Articles
Pengaruh Model Pembelajaran Quick On The Draw Berbasis Kearifan Lokal Tri Hita Karana Berpengaruh Terhadap Kompetensi Pengetahuan Matematika
Pratiwi, Ni Wayan Cika;
Wiarta, I Wayan
Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Vol. 4 No. 3 (2020): Oktober
Publisher : LPPM Undiksha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jppp.v4i3.27421
Kesulitan siswa dalam memahami pelajaran matematika menyebabkan rendahnya pencapaian siswa pada kompetensi pengetahuan matematika. Sehingga perlu adanya model pembelajaran untuk memaksimalkan proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Quick On The Draw berbasis kearifan lokal Tri Hita Karana terhadap kompetensi pengetahuan matematika siswa kelas IV SD. Jenis penelitian yang digunakan yaitu eksperimen semu dengan bentuk desain nonequivalent control group design. Populasi yang dilibatkan adalah seluruh kelas IV SD sebanyak 246. Sampel penelitian ditentukan dengan teknik cluster random sampling dengan sampel secara keseluruhan ialah 55 siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan tes kompetensi pengetahuan matematika. Data yang terkumpul dinormalisasikan menggunakan gain skor kemudian dianalisis menggunakan uji-t polled varians. hasil analisis data, diperoleh thitung = 3,305 > ttabel = 2,005 dengan dk = 53 pada taraf signifikansi 5 %. Sehingga H0 ditolak, maka terdapat pengaruh yang signifikan model pembelajaran Quick On The Draw berbasis kearifan lokal Tri Hita Karana terhadap kompetensi pengetahuan matematika kelas IV SD yang disebabkan karena pembelajaran dengan model pembelajaran Quick On The Draw berbasis kearifan lokal Tri Hita Karana mampu meningkatkan kompetensi pengetahuan matematika melalui langkah-langkah pembelajaran yang dapat melatih siswa lebih aktif dan optimal dalam memahami pelajaran matematika.
Media Pembelajaran MultiPly Cards Berorientasi Problem Based Learning Pada Mata Pelajaran Matematika Operasi Hitung
Dewi, Ni Luh Putu Arie Gargita;
Wiarta, I Wayan
Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Vol. 5 No. 1 (2021): April
Publisher : LPPM Undiksha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jppp.v5i1.32173
Kurangnya variasi penggunaan media pembelajaran dan model pembelajaran yang digunakan guru dalam pembelajaran matematika menyebabkan rendahnya hasil belajar matematika siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui rancang bangun dan kelayakan dari media pembelajaran Multiply Cards dalam mata pelajaran matematika materi operasi hitung kelas II SD. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan yang menggunakan model pengembangan Borg dan Gall. Teknik pengumpulan data yang digunakan pada penelitian ini yakni menggunakan angket/kuisioner. Data yang diperoleh kemudian dianalisis dengan menggunakan teknik analisis deskriptif meliputi analisis deskriptif kualitatif dan analisis deskriptif kuantitatif. Subjek yang terlibat dalam penelitian ini adalah ahli isi mata pelajaran, ahli desain pembelajaran, ahli media pembelajaran, dan 3 orang siswa sekolah dasar pada tahap uji coba perorangan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa hasil uji ahli isi mta pelajaran mendapatkan nilai persentase sebesar 95 % dengan kategori sangat baik, hasil ahli desain pembelajaran diperoleh hasil dengan persentase 88% dengan kategori baik, hasil ahli media pelajaran diperoleh hasil dengan persentase 90 % dengan kategori sangat baik dan uji coba perorangan memperoleh hasil persentase 96% dengan kategori sangat baik. Sehingga dapat disimpulkan bahwa hasil penilaian media multiply cards berorientasi problem based learning pada mata pelajaran matematika materi operasi hitung kelas II yang telah dikembangkan layak untuk digunakan dalam pembelajaran matematika.
Video Pembelajaran Berbasis Pendekatan Kontekstual Pada Muatan Matematika
Suantiani, Ni Made Ayu;
Wiarta, I Wayan
Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Vol. 6 No. 1 (2022): April
Publisher : LPPM Undiksha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jppp.v6i1.45455
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kurangnya ketersediaan media pembelajaran dalam proses pembelajaran daring, sehingga siswa menjadi kesulitan dalam memahami materi pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sebuah media pembelajaran berupa video berbasis pendekatan kontekstual pada muatan matematika dan sudah diujikan kelayakannya untuk menarik minat siswa serta membantu siswa lebih mudah memahami materi pembelajaran. Penelitian ini mengacu pada model pengembangan ADDIE. Metode yang digunakan untuk mengumpulkan data adalah observasi, wawancara dan angket. Analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa rancang bangun pengembangan video pembelajaran ini meliputi tahap analisis, desain, pengembangan, implementasi dan evaluasi. Hasil uji kelayakan menunjukan bahwa video pembelajaran layak digunakan berdasarkan hasil review ahli isi mata pelajaran dengan kualifikasi sangat baik (93,75%); hasil review ahli desain pembelajaran dengan kualifikasi sangat baik (97,5%); hasil review ahli media pembelajaran dengan kualifikasi sangat baik (90%); hasil uji coba perorangan (96,21%) dan uji coba kelompok kecil (95,95%) dengan kualifikasi sangat baik.
Bahan Ajar Digital Interaktif Berbasis Problem Based Learning Materi Keragaman Budaya
Mella, Bulan;
Wulandari, I Gusti Agung Ayu;
Wiarta, I Wayan
Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Vol. 6 No. 1 (2022): April
Publisher : LPPM Undiksha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jppp.v6i1.46368
Guru belum mampu mengembangkan bahan ajar yang bervariasi untuk proses pembelajaran. Hal ini berdampak pada hasil belajar IPS pada siswa yang rendah. Tujuan penelitian ini yaitu mengembangkan bahan ajar digital berbasis problem based learning materi keragaman budaya pada pembelajaran IPS siswa kelas IV. Penelitian ini merupakan jenis penelitian pengembangan dengan menggunakan model pengembangan ADDIE. Metode yang digunakan yaitu non-tes yang berupa lembar kuesioner. Uji kelayakan produk pada penelitian ini dilakukan oleh ahli isi mata pelajaran, ahli desain pembelajaran, ahli media pembelajaran dan uji keterpakaian produk dilakukan pada uji coba perorangan dan kelompok kecil siswa kelas IV sekolah dasar. Hasil rancang bangun penelitian ini berupa produk bahan ajar berbentuk digital yang berisi teks, gambar, video dan kuis interaktif, sedangkan hasil uji kelayakan produk oleh ahli isi mata pelajaran memperoleh persentase sebesar 76,923% (baik). Hasil uji kelayakan produk oleh ahli desain pembelajaran memperoleh persentase 92,5% (sangat baik) dan oleh ahli media pembelajaran memperoleh persentase 93,75% (sangat baik). Hasil uji coba perorangan memperoleh persentase 85,25% (baik) dan hasil uji coba kelompok kecil memperoleh persentase 89,52% (sangat baik). Disimpulkan bahan ajar digital berbasis problem based learning materi keragaman budaya pada pembelajaran IPS siswa SD kelas IV layak untuk digunakan.
Pengaruh Model Problem Based Learning Berbasis Portofolio terhadap Hasil Belajar PKN
Febriana Astuti, Ni Putu;
Putra, Made;
Wiarta, I Wayan
Jurnal Ilmiah Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 3 No. 2 (2019): juli 2019
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jipp.v3i2.18074
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh yang signifikan hasil belajar PKn antara kelompok yang dibelajarkan melalui model problem based learning berbasis portofolio dengan kelompok yang dibelajarkan melalui pembelajaran konvensional pada kelas V SD Gugus II Abiansemal Tahun Ajaran 2017/2018. Jenis penelitian ini adalah eksperimen semu dengan rancangan non-equivalent control group design. Populasi dalam penelitian ini seluruh siswa kelas V SD Gugus II Abiansemal dengan jumlah siswa sebanyak 192 siswa. Sampel ditentukan dengan teknik random sampling. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan metode tes dan instrumen yang digunakan berupa tes objektif pilihan ganda biasa berjumlah 30 butir soal. Kemudian dianalisis dengan menggunakan uji-t. Berdasarkan hasil analisis data diperoleh rata- rata gain skor kelompok eksperimen X1 = 0,54 > X2 = 0,39 kelompok kontrol, selanjutnya melalui uji hipotesis diperoleh thitung= 2,142 > ttabel= 2,000 dengan dk = 67 dan taraf signifikansi 5%. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa model problem based learning berbasis portofolio berpengaruh terhadap hasil belajar PKn siswa kelas V SD Gugus II Abiansemal Tahun Ajaran 2017/2018. Kata kunci: problem based learning, portofolio, hasil belajar PKn.
Pengembangan Lembar Kerja Peserta Didik Berbasis Problem Solving Materi Bangun Datar Muatan Matematika Pada Siswa Kelas IV SD
Pradiptha, I Putu Alvin;
Wiarta, I Wayan
Jurnal Ilmiah Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 5 No. 1 (2021): Maret 2021
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jipp.v5i1.32788
Kurangnya sumber belajar sebagai fasilitas dalam kegiatan pembelajaran,mengakibatkan sulitnya siswa dalam memahami materi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis rancang bangun dan kualitas dari LKPD berbasis Problem solving pada pelajaran matematika muatan materi bangun datar. Jenis nenelitian ini adalah penelitian pengembangan menggunakan model ADDIE dengan tahapan analyse, design, development, implementation dan evaluation. Subjek uji coba produk yaitu 3 orang ahli pelajaran, desain, dan media. Tahap uji coba dilakukan melalui uji coba perorangan dengan 3 orang. Analisis data dilakukan dengan teknik analisis deskriptif kuantitatif dan analisis deskriptif kualitatif. Setelah diperoleh persentase melalui beberapa tahap uji dan selanjutnya dikonversikan dengan tabel konversi tingkat pencapaian skala 5 didapatkan hasil persentase review ahli isi mata pelajaran dengan presentase 92%, ahli desain 90%, dan ahli media yaitu 93 % dengan kualifikasi sangat baik. Sedangkan hasil uji coba peorangan yaitu 93,33%. Sehingga kualifikasi yang didapat sangat baik. Hal ini menunjukkan bahwa LKPD yang dikembangkan sudah memenuhi syarat. Jadi dapat disimpulkan bahwa, pengembangan produk LKPD Berbasis Problem Solving sangat baik dan layak digunakan.
Model Contextual Teaching Learning dan Pengaruhnya terhadap Kompetensi Pengetahuan Matematika Siswa Sekolah Dasar
Putri, I Gusti Ayu Putu Lisa;
Wiarta, I Wayan;
Ganing, Ni Nyoman
Jurnal Ilmiah Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 7 No. 1 (2023): Maret 2023
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jipp.v7i1.58340
Hasil belajar siswa khususnya pada kompetensi pengetahuan dalam mata pelajaran matematika belum sesuai dengan yang diharapkan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis model contextual teaching earning terhadap kompetensi pengetahuan matematika siswa kelas II SD. Jenis penelitian ini ialah eksperimen semu dengan menggunakan rancangan non-equivalent control grup design. Polulasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas II SD sebanyak 189 siswa yang terdiri dari 8 kelas dari 7 sekolah. Sampel diambil menggunakan teknik cluster random sampling dengan siswa berjumlah 32 orang kelompok eksperimen dan kelas kontrol yang berjumlah 27 orang. Pengumpulan data menggunakan instrumen tes objektif. Data dianalisis dengan uji anakova. Hasil analisis data yaitu Fhitung sama dengan 50,238 lebih dari Ftabel sama dengan 4,013 pada taraf signifikansi 5% dengan dk pembilang 1 dan dk penyebut 56, jadi, H0 ditolak dan Ha diterima. Maka, terdapat perbedaan yang signifikan kompetensi pengetahuan matematika antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model CTL dengan siswa yang tidak dibelajarkan dengan model CTL setelah mengontrol tes kemampuan awal (pre-test). Nilai rata-rata post-test kompetensi pengetahuan matematika kelompok eksperimen adalah 88,125 lebih dari kelompok kontrol adalah 75,259. Dapat disimpulkan bahwa model contextual teaching learning (CTL) berpengaruh terhadap kompetensi pengetahuan matematika setelah mengontrol tes kemampuan awal (pre-test) siswa kelas II SD.
STAD Type Cooperative Learning Model Assisted by Dakota Media Affects the Ability to Solve Mathematics Story Problems
Ni Putu Udyani;
I Wayan Wiarta;
Dewi Anzelina
International Journal of Elementary Education Vol 8 No 4 (2024): November
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/ijee.v8i4.90119
Most students experience difficulties in solving story problems in mathematics lessons, impacting learning outcomes that have not reached KKTP. This study aims to determine the significant influence of the STAD-type cooperative learning model assisted by dakota media on the ability to solve math story problems in grade V of elementary school. This study is an experimental research using a posttest-only control group design. The population of this study is 154 students. The sample was taken by cluster random sampling technique and a sample of the experimental class was obtained as many as 24 students and as a control class as many as 24 students. The data collection method is a test with an essay test instrument. The data from the study were analyzed by inferential statistical technique (t-test) polled variance. The results of the data analysis were obtained there is a significant influence of the STAD-type cooperative learning model assisted by the Dakota media on the ability to solve math story problems in grade V elementary school students. The implication of this research is that the STAD-type cooperative learning mode assisted by Dakota media can improve the ability to solve math story problems, active participation, interest, motivation, cooperation, creativity, and student learning outcomes, as well as create an innovative learning atmosphere that is in accordance with students' character.
Teams Games Tournament Learning Model with Napier Rods on Mathematics Learning Outcomes for Grade V
Suari, Ni Wayan Mirah Indra;
I Wayan Wiarta
International Journal of Elementary Education Vol 9 No 1 (2025): February
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/ijee.v1i1.91671
The low student learning outcomes in mathematics learning are caused by the lack of innovation learning. The learning used is still conventional learning where students are placed as objects of learning, who do not have the opportunity to develop their thinking skills, as a result students are less actively involved in learning. This study aims to analyze the effect of TGT (Teams Games Tournament) learning model assisted by napier rod media on mathematics learning outcomes of fifth grade elementary school students. This type of research is a quasi-experimental with quantitative methods in the form of post-test only control group design. The study population consisted of 282 students. The sample was selected using cluster random sampling, resulting in an experimental class of 30 students and a control class of 29 students. The data collection method is a test using a multiple choice test instrument. The research data were analyzed with inferential statistical techniques (t-test) polled variance. The results of data analysis obtained that the average post-test score in the experimental class was 88.66 which was in the high category, while the average post-test score in the control class was 70.52 which was in the medium category in the PAP table with a scale of 5 (Five). The results of the t-test analysis obtained tcount = 9.119 and ttable = 2.002 at a significant level of 5% with dk = 57, so that tcount = 9.119> ttable = 2.002 then H0 is rejected and H1 is accepted which means there is a significant difference in math learning outcomes between students who use the TGT learning model assisted by napier rod media and those who do not. It can be concluded that there is a significant effect of the TGT learning model assisted by napier rod media on the learning outcomes of grade V elementary school students.