Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Pengaruh kerapatan briket campuran tempurung kelapa dan bonggol jagung terhadap kinerja kompor biomassa Khusaini, Risky; Rahman, Jhonni
Jurnal Teknik Mesin Indonesia Vol. 19 No. 1 (2024): Jurnal Teknik Mesin Indonesia
Publisher : Badan Kerja Sama Teknik Mesin Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36289/jtmi.v19i1.465

Abstract

The potential of biomass energy in Indonesia that can be used as an energy source is 146.7 tons per year. One of the renewable energy and its abundance is biomass, namely by making briquettes using a biomass stove. the purpose of this study is to determine the effect of coconut shell and corn stalk briquette speed on biomass stove performance. This test uses of variety of briquette felts, namely 1, 3, and 5 kg. The results showed that the density at pressures of 1, 3, and 5 kg produced densities of 0.843 g/cm3, 0.905 g/cm3, and 1.032 g/cm3. The difference in density affects the performance of the best felt pressure biomass stove at a pressure of 5 kg.
Analisa Pengaruh Kerja Beban Pada Alat Olahraga Fitnes TL008 Terhadap Daya Listrik Yang Dihasilkan Hasibuan, Zulpansyah; Rahman, Jhonni; Ari Prasetyo; Sutan Lazrisyah; Kurnia Hastuti
ENOTEK : Jurnal Energi dan Inovasi Teknologi Vol. 3 No. 02 (2024): ENOTEK : Jurnal Energi dan Inovasi Teknologi
Publisher : Program Studi Teknik Mesin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kecenderungan untuk mengembangkan dan memanfaatkan potensi sumber-sumber daya energi terbarukan dewasa ini telah meningkat pesat, khususnya di negara-negara berkembang yang telah menguasai rekayasa dan teknologinya serta memiliki dukungan finansial yang kuat. Oleh sebab itu, merupakan hal yang menarik untuk dikaji lebih lanjut bagaimana memanfaatkan peluang sumber daya energi terbarukan. Energi alternatif sebenarnya banyak dijumpai disekitar kita. Salah satunya adalah alat fitnes TL008. Alat fitnes ini tanpa disadari dapat menghasilkan energi kinetik. Pada dasarnya energi itu tidak dapat dimusnahkan, tetapi energi dapat berubah bentuk menjadi energi lain. Sehingga energi kinetik yang dihasilkan Alat fitnes TL008 dapat diubah menjadi energi mekanik berupa gaya tarikan yang dapat memutar generator sehingga menghasilkan energi listrik. Tujuan peneletian ini dilakukan adalah untuk mengetahui Kecepatan roda gigi, daya listrik, daya mekanik, dan efisiensi yang di hasilkan pada setiap penarikan alat fitness TL008. Dengan menggunakan metode Variasi beban dan kita ingin melihat daya yang di hasilkan pada setiap beban tersebut. Variasi yang di gunakan adalah 5kg, 10kg, 15kg, 20kg, dan 25kg. dan di sini kita mendapatkan variasi terbaik yang di hasilkan pada beban 1 kg dengan hasil v : 4,48 m/s, Pout : 1,8 watt, Pin : 0,469 watt,dan Efisiensi : 38,3 % dan untuk variasi terendah di hasilkan pada beban 25 kg dengan nilai v : 4,0 m/s, Pout : 0,57 watt, Pin : 0,41 watt, dan Efisiensi : 13,9%.
Analysis Of Water Harvester Machine Performance Using Single-Sided Thermoelectric Cooling Rezki, Dedi Nur; Rahman, Jhonni
Jurnal Teknik Mesin Vol 17 No 2 (2024): Jurnal Teknik Mesin
Publisher : Politeknik Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30630/jtm.17.2.1525

Abstract

This study addresses the urgent issue of global water scarcity, particularly in arid regions with limited access to conventional water sources. The performance of a water harvester equipped with single-sided thermoelectric cooling technology is evaluated to enhance water collection efficiency from the atmosphere. The primary objective of this research is to optimize the machine's performance by varying fan speeds and analyzing its impact on collected water volume. The methodology involves experiments conducted at three different fan speeds: 1000 RPM, 1500 RPM, and 2000 RPM, with each speed tested for three hours and data collected every 30 minutes. The observed variables include collected water volume, air temperature, and humidity. Results indicate that water collection efficiency increases with higher fan speeds, with 2000 RPM yielding the highest volume. However, efficiency declines after 90 minutes, mainly influenced by fluctuating external factors such as temperature and humidity. Additionally, increased fan speeds may result in higher energy consumption, which is a consideration for developing more energy-efficient machines. The study recommends further development to integrate automatic control systems capable of adjusting fan speeds based on environmental changes in temperature and humidity. The conclusion of this research is that thermoelectric cooling technology has significant potential for water harvesting, yet sustainable innovations are necessary for adaptation across diverse environmental conditions.
THE EFFECT OF HEAT THERMAL TO THE MECHANICAL PROPERTIES OF AISI 1045 UNDER WATER COOLING MEDIA Jhonni, Rahman
Jurnal Teknik Mesin (Journal Of Mechanical Engineering) Vol 10, No 3 (2021)
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/jtm.v10i3.13452

Abstract

This study was conducted to determine how heat treatment with water cooling media affect the mechanical properties of AISI 1045 Steel. The analysis was carried out by comparing AISI 1045 Steel without heat-treatment and AISI 1045 Steel with heat-treatment at 8000C and 8500C. The results showed that the hardness of AISI 1045 steel increased to 47.95 HRC at 8000C and 53.5 HRC at 8500C, increased from 41.23 HRC for AISI 1045 steel without heat-treatment. Likewise, heat-treatment also increased the strength of AISI 1045 carbon steel from 624.28 MPa to 741.72 MPa at 8000C and 998.61 MPa at 8500C. In addition, the fatigue test also showed an increase in the ductility of AISI 1045 Steel which was subjected to heat-treatment. This can be seen as the number of cycles that occur in the heat-treated material which was higher than that of non-heat-treated material.
PELATIHAN PRODUKSI TEPUNG UBI KAYU TERMODIFIKASI UNTUK KETAHANAN PANGAN KELUARGA DI PEKANBARU, RIAU Farradinna, Syarifah; Rahman, Jhonni; Wulandari, Happy; Titisari, Prima Wahyu; Jayanti, Wella
Jurnal Abdimas Ilmiah Citra Bakti Vol. 6 No. 3 (2025)
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jailcb.v6i3.5442

Abstract

Ketahanan pangan merupakan isu strategis yang berhubungan langsung dengan kesejahteraan masyarakat, khususnya di daerah pedesaan yang rentan terhadap krisis pangan. Salah satu upaya untuk mendukung ketahanan pangan adalah memanfaatkan potensi sumber daya lokal seperti ubi kayu yang mudah ditanam sepanjang tahun. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberdayakan Kelompok Wanita Tani (KWT) di Kecamatan Kulim, Pekanbaru, Riau, melalui pelatihan produksi tepung ubi kayu termodifikasi atau mocaf (modified cassava flour). Pelatihan melibatkan lima KWT dan dua kelompok PKK dengan total 50 peserta perempuan. Metode pelaksanaan meliputi identifikasi kebutuhan pelatihan, penyuluhan tentang manfaat dan proses produksi mocaf, praktik langsung pengolahan ubi kayu menjadi tepung mocaf, serta evaluasi melalui pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pengetahuan dan keterampilan peserta. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta dari 53,7% sebelum pelatihan menjadi 81,25% setelah pelatihan, disertai antusiasme tinggi dalam praktik produksi. Kegiatan ini tidak hanya meningkatkan keterampilan teknis, tetapi juga berpotensi memperkuat ketahanan pangan rumah tangga dan memberdayakan perempuan sebagai agen perubahan dalam pengembangan pangan lokal yang berkelanjutan di tingkat masyarakat.
PENGARUH WATER COOLANT TERHADAP EFEKTIFITAS RADIATOR PADA MESIN TOYOTA KIJANG SERI 4K Elfiano, Eddy; Suripto, Heri; Hastuti, Kurnia; Rahman, Jhonni; Subekti , Purwo; Zinomeza , Eho
Jurnal Rekayasa Mesin Vol. 15 No. 2 (2024)
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/jrm.v15i2.1533

Abstract

The cooling system of an engine utilizes a radiator to regulate the temperature of the coolant, whice absorbs heat from engine to maintain its optimal operating temperature. The aim of the research is to evaluate the effectiveness of radiator using defferent types of water coolants, including gallon water. The study involves using a Toyota Kijang 4K series engine mounted on an engine stand. Data collection includes conducting four rotational variations for each coolant, incluidng galon water. The collected data includes parameters such as inlet and outlet temperature of the coolant, air temperature in front of and behind the radioator, wind speed measurements in those areas, and observation of the coolant flow rate. The findings reveal that coolant C demonstrates the highest average effevctiveness among the different coolant, with a value of 25,28%. Coolant B shows an average effectiveness of 21,98%, while coolant A has an average effectiveness of 21,30%. Galon water exhibts the lowest average effevtiveness, with a value of 18.33%. the radiator’s effectiveness is directly related to the rate of heat transfer, meaning that a higher heat transfer rate corresponds to a higher radiator effectiveness. Thus, based on this study, it can be concluded that coolant C is the most effective coolant in terms of radiator efectiveness and heat transfer.
SURVEY TINGKAT KEPUASAN PELATIHAN KEUANGAN UMKM BENGKEL OTOMOTIF @BOS DALAM MENYELESAIKAN PERMASALAHAN KEUANGAN USAHA Jhonni Rahman; Azwirman; Sutan lazrisyah; Kurnia Hastuti; Eddy Elfiano
BHAKTI NAGORI (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Vol. 5 No. 1 (2025): BHAKTI NAGORI (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Juni 2025
Publisher : LPPM UNIKS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36378/bhakti_nagori.v5i1.4289

Abstract

Asoritas Bengkel Otomotif Se-Riau (@BOS) adalah kelompok UMKM bengkel otomotif yang bergerak dibidang jasa perawatan dan perbaikan otomotif kendaraan roda empat di wilayah Provinsi Riau. Mereka adalah para owner bengkel otomotif yang membangun usaha bengkel secara otodidak hanya mengandalkan keterampilan teknis, dan rata-rata usaha mereka sudah berjalan lebih dari 10 tahun. Seiring dengan bertambahnya konsumen, saat ini mereka mulai merasakan keluhan terkait manajemen keuangan yang semakin kompleks. Oleh karena itu, sebagai mitra kerjasama Prodi Teknik Mesin Universitas Islam Riau berusaha membantu mereka dengan mengadakan pelatihan manajemen keuangan usaha. Hasil survey yang dilakukan terhadap pelaksanaan manajemen keuangan didapatkan respon yang menunjukkan bahwa pelatihan yang dilakukan sangat relevan dengan kebutuhan mereka dan mereka seluruhnya masih menginginkan pelatihan keuangan lanjutan dengan topik yang spesifik mengenai permasalahan praktis yang mereka alami.
Modifikasi dan Evaluasi Performa dari Mesin Penyemai Benih Sayur, Seeder Candra Saputra, Riwendra; Aldio, Rieza Zulrian; Anwar, Irwan; Hastuti, Kurnia; Rahman, Jhonni; Saragih, Sehat Abdi
Journal of Renewable Energy and Mechanics Vol. 5 No. 01 (2022): REM VOL 5 NO 01 2022
Publisher : UIR PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25299/rem.2022.5641

Abstract

Potensi tanaman sayuran sangat terpenting di daerah-daerah saat ini. Terutama yang dilakukan di kota-kota yang luas dengan tanah yang luas. Permasalahan yang terjadi adalah penanaman benih sayuran dilahan yang luas, dan akan menimbukan tenaga besar, maka untuk itu di perlukan teknologi penyemai benih (seeder). Penyemaian benih sayuran yang dilakukan di Indonesia saat ini umumnya masih secara manual. Penyemaian manual dilakukan dengan meletakkan benih satu-persatu ke lubang tray semai. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendapatkan mesin penyemai dengan performa yang lebih baik dan lebih memudahkan petani dan untuk dapat melakukan penyemaian. Penelitian ini mengunakan diagram alir dengan metode pengambilan data mengevaluasi performa dan penambahan alat pembuka alur. perencanaan alat pembuka alur di gambar dengan software auto cad dan alat pembuka alur terdiri dari sprocket, poros, pelindung poros, mata pisau pembuat alur. Alur yang di hasilkan memiliki kedalaman lebih kurang 20 cm dengan lebar 5 cm, alat pembuka alur ini akan di pasangkan dengan mesin penyemai benih yang telah di modifikas dengan mengilangkan sebuah poros yang meneruskan dari putaran pully ke poros roda, sehingga langsung dari poros pully ke poros roda. Mengevaluasi performa dan mendapatkan kecepatan rata sesudah dimodifikasi 3𝑚⁄𝑠 dari sebelumnya hanya 1,2 𝑚⁄𝑠, dan alat pembuka alur memiliki daya 0,14 hp, torsi 0,67 nm. Hasil yang didapatkan alat pembuka alur dapat memudahkan pekerjaan petani dan mengurangi kerugian akibat benih yang tercecer sewaktu penyemaian manual dan meningkatkan kecepatan produksi penyemaian benih yang di lakukan oleh mesin penyemai benih
The Effect of Reflector Angle Variations on The Performance of Solar Destilators of Wick Solar Still Type Sabarianto; Sehat abdi saragih; Anwar, Irwan; Rahman, Jhonni
Journal of Renewable Energy and Mechanics Vol. 6 No. 01 (2023): REM VOL 6 NO 01 2023
Publisher : UIR PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25299/rem.2023.10551

Abstract

Air bersih sangat dibutuhkan untuk masyarakat yang tinggal didaerah padat penduduk. Kelangkaan dan kesulitan untuk mendapatkan air bersih menjadi permasalahan yang banyak muncul dikalangan masyarakat dimana hampir sebagian besar sumber air tanah yang didapat adalah air keruh. Sumber air yang ada sudah terkontaminasi dengan tanah, logam berat, bakteri dan bahan lain yang merugikan kesehatan. Untuk mengatasi permasalahan air keruh tersebut perlu adanya usaha untuk mendapatkan sumber air yang bersih dengan menggunakan alat yang disebut dengan Destilator Surya Tipe Wick Sollar Still dengan penambahan reflektor. Untuk mengetahui pengaruh sudut reflektor pada unjuk kerja destilator surya. Kemudian mendapatkan sudut reflektor yang memiliki unjuk kerja destilator surya yang paling baik. Alat ini berfungsi sebagai pengubah air keruh menjadi air bersih siap pakai dengan cara menguapkan dengan memanfaatkan energi panas matahari. Dalam pengujian destilator menggunakan 5 variasi sudut reflektor 55°,58°,60°,62°,65°. Sudut reflektor memiliki pengaruh terhadap unjuk kerja destilator surya tipe wick sollar still dimana semakin besar sudut reflektor maka unjuk kerja nya semakin baik. Destilator surya tipe wick sollar still yang memiliki unjuk kerja terbaik terdapat pada sudut reflektor 65° dimana diperoleh energi penguapan yang paling tinggi sebesar 37,48 watt. Kemudian diperoleh energi pengembunan yang paling tinggi sebesar 37,48 watt. Lalu diperoleh laju destilasi yang paling tinggi sebesar 0,0000158 kg⁄s. Kemudian diperoleh efisiensi produk yang paling tinggi sebesar 8%. Kemudian diperoleh efisiensi sistem destilasi yang paling tinggi sebesar 10,4% dan diperoleh kuantitas air destilasi yang paling tinggi sebesar 400 ml.
Perbandingan Efisiensi Inhibitor Organik dan Anorganik pada Penurunan Laju Korosi Material Radiator Hastuti, Kurnia; Argak Dwi Wandana; Yulianto, Dody; Dedikarni; Rahman, Jhonni; Anwar, Irwan
Journal of Renewable Energy and Mechanics Vol. 6 No. 02 (2023): REM VOL 6 NO 02 2023
Publisher : UIR PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25299/rem.2023.12338

Abstract

Radiator adalah suatu sistem atau komponen yang berfungsi utuk menjaga supaya temperatur mesin dalam kondisi ideal. Inhibitor anorganik telah terbukti dapat menurunkan laju korosi namun memiliki efek negatif karena materialnya yang tidak ramah lingkungan dan bersifat racun. Berdasarkan hal tersebut maka penggunaan inhibitor anorganik perlu dibatasi. Pada penelitian ini akan dibandingkan efisiensi inhibitor organik dan anorganik dalam menurunkan laju korosi. Inhibitor anorganik yang digunakan adalah Natrium Kromat (Na2CrO4) dengan konsentrasi 0,5%, 0,7%, dan 0,9%. Sedangkan inhibitor organik adalah Minyak Biji Kapas dengan variasi konsentrasi yaitu 25%, 30% dan 35% dalam waktu perendaman 21 hari dalam setiap inhibitor. Selanjutnya akan diuji ketahanan korosinya dengan media air biasa. Hasil pengujian laju korosi natrium kromat terendah pada konsentrasi 0,9% dengan nilai 0,0815 mm/y (0,628%) dengan waktu 21 hari. Laju korosi terendah pada konsentrasi 25% dengan nilai 0,1614 mm/y (0,273%). Penelitian ini menunjukan efisiensi perbandingan terbaik masih di lihat pada inhibitor anorganik natrium kromat, setaiap konsentrasi laju korosi semakin rendah.