Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search

Implementasi Program Kemandirian Pertanian Dan Perikanan Untuk Mendukung Ketahanan Pangan di Lembaga Pemasyarakatan Pemuda Kelas IIA Madiun Aditya Dwi Prahastomo; Andi Kurniawan
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 3 No 4 (2025): 2025
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v3i4.2092

Abstract

Ketahanan pangan menjadi salah satu isu penting dalam pembangunan berkelanjutan, termasuk di lembaga pemasyarakatan yang harus mampu memenuhi kebutuhan pangan narapidana secara mandiri. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan pelaksanaan program kemandirian pertanian dan perikanan di Lapas Pemuda Kelas IIA Madiun serta mengidentifikasi kendala yang dihadapi dalam implementasinya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik observasi, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program berjalan terstruktur dengan pelibatan aktif narapidana dalam budidaya ikan lele, sayuran, dan tanaman pangan. Program ini berkontribusi pada peningkatan keterampilan, kedisiplinan, dan kemandirian narapidana, sekaligus mendukung ketahanan pangan internal lapas. Kendala utama yang ditemukan meliputi keterbatasan anggaran, sarana prasarana, serta keterampilan teknis petugas dan narapidana. Implikasi penelitian ini menegaskan pentingnya dukungan fasilitas, pelatihan berkelanjutan, dan pendanaan yang memadai untuk memperkuat keberlanjutan program
Pendekatan Collaborative Governance Dalam Pembinaan Kemandirian Garmen Guna Meningkatkan Lifeskill di Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Makassar Yunan Fariz Jabo; Andi Kurniawan
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 3 No 4 (2025): 2025
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v3i4.2160

Abstract

Latar belakang penelitian ini didasarkan pada pentingnya pembinaan narapidana sebagai bagian dari reintegrasi sosial, di mana industri garmen dipilih karena potensinya dalam menyerap tenaga kerja dan memberikan keterampilan praktis. Penelitian ini bertujuan untuk pembinaan menganalisis pendekatan collaborative kemandirian industri garmen untuk meningkatkan lifeskill narapidana di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Makassar. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumentasi terhadap narapidana, petugas Lapas, dan mitra swasta (CV. Amura Pratama). Hasil penelitian menunjukkan bahwa collaborative governance efektif dalam meningkatkan keterampilan narapidana, meliputi technical skill (menjahit, membuat pola), interpersonal skill (kerja tim, komunikasi), problem solving (mengatasi kendala produksi), serta civility dan ethics training (disiplin, tanggung jawab). Namun, terdapat hambatan seperti keterbatasan fasilitas, motivasi narapidana, dan koordinasi dengan mitra. Kesimpulan penelitian ini menegaskan bahwa kolaborasi antara Lapas, pihak swasta, dan narapidana berhasil menciptakan lingkungan pembinaan yang holistik, meskipun perlu penguatan dalam aspek sarana prasarana dan komitmen berkelanjutan untuk optimalisasi program
Strategi Pemanfaatan Mikroorganisme Lokal Dalam Pengendalian Hama Ramah Lingkungan Berbasis Eko-Pestisida Dari Limbah Sawit: Strategi Pemanfaatan Mikroorganisme Lokal Dalam Pengendalian Hama Ramah Lingkungan Berbasis Eko-Pestisida Dari Limbah Sawit Sriwijaya Soedjadi, Prabu; Ubaidah; Gustina Wulan Sari; Andi Kurniawan
ANDAN JEJAMA: Indonesian Journal of Community Engagement (IJCE) Vol. 4 No. 1 (2025): Indonesian Journal of Community Engagement (IJCE) ANDAN JEJAMA
Publisher : FMIPA Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/ijceaj.v4i1.29

Abstract

Pengolahan limbah kelapa sawit masih menjadi permasalahan serius akibat bau yang tidak sedap dan kurangnya pengetahuan pengelolaan yang efektif, yang berdampak pada serangan hama seperti Oryctes rhinoceros dan infeksi jamur patogen Ganoderma sp. dan Fusarium sp. Selain itu, hasil pertanian terganggu oleh curah hujan yang tinggi dan ketergantungan terhadap pupuk kimia. Penelitian ini menawarkan solusi yang ramah lingkungan melalui pemanfaatan limbah kelapa sawit menjadi pestisida dan pupuk organik cair. Dengan metode kualitatif berbasis observasi partisipatif dan analisis ilmiah, produk diuji di beberapa petak percobaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 85% masyarakat menyatakan puas dan 72% berkomitmen untuk beralih ke produk organik. Temuan ini menunjukkan potensi pengembangan ekonomi sirkular melalui konversi limbah menjadi produk bernilai tambah, sekaligus mendorong praktik pertanian berkelanjutan. Penelitian ini merekomendasikan pendidikan teknis dan pendampingan untuk memperkuat adopsi teknologi organik di tingkat masyarakat.
Evaluasi Program Pendidikan D1 Teologi Dalam Memperkuat Pembangunan Sumber Daya Manusia Narapidana Di Lembaga Pemasyarakatan Kelas 1 Madiun Krisnandya, Genta Akbar; Andi Kurniawan
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 4 No. 6: Oktober 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v4i6.11788

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi program pendidikan D1 Teologi yang diselenggarakan di Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Madiun serta menelaah kontribusinya dalam memperkuat pembangunan sumber daya manusia narapidana. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan model evaluasi CIPP (Context, Input, Process, Product). Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan studi dokumentasi terhadap petugas pembinaan dan narapidana yang mengikuti program. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program D1 Teologi memberikan dampak positif dalam aspek kognitif, emosional, sosial, dan spiritual narapidana. Program ini juga mendorong transformasi moral serta kesiapan reintegrasi sosial. Namun, ditemukan beberapa kendala dalam pelaksanaan seperti rendahnya motivasi peserta, keterbatasan sarana pembelajaran daring, serta ketergantungan pada pihak eksternal. Meski demikian, upaya kolaboratif antara petugas dan pihak mitra mampu menjaga keberlangsungan program. Dengan demikian, program ini dapat dijadikan model pendidikan kepribadian berbasis keagamaan di lapas-lapas lain.
Evaluasi Kegiatan Konseling Menggunakan Model CIPP Dalam Menilai Kesehatan Mental Anak Binaan Di LPKA Kelas I Kutoarjo Cahyo, Dimas Aji Nur; Andi Kurniawan
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 4 No. 6: Oktober 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v4i6.12839

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pelaksanaan kegiatan konseling dalam menilai kesehatan mental anak binaan di LPKA Kelas I Kutoarjo, menggunakan model evaluasi CIPP (Context, Input, Process, Product) serta pendekatan teori kesehatan mental dari Veit dan Ware yang mencakup dimensi psychological distress dan psychological well-being. Penelitian dilakukan dengan pendekatan kualitatif deskriptif melalui observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan konseling memberikan dampak positif terhadap kondisi psikologis anak binaan, seperti penurunan tingkat stres, peningkatan interaksi sosial, dan tumbuhnya rasa percaya diri. Namun, pelaksanaan konseling masih menghadapi sejumlah hambatan, seperti keterbatasan tenaga profesional, tidak tersedianya ruang khusus konseling, serta ketergantungan terhadap mitra eksternal. Temuan ini menunjukkan bahwa meskipun konseling memiliki potensi besar dalam mendukung kesehatan mental anak binaan, perlu adanya perbaikan dari segi sumber daya manusia, fasilitas, dan dukungan anggaran agar layanan ini dapat dijalankan secara berkelanjutan dan lebih efektif.
THE EFFECT OF GIVING INCENTIVES ON EMPLOYEE PERFORMANCE AT ANDI JEMMA AIRPORT OFFICE IN MASAMBA Andi Kurniawan; Ria Mardiana Y; Wardhani Hakim
International Journal of Economic, Business, Accounting, Agriculture Management and Sharia Administration (IJEBAS) Vol. 3 No. 3 (2023): June
Publisher : CV. Radja Publika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54443/ijebas.v3i3.1067

Abstract

This study looks at how well employees are doing their jobs and tries to understand why some employees are better than others in the andi jemma airport office in masamba. This is about how to make sure employees do their best work and feel excited to finish their tasks when they are given rewards or extra things that they like. This study shows how rewards can affect how well employees do their jobs. I used descriptive analysis to look closely at the information and understand it better, also a simple linear regression analysis and hypothesis testing. When we looked at how a certain thing (X) affects how well someone does their job (Y), we found that it had an effect on their performance. as for the results of the study showed the value of r square of 0.477.Tthese results indicate that the (X) variable affects the (Y) variable by 47.7%, while the remaining 53.3% is influenced by several other variables, such as comfort at work, fair leaders, reasonable instructions and others. I found that giving rewards to workers at the Andi Jemma Airport office in Masamba helped them do a better job.
Implementasi Program Pendidikan Tinggi Strata Satu Dalam Pemenuhan Hak Pendidikan Narapidana Di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Purwokerto Azis Imam Hidayat; Andi Kurniawan
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 1: Desember 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i1.13726

Abstract

Hak atas pendidikan merupakan hak fundamental setiap warga negara, termasuk narapidana yang sedang menjalani masa pidana. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya implementasi pendidikan tinggi sebagai bagian dari pemenuhan hak pendidikan narapidana, khususnya di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Purwokerto. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis implementasi serta mengidentifikasi kendala dalam pelaksanaan program pendidikan tinggi strata satu bagi narapidana di Lapas tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif, melalui wawancara mendalam dan observasi partisipatif terhadap petugas pemasyarakatan, pihak perguruan tinggi, dan narapidana peserta program. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program pendidikan tinggi yang dijalankan bekerja sama dengan Universitas Perwira Purbalingga telah memberikan dampak positif dalam pengembangan kapasitas akademik dan moral narapidana. Namun demikian, kendala seperti keterbatasan sarana prasarana, akses internet yang terbatas, dan rendahnya motivasi belajar sebagian narapidana menjadi hambatan utama. Berdasarkan teori implementasi kebijakan Van Meter dan Van Horn, keberhasilan program sangat dipengaruhi oleh standar kebijakan, komunikasi antar lembaga, sumber daya, serta disposisi pelaksana. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa meskipun program telah berjalan efektif secara substansial, keberlanjutan dan optimalisasinya memerlukan perhatian khusus pada aspek teknis, struktural, dan motivasional dari seluruh aktor pelaksana
Implementasi Pembinaan Kemandirian Anak Binaan Selama Efisiensi Anggaran Di Lembaga Pembinaan Khusus Anak Kelas II Jakarta Gilang Fadhilah Hidayat; Andi Kurniawan
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 1: Desember 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i1.12087

Abstract

Penelitian ini membahas implementasi pembinaan kemandirian anak binaan di LPKA Kelas II Jakarta pada masa efisiensi anggaran. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif melalui wawancara, observasi, dan studi pustaka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program pembinaan tetap terlaksana, meskipun dengan penyesuaian intensitas yang tidak sepadat sebelumnya. LPKA berupaya menjaga keberlangsungan kegiatan melalui adaptasi dan kerja sama, sedangkan anak binaan tetap terlibat aktif. Hambatan utama meliputi keterbatasan anggaran, minimnya instruktur, masa pidana singkat, serta risiko kembali ke lingkungan lama