Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

Pengaruh Model Pembelajaran Problem Based Learning terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Matematis Siswa Sekolah Dasar di Era Globalisasi Hidayati, Isnaini Retnaning; Wijayanto, Zainur; Barriyah, Insanul Qisti
Jurnal Basicedu Vol. 9 No. 4 (2025): August
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v9i4.10529

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) terhadap kemampuan berpikir kritis matematis siswa sekolah dasar di era globalisasi. Permasalahan yang melatarbelakangi penelitian penelitian ini merupakan masih terdapat variasi pada kemampuan berpikir kritis matematis siswa, sehingga mengalami kesulitan dalam menerapkan pemeikiran kritis untuk memecahkan masalah dan metode pembelajaran yang masih konvesional dapat menyebabkan kebosanan. Metode studi yang diterapkan yakni Narrative Literature Review melalui langkah melakukan analisis terhadap 13 artikel jurnal yang relevan dengan rentang waktu publikasi antara tahun 2020-2025. Sumber data diperoleh dari Google Scholar dan Harzing’s Publish or Perish (PoP). Hasil studi secara konsisten menjabarkan model pembelajaran PBL sangat efektif untuk mengembangkan dan meningkatkan kemampuan berpikir kritis matematis siswa sekolah dasar. Model PBL tidak hanya berkontribusi terhdap peningkatan keterampilan secara kognitif Tingkat tinggi dan kemampuan pemecahan masalah, tetapi juga dapat diintegrasikan dnegan teknologi modern yang digunakan untuk memperkaya pengalaman belajar. Model PBL juga terbukti menjadi strategi pembelajaran yang relevan dan penting dalam mempersiapkan siswa menghadapi tantangan di era industry 5.0
Pengaruh Model Pembelajaran Problem Based Learning terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Matematis Siswa Sekolah Dasar di Era Globalisasi Hidayati, Isnaini Retnaning; Wijayanto, Zainur; Barriyah, Insanul Qisti
Jurnal Basicedu Vol. 9 No. 4 (2025): August
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v9i4.10529

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) terhadap kemampuan berpikir kritis matematis siswa sekolah dasar di era globalisasi. Permasalahan yang melatarbelakangi penelitian penelitian ini merupakan masih terdapat variasi pada kemampuan berpikir kritis matematis siswa, sehingga mengalami kesulitan dalam menerapkan pemeikiran kritis untuk memecahkan masalah dan metode pembelajaran yang masih konvesional dapat menyebabkan kebosanan. Metode studi yang diterapkan yakni Narrative Literature Review melalui langkah melakukan analisis terhadap 13 artikel jurnal yang relevan dengan rentang waktu publikasi antara tahun 2020-2025. Sumber data diperoleh dari Google Scholar dan Harzing’s Publish or Perish (PoP). Hasil studi secara konsisten menjabarkan model pembelajaran PBL sangat efektif untuk mengembangkan dan meningkatkan kemampuan berpikir kritis matematis siswa sekolah dasar. Model PBL tidak hanya berkontribusi terhdap peningkatan keterampilan secara kognitif Tingkat tinggi dan kemampuan pemecahan masalah, tetapi juga dapat diintegrasikan dnegan teknologi modern yang digunakan untuk memperkaya pengalaman belajar. Model PBL juga terbukti menjadi strategi pembelajaran yang relevan dan penting dalam mempersiapkan siswa menghadapi tantangan di era industry 5.0
Penguatan Keterampilan 6C Terintegrasi Ajaran Tamansiswa Tri N pada Proyek Diorama Bentang Alam Wahyuningtyas, Elfridha Joise; Zulfiati, Heri Maria; Nisa, Ana Fitrotun; Barriyah, Insanul Qisti
JURNAL MANAJEMEN PENDIDIKAN DAN ILMU SOSIAL Vol. 6 No. 5 (2025): Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial (Agustus-September 2025)
Publisher : Dinasti Review

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jmpis.v6i5.5081

Abstract

Pembelajaran IPAS merupakan tantangan bagi guru. Banyak siswa mengalami kesulitan belajar IPAS yang disebabkan oleh beberapa faktor yakni minat belajar IPAS yang rendah, pemahaman materi yang lama, keterbatasan sumber belajar serta kurang variasi guru dalam mengajarkan IPAS. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penguatan keterampilan 6C (critical thinking, collaboration, creativity, communication, character dan citizenship) yang terintegrasi dengan ajaran luhur Tamansiswa Tri N. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif desktiptif untuk menggali penguatan keterampilan 6C yang diintegrasikan dengan ajaran Tamansiswa Tri N dalam proyek pembuatan diorama bentang alam. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini meliputi wawancara, observasi dan dokumentasi. Uji keabsahan data dilakukan dengan triangulasi sumber dan metodologis. Teknik analisis data meliputi kondensasi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil dari penelitian ini adalah 1) Perencanaan meliputi penyusunan modul ajar, persiapan alat dan bahan dalam pembelajaran, dan pembentukan kelompok berdasarkan kebutuhan belajar siswa, 2) Implementasi meliputi kegiatan awal pembelajaran, inti dan penutup, 3) Evaluasi mencakup keterampilan critical thinking, collaboration, creativity, communication, character dan citizenship pada projek pembuatan diorama bentang alam. Ajaran Tamansiswa Tri N terintegrasi dalam penguatan kreativitas yang meliputi kegiatan Niteni, Nirokake dan Nambahi. Penguatan keterampilan 6C terintegrasi ajaran Tamansiswa Tri N dapat terlaksana melalui projek pembuatan diorama bentang alam.
INKUBATOR KREATIF DESIMINASI AUGMENTED REALITY DOLANAN ANAK BERBASIS BUDAYA NUSANTARA Praheto, Biya Ebi; Barriyah, Insanul Qisti; Sari, Dyan Indah Purnama; Andini, Dinar Westri
Jurnal Berdaya Mandiri Vol. 6 No. 2 (2024): JURNAL BERDAYA MANDIRI (JBM)
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jbm.v6i2.4275

Abstract

The LUKU community is a group of children located in Sarekan Hamlet RT 05, Plembutan, Canden, Jetis, Bantul. Luku itself stands for Put All and Read a 15-minute Book. The children collected in this community are in the age range from early childhood to junior high school. LUKU was formed on the basis of reasons during the COVID-19 pandemic and the home learning policy made children often focused on gadgets and lacked developmental stimulation according to their stage of development. Even though it is the age of these children that the stimulation of creativity is needed. The needs analysis in the LUKU community is that there is a need for developmental stimulation that hones creativity and is also connected to technology (because these children generally have gadgets, but have not been developed optimally according to children's creativity). Therefore, a service program was carried out to stimulate the creativity of the children of the Luku Community through traditional augmented reality-based games. Some of the stages that have been running include socialization, self-learning, and mentoring. The children and parents of the luku community participated in this activity very enthusiastically and always actively participated. Keywords: Creative Incubator, Traditional Games, Augmented Reality
Implementasi Pendekatan Culturally Responsive Teaching Berbasis Tri-N untuk Menumbuhkan Kreativitas Siswa Trisnawati, Desi; Zulfiati, Heri Maria; Barriyah, Insanul Qisti; Wibawa, Sutrisna
Publikasi Pendidikan Vol 15, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70713/publikan.v15i2.72143

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penggunaan Pendekatan Pengajaran Responsif Budaya Berbasis Tri-N dan hasilnya dalam meningkatkan kreativitas siswa. Metodologi kualitatif deskriptif dengan pendekatan lapangan digunakan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data meliputi reduksi data, penyajian data, dan pengambilan kesimpulan. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa pendekatan Culturally Responsive Teaching Berbasis Tri-N melalui tahap Niteni, Nirokake, dan Nambahi dapat dapat diimplementasikan secara efektif pada mata pelajaran Seni Budaya yang terintegrasi dengan Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) dan Pendidikan Pancasila. Selanjutnya hasil yang didapatkan yakni siswa dapat menumbuhkan kreativitas siswa pada komponen yang menghasilkan konsep unik, karya dan aktivitas asli, serta fleksibilitas mental dalam mengejar pendekatan yang berbeda terhadap suatu isu.
Penerapan PjBL dalam Pemanfaatan Bahan Dapur untuk Membuat Replika Kekhasan Daerah Siswa Kelas VI SD Sukma, Iva Nila; Barriyah, Insanul Qisti
Edukasi: Jurnal Penelitian dan Artikel Pendidikan Vol 15 No 2 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Magelang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31603/edukasi.v15i2.10487

Abstract

Project-based learning on arts and culture content and elementary school students' skills can really develop children's abilities in terms of knowledge, attitudes, skills and creativity. This is in line with the development stage of elementary school students, namely during the concrete operational period. This research aims to describe the implementation of PjBL which uses kitchen materials to create replicas of regional characteristics for class VI students at Widoro State Elementary School. This research uses a qualitative methodology with descriptive techniques. The main data collection method is carried out through interviews and observation, while additional information collection is carried out through documentation studies during learning and field recording. Primary data was collected using observation studies and interviews. Secondary data collection was carried out by carrying out documentation studies during the implementation of learning and taking field notes. Researchers conducted interviews with other class V teachers, and several class VI students. The results of the research show that the implementation of project-based learning by using kitchen materials to create replicas of regional characteristics for class VI students at Widoro State Elementary School was carried out well and received high enthusiasm from students. PjBL learning can improve skills, knowledge, attitudes, creativity and cooperation between students.
Model Pembelajaran Berbasis STEAM Projek untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis dan Kreatif Siswa Sari, Dyah Puspita; Hasanah, Daimul; Barriyah, Insanul Qisti
Edukasi: Jurnal Penelitian dan Artikel Pendidikan Vol 15 No 2 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Magelang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31603/edukasi.v15i2.10489

Abstract

This research aims to analyze influence of the STEAM Project learning model (Science, Technology, Engineering, Arts, and Mathematics) on students' critical and creative thinking abilities. The research was conducted on 15 class studentsVI at one of the elementary schools in Kulon Progo consisting of 8 male and 7 female students. The method used in this research is descriptive qualitative with interview and observation techniques. Results Study Demonstrated better critical thinking and creativity skills and increased at the third and fourth meetings. At the third meeting, students began to show their ability to solve problems, namely by making a mechanical power generator. The ability to think creatively was seen at the third and fourth meetings, namely when their dream house was realized which looked aesthetic and beautiful. The final product of this activity is the result of project activities in the form of a miniature house with installation and electricity generator. The STEAM Project-based learning model has encouraged students to be able to plan problem solutions, be flexible in providing solutions, and create product designs that have aesthetic value.
INOVASI MEDIA SHADOW PUPPET FABEL DALAM MENINGKATKAN KREATIVITAS DAN PEMAHAMAN PADA MATA PELAJARAN SBDP DI SEKOLAH DASAR Cahyani, Rita Dwi; Barriyah, Insanul Qisti
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 9 No. 2 (2024): Volume 09 No. 2 Juni 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v9i2.16161

Abstract

This research aims to describe the innovation of shadow puppet fable media in increasing creativity and understanding through SBdP learning in elementary schools. The type of research that will be used is qualitative description. The data collection technique uses observation techniques to see students' creativity in the process of learning activities. Next, the author carries out learning evaluations using tests to determine understanding of the material and documentation of activities. Based on the analysis of observation results, the creativity value is 76.2 with the creative predicate and the students' understanding value has increased, namely 84.6