Claim Missing Document
Check
Articles

Found 37 Documents
Search

Formulation and Stability Test of Eel Fish (Anguilla marmorata (Q.) GAIMARD) Oil Extract Cream Jamaluddin; Asriana Sultan; Nurul Fitria
Journal of Health and Nutrition Research Vol. 1 No. 2 (2022)
Publisher : Media Publikasi Cendekia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56303/jhnresearch.v1i2.28

Abstract

Eel fish (Anguilla marmorata (Q.) Gaimard) on Silver eel phase contains unsaturated fatty acids such as omega-3, omega-6, EPA, DHA and vitamin A which is known to overcome various functions of body tissues. The high content of fatty acids will facilitate oxidation, making it difficult for storage and causing rancidity, thus creating a new innovation such as being formulated into cream. This study aims to formulate the silver eel (Anguilla marmorata (Q.) Gaimard.) Oil extracts in the form of cream dosage preparations and evaluates the cream dosage using physical test parameters to maintain the quality of the cream produced. This study used laboratory experimental methods and the cream formulations were made in 4 formulas, they are F0, F1, F2 and F3 with the respective concentrations of stearic acid emulsifier 6%, 8%, 10% and triethanolamine 2%, 2%, and 3.5. %, and F0 as negative controls. The result obtained test showed that the F3 positive control cream preparation met the organoleptic requirements, the result of homogeneity test was homogeneous and there were mo coarse particles, the dispersion of the cream was 6.87 cm (5-7 cm), adhesion of the cream was 4.21 seconds (>4 seconds), cream pH was 6.25 (4.5-6.5). The F3 formula gave a significant value to the characteristics of the cream
Edukasi Penggunaan Air Bersih Bagi Masyarakat Di Desa Rerang Kecamatan Dampelas Jamaluddin; Jaya I. Madina; Nur Saida; Ega Ayu Andari; Nurul Mujahida; Nur Fahmi; Muhammad Rusydi Hasanuddin; Pitriani
Jurnal Pengabdian dan Pengembangan Masyarakat Indonesia Vol. 2 No. 1 (2023)
Publisher : Media Publikasi Cendekia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56303/jppmi.v2i1.50

Abstract

Stunting merupakan masalah besar yang terjadi di Indonesia. Kejadian stunting adalah gangguan pertumbuhan linear yang disebabkan oleh multifaktor. Salah satu faktor yang mempengaruhi adalah perilaku sanitasi lingkungan yang kurang baik sehingga menyebabkan penyakit infeksi. Tujuan dari kegiatan ini yaitu ikut berkontribusi dalam percepatan penurunan angka kejadian stunting dan mengetahui hubungan faktor usia, pendidikan, dan sumber air bersih dengan lingkungan sanitasi yang baik dalam pencegahan penyakit infeksi yang menyebabkan terjadinya stunting. Metode yang digunakan dalam pelaksanaan kegiatan ini yaitu metode observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil yang didapatkan adalah tingkat pendidikan berpengaruh terhadap sumber air bersih yang digunakan. Namun, sebaliknya usia tidak berpengaruh terhadap sumber air bersih yang digunakan. Edukasi yang dilakukan diharapkan dapat memberikan motivasi kepada masyarakat untuk memperbaiki sanitasi lingkungan rumah tinggal seperti memiliki sumber air bersih yang berkualitas
Gerakan Partisipatif Dalam Upaya Penurunan Prevalensi Stunting Di Desa Rogo Kabupaten Sigi Pitriani; Jamaluddin; Kiki Sanjaya; Nur Hikmah Buchair
Jurnal Pengabdian dan Pengembangan Masyarakat Indonesia Vol. 2 No. 1 (2023)
Publisher : Media Publikasi Cendekia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56303/jppmi.v2i1.124

Abstract

Salah satu permasalahan gizi yang sering terjadi adalah stunting yang secara implisit diartikan sebagai kondisi gagal tumbuh pada anak balita akibat kekurangan gizi kronis, terutama pada 1000 hari pertama kehidupan. Kegiatan ini bertujuan untuk turut serta dalam gerakan partisipatif sebagai upaya penurunan prevalensi stunting di Desa Rogo Kabupaten Sigi. Metode yang digunakan dalam pelaksanaan kegiatan ini yaitu metode observasi, penyuluhan, studi dokumen serta metode dokumentasi. Pelaksanaan pengabdian dilakukan selama 26 hari (19 Maret - 15 April 2023), sehingga semua masyarakat sasaran memperoleh informasi yang memadai terkait pencegahan dan penanggulangan stunting. Target penyuluhan pada kegiatan ini yaitu 150 KK dan tercapai 100% melalui penyuluhan door to door. Pada penyuluhan terkait bahaya pernikahan dini pada 26 siswa/(i) SMA 10 Kab. Sigi diperoleh peningkatan pengetahuan yang signifikan, pada pertanyaan tentang usia pernikahan ideal, pemahaman peserta meningkat dari 3.8% menjadi 84.6%. pada aspek pengetahuan peserta terkait korelasi pernikahan dini & risiko stunting diketahui semua peserta tidak mengetahui, namun setelah diberikan penyuluhan pemahaman siswa/(i) meningkat dari 0% menjadi 76.9%. Dapat disimpulkan, bahwa metode penyuluhan cukup baik dalam meningkatkan pengetahuan masyarakat terkait stunting dan bahaya pernikahan dini.
Pelatihan Pembuatan Teh Herbal dari Daun Kelor Untuk Meningkatkan Daya Tahan Tubuh Pada Ibu PKK di Kecamatan Parigi Barat Hasanuddin Asriani; Toknok Bau; Pitriani Pitriani; Jamaluddin Jamaluddin
Jurnal Pengabdian dan Pengembangan Masyarakat Indonesia Vol. 2 No. 2 (2023)
Publisher : Media Publikasi Cendekia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56303/jppmi.v2i2.199

Abstract

Tanaman kelor (Moringa oleifera Lamk.) merupakan salah satu jenis tanaman tropis yang mudah tumbuh di daerah tropis seperti Sulawesi Tengah yang banyak dijumpai ditanam sebagai pagar hidup, ditanam di sepanjang ladang atau tepi sawah yang berfungsi sebagai tanaman penghijau dan dikenal sebagai tanaman obat berkhasiat dengan memanfaatkan seluruh bagian dari tanaman tersebut mulai dari daun, kulit batang, biji, hingga akarnya yang memiliki nutrisi cukup tinggi seperti vitamin A, kalsium, protein, dan zat besi. Pengabdian dilakukan dengan beberapa tahapan, yaitu tahap pertama dilakukan survei tentang produk olahan yang telah diproduksi oleh kelompok mitra (Kelompok Tani Neokola Salara) dan ketersediaan bahan baku tanaman kelor di masyarakat, kemudian dilakukan penyuluhan terkait teori dasar tanaman kelor. Tahap kedua yaitu pelaksanaan pendampingan dan pelatihan kepada Kelompok Tani Neokola Salara membuat teh herbal dan melakukan evaluasi, dimana peserta akan diminta mengisi kuesioner pelaksanaan kegiatan pengabdian. Hasil yang didapatkan pada pengabdian ini yaitu karakteristik responden dalam kegiatan ini secara keseluruhan diikuti oleh perempuan dan memiliki pekerjaan sebagai Ibu Rumah Tangga, memiliki umur pra-lansia dengan jumlah 7 orang, umur lansia dengan jumlah 2 orang, tingkat Pendidikan SMP/SMA/SMK memiliki proporsi terbanyak yaitu 13 orang, Pendidikan SD dengan proporsi terkecil yaitu 2 orang, dan analisis biaya pembuatan teh herbal daun kelor harga yang ditetapkan yaitu Rp. 15.000, dimana harga daun kelor segar untuk perkarton yaitu Rp 800/80g. Hasil pretest menunjukkan bahwa sebagian sudah mengetahui atau sudah mendengar teh yang terbuat dari daun kelor melalui media sosial dan tetangga, serta juga sudah mengetahui cara penyajian teh daun kelor, tetapi masih belum mengetahui cara pembuatan teh herbal daun kelor, dan pada pengujian postest menunjukkan bahwa secara keseluruahan sudah mengetahui teh herbal daun kelor dan juga cara pembuatannya serta juga sudah mengetahui bahan tambahan dan takaran dalam satu sachet teh herbal
Formulasi Pembuatan Biskuit Crackers Berbasis Tepung Ikan Sidat dan Daun Kelor Jamaluddin Jamaluddin; Hajra Hajra; Ni Made Yeni Lisnawati; Gina Nafsiah Putri; Pitriani Pitriani; Bohari Bohari
Ghidza: Jurnal Gizi dan Kesehatan Vol 7 No 2 (2023): December
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/ghidza.v7i2.918

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang formulasi pembuatan biskuit crackers berbasis tepung ikan sidat dan daun kelor. Penelitian ini bertujuan untuk menegtahui pentingnya penambahan tepung ikan sidat dan tepung daun kelor terhadap mutu biskuit crackers yang dihasilkan dan untuk mengetahui formula berapakah yang menghasilkan gizi terbaik dari biskuit crackers tepung ikan sidat dan tepung daun kelor. Penelitian ini mengunakan metode eksperimen secara Rancangan Acak Lengkap. Adapun hasil penelitian dimana semakin tinggi penambahan tepung daun kelor pada tepung ikan sidat dapat mempengaruhi mutu fisiknya dimana semakin tinggi serat akan menghasilkan crackers yang keras adapun formula kombinasi yang menghasilkan gizi terbaik adalah C=(10g&3g) karena sifat fisik dan kimia nya cukup baik dan tingkat penerimaan panelis terhadap biskuit crackers tinggi dibandingkan dengan formula lain.
Karakteristik Maseral dan Peringkat Batubara Daerah Balikpapan Selatan Berdasarkan Analisis Petrografi Organik ., Jamaluddin; Pratikno, Fathony Akbar; Taslim, A. Ibnu; Kaunang, Imanuel
GEOSAINS KUTAI BASIN Vol. 8 No. 1 (2025)
Publisher : Geophysics Study Program, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Mulawarman University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/geofisunmul.v8i1.1448

Abstract

This study aims to characterize the maceral composition and determine the rank of coal from the Kampungbaru Formation in the South Balikpapan area based on organic petrography analysis. Coal samples were analyzed using reflectance microscopy to identify and quantify maceral components and measure vitrinite reflectance. The analysis results indicate that the huminite maceral group dominates the coal composition (60.7-84.6%), followed by liptinite (9.8-27.5%), and low inertinite (5.6-11.8%). Vitrinite reflectance ranges from 0.30-0.33%, indicating that the coal is in the lignite to sub-bituminous rank. This low coal rank reflects rapid deposition conditions and an anoxic to suboxic environment that inhibits the complete decomposition of organic matter.
Sustainability Kelompok Bisnis Kerajinan Kapuk Di Desa Dalaka Melalui Strategi Patronage Jamaluddin Jamaluddin; Nina Yusnita Yamin; Jurana Nurdin; Supriadi Laupe; Abdul Pattawe; Nurhayati Haris
Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal of Community Service) Vol. 4 No. 4: November 2022
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/sasambo.v4i4.946

Abstract

Pengabdian  ini bertujuan untuk membangkitkan dan mengembangkan bisnis kerajinan kapuk melalui strategi patronage sebagaiupaya memperkuat kemampuan pemasaran para mitra. Startegi ini sangat dibutuhkan para mitra sebagai upaya pemulihan demi keberlanjutan bisnis yang harus dilakukan para mitra di masa pandemi Covid-19. Pelaksanaan program pengabdian ini akan dilaksanakan selama 1 bulan. Program ini akan dilakukan oleh 6 (enam) orang dosen dengan kolaborasi kepakaran pada 4 bidang. Bidang tersebut di antaranya bidang akuntansi manajemen, akuntansi keuangan, manajemen pemasaran dan  sistem informasi serta 1 mahasiswa di bidang manajemen pemasaran dan akuntansi. Transfer iptek ke mitra dilakukan melalui penyuluhan dalam tiga bentuk, yaitu penyajian materi, demo, dan pendampingan. Kegiatan penyuluhan ini disambut antusias oleh para pengrajin kapuk dan berharap dapat dilakukan secara intens di desa mereka karena telah memberikan insight. Penyuluhan ini memberikan insightbaik bagi pengabdi maupun peserta. Hal ini dikarenakan pengabdi dapat melihat langsung berbagai permasalahan yang dihadapi oleh para pengrajin, terlebih di masa pandemi Covid-19 ini.  Hasil pengabdian ini menunjukkan perlunya dilakukan bimbingan secara teknis dalammembangkitkan dan mengembangkan bisnis kerajinan kapuk melalui strategi patronage sebagaiupaya memperkuat kemampuan pemasaran para mitra. Kapuk Craft Business Group Sustainability In Dalaka Village Through The Patronage Strategy This service aims to generate and develop the kapok handicraft business through a patronage strategy as an effort to strengthen the marketing capabilities of partners. This strategy is urgently needed by partners as a recovery effort for business sustainability that must be carried out by partners during the Covid-19 pandemic. The implementation of this service program will be carried out for 1 month. This program will be carried out by 6 (six) lecturers with collaboration of expertise in 4 fields. These fields include management accounting, financial accounting, marketing management and information systems and 1 student in marketing management and accounting. The transfer of science and technology to partners is carried out through counseling in three forms, namely material presentation, demonstration, and mentoring. This outreach activity was enthusiastically welcomed by the kapok craftsmen and hoped that it could be carried out intensely in their village because it had provided insight. This counseling provides insight for both devotees and participants. This is because servants can see firsthand the various problems faced by craftsmen, especially during this Covid-19 pandemic. The results of this service indicate the need for technical guidance in generating and developing the kapok handicraft business through a patronage strategy as an effort to strengthen the marketing capabilities of partners.
Sosialisasi Pengawasan Pengelolaan Keuangan Desa di Desa Labuan Lelea Kecamatan Labuan Kabupaten Donggala Jamaluddin Jamaluddin; Haryono Pasang Kamase; Tenripada Tenripada
Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal of Community Service) Vol. 6 No. 4 (2024): November
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/sasambo.v6i4.2265

Abstract

Program pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan kapasitas pengelolaan dan pengawasan keuangan desa di Desa Labuan Lelea, Kabupaten Donggala. Kegiatan melibatkan 15 peserta, termasuk aparat desa, anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD), dan tokoh masyarakat. Program dilaksanakan dalam tiga tahap: persiapan melalui observasi dan wawancara, sosialisasi komprehensif teknik pengawasan keuangan, serta evaluasi. Dengan pendekatan interaktif dan partisipatif, pelatihan difokuskan pada proses perencanaan, penganggaran, implementasi, dan pertanggungjawaban. Hasil menunjukkan peningkatan pemahaman peserta terhadap pengawasan keuangan, dengan skor pemahaman meningkat dari 60% menjadi 80%. Pembahasan menyoroti pentingnya pengawasan partisipatif yang melibatkan BPD dan masyarakat untuk meningkatkan akuntabilitas dan transparansi pengelolaan keuangan. Rekomendasi mencakup pelatihan lanjutan untuk memperkuat keterampilan pengawasan keuangan serta perluasan model ke desa lain untuk memperbaiki tata kelola. Program ini memberikan kontribusi signifikan bagi pembangunan desa berkelanjutan melalui pengelolaan keuangan yang efektif. Socialization on Village Financial Management Supervision in Labuan Lelea Village, Labuan Subdistrict, Donggala Regency  This community service program aimed to enhance the capacity of village financial management and supervision in Labuan Lelea Village, Donggala Regency. The activities involved 15 participants, including village officials, Village Consultative Body (BPD) members, and community leaders. The program was conducted in three stages: preparation through observation and interviews, comprehensive socialization of financial supervision techniques, and evaluation. Using an interactive and participatory approach, the training focused on planning, budgeting, implementation, and accountability processes. The results showed increased participant understanding of financial supervision, with comprehension scores rising from 60% to 80%. Discussion highlighted the importance of participatory oversight involving both BPD and the community to enhance accountability and transparency in financial management. Recommendations include further training to strengthen financial supervision skills and expanding the model to other villages for improved governance. This program significantly contributes to sustainable village development through effective financial management.
STUDI PROVENANCE BATUPASIR FORMASI KAMPUNGBARU, KOTA BALIKPAPAN BERDASARKAN ANALISIS GEOKIMIA ., Jamaluddin; Suprastiwara, Khrisko; Umar, Emi Prasetyawati; Ryka, Hamriani; Putri, Efrina Chandra Agusti
JURNAL TEKNIK GEOLOGI : Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Vol 8, No 1 (2025): Jurnal Teknik Geologi : Ilmu Pengetahuan dan Teknologi
Publisher : Teknik Geologi Fakultas Teknik Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/jtgeo.v8i1.19680

Abstract

Formasi Kampungbaru di wilayah Balikpapan, Kalimantan Timur merupakan satuan batuan sedimen yang didominasi oleh batupasir dan memiliki potensi geologi yang signifikan. Studi terhadap batupasir dari formasi ini penting untuk memahami asal usul material penyusunnya serta dinamika geologi yang berperan dalam proses sedimentasinya melalui pendekatan geokimia yang dapat mengidentifikasi komposisi kimia dan lingkungan tektonik asal dari sedimen. Sebelas sampel batupasir diambil dari lokasi terpilih di lapangan dan dianalisis dengan menggunakan portable XRF analyzer untuk menentukan kandungan unsur utamanya. Hasil analisis menunjukkan bahwa batupasir Formasi Kampungbaru didominasi oleh kandungan SiO₂ yang tinggi dan Al₂O₃ yang sedang dengan rasio Al₂O₃/SiO₂ yang rendah hingga menengah serta kandungan Fe₂O₃ + MgO yang relatif tinggi yang mengindikasikan bahwa material penyusun batupasir kemungkinan besar berasal dari batuan vulkanik atau beku mafik yang terbentuk pada lingkungan busur samudra atau margin kontinental aktif. Keberadaan wacke dan arkose yang dominan menandakan batupasir ini terendapkan dalam lingkungan dengan energi yang bervariasi, mulai dari laut dalam hingga area dekat sumber granitik. Selaras dengan sejarah geologi Kalimantan bagian timur yang pernah mengalami aktivitas magmatik subduksi pada zaman Tersier. Proses ini kemudian menghasilkan sedimen yang terbawa ke arah timur melalui sistem sungai dan diendapkan dalam lingkungan delta dan laut dangkal membentuk Formasi Kampungbaru. Dengan demikian, batupasir pada Formasi Kampungbaru mencerminkan provenance campuran antara continental block dan recycled orogen.
The Tarjīḥ Method of Imām Nawāwi in Resolving Differences of Opinion in the Shāfi'ī School of Thought Manaf, Abd.; ., Jamaluddin; ., Zarkasyi; Nirwana, A.N., Andri; Elbanna, Mariam
al-'adalah Vol 21 No 2 (2024): Al-'Adalah
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/adalah.v21i2.23333

Abstract

This study aims to analyze the tarjīḥ method used by Imām Nawāwi to reconcile the different opinions among Syāfi’ī Scholars, as presented in the book of Minḥāj al-Ṭālibīn wa ʿUmdat al-Muftīn. This research is a qualitative, descriptive literature study with a normative juridical approach. This study found that the book Minḥāj al-Ṭālibīn wa ʿUmdat al-Muftīn consists of several key elements in the form of (1) Ikhtiṣar (summary) in which Imām Nawāwi simplifies the explanation for each topic to facilitate understanding and memorization. (2) Classification of Terms: Here, he puts forward specific terms, such as al-Azhār, Qawl al-Jadīd, and Qawl Qādim, to differentiate between Imām Syāfi'ī's own opinion and the opinion of his followers. In this way, it can be identified which opinions come from the pure thought of Imam Syāfi'ī and which come from the thoughts of his ulama followers. (3) Imām Nawāwi In carrying out Tarjīḥ, he uses several methods at once, namely the Bayānī method (textual analysis), the Taʽlīlī method (cause-based analysis), and the Istislāhī method (analysis based on public interest). This study concludes that the book Minḥāj al-Ṭālibīn wa ʿUmdat al-Muftīn not only functions as a guide to understanding Syāfi'ī fiqh but can also be a model for developing Tarjīḥ methods that are systematic and in line with the dynamics of the development of Islamic legal science.
Co-Authors ., Zarkasyi A.A. Ketut Agung Cahyawan W Abdul Pattawe Ade Ainun Ariyanti Ade Fazliana Mantika Agusti Putri, Efrina Chandra Agustinus Widodo Andi Atirah Andri Nirwana AN Anita Tri Damayanti Ariza Abu Bakar Putri Asriana Sultan Asriani Hasanuddin Astrid Natalia Alasa Asty Ivon Samaliwu Ayuningrum, Reta Andila Bau Toknok Bohari Bohari Candra Agusti, Efrina Dewi Muhtiani Dytha Okvhyanitha Ega Ayu Andari Elbanna, Mariam Ernawaty Usman Fadhilla Septiani Fenti Fenti Fitriani, Arifah Devi Gina Nafsiah Putri Gugun Gunawan Hajra Hajra Haryono Pasang Kamase Hervy Sakkinah Ihwam Ihwan Indrawan Aditya Jaya I. Madina Jessica Jessica Kaunang, Imanuel Kiki Berlian Sari Kiki Sanjaya Lestari, Elsa Ambarwati Luh Made Ekasari Manaf, Abd. Meita Meita Merinda Anisa Muhammad Rusydi Hasanuddin Natasha Setiawan Ni Made Yeni Lisnawati Nina Yusnita Yamin Nur Aprilya, Putri Nur Avni Syamsuddin Nur Fahmi Nur Hikmah Buchair Nur Pita Sari Nur Saida Nurdin, Jurana Nurhayati Haris Nurlina Ibrahim Nurul Fitria Nurul Mufliha Nurul Mujahida Nyoman Suartini Padhlun A Jerni Payung Battu, Desianto Pitriani Pitriani Pitriani Prasetyawati Umar, Emi Pratikno, Fathony Akbar Putra, Lalu Aji Sanjaya Putri, Efrina Chandra Agusti Rayu Indri Pangesti Ridwan Riri Suwahyuni Risma Niswaty Rosmala Nur Ryka, Hamriani Siti Atikah Rahayu Siti Hamdanah Siti Nurhafsah Suardy . Sulham Winarto, Sulham Suprastiwara, Khrisko Supriadi Laupe Suriana Laga Syariful Anam Syariful Anam Taslim, A. Ibnu Tenripada Tenripada Upik Rohaya Yuliet Yuliet Yusriadi Yusriadi Zaelani, Kamaruddin