Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

Hubungan Kualitas Tidur Dengan Konsentrasi Belajar Pada Siswa Dan Siswi Di SMAN 11 Kabupaten Tangerang Jumrotul Azzahra; Jaenudin Saputra; Cicirosnita J. Idu
Menulis: Jurnal Penelitian Nusantara Vol. 1 No. 9 (2025): Menulis - September
Publisher : PT. Padang Tekno Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/menulis.v1i9.649

Abstract

Pengantar: Kualitas tidur sangat penting untuk perkembangan kognitif dan efektif pada remaja. Kualitas tidur dapat di lakukan apabila seseorang mampu mengetahui kualitas tidur nya, kualitas tidur juga dapat dilihat dari jam tidur mereka yaitu 8 sampai 9 jam permalam dalam waktu kurang dari 15 menit. Tujuan: Untuk mengetahui hubungan Kualitas tidur dengan konsentrasi belajar pada siswa dan siswi di SMAN 11 Kabupaten Tangerang. Metode Penelitian: Penelitian kuantitatif dengan desain deskriptif, menggunakan rancangan penelitian korelasional (cross sectional) tujuannya untuk memahami hubungan variabel yang di teliti antara dua variabel atau lebih.sampel sebanyak 139 responden di pilih dengan teknik random sampling. Analisis data menggunakan uji chi-Square. Hasil dan Kesimpulan: Berdasarkan hasil dari penelitian yang dilakukan menunjukkan dua variabel mempunyai nilai signifikansi sebesar 0,002 < 0,05 dapat disimIpulkan bahwa ada hubungan antara kualitas tidur dengan konsentrasi belajar pada siswa-siswi di SMAN 11 Kabupaten Tangerang. Hubungan kualitas tidur signifikan dengan konsentrasi belajar pada siswa dan siswi di SMAN 11 kabupaten Tangerang.
Asuhan Keperawatan Pada Pasien Dengan Stroke Non Hemoragik Dengan Pemberian Terapi Rom Pasif Terhadap Gangguan Mobilitas Fisik Di Ruang RPU 2 RS An-Nisa Tangerang Pada Tahun 2024 Alvina Damayanti; Cicirosnita J. Idu; Samrotul Fuadah
Gudang Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 2 No. 2 (2024): GJIK - AGUSTUS s/d JANUARI
Publisher : PT. Gudang Pustaka Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/gjik.v2i2.785

Abstract

Latar Belakang :Stroke non hemoragik sering menyebabkan gangguan mobilitas fisik akibat penurunan kekuatan otot dan ketidakseimbangan tubuh. Penelitian ini berfokus pada penggunaan terapi ROM sebagai metode untuk meningkatkan kekuatan otot dan fleksibilitas sendi pada pasien stroke non hemoragik. Tujuan : Memberikan gambaran asuhan keperawatan pada pasien stroke non hemoragik melalui pemberian terapi ROM terhadap gangguan mobilitas fisik. Metode : Metode yang digunakan meliputi pengkajian, diagnosa, perencanaan, tindakan, evaluasi, dan analisis asuhan keperawatan pada pasien stroke non hemoragik Hasil : Hasil penelitian menunjukkan bahwa terapi ROM efektif dalam meningkatkan kekuatan otot dan mengurangi tingkat ketergantungan pasien stroke non hemoragik. Kesimpulan : Pelaksanaan terapi ROM pasif dalam tindakan keperawatan pada pasien menunjukkan peningkatan pergerakan ekstremitas, peningkatan kekuatan otot, serta penurunan kelemahan fisik.
Optimalisasi Asuhan Keperawatan Pasien Bronkopneumonia Dengan Gangguan Bersihan Jalan Napas Tidak Efektif Melalui Fisioterapi Dada Di RPU 2 Rumah Sakit An-Nisa Tangerang Dhea Restika Wahyu Pramesty; Cicirosnita J. Idu; Samrotul Fuadah
Gudang Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 2 No. 2 (2024): GJIK - AGUSTUS s/d JANUARI
Publisher : PT. Gudang Pustaka Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/gjik.v2i2.796

Abstract

Latar Belakang : Bronkopneumonia merupakan penyakit yang mengakibatkan batuk, sesak napas. Penanganan bronkopneumonia dengan bersihan jalan napas tidak efektif yaitu fisioterapi dada. Intervensi ini secara literature sesuai untuk mengatasi gangguan bersihan jalan napas tidak efektif. Tujuan : Fisioterapi dada untuk mengatasi bersihan jalan napas tidak efektif akan memungkinkan sputum lebih mudah dikeluarkan yang selanjutnya, akan keluar dari mulut dengan proses batuk. Metode : Penulis menggunakan metode Pre-Eksperimental One Shot Case Study Pre & Post Design. Hasil Penelitian : fisioterapi dada yang dilakukan pada pasien Ny.A berpengaruh dalam bersihan jalan napas tidak efektif, pasien dapat mengeluarkan sputum saat dilakukan fisioterapi dada.Kesimpulan : Hasil implementasi yang dilakukan pada pasien Ny.A selama 2x/3hari mendapatkan hasil bahwa fisioterapi dada efektif terhadap bersihan jalan napas tidak efektif pada pasien bronkopneumonia.
Hubungan Perilaku Penggunaan Media Sosial dengan Kesehatan Mental Ahmad Sahrul Hilmi; Eka Noviana nasriyanto; Cicirosnita J.idu
Gudang Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 2 No. 2 (2024): GJIK - AGUSTUS s/d JANUARI
Publisher : PT. Gudang Pustaka Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/gjik.v2i2.832

Abstract

Pendahuluan: Media sosial menjadi hal yang penting bagi individu dewasa awal. baik untuk menjalin relasi, mencari informasi, maupun sekedar mencari hiburan. Namun, jika tidak dikelola dengan baik, perkembangan teknologi potensial membawa dampak negatif pada kesehatan mental. Tujuan Penelitian: Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan perilaku penggunaan media sosial dengan kesehatan mental mahasiswa Fakultas Teknologi Bisnis Universitas Yatsi Madani. Metode Penelitian: Studi penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan cross sectional. Menggunakan uji chi square, dengan Teknik pengambilan sampel yaitu random sampling sebanyak 226 responden. Hasil Penelitian: Hasil penelitian yang di laksanakan di fakultas teknologi bisnis universitas yatsi madani, diperoleh mayoritas berusia 19 tahun sebanyak 111 responden (49,1%), jenis kelamin perempuan sebanyak 133 responden (58,8%), perilaku penggunaan media sosial berkategori tinggi sebanyak 99 responden (43,8%), kesehatan mental buruk sebanyak 89 responden (39,4%). Hasil analisis menunjukan ada hubungan antara perilaku penggunaan media sosial dengan kesehatan mental dengan p-value 0,000 < 0,005. Kesimpulan : Terdapat hubungan perilaku penggunaan media sosial dengan Kesehatan mental fakultas teknologi bisnis universitas yatsi madani. Saran : Mahasiswa di Universitas Yatsi Madani di sarankan untuk menghindari atau membatasi smartphone agar tidak terjadinya kesehatan mental.
Hubungan Pengetahuan Remaja Tentang HIV/AIDS Dengan Sikap Pencegahan HIV/AIDS Di SMA Negeri 11 Kabupaten Tangerang Neni Alfidah; Nuryani; Cicirosnita J.Idu
Gudang Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 2 No. 2 (2024): GJIK - AGUSTUS s/d JANUARI
Publisher : PT. Gudang Pustaka Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/gjik.v2i2.860

Abstract

Pendahuluan: HIV adalah singkatan dari Human Immunodeficiency Virus yaitu virus yang merusak sistem kekebalan tubuh manusia. Sistem kekebalan tubuh yang rusak atau lemah akan rentan terserang berbagai penyakit. Kumpulan berbagai penyakit yang menyerang tubuh disebut AIDS. Jumlah kasus penyakit HIV/AIDS terus bertambah khususnya pada anak-anak, remaja hingga dewasa adalah permasalahan yang serius. Keingintahuan yang besar dikombinasikan dengan kondisi fisik dan mental yang belum matang sering menyebabkan berbagai masalah kesehatan pada fase peralihan remaja terutama faktor risiko infeksi HIV/AIDS. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan remaja tentang HIV/AIDS dengan sikap pencegahan HIV/AIDS di SMA Negeri 11 Kabupaten Tangerang. Metode: Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif dengan rancangan survey analitik dengan pendekatan cross sectional. Jumlah sampel sebanyak 124 responden dengan teknik pengambilan sampel purposive sampling. Hasil Penelitian: Hasil penelitian menunjukkan pengetahuan tentang HIV/AIDS sebanyak 53 orang (42,7%) dalam kategori pengetahuan cukup dan menunjukkan sikap pencegahan HIV/AIDS sebanyak 76 orang (61,3%) dalam kategori sikap pencegahan positif. Hasil uji Chi-Square hubungan pengetahuan tentang HIV/AIDS dengan sikap pencegahan HIV/AIDS didapatkan nilai P Value sebesar <0.001. Kesimpulan: Terdapat hubungan pengetahuan remaja tentang HIV/AIDS dengan sikap pencegahan HIV/AIDS di SMA Negeri 11 Kabupaten Tangerang.
Hubungan Tingkat Kecemasan Dengan Kualitas Tidur Pada Penderita Hipertensi Di Instalasi Rawat Jalan RSUP Dr Sitanala Kota Tangerang Muhamad Rafli; Destiawan Eko Utomo; Cicirosnita J.Idu
Menulis: Jurnal Penelitian Nusantara Vol. 1 No. 10 (2025): Menulis - Oktober
Publisher : PT. Padang Tekno Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/menulis.v1i10.676

Abstract

Pendahuluan: Hipertensi adalah kondisi kronis dengan tekanan darah ≥140/90 mmHg yang dapat menimbulkan komplikasi serius. Kualitas tidur yang buruk sering memperburuk hipertensi dan dipengaruhi oleh kecemasan, karena kecemasan memicu peningkatan denyut jantung serta aktivasi sistem saraf simpatik yang berdampak pada tekanan darah dan tidur. Tujuan: Mengetahui hubungan tingkat kecemasan dengan kualitas tidur pada penderita hipertensi di Instalasi Rawat Jalan RSUP Dr. Sitanala Kota Tangerang. Metodologi: Penelitian kuantitatif dengan desain deskriptif korelasional dan rancangan cross-sectional. Sampel diperoleh dengan accidental sampling pada 97 responden hipertensi yang memenuhi kriteria inklusi. Analisis data menggunakan uji Chi-Square. Hasil: Mayoritas responden mengalami kecemasan (57,7%) dan kualitas tidur buruk (59,8%). Analisis bivariat menunjukkan kualitas tidur buruk lebih banyak ditemukan pada kategori cemas (89,3%). Uji Chi-Square menghasilkan p-value = 0,001 (<0,05), sehingga terdapat hubungan signifikan antara tingkat kecemasan dengan kualitas tidur. Kesimpulan: Terdapat hubungan bermakna antara kecemasan dan kualitas tidur pada penderita hipertensi di Instalasi Rawat Jalan RSUP Dr. Sitanala. Saran: Tenaga kesehatan diharapkan memberikan edukasi, konseling, serta intervensi manajemen stres dengan dukungan keluarga untuk meningkatkan kualitas tidur sekaligus membantu pengendalian tekanan darah.
ASUHAN KEPERAWATAN PADA PASIEN OPEN DEGLOVING FEMUR DEXTRA DENGAN PEMBERIAN INTERVENSI TERAPI KOGNITIF TERHADAP PENINGKATAN HARGA DIRI DI RUANG ANGGREK C RSUD KABUPATEN TANGERANG Afrina Kusuma Dewi; Cicirosnita J. Idu; Ahmad Hambali
Nusantara Hasana Journal Vol. 3 No. 10 (2024): Nusantara Hasana Journal, March 2024
Publisher : Yayasan Nusantara Hasana Berdikari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59003/nhj.v3i10.1106

Abstract

Patients with open degloving dextra femur who underwent long treatment in hospital experienced low self-esteem characterized by negative selfassessment, feeling embarrassed, and rejecting positive assessments about themselves. Based on the data obtained, this degloving is a very rare case in the Anggrek C Room at Tangerang Regency Regional Hospital, during 2023 there was only 1 case, where this case occurred in October. Objective: Increase patient self-esteem by providing cognitive therapy interventions. Method: A pre-test and post-test were carried out both before and after cognitive therapy was given with the Rosenberg Self Esteem Scale (RSES) instrument which contains 10 statements, each of which has an assessment which will then be added up and categorized. Cognitive therapy is divided into 4 sessions, which the author did for 3 days. Session 1 is identifying negative thoughts that automatically arise. Session 2 is using acceptable responses to negative thoughts that automatically arise. Session 3 explains the benefits of acceptable responses to negative thoughts that automatically arise. Session 4 involves the family as a supporter to help the patient increase his self-esteem. Results: Before giving cognitive therapy, the score was 2 (low self-esteem), but after being given cognitive therapy for 3 days, the score increased to 27 (high self-esteem). In the paired sample t-test, a significance value of 0.023 was obtained, less than the significance level of 0.05, so it can be concluded that cognitive therapy can increase patient self-esteem.
ASUHAN KEPERAWATAN PEMENUHAN KEBUTUHAN AKTIFITAS PADA PASIEN LUKA BAKAR DENGAN INTERVENSI MANAJEMEN FISIOTERAPI DI RUANG ANGGREK C RSUD KABUPATEN TANGERANG Ati Setiawati; Cicirosnita J.Idu; Ahmad Hambali
Nusantara Hasana Journal Vol. 4 No. 1 (2024): Nusantara Hasana Journal, Juny 2024
Publisher : Yayasan Nusantara Hasana Berdikari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59003/nhj.v4i1.1140

Abstract

Burns continue to pose a challenge for health professionals and are also one of the most prevalent health issues in the world, resulting in a permanent impairment of function and appearance. The Tangerang District Hospital reported that the number of patients treated for burns was 8 in October 2023, 6 in November 2023, and 11 in December 2023, according to statistical data. Objective of this research to improve the patient's activity abilities by providing physical therapy interventions. Observations were carried out for 3 days after the patient was given physical therapy for 15-30 minutes on both limbs, hands and feet, both before and after using the MMT (Manual Muscle Testing) questionnaire which contains 7 statements, each of which has an assessment which is then added up. After giving physical therapy for 3 days, the results of the MMT questionnaire showed that the results on the first day were 25, on the second day they were 26, then on the third day they were 29. Utilizing the paired sample t-test, the sig value obtained. After conducting a two-tailed analysis, it is evident that physical therapy can enhance the patient's muscle activity and functionality.
Pengaruh Pendidikan Kesehatan Kanker Serviks Terhadap Motivasi Deteksi Dini Kanker Serviks Pada Perawat Di Rumah Sakit Kanker Dharmais Novita Sariayu S; Yuni Susilowati; Cicirosnita J.Idu
Termometer: Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan dan Kedokteran Vol. 2 No. 1 (2024): Januari : Termometer: Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan dan Kedokteran
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/termometer.v2i1.2909

Abstract

Examination results at Dharmais Hospital found cervical cancer out of 1640, 77 of them died. One of the prevention efforts is to carry out regular pap smear examinations, but based on available data every year the motivation of female nurses to carry out pap smear examinations has decreased. In order to increase the awareness of nurses about the importance of early detection, health education can be given related to early detection of cervical cancer. To determine the effect of cervical cancer health education on the motivation for early detection of cervical cancer in nurses at the Dharmais Cancer Hospital Jakarta in 2022. Pre-experimental design with a one group pretest posttest design. The sample size for this study was about 155 married nurses using a purposive sampling technique. Data analysis using the Wilcoxon test. Motivation for early detection of cervical cancer in nurses before being given cervical cancer health education was mostly in the low category 65.2%, afterward most were in the high category 88.4% . With a p value of 0.001, the analysis's results show that nurses' motivation to do early cervical cancer detection is affected by health education the about cancer. There is an influence of cervical cancer health education on the motivation for early detection of cervical cancer in nurses.
Hubungan Dukungan Keluarga dengan Kepatuhan Minum Obat Antihipertensi di Puskesmas Tanah Tinggi Tangerang Wahyu, Leones; Kusumastuti, Nurry Ayuningtya; Idu, Cicirosnita J.
MAHESA : Malahayati Health Student Journal Vol 3, No 6 (2023): Volume 3 Nomor 6 (2023)
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (196.731 KB) | DOI: 10.33024/mahesa.v3i6.10526

Abstract

ABSTRACT Hypertension is a disease that requires more serious treatment to deal with complications and death. One of the hypertension therapies is routine medication. The family can be the main influencing factor in the treatment of hypertension through continuous guidance and support. Objective: to determine the relationship between family support and adherence to taking antihypertensive medication at the Tanah Tinggi Tangerang Health Center. Research Method: a cross-sectional design was used in this study. Samples were taken of 169 respondents with hypertension at the Tanah Tinggi Tangerang Health Center in January 2023, using an accidental sampling technique. Statistical analysis using chi-square test. Research Results: more than half of the respondents (55%), according to the findings, have strong family support, and 56.2% of hypertensive patients take their medication according to the instructions. The results of the analysis showed that there was a relationship between family support and adherence to taking antihypertensive medication with a p value = 0.024 (<0.05) and OR: 2.130. Conclusion: there is a relationship between family support and adherence to taking antihypertensive medication. Hypertensive patients who do not receive family support are at risk of 2,130 greater for non-adherence in taking antihypertensive drugs than hypertensive patients who receive family support. Keywords: Hypertension, Family Support, Medication Adherence  ABSTRAK hipertensi merupakan penyakit yang membutuhkan penanganan lebih serius untuk menghadapi komplikasi dan kematian. Salah satu terapi hipertensi adalah pengobatan rutin. Keluarga dapat menjadi faktor utama yang berpengaruh dalam pengobatan hipertensi melalui bimbingan dan dukungan yang terus menerus. Mengetahui hubungan antara dukungan keluarga dengan kepatuhan minum obat antihipertensi di Puskesmas Tanah Tinggi Tangerang. Desain cross-sectional digunakan dalam penelitian ini. Sampel diambil sebanyak 169 responden penderita hipertensi di Puskesmas Tanah Tinggi Tangerang pada bulan Januari 2023, dengan menggunakan teknik acidental sampling. Analisis statistik menggunakan uji chi-square. Lebih dari separuh responden (55%), menurut temuan memiliki dukungan keluarga yang kuat, dan 56,2% pasien hipertensi meminum obatnya sesuai petunjuk. Hasil analisis menunjukkan ada hubungan antara dukungan keluarga dengan kepatuhan minum obat antihipertensi dengan nilai p value=0.024 (<0,05) dan OR: 2.130. Ada hubungan antara dukungan keluarga dengan kepatuhan minum obat antihipertensi. Paien hipertensi yang tidak mendapat dukungan keluarga beresiko 2.130 lebih besar untuk tidak patuh dalam meminum obat antihipertensi dibanding pasien hipertensi yang mendapat dukungan keluarga. Kata Kunci: Hipertensi, Dukungan Keluarga, Kepatuhan Minum Obat.