Claim Missing Document
Check
Articles

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI TERBIMBING BERBANTUAN TUTOR SEBAYA TERHADAP KOMPETENSI PENGETAHUAN MATEMATIKA SISWA KELAS V ., Drs. I Gusti Agung Oka Negara,S.Pd. M.Ke; ., Ni Kadek Dwi Krisnayanti; ., Drs. I Wayan Wiarta, S.Pd., M.For.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 5, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.10729

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan kompetensi pengetahuan matematika siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran inkuiri terbimbing berbantuan tutor sebaya dan siswa yang tidak dibelajarkan menggunakan model pembelajaran inkuiri terbimbing berbantuan tutor sebaya pada siswa kelas V di SD Gugus Kompyang Sujana Tahun Pelajaran 2016/2017. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan desain eksperimen yang digunakan adalah desain eksperimen kuasi dengan rancangan Non-equivalent Group Design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V yang terdiri dari 7 SD dengan 15 kelas di SD Gugus Kompyang Sujana Tahun Pelajaran 2016/2017. Sampel penelitian ini adalah siswa kelas VB SDN 8 Padangsambian sebagai kelas eksperimen dan siswa kelas VB SDN 2 Padangsambian sebagai kelas kontrol dengan jumlah masing-masing kelompok sebanyak 34 siswa setelah disetarakan dengan teknik matching. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini adalah metode tes, dengan tes pilihan ganda biasa yang berjumlah 30 butir soal yang telah di validitas. Analisis data menunjukkan terdapat perbedaan yang signifikan kompetensi pengetahuan matematika siswa kelompok eksperimen dan kelompok kontrol pada siswa kelas V di SD Gugus Kompyang Sujana Tahun Pelajaran 2016/2017 (thitung = 6,696 > ttabel = 2,000) dan rerata nilai kompetensi pengetahuan matematika siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran inkuiri terbimbing berbantuan tutor sebaya yaitu, 82,29 dan rerata nilai kompetensi pengetahuan matematika siswa yang tidak dibelajarkan menggunakan model pembelajaran inkuiri terbimbing berbantuan tutor sebaya yaitu, 69,03. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran inkuiri terbimbing berbantuan tutor sebaya berpengaruh terhadap kompetensi pengetahuan matematika siswa kelas V SD Gugus Kompyang Sujana Tahun Pelajaran 2016/2017Kata Kunci : inkuiri terbimbing, tutor sebaya, matematika This study aimed to determine the significant differences in the competence of mathematical knowledge of students who are taught using a guided inquiry learning model assisted by peer tutors and students who are not taught using a guided inquiry learning model assisted by peer tutors in grade V students in elementary school group Kompjana Sujana lesson year 2016/2017. This research was an experimental research with experimental design used is a quasi experimental design with Non-equivalent Group Design design. The population in this study were all students of class V consisting of 7 elementary schools with 15 classes in elementary school group Kompyang Sujana Lesson Year 2016/2017. The sample of this research were VB students of SDN 8 Padangsambian as experimental class and students of VB SDN 2 Padangsambian class as control class with amount of each group as many as 34 students after equalized by matching technique. The method of data collection in this study was the test method, with the usual double choice test amounting to 30 items that have been in the validity. The data analysis showed that there is a significant difference of competence of mathematics knowledge of students in experiment class and students in control group in grade V students at elementary school group Kompyang Sujana Lesson Year 2016/2017 (titung = 6,696> ttable = 2,000) and the mean value of mathematics knowledge competence of students who are taught using guided inquiry learning model assisted by peer tutor that is, 82,29 and the mean value of mathematics knowledge competence of student which is not learned using guided inquiry model of tutor assisted tutor peer that is, 69 , 03. Thus, the conclusion of this research is the guided inquiry learning model assisted by peer tutors influence the competence of mathematics knowledge of grade V elementary school group Kompjana Sujana Lesson 2016/2017keyword : guided inquiry, peer tutor, mathematical
MODEL PEMBELAJARAN TEAMS GAMES TOURNAMENTS BERBASIS LOCAL GENIUS BERPENGARUH TERHADAP HASIL BELAJAR IPS SISWA KELAS V SD GUGUS KAPTEN JAPA ., I Putu Dede Mahendra; ., Drs. I Wayan Sujana,S.Pd, M.Pd; ., Drs. I Wayan Wiarta, S.Pd., M.For.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.3183

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar IPS antara siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Teams Games Tournaments (TGT) berbasis local genius dengan siswa yang dibelajarkan menggunakan pembelajaran konvensional pada siswa kelas V SD Gugus Kapten Japa Kecamatan Denpasar Utara tahun pelajaran 2013/2014. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu (quasy experiment) dengan rancangan penelitian yang digunakan adalah Non Equivalent Control Group Design. Populasi dalam penelitian ini adalah semua siswa kelas V SD Gugus Kapten Japa Kecamatan Denpasar Utara tahun pelajaran 2013/2014 yang terdiri dari 442 siswa. Sampel diambil dengan teknik random sampling. Data yang dikumpulkan adalah hasil belajar IPS yang merupakan penggabungan nilai kognitif dan afektif. Nilai kognitif dikumpulkan menggunakan tes hasil belajar dalam pilihan ganda biasa sedangkan nilai afektif dikumpulkan melalui teknik observasi sesuai dengan karakter yang dikembangkan. Data dianalisis dengan uji-t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPS antara siswa yang dibelajarkan melalui menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe Teams Games Tournaments (TGT) berbasis local genius dengan siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional. Berdasarkan hasil uji-t didapat thitung = 5,71 dan ttabel pada taraf signifikansi 5% = 1,69. Berdasarkan kriteria pengujian thitung > ttabel (5,71>1,69) maka Ho ditolak dan Ha diterima. Rata-rata hasil belajar IPS yang diperoleh antara siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran kooperatif tipe TGT (Teams Games Tournaments) berbasis local genius lebih tinggi dari siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional (84,50>78,80). Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran kooperatif tipe Teams Games Tournaments (TGT) berbasis local genius berpengaruh terhadap hasil belajar IPS siswa kelas V SD Gugus Kapten Japa Kecamatan Denpasar Utara tahun pelajaran 2013/2014.Kata Kunci : model pembelajaran TGT, local genius, hasil belajar This study aims to determine the differences of social studies learning outcomes between students that learned using Teams Games Tournaments (TGT) cooperative learning model based local genius with students who learned with the conventional learning in fifth grade SD Gugus Kapten Japa North Denpasar District of academic year 2013/2014. This research was a quasi-experimental study with a research design that is used is Non Equivalent Control Group Design. The population in this study were all students of fifth grade in SD Gugus Kapten Japa North Denpasar District of academic year 2013/2014 which consist of 442 students. Samples were taken with a random sampling technique. The data collected is the learning outcomes of social studies which is an amalgamation of cognitive and affective value. Cognitive scores were collected using the test of learning results in a regular multiple choice whereas affective values collected through observation techniques accordance with the character that developed. Data were analyzed by t-test. The results showed that there were significant differences of social studies learning outcomes between students that learned through implementing Teams Games Tournaments (TGT) cooperative learning model based local genius with students who learned with conventional learning. Based on the t-test results obtained tcount = 5,71 and ttable at the 5% significant level = 1,69. Based on the testing criteria that tcount > ttable (5,71 > 1,69) then Ho is rejected and Ha accepted. The average of social studies learning outcomes between students who learned with cooperative learning model Teams Games Tournaments (TGT) based local genius higher than students who learned with conventional learning (84,50 > 78,80). It can be concluded that the cooperative learning model Teams Games Tournaments (TGT) based local genius againts the learning outcomes of social studies fifth grade students in SD Gugus Kapten Japa District of North Denpasar academic year 2013/2014.keyword : : TGT learning model, local genius, learning outcomes
MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TAPPS BERBANTUAN LKS BERPENGARUH TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA ., Kadek Enny Naryestha; ., Drs. I Wayan Wiarta, S.Pd., M.For.; ., Drs. I Wayan Sujana,S.Pd, M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.1961

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar matematika antara kelas yang dibelajarkan melalui model pembelajaran kooperatif thinking aloud pair problem solving (TAPPS) berbantuan LKS dengan kelas yang dibelajarkan melalui pembelajaran konvensional siswa kelas V SD Gugus Kompyang Sujana tahun ajaran 2013/2014. Jenis penelitian ini adalah eksperimen semu dengan desain penelitian nonequivalent control group design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SD Gugus Kompyang Sujana tahun ajaran 2013/2014 sebanyak 378 orang. Sampel penelitian ini yaitu siswa kelas VB SDN 4 Tonja dan siswa kelas V SDN 3 Tonja sebanyak 87 orang. Data yang dianalisis adalah hasil belajar matematika yang dikumpulkan melalui tes esai terdiri dari 15 butir soal dan hasil observasi (pengembangan karakter). Data dianalisis menggunakan statistik inferensial dengan uji-t untuk menguji hipotesis penelitian. Hasil penelitian ini menunjukkan nilai rata-rata hasil belajar kelas eksperimen lebih dari kelas kontrol yaitu sebesar 71,95 > 59,73 dan hasil uji hipotesis menggunakan uji-t diperoleh hasil lebih dari yaitu 5,31 > 2,000. Dengan demikian terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar matematika siswa yang dibelajarkan melalui model pembelajaran kooperatif TAPPS berbantuan LKS dengan pembelajaran konvensional. Jadi, model pembelajaran kooperatif TAPPS berbantuan LKS berpengaruh terhadap hasil belajar matematika siswa kelas V SD Gugus Kompyang Sujana tahun ajaran 2013/2014. Kata Kunci : TAPPS, LKS, hasil belajar matematika This study aims to determine significant differences in learning outcomes that students that learned mathematics through cooperative learning model TAPPS assisted worksheets with students that learned through conventional teaching fifth grade elementary school students . The study was quasi-experimental research design with nonequivalent control group design . The population in this study were all students of class V SD Force Kompyang Sujana academic year 2013/2014 the number of 378 students . The study sample is grade 4 Tonja SDN VB and fifth grade students at SDN 3 Tonja totaling 87 students . The data analyzed was collected mathematical learning outcomes through an essay test consists of 15 items and observations ( character development ) . Data was analyzed using inferential statistical t-test to test the research hypothesis . The results showed the average value of the acquisition of learning outcomes experimental class over the class control is equal to 71.95 > 59.73 and the results of hypothesis testing using t-test results obtained over the 5.31 > 2.000 . Thus that there is a significant difference in students' mathematics learning outcomes that learned through cooperative learning model woorksheets TAPPS assisted with conventional learning . Thus TAPPS -assisted cooperative learning model woorksheets influence on students' mathematics learning outcomes fifth grade elementary school. keyword : TAPPS , worksheets , math learning outcomes
MODEL PEMBELAJARAN GROUP INVESTIGATION BERBASIS MULTIKULTURAL BERNUANSA KEARIFAN LOKAL BERPENGARUH TERHADAP HASIL BELAJAR ., Ni Kadek Aristikawati; ., Drs. I Wayan Sujana,S.Pd, M.Pd; ., Drs. I Wayan Wiarta, S.Pd., M.For.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.3001

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar IPS antara siswa yang dibelajarkan melalui penerapan model pembelajaran group investigation berbasis multikultural bernuansa kearifan lokal dengan siswa yang dibelajarkan melalui pembelajaran konvensional pada siswa kelas V SD Gugus 7 Kompyang Sujana Denpasar Barat tahun pelajaran 2013/2014. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu (quasy experiment) dengan rancangan penelitian yang digunakan adalah non equivalent control group design. Populasi dalam penelitian ini adalah semua siswa kelas V SD Gugus 7 Kompyang Sujana Denpasar Barat tahun pelajaran 2013/2014 yang berjumlah 564 siswa. Sampel diambil dengan teknik random sampling yang menetapkan SD Negeri 2 Padang Sambian sebagai kelompok eksperimen dan SD Negeri 8 Padang Sambian sebagai kelompok kontrol. Data yang dikumpulkan adalah hasil belajar IPS yang merupakan penggabungan nilai kognitif dan afektif. Nilai kognitif dikumpulkan menggunakan tes hasil belajar dalam bentuk pilihan ganda biasa, sedangkan nilai afektif dikumpulkan melalui teknik observasi sesuai dengan karakter yang dikembangkan. Data dianalisis dengan uji-t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPS antara siswa yang dibelajarkan melalui penerapan model pembelajaran group investigation berbasis multikultural bernuansa kearifan lokal dengan siswa yang dibelajarkan melalui pembelajaran konvensional. Berdasarkan hasil uji-t didapat thitung = 4.72 dan ttabel dengan dk = 79 pada taraf signifikansi 5% = 2.00. Berdasarkan kriteria pengujian thitung > ttabel (4.72 > 2.00) maka H0 ditolak. Rata-rata hasil belajar IPS yang diperoleh antara siswa yang dibelajarkan melalui model pembelajaran group investigation berbasis multikultural bernuansa kearifan lokal lebih besar dari siswa yang dibelajarkan melalui pembelajaran konvensional (82.37 > 77.50). Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa model group investigation berbasis multikultural bernuansa kearifan lokal berpengaruh secara signifikan terhadap hasil belajar IPS siswa kelas V SD SD Gugus 7 Kompyang Sujana Denpasar Barat.Kata Kunci : group investigation, multikultural, kearifan lokal This research is aimed to figure out differences of the significant social sciences study result among students who have been taught through group investigation learning model based on multicultural of local wisdom with the students taught through conventional learning to the fifth grade students of SD Gugus 7 Kompyang Sujana Denpasar Barat in academic year 2013/2014. This research is quasi-experimental study by using non equivalent control group design as the research design. The population in this research is whole students of fifth grade students of SD Gugus 7 Kompyang Sujana Denpasar Barat in academic year 2013/2014 who are 564 students. Sample determination used random sampling technique; thus, it was obtained SD Negeri 2 Padang Sambian as the group experimental and SD Negeri 8 Padang Sambian as controlling group. Collected data was the social sciences study result which was incorporation of cognitive and affective students' scores. The obtained data was analyzed by using t-test. The result study showed that there were the significant differences of social sciences study result among the students who taught through applying group investigation learning model based on multicultural of local wisdom with the students taught through conventional learning. Based on the result of t-test, it was obtained calculated-t = 4.72 and ttable with dk = 79 in 5% significant extent = 2.00. Based on testing criteria tcalculated > ttable (4.72 > 2.00); so that, H0 refused. The average of students' social sciences study result obtained among the students who taught through applying group investigation learning model based on multicultural of local wisdom was higher than the students who taught through conventional learning (82.37 > 77.50). Therefore, it can be conclude that group investigation learning model based on multicultural of local wisdom influences significantly to the social sciences study result of the fifth grade students of SD Gugus 7 Kompyang Sujana Denpasar Barat in academic year 2013/2014.keyword : group investigation, multicultural, local wisdom
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN COOPERATIVE TSTS BERBANTUAN PETA KONSEP TERHADAP KOMPETENSI PENGETAHUAN IPA SISWA KELAS V ., Trishna Ayudya Pratiwi; ., Drs. I Wayan Wiarta, S.Pd., M.For.; ., Drs. I Wayan Sujana,S.Pd, M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 5, No 2 (2017): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.10810

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran cooperative type Two Stay Two Stray berbantuan peta konsep terhadap kompetensi pengetahuan IPA siswa kelas V SD Gugus Jendral Sudirman Tahun Pelajaran 2016/2017. Desain penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu dengan rancangan kelompok Non-Ekuivalen. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SD Gugus Jendral Sudirman Tahun Pelajaran 2016/2017 Denpasar Selatan yang berjumlah 342 orang. Sampel ditentukan dengan teknik random sampling. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas VB SD Negeri 6 Sesetan dengan jumlah 48 siswa sebagai kelompok eksperimen dan siswa kelas V SD Negeri 13 Sesetan jumlah 43 siswa sebagai kelompok kontrol. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan metode tes dalam bentuk tes objektif pilihan ganda biasa. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan uji t. Hasil analisis data diperoleh thitung= 8,32 sedangkan pada taraf signifikansi 5% dan dk = 98 diperoleh nilai ttabel = 1,980, jadi thitung = 8,32 > ttabel = 1,980. Berdasarkan kriteria pengujian, maka Ho ditolak dan Ha diterima. Adapun nilai rata-rata kompetensi pengetahuan IPA pada kelompok yang dibelajarkan dengan model pembelajaran cooperative type Two Stay Two Stray berbantuan peta konsep adalah adalah 79,71 sedangkan pada kelompok yang tidak dibelajarkan dengan model pembelajaran cooperative type Two Stay Two Stray berbantuan peta konsep adalah 60,49. Rata-rata kompetensi pengetahuan IPA siswa kelompok eskperimen lebih dari rata-rata kompetensi pengetahuan IPA siswa kelompok kontrol ( ekperimen = 79,71 > kontrol = 60,49). Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran cooperative type Two Stay Two Stray berbantuan peta konsep berpengaruh terhadap kompetensi pengetahuan IPA siswa kelas V SD Gugus Jendral Sudirman Tahun Pelajaran 2016/2017.Kata Kunci : TSTS, peta konsep, pengetahuan IPA This study aims to determine the effect of cooperative learning model type Two Stay Two Stray assisted concept map of science knowledge competence of grade V students of SD Gugus Jendral Sudirman Lesson Year 20016/2017. The design of this study was a quasi-experimental study with a Non-Equivalent group design. The population of this study is all students of grade V SD Gugus Jendral Sudirman Lesson Year 2016/2017 South Denpasar, amounting to 324 people. Sampels were taken by random sampling technique. The sample in this study is the students of grade VB SD Negeri 6 Sesetan with amount of 48 students as the experimental group and the students of grade V SD 13 Sesetan with amount of 43 students as the control group. The data were collected using the test method in the form of a standard multiple-choice objective test. The data obtained were analyzed using the t-test. The result of data analysis obtained thitung = 8,32 while at 5% significance level and dk = 98 obtained ttabel value = 1,980 so thitung = 8,32> ttabel = 1,980. Based on the test criteria, Ho is rejected and Ha accepted. The average value of science knowledge competence in the group that is taught by cooperative learning model type Two Stay Two Stray assisted concept map is 79,71 while in the group that is not studied by cooperative learning model type Two Stay Two Stray assisted concept map is 60,49. The average science knowledge competence of experimental group students is more than the average science knowledge competence of control group (experimental = 79,71> control = 60,49). Based on the result, it can be concluded that the cooperative type learning model Two Stay Two Stray assisted concept map has an effect on knowledge competence of science student of grade fifth SD Gugus Jendral Sudirman Lesson Year 2016/2017. keyword : TSTS, concept map, science knowledge
PENERAPAN PENDEKATAN SAINTIFIK DENGAN PENILAIAN PROYEK UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH DAN HASIL BELAJAR PENGETAHUAN MATEMATIKA TEMA CITA-CITAKU SISWA KELAS IVB SD NEGERI 8 PEMECUTAN ., Ni Luh Putu Novi Ardiantari; ., Drs. I Wayan Wiarta, S.Pd., M.For.; ., Drs. Ida Bagus Surya Manuaba,S.Pd., M.Fo
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 3, No 1 (2015):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v3i1.5038

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah dan hasil belajar pengetahuan matematika melalui penerapan pendekatan saintifik dengan penilaian proyek siswa kelas IVB SD Negeri 8 Pemecutan, Denpasar Barat tahun ajaran 2014/2015. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri dari empat tahap yaitu tahap perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas IVB SD Negeri 8 Pemecutan sebanyak 40 orang siswa, yang terdiri dari 21 siswa laki-laki dan 19 siswa perempuan. Pengumpulan data dilakukan menggunakan metode tes dengan instrumen berupa tes uraian untuk mengetahui kemampuan pemecahan masalah dan tes objektif untuk mengetahui hasil belajar pengetahuan matematika. Data tentang kemampuan pemecahan masalah dan hasil belajar pengetahuan matematika tersebut dianalisis menggunakan metode analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi peningkatan persentase rata-rata kemampuan pemecahan masalah 17,4% dari 63,2% pada siklus I menjadi 80,6% pada siklus II. Peningkatan persentase rata-rata hasil belajar pengetahuan matematika 8,6% dari 73,7% pada siklus I menjadi 82,3% pada siklus II. Selanjutnya peningkatan ketuntasan klasikal 20% dari 62,5% pada siklus I menjadi 82,5% pada siklus II. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa melalui penerapan pendekatan saintifik dengan penilaian proyek dapat meningkatkan kemampuan pemecahan masalah dan hasil belajar pengetahuan matematika.Kata Kunci : pendekatan saintifik, penilaian proyek, kemampuan pemecahan masalah, hasil belajar pengetahuan matematika This study aimed to improve the ability of problem solving and mathematics learning outcomes through the implementation of scientific approach on the project assessment of the students in IVB class of SD Negeri 8 Pemecutan, West Denpasar in the academic year of 2014/2015. This study was a classroom action research (PTK) which was conducted in two cycles. Each cycles consisted of four phases, namely planning, implementation, observation, and reflection. The subjects of this study were fourth grade students of SD Negeri 8 Pemecutan which consist of 40 students; 21 male students and 19 female students. The data was collected through test method, in which the test was in the form of essay test which used to determine the ability of the students’ problem solving, while objective test was used to determine the students’ mathematics knowledge learning outcomes. The data were analyzed using descriptive quantitative analysis. The result of the study showed the increasement of the average precentage of problem solving ability by 17,4% from 63,2% in the first cycle to 80,6% in the second cycle. The increasement of the average precentage of the students’ mathematical knowledge learning outcomes is 8,6% from 73,7% in the first cycle to 82,3% in the second cycle. Moreover, the increasement of the classical completeness was 20% from 62,5% in the first cycle to 82,5% in the second cycle. Therefore, it can be concluded that the implementation of scientific approach on the project assessment has successfully improved the problem solving skills and mathematics knowledge learning outcomes.keyword : scientific approach, project assessment, problem solving skills, mathematical knowledge learning outcomes.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN METAKOGNITIF BERBASIS MASALAH TERBUKA BERPENGARUH TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS V SD GUGUS 8 BLAHBATUH ., Ni Wayan Listiani; ., Drs. I Wayan Wiarta, S.Pd., M.For.; ., Drs. I Wayan Darsana,M.Ed
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.2264

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar matematika antara siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran Metakognitif berbasis masalah terbuka dengan siswa yang dibelajarkan menggunakan pembelajaran konvensional pada siswa kelas V SD Gugus 8 Blahbatuh tahun ajaran 2013/2014. Jenis penelitian ini adalah eksperimen semu dengan menggunakan rancangan “Nonequivalent Control Group Design”. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SD Gugus 8 Blahbatuh berjumlah 145 siswa. Pengambilan sampel menggunakan teknik random sampling yang berjumlah 76 siswa yang masing-masing kelompok eksperimen berjumlah 41 dan kelompok kontrol 35 orang siswa. Data hasil belajar matematika dikumpulkan dengan instrumen berupa tes essay. Kemudian data dianalisis dengan uji-t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran Metakognitif berbasis masalah terbuka dengan siswa yang dibelajarkan menggunakan pembelajaran konvensional. Hal ini terlihat dari hasil analisis uji-t diperoleh bahwa thit =5,20 > ttab ( =0,05, 74)= 2,000 dengan perolehan nilai rata-rata kelompok eksperimen 76,22 > 66,36 nilai rata-rata kelompok kontrol. Demikian pula. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran Metakognitif berbasis masalah terbuka berpengaruh terhadap hasil belajar matematika siswa kelas V SD Gugus 8 Blahbatuh tahun ajaran 2013/2014. Kata Kunci : metakognitif berbasis masalah terbuka, hasil belajar Abstract This study aims to determine significant differences in learning outcome between students that learned math using problem-based learning model Metacognitive open to students that learned using conventional teaching the fifth grade SD 8 Blahbatuh District school year 2013/2014. This research was a quasi-experimental design using "Nonequivalent Control Group Design". The population in this study were all students of class V SD VIII Blahbatuh District totaling 145 students. Sampling using random sampling, amounting to 76 students each experimental group numbered 41 and the control group of 35 students. Mathematics learning outcomes data collected by instruments such as essay tests. Then the data were analyzed by t-test. The results showed that there were significant differences between students that learned to use problem-based learning model Metacognitive open to students that learned using conventional learning. This is evident from the results of t-test analysis found that thit = 5.20> ttab ( = 0.05, 74) = 2.000 with an average value acquisition experimental group 76.22 > 66.36 average value of the control group. Similarly. So, it can be concluded that the problem-based learning model Metacognitive open affects the outresult of the fifth grade students learn math SD 8 Blahbatuh District school year 2013/2014.keyword : metacognitive problem-based open, learning outcome
*PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TEAM ASSISTED INDIVIDUALIZATION TERHADAP KOMPETENSI PENGETAHUAN MATEMATIKA SISWA KELAS IV ., Ni Putu Ria Andri Laksmi; ., Drs. I Wayan Wiarta, S.Pd., M.For.; ., Drs. Made Putra, M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 5, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.10646

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe Team Assisted Individualization (TAI) terhadap kompetensi pengetahuan matematika siswa kelas IV SD Gugus Raden Ajeng Kartini Tahun Pelajaran 2016/2017. Desain penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu dengan rancangan nonequivalent control group design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV SD Gugus Raden Ajeng Kartini Tahun Pelajaran 2016/2017 yang berjumlah 508 orang. Sampel diambil dengan teknik random sampling. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas IVC SD N 19 Pemecutan dengan jumlah 50 siswa sebagai kelompok eksperimen dan siswa kelas IV SD N 15 Pemecutan jumlah 50 siswa sebagai kelompok kontrol. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan metode tes dalam bentuk tes objektif pilihan ganda biasa. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan uji-t. Hasil analisis data diperoleh thitnung= 7,65 sedangkan pada taraf signifikansi 5% dan dk = 98 diperoleh nilai ttabel = 1,980 sehingga thitung = 7,65> ttabel = 1,980. Berdasarkan kriterian pengujian, maka Ho ditolak. Hal itu membuktikan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan kompetensi pengetahuan matematika kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Adapun nilai rata-rata kompetensi pengetahuan matematika pada kelompok yang dibelajarkan dengan model pembelajaran kooperatif tipe Team Assisted Individualization (TAI) adalah 78,1 dikonversikan PAP skala 5 berada pada kategori cukup (C) sedangkan pada kelompok yang tidak dibelajarkan dengan model pembelajaran kooperatif tipe Team Assisted Individualization (TAI) adalah 62,26 berada pada kategori kurang (D). Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran kooperatif tipe Team Assisted Individualization (TAI berpengaruh terhadap kompetensi pengetahuan matematika siswa kelas IV SD Gugus Raden Ajeng Kartini Tahun Pelajaran 2016/2017.Kata Kunci : TAI, kompetensi pengetahuan matematika. *This study aims to determine the effect of cooperative learning model type Assisted Individualization Team (TAI) to the competence of mathematics knowledge of fourth grade students SD Gugus Raden Ajeng Kartini Lesson 2016/2017. The design of this research is quasi experimental research with nonequivalent control group design. The population of this research is all the fourth grade students of SD Gugus Raden Ajeng Kartini Lesson Year 2016/2017, amounting to 508 people. Samples were taken by random sampling technique. The sample in this study were students of grade IVC SD N 19 Pemecutan with number of 50 students as experiment group and fourth graders of SD N 15 Pemecutan number 50 students as control group. The data were collected using the test method in the form of a standard multiple-choice objective test. The data obtained were analyzed using the t-test. The results of data analysis obtained thitnung = 7,65 while at the level of significance 5% and dk = 98 obtained ttable value = 1.980 so thitung = 7,65> ttabel = 1,980. Based on the test criteria, Ho is rejected. It proves that there is a significant difference of competence of mathematics knowledge of experiment group and control group. The average score of the competence of mathematics knowledge in the group that was taught by cooperative learning model of Team Assisted Individualization (TAI) type was 78,1 converted PAP scale 5 was in enough category (C) while in group that was not learned by cooperative learning model of Team type Assisted Individualization (TAI) is 62,26 in the less (D) category. Based on these results, it can be concluded that the cooperative learning model of Team Assisted Individualization (TAI) influences the competence of mathematics knowledge of fourth grade students of SD Gugus Raden Ajeng Kartini Lesson Year 2016/2017.keyword : *TAI, the competence of mathematical knowledge.
PENDEKATAN SAINTIFIK BERBANTUAN MEDIA GAMBAR BERSERI BERPENGARUH TERHADAP KETERAMPILAN MENULIS SISWA KELAS I SD ., Ni Kadek Winda Apriliani; ., Dra. Ni Nyoman Ganing, M.Hum; ., Drs. I Wayan Wiarta, S.Pd., M.For.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 4, No 1 (2016):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i1.7343

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pendekatan saintifik berbantuan media gambar berseri terhadap keterampilan menulis siswa kelas I SD Gugus Letkol Wisnu Kecamatan Denpasar Utara tahun ajaran 2015/2016. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu dengan rancangan non-equivalen control group desain. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas I SD Negeri di Letkol Wisnu yang terdiri dari 308 orang siswa. Sampel pada penelitian ini adalah sebanyak 58 orang siswa, 29 orang siswa kelas Ia SD Negeri 5 Peguyangan sebagai kelompok kelas eksperimen dan sebanyak 31 orang siswa, kelas I SD Negeri 10 peguyangan sebagai kelompok kelas kontrol. Pengumpulan data hasil belajar menulis permulaan dilakukan dengan metode tes uraian. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan analisis uji-t. Berdasarkan hasil analisis diperoleh thitung = 5,992 > ttabel = 2,00, sehingga H0 ditolak dan Ha diterima yang berarti terdapat perbedaan yang signifikan keterampilan menulis antara siswa yang dibelajarkan melalui pendekatan saintifik berbantuan media gambar berseri dengan siswa yang dibelajarkan melalui pendekatan saintifik tanpa berbantuan media gambar berseri. Nilai rata-rata hasil belajar menulis permulaan pada kelompok eksperimen yaitu = 82,069 dan rata-rata hasil belajar menulis permulaan kelompok kontrol yaitu = 69,352. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penerapan pendekatan saintifik berbantuan media gambar berseri berpengaruh terhadap keterampilan menulis siswa kelas I Gugus Letkol Wisnu Kecamatan Denpasar Utara tahun ajaran 2015/2016.Kata Kunci : pendekatan saintifik, media gambar berseri, keterampilan menulis. This study aims to know the effect of the scientific approach to media-aided images beamed to grade student writing skills the entry 1th grade student of Gugus Letkol Wisnu Kecamatan Denpasar Utara the academic year 2015/2016. This study is a quasi-experimental research design with non-equivalent control group design. The study population is the 1th grade student of Gugus Letkol Wisnu Kecamatan Denpasar Utara, which consists of 308 students. Samples are as many as 58 students, 29 students of class 1A SD Negeri 5 Peguyangan as a class experiment and as many as 31 students of class I SD Negeri 10 Peguyangan as a group control class. The collection of data result of learning to write starters performed with test method description. Data were analyzed using t-test analysis. Based on the analysis results obtained t = 5.992> table = 2.00, so Ho rejected and Ha accepted which means there are significant differences between students writing skills that learned through scientific approach aided by media images beamed with students that learned through scientific approach without media-assisted image glow. The average value of the results of learning to write the beginning of the experimental group of = 82.069 and the average result of learning to write the beginning of the control group = 69.352. Thus, it can be concluded that the application of the scientific approach aided media beamed images affect the writing skills of students of class I of Gugus Letkol Wisnu Kecamatan Denpasar Utara the academic year 2015/2016.keyword : scientific approach, media beamed images, writing skills
MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF REALISTIC MATHEMATIC EDUCATION BERBANTUAN MEDIA VISUAL BERPENGARUH TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS V SD GUGUS 1 ABIANSEMAL BADUNG ., Ni Luh Putu Kristinayanti; ., Drs. I Wayan Wiarta, S.Pd., M.For.; ., Dr. M.G. Rini Kristiantari,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.1884

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar matematika antara siswa yang belajar melalui model pembelajaran kooperatif Realistic Mathematic Education (RME) berbantuan media visual dengan siswa yang belajar melalui pembelajaran konvensional pada siswa kelas V SD Gugus 1 Abiansemal Badung. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu dengan rancangan penelitian nonequivalent control group design. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas V Gugus 1 Abiansemal Badung yang berjumlah 185 orang. Sampel penelitian ini adalah siswa kelas V SD No 2 Sangeh sebagai kelompok eksperimen dan siswa kelas V SD No 1 Blahkiuh sebagai kelompok kontrol. Data penelitian ini dikumpulkan dengan menggunakan instrumen tes hasil belajar matematika berupa tes esai. Hasil tes selanjutnya dianalisis dengan menggunakan pengujian statistik uji-t. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar matematika antara siswa kelompok eksperimen dan siswa kelompok kontrol. Ini dapat dilihat dari hasil uji-t, dengan thitung > ttabel. Rata-rata hasil belajar matematika kelompok eksperimen lebih dari rata-rata hasil belajar matematika kelompok kontrol yaitu 80,51 > 66,77. Hal ini berarti penerapan model pembelajaran kooperatif Realistic Mathematic Education (RME) berbantuan media visual berpengaruh terhadap hasil belajar matematika siswa kelas V SD Gugus 1 Abiansemal Badung tahun pelajaran 2013/2014.Kata Kunci : Kooperatif RME, Hasil Belajar Matematika This research aimed to determine the significant differences of mathematics learning achievement by the students who are learning mathematics through cooperative learning model Realistic Mathematic Education (RME) aided visual media with students who are learned through conventional teaching at the fifth grade elementary school students cluster 1 Abiansemal Badung. This research was a quasi experimental with nonequivalent control group design. This population of the research was the fifth grade students of Elementary School No 2 Sangeh as the experimental group and the fifth grade students of Elementary School No 1 Blahkiuh as the control group. The data in this study were collected by using mathematic achievement test instruments such an essay test. The test results were then analyzed using the t-test statistical test. These results indicated that there were significant differences in mathematic achievements between the experimental group and control group. It can be seen from the result of the t-test where t count > t table. The average of mathematic achievements experimental group was higher than the average of mathematic achievements group that was 80.51 > 66.77. It’s meant that the application of cooperative learning model Realistic Mathematic Education (RME) aided visual media was influenced on students’ mathematic learning achievement of the fifth grade elementary school student cluster 1 Abiansemal Badung in academic year 2013/2014.keyword : Cooperative RME, Mathematic Learning achievement
Co-Authors ., A A Istri Dianika Perama Dewi ., Aa Sg Istri Pramita Astarini ., Andrie Eka Priyanti ., Angria Marsita Ni Made ., I Gede Agus Sumadi Arsa ., I Kadek Setiawan ., I Putu Astianawan ., I Wayan Adiwiguna ., Ida Ayu Ketut Juliastini ., Ida Ayu Komang Noviantari ., Ida Ayu Putu Gita Savitri ., Iga Ag Ngr Kartika ., Kadek Dwijayanti ., Komang Ayu Lovita Sari ., Komang Ayu Wahyuni ., Komang Putri Padmayani ., Ni Kadek Dwi Krisnayanti ., Ni Kadek Supersmari ., Ni Kadek Winda Apriliani ., Ni Kadek Yuni Retna Putri ., Ni Ketut Tiwik Nuryani ., Ni Komang Tri Novita Sari ., Ni Luh Bella Amanda Sari ., Ni Luh Fitriani Dewi ., Ni Luh Ketut Ayu Yeni Pratiwi ., Ni Luh Putu Lindya Dewi ., Ni Luh Putu Yuni Antari ., Ni Made Feby Kurniyanthi ., Ni Made Pitria Mulia Sari ., Ni Made Putri Andriaswari ., Ni Made Wira Astami ., Ni Nengah Ratna Dewi ., Ni Nyoman Risa Wahyuni ., Ni Putu Ega Yuliantari ., Ni Putu Eka Sudianti ., Ni Putu Juni Antari ., Ni Putu Ria Andri Laksmi ., Ni Putu Sartika Dewi ., Ni Putu Widariwati ., Ni Putu Widi Dwi Artini ., Ni Putu Yuni Wiantari ., Ni Wayan Nanik Suryantini ., Ni Wayan Novi Eka Jayanti ., Pande Nyoman Rudi Yuliana ., Putu Ayu Diarasita ., Trishna Ayudya Pratiwi ., Willy Suyanti Ni Wayan Abadi, IB.G. Surya Ade Dian Valentina Kesuma Dewi Adhistyananda, I Komang Raditya Adiwinata, I Made Wahyu Anak Agung Gede Agung Andriani, Ni Luh Made Dian Anggreni, I Gst. Ayu Sri Anzelina, Dewi Arynata, I Gusti Ngurah Agung Mahadipa Astiti, Ni Putu Mia Astiti, Ni Putu Mia Ayu Wulandandari, I Gusti Agung Bayu Hartono . Darmayanti, Putu Dian Valentina Darsana, I Gede Beny DB.Kt. Ngr. Semara Putra Desak Made Agung Ratih Rosmilasari . Desak Putu Sri Putri Devi, Made Ayu Gitta Shintya Deviana, Ni Luh Novita Deviana, Ni Luh Novita Dewa Ayu Tri Megawati . Dewi Anzelina Dewi Fransiska Reti Raya . Dewi, Ade Dian Valentina Kesuma Dewi, Ni Komang Indah Komala Dewi, Ni Luh Putu Arie Gargita Dewi, Ni Putu Juwita Didith Pramuditya Ambara Didith Pramunditya Ambara Dr. I Gede Meter,M.Pd . Drs. I Gusti Agung Oka Negara,S.Pd. M.Ke . Drs. I Wayan Darsana,M.Ed . Dwijayanti, Anak Agung Sagung Sinta Febriana Astuti, Ni Putu Febriana Astuti, Ni Putu Gangga Dewi, Putri Ayu Gitatenia, I Dewa Ayu Indah Gusti Ayu Dian Putri Rahayu Gusti Ayu Kade Yudiastuti . Gusti Ngurah Sastra Agustika I Dewa Agung Gde Suardana Putra . I Dewa Ayu Sudametri Dewi . I Dewa Putu Satria Jaya Kusuma I Gede Darma Susila I Gst. Ayu Sri Anggreni I Gusti Agung Ayu Wulandari I Gusti Agung, Shomia Anjali I Ketut Adnyana Putra I Ketut Ardana I Ketut Ardana I Komang Ngurah Budi Aditya . I Komang Ngurah Wiyasa I Made Suwandha Jaya . I Made Wiranata ., I Made Wiranata I Made Yugiana . I Nengah Suadnyana I Nyoman Gede Raka Adi Sunantara I Nyoman Kaca I Putu Arya Wardiana . I Putu Dede Mahendra . I Putu Indra Kusuma I Wayan Muliarta I Wayan Sujana I Wayan Sujana I.G.A. Agung Sri Asri I.G.A.Agung Sri Asri IB.G. Surya Abadi Ida Ayu Emadwiastini . Ida Bagus Gede Surya Abadi Ida Bagus Surya Manuaba Kadek Enny Naryestha . Kadek Meiriyani . Kadek Sulastra . Kadek Yogi Parta Lesmana Kamalini, Ni Made Tia Komang Ayu Marheni Pinatih Komang Novita Widyantari Komang Putri Damayanti Komang Sujendra Diputra Kristiantari, Maria Goreti Rini Kristiantari, MGR Luh Putu Ariestia Dewi . M. G. Rini Kristiantari M.For. DB.KT.NGR. Semara Putra,S.Pd. . M.Pd Drs. I Made Suara . M.Pd Drs. Made Putra . M.Pd. Dra. Siti Zulaikha . Made Dwi Jatiary Ningsih . Made Putra Maretayani, Ni Wayan Maretayani, Ni Wayan Maria Goreti Rini Kristiantari Mella, Bulan MGR Kristiantari Muliarta, Adi Mulyani, Ni Made Heny Natalia, Ni Komang Ni Gusti Ayu Putu Elida Novi y . Ni Kadek Anggarayani . Ni Kadek Aristikawati . Ni Kadek Dewi Astri Ni Kadek Dewi Wahyuni . Ni Kadek Eka Mariani . Ni Kadek Ria Oktaviani Ni Ketut Alit Savitri Ni Ketut Etty Suwitari Ni Ketut Fery Nara Andani Ni Komang Ayu Trisna Sancita Dewi Ni Komang Suri Rahayu Ni Luh Juniyanti ., Ni Luh Juniyanti Ni Luh Putri Purnamadewi . Ni Luh Putu Deni Purnamayanti . Ni Luh Putu Kristinayanti . Ni Luh Putu Novi Ardiantari ., Ni Luh Putu Novi Ardiantari Ni Luh Rahayuni Ni Made Ayu Julia Martha ., Ni Made Ayu Julia Martha Ni Made Denna Widiyanti Ni Made Dwicahyani Ni Made Heny Mulyani Ni Made Junianti Ni Made Lana Astiti ., Ni Made Lana Astiti Ni Made Sukarti Ari Putri ., Ni Made Sukarti Ari Putri Ni Made Winursiti . Ni Made Yuniartha Kusuma . Ni Nyoman Ganing Ni Nyoman Widya Rini Sayenti Ni Putu Ade Suryani . Ni Putu Agus Vera Dewi . Ni Putu Ana Wahyuni . Ni Putu Desi Arisandi S. ., Ni Putu Desi Arisandi S. Ni Putu Lisa Andreyani Patricasari . Ni Putu Mira Adella Rohalina Putri Ni Putu Mita Ariska Dewi Ni Putu Udyani Ni Putu Yeny Yesica ., Ni Putu Yeny Yesica Ni Wayan Listiani . Ni Wayan Sawitri Ni Wayan Suniasih Ni Wayan Tara Indahyani . Ni Wayan Tutik Juliawati ., Ni Wayan Tutik Juliawati Ni Wayan Yuli Arianti Nila, Ni Komang Ayu Nilawati Pande Kadek Nopa Pikapratiwi Pande Putu Meita Prastika Pertiwi, Ni Luh Citra Pradiptha, I Putu Alvin Pratiwi, Ni Wayan Cika Pratiwi, Rianti Ika Maya Purnama Wati, Ni Putu Elya Purnamaningsih, I Gusti Ayu Ita Putra, DB. Kt. Ngr Semara Putra, DB. Kt. Semara Putra, I Gede Made Yoga Dwi Putra, I Gusti Ngurah Angga Putra, Made Putra, Made Putri, I Gusti Ayu Putu Lisa Putri, Ni Komang Ayu Triana Putri, Ni Komang Ratih Purnama Putri, Ni Nyoman Yati Cana Putri, Sagung Manik Puspa Putu Adelia Tamayanti Putu Dian Valentina Darmayanti Putu Diantari . Putu Risma Radiana Putu Sri Sulisthia . Radiana, Putu Risma Rahayu, Ni Komang Suri Rahayuni, Ni Luh Ratnasari, Ni Made Manika Retno Wulandari Ria Yuliana . Riza Krisnayanti Sari, Dewa Ayu Gita Noviana Satyadewi, Ni Putu Ayu Semara Putra, DB. KT. Ngr Semara Putra, DB.Kt. Ngr. Shintya Devi, Made Ayu Gitta Siti Aisyah Sri Asri, I.G.A.Agung Suantiani, Ni Made Ayu Suari, Ni Wayan Mirah Indra Sugitra, Komang Susila, I Gede Darma Tamayanti, Putu Adelia Warningsih Giri, Ni Ketut Sila Wedayanti, Luh Ari Widiantini, Ni Nyoman Ayu Sri Widiantini, Ni Nyoman Ayu Sri Widiari, Ni Kadek Sri Widiyanti, Ni Made Denna Wiguna, I Nyoman Artha Wijayanti, Ni Kadek Arthiwi Winda Oktaviana . Wirabrata, Dewa Gede Firstia Wiyasa, I Komang Ngurah Wiyasa, Komang Ngurah Wulandari, Ni Putu Devi Yoga Dwi Putra, I Gede Made Yuli Arianti, Ni Wayan Yuliantari, Ni Putu Nita yuniari, Dewa ayu rai yuniari, Dewa ayu rai Zeptyani, Putu Ayu Ditha