Claim Missing Document
Check
Articles

Found 29 Documents
Search

STUDI KOMPARASI PENGGUNAAN ICE BREAKING DAN BRAIN GYM TERHADAP MINAT BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS VII SMP NEGERI 21 MAKASSAR Fatwal Harsyad; Ahmad Afiif; Andi Ika Prasasti Abrar
MaPan : Jurnal Matematika dan Pembelajaran Vol 4 No 2 (2016): December
Publisher : Department of Mathematics Education Faculty of Tarbiyah and Teacher Training Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (313.532 KB) | DOI: 10.24252/mapan.2016v4n2a3

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan minat belajar matematika siswa Kelas VII SMP Negeri 21 Makassar yang diajar menggunakan Ice Breaking dan Brain Gym dalam pembelajaran matematika. Penelitian ini merupakan jenis penelitian quasi experimental design dengan desain penelitian comparison group post-test only design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VII SMP Negeri 21 Makassar yang berjumlah 356 siswa. Penentuan sampel menggunakan teknik simple random sampling. Berdasarkan hasil analisis deskriptif diperoleh rata-rata skor minat belajar dari kelas Eksperimen I yang diajar menggunakan Ice Breaking adalah 77,13 dan rata-rata skor minat belajar dari kelas Eksperimen II yang diajar menggunakan Brain Gym adalah 77,43. Sedangkan berdasarkan hasil analisis inferensial diperoleh nilai sig. sebesar 0,904 yang lebih besar dari pada  sebesar 0,05 (0,904 > 0,05) dengan demikian dapat disimpulkan bahwa H0 diterima yang berarti bahwa tidak terdapat perbedaan minat belajar matematika siswa yang diajar menggunakan Ice Breaking dengan yang diajar menggunakan Brain Gym pada siswa kelas VII SMP Negeri 21 Makassar. Implikasi pada penelitian ini adalah pembelajaran matematika menggunakan Ice Breaking maupun Brain Gym sesuai untuk diterapkan dalam pembelajaran matematika karena sama-sama dapat menciptakan pembelajaran yang kreatif agar siswa tidak merasa bosan dalam mengikuti pembelajaran matematika. Suasana belajar menyenangkan tersebut dapat membuat minat belajar peserta didik meningkat.
PERBANDINGAN METODE DEDUKTIF DENGAN INDUKTIF TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA DITINJAU DARI MOTIVASI BELAJAR SISWA Samsul Bahri; Andi Ika Prasasti Abrar; Andi Dian Angriani
MaPan : Jurnal Matematika dan Pembelajaran Vol 5 No 2 (2017): December
Publisher : Department of Mathematics Education Faculty of Tarbiyah and Teacher Training Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (258.686 KB) | DOI: 10.24252/mapan.v5n2a4

Abstract

Abstrak:Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran hasil belajar matematika yang menggunakan metode deduktif dan induktif, gambaran hasil belajar matematika yang menggunakan metode deduktif dan induktif, perbedaan yang signifikan antara metode deduktif dengan induktif terhadap hasil belajar matematika ditinjau dari motivasi belajar siswa. Jenis penelitian ini adalah penelitian quasi eksperiment. Populasi dalam penelitian ini ialah seluruh siswa kelas XII IPS MAN Wajo terdiri dari 4 kelas, yang berjumlah 86 siswa. Penentuan sampel dengan cara random. Instrumen yang digunakan pada penelitian ini adalah tes hasil belajar dan angket motivasi belajar matematika. Teknik analisis yang digunakan adalah statistik deskriptif dan analisis statistik inferensial dengan uji F ANAVA dengan interaksi. Berdasarkan hasil analisis statistika deskriptif, diperoleh nilai rata-rata hasil belajar siswa menggunakan metode deduktif adalah 74,91 dan metode induktif adalah 88,95, nilai rata-rata motivasi belajar matematika siswa menggunakan metode deduktif adalah 65,73 dan metode induktif adalah 68,23. Berdasarkan analisis inferensial, diperoleh F0 > F tabel (3,911 > 3,24) dan nilai Sig. <  = 0,021 < 0,05, maka Ho ditolak, artinya terdapat perbedaan yang signifikan antara metode deduktif dengan metode induktif terhadap hasil belajar matematika ditinjau dari motivasi belajar siswa kelas XII IPS MAN Wajo.Abstract:This study aims to find out the learning outcome in mathematics using Inductive Method, outcome in mathematics using Deductive Method, the description of students’ learning motivation using Inductive Method, the students' learning motivation using Deductive Method, to know the significant difference between Inductive Method and Deductive Method on the learning outcome in mathematics based on the learning motivation of students in social sciences major of grade 12 of Islamic Senior High School Wajo, Wajo regency. This research is a quasi-experimental design. The population was all the students of social sciences in grade 12 of Islamic Senior High school Wajo which consisted of 86 students. The sampling technique was simple random sampling. Instruments used were the learning outcomes test, questionnaire on learning motivation of mathematics and observation sheet. The techniques of analysis used were descriptive statistics and inferential statistical analysis with F test of ANAVA with interaction. Based on the results of data analysis using descriptive statistics for student's learning outcome using Deductive Method, the average score of this group was 74.91. On the other hand, the students’ learning outcome using Inductive Method reached the average score of 88.95. Theaverage score of students’ learning motivation in mathematics using deductive method was 65.73. As for students’ learning motivation using Deductive Method, the average score was 68.23. The result of ANAVA for hypothesis I is that F0 > F table, thus Ho is rejected. Therefore, it is concluded that there is a significant difference between Inductive Method and Deductive Method on Mathematics Learning outcome. As for the hypothesis II, the result obtained shows that F0 > F table, thus Ho rejected, then it is concluded that there are differences between students who have high motivation, moderate motivation and low motivation in their learning outcomes in mathematics. For the hypothesis III, it is revealed that F0> F table (3.911> 3.24) and the Sig value < α = 0.021 <0.05, hence Ho is rejected, where it indicates that there is a significant difference between Inductive Method and Deductive Method towards the learning outcome in mathematics based on the learning motivation of students in social sciences major of grade 12 of Islamic Senior High School Wajo, Wajo regency.
PERBANDINGAN KEMAMPUAN KOMUNIKASI MATEMATIS DENGAN MENGGUNAKAN PENDEKATAN INKUIRI TERBIMBING DAN PENDEKATAN SAINTIFIK SISWA KELAS VII DI SMP WAHYU MAKASSAR Fatmariani Fatmariani; Muh. Ilyas Ismail; Andi Ika Prasasti Abrar
MaPan : Jurnal Matematika dan Pembelajaran Vol 3 No 2 (2015): December
Publisher : Department of Mathematics Education Faculty of Tarbiyah and Teacher Training Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (269.022 KB) | DOI: 10.24252/mapan.2015v3n2a2

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan kemampuan komunikasi matematis pada peserta didik kelas VII di SMP Makassar dengan menggunakan pendekatan inkuiri terbimbing dan pendekatan Saintifik. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian eksperimen. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VII SMP Wahyu Makassar yang terdiri dari 5 kelas, dengan penyebaran yang homogen. Teknik pengambilan sampel dari penelitian ini adalah dengan menggunakan teknik random sampling. Dimana kelas yang menjadi sampel adalah kelas VIIC dengan pendekatan inkuiri terbimbing dan kelas VIIB dengan menggunakan pendekatan saintifik. Instrumen penelitian ini berupa tes essai dengan jumlah 5 soal. Tekhnik pengolahan data dan analisis data adalah statistik deskriptif dan statistk inferensial.  Setelah diberikan perlakuan pada kedua kelompok diperoleh hasil analisis statistika deskriptif rata-rata komunikasi matematis kelompok yang diajar dengan menggunakan pendekatan inkuiri terbimbing sebesar = 73,5 sedangkan rata-rata komunikasi matematis kelompok yang diajar dengan menggunakan pendekatan saintifik sebesar = 69,25. Hasil analisis inferensial data menunjukkan bahwa nilais ignifikansi yang diperoleh thitung 2,58 >ttabel 2,024 dan signifikansi (0,000 < 0,05). Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa ada perbedaan dengan menggunakan pendekatan inkuiri terbimbing dengan pendekatan saintifik terhadap kemampuan komunikasi matematis peserta dididk pada kelas VII di SMP Wahyu Makassar.
MATHEMATICAL LEARNING OUTCOME DIFFERENCES THROUGH THE IMPLEMENTATION OF COOPERATIVE LEARNING MODEL OF THINK PAIR SHARE TYPE, TWO STAY TWO STRAY TYPE, AND NUMBER HEAD TOGETHER TYPE Fitriani Nur; Nur Khalisah Latuconsinah; Andi Ika Prasasti Abrar; Thamrin Tayeb; Ira Syamsuarni
MaPan : Jurnal Matematika dan Pembelajaran Vol 6 No 2 (2018): DECEMBER
Publisher : Department of Mathematics Education Faculty of Tarbiyah and Teacher Training Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (196.65 KB) | DOI: 10.24252/mapan.2018v6n2a6

Abstract

Abstract:The study aims to find out the students’ mathematical learning outcome differences through the implementation of cooperative learning model of Think Pair Share (TPS) type, Two Stay Two Stray (TSTS) type, and Numbered Heads Together (NHT) type. The study used quasi-experimental research design. The population of this study was all the second grade students of SMPN 1 Pallangga that consisted of 11 classes with the total number of 343 students. The sample was determined by using purposive sampling technique. The data analyses techniques used were descriptive and inferential statistics by using F one-way Anova test and follow-up testing by using Scheffe test. Based on the statistics analysis, it was found that there were the students’ mathematical learning outcome differences through the implementation of Think Pair Share (TPS) type, and Two Stay Two Stray (TSTS) type at the second grade of SMPN 1 Pallangga. Based on the mean scores, the highest score of the students’ learning outcomes was the experimental class implemented learning model of TPS type.Abstrak:Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar matematika siswa melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Think Pair Share (TPS), Two Stay Two Stray (TSTS), dan Numbered Heads Together (NHT). Jenis penelitian ini menggunakan quasi experiment. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh peserta didik kelas VII SMPN 1 Pallangga yang terdiri dari 11 kelas, yang berjumlahkan 343 siswa. Penentuan sampel dengan menggunakan teknik purposive sampling. Teknik analisis data yang digunakan adalah statistik deskriptif dan analisis statistik inferensial dengan menggunakan uji F one-way Anava dan uji lanjut dengan menggunakan uji Scheffe. Berdasarkan analisis statistika menunjukkan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar matemaika siswa melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Think Pair Share (TPS), Two Stay Two Stray (TSTS), dan Numbered Heads Together (NHT) pada kelas VII SMPN 1 Pallangga. Berdasarkan nilai rerata, hasil belajar matematika siswa yang tertinggi adalah kelas eksperimen yang menerapkan model pembelajaran tipe TPS.
THE DEVELOPMENT OF CONCEPTUAL-CONFLICT-BASED LEARNING DEVICE IN MATHEMATICAL PROBLEM SOLVING Andi Ika Prasasti Abrar; Andi Dian Angriani; Andi Halimah; Fitriani Nur
MaPan : Jurnal Matematika dan Pembelajaran Vol 7 No 1 (2019): JUNE
Publisher : Department of Mathematics Education Faculty of Tarbiyah and Teacher Training Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (643.001 KB) | DOI: 10.24252/mapan.2019v7n1a8

Abstract

Abstract:This study aimed to develop conceptual-conflict-based learning device in mathematical problem solving on the subject of equations in three variables systems in the class X at MIA MAN 1 Makassar which was valid, practical and effective. The type of this study was research and development which consisted of: Lesson Plans, Student Book, Student Worksheet, and Learning Outcomes Test. The developmental model used was 4D model which consisted of difining, designing, developing and disseminating. The result of this study obtained that learning device was valid criteria based on the assessment from two validators. While the result of the limited trial showed the learning device was practical, but there were still several suggestions from observers that need to be considered to improve the practicality of the device. It was also effective which was proved by the completeness of learning outcomes that has been achieved, students’ activity was as expected, the ability of teachers to manage the learning was in a high category and the students’ responses was in a positive category.Abstrak:Penelitian ini bertujuan menghasilkan perangkat pembelajaran matematika berbasis konflik konseptual dalam pemecahan masalah pada pokok bahasan sistem persamaan linear tiga variabel kelas X MIA MAN 1 Makassar yang valid, praktis dan efektif. Jenis penelitian ini adalah penelitian dan pengembangan yang terdiri atas: Rencana Pelaksanaan Pembelajaran, Buku Siswa, Lembar Kerja Peserta Didik, dan Tes Hasil Belajar. Model pengembangan yang digunakan adalah model 4D yang terdiri dari tahapan perancangan, pendefinisian, pengembangan dan penyebaran. Hasil penelitian yang diperoleh adalah perangkat pembelajaran memenuhi kriteria valid berdasarkan penilaian oleh dua orang validator. Sedangkan hasil yang diperoleh pada uji coba terbatas, yaitu perangkat pembelajaran sudah praktis, tetapi masih ada beberapa saran pengamat yang perlu diperhatikan untuk meningkatkan kepraktisan perangkat. Perangkat pembelajaran sudah efektif dilihat dari ketuntasan hasil belajar yang telah tercapai, aktivitas siswa sudah sesuai yang diharapkan, kemampuan guru mengelola pembelajaran sudah dalam kategori tinggi dan respon siswa sudah dalam kategori positif. 
PROBLEM-BASED LEARNING WITH A SCIENTIFIC APPROACH AS A SOLUTION TO DEVELOP STUDENTS' MATHEMATICS LEARNING OUTCOMES A. Riska Atika; Ridwan Idris; Andi Ika Prasasti Abrar; Ahmad Farham Majid
MaPan : Jurnal Matematika dan Pembelajaran Vol 8 No 1 (2020): JUNE
Publisher : Department of Mathematics Education Faculty of Tarbiyah and Teacher Training Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (174.199 KB) | DOI: 10.24252/mapan.2020v8n1a4

Abstract

Abstract:This study aims to understand the influence of the problem-based learning model with a scientific approach to grade VIII students' mathematics learning  outcomes at SMP Negeri 1 Sungguminasa. This research uses a quasi-experimental method with a non-equivalent control group design. This research collected its research data through the distribution of observation sheets and learning achievement tests. Based on the descriptive statistical analysis results that the average value of student learning outcomes by using the problem-based learning model is 78.7, and the standard deviation is 7.21, while the average value of student learning outcomes without the problem-based learning model treatment is 72.19, and the standard deviation is 7.01. The results of the inferential analysis indicate the significant value (2-tailed) of 0.003 < 0.05, signifying a rejected H0. For that reason, this research concludes that there is a significant difference in grade VIII students' mathematics learning outcomes at SMP Negeri 1 Sungguminasa when the problem-based learning model with a scientific approach is implemented.Abstrak:Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaraan berbasis masalah dengan pendekatan saintifik terhadap hasil belajar matematika siswa kelas VIII  SMP Negeri 1 Sungguminasa. Jenis penelitian yang digunakan adalah quasi eksperimen dengan desain penelitian non equivalent control group design. Instrumen yang digunakan adalah lembar observasi dan tes hasil belajar. Berdasarkan hasil analisis deskriptif menunjukkan bahwa nilai rata-rata hasil belajar siswa menggunakan model problem based learning adalah sebesar 78,7 dan standar deviasinya 7,21, sedangkan rata-rata hasil belajar siswa yang tidak menggunakan model problem based learning adalah 72,19 dan standar deviasinya 7,01.  Hasil analisis inferensial menunjukkan nilai signifikan (2-tailed) sebesar 0,003 < 0,05, yang berarti H0 ditolak. Oleh karena itu, apat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan dalam hasil belajar matematika siswa kelas VIII di SMP Negeri 1 Sungguminasa ketika menerapkan model pembelajaran berbasis masalah dengan pendekatan saintifik.
PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN MATEMATIKA BERBASIS MASALAH PADA POKOK BAHASAN PERSAMAAN LINEAR DUA VARIABEL Syamsir Syamsir; Andi Halimah; Andi Ika Prasasti Abrar
Lentera Pendidikan : Jurnal Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Vol 21 No 1 (2018): JUNE
Publisher : Faculty of Tarbiyah and Teacher Training Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/lp.2018v21n1i5

Abstract

Abstrak:Penelitian ini membahas tentang pengembangan perangkat pembelajaran matematika berbasis masalah pada pokok bahasan persamaan linear dua variabel. Penelitian ini bertujuan menghasilkan perangkat pembelajaran matematika berbasis masalah pada pokok bahasan persamaan linear dua variabel kelas VIII MTsN 1 Makassar yang valid, praktis dan efektif. Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan (research and development) yaitu pengembangan perangkat pembelajaran yang terdiri atas: Rencana Pelaksanaan Pembelajaran, Buku Peserta didik, Lembar Kerja Peserta Didik, dan Tes Hasil Belajar. Model pengembangan perangkat yang digunakan dalam penelitian ini adalah model pembelajaran berbasis masalah dan mengacu pada model Plomp yang terdiri dari tahapan pengkajian awal (preliminary investigation), perancangan (design), realisasi/kontruksi (realization/ construction), tes, evaluasi, dan revisi (test, evaluation, and revision), dan implementasi (implementation). Pada penelitian ini dilakukan secara terbatas di kelas VIII MTsN 1 Makassar. Kualitas kevalidan perangkat pembelajaran memenuhi kriteria valid berdasarkan penilaian validator, sedangkan hasil yang diperoleh pada uji coba terbatas yaitu: pertama, perangkat pembelajaran sudah praktis, tetapi masih ada beberapa saran pengamat yang perlu diperhatikan untuk meningkatkan kepraktisan perangkat, kedua, perangkat pembelajaran sudah efektif, karena ketuntasan hasil belajar telah tercapai dan aktivitas peserta didik sudah sesuai yang diharapkan, kemampuan guru mengelola pembelajaran sudah dalam kategori tinggi dan respons peserta didik sudah dalam kategori positif.Abstract:This research discussed about  the development of problem-based mathematics learning tools on the subject of two linear equations. This research aimed to produce a valid, practical, and effective  problem-based mathematics learning tools on the subject of linear equations of two variables of class VIII MTsN 1 Makassar. The type of this research was research and development, which is development of learning tools consist of lesson plan, text book, student work sheet, and learning test. This research used problem-based learning as a device of development model and the Plomp model consisting of preliminary investigation, design, realization/construction, evaluation and revision, and implementation. This research conducted in a limited class VIII MTsN 1 Makassar. Valid quality and learning tools fulfilled valid criteria based on assesment by two validators. While results obtained in the limited trial are: (1) learning tools are practical, but there were still some observers’ suggestions need to be considered to improve the practicality of device, (2) learning tools have been effective because the master criterion of learning has been achieved, student activity were as expected, the ability of teachers to manage the learning has achievedi the high category and students’ response were in the positive category.
THE INFLUENCE OF NHT-TYPE COOPERATIVE LEARNING MODEL ON MATHEMATICS LEARNING OUTCOMES REVIEWED FROM THE STUDENTS’ INTERESTS Andi Ika Prasasti Abrar; Zaenal Zaenal; A. Sriyanti; Fitriani Nur; Suharti Suharti
MATEMATIKA DAN PEMBELAJARAN Vol 9, No 2 (2021): MATEMATIKA DAN PEMBELAJARAN
Publisher : IAIN Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33477/mp.v9i2.1908

Abstract

This article aims at finding out (1) the differences in the mathematics learning outcomes of the students who follow NHT type cooperative learning with the students who follow direct learning, (2) the influence of interaction between the learning model used and the students’ learning interests, (3) the difference in the mathematics learning outcomes between the students who follow NHT type cooperative learning and the students who follow direct learning reviewed from high learning interests, (4) differences in students’ mathematics learning outcomes between the students who follow NHT type cooperative learning and the students who follow direct learning reviewed from low learning interests. This the type of pseudo-experimental research. The instruments used are test of learning outcomes, questionnaires of students' learning interests, and observation of the Lesson Plan implementation. The analytical techniques used are descriptive analysis techniques and inferential statistical analysis with ANOVA tests, and Tukey advanced tests. Based on the results of the ANOVA test and Tukey advanced test obtained that there are significant differences in the mathematics learning outcomes between using a cooperative learning model NHT type and the direct learning model in the students who have a high interest in learning. Based on the data analysis, it is obtained the significant value of < α (0.010 < 0.05) then H0 is rejected. Therefore, it is concluded that there are significant differences in mathematics learning outcomes between using NHT-type cooperative learning model and the direct learning model in the students who have a low interest in learning.
Pengembangan Modul Mata Kuliah Aljabar Linear Elementer Bernuansa Islami Berbasis Pendekatan Saintifik pada Mahasiswa Jurusan Pendidikan Matematika Andi Ika Prasasti Abrar; Wahbatul Awwaliah; A Sriyanti
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 4, No 2 (2022): April Pages 1601- 3200
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (837.899 KB) | DOI: 10.31004/edukatif.v4i2.2154

Abstract

Pembelajaran mata kuliah umum yang berlangsung di Jurusan Pendidikan Matematika UIN Alauddin Makassar belum menunjukkan adanya nuansa islami serta belum melibatkan mahasiswa secara aktif. Untuk mengatasinya peneliti berupaya mengembangkan bahan ajar berupa modul mata kuliah aljabar linear elementer bernuansa islami untuk menambah wawasan mahasiswa mengenai keterkaitan materi dengan nilai-nilai islami berbasis pendekatan saintifik yang valid, praktis, dan efektif. Penelitian dan pengembangan ini mengacu pada model pengembangan ADDIE, yaitu Analysis (Analisis), Design (Perancangan), Development (Pengembangan), Implementation (Penerapan), dan Evaluation (Evaluasi). Hasil validasi untuk modul dan semua instrumen penelitian memiliki rata-rata 4.58 yang berarti termasuk dalam kategori sangat valid. Pada penilaian kepraktisan, rata-rata keseluruhan aspek pada lembar keterlaksanaan pembelajaran dengan menggunakan modul termasuk dalam kategori terlaksana seluruhnya. Selain itu, persentase angket respon mahasiswa untuk keseluruhan aspek adalah 98%. Sedangkan pada penilaian keefektifan, hasil belajar mahasiswa menunjukkan bahwa dari 35 orang mahasiswa terdapat 31 mahasiswa yang memenuhi kriteria ketuntasan dengan persentase 88.57% dan 5.71% berada pada kategori belum tuntas. Selain itu, hasil pengamatan aktivitas mahasiswa diperoleh bahwa rata-rata aktivitas mahasiswa sebesar 82% yang termasuk dalam kategori sangat baik. Oleh karena itu, modul mata kuliah aljabar linear elementer bernuansa islami berbasis pendekatan saintifik dapat digunakan sebagai alternatif sumber belajar.
Pengembangan Perangkat Pembelajaran Mata Kuliah Aljabar Linear Elementer Berbasis Pendekatan Saintifik yang Terintegrasi dengan Karakter Islami Andi Ika Prasasti Abrar; Ayu Nurvianti Salam; Suharti Suharti
Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 6 No 1 (2022): Volume 6 Nomor 1 Tahun 2022
Publisher : Mathematics Education Study Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cendekia.v6i1.1025

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengembangkan perangkat pembelajaran mata kuliah aljabar linear elementer berbasis pendekatan saintifik yang terintegrasi dengan karakter islami pada materi sistem persamaan linear dan matriks, determinan, dan vektor pada ruang berdimensi 2 dan ruang berdimensi 3 yang valid, praktis, dan efektif untuk mengetahui kemampuan bepikir tingkat tinggi dan karakter islami mahasiswa. Perangkat pembelajaran yang dikembangkan meliputi RPS, SAP, buku ajar, dan LKM. Subjek penelitian ini adalah mahasiswa kelas A jurusan Pendidikan Matematika angkatan 2020 Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Alauddin Makassar dengan jumlah mahasiswa sebanyak 35 orang. Model pengembangan yang dikemukakan oleh Thiagarajan dan Semmel yakni model 4-D menjadi prosedur pengembangan yang digunakan oleh peneliti yang terdiri atas 4 tahapan, yaitu tahap pendefinisian, perancangan, pengembangan, dan penyebaran. Validasi dan revisi secara berulang kali telah dilakukan terhadap perangkat pembelajaran yang dikembangkan hingga akhirnya dinyatakan layak digunakan. Hasil uji coba perangkat pembelajaran bersifat praktis dan efektif, diantaranya (1) perangkat pembelajaran dinilai positif berdasarkan respon mahasiswa dan dosen, (2) karakter islami mahasiswa dapat teramati dengan baik dan dievaluasi, dan (3) tes hasil belajar yang diperoleh mahasiswa berada pada kategori tuntas sebesar 82,86% dengan kemampuan bepikir tingkat tinggi yang berbeda-beda. Sehingga perangkat pembelajaran berbasis pendekatan saintifik yang terintegrasi dengan karakter islami valid, praktis, dan efektif.