Claim Missing Document
Check
Articles

Found 30 Documents
Search

Meningkatkan Pemahaman Perilaku Bullying Melalui Sosiodrama pada Anak-anak Taman Pendidikan Al-Qur’an Sutipyo Ru'iya; Sujono Riyadi
The Journal of Innovation in Community Empowerment Vol 5 No 1 (2023): Journal of Innovation in Community Empowerment (JICE)
Publisher : Universitas Jenderal Achmad Yani Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30989/jice.v5i1.763

Abstract

Perilaku bullying sangat mencemaskan masyarakat terutama di dunia pendidikan. Bullying sudah lama terjadi dan terus terjadi baik di lingkungan sekitar, di keramaian, di sekolah, bahkan di institusi pendidikan berbasis agama. Taman pendidikan Al-Qur’an merupakan pendidikan non formal yang mendidik para santri untuk belajar kitab suci. Untuk mencegah para santri terperosok ke perilaku bullying, perlu ditingkatkan pemahaman tentang perilaku bullying ini. Untuk meningkatkan pemahaman perilaku bullying pada santri TPA Masjid Tamtama dilakukan dengan metode sosiodarma. Ada 17 orang peserta yang mengikuti kegiatan ini. Dari 17 peserta di bagi menjadi dua, yaitu ada yang sebagai pemain perand an ada yang sebagai penonton. Hasil yang diperoleh terjadi peningkatkan pemahaman tentang perilaku bullying sebanyak rata-rata 9 point, bahkan ada dua orang yang betul semua dalam menjawab kuisioner. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa tujuan pengabdian ini berhasil meningkatkan pemahaman santri tentang perilaku bullying dengan metode sosiodrama
Meningkatkan Kemampuan Perawatan Jenazah Sesuai Tarjih Muhammadiyah Melalui Media Video Sutipyo Ru'iya; Yusron Masduki; Abdul Hopid
Jurnal SOLMA Vol. 12 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v12i1.10135

Abstract

Background: Merawat jenazah adalah fardu kifayah, artinya jika dilakukan oleh satu orang maka kewajibannya menjadi tanggungan semua orang. Di beberapa daerah, perawatan jenazah hanya dilakukan oleh para lansia. Sedangkan remaja sangat jarang berpartisipasi dalam pelaksanaan perawatan tubuh. Oleh karena itu, perlu adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan dalam merawat jenazah sesuai dengan ajaran Nabi, khususnya yang tercantum dalam Himpunan Tarjih Muhammadiyah. Artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses dan hasil peningkatan pengetahuan dan keterampilan pelatihan perawatan jenazah remaja di Dusun Ploso, Wonolelo, Pleret, Bantul, Yogyakarta. Metode: Mitra pengabdiannya adalah Karang Taruna Ploso Wonolelo Pleret Bantul. Jumlah peserta adalah 38 pemuda dan pemudi. Metode pelatihan berupa gathering dan menonton video bersama, dilanjutkan dengan diskusi dan praktik perawatan tubuh. Hasil: Kegiatan berjalan dengan sangat baik, dan para peserta mengikuti dengan seksama dan sangat antusias. Dari hasil wawancara dengan peserta setelah pelaksanaan, mereka merasa lebih percaya diri untuk melakukan perawatan jenazah, karena memiliki pengalaman langsung praktik perawatan jenazah. Terjadi peningkatan kemampuan dan keterampilan merawat jenazah peserta. Kesimpulan: para peserta merasa percaya diri melakukan perawatan jenazah, karena mereka telah mencoba langsung melalui media yang disiapkan dalam pengabdian ini.
Implementasi Kepribadian Tanggung Jawab Guru ISMUBA di MI Muhammadiyah Kenteng Dwi Nur Indah Sari; Sutipyo Ru'iya
Jurnal Al-Manar Vol 12 No 1 (2023): Juni
Publisher : STAI Masjid Syuhada Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36668/jal.v12i1.399

Abstract

Kepribadian tanggung jawab harus dimiliki oleh setiap guru, terlebih guru PAI atau ISMUBA. Hal ini dikarenakan tanggung jawab seorang guru bukan hanya memberikan ilmu, namun menyiapkan peserta didiknya agar siap mengemban tugas sebagai hamba Allah dan khalifatullah sesuai dengan tujuan penciptaan manusia itu sendiri. Maka dari itu, artikel ini ditulis agar para guru atau calon guru terutama guru PAI atau ISMUBA dapat lebih sadar akan tanggung jawabnya sebagai guru. Karena segala perbuatan yang dilakukan di dunia akan ada pertanggungjawabannya di akhirat. Metode penelitian yang digunakan penulis dalam artikel ini adalah kualitatif deskriptif. Kemudian wawancara dan studi pustaka sebagai teknik pengumpulan data. Dari hasil analisis studi pustaka dan hasil wawancara maka dapat disimpulkan bahwa kepribadian tanggung jawab guru itu begitu penting karena guru bertanggung jawab atas pendidikan tauhid dan pendidikan akhlak apalagi, apalagi pada jenjang sekolah dasar atau madrasah ibtidaiyah. Jika sedini mungkin peserta didik sudah ditanamkan ketauhidan dan akhlak yang baik maka akan berpengaruh terhadap kehidupan yang akan mendatang.
Implementasi Metode Contextual Teaching and Learning (CTL) Pada Pembelajaran Bahasa Arab di Madrasah Tsanawiyah Thontowi; Sutipyo Ru'iya
SALIHA: Jurnal Pendidikan & Agama Islam Vol. 6 No. 2 (2023): SALIHA : Jurnal Pendidikan dan Agama Islam
Publisher : STAI Terpadu Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54396/saliha.v6i2.658

Abstract

Arabic is a language that has unique difficulties in learning it. Therefore, learning Arabic requires the right strategy so that students can achieve the predetermined competencies. This article describes the implementation of Contextual Teaching and Learning (CTL) learning strategies in learning Arabic at Madrasah Tsanawiyah. This research is a naturalistic qualitative research with a descriptive approach. Primary data was obtained from an Arabic teacher and secondary data was obtained from five students. Collecting data using in-depth interviews and observation techniques. Data analysis through three stages, namely data reduction, data presentation, and drawing conclusions. This research resulted that learning Arabic in MTs with the CTL strategy went through three main stages, namely planning by taking into account the competencies to be achieved, the condition of students' abilities, and students' learning styles. The implementation of classroom learning applies the Contextual Teaching and Learning strategy by connecting material with students' experiences in the real world, using several learning media available in madrasas. The last stage of the learning process is to evaluate learning by implementing an authentic evaluation system that pays attention to all aspects and domains and includes process assessment in the final grade decision.
The Strategy of Islamic Religious Education Teachers in Instilling Islamic Character During the Covid-19 Pandemic Period Burhanudin Ata Gusman; Hanif Cahyo Adi Kistoro; Sutipyo Ru’iya
Al Qalam Vol. 38 No. 2 (2021): July-December 2021
Publisher : Center for Research and Community Service of UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten-Serang City-Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32678/alqalam.v38i2.5103

Abstract

The COVID-19 pandemic has had an impact on many aspects, one of which is the education aspect. Currently, the affective element is the main focus for educators. This study aims to determine the system, approach, and impact of the teacher's strategy. This research is qualitative research with a phenomenological approach. The research subjects were research informants, namely teachers, school principals, and ten students—methods of data collection using interviews with interview guide instruments prepared. This study found three crucial points: the system or strategy for planting the character of the teacher's approach and the impact of growing Islamic symbols. The process of Islamic religious education teachers in character building is through three ways, namely exemplary, advice and habituation. The positive impact that occurs is that students at MAN 4 Kebumen have implemented the planting of Islamic characters given by the teacher so that students experience changes in terms of nature such as behavior Changes include students helping each other, doing assignments on time, diligence in worship, accustomed to reading prayers, and eager to learn. Keywords: Strategy; Islamic character; Example; Advice; Habit.
Pembelajaran ISMUBA Berbasis Multiple Intelligences di SMP Muhammadiyah Pleret Yogyakarta Bassanti Santika Dewi Fitriani; Difa'ul Husna; Sutipyo Ru'iya; Fadlhurahman Fadlhurahman
Sulawesi Tenggara Educational Journal Vol 3 No 3: Desember (2023)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sulawesi Tenggara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54297/seduj.v3i3.542

Abstract

Pendidikan merupakan suatu proses terencana yang dibentuk oleh guru untuk meningkatkan sebuah kualitas potensi peserta didiknya. Terdapat beberapa lembaga yang masih belum bisa melihat potensi peserta didiknya. Hal tersebut ditunjukan bayaknya lembaga pendidikan yang masih mengukur kecerdasan anak lewat pengukuran IQ. Penerapan konsep multiple intelligences pada peserta didik ini sangat begitu membantu untuk menigkatkan sebuah kecerdasan. Peneliti menggunakan jenis penelitian kualitatif deskriptif, dengan menggunakan teknik pengumpulan data observasi, teknik wawancara, teknik dokumentasi. Penelitian ini dilakukan guna ingin mengetahui perencanaan, pelaksananan, evaluasi pembelajaran ISMUBA berbasis multiple intelligences di SMP Muhammadiyah Pleret. Pengumpulan data dilakukan secara langsung dengan mengamati objek yang ada di lapangan dan data akan direduksi, dikelompokan yang nantinya hasilnya akan diperoleh data yang valid. Pembelajaran ISMUBA berbasis multiple intelligences di SMP Muhammadiyah Pleret perencanaan pembelajarannya dilakukan dengan melakukan MIR (Multiple Intelligences Research) dan penyusunan perangkat pembelajaran lainnya. Dalam pelaksanaan kegiatan pembelajaran berbasis multiple intelligences terdapat tiga tahapan berupa kegiatan pendahuluan, kegiatan inti, kegiatan penutup. Hasil evaluasi pembelajaran yang disajikan pada raport peserta didik tidak ada peringkat. Dalam pelaksanaan kegiatan evaluasi sendiri dilakukan dalam tiga ranah berupa ranah penilian pengetahuan, keterampilan, sikap.
Cultural Perceptions of Santri on Arabic Language Learning Yoyo Yoyo; Mohamad Hussin; Arif Rahman; Abdul Razif Zaini; Sutipyo R
Jurnal Pendidikan Islam Vol 9, No 2 (2023): Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : The Faculty of Tarbiyah and Teacher Training associated with PSPII

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/jpi.v9i2.24103

Abstract

The study delves into the perceptions of santri concerning Arabic cultural elements in the teaching of the Arabic language within Salafi Pesantren. Employing a qualitative approach, the research investigates how santri perceive the significance of Arabic cultural values in the learning process and the broader implications for multicultural understanding. Data were gathered through interviews and questionnaires distributed to 42 respondents across 16 Salafi pesantren institutions in various regions of Indonesia, including Java, Sumatra, and Sulawesi. The findings reveal that santri generally recognize the importance of incorporating Arabic cultural elements into the language-learning process, as it aids in comprehending both the Arabic language and its cultural nuances. Some aspects of Arabic culture are perceived by santri as integral to Islamic teachings, influencing distinctive practices in their clothing and physical appearance. Despite these unique practices, the santri, living in a multicultural society, choose to integrate their daily lives with other communities, fostering harmony and embracing the multicultural diversity present in Indonesia. This study contributes valuable insights into the intersection of language learning, cultural values, and multicultural coexistence in the context of Salafi Pesantren education. 
Pelatihan Khotib Jum’at Bagi Remaja di Desa Banjarroyo Kalibawang Kulon Progo Yusron Masduki; Sutipyo Ru'iya
JOURNAL OF PHILANTHROPY: The Journal of Community Service Vol. 2 No. 1 (2024): Journal of Philanthropy, January 2024
Publisher : Samodra Ilmu: Lembaga Penelitian, Penerbitan, dan Jurnal Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Banjarroyo Village is one of the villages in Kalibawang District, Kulonprogo Regency, which is geographically located in a hilly area. Banjarroyo village with multicultural conditions, sociologically the people of Banjaroyo adhere to various religions. Most of the Banjarroyo people work as laborers who work in the Yogyakarta area and its surroundings, and a small number are farmers and small business actors. The people of Banjarroyo have high mobility, leaving in the morning and returning in the afternoon/evening. This kind of community condition is a challenge in itself, especially in the field of da'wah, so that mosque cadres are lacking. This service aims to grow mosque cadres, especially a Friday preacher. There is a lack of preachers in mosques in Banjarroyo, so it is very important to hold kotib training for mosque youth who will become successors in the future. The implementation method is with lectures, discussions and preaching practices. Participants came from three mosques in the Padukuhan Banjarroyo, including Slanden, Banjaran and Pantok Kulon. The implementation of this service seeks to provide insight to teenagers to always adhere to religious teachings in accordance with the word of God and the teachings of the Prophet Muhammad. Worship in accordance with the teachings of Allah and His Messenger will receive a reward from Allah SWT. The output is in the form of news in online media.
Enhancing journalistic skills among teachers in Sleman Muhammadiyah Regional Leadership (PDM) Sutipyo Ru'iya; Fajar Dwi Putra; Abdul Hopid; Yusron Masduki; Sutarman Sutarman; Sri Roviana; Hanif Cahyo Adi Kistoro; Yusutria Yusutria
Community Empowerment Vol 9 No 4 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Magelang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31603/ce.11126

Abstract

Writing proficiency demands continuous refinement to flourish. Consistent practice fosters an individual's writing skills. Various motivations drive writing, including enhancing an institution's popularity. Effective journalistic skills are crucial for public relations professionals to elevate an organization's public image. This community service initiative aimed to enhance the journalistic skills of teachers within the Sleman Muhammadiyah Regional Leadership (PDM) environment. The methodology employed involved journalistic training sessions. The training encompassed 67 participants and was conducted in the PDM Sleman meeting room, covering the fundamentals of journalism and effective writing strategies. The outcomes revealed a significant 58% improvement in journalistic knowledge among participants. This positive impact underscores the effectiveness of the training in enhancing participants' journalistic proficiency.
KEDISPLINAN SHOLAT SISWA DI SMK MUHAMMADIYAH 2 SLEMAN DITINJAU DARI PENGARUH PENGGUNAAN GADGET Syahril Marzuki; Hanif Cahyo Adi Kistoro; Sutipyo Ru'iya
Tarbiyatuna Kajian Pendidikan Islam Vol. 5 No. 1 (2021): (Februari 2021)
Publisher : LPPM Institut Agama Islam Ibrahimy Genteng Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29062/tarbiyatuna.v5i1.378

Abstract

In this age of globalization the development of the world of technology is very advanced and developing. Many students are very familiar with using gadgets, especially students. Students tend to use the gadget for many reasons, such as following trends, or to become more active on social media. With the intensity of students using gadgets, many students still do not have time limits in using it, so the obligation to worship, especially prayer, is often neglected and forgotten. This study aims to find out: the magnitude of the influence of the use of gadgets on the implementation of student prayer services This research is a survey research with a quantitative approach. The research subjects were 120 students. The technique of collecting data uses a questionnaire about the use of gadgets and the discipline of prayer services. Data analysis techniques with simple linear regression analysis using the help of the spss program. The results of this study indicate that there is a negative influence of the use of gadgets on the implementation of prayer services of 0.447%. It can be interpreted that the more often students use gadgets, the more negative impact on the prayer service of students.