Claim Missing Document
Check
Articles

PENGEMBANGAN MEDIA VIDEO PEMBELAJARAN KETERAMPILAN MEMBIMBING DISKUSI KELOMPOK KECIL DAN MENGADAKAN VARIASI Kadek Deni Kurniawiguna .; Drs. Ignatius I Wayan Suwatra,M.Pd .; I Komang Sudarma,S.Pd, M.Pd. .
Jurnal Edutech Undiksha Vol. 3 No. 1 (2015): June
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jeu.v3i1.5905

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah (1) mendeskripsikan rancang bangun media video pembelajaran, (2) mengetahui kualitas hasil video pembelajaran, (3) mengetahui efektivitas media video pembelajaran keterampilan membimbing diskusi kelompok kecil dan mengadakan variasi pada pembelajaran micro teaching. Model pengembangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah model ADDIE. Validasi video pembelajaran dilakukan oleh satu ahli isi mata kuliah, satu ahli desain pembelajaran, satu ahli media pembelajaran, 3 mahasiswa uji coba perorangan, 12 mahasiswa uji coba kelompok kecil, dan 29 mahasiswa uji coba lapangan. Efektivitas video pembelajaran dilakukan oleh 29 mahasiswa menggunakan desain penelitian pre-test dan post-test serta lembar observasi. Hasil penelitian ini adalah 1) deskripsi desain pengembangan media video pembelajaran 2) kualitas hasil pengembangan media menurut review ahli dan mahasiswa yaitu: a) ahli bidang studi 88,9% berada pada kategori baik; b) ahli desain pembelajaran 88% berada pada kategori sangat baik; c) ahli media pembelajaran 88% berada pada kategori baik; d) uji coba perorangan 85,4% berada pada kategori baik; (e) uji coba kelompok kecil 90,5% berada pada kategori sangat baik; (f) dan uji coba lapangan 76,9% yang berada pada kategori baik; 3) efektivitas hasil pengembangan media video pembelajaran menunjukkan signifikansi yang diperoleh adalah thitung = 8,27 > ttabel =2,000. Ini berarti terdapat perbedaan signifikan pada hasil belajar siswa sebelum dan sesudah menggunakan media video pembelajaran. Penelitian ini juga menggunakan tes psikomotor, nilai rata-rata dari tes psikomotor terhadap keterampilan dasar mengajar yaitu 85,1 dan 89,5 sehingga berada pada katagori sangat baik, berarti pengunaan video pembelajaran efektif dalam membantu mahasiswa menguasai keterampilan mengajar.Kata Kunci : pengembangan, media video pembelajaran, micro teaching The purposes of this study were (1) to describe instructional video media design, (2) to determine the quality of the instructional video, (3) determine the effectiveness of the instructional video media at skill in guiding small group discussions and holding a variation on micro teaching learning. Development models which was used in this study was ADDIE model. Validation of instructional videos was done by a content expert of subject, an instructional design experts, an instructional media expert, 3 students for individual trials, 12 students for small group trials, and 29 students for field trials. The effectiveness of the instructional video was done by 29 students by using pre-test and post-test research designs and observation sheet. Results of this study are 1) a description of the development of instructional video media design 2) the quality of the development of media according to the expert reviews and student, namely: a) the subject expert is 88.9% in the good category; b) 88% of instructional design expert is in the very good category; c) 88% of instructional media expert is in the good category; d) individual testing is 85.4% in the good category; (e) a small group testing 90.5% is in the very good category; (f) and field trials is 76.9% in to the good category; 3) the effectiveness of the development of instructional video media show the significance is t = 8.27> t table = 2.000. This means that there is a significant difference in student learning outcomes before and after using instructional video media. Means instructional video effective in improving learning outcomes. This study also uses psychomotor tests, the average value of psychomotor tests against the teaching of basic skills is 84.51 and 80.77 so it is in very good category, meaning the use of instructional video is effective in helping students master the skills taught.keyword : development, instructional video media, micro teaching.
PENGEMBANGAN COMPUTER ASSISTED TEST (CAT) DALAM PROSES EVALUASI HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN IPA KELAS VIII SEMESTER GENAP DI SMP NEGERI 1 SINGARAJA. Komang Damayasa .; I Komang Sudarma,S.Pd, M.Pd. .; Dr. I Made Tegeh, S.Pd., M.Pd. .
Jurnal Edutech Undiksha Vol. 3 No. 1 (2015): June
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jeu.v3i1.6213

Abstract

Penilitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan rancang bangun pengembangan, mendeskripsikan kualitas/validasi hasil pengembangan dan mengetahui efektivitas penggunaan Computer Assisted Test (CAT) dalam proses evaluasi hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPA kelas VIII semester genap di SMP Negeri 1 Singaraja. Penelitian ini merupakan penelitian Pengembangan atau Research and Development yang menggunakan rancang bangun tipe ADDIE. Terdapat lima tahapan dalam rancang bangun tipe ADDIE yaitu meliputi analisis, desain, pengembangan, implementasi dan evaluasi. Penelitian ini menunjukkan bahwa program yang dikembangkan telah melalui langkah-langkah validasi yang sesuai dengan rancang bangun ADDIE sehingga diperoleh program yang memiliki kualitas yang baik. Validasi dilakukan baik melalui uji validitas, reliabilitas, daya pembeda dan taraf kesukaran soal serta dilakukan uji dan review dari para ahli (uji jugdes) baik ahli materi maupun ahli media. Disamping itu juga pengumpulan data dilakukan dengan menyebarkan angket/kuisioner tentang pendapat pengguna terhadap program CAT tersebut. Selanjutnya angket tersebut dikonversi dengan skala Linkert untuk selanjutnya dilakukan analisis inferensial. Dari hasil analisis terhadap uji ahli materi maupun uji media diketahui bahwa program layak digunakan dan berada pada kategori baik dimana dari ahli materi dicapai persentase sebesar 85 % dan dari uji ahli media mencapai 89 % pada kategori baik dan sangat layak. Hasil analisis terhadap instrumen penelitian juga menunjukkan bahwa program yang dikembangkan juga cukup efektif terutama dari segi penghematan waktu. Disamping itu hasil penyebaran angket kepada siswa menunjukkan bahwa sebagian besar siswa menyatakan setuju dengan penerapan model evaluasi pembelajaran berbantuan computer dan sebagian menyatakan sangat setuju dengan berbagai item penilaian positif terhadap program. Dilihat dari persentase yang mencapai 89.70 % yang artinya media sangat efektif. Terhadap tanggapan positif pada program. Pada kolom saran didapatkan beberapa alasan dan saran siswa antara lain: 1) siswa merasa bebas untuk mengerjakan tes, tanpa ada rasa khawatir terhadap pengawasan; 2) Siswa merasa tertantang untuk menelusuri lebih jauh jawaban yang diberikan, 3) siswa dapat mengakses kembali evaluasi yang pernah dikerjakan; 4) kegiatan siswa bersifat individu sehingga mengurangi kecemasan, 5) Siswa dengan cepat bisa mendapatkan umpan balik dan hasil; dan 6) siswa banyak ingin tahu karena menggunakan teknologi baru.Kata Kunci : pengembangan, computer assisted test, hasil belajar This research aims to describe the design of the development,quality / validation results of development and determine the effectiveness of the use of Computer Assisted Test (CAT) in evaluation process of students' learning outcomes in science subjects in the second semester of class VIII SMP Negeri 1 Singaraja. This research is a Research and Development research that use ADDIE design type. There are five stages in the design ADDIE types which include analysis, design, development, implementation and evaluation. This research shows that the program has been developed through the steps of validation in accordance with the design ADDIE order to obtain a program that has a good quality. Validation was done either through the validity, reliability, distinguishing features and level of difficulty of questions as well as test and review of the experts (test Judges) both matter experts and media experts. Besides, the data collection was done by distributing questionnaires / questionnaire on user opinion against the CAT program. The questionnaire subsequently converted by Linkert scale for further inferential analysis. From the analysis of the material test and experts' test noted that the program deserves as "well used" and either in the good category of expert material which was achieved by 85% and the percentage of test media experts reached 89% in both categories and very decent. Analysis of the research instruments also showed that the developed program was also quite effective, especially in terms of time savings. Besides, the results of questionnaire to the students showed that most of the students agreed with the application of computer assisted learning evaluation model and some states strongly disagree with various items of a positive assessment of the program. Judging from the percentage reached 89.70%, which means a very effective media. Against the positive response to the program. On the advice column obtained several reasons and suggestions of students, among others: 1) students felt free to take tests, without any anxiety to supervision; 2) Students were challenged to explore further the answers given, 3) students could access the back of evaluation ever undertaken; 4) The student activities were an individual, thereby reducing anxiety, 5) Students could quickly got feedback and results; and 6) students wanted to know because it uses many new technologies.keyword : development, computer assisted test, learning result
PENGEMBANGAN VIDEO PEMBELAJARAN BERORIENTASI PADA PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL MATA PELAJARAN IPA KELAS V SDN 1 BAKTISERAGA I Gusti Ayu Murniati .; Drs. Ketut Pudjawan, M.Pd .; Dr. I Komang Sudarma,S.Pd, M.Pd. .
Jurnal Edutech Undiksha Vol. 4 No. 2 (2016): June
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jeu.v4i2.7629

Abstract

Permasalahan yang dihadapi di SDN 1 Baktiseraga adalah terbatasnya media yang mampu memvisualisasikan materi pelajaran, sehingga dilakukan penelitian yang bertujuan (1) untuk mendeskripsikan rancang bangun pengembangan video pembelajaran IPA, (2) untuk mengetahui validitas pengembangan video pembelajaran IPA, (3) untuk mengetahui efektifitas pengembangan video pembelajaran IPA. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan dengan menggunakan model ADDIE (analyze, design, development, implementasi, evaluation). Subjek validasi video pembelajaran ini yaitu satu orang ahli isi pembelajaran, satu orang ahli desain pembelajaran, satu orang ahli media pembelajaran, 3 orang siswa uji coba perorangan, 12 orang siswa uji coba kelompok kecil, dan 30 orang siswa uji coba lapangan. Efektivitas video pembelajaran dilakukan oleh 28 orang siswa menggunakan desain penelitian pre-test dan post-test. Data dikumpulkan dengan metode kuesioner, tes dan wawancara dengan instrumen lembar kuesioner, tes objektif dan pedoman wawancara. Analisis data menggunakan analisis deskriptif kualitatif, kuantitatif dan statistik inferensial. Rancangan pengembangan media menghasilkan naskah video pembelajaran. Kualitas hasil pengembangan media menurut review ahli dan siswa yaitu: a) ahli isi pembelajaran 90% berada pada kategori sangat baik; b) ahli desain pembelajaran 86,67% berada pada kategori baik; c) ahli media pembelajaran 92% berada pada kategori sangat baik; d) uji coba perorangan 92,67% berada pada kategori sangat baik; (e) uji coba kelompok kecil 93,3% berada pada kategori sangat baik; (f) dan uji coba lapangan 94,2% yang berada pada kategori sangat baik. Efektivitas hasil pengembangan media video pembelajaran menunjukkan signifikansi yang diperoleh adalah thitung = 12,72 > ttabel = 2,004. Ini berarti media video pembelajaran efektif dalam meningkatkan hasil belajar siswa.Kata Kunci : pengembangan, video pembelajaran, IPA The problem that is faces by SDN 1 Baktiseraga is there no enough media that can visualize the learning material needed which cause this research is conducted that is aimed (1) to describe design of the development of science video learning, (2) to determine the validity of the development of science video learning, (3) to determine the effectiveness of the development of science video learning. This study is a research and development study that used ADDIE (analyze, design, development, implementation, evaluation) model. The validation of the learning video was done by a learning content expert, an instructional design expert, a media learning expert, 3 individual testing students, 12 students in small group trial, and 30 students in field trials. Pre-test and post-test were used to test the effectiveness of the instructional video performed by 28 students. The data were collected through questionnaires, tests and interviews with questionnaire sheets, objective tests and interview guidelines. The data analysis used was a qualitative descriptive analysis, quantitative and inferential statistic. Media development design that produces a action script of video learning. The quality of the development of the media according to the expert review and the students are: a) 90% of expert learning content is in very good category; b) 86.67% of instructional design expert is in good category; c) 92% of instructional media expert is in very good category; d) 92.67% of individual testing is in very good category; e) 93.3% testing a small group is in very good category; f) and 94.2% of field trials are in very good category. The effectiveness of the development of instructional video media shows a significance that is tcount = 12.72 > ttable = 2.004. This means, the learning video media is effective in improving student’s learning outcomes.keyword : development, video learning, science
PENGEMBANGAN MULTIMEDIA INTERAKTIF MODEL TUTORIAL PADA MATA PELAJARAN PKN KELAS VIII SEMESTER GENAP DI SMP NEGERI 6 SINGARAJA TAHUN PELAJARAN 2015/2016 Gama Sugiyo Prayoga .; Dr. I Komang Sudarma,S.Pd, M.Pd. .; Dr. I Made Tegeh, S.Pd., M.Pd. .
Jurnal Edutech Undiksha Vol. 4 No. 2 (2016): June
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jeu.v4i2.7633

Abstract

Penelitian ini bertujuan (1) mendeskripsikan rancang bangun pengembangan multimedia pembelajaran interaktif model tutorial untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran Pkn; (2) menguji validitas hasil pengembangan multimedia pembelajaran interaktif untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada kelas VIII di SMP Negeri 6 Singaraja; (3) mengetahui efektivitas penggunaan multimedia pembelajaran interkatif untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran Pkn kelas VIII di SMP Negeri 6 Singaraja. Penelitian pengembangan ini menggunakan model Tutorial. Desain ini digunakan untuk mengembangkan sebuah produk media pembelajaran interaktif Pkn kelas VIII SMP. Analisis data menggunakan tiga teknik yaitu teknik analisis deskriptif kuantitatif, teknik analisis deskriptif kualitatif, dan teknik analisis statistik inferensial. Hasil evaluasi ahli isi dan Ahli desain mendapatkan kualifikasi nilai sangat baik sehingga media valid dan dilanjutkan ke ahli media yang mendapatkan kualifikasi baik. Hasil uji perorangan sebesar 93,3% dan hasil uji kelompok kecil sebesar 92% masing-masing pada kualifikasi sangat baik serta hasil uji lapangan sebesar 94,74% pada kualifikasi sangat baik sehingga media dikatakan valid untuk diuji cobakan. Penghitungan hasil belajar t hitung lebih besar daripada harga t tabel sehingga H0 ditolak dan H1 diterima. Hasil belajar Pkn siswa setelah menggunakan media (90,00) lebih tinggi dibandingkan sebelum menggunakan media (60). Dengan demikian, penelitian yang dilakukan di SMP Negeri 6 Singaraja ini memperoleh kesimpulan yaitu penggunaan media pembelajaran interaktif berpengaruh positif dan signifikan terhadap hasil belajar Pkn kelas VIII.Kata Kunci : pengembangan, multimedia interaktif, model tutorial This research is motivated by the problems of student learning outcomes because of the lack of use of media that support the learning process. This research aimed at: (1) describing the development of Macromedia Flash 8 interactive multimedia design throught Tutorial on Pkn subject; (2) testing the validity of the result of the eighth grade students in the second semester in SMP Negeri 6 Singaraja; and (3) knowing the effectiveness of using the development of interactive multimedia to the results on learning Pkn of the eighth grade students in the second semester in SMP Negeri 1 Singaraja. The techniques used three were quantitative descriptive technique, qualitative descriptive technique and inferential statistics analysis technique. Design development of multimedia interactive learning explains the basic reference test , media selection , selection of formats and the initial draft. The results from the experts in content and design showed that the media was valid. Besides, the percentage of individual test reached 93,3% and small group test reached 94,74%. Therefore, the media could be used to conduct the research. In addition, the analysis of t-test was higher than t-table, so H0 was rejected and H1 was accepted. The mean score of students after using media (90.00) was higher than the mean score before using the media (60). It could be concluded that the use of interactive multimedia gave positive and significant effect on the result of learning Pkn subject in the eighth grade. keyword : interactive multimedia, developmen, tutorial design
Pengembangan Media Video Pembelajaran Berbasis Kearifan Lokal pada Mata Pelajaran Agama Hindu untuk Siswa Kelas VIII Semester Genap di SMP N 1 Melaya Tahun Pelajaran 2015/2016 I Putu Dede Juliana .; Dr. I Komang Sudarma,S.Pd, M.Pd. .; Dr. I Made Tegeh, S.Pd., M.Pd. .
Jurnal Edutech Undiksha Vol. 4 No. 2 (2016): June
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jeu.v4i2.7671

Abstract

Permasalahan yang dihadapi saat ini bahwa penyebaran video di media sosial tidak sesuai dengan tujuan pembelajaran dan karakteristik siswa, karena penyebaran video tersebut hanya disesuaikan dengan pandangan individu tertentu. Oleh karenanya penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan rancang bangun pengembangan media video pembelajaran, (2) mengetahui validitas hasil pengembangan media video pembelajaran menurut review para ahli dan uji coba produk, (3) mengetahui efektifitas media video pembelajaran. Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan dengan menggunakan model ADDIE. Adapun rancang bangun video pembelajaran ini telah dikembangkan terdiri dari melakukan analisis kebutuhan dan mengembangkan naskah. Data yang dikumpulkan dalam penelitian ini adalah data validasi ahli isi, ahli media, ahli desain pembelajaran dan dari uji coba siswa. Metode untuk menganalisis kebutuhan berupa instrumen pengumpulan data yaitu kuesioner. Analisis data menggunakan dua teknik yaitu teknik analisis deskriptif kualitatif dan teknik analisis deskriptif kuantitatif. Hasil evaluasi ahli isi 96% berada pada kualifikasi sangat tinggi, ahli media sebesar 94% berada pada kualifikasi sangat tinggi, ahli desain sebesar 90% berada pada kualifikasi sangat tinggi, uji coba perorangan sebesar 95,3% berada pada kualifikasi sangat tinggi, uji coba kelompok kecil sebesar 94,8% berada pada kualifikasi sangat tinggi, dan uji coba lapangan sebesar 95,1% berada pada kualifikasi sangat tinggi. Perhitungan hasil belajar secara manual diperoleh hasil t hitung sebesar 15,48. Harga t tabel taraf signifikansi 5% adalah 2,000. Jadi harga t hitung lebih besar daripada t tabel sehingga H0 ditolak dan H1 diterima. Dapat disimpulkan bahwa hasil belajar agama hindu siswa setelah menggunakan media (88,17) lebih tinggi dibandingkan sebelum menggunakan media (60,00).Kata Kunci : pengembangan, video pembelajaran, hasil belajar The problems faced today that the deployment of video in social media does not correspond to the learning objectives and characteristics of students, because of the spread of these videos is only tailored to the specific individual views. Therefore, this study aims to (1) describe the design development of instructional video media, (2) determine the validity of the results of the development of instructional video media according to the review experts and product trials, (3) determine the effectiveness of instructional video media. This type of research is the development of research using ADDIE models. The design has been developed instructional video consists of doing a needs analysis and develop a script. The data collected in this study is the validation data content expert, media specialists, instructional design experts and students from the trial. Methods for analyzing the needs in the form of data collection instruments were questionnaires. Analysis of the data using two techniques namely descriptive analysis techniques of qualitative and quantitative descriptive analysis techniques. The results of expert evaluation of the content of 96% are at a very high qualification, expert media by 94% at a very high qualification, design experts by 90% at a very high qualification, individual testing of 95.3% are at a very high qualification, testing small group amounted to 94.8% at very high qualification, and field trials of 95.1% are at a very high qualification. Calculation results manually learn the results obtained t calculate equal to 15.48. Price t table 5% significance level is 2.000. So the price of t is greater than t table so that H0 rejected and H1 accepted. It can be concluded that the Hindu religion student learning outcomes after using the media (88.17) is higher than before using the media (60.00.keyword : development, learning videos, learning outcomes
ANALISIS ISI TAJUK RENCANA MEDIA MASSA CETAK HARIAN KOMPAS TENTANG MASALAH-MASALAH AKTUAL PENDIDIKAN Ahmad Faisol Mansur .; Drs. I Wayan Romi Sudhita,M.Pd. .; Dr. I Komang Sudarma,S.Pd, M.Pd. .
Jurnal Edutech Undiksha Vol. 4 No. 2 (2016): June
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jeu.v4i2.7721

Abstract

Media Massa sebagai salah satu sumber belajar masyarakat seharusnya dapat menyajikan informasi aktual dalam dunia pendidikan, akan tetapi kenyataannya sebagian media massa di Indonesia masih rendah perhatiannya dalam menyikapi masalah pendidikan. Oleh sebab itu, penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui tingkat perhatian media massa cetak harian Kompas terhadap permasalahan aktual pendidikan, (2) mengetahui struktur penulisan tajuk rencana media massa cetak harian Kompas dalam memaparkan masalah-masalah aktual pendidikan, (3) mengetahui jenis permasalahan aktual pendidikan yang menjadi perhatian media massa cetak harian Kompas. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif. Populasi penelitian ini adalah seluruh tajuk rencana harian Kompas. Sampel penelitian ini menggunakan teknik quota sampling yang berupa tajuk rencana yang terbit dalam rentangan Februari hingga April 2016. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini adalah metode dokumentasi. Data dianalisis dengan menggunakan teknik deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini adalah (1) tingkat perhatian media massa cetak harian Kompas terhadap masalah-masalah aktual pendidikan dapat dikategorikan masih rendah yaitu dengan jumlah sebanyak 6 judul dari 150 tajuk rencana atau sebesar 4%, (2) anatomi tulisan tajuk rencana terhadap 6 judul tulisan yang menyangkut masalah-masalah aktual pendidikan telah mencakup pemaparan masalah, pemberian kritik, dan pemberian solusi atau alternatif dalam memecahkan masalah, (3) masalah aktual pendidikan yang disoroti harian Kompas (edisi tanggal 1 Februari sampai 30 April 2016) didominasi oleh masalah-masalah kualitas atau mutu pendidikan yaitu sebanyak 6 judul (46%) sedangkan sisanya adalah permasalahan kuantitas (23%), relevansi pendidikan dan efektivitas-efisiensi pendidikan masing-masing 15%.Kata Kunci : tajuk rencana, Kompas, masalah pendidikan. Mass Media as one of the learning sources of the societies should be able to present actual information in education sector, but in fact half of the mass media in Indonesia still have low attention in addressing the issue of education. Therefore, this study aims to (1) determine the level of attention of daily printed media Kompas toward the actual problems of education, (2) determine the structure of writing of editorial printed mass media Kompas in describing the actual problems of education, (3) determine the type of the actual educational issues which become concern to the daily printed media Kompas. This type of research is descriptive quantitative. The population of the study was the whole editorial daily Kompas. The research sample used quota sampling technique in form of an editorial published from February to April 2016. The data collection method in this research was the method of documentation. Data were analyzed using qualitative descriptive technique. The results of this study were (1) the level of attention of the printed media Kompas toward the actual problems of education can be considered still low, namely with a total of six titles from 150 editorial or 4%, (2) the anatomy of writing editorials toward six titles of the writing concerning the actual problems of education has covered exposure problems, giving feedback, and providing solutions or alternatives to solve the problem, (3) the actual issue of education highlighted by the daily Kompas (edition from February 1 to 30 April 2016) is dominated by the issues of quality or the quality of education is as much as 6 titles (46%) while the rest is the problem of quantity (23%), educational relevance and effectiveness-efficiency of the education is 15% respectively.keyword : editorial, Kompas, educational issues.
ANALISIS BUKU TEKS SISWA KURIKULUM 2013 DITINJAU DARI ASPEK DESAIN PESAN PEMBELAJARAN KELAS IV SEKOLAH DASAR Ni Putu Raina Saraswati .; Prof. Dr. Anak Agung Gede Agung,M.Pd .; Dr. I Komang Sudarma,S.Pd, M.Pd. .
Jurnal Edutech Undiksha Vol. 4 No. 2 (2016): June
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jeu.v4i2.7770

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan kualitas buku teks siswa kurikulum 2013 ditinjau dari standar buku teks pada kelas 4 di Sekolah Dasar Negeri 3 Banjar Jawa, (2) mendeskripsikan kualitas buku teks siswa kurikulum 2013 ditinjau dari aspek desain pesan teks pada kelas 4 di Sekolah Dasar Negeri 3 Banjar Jawa, dan (3) untuk mendeskripsikan kualitas buku teks siswa kurikulum 2013 ditinjau dari aspek desain pesan gambar pada kelas 4 di Sekolah Dasar Negeri 3 Banjar Jawa. Data dikumpulkan dengan metode kuesioner, metode wawancara, dan metode observasi. Instrumen yang digunakan adalah lembar kuesioner, lembar wawancara, dan lembar penilaian. Setelah data terkumpul, kemudian dianalisis menggunakan metode analisis deskriptif kualitatif dan analisis deskriptif kuantitatif. Hasil yang diperoleh dalam penelitian ini adalah (1) kualitas buku teks siswa kurikulum 2013 ditinjau dari standar buku teks memperoleh rata-rata skor 68,44, (2) kualitas buku teks siswa kurikulum 2013 ditinjau dari aspek desain pesan teks memperoleh rata-rata skor 78,91, dan (3) kualitas buku teks siswa kurikulum 2013 ditinjau dari aspek desain pesan gambar memperoleh rata-rata skor 74,13. Jadi, simpulan dari penelitian ini adalah (1) kualitas buku teks siswa kurikulum 2013 ditinjau dari standar buku teks berada kategori cukup, (2) kualitas buku teks siswa kurikulum 2013 ditinjau dari aspek desain pesan teks berada pada kategori cukup, dan (3) kualitas buku teks siswa kurikulum 2013 ditinjau dari aspek desain pesan gambar berada pada kategori cukup.Kata Kunci : desain pesan pembelajaran, buku teks. This study aims to (1) describe the quality of textbooks students 'curriculum in 2013 in terms of standard textbooks in grade 4 elementary school in Negeri 3 Banjar Jawa, (2) describe the quality of textbooks students' curriculum in 2013 in terms of the design aspects of a text message in class 4 State Primary school 3 Banjar Java, and (3) to describe the quality of students' textbook curriculum in 2013 in terms of the design aspects of a picture message in the 4th grade at the State Primary school 3 Banjar Jawa. Data were collected by questionnaire, interviews, and observation method. The instruments used were questionnaire, interview sheets, and assessment sheets. Once the data is collected, then analyzed using descriptive analysis of qualitative and quantitative descriptive analysis. The results obtained in this study were (1) the quality of the student textbook curriculum in 2013 in terms of standard textbooks earned an average score of 68.44, (2) the quality of the student textbook curriculum in 2013 in terms of the design aspects of text messages earned an average score 78.91, and (3) the quality of the student textbook curriculum in 2013 in terms of the design aspects of a picture message receives an average score of 74.13. Thus, the conclusions of this study were (1) the quality of textbooks students 'curriculum in 2013 in terms of standard textbooks are enough categories, (2) the quality of textbooks students' curriculum in 2013 in terms of the design aspects of text messages that are in enough categories, and (3) quality student textbook curriculum in 2013 in terms of the design aspects of a picture message in the category enough.keyword : instructional message design, textbook.
PENGEMBANGAN MULTIMEDIA INTERAKTIF ILMU PENGETAHUAN ALAM BERORIENTASI MODEL EXAMPLE NON EXAMPLE SMPN 5 MENDOYO Nur Fatimah .; Dr. I Komang Sudarma,S.Pd, M.Pd. .; Dr. I Made Tegeh, S.Pd., M.Pd. .
Jurnal Edutech Undiksha Vol. 4 No. 2 (2016): June
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jeu.v4i2.7771

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan rancang bangun pengembangan multimedia interaktif; (2) mendeskripsikan validitas hasil pengembangan multimedia interaktif dan; (3) mengetahui efektifitas penggunaan multimedia pembelajaran interaktif untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPA berorientasi model example non example siswa kelas VIII di SMPN 5 Mendoyo. Penelitian pengembangan ini menggunkan model DDD-E. Pada tahap desain dilakukan pembuatan rancangan produk secara rinci mengenai arsitektur media pembelajaran multimedia interaktif, mulai dari pembuatan peta kompetensi, garis besar program media, flowchart, storyboard dan kebutuhan materi untuk produk media sebagai acuan alur pengembangan produk. Data yang terkumpul, selanjutnya dianalisis menggunakan teknik analisis deskriptif dan uji-t. validitas ahli isi, ahli media, dan ahli desain multimedia interaktif berada pada kategori sangat baik dengan persentasi masing-masing 96,67%, 96,36%, 89%. sedangkan hasil validasi uji perorangan sebesar 93,33%, hasil uji kelompok kecil sebesar 92%, dan hasil uji lapangan sebesar 90% masing-masing berada pada kualifikasi sangat baik sehingga media valid untuk diuji cobakan. Penghitungan hasil belajar t hitung lebih besar dari pada t tabel sehingga H0 ditolak dan H1 diterima. Hasil belajar IPA(fisika) siswa setelah menggunakan media (87,67) lebih tinggi dibandingkan sebelum menggunakan media (61,33). Dengan demikian, hasil penelitian pengembangan multimedia interaktif dengan model DDD-E untuk mata pelajaran IPA(fisika) kelas VIII di SMPN 5 Mendoyo, multimedia interaktif memiliki kontribusi yang cukup besar dalam peningkatan hasil belajar siswa.Kata Kunci : multimedia interaktif, ipa, hasil belajar. Riset aims to: 1. describe the development of interactive multimedia design. 2. describe the validity of the results of the development of interactive multimedia. 3. examine the effectiveness of the use of interactive multimedia learning to improve student learning outcomes in science subjects oriented non example a model example grade 8 students at SMPN 5 Mendoyo. developing research models a DDD-E at the design stage to do the drafting of the products in detail with respect to his architecture instructional media interactive multimedia, ranging from map-making competence, the outline of the media program, flow charts, story board and material needs for media products as a reference flow development product. The data collected, then analyzed using descriptive technique and the t test the validity of the content experts, media experts, and interactive multimedia design experts are in the very good category with percentages respectively 96.67%, 96.36%, 89% , while the results of the validation test of 93.33% of individual, small group of test results by 92%, and the results of field testing by 90%. each one is in excellent qualifications so as valid media to be tested. calculation of learning outcomes this greater than table so ho rejected. so ho rejected and H1 accepted. learning outcomes of science (physics) students have used the media (87.67) is higher than before using the media (61,33). thus the research results with the development of interactive multimedia e ddd models for science subjects of physics class 8 in SMPN 5 Mendoyo, interactive multimedia has a large enough contribution in improving student learning outcomes.keyword : interactive multimedia, science, learning outcomes.
PENGEMBANGAN VIDEO PEMBELAJARAN PENGEMBANGAN DIRI BERBASIS KEARIFAN LOKAL PADA KELAS V SDN 2 BANYUNING 2015/2016 Ida Bagus Nyoman Adnyana Surya .; Dr. I Komang Sudarma,S.Pd, M.Pd. .; Drs. I Dewa Kade Tastra,M.Pd .
Jurnal Edutech Undiksha Vol. 4 No. 2 (2016): June
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jeu.v4i2.8528

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: 1) mendeskripsikan rancang bangun pengembangan media video pembelajaran, 2) mengetahui validitas hasil pengembangan media video pembelajaran, 3) menguji efektivitas penggunaan media video pembelajaran pada Kegiatan Pengembangan Diri kelas V semester genap di SD Negeri 2 Banyuning tahun pelajaran 2015/2016. Penelitian yang dilakukan merupakan penelitian pengembangan dengan menggunakan model ADDIE yang melalui lima tahap (analisis, perancangan, pengembangan, implementasi, evaluasi). Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan metode pencatatan dokumen, kuesioner dan tes. Analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif kualitatif, deskriptif kuantitatif dan statistik inferensial. Hasil dari penelitian ini adalah: (1) rancang bangun produk media video pembelajaran sudah sesuai dengan model ADDIE (analisis, perancangan, pengembangan, implementasi, evaluasi); (2) validitas media video pembelajaran menurut review para ahli diperoleh hasil sangat baik. Persentase tingkat pencapaian dari review ahli isi mata pelajaran, ahli desain pembelajaran dan ahli media pembelajaran berturut-turut yaitu 96%, 84% dan 90%. Berdasarkan uji coba produk juga diperoleh hasil sangat baik. Persentase tingkat pencapaian dari uji coba perorangan, kelompok kecil dan lapangan berturut-turut yaitu 94,67%, 91,17% dan 92,5%. (3) efektivitas video pembelajaran menunjukan thitung (26,527) > ttabel (2,021) sehingga H0 ditolak dan H1 diterima. Dengan demikian, terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar antara siswa yang menggunakan media video pembelajaran dengan siswa yang tidak menggunakan media video pembelajaran berbasis kearifan lokal pada Kegiatan Pengembangan Diri kelas V semester genap tahun pelajaran 2015/2016 di SD N 2 Banyuning.Kata Kunci : pengembangan, video pembelajaran, hasil belajar, ADDIE This study aims to: 1) describe the design development of video media learning, 2) determine the validity of the results of the development of video media learning, 3) test the effectiveness of using video media learning in Activity Personal Development class V even semester in SD Negeri 2 Banyuning the academic year 2015 / 2016. Research conducted a study using a model ADDIE development through the five stages (analysis, design, development, implementation, evaluation). The data collection is done by using the method of recording documents, questionnaires and tests. Analysis of the data used is descriptive and qualitative analysis, quantitative descriptive and inferential statistics. The results of this study are: (1) design instructional video media products are in accordance with the model ADDIE (analysis, design, development, implementation, evaluation); (2) the validity of instructional video media according to the review experts obtained very good results. The percentage of the level of achievement of the expert review of the course content, instructional design experts and expert instructional media, respectively, are 96%, 84% and 90%. Based on trials of products also obtained very good results. The percentage of achievement level from the review of the subject experts, designer learning experts and media learning experts in series 96%, 84% and 90%. Based on the product testing also obtained very good result. The percentage achievement level from individual testing, small group and field test in series 94, 67%, 91, 17% and 92, 5%. (3) The effectiveness of video learning showed result t (26,527) > t from the table (2,021) therefore H0 rejected and H1 accepted. It can be concluded, there were the significant differentiation on students learning results between the students used video learning media based on local genius and didn’t, on the self-development activity on even semester V grade students of SD N2 Banyuning in 2015/2016 study year.keyword : Development, video learning, students results, ADDIE
PENGEMBANGAN MULTIMEDIA INTERAKTIF BERBASIS PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL TENTANG TUMBUHAN HIJAU PADA MATA PELAJARAN IPA KELAS V DI SD N 3 TEGALCANGKRING I Made Dedi Setiawan; I Nyoman Jampel; I Komang Sudarma
Jurnal Edutech Undiksha Vol. 5 No. 1 (2017): June
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jeu.v5i1.10552

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan media pembelajaran pada mata pelajaran IPA sebagai upaya pendukung meningkatkan minat dan proses pembelajaran, untuk mengetahui tahap-tahap pengembangan media, dan untuk mengetahui hasil validasi media pembelajaran berbasis macromedia flash yang dikemas dalam bentuk CD (compact disc) Interaktif, sesuai dengan hasil uji coba para ahli dan uji coba lapangan. Penelitian pengembangan ini menggunakan model Luther. Validasi multimedia dilakukan oleh ahli isi mata pelajaran, ahli desain pembelajaran, ahli media pembelajaran, uji coba perorangan, uji coba kelompok kecil, dan uji coba lapangan dilakukan oleh 15 siswa. Data dikumpulkan dengan metode wawancara, pencatatan dokumen, kuesioner dan tes objektif. Analisis data menggunakan analisis deskriptif kualitatif, kuantitatif dan statistik inferensial/induktif uji-t. Hasil penelitian ini adalah (1) rancang bangun pengembangan multimedia interaktif mulai dari langkah analisis, desain, pengembangan, implementasi dan evaluasi; (2) kualitas hasil pengembangan media menurut review ahli dan siswa yaitu: a) ahli isi pembelajaran 92% berada pada kategori sangat baik; b) ahli desain pembelajaran 80% berada pada kategori baik; c) ahli media pembelajaran 81% berada pada kategori baik; d) uji coba perorangan 93,3% berada pada kategori sangat baik; e) uji coba kelompok kecil 93,8% berada pada kategori sangat baik; f) uji coba lapangan 96,4% berada pada kategori sangat baik; (3) berdasarkan uji hipotesis ditunjukkan bahwa harga thitung=19,2372 > ttabel=2,048. Dengan demikian multimedia interaktif ini efektif untuk meningkatkan hasil belajar IPA siswa kelas V di SD N 3 Tegalcangkring. Kata Kunci : luther, pengembangan, multimedia interaktif, IPA This study aims to produce instructional media on science subjects as a support effort to increase interest and learning process, to know the stages of media development, and to know the validation of macromedia flash based learning media packaged in the form of CD (compact disc) Interactive With the results of expert trials and field trials. This development research uses Luther model. Multidimensional validation is done by subject matter experts, instructional designers, learning media specialists, individual trials, small group trials, and field trials conducted by 15 students. Data were collected by interview method, document recording, questionnaire and objective test. Data analysis used qualitative descriptive, quantitative and inferential statistical analysis / t-test inductive. The results of this research are (1) design of interactive multimedia development starting from step analysis, design, development, implementation and evaluation; (2) the quality of media development result according to expert and student's review are: a) content learning expert 92% are in very good category; B) 80% design learning experts are in good category; C) learning media experts 81% are in good category; D) 93.3% individual trials are in very good category; E) small group trials of 93.8% are in very good category; F) 96.4% field trials are in very good category; (3) based on the hypothesis test indicated that the price tcount = 19.2372> ttable = 2.048. Thus, interactive multimedia is effective to improve the learning outcomes of science students of grade V in SD N 3 Tegalcangkring.keyword : luther, development, interactive multimedia, natural science
Co-Authors ., A.A.SRI MIRAH NOVAYANTI ., Agus Delon P. Putu ., Ahmad Faisol Mansur ., Ana Maulida ., Gama Sugiyo Prayoga ., GEDE DONI HARTA SAGI ., Gede Kusuma Yasa ., Gusti Ayu Made Lestari ., I Gusti Ayu Agiari ., I Gusti Ayu Murniati ., I Kadek Yoga Adi Putra Wirawan ., I Made Deni Gunarsa ., I Made Suarthika ., I NYOMAN SANJAYA ADIPUTRA ., I Putu Dede Juliana ., I Wayan Eka Santika Putra ., Ida Bagus Nyoman Adnyana Surya ., IGA Fifi Widyanti ., Kadek Ayu Herlin Mudarini ., Kadek Krisna Nanda ., Ketut Eli Mariadeni ., Luh Putu Ratna Dewi ., Luh Rika Sukayanti ., MIFTAHUL RISKY ., Ni Kadek Desi Aristini ., Ni Ketut Ari Sudarwati ., NI KETUT SRIDANA ., Ni Komang Wahyu Trisna Dewi ., Ni Luh Hery Hapryantini ., Ni Luh Widi Hariani ., Ni Made Ari Giri Widayanti ., Ni Made Dwi Kurni Astuti ., Ni Made Lastri Karsiani Putri ., NI NYOMAN SUKARMINI ., Ni Putu Candra Prastya Dewi ., Ni Putu Eka Restiti Aniati ., Ni Putu Raina Saraswati ., Ni Wayan Januk Parwati ., Ni Wayan Yulia Haruminati ., Nur Fatimah ., Nyoman Dewi Septiani ., Pande Bagus Andika Suarmika ., PROF. DR SUKADI, M.Pd. ., Prof. Dr. I Wayan Santyasa, M.Si. ., Pt Jerry Radita p ., Putu Darma Wisada ., Putu Wida Sri Martini 134 PENGEMBANGAN BLENDED LEARNING TIPE F Sukayanti A. A. Gede Agung Abdullah, Yulian Adrianus I Wayan Ilia Yuda Sukmana Ahmad Faisol Mansur . Alexander Hamonangan Simamora Alexander Hamonangan Simamora Anak Agung Gde Agung Dwi Angga Nirarta Anak Agung Gede Agung Aritonang, Rido Ayyul Farid Cynthia Paramitha Hartono Desak Putu Parmiti Dewa Nyoman Sudana Dewa Putu Widiartana . Drs. I Nyoman Murda,M.Pd. . Drs. I Wayan Romi Sudhita,M.Pd. . Drs. Ndara Tanggu Renda . Drs. Nyoman Wirya . Fitria Rahmawati . Gama Sugiyo Prayoga . Gede Doni Harta Sagita Gede Kusuma Yasa Gusti Ayu Wina Hastari Gusti Ngurah Satria Nugraha I Dewa Kade Tastra I Gde Wawan Sudatha I Gede Ardi Suryadharma I Gede Astawan I Gede Eric Cantona I Gede Sadhu Satwika Pasek I Gede Wahyu Suwela Antara I Gusti Agung Ayu Novia Cahyani . I Gusti Agung Ayu Novia Cahyani ., I Gusti Agung Ayu Novia Cahyani I Gusti Ayu Irma Dewi Jumaheni I Gusti Ayu Murniati . I Gusti Ngurah Japa I Gusti Putu Suharta I Kadek Suartama I Komang Brata . I Made Andreano Deny Putra . I Made Andreano Deny Putra ., I Made Andreano Deny Putra I Made Budihariawan . I Made Citra Wibawa I Made Dedi Setiawan I Made Suarjana I Made Sukerata . I Made Tegeh I Nengah Mariana ., I Nengah Mariana I Nyoman Jampel I Nyoman Kanca I Nyoman Saputra Wahyu Wijaya I Putu Dede Juliana . I Wayan Eka Santika Putra I Wayan Ilia Yuda Adrianus I Wayan Oviyana . I Wayan Rediarta . I Wayan Santyasa I Wayan Sukra Warpala I Wayan Yudiarta . Ida Ayu Komang Suartini . Ida Bagus Nyoman Adnyana Surya . Ignatius I Wayan Suwatra Kadek Ashadi Putra ., Kadek Ashadi Putra Kadek Deni Kurniawiguna . Kadek Deni Kurniawiguna ., Kadek Deni Kurniawiguna Kadek Krisna Nanda Kadek Teguh Wahyu Dewantara Ketut Agustini Ketut Ayu Purnami . Ketut Kris Cintya Devi . Ketut Pudjawan Komang Damayasa . Komang Damayasa ., Komang Damayasa Komang Eny Kusuma Wardani . Komang Hendra Yoga Wijaya Geni Lena Walunguru Luh Anggreyoni . Luh Putu Putrini Mahadewi Luh Putu Tuti Ariani Lussy, Nova M.Hum Dra. Ni Nyoman Garminah . M.Pd Drs. I Ketut Dibia,S.Pd . M.Pd. Dra. Made Sulastri . M.Pd. S.Pd. Putu Nanci Riastini . M.S. ., Luh Putu Putrini Mahadewi, S.Pd., M.S. M.Si Drs. I Ketut Margi . Made Haya Putri Darmawan Made Indah Prabanitha Made Rasmiadi . Made Sumantri Marcel Prastiko Arthana Marliana . Marliana ., Marliana Miftahul rizky Mirayanti, Ni Made Mohamad Irsan Hadi Mutiara Magta Naswan Suharsono Ngakan Putu Sindu Wija Putra ., Ngakan Putu Sindu Wija Putra Ni Kadek Epa Listiana Ni Kadek Indrayati . Ni Kadek Prideni . Ni Ketut Ari Sudarwati Ni Ketut Sri Wedani Ni Ketut Suarni Ni Komang Ayu Sri Andini . Ni Komang Gina Astuti Ni Komang Utariani . Ni Komang Widiarti Ni Luh Gede Paramita Hervinovira . Ni Luh Putu Sri Nariastini ., Ni Luh Putu Sri Nariastini Ni Luh Widi Hariani Ni Made Lastri Karsiani Putri Ni Made Okty Purwani . Ni Made Penawati . Ni Made Penawati ., Ni Made Penawati Ni Made Rini Anggraeni . Ni Made Sintya Novita Dewi ., Ni Made Sintya Novita Dewi Ni Nengah Ayu Wangi Ni Nyoman Parwati Ni Putu Ayu Samiasih . Ni Putu Ayu Samiasih ., Ni Putu Ayu Samiasih Ni Putu Lia Ariati . Ni Putu Raina Saraswati . Ni Putu Sri Wahyu Dewi, Dewi Ni Wayan Anisa Rianti Ni Wayan Eka Widiastini Ni Wayan Intan Permatasari Ni Wayan Marti Ni Wayan Rati Nice Maylani Asril Nijma Hidayati . Nur Fatimah . Nyoman Agus Susanta . Nyoman Ayu Putri Lestari Pande Bagus Andika Suarmika Pande Made Meiza Putra Pande Made Pradnya Diartha Pande Made Weda Angga Prof. Dr. Anak Agung Gede Agung,M.Pd . Putu Agus Dellon Praditya Putu Agus Dikantara Putra . Putu Agus Dikantara Putra ., Putu Agus Dikantara Putra Putu Agus Yoga Permana . Putu Ersa Septiani Putu Hermayanti Putu Inten Cahaya Dewi . Putu Jerry Radita Ponza Putu Priska Putra Pratama . Putu Wida Sri Martini Putu Yogi Santosa . Putu Yulan Ariani . Ratu Ayu Astri Desiani . Ratu Ayu Astri Desiani ., Ratu Ayu Astri Desiani S.Pd.,M.Pd ., I Gede Astawan, S.Pd.,M.Pd Sang Putu Supradnyana . Sarah O. Y. Aklili Sembiring, Rinawati Setiawan, I Kadek Dwi Indra Sholihah Akhris Fuadatus Syahna Adisa Yunia Isni Siddiq