Articles
PENERAPAN METODE BERCERITA BERBANTUAN MEDIA BONEKA TANGAN UNTUK MENGEMBANGKAN KEMAMPUAN BERBAHASA LISAN PADA ANAK KELOMPOK B SEMESTER GENAP TK KUMARA LOKA DENPASAR
., Winda Oktaviana;
., Drs. I Wayan Wiarta, S.Pd., M.For.;
., Dra. Siti Zulaikha, M.Pd.
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/paud.v2i1.3236
Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan kemampuan berbahasa lisan anak kelompok B semester genap TK Kumara Loka Denpasar tahun pelajaran 2013/2014. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) atau Classroom Action Research. Subjek penelitian adalah 16 anak kelompok B semester genap TK Kumara Loka Denpasar tahun pelajaran 2013/2014. Data penelitian tentang perkembangan kemampuan berbahasa lisan dikumpulkan melalui metode observasi dengan instrument berupa lembar observasi dan metode wawancara dengan instrument lembar wawancara. Data hasil penelitian dianalisis dengan menggunakan metode analisis statistik deskriptif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan terjadi persentase rata-rata perkembangan kemampuan berbahasa lisan sebesar 58% pada siklus I dengan kriteria rendah, menjadi 81% dengan kriteria aktif pada siklus II, terjadi peningkatan sebesar 23%. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilaksanakan dapat disimpulkan bahwa metode bercerita dapat mengembangkan kemampuan berbahasa lisan pada anak kelompok B semester genap TK Kumara Loka Denpasar tahun pelajaran 2013/2014. Kata Kunci : Bercerita, Boneka Tangan, Berbahasa Lisan This research aimed to determine the increase oral language skills in children group B second semester at TK Kumara Loka Denpasar academic year 2013/2014. This study is an action research or classroom action research. Subjects in this study were 16 children in group B TK Kumara Loka Denpasar academic year 2013/2014. Research data on the development of oral language skills were collected through observation method with instruments such as observation sheets and interview method with the questionnaire instrument.The data were analyzed using descriptive statistical analysis and quantitative. The results of the data analysis showed that there is a development of oral language skills through the application of media-assisted storytelling hand puppets on the first cycle of 58% which is low in the category turns on the second cycle becomes 81% belong to the category of active. So, there is a development of oral language skills of children 23%. Based on the research that has been done can be concluded that the method of storytelling can develop oral language skills in children group B second semester at TK Kumara Loka Denpasar academic year 2013/2014.keyword : Storytelling, Hand Puppet, Oral Language
PENERAPAN METODE BERCERITA BERBANTUAN MEDIA BUKU BERGAMBAR UNTUK PENGEMBANGAN KEMAMPUAN BERBAHASA ANAK KELOMPOK B TK TITI DHARMA DENPASAR
., Ni Wayan Tara Indahyani;
., Dra. Ni Wayan Suniasih,S.Pd, M.Pd;
., Drs. I Wayan Wiarta, S.Pd., M.For.
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/paud.v2i1.3339
Penelitian ini bertujuan untuk pengembangan kemampuan berbahasa anak TK pada kelompok B di TK Titi Dharma Denpasar tahun 2013/2014 dengan menerapkan metode bercerita berbantuan media buku bergambar Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian adalah 28 orang Anak TK pada Kelompok B Semester II Tahun Pelajaran 2013/2014. Data penelitian tentang kemampuan berbahasa dikumpulkan menggunakan metode observsi dengan instrumen berupa lembar format observasi. Data hasil penelitian dianalisis dengan menggunakan metode analisis statistik deskriptif dan metode analisis kuantitatif dan kualitatif. Hasil analisis data menunjukkan bahwa terjadi pengembangan kemampuan berbahasa dengan menerapkan metode bercerita berbantuan media buku bergambar pada siklus I sebesar 58,07% yang berada pada kategori rendah ternyata mengalami peningkatan pada siklus II menjadi 82,25% tergolong pada kategori tinggi. Jadi, terjadi peningkatan kemampuan berbahasa anak sebesar 28,18%. Kata Kunci : metode bercerita, media buku bergambar, kemampuan berbahasa This research aims to develop the ability of kinder garten children communication at B group is at TK Titi Dharma Denpasar in the year 2013/2014 by applaying telling story method using pictured book media. This kind of research is a class room action research which earried out in two eyeles. The subject of the research are 28 kinder garten students of B group semester II academic year 2013/2014. The data of the research is collected by using an observation. Method with observation forms sheet instrument the data of the research result is analized with descriptive statistical analyses method and kwantitative and kwalitative analyses method. The result of the analyses reflected that there was a development in this communication ability by applying telling story method using pictured book media in cycle I is 58,07% in which it is a low category however in cycle II it become higher to 82,25% in which it is a high category. So there was in speaking ability of the students of 28,18% increasing. keyword : telling story method, pictured book media, speaking ability
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN TALKING STICK BERBANTUAN MEDIA KEPINGAN BALOK GEOMETRI UNTUK MENINGKATKAN PERKEMBANGAN KOGNITIF ANAK KELOMPOK B2 TK GANESHA DENPASAR
., Ria Yuliana;
., Drs. I Wayan Darsana,M.Ed;
., Drs. I Wayan Wiarta, S.Pd., M.For.
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol. 3 No. 1 (2015): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/paud.v3i1.4965
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan perkembangan kognitif saat penerapan model pembelajaran talking stick berbantuan media kepingan balok geometri anak kelompok B2 semester 2 TK Ganesha Denpasar tahun pelajaran 2014/2015. Penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan sebanyak 2 siklus. Subjek penelitian adalah anak-anak kelompok B2 yang berjumlah 21 anak, yang terdiri dari 8 anak perempuan dan 13 laki-laki. Penelitian ini menggunakan metode observasi dan wawancara dengan instrumen penelitian berupa lembar observasi. Data dianalisis dengan menggunakan metode analisis statistik deskriptif dan deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, pada siklus I diketahui pencapaian perkembangan kognitif yaitu 61,31% dengan kriteria rendah dan pada siklus II yaitu 84% dengan kriteria tinggi. Hasil analisis data menunjukkan bahwa perkembangan kognitif anak meningkat dari siklus I ke siklus II yaitu 22,69%. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa, penerapan model pembelajaran talking stick berbantuan media kepingan balok geometri dapat meningkatkan perkembangan kognitif anak kelompok B2 Semester 2 TK Ganesha Denpasar tahun pelajaran 2014/2015.Kata Kunci : model pembelajaran talking stick, media kepingan balok geometri, perkembangan kognitif This study aimed to improve cognitive development while applying the talking stick learning model assisted by geometry shapes blocks media to the children of group B2 on second semester at Ganesha Kindergarten Denpasar in academic year 2014/2015. This study was a Classroom Action Research (CAR) which conducted in two cycles. The Subjects of this study were children of group B2 second semester at Ganesha Kindergarten Denpasar in academic year 2014/2015, which have 21 children, consisted of 8 girls and 13 boys. This study used observation method and interviews with research instruments in form of observation sheet. The data was analyzed by using descriptive statistical analysis and quantitative descriptive. The result shows that In the first cycle is the cognitive development reaches 61,31% with low criteria, and in the second cycle the cognitive development reaches 84% with high criteria. The result shows that the development from the first cycle to second cycle reaches 22,69%. It can be concluded that the application of the talking stick learning model assisted by geometry shapes blocks media can improve cognitive development of group B2 children on second semester at Ganesha Kindergarten Denpasar in academic year 2014/2015.keyword : the talking stick learning model, geometry shapes blocks media, cognitive development
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN NUMBERED HEADS TOGETHER (NHT) BERBANTUAN MEDIA MOZAIK UNTUK MENINGKATKAN PERKEMBANGAN MOTORIK HALUS PADA ANAK KELOMPOK B1 TK GANESHA DENPASAR SELATAN TAHUN PELAJARAN 2014/2015
., Ni Putu Agus Vera Dewi;
., Drs. I Wayan Wiarta, S.Pd., M.For.;
., Drs. Ida Bagus Surya Manuaba,S.Pd., M.Fo
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol. 3 No. 1 (2015): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/paud.v3i1.4967
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan perkembangan motorik halus melalui penerapan model pembelajaran numbered heads together berbantuan media mozaik pada anak kelompok B1 TK Ganesha Denpasar Delatan Tahun pelajaran 2014/2015. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilaksanakan 2 siklus tindakan. Subjek penelitian adalah 22 anak kelompok B semester 2 TK Ganesha Denpasar. Data penelitian tentang perkembangan motorik halus dikumpulkan menggunakan metode observasi dan metode wawancara dengan instrumen lembar observasi. Data hasil penelitian dianalisis menggunakan metode analisis statistik deskriptif, metode analisis deskriptif kualitatif dan analisis deskriptif kuantitatif. Hasil analisis data menunjukan pada siklus I sebesar 57, 4 % yang berada pada katagori rendah dan siklus II sebesar 80, 45 % berada ada katagori tinggi. Jadi terjadi peningkatan dari siklus I ke siklus II sebesar 23, 05 %. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran numbered heads together dapat meningkatkan perkembangan motorik halus pada anak kelompok B TK Ganesha Denpasar Selatan.Kata Kunci : Numbered Heads Together, Motorik halus, Mozaik This research purposed to improve fine motor skill development through implementation of numbered heads together learning model assisted with mosaic media to group B1 children at TK Ganesha South Denpasar on academic year 2014/2015. This research was Classrom Action Research (CAR) that conducted into two cycles. The subjects of this research were the 22 children in group B1 TK Ganesha Denpasar on second semester. The data about fine motor skill development were collected by using observation method and interview method with observation sheet as the instrument collecting data. The data were analyzed by using analysis statistical descriptive method, analysis descriptive qualitative method and qualitative descriptive method. The result of data analysis shows that the first cycle the development reaches 57,4% which in low category and on second cycle it reaches 23,05% which in high category. Thus the implementation from first cycle to second cycle is 23,05%. It can be concluded that the implementation of numbered heads together learning model assisted with mosaic media can improve fine motor skill development of group B1 children at TK Ganesha South Denpasar.keyword : Numbered Heads Together, Fine Motor Skill Development, Mosaic
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN TALKING STICK BERBANTUAN MEDIA FLIP CHART UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERBAHASA LISAN ANAK KELOMPOK B3 PAUD KUSUMA 2 DENPASAR
., Ni Made Ayu Julia Martha;
., Drs. I Wayan Wiarta, S.Pd., M.For.;
., Drs. I Nengah Suadnyana,M.Pd
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol. 3 No. 1 (2015): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/paud.v3i1.5032
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan berbahasa lisan melalui penerapan model pembelajaran talking stick berbantuan media flip chart pada anak kelompok B3 semester II PAUD Kusuma 2 Denpasar. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilaksanakan 2 siklus tindakan. Subjek dalam penelitian ini adalah anak kelompok B3 semester II PAUD Kusuma 2 Denpasar, yang berjumlah 18 orang yang terdiri dari 6 siswa laki-laki dan 12 siswa perempuan. Data penelitian tentang kemampuan berbahasa lisan dikumpulkan menggunakan metode observasi dengan instrumen lembar observasi. Data hasil penelitian dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan metode analisis deskriptif kuantitatif. Hasil analisis data menunjukkan bahwa kemampuan berbahasa lisan anak pada kelompok B3 semester II PAUD Kusuma 2 Denpasar meningkat setelah diterapkan model pembelajaran talking stick = 18.55%. Hal ini diketahui dari rata-rata persentase kemampuan berbahasa lisan anak siklus I = 65.72% menjadi = 84.27% pada siklus II yang berada pada katagori tinggi. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran talking stick dapat meningkatkan kemampuan berbahasa lisan anak kelompok B3 semester II PAUD Kusuma 2 Denpasar. Kata Kunci : model pembelajaran talking stick, media flip chart, kemampuan berbahasa lisan. This study aims to improve oral language skill trought the application of talking stick learning model with flip chart assistance for children in group B3 second semester PAUD Kusuma 2 Denpasar. This study is typically a Classroom Action Research (CAR) which is conducted in two cycles. Subjek on this study were children group B3 second semester PAUD Kusuma 2 Denpasar, amounting to 18 people consisting of 6 male and 12 female. Data research on oral language skills are collected using the method of observation by observation sheet instruments. Data were analyzed using analysis statistic method and quantitative descriptive analysis method. The result showed that there was an increase after applied models talking stick = 18.55%. It is know from in crease in the average percentage oral language skill of children in cycle I = 65.72% was in creased = 84.27% in cycle II which is at a high category. Thus it can be concluded that the application of learning models talking stick can improve chldren’s oral language skill group B3 second semester PAUD Kusuma 2 Denpasar.keyword : talking stick learning model, flip chart media, oral language skill.
PENERAPAN PEMBELAJARAN NHT BERBANTUAN MEDIA FLASH CARD DAPAT MENINGKATKAN PERKEMBANGAN KOGNITIF DALAM MENGENAL LAMBANG BILANGAN
., Willy Suyanti Ni Wayan;
., Drs. I Wayan Wiarta, S.Pd., M.For.;
., Drs. Ida Bagus Surya Manuaba,S.Pd., M.Fo
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol. 4 No. 1 (2016): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/paud.v4i1.7298
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan perkembangan kognitif dalam mengenal lambang bilangan setelah penerapan model pembelajaran numbered head together berbantuan media flash card pada anak kelompok B3 Tahun Pelajaran 2015/2016 di TK Mandala Kumara. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian adalah anak kelompok B3 TK Mandala Kumara Tahun Pelajaran 2015/2016 yang berjumlah 20 anak. Penelitian menggunakan metode observasi dan instrument pengumpulan data yang digunakan adalah lembar observasi. Data hasil penelitian dianalisis menggunakan metode analisis statistik deksriptif dan deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, pada siklus I diketahui pencapaian perkembangan kognitif dalam mengenal lambang bilangan yaitu 70,25% yang berada pada kriteria sedang dan pada siklus II yaitu 84,50% dengan kriteria tinggi. Hasil analisis data menunjukkan bahwa perkembangan kognitif dalam mengenal lambang bilangan pada anak kelompok B3 TK Mandala Kumara Tahun Pelajaran 2015/2016 meningkat dari siklus I ke siklus II mencapai 14,25%. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran numbered head together berbantuan media flash card dapat meningkatkan perkembangan kognitif dalam mengenal lambang bilangan pada anak kelompok B3 TK Mandala Kumara Tahun Pelajaran 2015/2016.Kata Kunci : numbered head together, flash card, perkembangan kognitif, lambang bilangan This study aimed to determine the increase of cognitive development in recognizing the emblem numbers after the implementation of Numbered Head Together learning model by the used of flash card media on the children of B3 group of academic year 2015/2016 in TK Mandala Kumara. This research was a Classroom Action Research (CAR) that was conducted in two cycles. The subjects were the children of B3 group TK Mandala Kumara of academic year 2015/2016, with the total number of students were 20. The method used in this research was observation and the instrument of data collection used was observation sheet. The data were analyzed by using descriptive statistical analysis and quantitative descriptive. The results showed that, in the first cycle, the achievement of cognitive development in recognizing the emblem numbers was 70.25% which was categorised as middle criteria and the second cycle was 84.50% which was categorised as high criteria. The results of data analysis showed that the cognitive development in recognizing the emblem numbers on the children of B3 group in TK Mandala Kumara of academic year 2015/2016 increased from cycle I to cycle II about 14.25%. It can be concluded that the application of the Numbered Head Together learning model by the used of flash card media can enhance the cognitive development in identifiying the emblem numbers on the children of B3 group in TK Mandala Kumara of academic year 2015/2016.keyword : numbered head together, flash card, cognitive development, emblem numbers
PENERAPAN METODE BERMAIN PERAN BERBANTUAN MEDIA TOPENG KERTAS UNTUK MENINGKATKAN PERKEMBANGAN SOSIAL-EMOSIONAL
., Komang Ayu Lovita Sari;
., Drs. I Ketut Ardana,M.Pd.;
., Drs. I Wayan Wiarta, S.Pd., M.For.
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol. 4 No. 1 (2016): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/paud.v4i1.7308
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan perkembangan sosial emosional setelah penerapan metode bermain peran berbantuan media topeng kertas pada anak kelompok A Tahun Pelajaran 2015/2016 di TK Kumara Adi I Denpasar. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subyek penelitian adalah anak kelompok A TK Kumara Adi I Denpasar Tahun Pelajaran 2015/2016 yang berjumlah 20 anak. Penelitian ini menggunakan metode observasi dan instrumen pengumpulan data yang digunakan adalah lembar observasi. Data dalam penelitian ini menggunakan metode analisis statistik deskriptif dan deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa, pada siklus I diketahui pencapaian perkembangan sosial-emosional anak yaitu 65% yang berada pada kriteria sedang dan pada siklus II yaitu 80,94% dengan kriteria tinggi. Hasil analisis data menunjukkan bahwa perkembangan sosial-emosinal pada anak kelompok A TK Kumara Adi I Tahun Pelajaran 2015/2016 meningkat dari siklus I ke siklus II mencapai 15,94%. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penerapan metode bermain peran berbantuan media topeng kertas untuk meningkatkan perkembangan sosial-emosional pada anak kelompok A di TK Kumara Adi I Denpasar Tahun Pelajaran 2015/2016. Kata Kunci : metode bermain peran, media topeng kertas, perkembangan sosial-emosional This study was aimed to improve the development of social-emotional after the roleplay with paper mask method was applied for students group A on 2015/2016 years of study in Kumara Adi I Kindergarten Denpasar. This study was classroom action research that done by 2 cycles. The subject of this study wa 20 students of group A in Kumara Adi I Kindergarten Denpasar on 2015/2016 years of the study. This study used observation method and collecting data instrument which used was observation sheet. The data in this study used descriptive statistic analysis and descriptive quantitative. The result of the study showed that in cycle 1, the researcher found the development of the students were 65%, which was in the medium criteria. In cycle 2, the development of the students were 80,94%, which was in the high criteria. The result of data analysis showed that the development of social-emotional in the students group A in Kumara Adi I Kindergarten was increasing 15,94% that was showed from cycle 1 to cycle 2. It can be concluded that the implementation of the roleplay method with paper mask could developed the social-emotional in the students group A in Kumara Adi I Kindergarten Denpasar on 2015/2016 years of the study. keyword : Roreplay method, paper mask method, development of social-emotional
PENERAPAN METODE BERCERITA BERBANTUAN MEDIA FLIP CHART DAPAT MENGEMBANGKAN KEMAMPUAN BERBAHASA LISAN PADA ANAK TK
., Angria Marsita Ni Made;
., Drs. I Gusti Agung Oka Negara,S.Pd. M.Ke;
., Drs. I Wayan Wiarta, S.Pd., M.For.
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol. 4 No. 1 (2016): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/paud.v4i1.7313
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perkembangan kemampuan berbahasa lisan melalui penerapan metode bercerita berbantuan media flip chart pada anak kelompok B1 semester II TK Mandala Kumara Denpasar tahun pelajaran 2015/2016. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus tindakan. Setiap siklus terdiri dari empat tahapan yaitu perencanaan, pelaksanaan tindakan,pengamatan/observasi, dan refleksi. Subjek dalam penelitian ini adalah anak kelompok B1 TK Mandala Kumara Denpasar yang berjumlah 22 anak yang terdiri dari 13 anak laki-laki dan 9 anak perempuan. Objek penelitian adalah kemampuan berbahasa lisan anak. Data penelitian tentang kemampuan berbahasa lisan dikumpulkan menggunakan metode observasi dengan instrumen lembar observasi. Metode analisis data yang digunakan adalah analisis statistik deskriptif dan metode analisis deskriptif kuantitatif. Hasil analisis data pada penelitian ini menunjukkan bahwa kemampuan berbahasa lisan anak pada kelompok B1 semester II TK Mandala Kumara Denpasar berkembang setelah diterapkannya metode bercerita berbantuan media flip chart dengan tingkat perkembangan sebesar 17,95 %. Hal ini diketahui dari rata-rata persentase kemampuan berbahasa lisan anak siklus I = 68,85% yang berada pada katagori sedang menjadi = 86,80% pada siklus II yang berada pada katagori tinggi. Jadi dapat disimpulkan bahwa penerapan metode bercerita berbantuan media flip chart dapat mengembangkan kemampuan berbahasa lisan anak kelompok B1 semester II TK Mandala Kumara Denpasar tahun pelajaran 2015/2016.Kata Kunci : metode bercerita, media flip chart, kemampuan berbahasa lisan. The study aimed to know about improvement of student ability of oral language with storytelling method implementation which helped by flip chart media in group child B1 in the second semester of TK Mandala Kumara Denpasar year 2015/2016. The study was design in class action study that executed in two action cycle. Each cycle consist of four steps such as planning, execution, perception/observation and reflexion. The subject of the study was group child B1 of TK Mandala Kumara Denpasar amount to 22 students which consist of 13 male and 9 female. The object of the study was ability of student oral language. The data obtained using observation method by observation sheet instrument. The analysis method was using quantitative descriptive statistical analysis. The data analysis resulted in this study shown that the ability of oral language in group child B1 in the second semester of TK Mandala Kumara Denpasar was improved after the implementation of storytelling method helped by flip chart media with improvement level was 17,95%. This matter is known from ability of student oral language mean of presentase in the first cycle = 68,85% that was in middle category became to = 86,80% in the second cycle was high category. So it can be concluded that implementation of storytelling method which helped by flip chart media can improve ability of student oral language in group child B1 in the second semester of TK Mandala Kumara Denpasar year 2015/2016.keyword : storytelling method, flip chart media, ability of oral language.
Penerapan Metode Bermain Berbantuan Media Kartu Angka Bergambar Untuk Meningkatkan kemampuan Kognitif PAUD Kusuma 2
., Ni Putu Widi Dwi Artini;
., Drs. I Nengah Suadnyana,M.Pd;
., Drs. I Wayan Wiarta, S.Pd., M.For.
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol. 4 No. 1 (2016): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/paud.v4i1.7532
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Peningkatan kemapuan kognitif dalam pengenalan konsep bilangan setelah diterapkan metode bermain berbantuan media kartu angka bergambar PAUD Kusuma 2. Rancangan penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian ini adalah 22 orang anak TK 11 anak laki-laki dan 12 anak perempuan pada Kelompok B1. Data penelitian tentang kemapuan kognitif dikumpulkan dengan metode observasi dengan instrument berupa lembar format observasi. Data hasil penelitian dianalisis dengan menggunakan metode analisis statistik deskriptif dan metode analisis deskriptif kualitatif serta metode analisis deskriptif kuantitatif. Hasil analisis data menunjukan bahwa terjadi peningkatan kemampuan kognitif anak dengan diterapkannya metode bermain berbantuan media kartu angaka bergambar pada siklus I sebesar 75% yang berada kategori cukup tinggi ternyata mengalami peningkatan pada siklus II menjadi 89% yang berada pada kategori tinggi. Jadi, terjadi peningkatan kemampuan kognitif anak kelompok B1 PAUD Kusuma 2 pada penelitian siklus I dan siklus II sebesar 14%. Kata Kunci : Metode bermain, berbantuan media kartu angka bergambar, kemampuan kognitif. This study aims to determine the increase of cognitive abilities in the introduction of the concept of numbers after applied playing methods assisted by cards media illustrated figures PAUD Kusuma 2. The design of this study is classroom action research that conducted in two cycles.The subjects were 22 children,11 man childs and 11 woman childs in the kindergarten of group B1 . Research of data on cognitive abilities were collected by observation with the format observation instrument sheet. The data were analyzed using descriptive statistical analysis and analysis method of descriptive qualitative and quantitative descriptive analysis. The results of data analysis indicates that the increased development of the figures illustrated in the first cycle was 75% residingsufficiently high had experienced an increase in the second cycle to 89% who are at high category. So it, there is an increase cognitive abilities of children in group B1 PAUD Kusuma 2 on research first cycle and the second cycle by 14%.keyword : Key words: Playing Methods, cards media illustrated figures, Cognitive abilities
PENERAPAN PEMBELAJARAN SAINS MELALUI EKSPERIMEN UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN KOGNITIF ANAK TK DWI RAHAYU KUMARA DENPASAR
., Iga Ag Ngr Kartika;
., Drs. I Wayan Wiarta, S.Pd., M.For.;
., Drs. Made Putra, M.Pd
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol. 4 No. 1 (2016): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/paud.v4i1.7536
Penelitian ini bertujuan meningkatkan kemampuan kognitif anak setelah penerapan pembelajaran sains melalui eksperimen pada kelompok A semester II di TK Dwi Rahayu Kumara Denpasar tahun pelajaran 2015/2016. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilaksanakan dua siklus. Subjek penelitian ialah anak kelompok A di TK Dwi Rahayu Kumara Denpasar tahun pelajaran 2015/2016 sebanyak 13 anak, yang terdiri dari 6 orang anak laki-laki dan 7 orang anak perempuan. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode observasi dengan instrumen pengumpulan data yang digunakan yaitu lembar observasi. Data yang telah dikumpulkan dianalisis menggunakan metode analisis statistik deskriptif dan analisis deskriptif kuantitatif. Analisis data diperoleh rata-rata kemampuan kognitif pada siklus I mencapai 67,25% dengan kategori sedang. Sedangkan pada siklus II rata-rata kemampuan kognitif anak mencapai 82,66% dengan kategori tinggi. Berdasarkan hasil analisis tersebut maka terjadi peningkatan dari siklus I ke siklus II sebesar 15,41%. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penerapan pembelajaran sains melalui eksperimen dapat meningkatkan kemampuan kognitif anak kelompok A di TK Dwi Rahayu Kumara Denpasar tahun pelajaran 2015/2016.Kata Kunci : pembelajaran sains, eksperimen, kognitif This study aims to improve children's cognitive abilities after learning the application of science through experiments in group A in the second semester of kindergarten Dwi Rahayu Kumara Denpasar academic year 2015/2016. This research is a classroom action research (PTK) implemented two cycles. Subject of the study is that children in kindergarten group A Dwi Rahayu Denpasar Kumara 2015/2016 school year as many as 13 children, consisting of 6 boys and 7 girls. Collecting data in this study using observations with data collection instruments were used that observation sheet. The collected data were analyzed using descriptive statistical analysis and quantitative descriptive analysis. Analysis of data obtained an average cognitive abilities in the first cycle reaches 67.25% with a medium category. While on the second cycle average cognitive abilities of children reached 82.66% with a high category. Based on the results of the analysis, it increased from the first cycle to the second cycle of 15.41%. It can be concluded that the application of science learning through experimentation can improve cognitive abilities in kindergarten children in group A Dwi Rahayu Kumara Denpasar academic year 2015/2016.keyword : science learning, experiment, cognitive