Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

Peran kepala madrasah dalam meningkatkan mutu pembelajaran melalui suvervisi akademik Munasir, Munasir; Ilyas, R Marpu Muhidin; Erihadiana, Mohamad
Jurnal EDUCATIO: Jurnal Pendidikan Indonesia Vol. 10 No. 1 (2024): Jurnal EDUCATIO: Jurnal Pendidikan Indonesia
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Therapy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/1202423501

Abstract

Supervisi akademik merupakan salah satu strategi yang efektif untuk memastikan kualitas pembelajaran di madrasah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis peran kepala madrasah dalam mengelola dan melaksanakan supervisi akademik untuk meningkatkan mutu pembelajaran. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Teknik pengumpulan datanya yaitu melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Dari penelitian ditemukan bahwa kepala sekolah di MA Miftahul Huda Subang sudah menjalankan perannya dengan baik sesuai dengan program yang telah disusun untuk meningkatkan mutu pembelajaran. Secara terperinci peran kepala madrasah dalam melaksanakan supervisi akademik yaitu melaksanakan perencana, pelaksanaan dan melakukan evaluasi supervisi. Pada tahap perencaan kepala madrasah menentukan tujuan supervisi, menyusun progra, supervisi dan menentukan instrumen supervisi. Adapun pada tahap pelaksanaan supervisi kepala madrasah mengamati proses belajar mengajar di kelas untuk melihat bagaimana guru mengajar dan bagaimana siswa belajar, kepala madrasah mengadakan pertemuan dengan guru untuk membahas hasil observasi kelas dan memberikan umpan balik dan pemberian umpan balik secara konstruktif dan objektif. Sedangkan kegiatan evaluasi supervisi yaitu kepala madrasah mengevaluasi hasil supervisi untuk melihat apakah tujuan supervisi telah tercapai dan kepala madrasah menyusun laporan supervisi yang memuat hasil observasi, masukan yang diberikan, dan tindak lanjut yang dilakukan.
KESESUAIAN DAN IMPLEMENTASI KURIKULUM PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DALAM MENGAKOMODASI PERKEMBANGAN PARA MURID SERTA INTEGRASI NILAI NILAI KARAKTER: DALAM MENGAKOMODASI PERKEMBANGAN PARA MURID SERTA INTEGRASI NILAI NILAI KARAKTER Lamhatunnisa, Lamhatun; sinta agustin, putri; saputri lubis, salma; Khoir Fadel, Arfakhsyad; munasir, munasir
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 04 (2025): Volume 10 No. 04 Desember 2025 In Published
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i04.39457

Abstract

The Islamic Religious Education (PAI) curriculum plays a strategic role in shaping students’ faith, morality, and character. To achieve these objectives optimally, the PAI curriculum must be aligned with students’ developmental stages and effectively implemented in educational practice. This article aims to examine the alignment of the PAI curriculum with students’ cognitive, affective, social, and moral-spiritual development, as well as to analyze its implementation in educational settings and the integration of character values. This study employs a library research method by reviewing various sources, including textbooks, scholarly journals, and educational policy documents. The findings indicate that the PAI curriculum has generally been designed in accordance with students’ developmental stages and emphasizes character formation. However, its implementation in practice still faces several challenges, such as gaps in teachers’ competencies, limited facilities, differences in socio-cultural backgrounds, and disparities in digital literacy. Therefore, strengthening teachers’ competencies, promoting instructional innovation, and enhancing collaboration among schools, families, and communities are necessary to ensure that the PAI curriculum functions optimally in shaping a generation that is faithful, morally upright, and socially responsible.
Inovasi Produk UMKM Tahu di Kecamatan Gandusari, Kabupaten Trenggalek Melalui Pelatihan dan Pendampingan Digitalisasi Pemasarannya Ermawati, Frida U.; Suaebah, Evi; Fitriana, Fitriana; Munasir, Munasir; Supardi, Zainul Arifin Imam; maftuhin, Wafa
Lumbung Inovasi: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 11 No. 1 (2026): March
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/linov.v11i1.4380

Abstract

Kecamatan Gandusari, Kabupaten Trenggalek, merupakan salah satu sentra produksi kedelai yang memiliki potensi besar dalam mendukung pemenuhan kebutuhan protein masyarakat. Namun, pengolahan kedelai oleh UMKM tahu setempat masih menghadapi sejumlah kendala, terutama keterbatasan variasi produk dan pemasaran yang masih dilakukan secara konvensional, sehingga nilai jual dan jangkauan pasar produk belum optimal. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini dilaksanakan untuk membantu UMKM meningkatkan nilai tambah dan daya saing melalui inovasi produk serta pendampingan digitalisasi pemasaran. Kegiatan diawali dengan observasi dan identifikasi permasalahan mitra, dilanjutkan dengan penyuluhan, pelatihan praktik pembuatan tahu sutera, pendampingan pemasaran digital, serta evaluasi dampak kegiatan. Pelatihan difokuskan pada penguasaan teknik pembuatan tahu sutera dengan tekstur lebih lembut dan cita rasa yang lebih baik, disertai penerapan higiene dasar dan pengemasan sederhana. Pada aspek pemasaran, mitra didampingi memanfaatkan media sosial dan aplikasi pesan instan untuk promosi, penyusunan katalog produk, dan pengelolaan pemesanan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya perubahan positif pada praktik usaha mitra, ditandai dengan kemampuan memproduksi tahu sutera sebagai produk bernilai tambah, penggunaan kemasan dan label yang lebih informatif, serta mulai aktifnya kanal pemasaran digital. Selain memberikan dampak awal terhadap peningkatan kompetensi produksi dan pemasaran UMKM tahu, kegiatan ini juga mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya SDGs No. 1 (No Poverty), SDGs No. 2 (Zero Hunger), dan SDGs No. 3 (Good Health and Well-being). Kegiatan ini berpotensi memperkuat keberlanjutan usaha dan meningkatkan kesejahteraan pelaku UMKM secara bertahap. Tofu MSME Product Innovation in Gandusari District, Trenggalek Regency Through Digital Marketing Training and Mentoring  Abstract Gandusari District in Trenggalek Regency is a soybean production center with the potential to meet the community's protein needs. However, the utilization of soybeans by tofu Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) still faces limitations, particularly in product variation and conventional marketing, resulting in relatively low market reach and selling value. This Community Service (PKM) activity aims to increase the added value and competitiveness of tofu MSMEs through product innovation training in making silk tofu (tahu sutera) and digital marketing assistance. The implementation methods included observation and problem identification, program planning, counseling, practical training and mentoring, and impact evaluation. Product innovation training focused on mastering the techniques of producing seasoned silk tofu with a soft texture and improved flavor, accompanied by the application of basic hygiene and simple packaging. Digital marketing assistance was conducted by optimizing social media and instant messaging applications for promotion, product catalogs, and ordering. The results showed a significant increase in the partner's understanding and skills in producing silk tofu and managing digital marketing channels. This activity has successfully opened up new market opportunities and increased the economic value of the partner's tofu products.
Inovasi Produk UMKM Tahu di Kecamatan Gandusari, Kabupaten Trenggalek Melalui Pelatihan dan Pendampingan Digitalisasi Pemasarannya Ermawati, Frida U.; Suaebah, Evi; Fitriana, Fitriana; Munasir, Munasir; Supardi, Zainul Arifin Imam; maftuhin, Wafa
Lumbung Inovasi: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 11 No. 1 (2026): March
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/linov.v11i1.4380

Abstract

Kecamatan Gandusari, Kabupaten Trenggalek, merupakan salah satu sentra produksi kedelai yang memiliki potensi besar dalam mendukung pemenuhan kebutuhan protein masyarakat. Namun, pengolahan kedelai oleh UMKM tahu setempat masih menghadapi sejumlah kendala, terutama keterbatasan variasi produk dan pemasaran yang masih dilakukan secara konvensional, sehingga nilai jual dan jangkauan pasar produk belum optimal. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini dilaksanakan untuk membantu UMKM meningkatkan nilai tambah dan daya saing melalui inovasi produk serta pendampingan digitalisasi pemasaran. Kegiatan diawali dengan observasi dan identifikasi permasalahan mitra, dilanjutkan dengan penyuluhan, pelatihan praktik pembuatan tahu sutera, pendampingan pemasaran digital, serta evaluasi dampak kegiatan. Pelatihan difokuskan pada penguasaan teknik pembuatan tahu sutera dengan tekstur lebih lembut dan cita rasa yang lebih baik, disertai penerapan higiene dasar dan pengemasan sederhana. Pada aspek pemasaran, mitra didampingi memanfaatkan media sosial dan aplikasi pesan instan untuk promosi, penyusunan katalog produk, dan pengelolaan pemesanan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya perubahan positif pada praktik usaha mitra, ditandai dengan kemampuan memproduksi tahu sutera sebagai produk bernilai tambah, penggunaan kemasan dan label yang lebih informatif, serta mulai aktifnya kanal pemasaran digital. Selain memberikan dampak awal terhadap peningkatan kompetensi produksi dan pemasaran UMKM tahu, kegiatan ini juga mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya SDGs No. 1 (No Poverty), SDGs No. 2 (Zero Hunger), dan SDGs No. 3 (Good Health and Well-being). Kegiatan ini berpotensi memperkuat keberlanjutan usaha dan meningkatkan kesejahteraan pelaku UMKM secara bertahap. Tofu MSME Product Innovation in Gandusari District, Trenggalek Regency Through Digital Marketing Training and Mentoring  Abstract Gandusari District in Trenggalek Regency is a soybean production center with the potential to meet the community's protein needs. However, the utilization of soybeans by tofu Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) still faces limitations, particularly in product variation and conventional marketing, resulting in relatively low market reach and selling value. This Community Service (PKM) activity aims to increase the added value and competitiveness of tofu MSMEs through product innovation training in making silk tofu (tahu sutera) and digital marketing assistance. The implementation methods included observation and problem identification, program planning, counseling, practical training and mentoring, and impact evaluation. Product innovation training focused on mastering the techniques of producing seasoned silk tofu with a soft texture and improved flavor, accompanied by the application of basic hygiene and simple packaging. Digital marketing assistance was conducted by optimizing social media and instant messaging applications for promotion, product catalogs, and ordering. The results showed a significant increase in the partner's understanding and skills in producing silk tofu and managing digital marketing channels. This activity has successfully opened up new market opportunities and increased the economic value of the partner's tofu products.