Claim Missing Document
Check
Articles

ANALISIS CAMPUR KODE PADA WACANA BAHASA BALI Ida Bagus - Rai; I Wayan Gede - Wisnu; Ida Ayu Putu Purnami; Sang Ayu Putu Sriasih
Prasi: Jurnal Bahasa, Seni, dan Pengajarannya Vol. 11 No. 02 (2016)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (312.795 KB) | DOI: 10.23887/prasi.v11i02.11145

Abstract

This study is a qualitative research aimed at the Balinese language discourse. This research was done on the grounds separately to determine the use of the Balinese language used in Balinese language discourse. It is also to see how big a role other languages spoken in the discourse of the Balinese language, resulting in the phenomenon of code-mixing. Subjects in this study is the discourse of the Balinese language. The object of this research are the Code Mixing of Balinese language discourse. Data collection methods used were observation and documentation. While this research instrument was the data card. Data were analyzed through the stages; data reduction, identification, classification, presentation, and drawing conclusions. The results of this study can be seen that there was code-mixing in Yong Sagita songs on the album. Languages are often appears on code-mixing into is Indonesian. Code-mixing types were based on speech level language, the level of the word is the type most commonly found in the study, because the level of the most easily understood words. Factors that cause the interference of code in a pop song Bali Yong Sagita is because of the speakers and linguistic factors. Keywords: Mixed code, Discourse, Language Bali.   ABSTRAK  Penelitian ini adalah penelitian kualitatif yang ditujukan pada Wacana Bahasa Bali. Penelitian ini dilakukan dengan alasan utnuk mengetahui penggunaan bahasa Bali yang digunakan pada Wacana Bahasa Bali. Selain itu juga melihat seberapa besar peranan bahasa lain yang digunakan pada Wacana Bahasa Bali, sehingga terjadi fenomena campur kode. Subjek dalam penelitian ini adalah Wacana Bahasa Bali. Objek dalam penelitian ini adalah Campur Kode yang terdapat pada wacana Bahasa Bali. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah observasi dan dokumentasi.  Sedangkan Instrumen penelitian ini menggunakan kartu data. Data dianalisis melalui tahapan; reduksi data, identifikasi, klasifikasi, penyajian, dan penarikan simpulan. Hasil dari penelitian ini dapat diketahui bahwa terjadi campur kode pada album lagu Yong Sagita. Bahasa yang sering muncul pada campur kode ke dalam adalah bahasa Indonesia. Jenis campur kode berdasarkan tingkat tutur bahasa, tataran kata merupakan jenis yang paling banyak ditemukan pada penelitian, karena tataran kata paling mudah dipahami. Faktor yang menyebabkan adanya campur kode dalam lagu pop Bali Yong Sagita adalah karena faktor pembicara dan faktor kebahasaan. Kata kunci: Campur kode, Wacana, Bahasa Bali. 
PRASI (KOMIK TRADISIONAL BALI) DI ERA DIGITAL, TANTANGAN DAN PELUANG ida Bagus Rai
Prasi: Jurnal Bahasa, Seni, dan Pengajarannya Vol. 12 No. 02 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (307.41 KB) | DOI: 10.23887/prasi.v12i02.13921

Abstract

Prasi (traditional Balinese comics) is one aspect of Balinese culture that supports the noble  values and influences for the people of Bali. Prasi is a combination of two types of skills, namely the skills to write and draw on palm leaves. Prasi-shaped prose that accompanied the image using palm leaves as media. The types of stories written on prasi usually come from the epics of Ramayana and Bharatayudha. But there are also written from the story of Tantri. Prasi has function as entertainment media. The meaning contained in prasi is the values of religion and culture of Bali. The challenge of pration in the digital era, the community of the prasi  is  diminishing. The  interest  of  the  younger  generation of Bali to write a few more prasi. Opportunities in the present era as a medium for preserving culture and religion in Bali. Prasi until now still favored by foreign tourists used as a cendramata
Tingkat Tutur Bahasa Bali Dalam Dialog Seni Arja Sekaa Arja Widya Aksara Sagung Laksmi Widi; Ida Bagus Rai; I K. Paramarta
Jurnal Pendidikan Bahasa Bali Undiksha Vol. 8 No. 2 (2021)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbb.v8i2.35018

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan dan menguraikan jenis tingkat tutur (sor singgih) bahasa Bali pada dialog penari arja sekaa arja widya aksara. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif-kualitatif. Subjek penelitian ini adalah tuturan pada dialog penari arja sekaa arja widya aksara. Objek penelitian ini adalah tingkat tutur (sor singgih ) bahasa Bali yang berupa kata dan kalimat. Metode penelitian yang digunakan adalah metode transkrip data dan metode wawancara. Analisis yang digunakan dalam penelitian, yaitu identifikasi data, reduksi data, mengelompokkan data, deskripsi data, dan kesimpulan. Data yang diperoleh sebanyak 228 data tuturan, terdapat 20 tuturan (9%) termasuk ke dalam basa alus singgih, 46 tuturan (20%) termasuk ke dalam basa alus madia, 16 tuturan (7%) termasuk ke dalam basa alus sor, 108 tuturan (51%) termasuk ke dalam basa andap dan 30 tuturan (13%) termasuk ke dalam basa kasar serta 8 tuturan tidak teridentifikasi jenis tingkat tuturnya. Dominasi tuturan dalam tingkat tutur basa andap lebih banyak dipengaruhi oleh kaitan pementasan arja tersebut yang dipentaskan dalam rangka kaitan dengan bulan bahasa Bali tahun 2020. Pesan yang diutamakan dalam pementasan arja tersebut adalah bagaimana melestarikan bahasa Bali agar generasi muda tidak malas dan takut berbahasa Bali. Jadi pilihan jenis tingkat tutur (sor-singgih) bahasa Bali yang sesuai dengan kondisi tersebut dan keberterimaan dengan situasi penutur saat ini adalah tingkat tutur basa andap yang lumbrah digunakan ketika berkomunikasi sehari-hari dan tidak terikat dengan kedudukan.
Meningkatkan Kemampuan Membaca Teks Pembawa Acara Dengan Metode Copy The Master Pada Siswa Smp Komang Sinta Anggreningsih; I Ketut Paramarta; Ida Bagus Rai
Jurnal Pendidikan Bahasa Bali Undiksha Vol. 8 No. 2 (2021)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbb.v8i2.35358

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguraikan (1) bagaimana langkah-langkah dalam menggunakan metode copy the master untuk meningkatkan kemampuan membaca teks pembawa acara siswa kelas SKS SMP Negeri 1 Singaraja, (2) apakah metode copy the master bisa digunakan untuk meningkatkan kemampuan membaca teks pembawa acara siswa kelas SKS SMP Negeri 1 Singaraja. Penelitian ini menggunakan rancangan Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Subjek penelitian ini adalah siswa kelas SKS SMP Negeri 1 Singaraja. Objek penelitian ini adalah metode copy the master. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode observasi dan metode tes. Data dianalisis menggunakan teknik analisis data deskriptif kualitatif dan teknik analisis data deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) langkah-langkah pembelajaran menggunakan metode copy the master yang digunakan untuk meningkatkan kemampuan membaca teks pembawa acara siswa kelas SKS SMP Negeri 1 Singaraja, sudah sesuai RPP yang dibuat oleh guru. (2) metode copy the master dapat meningkatkan kemampuan siswa membaca teks pembawa acara, ada peningkatan hasil tes siswa setelah siklus I dilaksanakan, skor rata-rata siswa 74,19. Pada siklus II skor rata-rata siswa meningkat 84,38.
Pemanfaatan Web Bennylin Nulisa Aksara Bali Dalam Pembelajaran Menulis Aksara Bali Kadek Dwik Adilia; Ida Ayu Sukma Wirani; Ida Bagus Rai
Jurnal Pendidikan Bahasa Bali Undiksha Vol. 8 No. 2 (2021)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbb.v8i2.35376

Abstract

Penelitian ini bertujuan membahas tentang (1) tata cara menggunakan Web Bennylin Nulisa Aksara Bali untuk meningkatkan kemampuan siswa dalam menulis aksara Bali (2) Web Bennylin Nulisa Aksara Bali mampu meningkatkan kemampuan siswa  dalam menulis aksara Bali kelas XII MIPA 6 SMA N 1 Blahbatuh (3) Pendapat siswa ketika menggunakan Web Bennylin  Nulisa Aksara Bali untuk meningkatkan kemapuan siswa dalam menulis aksara Bali. Dalam penelitian ini menggunakan Media Web Bennylin Nulisa Aksara Bali dikarenakan Web Bennylin Nulisa Aksara Bali mampu mendukung pembelajaran secara daring pada masa pandemi virus corona (COVID-19). Subjek pada  penelitian ini adalah siswa kelas XII MIPA 6 SMA N 1 Blahbatuh yang berjumlah 36 siswa. Objek dari penelitian ini berupa proses menggunakan Web Bennylin Nulisa Aksara Bali seperti menulis nama masing-masing, menulis kalimat dan angka. Dalam penelitian ini menggunakan dua deskriptif seperti deskriptif kualitatif dan deskriptif kuantitatif. Penelitian ini menggunakan tiga metode pengumpulan data seperti observasi, tes, dan kuesioner. Hasil dalam penelitian ini adalah (1) tahap-tahapan ketika menjalankan penelitian secara langsung di kelas dari pendahuluan seperti mengucapkan salam, pada inti kegiatan memberi materi dan menggunakan Web Bennylin Nulisa Aksara Bali, serta kegiatan penutup  yaitu memberi kesimpulan, refleksi sampai menutup pembelajaran dengan mengucapkan salam. (2) Hasil tes kemampuan siswa dalam menulis aksara Bali  meningkat karena pada siklus I hasil rerata siswa 73,33 dan siklus II hasil rerata siswa 86,11. (3) Hasil rerata pendapat siswa tentang Media pembelajaran Web Bennylin Nulisa Aksara Bali adalah 24,5. Media Web Bennylin Nulisa Aksara Bali efektif dalam meningkatkan kemampuan siswa dalam menulis aksara Bali.
Penerimaan Masyarakat Tejakula Terhadap Pergub Bali No.80 Tahun 2018 Tentang Penulisan Aksara Bali Pada Papan Nama Kadek Agus Darmayasa; Rai Ida Bagus; Ida Bagus Putra Manik A.
Jurnal Pendidikan Bahasa Bali Undiksha Vol. 7 No. 1 (2020)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbb.v7i1.35959

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan penerimaan masyarakat di Kecamatan Tejakula mengenai adanya Pergub Bali No.80 Tahun 2018 mengenai papan nama yang ber-aksara Bali dan kesalahan menulis papan nama di kecamatan tejakula. Subjek penelitian ini adalah tulisan. Objek penelitian ini papan nama. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif kualitatif dan menggunakan metode observasi dan dokumentasi. Analisis data yang di gunakan antara lain: (1) identifikasi data dan (2) klasifikasi data. Hasil dari penelitian ini (1) penerimaan masyarakat di Kecamatan Tejakula mengenai adanya Pergub Bali No.80 Tahun 2018 mengenai papan nama ber-aksara Bali jika dilihat sudah diterima baik dengan membuat papan nama yang baru mematuhi seperti yang tertera pada Pergub juga ada yang belum melaksanakan seperti pedoman tentang penulisan papan nama yang baru. Dilihat dari tulisannya ada yang belum sesuai dengan pedoman penulisan aksara Bali juga ada yang sudah sesuai dengan pedoman penulisan aksara Bali. Penelitian ini menunjukan masih banyak adanya perbedaan pada pedoman penulisan aksara Bali. Dari penelitian ini diharapkan para penekun aksara Bali terutama yang ada di Bali semakin memperhatikan lagi tentang pedoman penulisan aksara Bali dan kepada peneliti yang lain supaya meningkatkan lagi penelitian-penelitian yang berkaitan dengan penulisan aksara Bali pada papan nama dan (2) Penulisan papan nama masih banyak ditemukan kekeliruan dalam menulis kata dan kalimat, apabila dilihat menurut pedoman penulisan aksara Bali juga ada yang sudah sesuai dengan pedoman penulisan aksara Bali.
Meningkatkan Kemampuan Menyanyikan Kidung Wargasari Dengan Metode Drill Pada Siswa Smk Negeri 1 Singaraja Kadek Arimbawa Arya; Ida Bagus Rai; Ida Bagus Made Ludy Paryatna
Jurnal Pendidikan Bahasa Bali Undiksha Vol. 8 No. 1 (2021)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbb.v8i1.40813

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah metode drill dengan menggunakan aplikasi google meet mampu meningkatkan kemampuan menyanyikan kidung wargasari siswa kelas XI Akuntansi C SMK Negeri 1 Singaraja. Jenis penelitian yang di gunakan adalah pebelitian deskriptif kualitatif dan deskriptif kuantitatif. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas XI Akuntansi C SMK Negeri 1 Singaraja. Metode analisis yang digunakan adalah uji-t dan Effect Size yang menggunakan bantuan program SPSS V.21 for Windows. Instrument pengumpulan data ini menggunakan data observasi dan kuesioner. Hasil dari kesimpulan berdasarkan dari hasil penelitian ini dapat direkomendasikan bahwa metode driil menggunakan aplikasi google meet efektif untuk dilakukan di sekolah. Maka penelitin ini menunjukkan bahwa metode drill dengan menggunakan aplikasi google meet efektif untuk meningkatkan kemampuan  menyanyikan kidung wargasari siswa kelas XI Akuntansi C SMK Negeri 1 Singaraja. Dilihat dari hasil analisis nilai hitung > t tabel (12,8>1,668). Kata Kunci: metode driil, kidung wargasari, menyanyikan
PERKEMBANGAN PASANG AKSARA BALI DALAM UPAYA PELESTARIAN BUDAYA BALI Ida Bagus Rai
Jurnal IKA Vol. 11 No. 2 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/ika.v11i2.1986

Abstract

PERKEMBANGAN PASANG AKSARA BALI DALAM UPAYA PELESTARIAN BUDAYA BALI Oleh Ida Bagus Rai Dosen Jurusan Pendidikan Bahasa Bali,FBS UNDIKSHA Singaraja ABSTRAK Dalam usaha memahami konep-konsep budaya pada naskah kuno orang harus memahami aksara Bali dengan Pasang Aksara/sistem ejaannya. Hal ini perlu dilakukan dalam usaha pewarisan dan pelestarian budaya Bali. Sampai saat ini sistem penulisan/Pasang Aksara Bali yang pernah berlaku adalah dua buah Pasang Aksara/ejaan, yaitu Pasang Aksara Purwadresta dan Pasang Aksara Schwartz. Pasang Aksara Purwadresta berlaku lebih dulu dari Pasang Aksara Schwartz. Beberapa ketentuan yang dimiliki sebagai sistem Pasang Aksara Purwadresta, yaitu: (1) menggunakan aksara biasa dan aksara suci; (2) rangkapan konsonan pada umumnya sesuai dengan daerah artikulasi; (3) mengikuti hukum pasang pageh; dan (4) bentuk penulisannya jajar sambung. Pasang Aksara Schwartz hanya menggunakan aksara wreastra saja beserta gantungan dan gempelan, serta sesapa sebagai gempelan sedanti. Pada tahun 1957 Pemerintah Daerah Bali mengadakan Pasamuan Agung memabahas ejaan bahasa Bali dengan huruf Latin dan Pasang Aksara Bali yang mana kembali pada sistim Pasang Aksara Purwadresta. Selanjutnya disempurnakan lagi pada Pasamuan Agung Kecil tahun 1963. Perubahan itu terjadi masih mengarah pada fungsionalisasi untuk pewarisan nilai budaya dan pelestarian aksara Bali. Kata-kata kunci: perkembangan, pasang aksara, pelestarian budaya Bali
Penggunaan Ragam Bahasa Bali Pada Bahan Ajar "Bahasa Lan Sastra Bali" SD Kelas V Ida Ayu Sukma Wirani; Ida Bagus Made Ludy Paryatna; Ida Bagus Rai; Putu Dewi Merlyna Yuda Pramesti
Dharma Sastra: Jurnal Penelitian Bahasa dan Sastra Daerah Vol 2 No 1 (2022): Volume 2 Nomor 1 Tahun 2022
Publisher : Universitas Hindu Negeri I Gusti Bagus Sugriwa Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to determine the variety of languages used in Balinese language textbooks for fifth grade elementary school in Singaraja. The variety of Balinese languages has a level of use in communicating. The variety of languages used in teaching materials will affect the readability of the text used by students in learning. The level of difficulty in understanding reading material that greatly affects students' understanding in learning. The variety of languages used in the Class V SD textbooks can be reached by students well. There are some words that are still difficult for students to reach, such as carem, prawantaka, manggala, ninggilang, madurgama, etc. This is in the evaluation of teaching materials. The text contained in the teaching materials already uses a variety of andap languages that can be reached by students who have a background in everyday language, namely Balinese. These teaching materials have been effectively used because their presentation is simple and easy to reach, but they still need assistance for children who speak Indonesian
PENGAJARAN BAHASA YANG BERKARAKTER KEBANGSAAN DAN BERSPEKTIF MULTIKUKTUR DI ERA GLOBALISASI Ni Made Suarningsih; Ida Bagus Rai
Jurnal Education and Development Vol 10 No 2 (2022): Vol. 10 No. 2. 2022
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (395.148 KB) | DOI: 10.37081/ed.v10i2.3565

Abstract

Pendidikan multikultural sebagai strategi memanfaatkan berbagai budaya masyarakat siswa yang berbeda-beda merupakan keunikan atau ciri khas siswa untuk membentuk sikap multikultural yang saling pengertian dan saling menghormati sehingga tercipta sektor pendidikan yang toleran. Integrasi kajian Pendidikan Bahasa dalam pendidikan multikultural dapat berkontribusi mewujudkan masyarakat yang tangguh dalam perkembangan globalisasi dan menjunjung tinggi falsafah dasar menyatakan bahwa keragaman, menjadikan pendidikan semakin meningkat mutunya dan lebih maju. Dalam masyarakat multibudaya, keberbedaan itu dapat menimbulkan pertikaian atau perpecahan. Dengan demikian, diperlukan suatu upaya untuk memperkukuh rasa kebangsaan. Salah satunya adalah dengan pengajaran bahasa yang berkarakter kebangsaan. Karakter kebangsaan yang tinggi dapat secara dinamis digunakan untuk mengatasi ancaman, kendala, atau tantangan yang datang dari luar yang dapat mengancam kelangsungan hidup dan keutuhan bangsa. Pendidikan dapat dijadikan alat yang mampu menuntun peserta didik menjadi manusia yang berperilaku dan berakhlak baik sekaligus memiliki karakter kebangsaan yang kuat. Pengajaran bahasa dapat dijadikan motor untuk mengimplementasikan pendidikan yang berperspektif multibudaya, yaitu pendidikan yang memiliki visi dan misi untuk menghargai keberbedaan atau pluralitas, demokrasi, humanisme, dan mengembangkan karakter kebangsaan. Pengajaran bahasa perlu direvitalisasi agar mampu membuat siswa menjadi insan yang menjunjung tinggi moralitas, kedisiplinan, keadilan, kesetaraan, kepedulian sosial, integritas, tanggung jawab, serta cinta kepada tanah air dalam perilakunya sehari-hari.
Co-Authors ., A.A. Istri Agung Prabawati ., I Gusti Agung Indriyani ., I Putu Ady Setya Mahardika ., Luh Km Sri Pramawati ., Luh Putu Novyta Handayani ., Ni Kadek Erni Yuni Andani ., Ni Luh Krisna ., Ni Luh Maherni ., Ni Wayan Ari Suryanti Adilia, Kadek Dwik Agus Darmayasa, Kadek Agus Suyasa Gede Agustini, Kadek Indah ANAK AGUNG GEDE INDRAYANA . Angga Mahendra, Putu Ronny Anggreningsih, Komang Sinta Anti, Nkomang Juni Arimbawa Arya, Kadek Aryana, I.B.Putra Manik Astari, Ni luh Umi Danuarta, Made Fendy Darmawan I Putu ., Fendy Darmawan I Putu Gede Edy Putra Udayana Gede Gunatama Gusti Ayu Era Aryanti ., Gusti Ayu Era Aryanti I Gede Nurjaya I Gede Sujana I Gede Suputra ., I Gede Suputra I K. Paramarta I Kadek Eka Muliana I Ketut Paramarta I Komang Doni Mahendra I Made Astika I Made Astra Winaya I Made Restu Adi Putra I Made Sila I Made Sutika I Made Suwendi I Nengah Sudiarta I Putu Adi Darmadi ., I Putu Adi Darmadi I Putu Andika Adi Priana ., I Putu Andika Adi Priana I Putu Rudi Astrawan I Wayan Aryawan I Wayan Gede Wisnu I WAYAN SUBAWAYASA . I Wayan Wendra I.B.Putra Manik Aryana Ida Ayu Putu Purnami Ida Ayu Putu Widiantari Ida Bagus Brata Ida Bagus Made Ludy Paryatna Ida Bagus Nyoman Mantra Ida Bagus Nyoman Wartha Ida Bagus Putra Manik A. Ida Bagus Putra Manik Aryana Ida Bagus Putra Manik Aryana Ida Bagus Putra, Manik Aryana Kadek Agus Darmayasa Kadek Arimbawa Arya Kadek Dina Rusmita Kadek Dwik Adilia Ketut Paramarta Komang Hendri Purwanata Komang Sinta Anggreningsih Luh Eka Wahyuni Luh Putu Juni Ari Setia Dewi M.Pd Prof. Dr. I Nyoman Sudiana . Made Adi Permana Teja Made Dwi Adipraya . Ni Kadek Ayu Dewi Ratni Ni Kadek Desi Marini ., Ni Kadek Desi Marini Ni Kadek Desy Bintang Maharani Ni Kadek Mita Apriyanti . Ni Komang Sridadi Ni Luh Degeng Ratna Dewi ., Ni Luh Degeng Ratna Dewi Ni Luh Novita Sari Ni luh Umi Astari NI MADE SUARNINGSIH NI NENGAH RAMIANI . Ni Nyoman Adi Tria Wirantini Nita, Ni Ketut Ayu Nita Trisnayanti Paramarta, I K Prof. Dr. I Made Sutama,M.Pd . Prof. Dr. I Nengah Suandi,M.Hum . Purwanata, Komang Hendri Putra Manik A., Ida Bagus Putu Agus Eka Pradnyana ., Putu Agus Eka Pradnyana Putu Dewi Merlyna Yuda Pramesti PUTU LENNA AGUSTINI . Putu Putri Maharani PUTU SUARSANA . S.S. M.Pd Ida Ayu Sukma Wirani . Sagung Laksmi Widi Sang Ayu Putu Sriasih Saputra, Putu Dani Arya Setia Dewi, Luh Putu Juni Ari Sila, I Made Sridadi, Ni Komang Suarningsih, Ni Made Teja, Made Adi Permana Udayana, Gede Edy Putra Wahyuni, Luh Eka Widi, Sagung Laksmi Widiantari, Ida Ayu Putu Wisnu, I Wayan Gede Yastini, Ni Kadek Dewi