work and study so that it makes it easier.