Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

NILAI KEARIFAN LOKAL DALAM MAKANAN KHAS DAYAK-DAYAK  DI MASYARAKAT GAMPONG BATEE MEUCANANG KECAMATAN LABUHANHAJI BARAT KABUPATEN ACEH SELATAN Nabila, Widia; Azis, Daska; Ruliani, Ruliani; Nubli Gadeng, Ahmad; Furqan, M. Hafizul; Fitria, Ade
DEMOS: Journal of Demography, Ethnography and Social Transformation Vol. 5 No. 1 (2025): Journal of Demography, Etnography and Social Transformation
Publisher : LPPM UIN SULTHAN THAHA SAIFUDDIN JAMBI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30631/7bsnj333

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji nilai-nilai kearifan lokal yang terkandung dalam makanan khas dayak-dayak pada masyarakat Gampong Batee Meucanang, Kecamatan Labuhanhaji Barat, Kabupaten Aceh Selatan. Dayak-dayak merupakan makanan tradisional warisan leluhur yang memiliki nilai budaya kuat dan hingga kini masih dilestarikan, terutama dalam ritual kematian. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dayak-dayak tidak hanya berfungsi sebagai makanan tradisional, tetapi juga sebagai simbol penghormatan terhadap orang yang telah meninggal, khususnya dalam tradisi memasaknya pada hari ketiga setelah pemakaman. Nilai-nilai kearifan lokal yang terkandung dalam makanan ini meliputi nilai kebersamaan, kehormatan, dan kepedulian, yang tercermin dalam partisipasi aktif masyarakat, terutama kaum perempuan, dalam proses pembuatannya. Penelitian ini berkontribusi terhadap pengembangan ilmu pengetahuan, khususnya dalam kajian antropologi budaya dan pelestarian warisan budaya tak benda, serta menjadi rujukan penting dalam memahami dinamika nilai sosial dalam praktik kuliner masyarakat lokal.  
Penanaman Mangrove: Aksi Nyata Pelestarian Lingkungan di Peukan Bada Aceh Besar Gadeng, Ahmad Nubli; Azis, Daska; Desfandi, Mirza; Fitria, Ade; Furqan, Muhammad Hafizul; Ruliani, Ruliani; Zahara, Amelia; Al-Farisi, Muhammad; Ramli, Ramli
Catimore: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 2 (2025): Catimore: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : LSM Catimore dan Sahabat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56921/cpkm.v4i2.321

Abstract

The mangrove ecosystem plays a vital role in maintaining coastal environmental balance and supporting the socio-economic life of local communities. However, mangrove degradation due to illegal logging, land conversion, and global climate change remains a serious issue in Indonesia. This community service aimed to describe the benefits of mangroves and the implementation of conservation activities through mangrove education and planting in Peukan Bada, Aceh Besar. The method used was descriptive qualitative with literature study and field observation, involving students and lecturers of Geography Education FKIP Syiah Kuala University and local community members. The results showed that education and mangrove planting increased participants’ understanding of the ecological and economic functions of mangroves, fostered environmental awareness, and supported the restoration of degraded coastal ecosystems. This activity also built collaboration between universities and local communities in achieving sustainable mangrove conservation.
IMPLEMENTASI PROGRAM ADIWIYATA UNTUK MENINGKATKAN PERILAKU RAMAH LINGKUNGAN PADA SISWA SEKOLAH MTsN 2 ACEH BESAR Putra, Isvandi; Ruliani, Ruliani
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi Vol 10, No 2 (2025): MEI 2025
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimpgeo.v10i2.32429

Abstract

Menjaga lingkungan tak hanya menjadi peran individu saja, sekolah juga memiliki peran yang sangat penting selaku salah satu elemen dari masyarakat yang berfungsi sebagai sarana edukasi dan sekolah juga diharapkan mampu membangkitkan kepekaan generasi muda dalam menjaga lingkungan. Demi menciptakan wawasan masyarakat mengenai kesadaran lingkungan ini, Menteri Lingkungan Hidup mengeluarkan Program Adiwiyata di berbagai lembaga salah satunya di lingkungan sekolah. Program Adiwiyata ini merupakan program untuk mewujudkan sekolah yang peduli dan berbudaya lingkungan. Rumusan penelitian dalam penelitian ini ialah bagaimana implementasi program adiwiyata di MTsN 2 Aceh? dan Bagaimana Perilaku Ramah Lingkungan pada siswa MTsN 2 Aceh Besar. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji implementasi program adiwiyata di sekolah MTsN 2 Aceh Besar dan menganalisis bagaimana perilaku ramah lingkungan pada siswa di sekolah tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif. Populasi pada penelitian ini ialah 670 siswa dan 67 guru dengan mengambil sampel sebanyak 67 siswa dan 6 responden guru menggunakan Teknik Accidental Sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan instrument kuesioner yang dibagikan kepada 6 responden guru untuk melihat implementasi program adiwiyata di MTsN 2 Aceh Besar dan kepada 67 responden siswa untuk melihat perilaku ramah lingkungan pada siswa. Perhitungan hasil angket kuesioner dihitung menggunakan skala likert. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa (1) implementasi program adiwiyata di MTsN 2 Aceh Besar sudah diimplementasi dengan baik namun belum optimal yang dibuktikan oleh 50% responden (2) perilaku ramah lingkungan pada siswa di sekolah yaitu berada pada kategori tinggi dengan persentase 43,28% berada pada ketegori tinggi.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN GUIDED INQUIRY BERBANTUAN E-MODUL TERHADAP HASIL BELAJAR GEOGRAFI SISWA SMA NEGERI 7 BANDA ACEH Hidayati, Sulfida; Azis, Daska; Ruliani, Ruliani
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi Vol 9, No 4 (2024): NOVEMBER 2024
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimpgeo.v9i4.28564

Abstract

The implementation of the Merdeka Curriculum provides flexibility and autonomy in the learning process, allowing students to engage actively based on their potential and characteristics. One effective strategy to support this approach is the use of an appropriate learning model, such as Guided Inquiry assisted by an E-Module. This study aims to determine the effect of using the Guided Inquiry learning model assisted by an E-Module on the geography learning outcomes of grade X social studies students at SMA Negeri 7 Banda Aceh. The research applied a Quasi-Experimental Design with a quantitative approach. The population consisted of all tenth-grade students, and the sample was selected using purposive sampling. Data were collected through pre-tests and post-tests administered to students, and the data were analyzed using a t-test. The results revealed that the t-count value (2.13) was greater than the t-table value (1.72) at a significance level of 0.05 with degrees of freedom (df) = 70. Thus, the null hypothesis (H) was rejected and the alternative hypothesis (Ha) was accepted. These findings indicate that there is a significant influence of the Guided Inquiry learning model assisted by an E-Module on students' learning outcomes. This model successfully fosters an active, interactive, and engaging learning environment and helps students gain a deeper and more contextual understanding of geographic concepts.Penerapan Kurikulum Merdeka memberikan kebebasan dan fleksibilitas dalam proses pembelajaran, di mana siswa didorong untuk aktif, kreatif, serta belajar sesuai dengan minat dan kemampuan mereka. Dalam rangka menciptakan lingkungan pembelajaran yang interaktif dan sesuai dengan karakteristik siswa, pemilihan model pembelajaran yang tepat menjadi sangat penting. Salah satu model pembelajaran yang efektif adalah Guided Inquiry yang dibantu dengan penggunaan E-Modul. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Guided Inquiry berbantuan E-Modul terhadap hasil belajar geografi siswa kelas X IPS di SMA Negeri 7 Banda Aceh. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain Quasi Experimental. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X di sekolah tersebut, dan pemilihan sampel dilakukan secara purposive sampling. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui pemberian pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan hasil belajar. Data dianalisis menggunakan uji t untuk mengetahui signifikansi pengaruh model pembelajaran yang diterapkan. Hasil analisis menunjukkan bahwa nilai thitung sebesar 2,13 lebih besar dari nilai ttabel sebesar 1,72 pada taraf signifikansi 0,05 dengan derajat kebebasan (dk) = 70. Hal ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan dari penerapan model pembelajaran Guided Inquiry berbantuan E-Modul terhadap hasil belajar siswa. Model ini terbukti mampu meningkatkan pemahaman siswa terhadap konsep-konsep geografi serta menciptakan pembelajaran yang lebih aktif, menyenangkan, dan bermakna sesuai dengan semangat Kurikulum Merdeka.
PEMBINAAN KAMPANYE SOSIAL MELALUI PROGRAM A BETTER WORLD ACADEMY SEBAGAI BENTUK KEPEDULIAN TERHADAP SESAMA DI MASA PANDEMI COVID-19 Afiyah, Nurul; Ruliani, Ruliani
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi Vol 9, No 4 (2024): NOVEMBER 2024
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimpgeo.v9i4.24636

Abstract

The Intership dan Certified Independent Study (MSIB) program is an initiative under Kampus Merdeka that provides students with opportunities to learn and develop themselves through activities outside the classroom. This program allows students to gain real-world experience in industries or professional fields for one to two semesters. This study employs a literature review method by analyzing relevant journal articles and integrating the author's firsthand experience in the MSIB program. This research focuses on the author's experience in the MSIB program at A Better World Academy (ABWA) for five months, from August 31, 2021, to January 31, 2022. After the training phase, ABWA students engaged in various social campaigns through the Campaign application, collaborating with organizations and communities working in social fields such as education, environment, health, and equality. The results show that a total of 57 challenges were successfully uploaded to the Campaign application, consisting of 19 environmental challenges, 20 educational challenges, 10 health-related challenges, and 8 equality-related challenges. The MSIB program has proven beneficial in helping students develop practical skills, raise social awareness, and expand their professional networks. This study aims to provide insights for other students interested in participating in similar programs to enhance their competencies and readiness for the workforce.
PENGARUH METODE OUTDOOR STUDY DENGAN MEMANFAATKAN LINGKUNGAN SEKITAR TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA KELAS XI IPS DI SMA NEGERI 5 TAKENGON PADA MATERI KERAGAMAN BUDAYA INDONESIA Ningrum, Dini Amalia; Desfandi, Mirza; Ruliani, Ruliani
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi Vol 9, No 2 (2024): MEI 2024
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimpgeo.v9i2.23383

Abstract

ABSTRACKIn essence, education is a right of every individual child nation to be able to enjoy it. Everyone needs education from birth to develop the potential that exists in humans, become a person of knowledge, creativity, and noble character. The purpose of this study was to see the learning outcomes of students at SMA Negeri 5 Takengon using the outdoor study method. This research is an experimental study with a pre-test post-test control group design. The study population was all students of class XI social studies SMA Negeri 5 Takengon which amounted to 48 students with a sample of two classes (experimental class and control class) of which each class numbered 24 students. Data collection is carried out using instruments in the form of tests with a total of 20 questions. Based on the results of the study, it is known that the data of counting = 2.24 while ttabel = 1.678 was obtained. So the result of counting ttabel or 2.24 1.678 means that Ha is accepted and Ho is rejected. So the hypothesis in this study states that the understanding of students taught by the outdoor study method is better than the understanding of students taught conventionally. Based on the results of hypothesis testing, it can be said that in the teaching and learning process by utilizing the surrounding environment so that it can motivate, and increase students' understanding of learning materials. With outdoor learning activities, the learning atmosphere becomes varied and not boring. In addition, students are trained to work together, interact well with each other during discussions, and are able to solve problems.Keywords: Method, Outdoor Study, Utilization of the Surrounding Environment, Learning Outcomes
PERAN MASYARAKAT DALAM MELESTARIKAN NILAI-NILAI KEARIFAN LOKAL KERJA TAHUN DI DESA LAU KESUMPAT KABUPATEN KARO Sembiring, Elvi Mardiana; Abdi, Abdul Wahab; Gadeng, Ahmad Nubli; Ruliani, Ruliani
Jurnal Pendidikan Geosfer Vol 9, No 1 (2024): Jurnal Pendidikan Geosfer
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jpg.v9i1.26302

Abstract

Tradisi kerja tahun adalah kegiatan rutin yang setiap tahun yang biasanya dilaksanakan sesuai dengan waktu yang ditentukan bersama bagian dari ucapan syukur. Rumusan masalah dari penelitian ini adalah bagaimana peran masyarakat dalam usaha melestarikan nilai-nilai kearifan lokal kerja tahun di Desa Lau Kesumpat Kabupaten Karo. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peran masyarakat dalam usaha melestarikan nilai-nilai kearifan lokal kerja tahun di Desa Lau Kesumpat, Kabupaten Karo. Metode yang digunakan dalam menganalisis masalah penelitian ini adalah metode kualitatif. Data yang telah didapat dari proses wawancara masyarakat Desa Lau Kesumpat disajikan dengan bentuk deskripsi dengan menggunakan kata-kata yang mudah dimengerti. Beberapa tahapan pengolahan data melalui empat tahap, yakni pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil pengolahan data bahwa kegiatan kerja tahun di Desa Lau Kesumpat telah berubah. Kerja tahun hanya dilaksanakan sekali saja setahun yaitu di bulan Juli. Hal ini terjadi disebabkan oleh perkembangan zaman dan pengaruh faktor ekonomi. Nilai-nilai kearifan lokal pada tradisi kerja tahun dapat dilihat, bila masyarakat mampu mempertahankan nilai-nilai itu sendiri. Dilihat dari bagaimana antusias masyarakat dalam mempersiapkan pelaksanaan kerja tahun ini. Nilai-nilai kearifan lokal kerja tahun pada masyarakat karo di Desa Lau Kesumpat yaitu: (1) kesopansantunan; (2) Kejujuran; (3)Kerukunan; (4) Komitmen; (5) Rasa Syukur; (6) kepercayaan; (7) pelestarian budaya. Cara masyarakat melestarikan nilai-nilai kearifan lokal ini yaitu dilihat dari bagaimana peranan serta keikutsertaan semua masyarakat karo di Desa Lau Kesumpat bekerja sama dalam menyukseskan acara kerja tahun tersebut.
Dampak Keberadaan Pasar Al-Mahirah Terhadap Sumber Pendapatan Pedagang Kecil Di Desa Lamdingin, Kecamatan Kuta Alam, Kota Banda Aceh. Nurmaliah, Nurmaliah; Ruliani, Ruliani
Jurnal Pendidikan Geosfer Vol 9, No 1.1 (2024): Edisi Khusus Jurnal Pendidikan Geosfer Maret 2024
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jpg.v9i1.1.33316

Abstract

Pasar Al-Mahirah merupakan hasil relokasi dari pasar peunayong menjadi indikator keberhasilan dalam meningkatkan perekonomian daerah. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan tujuan mendapatkan informasi objektif tentang dampak terhadap pendapatan pedagang kecil sebelum dan setelah relokasi. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara dengan pedagang dan pengunjung, serta pencarian literatur, dan analisis data menggunakan metode Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pasar Al-Mahirah berdampak pada pendapatan pedagang kecil, terutama pedagang emperan. Setelah direlokasi pendapatan pedagang menurun hampir setengahnya dan beberapa pedagang di luar pasar tidak sanggup membayar biaya sewa di dalam gedung sehingga berdagang di lesehan, dengan dampak sosial dan lingkungan yang mungkin timbul. Saran dari penelitian ini adalah pemerintah Kota Banda Aceh perlu melakukan kajian lebih lanjut tentang biaya retribusi yang dibebankan kepada para pedagang. Evaluasi kembali nilai biaya sewa dan retribusi menjadi penting dalam mendukung keberlanjutan pasar Al-Mahirah dan kesejahteraan pedagang kecil.
Dampak Pengembangan Kerajinan Tangan Enceng Gondok Dalam Meningkatkan Ekonomi Para Pengrajin Serta Menumbuhkan Rasa Solidaritas Sosial Antar Pengrajin Di UMKM Kerajinan Enceng Gondok Desa Kubu, Kec.Arongan Lambalek, Kab.Aceh Barat Ikhyari, Muslihatin; Ruliani, Ruliani
Jurnal Pendidikan Geosfer Vol 9, No 1.1 (2024): Edisi Khusus Jurnal Pendidikan Geosfer Maret 2024
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jpg.v9i1.1.33088

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan mengetahui peningkatkan ekonomi serta solidaritas sosial antar pengrajin di UMKM kerajinan enceng gondok Desa Kubu, Kecamatan Arongan Lambalek. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data diperoleh melalui observasi, dokumentasi, dan wawancara. Subjek penelitian berjumlah 20 orang yang merupakan pengrajin. Data yang didapatkan akan dianalisis untuk menggambarkan realitas keadaan objek dalam bentuk deskripsi kalimat. Hasil penelitian menunjukan 1) Peningkatan pendapatan pengrajin terlihat signifikan sebelum dan sesudah menjadi pengrajin; 2) Keberadaan UMKM ini mampu mempengaruhi sikap solidaritas antar individu maupun kelompok pengrajin; dan 3) Hubungan sesama pengrajin terjalin positif karena pengrajin memiliki tujuan yang sama untuk memajukan UMKM. Kesimpulan penelitian ini adalah keberadaan UMKM ini memberikan manfaat bagi pengrajin yaitu peningkatan pendapatan pengrajin yang rata-rata meningkat mulai dari 500.000,00 hingga 1,500.000,00/bulan. Kemudian keberadaan UMKM ini juga mempengaruhi sikap solidaritas pengrajin. Hubungan sesama pengrajin terjalin erat atas dasar kekerabatan dan kekeluargaan meskipun adanya perbedaan tempat tinggal.
Hubungan Prokrastinasi Akademik dan Efikasi Diri dengan Perilaku Plagiarisme Pada Mahasiswa Jurusan Pendidikan Geografi Universitas Syiah Kuala tunnajah, Safina; Desfandi, Mirza; Ruliani, Ruliani
Jurnal Pendidikan Geosfer Vol 8, No 2 (2023): Jurnal Pendidikan Geosfer
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jpg.v8i2.28055

Abstract

Plagiarisme merupakan mengambil karya atau pendapat orang lain dan menjadikan hasil pemikiran tersebut atas nama dirinya sendiri. Mahasiswa seringkali menempuh cara yang tidak baik atau bahkan menyimpang untuk mencapai keberhasilan dibidang akademik. Dimana mahasiswa cenderungan untuk menunda dalam mengerjakan tugas perkuliahan dan menyalin informasi dari karya ilmiah orang lain. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat hubungan yang signifikan antara prokrastinasi akademik dan efikasi diri dengan perilaku plagiarisme pada mahasiswa Jurusan Pendidikan Geografi Universitas Syiah Kuala. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian korelasi. Adapun populasi dalam penelitian ini yaitu seluruh mahasiswa Jurusan Pendidikan Geografi Universitas Syiah Kuala angkatan 2017 dan 2018 yang berjumlah 97 orang. Sampel yang diambil yaitu semua anggota populasi yaitu 97 responden. Teknik pengambilan sampel yaitu sampling jenuh. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini, yaitu angket. Teknik analisis data menggunakan regresi ganda, korelasi ganda, koefisien determinasi, dan uji signifikansi. Berdasarkan hasil analisis statistik diketahui bahwa hubungan antara prokrastinasi akademik dan efikasi diri dengan perilaku plagiarisme diperoleh persamaan regresi ganda Y= 0,43+0,43X1+0,49 X2 dapat diartikan kedua variabel bebas memberikan pengaruh positif terhadap variabel terikat. Koefisien korelasi prokrastinasi akademik dengan perilaku plagiarisme sebesar 0,19 (sangat lemah), nilai koefisien korelasi efikasi diri dengan perillaku plagiarisme 0,05 (sangat lemah), korelasi prokrastinasi akademik dan efikasi diri dengan perilaku plagiarisme sebesar 0,19 (sangat lemah), korelasi prokrastinasi akademik dengan efikasi diri 0,12 (sangat lemah), dan koefisien determinasi (R2) = 3,6%. Hasil uji signifikansi menunjukkan Fhitung (1,8) Ftabel (3,09) pada taraf signifikansi 5% sehingga terima H0 artinya tidak terdapat hubungan yang signifikan antara prokrastinasi akademik dan efikasi diri dengan perilaku plagiarisme pada mahasiswa Jurusan Pendidikan Geografi Universitas Syiah Kuala.Kata kunci: Prokrastinasi Akademik, Efikasi Diri, Perilaku Plagiarisme