Claim Missing Document
Check
Articles

Found 38 Documents
Search

Implementasi Program Kemandirian Pertanian Dan Perikanan Untuk Mendukung Ketahanan Pangan di Lembaga Pemasyarakatan Pemuda Kelas IIA Madiun Aditya Dwi Prahastomo; Andi Kurniawan
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 3 No 4 (2025): 2025
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v3i4.2092

Abstract

Ketahanan pangan menjadi salah satu isu penting dalam pembangunan berkelanjutan, termasuk di lembaga pemasyarakatan yang harus mampu memenuhi kebutuhan pangan narapidana secara mandiri. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan pelaksanaan program kemandirian pertanian dan perikanan di Lapas Pemuda Kelas IIA Madiun serta mengidentifikasi kendala yang dihadapi dalam implementasinya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik observasi, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program berjalan terstruktur dengan pelibatan aktif narapidana dalam budidaya ikan lele, sayuran, dan tanaman pangan. Program ini berkontribusi pada peningkatan keterampilan, kedisiplinan, dan kemandirian narapidana, sekaligus mendukung ketahanan pangan internal lapas. Kendala utama yang ditemukan meliputi keterbatasan anggaran, sarana prasarana, serta keterampilan teknis petugas dan narapidana. Implikasi penelitian ini menegaskan pentingnya dukungan fasilitas, pelatihan berkelanjutan, dan pendanaan yang memadai untuk memperkuat keberlanjutan program
Pendekatan Collaborative Governance Dalam Pembinaan Kemandirian Garmen Guna Meningkatkan Lifeskill di Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Makassar Yunan Fariz Jabo; Andi Kurniawan
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 3 No 4 (2025): 2025
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v3i4.2160

Abstract

Latar belakang penelitian ini didasarkan pada pentingnya pembinaan narapidana sebagai bagian dari reintegrasi sosial, di mana industri garmen dipilih karena potensinya dalam menyerap tenaga kerja dan memberikan keterampilan praktis. Penelitian ini bertujuan untuk pembinaan menganalisis pendekatan collaborative kemandirian industri garmen untuk meningkatkan lifeskill narapidana di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Makassar. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumentasi terhadap narapidana, petugas Lapas, dan mitra swasta (CV. Amura Pratama). Hasil penelitian menunjukkan bahwa collaborative governance efektif dalam meningkatkan keterampilan narapidana, meliputi technical skill (menjahit, membuat pola), interpersonal skill (kerja tim, komunikasi), problem solving (mengatasi kendala produksi), serta civility dan ethics training (disiplin, tanggung jawab). Namun, terdapat hambatan seperti keterbatasan fasilitas, motivasi narapidana, dan koordinasi dengan mitra. Kesimpulan penelitian ini menegaskan bahwa kolaborasi antara Lapas, pihak swasta, dan narapidana berhasil menciptakan lingkungan pembinaan yang holistik, meskipun perlu penguatan dalam aspek sarana prasarana dan komitmen berkelanjutan untuk optimalisasi program
Strategi Pemanfaatan Mikroorganisme Lokal Dalam Pengendalian Hama Ramah Lingkungan Berbasis Eko-Pestisida Dari Limbah Sawit: Strategi Pemanfaatan Mikroorganisme Lokal Dalam Pengendalian Hama Ramah Lingkungan Berbasis Eko-Pestisida Dari Limbah Sawit Sriwijaya Soedjadi, Prabu; Ubaidah; Gustina Wulan Sari; Andi Kurniawan
ANDAN JEJAMA: Indonesian Journal of Community Engagement (IJCE) Vol. 4 No. 1 (2025): Indonesian Journal of Community Engagement (IJCE) ANDAN JEJAMA
Publisher : FMIPA Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/ijceaj.v4i1.29

Abstract

Pengolahan limbah kelapa sawit masih menjadi permasalahan serius akibat bau yang tidak sedap dan kurangnya pengetahuan pengelolaan yang efektif, yang berdampak pada serangan hama seperti Oryctes rhinoceros dan infeksi jamur patogen Ganoderma sp. dan Fusarium sp. Selain itu, hasil pertanian terganggu oleh curah hujan yang tinggi dan ketergantungan terhadap pupuk kimia. Penelitian ini menawarkan solusi yang ramah lingkungan melalui pemanfaatan limbah kelapa sawit menjadi pestisida dan pupuk organik cair. Dengan metode kualitatif berbasis observasi partisipatif dan analisis ilmiah, produk diuji di beberapa petak percobaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 85% masyarakat menyatakan puas dan 72% berkomitmen untuk beralih ke produk organik. Temuan ini menunjukkan potensi pengembangan ekonomi sirkular melalui konversi limbah menjadi produk bernilai tambah, sekaligus mendorong praktik pertanian berkelanjutan. Penelitian ini merekomendasikan pendidikan teknis dan pendampingan untuk memperkuat adopsi teknologi organik di tingkat masyarakat.
Evaluasi Program Pendidikan D1 Teologi Dalam Memperkuat Pembangunan Sumber Daya Manusia Narapidana Di Lembaga Pemasyarakatan Kelas 1 Madiun Krisnandya, Genta Akbar; Andi Kurniawan
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 4 No. 6: Oktober 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v4i6.11788

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi program pendidikan D1 Teologi yang diselenggarakan di Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Madiun serta menelaah kontribusinya dalam memperkuat pembangunan sumber daya manusia narapidana. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan model evaluasi CIPP (Context, Input, Process, Product). Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan studi dokumentasi terhadap petugas pembinaan dan narapidana yang mengikuti program. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program D1 Teologi memberikan dampak positif dalam aspek kognitif, emosional, sosial, dan spiritual narapidana. Program ini juga mendorong transformasi moral serta kesiapan reintegrasi sosial. Namun, ditemukan beberapa kendala dalam pelaksanaan seperti rendahnya motivasi peserta, keterbatasan sarana pembelajaran daring, serta ketergantungan pada pihak eksternal. Meski demikian, upaya kolaboratif antara petugas dan pihak mitra mampu menjaga keberlangsungan program. Dengan demikian, program ini dapat dijadikan model pendidikan kepribadian berbasis keagamaan di lapas-lapas lain.
Evaluasi Kegiatan Konseling Menggunakan Model CIPP Dalam Menilai Kesehatan Mental Anak Binaan Di LPKA Kelas I Kutoarjo Cahyo, Dimas Aji Nur; Andi Kurniawan
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 4 No. 6: Oktober 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v4i6.12839

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pelaksanaan kegiatan konseling dalam menilai kesehatan mental anak binaan di LPKA Kelas I Kutoarjo, menggunakan model evaluasi CIPP (Context, Input, Process, Product) serta pendekatan teori kesehatan mental dari Veit dan Ware yang mencakup dimensi psychological distress dan psychological well-being. Penelitian dilakukan dengan pendekatan kualitatif deskriptif melalui observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan konseling memberikan dampak positif terhadap kondisi psikologis anak binaan, seperti penurunan tingkat stres, peningkatan interaksi sosial, dan tumbuhnya rasa percaya diri. Namun, pelaksanaan konseling masih menghadapi sejumlah hambatan, seperti keterbatasan tenaga profesional, tidak tersedianya ruang khusus konseling, serta ketergantungan terhadap mitra eksternal. Temuan ini menunjukkan bahwa meskipun konseling memiliki potensi besar dalam mendukung kesehatan mental anak binaan, perlu adanya perbaikan dari segi sumber daya manusia, fasilitas, dan dukungan anggaran agar layanan ini dapat dijalankan secara berkelanjutan dan lebih efektif.
THE EFFECT OF GIVING INCENTIVES ON EMPLOYEE PERFORMANCE AT ANDI JEMMA AIRPORT OFFICE IN MASAMBA Andi Kurniawan; Ria Mardiana Y; Wardhani Hakim
International Journal of Economic, Business, Accounting, Agriculture Management and Sharia Administration (IJEBAS) Vol. 3 No. 3 (2023): June
Publisher : CV. Radja Publika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54443/ijebas.v3i3.1067

Abstract

This study looks at how well employees are doing their jobs and tries to understand why some employees are better than others in the andi jemma airport office in masamba. This is about how to make sure employees do their best work and feel excited to finish their tasks when they are given rewards or extra things that they like. This study shows how rewards can affect how well employees do their jobs. I used descriptive analysis to look closely at the information and understand it better, also a simple linear regression analysis and hypothesis testing. When we looked at how a certain thing (X) affects how well someone does their job (Y), we found that it had an effect on their performance. as for the results of the study showed the value of r square of 0.477.Tthese results indicate that the (X) variable affects the (Y) variable by 47.7%, while the remaining 53.3% is influenced by several other variables, such as comfort at work, fair leaders, reasonable instructions and others. I found that giving rewards to workers at the Andi Jemma Airport office in Masamba helped them do a better job.
Implementasi Program Pendidikan Tinggi Strata Satu Dalam Pemenuhan Hak Pendidikan Narapidana Di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Purwokerto Azis Imam Hidayat; Andi Kurniawan
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 1: Desember 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i1.13726

Abstract

Hak atas pendidikan merupakan hak fundamental setiap warga negara, termasuk narapidana yang sedang menjalani masa pidana. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya implementasi pendidikan tinggi sebagai bagian dari pemenuhan hak pendidikan narapidana, khususnya di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Purwokerto. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis implementasi serta mengidentifikasi kendala dalam pelaksanaan program pendidikan tinggi strata satu bagi narapidana di Lapas tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif, melalui wawancara mendalam dan observasi partisipatif terhadap petugas pemasyarakatan, pihak perguruan tinggi, dan narapidana peserta program. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program pendidikan tinggi yang dijalankan bekerja sama dengan Universitas Perwira Purbalingga telah memberikan dampak positif dalam pengembangan kapasitas akademik dan moral narapidana. Namun demikian, kendala seperti keterbatasan sarana prasarana, akses internet yang terbatas, dan rendahnya motivasi belajar sebagian narapidana menjadi hambatan utama. Berdasarkan teori implementasi kebijakan Van Meter dan Van Horn, keberhasilan program sangat dipengaruhi oleh standar kebijakan, komunikasi antar lembaga, sumber daya, serta disposisi pelaksana. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa meskipun program telah berjalan efektif secara substansial, keberlanjutan dan optimalisasinya memerlukan perhatian khusus pada aspek teknis, struktural, dan motivasional dari seluruh aktor pelaksana
Implementasi Pembinaan Kemandirian Anak Binaan Selama Efisiensi Anggaran Di Lembaga Pembinaan Khusus Anak Kelas II Jakarta Gilang Fadhilah Hidayat; Andi Kurniawan
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 1: Desember 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i1.12087

Abstract

Penelitian ini membahas implementasi pembinaan kemandirian anak binaan di LPKA Kelas II Jakarta pada masa efisiensi anggaran. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif melalui wawancara, observasi, dan studi pustaka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program pembinaan tetap terlaksana, meskipun dengan penyesuaian intensitas yang tidak sepadat sebelumnya. LPKA berupaya menjaga keberlangsungan kegiatan melalui adaptasi dan kerja sama, sedangkan anak binaan tetap terlibat aktif. Hambatan utama meliputi keterbatasan anggaran, minimnya instruktur, masa pidana singkat, serta risiko kembali ke lingkungan lama
EFEKTIFITAS KOMPRES DINGIN COLD PACK TERHADAP NYERI TENGGOROKAN PASCA EKSTUBASI (POST EXTUBATION SORE THROAT) Imaningtyas Ridar; Kasmiatun Kasmiatun; Andi Kurniawan
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Vol 15, No 2 (2024): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jikk.v15i2.2470

Abstract

Nyeri tenggorokan pasca ekstubasi adalah nyeri yang dirasakan setelah dilakukan tindakan pelepasan Endotrakeal Tube. Nyeri tenggorokan pasca ekstubasi terjadi karena iritasi dan inflamasi lokal di daerah faring, laring dan trakea akibat trauma pada saat intubasi. Hal tersebut menyebabkan edema saluran napas, perforasi trakea dan peningkatan tekanan mukosa. Upaya yang dilakukan untuk mengurangi nyeri pasca ekstubasi adalah dengan memberikan kompres dingin coldpack di area leher pasien setelah dilakukan ekstubasi. Desain penelitian ini menggunakan rancangan quasi-experiment dengan pendekatan non equivalent control group design. Sampel berjumlah 24 orang untuk kelompok intervensi dan 24 untuk kelompok kontrol. Kompres dingin diberikan selama 15 menit dan setelah itu dilakukan pengukuran ulang skala nyeri. Instrumen yang digunakan menggunakan numeric rating scale. Hasil penelitian menunjukkan terdapat pengaruh kompres dingin coldpack terhadap nyeri tenggorokan pasca ekstubasi dengan nilai p=0,000 (p0,05).
Analysis Of The Judge's Considerations In Imposing Criminal Sentences On Perpetrators Of The Criminal Acts Of Human Trafficking Related To Online Prostitution Through The Michat Application (Decision Study Number: 892/Pid.Sus/2024/PN.Tjk Baharudin; Andi Kurniawan
International Journal of Education, Vocational and Social Science Vol. 5 No. 01 (2026): International Journal of Education, Vocational and Social Science( IJVESS)
Publisher : Cita konsultindo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63922/ijevss.v5i01.2885

Abstract

The phenomenon of human trafficking (TPPO) is considered an extraordinary crime due to its complex and multidimensional characteristics. TPPO does not only involve individual perpetrators, but is often carried out through organized criminal networks that have certain structures, roles, and strategies in recruiting, moving, and exploiting victims. The formulation of the problem in this study is what is the basis for the Judge's considerations in sentencing perpetrators of human trafficking related to online prostitution through the Michat application based on Decision Number: 892 / Pid.Sus / 2024 / PN.Tjk? and how is the relevance of the Judge's considerations in sentencing perpetrators of human trafficking related to online prostitution through the Michat application reviewed from the aspects of legal certainty, justice, and benefit in Decision Number: 892 / Pid.Sus / 2024 / PN.Tjk?. The research method uses a normative and empirical juridical approach. The types of data used are secondary data and primary data. Data collection through library research and field research. The data analysis used is qualitative juridical. Based on the results of the research and discussion, conclusions can be drawn, including the basis for the Judge's considerations in sentencing the perpetrator of the crime of human trafficking related to online prostitution through the Michat application based on Decision Number: 892/Pid.Sus/2024/PN.Tjk covering legal aspects, facts, and the purpose of the sentence. From a legal perspective, the judge referred to Law Number 21 of 2007 concerning the Eradication of Human Trafficking, Law Number 44 of 2008 concerning Pornography, and the ITE Law so that the defendant's actions are clearly qualified as human trafficking and digital-based pornography violations. From a factual perspective, the judge assessed the trial evidence that showed the recruitment, transportation, and exploitation of victims through the Michat application, as well as the victim's socially and psychologically vulnerable condition. Considerations for the purpose of sentencing include general prevention, specific prevention, and protection and rehabilitation of victims. The relevance of the Judge's considerations in sentencing perpetrators of human trafficking related to online prostitution through the Michat application is reviewed from the aspects of legal certainty, justice, and benefit in Decision Number: 892/Pid.Sus/2024/PN.Tjk. Legal certainty is reflected in the consistent application of the Human Trafficking Law, the Pornography Law, and the ITE Law. Justice is demonstrated through protection of victims and the imposition of proportional sentences for perpetrators. The benefits of law are seen from the preventive, corrective, and rehabilitative objectives of criminal law, as well as providing a deterrent effect for perpetrators and the community. Based on the above conclusions, it can be suggested that law enforcement officers are expected to increase the systematic collection of digital evidence and strengthen psychological assistance and protection for victims to support an effective judicial process. Judges are advised to integrate legal certainty, justice, and benefit in criminal decisions through the application of consistent procedural standards, victim protection, and prevention and rehabilitation programs oriented towards social benefits and a deterrent effect.