Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Pemodelan Dinamik Struktur Bangunan Beton Prategang di Bawah Beban Angin Ekstrim: Pendekatan Simulasi Numerik Manga’, Jufri
Jurnal Cahaya Mandalika ISSN 2721-4796 (online) Vol. 3 No. 3 (2022)
Publisher : Institut Penelitian Dan Pengambangan Mandalika Indonesia (IP2MI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memodelkan secara dinamik struktur bangunan beton prategang saat terkena beban angin ekstrim melalui pendekatan simulasi numerik. Metode penelitian yang digunakan melibatkan kualitatif, studi literatur, dan penelitian perpustakaan untuk mendapatkan pemahaman yang komprehensif tentang perilaku struktur beton prategang di bawah beban angin ekstrim. Melalui studi literatur, penelitian mendapatkan pemahaman tentang teori dan konsep dasar terkait prategang beton serta faktor-faktor yang memengaruhi respons struktur terhadap beban angin. Kemudian, dengan menggunakan simulasi numerik, penelitian mampu mengidentifikasi pola respons dinamis dari struktur beton prategang di bawah kondisi beban angin ekstrim.Hasil penelitian menunjukkan bahwa struktur beton prategang menunjukkan perilaku dinamis yang kompleks saat terkena beban angin ekstrim. Simulasi numerik memungkinkan pemodelan yang akurat dari respons dinamis struktur, termasuk perubahan dalam deformasi, tegangan, dan respons frekuensi. Temuan ini memberikan wawasan berharga bagi perancang struktur untuk mengembangkan strategi mitigasi risiko dan meningkatkan keamanan bangunan beton prategang terhadap beban angin ekstrim.
Studi Eksperimental Kelayakan Penggunaan Pasir Gunung Desa Ilan Batu Uru Sebagai Agregat Halus Pada Beton Jufri Manga’; Hernita Matana; Rudolfo Victor
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.1556

Abstract

Indonesia adalah negara yang sedang berkembang di industri konstruksi. Penggunaan agregat halus yang digunakan sebagai komponen struktural sangat penting untuk menentukan kualitas struktur beton yang dihasilkan. Penggunaan pasir gunung di Desa Ilan Batu Uru belum banyak digunakan oleh masyarakat setempat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kuat tekan beton dengan menggunakan pasir gunung Desa Ilan Batu Uru sebagai agregat halus dalam campuran beton. Metode penelitian yang digunakan adalah metotode studi eksperimental di Laboratorium Teknik Sipil Uki Toraja. Sampel berbentuk silinder dengan ukuran 15 x 30 cm. Jumlah sampel penelitian 30 buah, 15 beton kontrol dan 15 beton pasir gunung. Pengujian kuat tekan beton dilakukan pada umur 3, 7, 14, 21, dan 28 hari. Pengujian dilakukan dengan standar SNI 7656:2012. Hasil penelitian menunjukkan nilai kuat tekan beton rata-rata pada umur 28 hari, kuat tekan beton kontrol (pasir sungai) sebesar 18,78 Mpa, dan kuat tekan beton pasir gunung sebesar 14,72 Mpa.
Analysis of the Performance of Tongkonan Traditional House Structure Against Earthquake Loads Ampangallo, Bastian A.; Honta, Zwengly Lodi; Manga, Jufri
ASTONJADRO Vol. 15 No. 1 (2026): ASTONJADRO
Publisher : Universitas Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/astonjadro.v15i1.21719

Abstract

The Tongkonan building in Toraja is one of many structures in the archipelago that possesses a unique form, structure, and construction. The traditional house of the Toraja tribe located in South Sulawesi Province is called the Tongkonan. This building is made of wood. The traditional house differs from other traditional houses in terms of its structural system, making the Tongkonan a very interesting subject for research. Along with the advancement of time, it is important to study and analyze the structure of Tongkonan in order to enhance its resilience to earthquakes. This research aims to analyze the behavior of the Tongkonan structure under earthquake loads. The structure of the Tongkonan house is modeled in SAP2000 software to obtain the internal forces acting on the structural elements of the Tongkonan house. Then an analysis was conducted on the beam section, resulting in the internal force analysis occurring within the structure. The internal forces of the Tongkonan structural elements refer to the principles of tension and compression members, beam-columns, and flexural members, depending on the internal forces acting on each element. The results of the structural modeling analysis show that Tongkonan I is more resistant to earthquakes, with a minimum axial value of –1385.74 kN, a maximum axial value of 204.14 kN, a minimum shear value of –719.82 kNm3, and a maximum shear value of 719.82 kNm3. Meanwhile, Tongkonan II has a minimum axial value of –1550.31 kN, a maximum axial value of 457.67 kN, a minimum shear value of –813.23 kNm3, and a maximum shear value of 813.24 kNm3.
PENGUATAN POTENSI WISATA ALAM LEMBANG BUNTUDATU MELALUI PEMBENAHAN INFRASTRUKTUR DAN PARTISIPASI MASYARAKAT Jufri Manga; Agustinus Mantong; Escher Kala’padang; Yordan Belo
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 6 (2024): Vol. 5 No. 6 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i6.38671

Abstract

Wisata Hutan Pinus Lembang Buntudatu di Kecamatan Mengkendek, Kabupaten Tana Toraja, merupakan salah satu destinasi potensial yang masih memerlukan pengembangan di berbagai aspek, khususnya infrastruktur dan pengelolaan. Program pengembangan destinasi ini bertujuan untuk meningkatkan daya tarik wisata serta memperbaiki fasilitas guna mendukung keberlanjutan pariwisata di daerah tersebut. Metode yang diterapkan meliputi observasi langsung, wawancara dengan penduduk setempat, serta partisipasi aktif dalam perbaikan fasilitas wisata. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kepuasan pengunjung berkat perbaikan infrastruktur dan pengelolaan yang lebih baik. Selain itu, kolaborasi dengan masyarakat setempat berhasil menciptakan perubahan positif dalam pengelolaan objek wisata, menegaskan pentingnya pendekatan partisipatif dalam pengembangan pariwisata. Temuan ini memberikan kontribusi bagi model pengelolaan destinasi wisata berkelanjutan yang melibatkan masyarakat lokal sebagai mitra utama.
Pendampingan Pengembangan Jaringan Perpipaan Air Bersih Berbasis Masyarakat pada Wilayah Karst di Desa Mangeloreng, Kabupaten Maros: Pengabdian Jufri Manga; Henrianto Masiku; Hendra Hafid; Zilvany Payung; Alen Parinding
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 5 Nomor 1 (Juli 2026 -
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v5i1.7249

Abstract

Akses terhadap air bersih merupakan kebutuhan dasar masyarakat, namun masih menjadi permasalahan serius di wilayah perdesaan dengan karakteristik geografis perbukitan karst. Dusun Lopi-Lopi, Desa Mangeloreng, Kabupaten Maros, merupakan salah satu wilayah yang mengalami keterbatasan akses air bersih, terutama pada musim kemarau, akibat minimnya air permukaan dan keterbatasan sistem distribusi. Meskipun telah tersedia sistem penyediaan air minum berbasis masyarakat melalui Program PAMSIMAS, jangkauan layanan belum merata dan memerlukan pengembangan serta pendampingan teknis.Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk melakukan pendampingan pengembangan jaringan perpipaan air bersih berbasis masyarakat melalui penguatan kapasitas teknis dan kelembagaan Kelompok Pengelola Sistem Penyediaan Air Minum (KPSPAM) Layar Putra. Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi, pelatihan, penerapan teknologi tepat guna, pendampingan teknis lapangan, serta evaluasi keberlanjutan sistem dengan pendekatan partisipatif. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan cakupan layanan air bersih melalui penambahan jaringan pipa sepanjang ±200 meter yang dibiayai dari dana iuran masyarakat. Selain itu, terjadi peningkatan pemahaman pengurus KPSPAM dalam pengelolaan operasi dan pemeliharaan sistem perpipaan. Kegiatan ini juga memperkuat partisipasi dan rasa memiliki masyarakat terhadap sistem penyediaan air bersih desa. Pendampingan ini membuktikan bahwa pendekatan bertahap berbasis kemampuan lokal efektif dalam meningkatkan keberlanjutan layanan air bersih di wilayah perdesaan dengan kondisi geografis terbatas.