Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Jurnal Promotif Preventif

Pengembangan Konten Edukasi dan Monitoring Self-Care Berbasis Aplikasi Smartphone Pasien Diabetes Mellitus: Studi Delphy Irnawan, Sri Marnianti; Kadang, Yulta; Kadar, Kusrini; Sjattar, Elly Lilianty
Jurnal Promotif Preventif Vol 8 No 4 (2025): Agustus 2025: JURNAL PROMOTIF PREVENTIF
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Pancasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47650/jpp.v8i4.1914

Abstract

Diabetes Melitus (DM) adalah penyakit kronis yang dapat menimbulkan komplikasi serius jika tidak ditangani dengan baik. Untuk mendukung pengelolaannya, diperlukan media edukasi dan monitoring yang efektif. Inovasi berupa aplikasi digital menjadi solusi untuk menyediakan informasi dan pemantauan jarak jauh yang mudah diakses kapan saja. Penelitian ini bertujuan menghasilkan konten yang akan digunakan dalam aplikasi smartphone sebagai media edukasi dan monitoring self-care pasien DM. Metode penelitian menggunakan classic Delphi dan online Delphi dalam 3 ronde yang melibatkan 11 ahli yaitu perawat, dokter spesialis endokrin, dokter spesialis gizi klinik, peneliti, dan edukator di bidang diabetes. Hasil Delphi Ronde 1 didapatkan dari 7 menu utama dan 42 tema, 6 tema dikeluarkan, 3 judul tema direvisi, 2 tema dimodifikasi, 1 menu baru dan 7 tema baru. Pada Ronde 2 dari 12 tema yang diajukan kembali, sebanyak 11 tema mencapai konsensus >70%. Ronde 3 menghasilkan 8 menu utama dan 43 tema. Kesimpulan hasil delphi menunjukkan konten yang dibuat sudah melalui proses konsesus oleh para ahli dan siap digunakan dalam aplikasi sebagai media edukasi dan monitoring self-care pasien DM.
Analisis Korelasi Tingkat Depresi dan Self-care Management Dengan Kualitas Hidup Pasien Hemodialisa Juwita, Lita; Lestiana, Mirawati; Kadang, Yulta; Ismoyowati, Tri Wahyuni
Jurnal Promotif Preventif Vol 8 No 5 (2025): Oktober 2025: JURNAL PROMOTIF PREVENTIF
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Pancasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47650/jpp.v8i5.2162

Abstract

Gagal ginjal kronis menjadi salah satu faktor penyebab tingginya angka kematian,di abad ke-21. Sebagian penderita GGK tidak mampu menjalani kegiatan kesehariannya, termasuk bekerja, sehingga berdampak negatif terhadap aspek mental, fisik, sosial, serta kondisi ekonomi. Penelitian ini bertujuan mengkaji keterkaitan antara tingkat depresi dan kemampuan self-care management dengan kualitas hidup pasien hemodialisis di RSSM Cibinong. Penelitian ini menggunakan metode analitik observasional, dengan desain cross sectional study. penarikan sampel dengan teknik purposive sampling dengan 73 sampel. Instrumen pengumpulan data menggunakan kuesioner BDI II, Self Care Management, KDQOL SFᵗᵐ-36 yang sudah valid - reliabel dan dianalisis menggunakan uji gamma. Penelitian menunjukkan dari 73 responden didapatkan hasil tingkat depresi p value = 0,000; r = -0,972, self care management p value = 0,000; r = 0,958 terdapat keterkaitan antara tingkat depresi dan kemampuan self-care management dengan kualitas hidup pasien hemodialisis di RSSM Cibinong. Hubungan tingkat depresi dan kualitas hidup menunjukkan korelasi kuat ke arah negatif, artinya semakin tinggi depresi yang dialami pasien, maka semakin menurun kualitas hidupnya. Sebaliknya, self-care management memiliki korelasi kuat ke arah positif terhadap kualitas hidup, sehingga semakin baik pengelolaan perawatan diri pasien, semakin meningkat kualitas hidup yang di rasakan.