Claim Missing Document
Check
Articles

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN INQUIRI TERBIMBING UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS V ., I Made Ria Cipta; ., Drs. Dewa Nyoman Sudana,M.Pd.; ., Drs. Ndara Tanggu Renda
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 3 No. 1 (2015): Vol. 3 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v3i1.5815

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan aktivitas belajar dan hasil belajar IPA siswa kelas V di SD No. 2 Tigawasa,Kecamatan Banjar, Kabupaten Buleleng tahun pelajaran 2014/2015 dengan penerapan Model Pembelajaran Inquiri Terbimbing. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang terdiri dari dua siklus. Setiap siklus terdiri dari 4 tahap yaitu tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi dan evaluasi, serta refleksi. Pelaksanaan tindakan tiap siklus adalah tiga kali pertemuan. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas V SD No.2 Tigawasa tahun pelajaran 2014/2015 yang berjumlah 29 orang. Objek dalam penelitian ini adalah aktivitas dan hasil belajar IPA. Pengumpulan data aktivitas dan hasil belajar dilakukan dengan metode observasi. Data yang terkumpul dianalisis dengan teknik deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Penerapan Model Pembelajaran Inquiri Terbimbing dapat meningkatkan aktivitas belajar dan dan hasil belajar IPA siswa kelas V di SD No.2 Tigawasa. Terjadi peningkatan persentase aktivitas belajar yaitu pada siklus I sebesar 65,86% yang berada pada kategori cukup aktif menjadi 85,17% pada siklus II yang berada pada kategori aktif. Sedangkan hasil belajar pada siklus I sebesar 68,22% yang berada pada kategori sedang menjadi 80,23% pada siklus II yang berada pada kategori tinggi. Ketuntasan belajar pada siklus I sebesar 65,52% dan mengalami peningkatan pada siklus II menjadi 93,10%. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa penerapan Model Pembelajaran Inquiri Terbimbing dapat meningkatkan aktivitas belajar dan hasil belajar IPA siswa kelas V di SD No. 2 Tigawasa, Kecamatan Banjar, Kabupaten Buleleng tahun pelajaran 2014/2015 Kata Kunci : model pembelajaran inquiri terbimbing, aktivitas belajar,hasil belajar. This present study is aimed at finding out the improvement of learning activity and result of studying sains in class V SD No 2 Tigawasa, Kecamatan Banjar, Kabupaten Buleleng on the academic year 2014/2015 by applying inquiry learning model. This is a classroom action research that consists 2 cycles. Each cycle consists of 4 steps namely planning action, observing, evaluating and reflecting. Each cycle was conducted in 3 meetings. Subject of study was 29 students class 5 in SD No. 2 Tigawasa on academic year 2014/2015. Furthermore, the object was activity and result of studying science. Observation was conducted in order to gather the data and was analized descriptively. Result of the research showed that the application of inquiry learning model could improve learning activity and also result of studying science in class V SD No. 2 Tigawasa. The improvement could be seen from the first cycle that was 65,86% and was categorized active enough and improve to 85,17% in the second cycle and categorized as active. Furthermore, result of the study also improved from 68,22% to 80,23% and categorized high. Moreover, lerning activity in studying science improved by applying inquiry learning model from 65,52% to 93,10% in SD No. 2 Tigawasa, Kecaatan Banjar, Kabupaten Buleleng on academic year 2014/2015 keyword : Inquiry Lerning Model, Learning Activity, Result of studying
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TTW TERHADAP HASIL BELAJAR PKn SISWA KELAS V SD ., Ida Ayu Rsi Yogandari; ., Dra. Ni Nyoman Garminah, M.Hum; ., Drs. Ndara Tanggu Renda
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 3 No. 1 (2015): Vol. 3 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v3i1.5887

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar PKn antara kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model kooperatif tipe TTW dan kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional pada siswa kelas V SD di Gugus IV Kecamatan Selat tahun pelajaran 2014/2015. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu dengan rancangan non equivalent post-test only control group design. Populasi dalam penelitian ini adalah kelas V SD di Gugus IV Kecamatan Selat tahun pelajaran 2014/2015 yang berjumlah 108 orang. Pemilihan sampel dilakukan dengan teknik cluster random sampling. Sampel penelitian ini yaitu kelas V SD Negeri 1 Muncan yang berjumlah 15 orang dan kelas V SD Negeri 1 Sebudi yang berjumlah 12 orang. Data hasil belajar PKn siswa dikumpulkan dengan metode tes dengan instrument berupa lembar soal pilihan ganda yang berjumlah 30 butir soal. Data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji-t). Hasil penelitian ini menemukan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar PKn antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran kooperatif tipe TTW dan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional (thitung > ttabel, thitung = 3,58; ttabel = 2,009). Rata-rata skor hasil belajar PKn siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran TTW adalah 22,1 dan rata-rata skor hasil belajar PKn siswa yang mengikuti pembelajaran dengan pembelajaran konvensional adalah 15,03. Jadi model pembelajaran TTW berpengaruh terhadap hasil belajar PKn pada siswa kelas V SD di Gugus IV Kecamatan Selat tahun pelajaran 2014/2015.Kata Kunci : TTW, hasil belajar, PKn This study aimed to find out the difference of civics learning outcomes between the group of students who were taught by using the TTW model and those who were taught by using the conventional learning model for the fifth year students in elementary school in Gugus IV Kecamatan Selat Kabupaten Karangasem. This research is a quasi experimental research with non equivalent post-test only control group design. Population of this research was 108 students of the fifth grade students in Gugus IV Kecamatan Selat Kabupaten Karangasem. The subject of this research is determined by cluster random sampling technique. The sample of this research was 15 students of the fifth grade students in SDN 1 Muncan and 12 students of the fifth grade students in SDN 1 Sebudi. In collecting the data the written test were given through a multiple choices item comprising of 30 items. The obtained data were analyzed using descriptive statistic and inferential statistic technique is that t-test, with normality test and homogeneity test as the requirements. The result of this research showed that there was a significany difference of the civic learning outcomes of fifth grade students in the second semester in Gugus IV Kecamatan Selat Kabupaten Karangasem between the group of students who were taught by using the TTW model and those who were taught by using the conventional learning model (to > tv, to = 3,58; tv = 2,009).keyword : TTW, learning outcomes, civics
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STAD TERHADAP HASIL BELAJAR IPA KELAS IV DI SD NO 3 SONGAN ., I Komang Sudiarpa; ., Drs. Ndara Tanggu Renda; ., Ni Wayan Rati, S.Pd., M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 3 No. 1 (2015): Vol. 3 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v3i1.5909

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan hasil belajar IPA antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran kooperatif STAD dengan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran konvensional. Penelitian merupakan jenis quasi experimen dengan rancangan post-test only control group design. Populasi dari penelitian ini adalah siswa Kelas IV SD Negeri 3 Songan semester ganjil tahun pelajaran 2013/2014 yang berjumlah 79 siswa (39 siswa pada kelompok eksperimen dan 40 siswa pada kelompok kontrol). Data penelitian berupa hasil belajar IPA yang diperoleh dengan tes hasil belajar berupa test pilihan ganda sebanyak 25 item soal. Data yang terkumpul dianalisis dengan uji-t. Hasil penelitian menunjukan bahwa secara keseluruhan rata-rata skor hasil belajar IPA siswa pada kelompok eksperimen yaitu sebesar 13,69 lebih tinggi dibandingkan dengan rata-rata skor hasil belajar siswa pada kelompok kontrol yaitu 11,73. Hasil uji-t pada taraf signifikansi 5% diperoleh thitung= 2,1024. Sementara ttabel pada taraf signifikasi 5% dengan db 77 adalah 1,9913. Dengan demikian thitung > ttabel, maka ditarik kesimpulan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar IPA yang signifikan antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran kooperatif STAD dengan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran konvensional.Kata Kunci : model pembelajaran kooperatif tipe STAD, model pembelajaran konvensional, hasil belajar IPA The purposes of this research were to know differences between students result in science who learnt by student teams achievement division cooperative learning model and students who learnt using conventional learning model. The type of this research was a quasi experiment by using post-test only control group design. Population of this research was grade fourth student of SD Negeri 3 Songan in academic year 2013/2014 amounting to 79 students (39 students in the experimental group and 40 students in the control group). Science students learning outcome data were collected using the test method in the form of multiple-choice test of 25 items. Data were analyzed by t-test. The result of this research show overall average score of science learning outcomes of students in the experimental group that is equal to 13.69 higher than the average score of student learning outcomes in the control group 11.73. The results of the t-test at 5% significance level obtained tcount = 2.1024. While ttable at 5% significance level with 77 db is 1.9913. Thus tcount> ttable, then conclude that there are differences in learning outcomes between the significant science students who learnt by student teams achievement division cooperative learning model and students who learnt by with conventional learning model.keyword : student teams achievement division cooperative learning model, conventional learning model, students result in science
Pengaruh Model Role Playing Berbasis Permainan Tradisional Bali Terhadap Keterampilan Berbicara Pada Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Siswa Kelas III ., Kadek Yuda Wibawa; ., Dr. Desak Putu Parmiti,MS; ., Drs. Ndara Tanggu Renda
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 4 No. 1 (2016): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i1.6952

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan keterampilan berbicara antara siswa yang mengikuti model pembelajaran Role Playing berbasis permainan tradisional Bali dengan pembelajaran konvensional pada mata pelajaran bahasa Indonesia siswa kelas III SD di Gugus II Kecamatan Buleleng Tahun Pelajaran 2015/2016. Jenis penelitian ini adalah penelitian quasi eksperimen (eksperimen semu), dengan rancangan penelitian menggunakan desain penelitian eksperimen “posttest only with equivalent control group design. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas III SD di Gugus II Kecamatan Buleleng, dengan SD Negeri 3 Penarukan sebagai kelas eksperimen yang berjumlah 38 siswa dan SD negeri 4 Penarukan sebagai kelas kontrol yang berjumlah 33 siswa. Objek penelitian ini adalah keterampilan berbicara pada mata pelajaran Bahasa Indonesia. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan metode non tes (observasi). Data dianalisis dengan teknik analisis statistik deskriptif dan inferensial. Berdasarkan hasil analisis pada uji hipotesis diperoleh thitung=6,68 dan ttabel=1,66 pada taraf signifikansi 5% dan dk=69, dengan membandingkan hasil thitung dengan ttabel dapat disimpulkan bahwa thitung>ttabel, maka H0 ditolak dan Ha diterima. Berdasarkan hasil analisis pada uji hipotesis maka penelitian menujukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan keterampilan berbicara pada mata pelajaran Bahasa Indonesia antara siswa yang mengikuti pembelajaran Role Playing berbasis permainan tradisional Bali dan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional pada siswa kelas III SD di Gugus II Kecamatan Buleleng.Kata Kunci : Bahasa Indonesia, permainan tradisional Bali, role playing The purpose of research is to know the difference between the speaking skills of students who take the role playing Learning Model with balinese traditional games bases compared with the conventional learning on Indonesian subject on the 3rd grade of elementary school students in Gugus II Buleleng distric school years 2015/2016. Type of the research is quasi research experiment (quasi-experiment), the research plan with “posttest only with equivalent control group design”. The subject of the research is 3rd grade of elementary school students in Gugus II Buleleng distric, with the Penarukan elementary school no 3 as experiment class as 38 many student and Penarukan elemntary school no 4 as control class as 33 many student. The object of the research is speaking skills with the conventional learning on Indonesia. Data as collected with tecnique by the non-test method (observation). Analys of data as analys tecnique statistic descriptive and inferential. Base the result of analys on hypothesis test obtainable is tcalculate=6,68 and ttable=1,66 by the extent from 5% significance and dk=69, with result oppuse tcalculate with ttable can concluted that tconclute>ttable, so H0 rejected dan Ha accept. Base the result of analys on hypothesis test that the research be found deffrent as significant speaking skills with the conventional learning on Indonesia students who take the role playing Learning Model with balinese traditional games and student who take conventional of student on the 3rd grade of elementary school students in Gugus II Buleleng distric.keyword : balinese traditional games, learning on Indonesian, role playing
ANALISIS REKONSTRUKSI PENGETAHUAN BERDASARKAN TEORI TAKSONOMI BLOOM REVISI PADA PEMBELAJARAN IPA DI SEKOLAH DASAR ., Kadek Agustya Wira Budhi; ., I Wayan Widiana, S.Pd., M.Pd; ., Drs. Ndara Tanggu Renda
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 4 No. 1 (2016): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i1.6993

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif yang bertujuan untuk mengetahui: (1) deskripsi dimensi pengetahuan yang dimiliki siswa kelas IV dan V semester genap di Gugus XIII Kecamatan Buleleng berdasarkan teori Taksonomi Bloom Revisi pada pembelajaran IPA, (2) deskripsi efektivitas rekonstruksi pengetahuan siswa melalui penerapan pendekatan saintifik. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas IV dan V semester genap di SD gugus XIII Kecamatan Buleleng dan sampel penelitian ini adalah siswa kelas IV dan V semester genap di SD N 1 Banjar Tegal, SD N 1 Bakti Seraga, dan SD N 3 Banjar Tegal. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah tes dan wawancara. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) deskripsi pengetahuan berdasarkan teori Taksonomi Bloom Revisi yang dimiliki siswa kelas IV pada pembelajaran IPA berada pada kategori tinggi dengan rata-rata 17,71 (skor maksimal 24), hasil rata-rata setiap indikator berada pada kategori tinggi yaitu diatas 3,5 (skor maksimal 6), (2) deskripsi pengetahuan berdasarkan teori Taksonomi Bloom Revisi yang dimiliki siswa kelas V pada pembelajaran IPA berada pada kategori tinggi dengan rata-rata 14,92 (skor maksimal 24) dan hasil rata-rata setiap indikator, diperoleh hasil bahwa indikator pengetahuan konseptual dan metakognitif berada pada kategori sedang yaitu dibawah 3,5 (skor maksimal 6). Dengan demikian rekonstruksi pengetahuan melalui pendekatan saintifik hanya diterapkan pada siswa kelas V. Hasil rekonstruksi menunjukkan bahwa rata-rata skor pengetahuan siswa kelas V pada pembelajaran IPA mengalami peningkatan yaitu 18,36 berada pada kategori sangat tinggi, dan rata-rata skor setiap indikator berada pada kategori tinggi yaitu diatas 3,5 (dari skor maksimal 6).Kata Kunci : rekonstruksi, pengetahuan, taksonomi bloom revisi This research is about descriptive study with the purpose to determine: (1) describe about dimensions of the knowledge which had by the students grade 4th and 5th in the group XIII of Buleleng District based on the Taksonomi Bloom Revisi theory of the learning science, (2) describe the effectiveness reconstruction of the student's knowledge through the application of scientific approach. The population of this research are grade 4th and 5th Elementary School group XIII of Buleleng District and the samples are grade 4th and 5th students from three Elementary School, the are Elementary School 1 Banjar Tegal, Elementary School 1 Bakti Seraga and Elementary School 3 Banjar Tegal. The method used is a test and interview. The results of this research indicate that: (1) descriptiont of the knowledge based on the theory Taksonomi Bloom Revisi haded by the students grade 4th on science learning at high category with an average 17.71 (maximum score 24), the result of each indicators in high category is above 3,5 (maximum score 6). (2) the descriptiont of the knowldge based on the theory Taksonomi Bloom Revisi haded by the students grade 5th on science learning at high category with an average 14,92 (maximum score 24) and the average of each indicators, show that indicators of conceptual and metacognitif knowladge in normal category under 3,5 (maximum score 6). So the reconstruction knowledge with the scientiffic approach is used to the students grade 5th only. The results of reconstruction show the average score of the students grade 5th in the science learning rise to 18,36 in the high category and the average score of each indicators in high category above 3,5 (maximum score 6). keyword : reconstruction, knowledge, taksonomi bloom revisi.
ANALISIS KESENJANGAN PERENCANAAN DAN PELAKSANAAN PEMBELAJARAN KURIKULUM 2013 DI SD NO. 4 BANYUASRI ., I Wayan Adi Antara; ., I Gede Margunayasa, S.Pd., M.Pd.; ., Drs. Ndara Tanggu Renda
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 4 No. 1 (2016): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i1.7103

Abstract

Penelitian ini bertujuan (1) untuk menganalisis kesenjangan rencana pelaksanaan pembelajaran Kurikulum 2013 yang dibuat oleh guru SD No. 4 Banyuasri Tahun Pelajaran 2015/2016 dengan Permendikbud Nomor 103 Tahun 2014 tentang Kurikulum 2013, (2) untuk menganalisis kesenjangan pelaksanaan pembelajaran Kurikulum 2013 yang dilakukan oleh guru SD No. 4 Banyuasri Tahun Pelajaran 2015/2016 dengan Permendikbud Nomor 103 Tahun 2014. Jenis penelitian ini adalah penelitian evaluatif. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan metode (1) studi dokumentasi, (2) observasi, dan (3) wawancara. Data yang sudah terkumpul diolah dengan menggunakan statistik non parametrik dengan uji bertanda wilcoxon, kemudian dilanjutkan dengan penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Subjek yang digunakan dalam penelitian ini yaitu seluruh guru kelas di SD No. 4 Banyuasri. Objek penelitian adalah RPP dan pelaksanaan pembelajaran dengan kurikulum 2013 yang disusun dan dilaksanakan oleh guru berdasarkan Permendikbud Nomor 103 Tahun 2014. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Besarnya kesenjangan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) dengan Kurikulum 2013 yang dibuat oleh guru SD No. 4 Banyuasri Tahun Pelajaran 2015/2016 dengan Permendikbud Nomor 103 Tahun 2014 adalah sebesar 15% dan tergolong kategori sangat kecil (SK), (2) Besarnya kesenjangan pelaksanaan pembelajaran dengan Kurikulum 2013 yang dilakukan oleh guru SD No. 4 Banyuasri Tahun Pelajaran 2015/2016 dengan Permendikbud Nomor 103 Tahun 2014 adalah sebesar 25,21% dan tergolong kategori kecil (K).Kata Kunci : kesenjangan, Perencanaan dan pelaksanaan pembelajaran, Permendikbud Nomor 103 Tahun 2014. This study was aimed to (1) analyzed discrepancied the curriculum of 2013’s lesson plan, that was created by teachers at SD No. 4 Banyuasri in the academic years 2015/2016 with Permendikbud Nomor 103 Tahun 2014; (2) analyzed discrepancied the learning process of curriculum 2013 by teachers at SD No. 4 Banyuasri in the academic years 2015/2016 with Permendikbud No. 103 Tahun 2014. The research is an evaluative research. The methods of collecting data was (1) documentation study, (2) observation, and (3) interviews. The data that have been collected were processed using non-parametric statistical test Wilcoxon, then continued with the presentation of the data and conclusions. The subjects of this study was all of the teachers in SD No. 4 Banyuasri. The object of the research is the lesson plan and the implementation of learning using the curriculum of 2013 who conceived and implemented by teachers based on Permendikbud No. 103 Tahun 2014. The results showed that (1) The size of the gap between lesson plan with curriculum 2013, that was created by teachers in SD No. 4 Banyuasri in the academic years 2015/2016 based on Permendikbud No. 103 Tahun 2014 was 15% and classified as a very small category , (2) The size of the gap between learning implementation in curriculum of 2013 that have been done by the teachers in SD No. 4 Banyuasri in the academic years 2015/2016 with Permendikbud No. 103 Tahun 2014 was 25,21% and classified as a small category.keyword : discrepancy, lesson plan, implementation of learning, Permendikbud Nomor 103 Tahun 2014
PENERAPAN MODEL PAP BERBANTUAN MEDIA KOMIK UNTUK MENINGKATKAN KEAKTIFAN DAN HASIL BELAJAR IPS KELAS IV ., I Made Agus Muliarta; ., Drs. I Nyoman Murda,M.Pd.; ., Drs. Ndara Tanggu Renda
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 4 No. 1 (2016): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i1.7345

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) Meningkatkan keaktifan belajar siswa pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial melalui penerapan model Picture and Picture berbatuan media komik. (2) Meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial melalui penerapan model Picture and Picture berbatuan media komik. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas. Subjek penelitian adalah seluruh siswa kelas IV SDN 2 Banjar Bali tahun pelajaran 2015/2016, yang berjumlah 21 orang. Data keaktifan dikumpulkan dengan instrumen berbentuk lembar observasi dan data hasil belajar dengan tes pilihan ganda. Hasil penelitian siklus I menunjukan rata-rata persentase keaktifan sebesar 71,82% kategori cukup aktif, rata-rata hasil belajar 72,85, ketuntasan klasikal mencapai 66,66%. Hasil ini belum mencapai katagori keberhasilan. Pada siklus II terjadi peningkatan rata-rata persentase keaktifan sebesar 80,86% kategori cukup aktif, rata-rata hasil belajar 81,87, ketuntasan klasikal mencapai 85,71%. Hasil siklus II telah mencapai kriteria keberhasilan. Berdasarkan hasil analisis data, dapat disimpulkan hal-hal sebagai berikut (1) Terjadi peningkatan keaktifan belajar siswa setelah dibelajarkan dengan model Picture and Picture berbatuan media komik. (2) Terjadi peningkatan hasil belajar siswa setelah dibelajarkan dengan model Picture and Picture berbatuan media komik.Kata Kunci : hasil belajar, keaktifan belajar, Picture and Picture This research has purposed such as: (1) Increased of students' learning activeness on the subjects of Social Sciences through the application of models Picture and Picture assisted by comics medium. (2) Increased of student learning achievement on the subjects of Social Sciences through the application of models Picture and Picture assisted by comics medium. This research is a classroom action research. The subjects were all of students in grade IV SDN 2 Banjar Bali in the academic year 2015/2016, totaling 21 people. Activeness data collected by observation sheet shaped instrument and learning result data with multiple-choice tests. The results of the first cycle of the researched show the average percentage of 71.82% activeness on active enough category, the average learning result 72.85, reaching 66.66% classical completeness. These results have not reached the success category. In the second cycle occurred an increase in the average percentage of 80.86% activeness on active enough category, the average learning achievement 81.87, reaching 85.71% classical completeness. The results of the second cycle have achieved success criteria. Based on the analysis, we can conclude matters such as: (1) Occur an increase in students' learning activeness after application of model Picture and Picture assist by comics medium. (2) Occur an increase in student learning outcomes after application of model Picture and Picture assist by comics medium.keyword : learning activeness, learning achievement, Picture and Picture
PENERAPAN MODEL SAVI BERBANTUAN BENDA KONKRIT UNTUK MENINGKATKAN KEAKTIFAN DAN HASIL BELAJAR IPA KELAS V ., I Komang Pande Ardiyasa; ., Drs. Ndara Tanggu Renda; ., Drs. I Nyoman Murda,M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 4 No. 1 (2016): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i1.7351

Abstract

Penelitian ini bertujuan: (1) untuk mengetahui peningkatan keaktifan belajar siswa kelas V semester II tahun pelajaran 2015/2016 di SDN 3 Penarukan Kecamatan Buleleng dalam pembelajaran IPA saat penerapan model pembelajaran SAVI berbatuan benda konkrit; (2) untuk mengetahui peningkatan hasil belajar siswa kelas V semester II tahun pelajaran 2015/2016 di SDN 3 Penarukan Kecamatan Buleleng dalam pembelajaran IPA setelah penerapan model pembelajaran SAVI berbatuan benda konkrit. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas. Subjek penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V di SD Negeri 3 Penarukan, Kecamatan Buleleng tahun pelajaran 2015/2016, yang berjumlah 37 orang siswa. Metode yang digunakan yaitu metode observasi dan metode tes. Data keaktifan belajar dikumpulkan dengan menggunakan instrumen lembar observasi, dan data hasil belajar dikumpulkan dengan tes soal pilihan ganda. Hasil penelitian pada siklus I diperoleh nilai rata-rata keaktifan belajar siswa yaitu 70,81 dengan kategori cukup aktif, sedangkan nilai rata-rata hasil belajar siswa yaitu 71,02 dengan kategori sedang. Namun, hasil pelaksanaan tindakan pada siklus I belum mencapai kriteria keberhasilan penelitian. Selanjutnya, pada siklus II nilai rata-rata keaktifan belajar siswa mengalami peningkatan sebesar 0,33 yaitu 80,72 dengan kategori aktif. Sedangkan, nilai rata-rata hasil belajar siswa mengalami peningkatan sebesar 0,34 yaitu 80,91 dengan kategori tinggi. Hasil pelaksanaan tindakan pada siklus II sudah berhasil, karena telah mencapai kriteria keberhasilan penelitian yang telah ditetapkan. Kata Kunci : hasil belajar, keaktifan belajar, SAVI This study aims to: (1) to determine the increase in class V students' learning activeness second semester of 2015/2016 academic year in SDN 3 Penarukan District of Buleleng in science learning when learning model application SAVI rocky concrete objects; (2) the improvement of student learning outcomes V class the second semester of the school year 2015/2016 in SDN 3 Penarukan District of Buleleng in science learning after learning model application SAVI rocky concrete objects. This research is a classroom action research. The subjects were all students in grade V in SD Negeri 3 Penarukan, District Buleleng 2015/2016 school year, which amounted to 37 students. The method used is the method of observation and test methods. Data were collected using the activity of learning the instrument observation sheets, and learning outcomes data collected by the test multiple choice questions. The results of the study in the first cycle obtained by the average value of students' learning activeness is 70.81 with a fairly active category, while the average value of student learning outcomes, namely 71.02 in the medium category. However, the results of the implementation of the action on the first cycle has not reached the success criteria of the study. Subsequently, the second cycle of the average value of students' learning activeness increased by 0.33 ie 80.72 with the active category. Meanwhile, the average value of the learning outcomes of students has increased by 0.34 ie 80.91 to a high category. The results of the implementation of the action on the second cycle was successful, having achieved success criteria designated research.keyword : learning outcomes, active learning, SAVI
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN GROUP INVESTIGATION (GI) TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS 5 ., Dewa Made Dwi Sakah; ., Drs. Nyoman Wirya; ., Drs. Ndara Tanggu Renda
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 4 No. 1 (2016): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i1.7475

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara siswa yang mengikuti pembelajaran model Group Investigation (GI) dengan siswa yang mengikuti pembelajaran dan pembelajaran konvensional pada siswa kelas V semester II SD di Gugus I Tampaksiring . Rancangan penelitian ini adalah Quasi Eksperimen, dengan desain post-test only control group design. Sampel penelitian ini berjumlah sebanyak 56 orang yang diambil secara undian. Data hasil belajar dikumpulkan dengan menggunakan tes pilihan ganda. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan teknik analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial uji-t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) hasil belajar IPA siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model Group Investigation (GI) dengan mean (M) = 21,34 termasuk dalam kategori tinggi, (2) hasil belajar IPA siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran konvensional dengan mean (M) = 17,37 termasuk dalam kategori sedang, (3) terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model Group Investigation (GI) dengan kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model konvensional. Perbedaan tersebut dilihat dari skor hasil belajar IPA siswa diperoleh hasil thitung sebesar 4,377, sedangkan, ttabel dengan db = 54 pada taraf signifikansi 5% adalah 1,674. Hasil perhitungan tersebut menunjukkan bahwa thitung lebih besar dari ttabel (4,377> 1,674). Adanya perbedaan yang signifikan menunjukkan bahwa model Group Investigation (GI) berpengaruh positif tehadap hasil belajar IPA siswa dibandingkan dengan model pembelajaran konvensional.Kata Kunci : hasil belajar IPA, model group investigation (GI), model pembelajaran konvensional The purpose of this study is to know the significant differences of students’ achievement in IPA subject between students that study using Group Investigation (GI) model with students that follow conventional learning for class V student in semester II at SD Gugus I Tampaksiring. The design of this study is Quasi Experiment, with the design of post-test only control group design. The sample is 56 that picked using lottery. Learning outcomes data were collected using a multiple choice test. Data were analyzed using descriptive statistical analysis techniques and inferential statistical t-test. The results showed that (1) the students’ learning achievement using Group Investigation (GI) model with mean (M) = 21,34 belong to high category, (2) learning achievement using conventional learning with mean (M) = 17.37 belong to average category (3) there is significant differences to the learning achievement between group of student that using Group Investigation (GI) model and group of students that using conventional model. The differences can be seen from the score of the student found tScore= 4.377, whereas, ttable with db = 54 at in significant degree 5% is 1.674. The result showed that tscoreis more than ttabe (4.377> 1.674). The found of significant difference show that Group Investigation (GI) model combine with authentic media positively affect the students achievement in IPA subject compared with conventional learning model.keyword : conventional learning model, group investigation (GI) model, Learning outcomes IPA
ANALISIS INTERAKSI PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA PADA SISWA KELAS II SEMESTER II SDN 1 PIDPID KECAMATAN ABANG KABUPATEN KARANGASEM TAHUN PELAJARAN 2015/2016 ., I Gede Marta Widana; ., Drs. Ndara Tanggu Renda; ., I Wayan Widiana, S.Pd., M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 4 No. 1 (2016): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i1.7500

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan interaksi pembelajaran Bahasa Indonesia pada siswa kelas II semester II SD Negeri 1 Pidpid Kecamatan Abang Kabupaten Karangasem Tahun Pelajaran 2015/2016. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif. Subjek penelitian adalah siswa kelas II SDN 1 Pidpid berjumlah 22 orang. Data dalam penelitian dikumpulkan dengan metode observasi, wawancara dan dokumentasi. Data interaksi pembelajaran dikumpulkan dengan metode observasi dan wawancara, sedangkan dokumentasi digunakan untuk melengkapi data yang sudah ada. Data yang sudah terkumpul selanjutnya dianalisis menggunakan Flander’s Interaction Analysis Categories (FIAC). Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru bicara (GB) memiliki persentase sebesar 55,04%, siswa bicara (SB) sebesar 31,41%, kesunyian (K) memiliki persentase sebesar 12,59%, rasio respon guru (RRG) sebesar 43,83%, rasio inisiatif siswa (RIS) sebesar 8,19%, rasio respon langsung guru (RRLG) sebesar 61,06%, rasio pergantian konten (RPK) sebesar 59,36%, dan rasio tetap siswa (RTS) sebesar 0%. Karakteristik pembelajaran Bahasa Indonesia di kelas mengindikasikan bahwa guru adalah orang yang bertugas menyediakan bahan pelajaran, tetapi yang mengolah dan mencerna adalah siswa. Kata Kunci : Interaksi pembelajaran, pembelajaran bahasa indonesia. This study aimed to describe the interaction of learning Indonesian in the second semester of second grade students of SD Negeri 1 Pidpid Abang, Karangasem in the academic year 2015/2016. This research is descriptive. The subjects were grade II SDN 1 Pidpid was 22 people. The data was collected by observation, interview and documentation. Learning interaction data collected by observation and interviews, while the documentation used to supplement existing data. After collected the data then analyzed using Flander's Interaction Analysis Categories (FIAC). The results showed that teachers talk (GB) has a percentage of 55.04%, the students speak (SB) amounted to 31.41%, the silence (K) has a percentage of 12.59%, the ratio of teacher response (RRG) amounted to 43.83 %, the ratio of student initiative (RIS) amounted to 8.19%, the ratio of direct response to teacher (RRLG) amounted to 61.06%, turnover ratio content (RPK) of 59.36%, and a fixed ratio of students (RTS) amounted to 0%. Characteristics of Indonesian in the classroom learning indicate that the teacher is the person who is responsible for providing learning materials, but the process and the receiving are students. keyword : The interaction of learning, learning Indonesian
Co-Authors ., Anak Agung Istri Agung Trisnawati ., Dewa Made Dwi Sakah ., Dr. I Ketut Gading,M.Psi ., Gede Risa Pebriana ., Gede Yoga Hermawan ., Gede Yuda Sastrawan ., Gus Nyoman Widhi Arsa Nugraha ., I Dewa Gede Raka Wisnawa ., I Gede Ari Murti ., I Gede Cahyadi ., I Gede Hery Suyasa Putra ., I Gede Marta Widana ., I Ketut Sanjaya ., I Ketut Sudha ., I Komang Pande Ardiyasa ., I Made Agus Muliarta ., I Md Agus Yogi m ., I Md Vicky Gusnawan ., I Nengah Arta Sedana ., I Wayan Adi Antara ., I Wayan Heri Sumayasa ., Ida Ayu Kade Eva Trisna Wiyastini ., Indi Syifa Maulidati ., Kadek Agustya Wira Budhi ., Kadek Sri Windayani ., Kadek Yuda Wibawa ., Ketut Eli Mariadeni ., Made Wisnu Puthra ., Mas Agus Asta Muhamad ., Muhammad Hasim ., Ni Kadek Putri Maharani ., Ni Ketut Sugiartini ., Ni Luh Putu Eka Agustini ., Ni Made Dwipayanti Agustini ., Ni Nengah Juliantari ., Putu Yogi Mahardhika Adi Guna, I Made Yogi Afriyanti, Evi Agatha, Gede Radipa Surya Agung Ayu Komang Candra Ayuni Dewi ., Agung Ayu Komang Candra Ayuni Dewi Agustini, Kadek Dwi Intan Anak Agung Ngurah Mahendra Putra . Antika, I Komang Mega Arimbawa, Pt. Redy Kresna Arya Pratiwi, N P E Arya Pratiwi, N.P. Eka Ayu Pradnya Wulandari Desak Putu Parmiti Desak Putu Parmiti Desi Susiana Dewa Nyoman Sudana Dewi Utami, Ni Luh Made Sintya Dewi, Komang Try Septiana Dharsana, I Ketut Drs. I Nyoman Murda,M.Pd. . Drs. I Wayan Romi Sudhita,M.Pd. . Drs. Nyoman Wirya . Drs. Syahruddin,S.Pd,M.Pd. . Evi Afriyanti Evita Wulandari, Komang Evita Wulandari, Komang G.H. Andika Pratama Garminah, Ni Nyoman Gede Radipa Surya Agatha Gede Suharianta . Gede Wira Bayu Gusti Ayu Nyoman, Parmini Harta, Juni I Dewa Kade Tastra I Gede Agus Suantara I Gede Astawan I Gede Mardika . I Gede Margunayasa I Gede Nesa Suardita . I Gede Novayana I Gede Pait Budhi Puniatmaja I Gusti Ngurah Japa I Gusti Ngurah Oka Wiantara I Kadek Suartama I Ketut Gading I Komang Aditya Sadewa I Komang Sudarma I Komang Sudiarpa ., I Komang Sudiarpa I Made Citra Wibawa I Made Putrayasa . I Made Ria Cipta ., I Made Ria Cipta I Made Suarjana I Made Tegeh I Made Tegeh I Nengah Suba I Nyoman Jampel I Nyoman Laba Jayanta I Nyoman Wirya I Putu Ariadi . I Putu Eka Markandya I Putu Eka Putra Aryawan . I Wayan Adi Antara I Wayan Adi Antara, I Wayan Adi I Wayan Eka Martawan ., I Wayan Eka Martawan I Wayan Misnawan I Wayan Widiana Ida Ayu Rsi Yogandari ., Ida Ayu Rsi Yogandari Ignasia Erlina Juniarti, Novi Dian juniarti, Novi Dian Kadek Beny Agus Permana Kadek Dian Anggraeni . Kadek Yudiana Kadek Yudik Ariawan Karma Yasa, Yogi Karmila Dewi, Dewa Ayu Ketut Pudjawan Ketut Suwirta . Ketut Yuli Ayu Wulandari Komang Ary Setiawan . Komang Asriningsih . Komang Eva Wahyu Diatmika . Komang Rizky Aditya Wiguna Komang Suardi Wiradarma Komang Suyani Komang Tri Yoga Pramana Krisnayanti, Ni Komang Eka kusmariatni, ni nyoman Luh Putu Putrini Mahadewi Luh Sri Widiasih M.Hum Dra. Ni Nyoman Garminah . M.Pd Drs. I Ketut Dibia,S.Pd . M.Pd S.T. S.Pd. I Gde Wawan Sudatha . M.Pd. S.Pd. Putu Nanci Riastini . M.S. ., Luh Putu Putrini Mahadewi, S.Pd., M.S. Made Sumantri Made Wesi Agung Prabhawa . Mahadewi, Luh Putu Putrini Markandya, I Putu Eka Miasari, Ni Putu Misnawan, I Wayan N P E Arya Pratiwi Ni Kadek Indrayati . Ni Ketut Suarmini Ni Ketut Suarni Ni Ketut Suarni Ni Ketut Widiasih Ni Komang Eka Krisnayanti Ni Luh Saraswati Adnyani . Ni Luh Widyawati . Ni Made Ayu Wisnawati . Ni Made Dwigita Novianti ni made sepria utami ni made sri mulyani Ni Nengah Sekar Wangi ni nyoman kusmariatni Ni Nyoman Kusmariyatni Ni Putu Miasari Ni Putu Nopiyanti Ni Putu Sri Artini . Ni Wayan Arini Ni Wayan Rati Niartiningsih, Ni Putu Nopiyanti, Ni Putu Nurul Fadhilah Nyoman Dantes Nyoman Sudiastana ., Nyoman Sudiastana Pande Putu Rizky Ari Pratana Permana, Kadek Beny Agus Pertiwi, Putu Arik Indah Pratama, G.H. Andika Pratana, Pande Putu Rizky Ari Prof. Dr. Anak Agung Gede Agung,M.Pd . Prof. Dr. Gede Sedanayasa,M.Pd . Pt. Redy Kresna Arimbawa Puniatmaja, I Gede Pait Budhi Putu Etti Susiani Putu Suardita ., Putu Suardita Redy Kresna Arimbawa Sadewa, I Komang Aditya Sanjaya Putra, I Gede Sanjaya, I Kadek Yoga sepria utami, ni made Siti Romlah . sri mulyani, ni made Suarjana, I Md Suarjana, I Md Suarjana, I. M. Suarni, Ketut Suartama, I Wayan Agus Suryani, Ni Komang Suryani, Ni Komang Susiana, Desi Suwardana, Ketut Adi Suwastawan, I Gede Agus Suyani, Komang Utami, Ni Made Sepria Wangi, Ni Nengah Sekar Wiantara, I Gusti Ngurah Oka Widiasih, Luh Sri Wiradarma, Komang Suardi Wirawan, I Kmg Juliana Wirawan, I Kmg Juliana Wulandari, Ayu Pradnya Wulandari, Ketut Yuli Ayu