Claim Missing Document
Check
Articles

PENGEMBANGAN MEDIA KOMIK DENGAN MODEL HANNAFIN DAN PECK PADA MATA PELAJARAN IPS KELAS V SD NEGERI 4 KAMPUNG BARU TAHUN 2017/2018 Boangmanalu, diolia; Jampel, I Nyoman; Suwatra, Ignatius I Wayan
Jurnal Edutech Undiksha Vol. 6 No. 2 (2018): December
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jeu.v6i2.20288

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan rancang bangun media komik IPS, (2) mengetahui hasil uji coba pengembangan media komik IPS dan (3) mengetahui efektivitas penggunaan media komik IPS. Model pengembangan yang digunakan yaitu model Hannafin dan Peck. Kualitas Media komik diukur dengan melakukan uji ahli dan uji coba produk. Metode pengumpulan data yang digunakan yaitu: (1) metode angket, (2) wawancara, dan (3) tes. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis deskriptif kualitatif, analisis statistik deskriptif kuantitatif, dan analisis statistik inferensial. Hasil penelitian yaitu: (1) Rancang bangun media komik dibuat dalam kerangka komik. kerangka komik ini diwujudkan menjadi komik melalui model pengembangan Hannafin dan Peck. (2) Kualitas media komik berdasarkan penilaian ahli isi yaitu 98% dengan kualifikasi sangat baik. Berdasarkan penilaian ahli media pembelajaran, diperoleh persentase 95% dengan kualifikasi sangat baik. Berdasarkan penilaian ahli desain pembelajaran, diperoleh persentase 94% dengan kualifikasi sangat baik. Persentase yang diperoleh dari hasil uji perorangan yaitu 91% dengan kualifikasi sangat baik. Hasil uji kelompok kecil diperoleh 91% dengan kualifikasi sangat baik. Hasil uji lapangan diperoleh 93% dengan kualifikasi sangat baik. (3) Efektivitas media komik yang dikembangkan diperoleh thitung = 19,29, lebih besar dari ttabel yaitu 0,677. Dengan demikian, media IPS efektif untuk meningkatkan hasil belajar IPS.Kata Kunci: Hannafin dan Peck, komik, pengembangan
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR MAJALAH DENGAN MODEL HANNAFIN DAN PECK PADA MATA PELAJARAN IPA DI SDN 5 KAMPUNG BARU SINGARAJA Ningsih, Maryani; Suwatra, Ignatius I Wayan; Pudjawan, Ketut
Jurnal Edutech Undiksha Vol. 6 No. 2 (2018): December
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jeu.v6i2.20325

Abstract

Permasalahan yang terjadi di kelas V/B SD Negeri 5 Kampung Baru adalah sumber materi yang digunakan hanya menggunakan buku siswa dan belum ada pengembangan bahan ajar yang bisa digunakan siswa untuk belajar mandiri. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan proses pengembangan majalah IPA, (2) mendeskripsikan kualitas hasil pengembangan majalah IPA, (3) mendeskripsikan efektivitas majalah IPA. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan. Model pengembangan yang digunakan yaitu model Hannafin dan Peck. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah metode observasi, wawancara, kuesioner, dan tes. Analisis data yang digunakan adalah teknik analisis deskriptif kualitatif, deskriptif kuantitatif dan analisis statistik inferensial (uji-t). Subjek penelitian ini adalah 21 orang siswa kelas V/B SD Negeri 5 Kampung Baru Tahun Pelajaran 2017/2018. Hasil penelitian yaitu: (1) Proses pengembangan majalah IPA meliputi tiga tahapan yaitu, tahap analisis kebutuhan, tahap desain, dan tahap pengembangan dan implementasi. (2) Majalah IPA valid dengan: (a) hasil review ahli isi mata pelajaran 93,75% dengan predikat sangat baik, (b) hasil review ahli media pembelajaran 76,67% dengan predikat baik, (c) hasil review ahli desain pembelajaran 94,11% dengan predikat sangat baik, (d) hasil uji coba perorangan 94,67% dengan predikat sangat baik, (e) hasil uji coba kelompok kecil 92,5% dengan predikat sangat baik, (f) hasil uji coba lapangan 92,18% dengan predikat sangat baik. (3) Majalah IPA efektif digunakan dalam pembelajaran. Hal ini dibuktikan dengan meningkatnya hasil belajar siswa sesudah menggunakan majalah IPAKata Kunci: pengembangan, multimedia pembelajaran, IPA
PENGEMBANGAN MULTIMEDIA INTERAKTIF BERORIENTASI PENDEKATAN ILMIAH PADA MATA PELAJARAN BAHASA INDONESIA UNTUK SISWA KELAS VIII DI SMP NEGERI 3 NEGARA Jannu, Ni Putu Ayu Rani Puspita; Suwatra, Ignatius I Wayan; Mahadewi, Luh Putu Putrini
Jurnal Edutech Undiksha Vol. 6 No. 2 (2018): December
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jeu.v6i2.20327

Abstract

Permasalahan yang terjadi di kelas VIII SMP Negeri 3 Negara adalah kurang tersedianya media yang sesuai dengan karakteristik siswa pada mata pelajaran Bahasa Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan rancang bangun pengembangan multimedia interaktif berorientasi pendekatan ilmiah, (2) menguji kualitas hasil validasi pengembangan multimedia interaktif berorientasi pendekatan ilmiah, (3) mengetahui efektivitas pengembangan multimedia interaktif berorientasi pendekatan ilmiah. Penelitian ini adalah penelitian pengembangan. Model pengembangan yaitu model Hannafin and Peck. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode pencatatan dokumen, kuesioner, dan tes. Instrumen pengumpulan data yang digunakan adalah lembar wawancara, kuesioner, dan tes objektif pilihan ganda. Analisis data yang digunakan adalah teknik analisis deskriptif kualitatif, deskriptif kuantitatif, dan analisis statistik inferensial (uji-t). Subjek penelitian ini adalah 28 orang siswa kelas VIII SMP Negeri 3 Negara Tahun Pelajaran 2017/2018. Hasil penelitian ini yaitu: (1) rancang bangun multimedia interaktif meliputi tiga tahapan yaitu, tahap analisis kebutuhan, tahap desain, dan tahap pengembangan dan implementasi. (2) Multimedia interaktif berorientasi pendekatan ilmiah mata pelajaran Bahasa Indonesia valid dengan: (a) nilai ahli isi mata pelajaran 96% dengan predikat sangat baik, (b) nilai ahli desain pembelajaran 78,9% dengan predikat baik, (c) nilai ahli media pembelajaran 90,8% dengan predikat sangat baik, (d) hasil uji coba perorangan 94,9% dengan predikat sangat baik, (e) hasil uji coba kelompok kecil 90% dengan predikat sangat baik, (f) hasil uji coba lapangan 93% dengan predikat sangat baik. (3) Multimedia interaktif berorientasi pendekatan ilmiah efektif digunakan dalam pembelajaran. Hal ini dibuktikan dengan meningkatnya hasil belajar siswa setelah menggunakan multimedia interaktif berorientasi pendekatan ilmiah mata pelajaran Bahasa Indonesia.Kata kunci: Multimedia Interaktif, Pendekatan Ilmiah, Pengembangan
PENGEMBANGAN BUKU PINTAR ELEKTRONIK (BPE) BERBASIS PENDEKATAN ILMIAH PADA MATA PELAJARAN IPA SEMESTER GENAP Yusmiari, Ni Nengah; Agung, A. A. Gede; Suwatra, Ignatius I Wayan
Jurnal Edutech Undiksha Vol. 5 No. 1 (2017): June
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jeu.v5i1.20625

Abstract

Penelitian pengembangan ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar siswa, minimnya sumber belajar, dan kurangnya jam pelajaran IPA di SMPN 1 Semarapura. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan rancang bangun Buku Pintar Elektronik (BPE) Berbasis Pendekatan Ilmiah, (2) mendeskipsikan validitas pengembangan Buku Pintar Elektronik (BPE) Berbasis Pendekatan Ilmiah, (3) untuk menguji efektivitas Buku Pintar Elektronik (BPE) Berbasis Pendekatan Ilmiah yang dikembangkan terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPA. Data dalam penelitian ini dikumpulkan dengan menggunakan pencatatan dokumen, kuesioner, dan tes tertulis. Instrumen yang digunakan dalam mengumpulkan data yaitu, laporan pencatatan dokumen, angket/kuesioner, dan tes. Data yang terkumpul dianalisis dengan teknik analisis deskriptif kualitatif, teknik analisis deskriptif kuantitatif, dan teknik analisis statistik inferensial (uji-t). Hasil penelitian ini adalah (1) rancang bangun pengembangan Buku Pintar Elektronik (BPE) Berbasis Pendekatan Ilmiah mengacu pada model ADDIE (2) kualitas hasil pengembangan produk diperoleh (a) ahli isi mata pelajaran berada pada kategori sangat baik dengan persentase 92%, (b) ahli desain pembelajaran pada kategori sangat baik dengan persentase 92%, (c) ahli media Buku Pintar Elektronik (BPE) pada kategori sangat baik dengan persentase 90%, (d) uji coba perorangan, kelompok kecil, dan lapangan pada kategori sangat baik dengan persentase 91,3%, 91,83%, dan 91,59%. (3) Hasil uji efektivitas Buku Pintar Elektronik (BPE) yaitu diperoleh thitung lebih besar dari pada ttabel dengan taraf signifikansi 5% dan db 70 yaitu 11,94 > 2,00. bahwa terdapat perbedaan yang signifikan terhadap hasil belajar IPA siswa kelas VII G sebelum dan sesudah menggunakan Buku Pintar Elektronik (BPE) Berbasis Pendekatan Ilmiah.Kata-kata kunci: ADDIE, bpe, pengembangan,pendekatan ilmiah
PENGEMBANGAN MULTIMEDIA INTERAKTIF SEBAGAI SUPLEMEN PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STAD PADA MATA PELAJARAN IPS KELAS VIII SMP Saputra, Gede Arya Adi; Agung, A. A. Gede; Suwatra, Ignatius I Wayan
Jurnal Edutech Undiksha Vol. 5 No. 1 (2017): June
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jeu.v5i1.20632

Abstract

Penelitian pengembangan ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar siswa, minimnya sumber belajar dalam pelajaran IPS di SMPN 3 Singaraja. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan rancang bangun pengembangan multimedia pembelajaran interaktif sebagai suplemen pembelajaran kooperatif tipe STAD, (2) mendeskripsikan validitas hasil pengembangan multimedia pembelajaran interaktif sebagai suplemen pembelajaran kooperatif tipe STAD, (3) mengetahui efektivitas multimedia pembelajaran interaktif sebagai suplemen pembelajaran kooperatif tipe STAD. Data dalam penelitian ini dikumpulkan dengan menggunakan metode wawancara, kuesioner, dan tes. Instrumen yang digunakan dalam mengumpulkan data yaitu pedoman wawancara, angket/kuesioner, dan tes objektif. Data yang terkumpul dianalisis dengan teknik analisis deskriptif kualitatif, teknik analisis deskriptif kuantitatif, dan teknik analisis statistik inferensial. Hasil penelitian ini adalah (1) rancang bangun pengembangan multimedia interaktif sebagai suplemen pembelajaran kooperatif mengacu pada model pengembangan ADDIE (2) kualitas hasil pengembangan produk diperoleh (a) ahli isi mata pelajaran berada pada kategori sangat baik dengan persentase 98%, (b) ahli desain pembelajaran pada kategori baik dengan persentase 85,32%, (c) ahli media pembelajaran pada kategori sangat baik dengan persentase 93,65%, (d) uji coba perorangan, kelompok kecil, dan lapangan pada kategori sangat baik dengan persentase 91,64%, 96,21%, dan 97,83%. (3) Hasil uji efektivitas multimedia pembelajaran interaktif sebagai suplemen pembelajaran kooperatif yaitu diperoleh thitung lebih besar dari pada ttabel dengan taraf signifikansi 5% dan db 58 yaitu 12,5 > 2,00. Bahwa terdapat perbedaan yang signifikan terhadap hasil belajar IPS siswa kelas VIII L sebelum dan sesudah menggunakan multimedia pembelajaran interaktif sebagai suplemen pembelajaran kooperatif tipe STAD. Dengan demikian multimedia pembelajaran interaktif efektif untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPS.Kata-kata kunci: ADDIE, kooperatif, multimedia, pengembangan, STAD
PENGEMBANGAN E-MODUL AGAMA HINDU UNTUK SISWA KELAS V SDN 5 KAMPUNG BARU putra, I Gede Widiartana; Agung, Anak Agung Gede; Suwatra, Ignatius I Wayan
Jurnal Edutech Undiksha Vol. 7 No. 2 (2019): December
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jeu.v7i2.21668

Abstract

Perkembangan teknologi telah memenuhi aspek pendidikan yang dimanfaatkan untuk membuat media pembelajaran. Namun kenyataannya, SDN 5 Kampung Baru masih minim media pembelajaran yang digunakan. Pengembangan media berupa E-Modul khususnya mata pelajaran Agama Hindu dilakukan. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan rancang bangun E-Modul, (2) mendeskripsikan kualitas hasil validitas pengembangan, dan (3) mengetahui efektivitas E-Modul. Ini adalah penelitian dan pengembangan model ADDIE. Teknik pengumpulan data yaitu dengan metode wawancara, pencatatan dokumen, kuesioner, dan tes objektif pilihan ganda. Analisis data menggunakan analisis deskriptif kualitatif, deskriptif kuantitatif, dan statistik inferensial (uji-t). Hasil penelitian yaitu (1) Rancang bangun E-Modul Agama Hindu dengan model ADDIE. (2) E-Modul Agama Hindu valid dengan: (a) hasil review ahli isi mata pelajaran menunjukkan E-Modul berpredikat sangat baik (91,66%), (b) hasil review ahli media pembelajaran menunjukkan E-Modul berpredikat baik (87,58%), (c) hasil review ahli desain pembelajaran menunjukkan E-Modul berpredikat baik (87,05%), (d) hasil uji perorangan, uji kelompok kecil, dan uji lapangan menunjukkan E-Modul berpredikat sangat baik (95,4%, 91,41%, 91,37%). (3) E-Modul Agama Hindu efektif meningkatkan hasil belajar siswa (thitung = 3,226 > ttabel = 2,042 pada taraf signifikansi 5%). Ini berarti bahwa E-Modul mata pelajaran Agama Hindu terbukti efektif secara signifikan meningkatkan hasil belajar mata pelajaran Agama Hindu siswa.Kata Kunci : ADDIE, E-modul, pengembangan The technology development has fulfilled educational aspects which used to create learning media. However, in fact, SDN 5 Kampung Baru still lacks of learning media used. Developing media of E-Module especially Agama Hindu subject was carried out. This study aimed at (1) describing the E-Module design, (2) describing the quality of the development validity results, and (3) determining the effectiveness of the E-Module. This was research and development of ADDIE model. The data collection techniques were interview, document recording, questionnaire, and multiple-choice test. Data analysis used were qualitative descriptive, quantitative descriptive, and inferential statistics analysis (t-test). The results of this study found (1) Agama Hindu E-Module design with ADDIE model. (2) Agama Hindu E-Module was valid with: (a) the results of expert review of subject content showed Agama Hindu E-Module were very good (91.66%), (b) the results of the E-Module instructional media expert showed a good product (87.58%), (c) the results of review of learning design experts showed E-Module was good (87.05%), (d) results of individual trials, small group trials, and field trials showed E-module were very good (95.4%, 91.41%, 91.37%). (3) Agama Hindu E-Module effectively improved students’ learning outcomes (tcount = 3.226> ttable = 2,042 at significance level of 5%). It means that Agama Hindu E-Module was proven to be effective in significantly improving students’ learning outcomes in Agama Hindu subject.keyword : ADDIE, E-module, development.
PENGEMBANGAN MODUL BERBASIS PENDEKATAN SAINTIFIK UNTUK SISWA KELAS IV SD NEGERI 2 LILIGUNDI RAHMAN, SAIFUL; Suwatra, Ignatius I Wayan; Sudatha, I Gde Wawan
Jurnal Edutech Undiksha Vol. 7 No. 2 (2019): December
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jeu.v7i2.21679

Abstract

Permasalahan yang terjadi dikelas IV SD Negeri 2 Liligundi adalah kurangnya sumber atau bahan ajar lain yang digunakan oleh guru untuk menunjang pembelajaran di kelas, sehingga hasil belajar siswa kurang maksimal. Tujuan penelitian ini adalah untuk (1) mendeskripsikan proses pengembangan modul berbasis pendekatan saintifik, (2) mendeskripsikan kualitas pengembangan modul IPA berbasis pendekatan saintifik, (3) mengetahui efektivitas modul IPA berbasis pendekatan saintifik. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan. Model pengembangan yang digunakan yaitu model Hannafin dan Peck. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode observasi, wawancara, kuesioner, dan tes. Analisis data yang digunakan adalah teknik deskriptif kualitatif, deskriptif kuantitatif dan analisis statistik inferensial. Validitas media diuji coba kepada ahli isi mata pelajaran, ahli desain, ahli media, uji coba perorangan, kelompok kecil dan uji coba lapangan Untuk hasil secara berurutan yaitu 95,3 %, 85,2 %, 92%, 94,6%, 96,08%, dan 97,06%. Hasil uji efektifitas yang dianalisis dengan teknik statistik inferensial (uji-t) mendapatkan hasil rata-rata pretest (62,5) < hasil rata-rata posttest (88,3). Setelah dilakukan perhitungan secara manual dengan menggunakan uji-t didapatkan hasil yang menunjukkan thitung (9,521) > dari ttabel dengan db= n1+n2-2 = 10 pada taraf signifikan 5% yaitu 1,812. Jadi thitung > ttabel, maka berdasarkan ketentuan bila t hitung > t tabel maka H0 ditolak dan H1 diterima. Berarti terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar siswa sebelum menggunakan modul berbasis pendekatan Saintifik dan sesudah menggunakan modul berbasis pendekatan Saintifik.Kata Kunci : Model Hannafin dan Peck, modul, hasil belajar. The problem that occurred in grade IV of SD Negeri 2 Liligundi was the lack of resources or other teaching materials used by teacher to support the learning process in the classroom. So that, student’s learning outcomes were not really optimal. The purpose of this study was to (1) describe the process of developing modules using a scientific approach, (2) describe the quality of a science module development which used a scientific approach, (3) determine the effectiveness of a science module that used a scientific approach. This research was a research development. The development model used was Hannafin and Peck's model. Data collection methods used in this research were observations, interviews, questionnaires, and tests. Analysis of the data used was descriptive qualitative techniques, quantitative descriptive and inferential statistical analysis. The validity of the media was tested on subject matter experts, design experts, media experts, individual trials, small groups and field trials. The results were respectively 95.3%, 85.2%, 92%, 94.6%, 96, 08%, and 97.06%. The results of the effectiveness test were analyzed by inferential statistical techniques (t-test) to obtain an average pretest result (62.5) from the table with db = n1 + n2-2 = 10 at a significant level of 5%, 1,812. So t count> t table, then based on the provisions if t count> t table which could be concluded that H0 was rejected and H1 was accepted. Meaning that there were significant differences in student’s learning outcomes between before and after using modules with scientific approach.keyword : Hannafin and Peck model, module, learning outcome.
Pengembangan Konten E-learning Berorientasi Pendidikan Karakter Pada Mata Pelajaran Seni Budaya Arifuddin, David; Suwatra, Ignatius I Wayan; Mahadewi, Luh Putu Putrini
Jurnal Edutech Undiksha Vol. 8 No. 2 (2020): December
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jeu.v8i2.28942

Abstract

Rendahnya hasil belajar siswa dikarenakan materi yang sulit disampaikan, keterbatasan waktu mengajar, kurang dimanfaatkannya sarana prasarana, dan strategi pembelajaran yang masih konvensioal, hal inilah yang menjadi penyebab penelitian ini dilakukan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan desain pengembangan konten elearning, menguji validitas hasil pengembangan konten e-learning, dan mengetahui efektifitas penggunaan produk konten e-learning. Metode pengumpulan data, yaitu pencatatan dokumen, kuisoner, dan tes. Teknik analisis data yang digunakan, yaitu analisis deskriptif kualitatif, kuantitatif dan statistik inferensial. Hasil penelitian yaitu (1) Desain konten E-learning berorientasi pendidikan karakter dikembangkan dengan model waterfall. (2) Konten E-learning yang dikembangkan memiliki validitas dengan: Hasil ahli isi 96%, Hasil ahli desain 85%, Hasil ahli media 96,1%, Hasil uji perorangan 93%, hasil uji kelompok kecil 92,5%, dan hasil uji lapangan 94,45%. (3) Konten E-learning yang dikembangankan efektif meningkatkan hasil belajar. Disimpulkan bahwa terdepat perbedaan yang signifikan hasil belajar Seni Budaya sebelum dan sesudah menggunakan konten elearning.
Meningkatkan Hasil Belajar Bahasa Bali Siswa Melalui Multimedia Flashcard Bilingual Wiweka, Nyoman Arya; Mahadewi, Luh Putu Putrini; Suwatra, Ignatius I Wayan
Jurnal Edutech Undiksha Vol. 9 No. 1 (2021): June
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jeu.v9i1.32074

Abstract

Rendahnya hasil belajar siswa kelas I Sekolah dasar pada pembelajaran Bahasa Bali disebabkan oleh pengkemasan pembelajaran kurang menarik, serta belum adanya penerapan multimedia pembelajaran di kelas. Tujuan penelitian untuk menciptakan multimedia flashcard bilingual pada mata pelajaran bahasa bali. Jenis penelitian ini yaitu pengembangan dengan prosedur ADDIE. Subjek penelitian ini terdiri 3 pakar ahli, 6 siswa kelompok kecil dan 3 siswa uji perorangan.  Metode pengumpulan data terdiri dari wawancara, observasi, pencatatan dokumen, serta menyebarkan kuesioner.  Instrument yang digunakan dalam penelitian yaitu kuesioner. Berdasarkan hasil analisis data hasil uji validasi menunjukan bahwa multimedia flashcard bilingual valid digunakan berdasarkan: hasil review ahli isi bidang studi (83%), hasil review ahli desain media (91%), hasil review ahli media dengan kualifikasi baik (83%), hasil uji coba peroarangan dengan kualifikasi sangat baik (94%), dan hasil uji coba kelompok kecil (93,7%). Jadi multimedia flashcard bilingual dapat digunakan dalam proses pembelajaran. Implikasi penelitian ini media yang dikembangkan dapat meningkatkan minat belajar siswa terhadap pembelajaran bahasa Bali dan dapat meningkatkan kreativitas pendidik.
Co-Authors ., Agus Dwi Santoso ., Agus Dwi Santoso ., Cokorda Istri Mas Maharani ., Dayu Komang Widiaheni ., Dewa Ayu Mega Cahyani ., DIOLIA BOANGMANALU ., Fitrotul Maulidah ., Gd Arya Adi Saputra ., Gede Darmanta ., Gede Darmanta ., Gede Pera Surpadiana ., Gusti Ayu Made Taria Dewi ., I Gede Putu Suryawan ., I Kadek Agus Septi Artawan ., I Made Yudha Pranata ., I Nyoman Juniawan ., I Putu Putra Adnyana ., I Putu Saka Selasmena Sribawana ., I Wayan Weda Gustana P ., Ida Ayu Vera Widayanti ., Istikhori Auzan ., Kadek Bagus Chandra Mas ., Kadek Masdana Mahardika ., Kadek Masdana Mahardika ., Ketut Yunita Oktaria Dewi ., Komang Dina Yanti ., Luh Juni Mariani ., Luh Putu Cidrayanti ., Luh Putu Ratna Dewi ., Luh Putu Yuli Rastini ., Luh Putu Yuli Rastini ., Luh Rediasih ., MARYANI NINGSIH ., Muhammad Irfan ., Ni Komang Purnami Apriani ., Ni Komang Santi Nopiyanti ., Ni Luh Widi Hariani ., Ni Made Sintia Wati ., Ni Nengah Yusmiari ., Ni Putu Ayu Rani Puspita Jannu ., Ni Putu Eka Ari Adnyani ., Ni Putu Indah Karunia Dewi ., Ni Putu Widiantari ., Ni Wayan Febri Yuliariska ., Putu Wida Sri Martini ., Septian Dwi Mahardika ., Wayan Marta Suantara Adi Saputra, I Putu Agus Adrianus I Wayan Ilia Yuda Sukmana Agung, A. A. Gede Agung, A. A. Gede Anak Agung Gede Agung, Anak Agung Gede Arifuddin, David Aulia Deviana Purnamayani Boangmanalu, diolia Boangmanalu, diolia Candra Dwi Fathoni . Desak Putu Parmiti Dewi Arum Widhiyanti Metra Putri Diartha, Pande Made Pradnya Diartha, Pande Made Pradnya Dr. I Dewa Putu Raka Rasana,M.Ed . Drs. I Nyoman Murda,M.Pd. . Drs. I Wayan Romi Sudhita,M.Pd. . Drs. Nyoman Wirya . Fitriyani ., Fitriyani Gede Agus Febrianto ., Gede Agus Febrianto Gede Suriadhi . Gusti Ayu Made Mega Pertiwi ., Gusti Ayu Made Mega Pertiwi Hariani, Ni Luh Widi Hariani, Ni Luh Widi I Dewa Kade Tastra I Dewa Made Arta Putra . I Gede Eka Pratama . I Gede Margunayasa I Gede Putu Ekadani Apriana . I Gede Redika A. u . I Gusti Ayu Tri Agustiana I Gusti Lanang Agung Kartika Putra . I Kadek Mertayasa . I Kadek Suartama I Kadek Teguh Aditya Lorenso ., I Kadek Teguh Aditya Lorenso I Ketut Sandi . I Ketut Trimawan . I Komang Adi Wijana . I Komang Budi Hendrawan . I Komang Sudarma I Komang Sudarma I Made Agus Putra Wijaya . I Made Ayu Sucini I Made Citra Wibawa I Made Suarjana I Made Tegeh I Nengah Indra Pramana . I Nyoman Arya Tegeh Mahendra . I Nyoman Jampel I Putu Adi Pratama, I Putu Adi I Putu Agus Adi Saputra I Putu Mahendrawan . I Putu Rudi Artawan . I Wayan Widiana Jannu, Ni Putu Ayu Rani Puspita Jannu, Ni Putu Ayu Rani Puspita Kadek Deni Kurniawiguna ., Kadek Deni Kurniawiguna Kadek Hendi Sutanto . KADEK JIMI KUSUMA DEWI . Kadek Linda Purnama Sari . Kadek Suardani Kadek Sweca Adnyana . Ketut Ariningsih ., Ketut Ariningsih Ketut Pudjawan Komang Eny Kusuma Wardani . Luh Armini ., Luh Armini Luh Ayu Tirtayani Luh Putu Swandewi Anggarayani . M.Hum Dra. Ni Nyoman Garminah . M.Pd Drs. I Ketut Dibia,S.Pd . M.Pd S.T. S.Pd. I Gde Wawan Sudatha . M.Pd. Dra. Made Sulastri . M.S. ., Luh Putu Putrini Mahadewi, S.Pd., M.S. M.Si Drs. Gede Raga . Made Sumantri Made Yanthi Sudarmi . Mahadewi, Luh Putu Putrini Mahadewi, Luh Putu Putrini Mahadewi, Luh Putu Putrini Marheni, Ni Ketut Marlen Tehupeiory . Martini, Putu Wida Sri Martini, Putu Wida Sri Muhammad Fredey Mercury ., Muhammad Fredey Mercury Mutiara Magta Ni Kadek Dewi Martiani . Ni Kadek Novita Dewi ., Ni Kadek Novita Dewi Ni Kadek Suci Tuti Utami ., Ni Kadek Suci Tuti Utami Ni Ketut Sudiarti ., Ni Ketut Sudiarti Ni Komang Susiprayati . Ni Luh Heppy Yesiana Devi . Ni Luh Kadek Lhistya Dewi . Ni Luh Sadewi Widyani ., Ni Luh Sadewi Widyani Ni Made Chindy Aryani Wardani . Ni Made Mas Yoni Pradesa . Ni Made Nedya Andreina Jessica . NI MADE WIRYANI . Ni Nyoman Kusmariyatni Ni Putu Laris . Ni Wayan Arini Ni Wayan Rati Ni Wayan Wiyanthini Dewi ., Ni Wayan Wiyanthini Dewi Ningsih, Maryani Ningsih, Maryani Nyoman Eriasa Adnyana Kusuma . Parta Sanjaya . Prasetya, Wisnu Ady Pratia Sucita, Ni Putu Ayu Jusita Prof. Dr. Anak Agung Gede Agung,M.Pd . Prof. Dr. Gede Sedanayasa,M.Pd . Purnamayani, Aulia Deviana putra, I Gede Widiartana Putra, Putu Arik Fernanda Putu Ariantini ., Putu Ariantini Putu Arik Indah Pertiwi ., Putu Arik Indah Pertiwi Putu Gilang Marya Putra ., Putu Gilang Marya Putra Putu Lia Novi Arini ., Putu Lia Novi Arini Putu Mas Suatnaya ., Putu Mas Suatnaya S.Pd Luh Putu Putrini Mahadewi . Saiful Rahman Saputra, Gede Arya Adi Saputra, Gede Arya Adi Sucini, I Made Ayu Sunaryadi ., Sunaryadi Sunaryadi, . Wayan Sastrawan . Wiweka, Nyoman Arya Wulan, Ni Putu Jati Dinar Wulan, Ni Putu Jati Dinar Yuli Yanti, Indri Yusmiari, Ni Nengah Yusmiari, Ni Nengah