Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

Tingkat Kepuasan Kerja Perawat dalam Pendokumentasian Keperawatan dengan Sistem E-RM Fitriana, Vera; Tamrin, Teguh; Cahyanti, Luluk; Yuliana, Alvi Ratna
JURNAL KESEHATAN PRIMER Vol 9 No 2 (2024): JKP (Jurnal Kesehatan Primer)
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kupang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31965/jkp.v9i2.1709

Abstract

Background: Fulfilling nurse satisfaction is very important because good nursing service will affect the quality and service quality of hospital agencies. The demand for nursing services makes nursing services implement computerized-based documentation. Currently, hospitals use information technology to improve the quality of patient care by using the E-RM system. Objective: The aim of this research is to determine nurses' satisfaction in nursing documentation with the E-RM system. Method: This type of research uses an analytical survey research design with a cross sectional design, the sampling technique used is purposive sampling with a sample size of 80 respondents. The inclusion of this research were nurses who carried out nursing documentation. The data analysis technique used in this research is bivariate analysis with the chi-square test. Results: Based on the results of research that has been carried out, the majority of respondents' job satisfaction is in the satisfied category and most of the nursing documentation is in the good category.  Based on the results of statistical tests, the p value = 0.000 (α<0.05), this shows that there is a relationship between nurse satisfaction and nursing documentation with the E-RM system.
Penurunan Burnout Perawat Melalui Implementasi Relaksasi Autogenik Nur, Hirza Ainin; Pramudaningsih, Icca Narayani; Pujiati, Eny; Cahyanti, Luluk; Yuliana, Alvi Ratna; Ambarwati; Jamaludin; Fitriana, Vera
JURNAL KESEHATAN PRIMER Vol 9 No 2 (2024): JKP (Jurnal Kesehatan Primer)
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kupang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31965/jkp.v9i2.1780

Abstract

Background: Burnout is prolonged stress that is often experienced by nurses due to work fatigue. Nurses who experience burnout can cause fatal problems such as the risk of suicide in nurses, as well as a decrease in the quality of service for patients. One action that can be used to reduce burnout symptoms is autogenic relaxation. Objective: This research aims to determine the effectiveness of autogenic relaxation measures on nurse burnout. Method: The research method used is pre-experimental design with one group pretest-posttest design. The total sample was 22 respondents. Autogenic relaxation was carried out once every day for 1 week in the morning with a duration of 20 minutes. Data collection used observation sheets, autogenic relaxation SOPs, the Maslach Burnout Inventory (MBI) instrument. Statistical analysis uses the Wilcoxon Rank Test. Results: This research shows that autogenic relaxation is effective in reducing nurse burnout with p-value of 0.000 for emotional exhaustion, 0.000 depersonalization, 0.000 personal accomplishment.
PENURUNAN KECEMASAN PADA LANSIA MELALUI TERAPI MUSIK GAMELAN JAWA Nur, Hirza Ainin; Widyaningsih, Heriyanti; Pramudaningsih, Icca Narayani; Cahyanti, Luluk; Afriyani, Dwi
Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 14, No 3 (2025): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama
Publisher : STIKES Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31596/jcu.v14i3.2966

Abstract

Latar Belakang: Pada lansia akan mengalami penurunan fungsi fisik dan kognitif seiring bertambahnya usia karena setiap organ tubuh mengalami penurunan fungsi yang lebih kompleks. Sehingga mereka memiliki risiko lebih tinggi untuk mengalami gangguan kecemasan. Intervensi nonfarmakologis seperti terapi musik gamelan Jawa dianggap efektif untuk membantu dalam menurunkan tingkat kecemasan pada lansia. Tujuan Penelitian: tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran tingkat kecemasan pada lansia sebelum dan sesudah diberikan terapi musik gamelan Jawa. Metode: Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif pre experimental design dengan rancangan one group pre-test dan post-test design. Sampel sebanyak 16 lansia yang dipilih menggunakan teknik total sampling berdasarkan kriteria inklusi. Pengumpulan data dilakukan bulan Mei 2025 menggunakan instrumen Hamilton Anxiety Rating Scale (HARS). Analisis data dilakukan secara deskriptif untuk melihat perubahan tingkat kecemasan sebelum dan setelah intervensi terapi musik gamelan Jawa. Hasil: Dari 16 responden sebelum diberikan tindakan 56,3% mengalami kecemasan sedang, 31,3% mengalami kecemasan berat dan 12,5% mengalami kecemasan berat sekali dan setelah intervensi terapi musik gamelan Jawa 62,5% mengalami kecemasan ringan, 25,0% mengalami kecemasan sedang, 12,5% mengalami kecemasan berat. Hal ini menunjukkan penurunan tingkat kecemasan pada lansia. Kesimpulan: Implementasi terapi musik gamelan Jawa efektif dalam menurunkan tingkat kecemasan pada lansia. Terapi ini dapat dijadikan pendekatan keperawatan nonfarmakologis untuk meningkatan kesehatan mental lansia, khususnya dalam menghadapi masa yang akan datang.
PENERAPAN BRISK WALKING EXERCISE UNTUK MENURUNKAN TEKANAN DARAH PADA PENDERITA HIPERTENSI Cahyanti, Luluk; Khoirunnisa, Fara; Yuliana, Alvi Ratna; Nur, Hirza Ainin; Putri, Devi Setya; Fitriana, Vera
Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 14, No 3 (2025): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama
Publisher : STIKES Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31596/jcu.v14i3.2991

Abstract

Latar Belakang: Hipertensi terjadi berkaitan dengan beragam faktor risiko, baik yang tidak dapat diubah maupun dapat diubah. Faktor risiko yang tidak dapat diubah meliputi genetik, keadaan gizi, dan usia. Faktor risiko yang dapat diubah adalah kegemukan, diet, dan aktivitas fisik atau olahraga. Dilain pihak kegemukan disebabkan oleh konsumsi makanan berlebih dan aktivitas fisik atau olahraga kurang. Brisk Walking Exercise merupakan salah satu latihan fisik yang dapat dilakukan dengan menggunakan teknik berjalan lebih cepat dari kecepatan normal selama 20-30 menit. Tujuan: Untuk menggambarkan dan membuktikan bahwa penerapan Brisk Walking Exercise dapat menurunkan tekanan darah pada penderita hipertensi. Metode: Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif Pre-Experimental design dengan rancangan one group pretest-posttest design. Sample sebanyak 15 responden yang dipilih sesuai dengan kriteria inklusi. Pengumpulan data dilakukan bulan Juni 2025 menggunakan lembar observasi. Analisa data dilakukan secara deskriptif untuk melihat perubahan tekanan darah sebelum dan setelah intervensi Brisk Walking Exercise. Hasil: Setelah diberikan terapi Brisk Walking Exercise selama 4 hari berturut-turut, sebelum diberikan tindakan terapi Brisk Walking Exercise tekanan darah responden Kategori Normal Tinggi berjumlah 1 responden ( 6,67%), Kategori Hipertensi Ringan berjumlah 9 responden (60,00%), Kategori Hipertensi Sedang berjumlah 5 responden ( 33,33%), kemudian sesudah dilakukan intervensi normal berjumlah 1 responden (6,67%), Kategori normal tinggi berjumlah 9 responden (60,00%), Kategori Hipertensi Ringan berjumlah 5 responden (33,33%). Terapi Brisk Walking Exercise ini memberikan pengaruh positif khususnya dimasyarakat Desa Wergu Wetan terhadap penurunan tekanan darah. Hal ini menunjukkan ada penurunan tekanan darah setelah diberikan terapi Brisk Walking Exercise. Kesimpulan: Terapi Brisk Walking Exercise efektif dalam menurunkan tekanan darah. Terapi ini dapat dijadikan pendekatan keperawatan nonfarmakologi untuk menurunkan tekanan darah pada penderita hipertensi.Kata kunci : Hipertensi, Penurunan Tekanan Darah, Terapi Brisk Walking Exercis
Edukasi Bahaya Pergaulan Bebas dan Bahaya Merokok bagi Kesehatan Remaja di SMPN 1 Mejobo Kudus Jamaludin, Jamaludin; Pramudaningsih, Icca Narayani; Cahyanti, Luluk; Fitriana, Vera; Najwa, Rayya Sofichul; Rahmasari, Nia; Verensia, Anggun Berliantin; Saputri, Steviana Intan
Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Kesehatan Vol. 2 No. 4 (2025): Desember 2025
Publisher : Menara Science Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70109/jupenkes.v2i4.97

Abstract

Remaja merupakan kelompok usia yang memiliki kerentanan tinggi terhadap perilaku berisiko, termasuk pergaulan bebas dan kebiasaan merokok, yang berpotensi menimbulkan dampak negatif terhadap kesehatan fisik, psikologis, dan sosial. Rendahnya tingkat pengetahuan dan pemahaman remaja menjadi salah satu faktor yang berkontribusi terhadap munculnya perilaku tersebut. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman siswa mengenai bahaya pergaulan bebas serta dampak merokok terhadap kesehatan. Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui edukasi kesehatan dengan pendekatan ceramah interaktif, diskusi, dan pemanfaatan media leaflet kepada siswa SMPN 1 Mejobo Kudus. Evaluasi kegiatan dilaksanakan secara deskriptif kualitatif melalui tanya jawab terstruktur dan observasi partisipasi siswa setelah penyampaian materi. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa siswa mampu menjawab lima pertanyaan evaluasi dengan benar serta secara aktif mengajukan dua pertanyaan yang relevan dengan materi yang disampaikan. Temuan tersebut mengindikasikan adanya peningkatan pemahaman dan ketertarikan siswa terhadap materi edukasi kesehatan. Simpulan kegiatan ini menunjukkan bahwa edukasi kesehatan berbasis sekolah dengan pendekatan interaktif efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan kesadaran remaja untuk menghindari pergaulan bebas dan kebiasaan merokok.