Claim Missing Document
Check
Articles

PENGEMBANGAN MULTIMEDIA INTERAKTIF PELAJARAN IPA UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA DI SMP NEGERI 6 SINGARAJA Kadek Suartawan .; Dr. Ketut Pudjawan,M.Pd .; Drs. I Dewa Kade Tastra,M.Pd .
Jurnal Edutech Undiksha Vol. 3 No. 1 (2015): June
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jeu.v3i1.5705

Abstract

Penelitian ini bertujuan (1) mendeskripsikan desain pengembangan multimedia interaktif dengan model penelitian pengembangan 4-D (Four-D) dalam mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam; (2) kualitas ahkir pengembangan media pembelajaran interaktif Ilmu Pengetahuan Alam untuk siswa semester genap kelas VIII SMP Negeri 6 Singaraja; dan (3) mengetahui efektivitas penggunaan pengembangan media pembelajaran interaktif terhadap hasil belajar Ilmu Pengetahuan Alam siswa kelas VIII semester genap di SMP Negeri 6 Singaraja. Penelitian pengembangan ini menggunakan model 4-D (Four-D). Pada tahap desain telah dilaksanakan pembuatan rancangan spesifikasi secara rinci mengenai menyusun teks acuan patokan seperti instrumen dan soal obyektif setelah itu menentukan pemilihan media, pemilihan format, dan rancang awal produk yang akan di kembangkan sesuai kebutuhan sebagai acuan alur pengembangan produk. Pada analisis data menggunakan tiga teknik yaitu teknik analisis deskriptif kualitatif, teknik analisis deskriptif kuantitatif dan statistik inferensial (uji T). (1) Desain pengembangan media pembelajaran interaktif Ilmu Pengetahuan Alam berupa flowchart dan storyboard untuk produk media pembelajaran interaktif sebagai acuan alur pengembangan produk. (2) Pada hasil evaluasi ahli isi mendapatkan kualifikasi nilai sangat baik sehingga media valid dan dilanjutkan ke ahli media dan ahli desain yang mendapatkan kualifikasi baik. Hasil uji perorangan sebesar 96 % dan hasil uji kelompok kecil sebesar 97 %. masing-masing pada kualifikasi sangat baik serta hasil uji lapangan sebesar 96,8% pada kualifikasi sangat baik sehingga media dikatakan valid untuk diuji cobakan. (3) Penghitungan hasil belajar t hitung lebih besar daripada harga t tabel sehingga H0 ditolak dan H1 diterima. Hasil belajar Ilmu pengetahuan Alam siswa setelah menggunakan media (92,00) lebih tinggi dibandingkan sebelum menggunakan media (64,50). Dengan demikian, penelitian yang dilakukan di SMP Negeri 6 Singaraja ini memperoleh kesimpulan yaitu penggunaan multimedia interaktif berpengaruh positif terhadap hasil belajar Ilmu Pengetahuan Alam kelas VIII. Kata Kunci : multimedia interaktif, model pengembangan 4-D This research aimed to (1) described the design of interactive multimedia development based with research model development 4-D (Four-D) in subjects of Natural Sciences; (2) tested the validity of the results of the development of interactive learning media Natural Sciences for the second semester students of class VIII SMPN 6 Singaraja; and (3) determined the effectiveness of the use of interactive learning media development on learning outcomes Natural Sciences eighth grade students in the second semester of SMP Negeri 6 Singaraja. Development this research used model 4-D (Four-D). In the design phase had been implemented drafting detailed specifications about the standard reference text compose such an instrument and an objective matter after it determined the selection of media, format selection, and early design products that will be developed as a reference flow needs of product development. The analyses of the data used three techniques. They were qualitative descriptive analysis techniques, descriptive quantitative analysis techniques and statistic inferencial (Test T). (1) Design development of interactive learning media in the form of a flowchart of sains and storyboards for interactive learning media products as a reference flow of product development. (2) The results of expert evaluation of the content gain qualifications excellent value so that the media was valid and media experts and design experts continued to get good qualifications. Individual test results of 96% and a small group of test results by 97%. Each on excellent qualifications and the results of field tests of 96.8% on excellent qualifications so that the media be valid to be tested. (3) Calculation of learning outcomes was greater than the table so that the price of H0 rejected and H1 accepted. Natural Science learning outcomes of students after used the media (92.00) was higher than before using the media (64.50). Thus, research conducted in SMP Negeri 6 Singaraja the conclusion that the used of interactive learning media had positive influence on learning outcomes Natural Sciences class VIII. keyword : interactive multimedia, 4-D model of development (Four-D)
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE MAKE A MATCH BERBANTUAN MULTIMEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF TERHADAP HASIL BELAJAR IPS SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 7 SINGARAJA Kadek Ayu Marhaendy T.KSP .; Drs. I Dewa Kade Tastra,M.Pd .; Dr. Ketut Pudjawan,M.Pd .
Jurnal Edutech Undiksha Vol. 3 No. 1 (2015): June
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jeu.v3i1.5707

Abstract

Penelitan ini bertujuan untuk: 1) mendeskripsikan hasil belajar IPS siswa kelas VIII SMP Negeri 7 Singaraja yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran kooperatif tipe make a match, 2) mendeskripsikan hasil belajar IPS siswa kelas VIII SMP Negeri 7 Singaraja yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran konvensional, 3) mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar IPS antara siswa yang mengikuti model pembelajaran kooperatif tipe Make a Match berbantuan multimedia pembelajaran interaktif dengan siswa yang mengikuti model pembelajaran konvensional di kelas VIII SMP Negeri 7 Singaraja. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu dengan rancangan post test only control group design. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas VIII di SMP Negeri 7 Singaraja yang terdiri dari 4 kelas dengan jumlah siswa 106 orang. Sampel penelitian diambil dengan teknik cluster random sampling. Jumlah sampel dalam penelitian adalah 2 kelas yang terdiri dari 52 siswa. Data dikumpulkan adalah hasil belajar siswa. Metode yang digunakan adalah tes objektif. Data dianalisis dengan menggunakan statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji-t). Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) hasil belajar IPS siswa yang belajar menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Make a Match berbantuan multimedia interaktif adalah mean=82,56; median=83,46; modus= 85,55 (2) hasil belajar IPS siswa yang belajar dengan menggunakan model konvensional adalah mean=67,17; median=72,44; modus=74,61 (3) terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPS antara siswa yang mengikuti model pembelajaran kooperatif tipe Make a Match berbantuan multimedia pembelajaran interaktif dengan siswa yang mengikuti model pembelajaran konvensional (FA=8,84>Ft=1,75). Dengan demikian, model pembelajaran kooperatif tipe Make A Match berbantuan multimedia interaktif berpengaruh terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPS kelas VIII tahun pelajaran 2014/2015 di SMP Negeri 7 Singaraja. Kata Kunci : make a match, multimedia interaktif, hasil belajar IPS the present study aimed in 1) describe the results of IPS students who take the learning by cooperative learning using make a match model in 8th grade SMP Negeri 7 Singaraja, 2) describe the results of students who take the IPS studies learning with conventional learning model in 8th grade SMP Negeri 7 Singaraja, 3) find a significant difference of IPS students’s learning outcomes between using cooperative learning using make a match model with using conventional learning model in 8th grade SMP Negeri 7 Singaraja. This research is a quasi-experimental research design with post test only control group design. The research population was all students of 8th grade SMP Negeri 7 Singaraja which consists of 4 classes with the members of students 106 people. Samples were taken by random cluster sampling technique. The samples are two classes of 52 students. Data collected is student learning outcomes. The instrument used is an objective test. Data were analyzed using descriptive statistics and inferential statistics. (uji-t). The results showed that (1) the results of IPS students learn by using cooperative learning model Make a Match-assisted interactive multimedia is mean = 82.56; median = 83.46; mode = 85.55 (2) the results of IPS students learn by using the conventional model is mean = 67.17; median = 72.44; mode = 74.61 (3) there is a significant difference between the results of IPS students who take cooperative learning model Make a Match-assisted multimedia interactive learning with the students who take the conventional learning models (Fh = 8.84> Ft = 1.75). It can be concluded that Make A Match technique combined with interactive multimedia had significant effect on students’ learning outcomes on IPS of eleventh grade students in SMP Negeri 7 Singaraja in academic year 2014/2015. keyword : make a match, multimedia interactive, learning outcomes IPS
PENGEMBANGAN MEDIA KOMIK PENDIDIKAN UNTUK MATA PELAJARAN BAHASA INDONESIA KELAS IV SEMESTER GENAP TAHUN PELAJARAN 2014/2015 DI MIN AIR KUNING KECAMATAN JEMBRANA KABUPATEN JEMBRANA Khutum Bafaqih .; Dr. I Nyoman Jampel,M.Pd .; Dr. Ketut Pudjawan,M.Pd .
Jurnal Edutech Undiksha Vol. 3 No. 1 (2015): June
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jeu.v3i1.5711

Abstract

Penelitian ini memiliki tiga tujuan yaitu: (1) untuk mendeskripsikan rancang bangun pengembangan komik pendidikan pada mata pelajaran Bahasa Indonesia, (2) mendeskripsikan kualitas hasil validasi pengembangan komik pendidikan yang dikembangkan menurut review para ahli dan uji coba produk pada mata pelajaran Bahasa Indonesia, (3) untuk mengetahui efektivitas komik pendidikan yang dikembangkan terhadap hasil belajar mata pelajaran Bahasa Indonesia. Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan. Dengan menggunakan model pengembangan Dick and Carey. yang terdiri dari sembilan tahapan, yaitu, (1) mengidentifikasi tujuan pembelajaran, (2) melakukan analisis pembelajaran, (3) mengidentifikasi perilaku awal dan karakteristik pebelajar, (4) menulis tujuan pembelajaran khusus, (5) mengembangkan butir-butir tes acuan patokan, (6) mengembangkan strategi pembelajaran, (7) mengembangkan dan memilih materi pembelajaran, (8) mendesain dan melakukan evaluasi formatif, dan (9) merevisi pembelajaran. Data yang dikumpulkan dalam penelitian ini adalah kuantitatif dan kualitatif. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode pencatatan dokumen, kuesioner, dan tes tertulis. Mengacu pada metode, maka instrumen yang digunakan adalah lembar pencatatan dokumen, kuesioner, dan tes. Data yang diperoleh tersebut kemudian dianalisis secara analisis deskriptif kualitatif, analisis deskriptif kuantitatif dan analisis statistik inferensial (uji-t). Hasil penelitian ini menunjukan bahwa: (1) rancang bangun komik pendidikan yang terdiri dari sembilan tahapan model Dick and Carey. (2) kelayakan kualitas hasil validasi pengembangan komik pendidikan terdiri dari: sangat baik (98,6%), ahli desain pembelajaran berpredikat baik (86,7%), ahli media berpredikat baik (89,3%), uji coba perorangan, kelompok kecil dan uji coba lapangan berpredikat baik (83,3%), (86,4%) dan (79,9%), (3) efektivitas pengembangan komik pendidikan menunjukkan terdapat perbedaan yang signifikan dalam penerapan pembelajaran dengan menggunakan komik pendidikan terhadap hasil belajar Bahasa Indonesia. Perhitungan hasil belajar diperoleh t hitung sebesar 3.62 dan harga t tabel dengan taraf signifikansi 5% adalah 2.04. Hal ini berarti nilai rerata atau mean kelompok eksperimen lebih besar dari nilai rerata kelompok kontrol, dapat dikatakan bahwa komik pendidikan pada mata pelajaran Bahasa Indonesia secara efektif dapat meningkatkan hasil belajar Bahasa Indonesia.Kata Kunci : Kata-kata kunci: pengembangan, komik pendidikan, model Dick and Carey This research is a developmental research that will produce an educational comic media for IV grade of MIN Air Kuning on the subject of Bahasa Indonesia in the second semester. After undergoing the phases of media production, it generates an early product that will be validated by an expert of subject matter, media expert learning, and design expert of learning. After validating the product, it is trialed to the students through three phases, there are personal trials, small group trial, and field trial after undergoing all of the trials. Educational comic is also trialed its effectiveness through pretest and posttest. The data is collected using documents quotation method, questioners, and writing tests. After that, using qualitative descriptive analysis, quantitative descriptive analysis and inferential statistical analysis to analyze the data which has been collected beforehand. The results of the research are (1) a media design of educational comic by using Dick and Carrey Development model which consists of nine main phases which are concluded become five phases (2) properness quality of validation results of educational comic development are; very good predicate which are given by expert of subject matter (98,6%), good predicate which is given by design expert of learning (86,7%), good predicate which is given by media expert of learning (89,3%). And good predicates for personal trials (83,3%), small group trial (86,4%), and field trial (79,3%). (3) effectiveness of educational comic development shows that there are significant differences in applying the learning by using educational comic torward learning outcomes of Bahasa Indonesia, calculation of learning outcomes obtains tcount in the amount of 3.62 and the price of ttable is 2,04 of 5% significant degree. It means that the average or mean of the experiment group is bigger than control group and it can be concluded that educational comic can increase the learning outcomes in Bahasa Indonesia subject. keyword : Development, Educational Comic, Dick and Carey model.
PENGEMBANGAN MULTIMEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF IPA DENGAN MODEL 4D UNTUK SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 7 SINGARAJAJA Ni Putu Ayu Prihartini .; Dr. Ketut Pudjawan,M.Pd .; Luh Putu Putrini Mahadewi, S.Pd., M.S. .
Jurnal Edutech Undiksha Vol. 3 No. 1 (2015): June
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jeu.v3i1.5870

Abstract

Abstrak Penelitian ini dilakukan karena adanya permasalahan keterbatasan media yang digunakan dalam proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan rancang bangun pengembangan multimedia pembelajaran interaktif, (2) menguji validitas hasil pengembangan multimedia pembelajaran interaktif IPA untuk siswa kelas VIII SMP, dan (3) mengetahui efektivitas penggunaan pengembangan multimedia pembelajaran interaktif terhadap hasil belajar IPA siswa kelas VIII SMP Negeri 7 Singaraja. Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan, dengan model 4D. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan metode pencatatan dokumen, kuesioner dan tes. Data yang diperoleh tersebut kemudian dianalisis secara deskriptif kualitatif, deskriptif kuantitatif, dan statistik inferensial. Hasil penelitiannya sebagai berikut. (1) Rancang bangun pengembangan multimedia interaktif yang terdiri dari empat tahapan model 4D meliputi: (a) tahap pendefinisian, (b) tahap perancangan multimedia interaktif (c) tahap pengembangan multimedia interaktif, dan (d) tahap penyebarluasan. (2) Kelayakan kualitas hasil validasi pengembangan multimedia interaktif terdiri dari: ahli isi mata pelajaran berpredikat sangat baik (93%), ahli desain pembelajaran berpredikat baik (85%), ahli media pembelajaran berpredikat baik (84,6%), uji perorangan berpredikat sangat baik (90,3%), uji kelompok kecil berpredikat baik (88,8%), dan uji coba lapangan berpredikat sangat baik (91,92%). (3) Efektivitas penggunaan multimedia pembelajaran interaktif terlihat dari terdapatnya perbedaan yang signifikan dalam penerapan multimedia pembelajaran interaktif terhadap hasil belajar IPA. Perhitungan hasil belajar diperoleh hasil t hitung sebesar 2,88 dan harga t tabel dengan taraf signifikansi 5% adalah 2,021. Nilai rata-rata setelah menggunakan media (86,35) lebih tinggi dibandingkan sebelum menggunakan media (55,0). Dapat dikatakan bahwa multimedia pembelajaran interaktif pada mata pelajaran IPA secara efektif dapat meningkatkan hasil belajar IPA. Kata Kunci : pengembangan multimedia pembelajaran interaktif, model 4D Abstract The reason of this research was problem of the limitation of interesting and appropriate media with the teaching materials. The purposes of this research are to (1)describe development of design for interactive learning multimedia, (2) to verify the validity of interactive learning multimedia for civic subject lesson in junior high school at eight class SMP Negeri 7 Singaraja, and (3) to know the effectiveness of instructional interactive learning multimedia for the outcomes of student learning in junior high school at eight class. This is research and development, with 4D model. All the datas are colected by recording document, questionaire and testing methods. The datas that have been found by recording were analysed by using qualitative descriptive technique,. Qualitative, quantitative descriptive and inferential statistic techniques. Research results as follows: ( 1 ) design of interactive multimedia development which consists of four stages 4D models include: ( a) The define phase, ( b ) an interactive multimedia design phase ( c ) an interactive multimedia development phase , and ( d ) the dissemination phase, (2) Instructional content expert evaluation is 93% indicate very good qualification. Design expert evaluation is 85% indicate good qualification. Media expert evaluation is 84,6% indicate good qualification. One-to-one testing is 90.3% indicated very good qualification. Small group testing was 88.8% indicated good qualification. Field testing is 91,92% indicate very good qualification. (3) Learning outcome that was calculate manually obtains number of tcount 2,88. Value of ttable 5% significance is 2.021. Therefore tcount is higher than ttable. It can be concluded that H0 is refused and H1 was accepted. Based on the finding, there were significant differences between of civic subject learning outcomes before and after using interactive learning multimedia. Mean score after usage of media (86,35) is higher than before (55,0). It can be said that multimedia interactive learning in science subjects can effectively improve learning outcomes IPA . keyword : interactive learning multimedia, 4D model
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING (CTL) BERBANTUAN MULTIMEDIA INTERAKTIF UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF SISWA PADA MATA PELAJARAN IPA KELAS VIII SEMESTER GENAP DI SMP NEGERI 7 SINGARAJA. Made Ayu Puspita Dewi .; Dra. Desak Putu Parmiti,MS .; Dr. Ketut Pudjawan,M.Pd .
Jurnal Edutech Undiksha Vol. 3 No. 1 (2015): June
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jeu.v3i1.5891

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mendeskripsikan kemampuan berpikir kreatif IPA siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional pada Kelas VIII SMP Negeri 7 Singaraja, (2) mendeskripsikan kemampuan berpikir kreatif IPA siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran Contextual Teaching and Learning (CTL) berbantuan multimedia interaktif pada Kelas VIII SMP Negeri 7 Singaraja, (3) mengetahui perbedaan yang signifikan kemampuan berpikir kreatif IPA antara siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran Contextual Teaching and Learning (CTL) berbantuan multimedia interaktif dengan siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional pada Kelas VIII SMP Negeri 7 Singaraja.Jenis penelitian ini adalah penelitian kuasi eksperimen. Subjek penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII SMP Negeri 7 Singaraja yang berjumlah 110 orang. Data kemampuan berpikir kreatif IPA dikumpulkan dengan menggunakan metode tes. Tes yang digunakan adalah tes pilihan ganda (tes objektif) yang diperluas (disertai alasan). Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan teknik analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial yaitu uji-t.Hasil dari penelitian ini : 1) Kemampuan berpikir kreatif IPA siswa kelas VIII SMP Negeri 7 Singaraja pada kelompok eksperimen yang dibelajarkan dengan model Contextual Teaching and Learning diperoleh rata-rata skor 114,5 dan berada pada katagori tinggi. Jika dikonversikan dalam grafik polygon, kurve sebaran datanya adalah juling negativ. Hal ini dapat dilihat dari hasil analisis deskriptif bahwa Mo < Me < M (114,5t-table with the significance of the count 5%( α=0,05) with dk=54 that is t-count= 2,536>t-table=2,021. Contextual Teaching and Learning means assisted interactive effect on increasing the ability of the creative thinking of students in the subjects of science in grade VIII SMP Negeri 7 Singaraja.keyword : Contextual Teaching and Learning, interactive multimedia , creative thinking ability of science
PENGEMBANGAN MODUL IPA BERORIENTASI PENDIDIKAN KARAKTER PELAJARAN IPA KELAS VII SEMESTER GENAP DI SMPN 1 NEGARA Ni Putu Devi Efriani .; Dr. Desak Putu Parmiti,MS .; Drs. Ketut Pudjawan, M.Pd .
Jurnal Edutech Undiksha Vol. 4 No. 2 (2016): June
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jeu.v4i2.7612

Abstract

Penelitian ini bertujuan (1) untuk mendeskirpsikan rancangan modul IPA berorientasi pendidikan karakter (2) untuk mendeskripsikan hasil pengembangan modul IPA beorientasi pendidikan karakter (3) untuk menguji penggunaan modul IPA beorientasi pendidikan karakter. Data ini dikumpulkan menggunakan metode observasi, wawancara, kuesioner, dan tes tertulis. Berdasarkan metode tersebut, instrumen yang digunakan yaitu lembar observasi, pedoman wawancara, angketr, dan tes. Data yang terkumpul dianalisis dengan teknik analisis deskriptif kualitatif dan kuantitatif, dan teknik analisis statistik inferensial (uji-t). Hasil penelitian menunjukan bahwa (1) rancangan pengembangan modul IPA berorientasi pendidikan karakter model pengembangan ADDIE dengan rancangan modul menggunakan bagan alir. (2) Hasil validitas produk diperoleh (a) uji ahli isi kualifikasi sangat baik dengan persentase 96%, (b) Uji ahli desian kualifikasi sangat baik dengan persentase 90%, (c) Uji ahli media kualifikasi sangat baik dengan persentase 98% (d) Uji coba perorangan berada pada kategori sangat baik dengan presentase 94,6% (e) Uji coba kelompok kecil memperoleh hasil sangat baik dengan presentase 95,83%, dan (f) uji coba lapangan memperoleh hasil sangat baik dengan presentase 93,2 %. Hasil uji efektifitas modul IPA berorientasi pendidikan karakter yaitu diperoleh hasil thitung sebesar 10,73. Harga t tabel untuk db 58 dan dengan taraf signifikansi 5% (α=0,05) adalah 2,021. Dengan demikian, harga thitung lebih besar dengan ttabel , sehingga Ho ditolak dan H1 diterima. Ini berarti, terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara sebelum dan sesudah menggunakan modul pembelajaran IPA berorientasi pendidikan karakter di kelas VII A SMPN 1 Negara. Disimpulkan bahwa modul pembelajaran IPA berorientasi pendidikan karakter layak digunakan dalam pembelajaran.Kata Kunci : Pengembangan, Modul, Pendidikan Karakter, ADDIE This research aimed (1) describe the design development of sceience module with oriented character education (2) to describe the results of the development of sceience module with oriented character education (3) knowing the use of the development of sceience module with oriented character education. The record was collected using observation, interviews, questionnaires, and a written test. Referring to the method, the instrument used to collect data that observation sheets, interview, questionnaire and test. The record were analyzed by using descriptive analysis of qualitative, quantitative descriptive analysis techniques and inferential statistical analysis techniques (test-t). The results showed that (1) of the development of sceience module with oriented character education using ADDIE development model with modular designs using a flow chart. (2) The validity of the product obtained (a) the product validity of the expert content of the subjects are in the excellent category with a percentage of 96%, (b) instructional design experts in the category excellent with the percentage of 90% (c) media expert module in the excellent of 98% (d) individual testing in the excellent category with a percentage of 94,6% (e) small group testing in the excellen category with a percentage of 95.83% 9 (f) field testing in the excellent category with a percentage of 93.2%. The result of the effectiveness of development of sceience module with oriented character education that is obtained by the t count equal to 10.73. Then tcount compared with the ttable with db = 58. The result for db 58 and with a significance level of 5% (α = 0.05) was 2,021. That is acquired tcount bigger than ttable so that Ho refused and H1 accepted. This means, that there are significant differences between the IPA learning outcomes before and after using the sceience module with oriented character education in SMPN 1 Negara. From these results we concluded that the sceience module with oriented character education eligible for use in learning.keyword : Development, Modules, Character Educations, ADDIE
PENGEMBANGAN VIDEO PEMBELAJARAN BERORIENTASI PADA PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL MATA PELAJARAN IPA KELAS V SDN 1 BAKTISERAGA I Gusti Ayu Murniati .; Drs. Ketut Pudjawan, M.Pd .; Dr. I Komang Sudarma,S.Pd, M.Pd. .
Jurnal Edutech Undiksha Vol. 4 No. 2 (2016): June
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jeu.v4i2.7629

Abstract

Permasalahan yang dihadapi di SDN 1 Baktiseraga adalah terbatasnya media yang mampu memvisualisasikan materi pelajaran, sehingga dilakukan penelitian yang bertujuan (1) untuk mendeskripsikan rancang bangun pengembangan video pembelajaran IPA, (2) untuk mengetahui validitas pengembangan video pembelajaran IPA, (3) untuk mengetahui efektifitas pengembangan video pembelajaran IPA. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan dengan menggunakan model ADDIE (analyze, design, development, implementasi, evaluation). Subjek validasi video pembelajaran ini yaitu satu orang ahli isi pembelajaran, satu orang ahli desain pembelajaran, satu orang ahli media pembelajaran, 3 orang siswa uji coba perorangan, 12 orang siswa uji coba kelompok kecil, dan 30 orang siswa uji coba lapangan. Efektivitas video pembelajaran dilakukan oleh 28 orang siswa menggunakan desain penelitian pre-test dan post-test. Data dikumpulkan dengan metode kuesioner, tes dan wawancara dengan instrumen lembar kuesioner, tes objektif dan pedoman wawancara. Analisis data menggunakan analisis deskriptif kualitatif, kuantitatif dan statistik inferensial. Rancangan pengembangan media menghasilkan naskah video pembelajaran. Kualitas hasil pengembangan media menurut review ahli dan siswa yaitu: a) ahli isi pembelajaran 90% berada pada kategori sangat baik; b) ahli desain pembelajaran 86,67% berada pada kategori baik; c) ahli media pembelajaran 92% berada pada kategori sangat baik; d) uji coba perorangan 92,67% berada pada kategori sangat baik; (e) uji coba kelompok kecil 93,3% berada pada kategori sangat baik; (f) dan uji coba lapangan 94,2% yang berada pada kategori sangat baik. Efektivitas hasil pengembangan media video pembelajaran menunjukkan signifikansi yang diperoleh adalah thitung = 12,72 > ttabel = 2,004. Ini berarti media video pembelajaran efektif dalam meningkatkan hasil belajar siswa.Kata Kunci : pengembangan, video pembelajaran, IPA The problem that is faces by SDN 1 Baktiseraga is there no enough media that can visualize the learning material needed which cause this research is conducted that is aimed (1) to describe design of the development of science video learning, (2) to determine the validity of the development of science video learning, (3) to determine the effectiveness of the development of science video learning. This study is a research and development study that used ADDIE (analyze, design, development, implementation, evaluation) model. The validation of the learning video was done by a learning content expert, an instructional design expert, a media learning expert, 3 individual testing students, 12 students in small group trial, and 30 students in field trials. Pre-test and post-test were used to test the effectiveness of the instructional video performed by 28 students. The data were collected through questionnaires, tests and interviews with questionnaire sheets, objective tests and interview guidelines. The data analysis used was a qualitative descriptive analysis, quantitative and inferential statistic. Media development design that produces a action script of video learning. The quality of the development of the media according to the expert review and the students are: a) 90% of expert learning content is in very good category; b) 86.67% of instructional design expert is in good category; c) 92% of instructional media expert is in very good category; d) 92.67% of individual testing is in very good category; e) 93.3% testing a small group is in very good category; f) and 94.2% of field trials are in very good category. The effectiveness of the development of instructional video media shows a significance that is tcount = 12.72 > ttable = 2.004. This means, the learning video media is effective in improving student’s learning outcomes.keyword : development, video learning, science
PENGEMBANGAN VIDEO PEMBELAJARAN BERBASIS KEARIFAN LOKAL MATA PELAJARAN BAHASA BALI UNTUK SISWA KELAS III Ni Kadek Risna Dewi .; Drs. I Dewa Kade Tastra,M.Pd .; Drs. Ketut Pudjawan, M.Pd .
Jurnal Edutech Undiksha Vol. 4 No. 2 (2016): June
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jeu.v4i2.7630

Abstract

Permasalahan yang ditemukan di SD Negeri 2 Banjar Tegal adalah belum optimalnya penyerapan materi aksara Bali, minimnya media pembelajaran, dan rendahnya kemampuan guru mengoperasikan komputer/laptop, sehingga dilakukan penelitian produk media video pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan rancang bangun pengembangan, mendeskripsikan kualitas video, dan mengetahui efektivitas media video pembelajaran. Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan menggunakan model pengembangan Hannafin dan Peck, yaitu fase analisis kebutuhan, fase desain, dan fase pengembangan dan implementasi. Subjek validasi adalah seorang ahli isi mata pelajaran, seorang ahli desain pembelajaran, seorang ahli media pembelajaran, dan siswa kelas IV di SD Negeri 2 Banjar Tegal berjumlah 20 orang. Subjek uji efektivitas adalah siswa kelas III di SD Negeri 2 Banjar Tegal berjumlah 15 orang. Jenis data yang diperoleh yaitu data kualitatif dan kuantitatif. Data dikumpulkan dengan metode pencatatan dokumen, kuesioner, dan tes. Analisis data menggunakan deskriptif kualitatif, deskriptif kuantitatif, dan statistik inferensial/induksi uji-t. Hasil penelitian ini adalah (1) deskripsi rancang bangun pengembangan video pembelajaran aksara Bali berupa naskah dan storyboard, (2) hasil validasi menurut review ahli isi mata pelajaran diperoleh 96%, review ahli desain pembelajaran diperoleh 86%, review ahli media pembelajaran diperoleh 92%, uji coba perorangan 96,57%, uji coba kelompok kecil 95,25%, dan uji coba lapangan 94,3%, (3) efektivitas video menunjukkan hasil thitung (20,025) > ttabel (2,048) pada taraf signifikansi 5%, hal ini berarti H0 ditolak dan H1 diterima. Sehingga terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar Bahasa Bali pada siswa kelas III di SD Negeri 2 Banjar Tegal sebelum dan sesudah menggunakan media video pembelajaran aksara Bali. Kata Kunci : pengembangan, video pembelajaran, aksara Bali Problems were found in SD Negeri 2 Banjar Tegal is not optimal absorption material Balinese script, lack of instructional media, and the lack of a teacher's ability to operate computer or laptop, so research instructional video media products. This study aimed to describe the design of the development, describing the video quality, and determine the effectiveness of instructional video media. This type of research is the development of research development model Hannafin and Peck, the requirements analysis phase, design phase, and the phase of development and implementation. Subject validation is an expert on the course content, instructional design expert, an expert in media, and the fourth grade students at SDN 2 Banjar Tegal numbered 20 people. The effectiveness of the test subject is in the third grade students of SD Negeri 2 Banjar Tegal amounted to 15 people. The type of data obtained by the qualitative and quantitative data. Data collected by the method of recording documents, questionnaires and tests. Analysis of data using descriptive qualitative, quantitative descriptive and inferential statistics / induction t-test. The results of this study were (1) a description of design development learning video Balinese script in the form of shooting script and storyboard, (2) the results of validation according to expert review of the course content was obtained 96%, expert review of instructional design gained 86%, expert review of instructional media obtained 92% , 96.57% individual testing, piloting a small group of 95.25%, and 94.3% field trials, (3) the effectiveness of the video shows the results tcount (20.025) > t table (2.048) at the 5% significance level, p this means that H0 and H1 accepted. So that there are significant differences in the Balinese language learning outcomes third-grade students at SDN 2 Banjar Tegal before and after using video media learning Balinese script.keyword : development, learning videos, Balinese script
PENGEMBANGAN MEDIA VIDEO PEMBELAJARAN PENCAK SILAT PADA MATA PELAJARAN PENJASKES KELAS VIII SEMESTER GENAP DI SMP NEGERI 1 SERIRIT TAHUN PELAJARAN 2015/2016 Komang Tri Pradnya Utama Giri .; Dr. I Nyoman Jampel,M.Pd .; Drs. Ketut Pudjawan, M.Pd .
Jurnal Edutech Undiksha Vol. 4 No. 2 (2016): June
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jeu.v4i2.7634

Abstract

Permasalahan yang ditemui pada proses pembelajaran penjaskes yaitu: 1) guru hanya bisa mengajarkan teori pencak silat, 2) belum ada media pendukung, 3) hasil belajar Penjaskes masih kurang dari standar KKM. Untuk itu penelitian ini bertujuan: 1) mendeskripsikan desain pengembangan media video pembelajaran, 2) mengetahui validitas hasil pengembangan media video pembelajaran, 3) menguji efektivitas penggunaan media video pembelajaran pada mata pelajaran Penjaskes siswa kelas VIII semester genap di SMP Negeri 1 Seririt tahun pelajaran 2015/2016. Penelitian yang dilakukan adalah penelitian pengembangan dengan menggunakan model ADDIE. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan metode pencatatan dokumen, kuesioner dan tes. Analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif kualitatif, deskriptif kuantitatif dan statistik inferensial. Hasil dari penelitian ini adalah: 1) produk media video pembelajaran dikembangkan dengan model ADDIE melalui 5 tahapan (analisis, perancangan, pengembangan, implementasi, evaluasi); 2) validitas media video pembelajaran menurut review para ahli diperoleh hasil sangat baik. Persentase tingkat pencapaian dari review ahli isi mata pelajaran, ahli media pembelajaran dan ahli desain pembelajaran berturut-turut yaitu 96%, 86% dan 92%. Berdasarkan uji coba produk juga diperoleh hasil sangat baik. Persentase tingkat pencapaian dari uji coba perorangan, kelompok kecil dan lapangan berturut-turut yaitu 92,67%, 92,3% dan 92,1%. 3) efektivitas media video pembelajaran menunjukan thitung (16,535) > ttabel (2,000) sehingga H0 ditolak dan H1 diterima. Dengan demikian, terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar antara siswa yang menggunakan media video pembelajaran dengan siswa yang tidak menggunakan media video pembelajaran pencak silat pada mata pelajaran Penjaskes kelas VIII semester genap tahun pelajaran 2015/2016 di SMP Negeri 1 Seririt.Kata Kunci : pengembangan, video pembelajaran, penjaskes, ADDIE The problems found in the process of penjaskes learning such as: 1) the teacher can only teach the theory of martial arts, 2) there is no supporting media, 3) penjaskes learning outcomes is still less than the standard KKM. Based on that reason, this study aims to: 1) describe the design of the development of learning video media, 2) determine the validity of the results of the development of learning video media, 3) test the effectiveness of using learning video media on Penjaskes subjects of eighth grade second semester in SMP Negeri 1 Seririt academic year 2015/2016. The research is development research by using ADDIE models. The data collection is done by using the method of recording documents, questionnaires and tests. Analyses of the data used are descriptive qualitative, quantitative descriptive, and inferential statistics. The results of this research are: 1) learning video media products developed with the model ADDIE through 5 stages (analysis, design, development, implementation, evaluation); 2) the validity of learning video media according to the review experts obtained very good results. The percentage of achievement level from the review of the expert in course content, expert in media learning and expert in instructional design, respectively are 96%, 86% and 92%. Based on trials of products also obtained very good results. The percentage of the achievement level of individual test, small group test, and field test respectively are 92,67%, 92,3% and 92,1%. 3) the effectiveness of learning video media show tcount (16,535)> ttable (2,000) so that H0 is rejected and H1 is accepted. Thus, there is a significant difference between the learning outcomes of students who use the martial arts learning video media with students who do not use on subjects Penjaskes VIII class second semester of academic year 2015/2016 in SMP Negeri 1 Seririt.keyword : development, learning videos, Penjaskes, ADDIE
PENGEMBANGAN MEDIA AUDIO BAHASA INDONESIA BERORIENTASI PADA PEMBELAJARAN AUDIO-LINGUAL DI SMP NEGERI 6 SINGARAJA Ni Putu Ayu Suryaningsih .; Drs. Ketut Pudjawan, M.Pd .; I Kadek Suartama, M.Pd. .
Jurnal Edutech Undiksha Vol. 4 No. 2 (2016): June
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jeu.v4i2.7720

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh permasalahan yaitu rendahnya mutu pendidikan dan rendahnya hasil belajar yang disebabkan oleh kurangnya perhatian guru terhadap kualitas proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan: (1) untuk mendeskripsikan rancang bangun pengembangan media audio, (2) untuk mengetahui kualitas hasil pengembangan media audio menurut review para ahli dan uji coba produk, dan (3) untuk mengetahui efektivitas media audio Bahasa Indonesia berorientasi pada pembelajaran audio-lingual untuk siswa kelas VII di SMP Negeri 6 Singaraja tahun ajaran 2015/2016. Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan dengan menggunakan model ADDIE. Pengambilan data dilakukan dengan metode pencatatan dokumen, kuesioner dan tes. Instrumen pengumpulan data menggunakan lembar pencatatan dokumen, kuesioner/angket dan tes objektif. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini ialah analisis deskriptif kualitatif, analisis deskriptif kuantitatif dan analisis statistik inferensial. Hasil evaluasi ahli isi sebesar 90% pada kualifikasi sangat baik. Ahli desain sebesar 94% pada kualifikasi sangat baik. Ahli media sebesar 92% pada kualifikasi sangat baik. Hasil uji perorangan sebesar 92% dan hasil uji kelompok kecil sebesar 92,83% masing-masing pada kualifikasi sangat baik, serta hasil uji lapangan sebesar 92,53% pada kualifikasi sangat baik sehingga media dikatakan valid untuk diuji cobakan. Pada uji efektivitas media audio pembelajaran menunjukkan hasil t-hitung (9,58) > t-tabel (2,00), sehingga H0 ditolak dan H1 diterima. Ini berarti, terdapat perbedaan yang signifikan terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran Bahasa Indonesia sebelum dan sesudah menggunakan media audio pembelajaran. Dengan demikian media audio pembelajaran yang dikembangkan efektif untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran Bahasa Indonesia.Kata Kunci : Pengembangan, Media Audio, ADDIE This research was conducted based on a problem of the low quality of education and low learning outcomes caused by the lack of attention from the teacher to the quality of the learning process. This research aimed to (1) describing the design of the development of audio media, (2) assessing the quality of the audio according to a review of media development experts and product trials, and (3) determining the effectiveness of audio media learning-oriented Indonesian audio-lingual for seventh grade students in SMPN 6 Singaraja academic year 2015/2016. This type research was research and development by using ADDIE model. Data collected by using the method of recording documents, questionnaires, and written test. Data collection instruments used were documents recording sheet, questionnaire, and objective tests. Data analysis techniques used in this research was descriptive and qualitative analysis, quantitative descriptive analysis and inferential statistical analysis. The result of the expert evaluation showed that 90% in the category of very good. The result of expert design showed that 94% in the category of very good. The result of expert media showed that 92% in the category of very good. Individual test result as 92%, small group test result as 92,83%, and each of them were on excellent qualification, also field test as 92,53 % in excellent qualification thus the media was valid to be tested. In the test the effectiveness of the learning audio media determine the results of t-test (9.58) > t-table (2.00), so that H0 and H1 accepted. This means, there is the significant difference to student learning outcomes in Indonesian subjects before and after using audio media learning. Thus developed instructional audio media effectively to improve student learning outcomes in subjects Indonesian.keyword : Development, Audio Media, ADDIE
Co-Authors . Sunaryadi ., ADE KARTIKA ., Agus Delon P. Putu ., Agus Dwi Santoso ., Anak Agung Istri Agung Trisnawati ., Dr. I Ketut Gading,M.Psi ., Gusti Ayu Kade Emi Saptayanti ., Gusti Ayu Made Widya Utami ., I Gusti Ayu Murniati ., I Gusti Ngurah Parama Kusuma Yudha ., I Komang Ragil Saputra ., I Nyoman Nitya Hariata ., I Putu Diki Marga Sumitra ., I Wayan Eka Santika Putra ., Kadek Agoes Edo Kharisma Putra ., Kadek Dwi Arinoviani ., Kadek Rai Puspitawangi ., Kadek Selvia Narayani ., Komang Dita Tri Aryana ., Komang Hendrawan ., Komang Rian Purniasih ., Komang Tri Pradnya Utama Giri ., Luh Suardani ., Luh Wiwin Ernayanti ., Made Nina Putri Agustina ., MARYANI NINGSIH ., Ni Kadek Dina Kusuma Dewi ., Ni Kadek Eka Jayanti ., Ni Kadek Risna Dewi ., Ni Ketut Alit Aryani ., Ni Ketut Ari Sudarwati ., Ni Ketut Sugiartini ., Ni Luh Ketut Yunita Sari ., Ni Luh Putu Dianawati ., Ni Luh Putu Mila Astari ., Ni Luh Sri Lastiari Putri ., Ni Made Dwipayanti Agustini ., Ni Nengah Juliantari ., Ni Nengah Widiantari ., Ni Putu Alit Sariati ., Ni Putu Ayu Suryaningsih ., Ni Putu Ayuk Pitria Damayanti ., Ni Putu Devi Efriani ., Ni Putu Eka Ari Adnyani ., Ni Putu Eka Mahendrawati ., Ni Putu Erna Yunita Pratiwi ., Ni Putu Meyra Citra Dewi ., Ni Wayan Armadi ., Nur Izza Avcarina ., Pande Bagus Andika Suarmika ., Rizal Ardiansyah A. A. Gede Agung A.A. Gede Agung A.A. Gede Agung Adnyani, Ni Ketut Mira Adrianus I Wayan Ilia Yuda Sukmana Agung, A. A. Gede Agus Dwi Santoso . Agus Suyatna Ambaraputri, I A Anggia Pramesty Devi Anak Agung Ayu Ratih Margitawati ., Anak Agung Ayu Ratih Margitawati Anak Agung Gede Agung Anak Agung Gede Agung, Anak Agung Gede Ayu Apriliyani, Ni Komang Ayu Apriliyani, Ni Komang Ayu Kusuma Dewi . Budiari, Ni Putu Ayu Eka Budiartini, Ni Nyoman Desak Ketut Sarining Sekar Desak Putu Mariati . Desak Putu Parmiti Desy Pratiwi Handaryani, Ni Md Desy Pratiwi Handaryani, Ni Md Dewa Ayu Indri Wijayanti ., Dewa Ayu Indri Wijayanti Dewa Ayu Ratih Purnama Sari Dewa Nyoman Sudana Didith Pramunditya Ambara Drs. I Nyoman Murda,M.Pd. . Drs. I Wayan Romi Sudhita,M.Pd. . Drs. Ndara Tanggu Renda . Drs. Nyoman Wirya . Drs. Syahruddin,S.Pd,M.Pd. . Efriani, Ni Putu Devi Eka Natalia . Eko Suyanto Fitri Apriliani Fitri Apriliani G.H. Andika Pratama Gede Arsa Wijaya . Gede Dedy Dharmayasa . Gede Dedy Dharmayasa ., Gede Dedy Dharmayasa Gede Metariawan Gede Rudhiyama ., Gede Rudhiyama GUNA, I MADE DWI Gunawan, I Komang Apriadi Gusti Ayu Made Mertadi . Handaryani, Ni Made Desy Pratiwi Hudzaimah Nur Hidayah ., Hudzaimah Nur Hidayah I Dewa Kade Tastra I Gde Wawan Sudatha, S.Pd., S.T., M.Pd . I Gede Andri Septiadi . I Gede Hendra Prastya . I Gede Hendra Prastya ., I Gede Hendra Prastya I Gede Margunayasa I Gede Putu Adhiyasa Surya Pratama . I Gede Supraptayana . I Gusti Ayu Murniati . I Gusti Ayu Rai Aryadnyani . I Gusti Ayu Tri Agustiana I Gusti Ngurah Agung Wiratemaja . I Gusti Ngurah Japa I Gusti Ngurah Parama Kusuma Yudha I Gusti Putu Mulyadi . I Kadek Resmawan . I Kadek Suartama I Kadek Suranata I Ketut Gading I Komang Agus Hartawan . I Komang Apriadi Gunawan I Komang Ragil Saputra I Komang Sudarma I Komang Sudarma I Made Ariestika ., I Made Ariestika I Made Citra Wibawa I MADE DWI GUNA I Made Suarjana I Made Tegeh I Nyoman Jampel I Nyoman Laba Jayanta I Nyoman Wirya I Putu Sukariasa . I Wayan Eka Santika Putra I Wayan Romi Sudhita I Wayan Widiana Ida Bagus Komang Juni Ardika . Ida Bagus Komang Juni Ardika ., Ida Bagus Komang Juni Ardika Ignatius I Wayan Suwatra Ita Purnamasari . Kadek Agoes Edo Kharisma putra Kadek Ayu Marhaendy T.KSP . Kadek Ayu Marhaendy T.KSP ., Kadek Ayu Marhaendy T.KSP Kadek Libra Adi Jaya . Kadek Suartawan . Kadek Suartawan ., Kadek Suartawan Kamaliah . Ketut Marini ., Ketut Marini Khutum Bafaqih . Khutum Bafaqih ., Khutum Bafaqih Komang Arystya Noviana . Komang Prima Sanjaya . Komang Rian Purniasih Komang Tri Pradnya Utama Giri . Krismantara, I Made lisna devi Luh Ayu Tirtayani Luh Putu Eka Prasedari Luh Putu Juniyanasari ., Luh Putu Juniyanasari Luh Putu Putrini Mahadewi Luh Putu Putrini Mahadewi, S.Pd . Luh Putu Putrini Mahadewi, S.Pd., M.S. . Luh Putu Yunita Dewi ., Luh Putu Yunita Dewi M.Pd Drs. I Ketut Dibia,S.Pd . M.Pd S.T. S.Pd. I Gde Wawan Sudatha . M.Pd. S.Pd. Putu Nanci Riastini . M.S. ., Luh Putu Putrini Mahadewi, S.Pd., M.S. M.Si Drs. Gede Raga . Made Atmaka Wati . Made Ayu Puspita Dewi . Made Ayu Puspita Dewi ., Made Ayu Puspita Dewi Made Hendra Arista ., Made Hendra Arista Made Ratnasari Dewi ., Made Ratnasari Dewi Made Sulastri Made Tia Parastika Dewi . Made Wirama . Made Wisnu Adi Pramana Mahadewi, Luh Putu Putrini Maryani Ningsih Metariawan, Gede Mutiara Magta Ni Kade Ayu Nita Yustari . Ni Kadek Risna Dewi . Ni Kadek Surtiani . Ni Kadek Wira Kusumawati . Ni Ketut Ari Sudarwati Ni Ketut Mira Adnyani Ni Ketut Resmini Ni Ketut Sariadi . Ni Ketut Suarni Ni Komang Sukerti . Ni Komang Sumiantini . Ni Luh Ayu Indra Astiti . Ni Made Arisandi Dewi . Ni Made Desy Pratiwi Handaryani Ni Made Evi Marianti . ni made pratiwi satriani Ni Made Suarjani Ni Made Sumerti Ni Nyoman Budiartini Ni Nyoman Kusmariyatni Ni Putu Ayu Prihartini . Ni Putu Ayu Prihartini ., Ni Putu Ayu Prihartini Ni Putu Ayu Prima Saraswati . Ni Putu Ayu Suryaningsih . Ni Putu Devi Efriani Ni Putu Devi Efriani . Ni Putu Erna Yunita Pratiwi Ni Putu Sri Purwaningsih . Ni Putu Widiawati ., Ni Putu Widiawati Ni Wayan Arini Ni Wayan Eka Suniantari . Nice Maylani Asril Ningsih, Maryani Nurul Ilma Nurul Ilma, Nurul Nyoman Dantes Nyoman Sayang Nyoman Widiasih Pande Bagus Andika Suarmika Pande Kadek Wida Ambarani ., Pande Kadek Wida Ambarani Pande Putu Cahya Mega Sanjiwana ., Pande Putu Cahya Mega Sanjiwana Praditya, Putu Agus Dellon Pramana, Made Wisnu Adi Pratama, G.H. Andika pratiwi satriani, ni made Pratiwi, Ni Putu Erna Yunita Prihastuti . Prof. Dr. Anak Agung Gede Agung,M.Pd . Prof. Dr. Gede Sedanayasa,M.Pd . Purniasih, Komang Rian Putra, I Wayan Eka Santika putra, Kadek Agoes Edo Kharisma Putu Aditya Antara Putu Agus Dellon Praditya Putu Eka Budi Utami . Putu Eka Udayana . Putu Etti Susiani Putu Rahayu Ujianti Resmini, Ni Ketut Riana, Ni Komang Ida S.Pd Luh Putu Putrini Mahadewi . Saputra, I Komang Ragil Sari, Dewa Ayu Ratih Purnama Suarmika, Pande Bagus Andika Suci, Ni Komang Ayu Ari Suci, Ni Komang Ayu Ari Sudarwati, Ni Ketut Ari Sukerti, Ni Ketut Sulistya Dewi, Made Rahayu Sunaryadi ., Sunaryadi Sunaryadi, . Suryantari, Ni Made Ayu Urmila Dewi, Ni Komang wulandari, ni made ari Yasa, I Ketut Dena Yudha, I Gusti Ngurah Parama Kusuma Yuli Yanti, Indri