Munawar Agus Riyadi
Departemen Teknik Elektro, Universitas Diponegoro Semarang, Jl. Prof. Sudharto, SH, Kampus UNDIP Tembalang, Semarang 50275, Indonesia. *)E-mail: Munawar@elektro.undip.ac.id

Published : 93 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

PERANCANGAN DIVIDER 8-BIT DENGAN TEKNOLOGI 180NM MENGGUNAKAN PERANGKAT LUNAK ELECTRIC Fitriansyah, Rizko Prasada; Riyadi, Munawar Agus; Arfan, Muhammad
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 6, NO. 3, SEPTEMBER 2017
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (715.08 KB) | DOI: 10.14710/transient.6.3.411-416

Abstract

Operasi pembagian merupakan salah satu operasi penting yang ada pada blok Arithmetic Logic Unit (ALU). Meskipun operasi pembagian lebih jarang digunakan jika dibandingkan dengan penjumlahan dan perkalian, lamanya waktu yang dibutuhkan untuk menyelesaikan operasi ini menyebabkan banyak energi yang terbuang. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, terdapat beberapa teknik yang dapat dilakukan, salah satunya adalah dengan memilih algoritma yang tepat sehingga operasi yang dilakukan juga semakin cepat. Pada penelitian ini, dirancang sebuah divider menggunakan teknologi 180nm dengan algoritma non-restoring. Dalam penerapannya, digunakan perangkat lunak Electric untuk merancang layout dan LTspice untuk menguji fungsional serta melakukan pengukuran timing delay. Dari perancangan yang dilakukan, didapati divider ini memiliki luas sebesar 0,027mm2, propagation delay time sebesar 3,644ns, dan area coverage sebesar 45,975%.
PERANCANGAN HUMAN MACHINE INTERFACE (HMI) PADA MESIN SIZING PT.APAC INTI CORPORA Chandra, Frangky; Sumardi, Sumardi; Riyadi, Munawar Agus
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 4, NO. 4, DESEMBER 2015
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (401.722 KB) | DOI: 10.14710/transient.4.4.958-964

Abstract

Proses sizing merupakan salah satu proses yang penting dalam industri tekstil. Proses sizing berfungsi meningkatkan mutu benang dan memaksimalkan efisiensi proses penenunan. Untuk memperoleh hasil proses yang optimal, diperlukan sistem monitoring yang konstan dan pengontrolan yang akurat. Pada penelitian ini sistem HMI diaplikasikan pada sebuah plant sizing untuk menghasilkan pengontrolan plant yang akurat dan pemonitoran plant yang kontinu. HMI dirancang menggunakan Microsoft Visual Studio C# 2010. Prototype plant sizing menggunakan 2 buah mikrokontroler Atmega8535 yang diprogram menggunakan CodeVision AVR 2.05. Komunikasi serial dengan kabel downloader K125R digunakan sebagai sarana komunikasi antara HMI dan mikrokontroler. Untuk penyimpanan data, digunakan basisdata Microsoft SQl Server dan SQL Server Management Studio sebagai media penyimpanan dan pengolahan basisdata. Microsoft Excel digunakan untuk menampilkan data yang diekspor dan laporan harian.. Berdasarkan pengujian yang dijalankan, dapat disimpulkan sistem HMI bekerja dengan baik. Pada pengujian pengontrolan plant, terbukti sistem kontrol HMI dapat bekerja dengan baik. Pada pengujian delay diperoleh adanya delay rata-rata sebesar 7 ms. Pada pengujian sistem monitoring HMI dapat memantau plant dengan akurat. Pada pengujian basisdata semua informasi yang dibutuhkan dapat disimpan dengan baik. Pada pengujian ekspor data  dan laporan harian, kedua fungsi tersebut terbukti telah berjalan dengan baik.
PERANCANGAN SISTEM PENGENDALIAN SUHU PADA PLANT DRY HEAT STERILIZER MENGGUNAKAN METODE PID Putra, Florian Destito; Setiyono, Budi; Riyadi, Munawar Agus
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 7, NO. 2, JUNI 2018
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1193.807 KB) | DOI: 10.14710/transient.7.2.583-590

Abstract

Sterilisasi adalah tahapan penting untuk menghilangkan semua macam mikroorganisme yang dapat mengkontaminasi baik peralatan maupun suatu bahan tertentu. Salah satu teknik sterilisasi yaitu dry heat sterilization yang membutuhkan suhu tinggi dan waktu pemaparan lama. Dry heat sterilization seharusnya dikendalikan dengan pemantauan untuk memastikan kestabilan suhu dan waktu minimal sterilisasi terpenuhi. Pada penelitian ini, dirancang sistem pengendalian suhu pada Plant Dry Heat Sterilizer dengan kendali Proportional, Integral, dan Derivative (PID). Dari hasil perancangan dengan melalui bump test (∆CO=10%) pada proses First Order Plus Dead Time (FOPDT) didapatkan parameter PID (Kp=11,23, Ti=120, dan Td=30). Dari hasil pengujian sesuai referensi (170℃), diketahui parameter PID menghasilkan waktu naik (Tr=1004 detik) serta waktu penetapan (Ts=1354 detik) pada plant (Tanpa Beban) dan waktu naik (Tr=1193 detik) serta waktu keadaan tunak (Ts=1580 detik) pada plant (Dengan Beban) dengan presentasi steady error keduanya dibawah 2%. Uji gangguan waktu sesaat (300 detik) baik untuk tanpa beban maupun dengan beban didapatkan waktu keadaan tunak (Ts) selama 617 detik dan 800 detik dengan nilai akhir steady error dibawah 2% sedangkan untuk gangguan kontinyu respon suhu sulit mencapai referensi keadaan tunak (∆galat=32℃) dengan waktu terlama 3141 detik.
RANCANG BANGUN SISTEM TELEMETRI STASIUN CUACA BERBASIS ATMEGA8A Pratama, Ismail Rifqi; Riyadi, Munawar Agus; Zahra, Ajub Ajulian
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 6, NO. 4, DESEMBER 2017
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (829.734 KB) | DOI: 10.14710/transient.6.4.566-574

Abstract

Stasiun Cuaca adalah fasilitas dengan alat ukur untuk mengukur kondisi cuaca pada lokasi dan waktu tertentu. Keadaan cuaca ini penting untuk informasi di berbagai bidang, seperti transportasi udara, pelayaran, pertanian, pertahanan nasional, komunikasi dan lainnya. Karena itu penting untuk mengembangakan sebuah stasiun cuaca yang murah, akurat dan tahan lama. Penelitian ini membuat sistem telemetri untuk memantau elemen cuaca, seperti presipitasi, suhu, kelembaban, kecepatan dan arah angin. Sistem ini didesain untuk menggunakan pemancar dan penerima radio komunikasi dan data cuaca yang diterima dapat ditampilkan pada halaman web agar bias dipantau semua orang.  Berdasarkan hasil pengujian suhu, kelembapan, kecepatan angin, arah angin, tekanan udara dan curah menunjukkan galat relatif pengukuran kurang dari 5%. Serta pengukuran arus rata-rata yang dikonsumsi dalam mode otomatis dengan rentang pengambilan data satu menit sebesar 4,48mA sehingga dengan perhitungan diperkirakan baterai dengan kapasitas 3400mAh dapat bertahan selama 758,93 Jam atau 31 Hari.
PERANCANGAN SISTEM SLIDING MODE CONTROL UNTUK JARAK ELEKTRODA PADA ELECTRICAL DISCHARGE MACHINING Zulhar, Fachrian; Riyadi, Munawar Agus; Setiawan, Iwan
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 6, NO. 1, MARET 2017
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (536.263 KB) | DOI: 10.14710/transient.6.1.140-146

Abstract

Electrical Discharge Machining (EDM) merupakan proses mengikis benda kerja (workpiece) dengan memanfaatkan lompatan listrik (electrical discharge atau spark) diantara elektroda dan workpiece di dalam cairan dielektrik. Untuk mendapatkan hasil pengikisan benda kerja yang maksimal maka jarak (gap) antara elektroda dan benda kerja harus sangat dekat, atau berkisar antara 10 µm hingga 100 µm. Jika jarak antara elektroda dan benda kerja kurang dari 10 µm dan lebih dari 100 µm maka tidak akan terjadi lompatan listrik sehingga tidak terjadi pengikisan pada benda kerja. Oleh karena itu, perlu dilakukan sebuah metoda pengaturan jarak antara elektroda dan benda kerja untuk menghasilkan pengikisan yang optimal. Metode kontrol yang digunakan adalah sistem kontrol sliding mode. Hasil perancangan sistem sliding mode controller akan dibandingkan sistem dengan kontroller optimasi PID yaitu Differential Equation. Dari hasil pengujian menunjukkan pengendalian menggunakan sliding mode controller lebih cepat menggerakkan elektroda menuju workpiece yaitu 0,0619 detik untuk gap 100 µm, sedangkan jika menggunakan kontroler PID dengan optimasi Differential Equation membutuhkan 0,155 detik untuk mencapai gap 100 µm. Setelah dianalisis melalui nilai rata-rata integral area error (IAE) kontroler sliding mode memiliki nilai yang lebih kecil daripada PID. Nilai rata-rata IAE dengan sliding mode controller adalah 0,443, sedangkan dengan kontrol optimasi PID adalah 0,5767.
ANALISIS KINERJA INVERTER DENGAN RANGKAIAN RESONAN SERI DAN SERI-PARALEL BERBEBAN RECTIFIER- LED Prihanto, Tatas Ardhy; Facta, Mochammad; Riyadi, Munawar Agus
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 4, NO. 1, MARET 2015
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (530.162 KB) | DOI: 10.14710/transient.4.1.192-199

Abstract

Abstrak Resonansi pada rangkaian listrik merupakan keadaan dimana reaktansi induktif dan reaktansi kapasitif memiliki nilai yang sama . Reaktansi induktif akan meningkat seiring meningkatnya frekuensi sedangkan reaktansi kapasitif justru sebaliknya, akan menurun jika frekuensi meningkat. Jadi hanya akan ada satu nilai frekuensi dimana keadaan kedua reaktansi tersebut bernilai sama.Pada penelitian ini, dilakukan analisis tentang pengaruh beban ractifier-LED secara paralel terhadap rangkaian resonan, khususnya rangkaian resonan seri dan seri-paralel. Rangkaian resonan seri dan rangkaian resonan seri-paralel dapat mengubah gelombang tegangan yang dihasilkan oleh  inverter jembatan penuh.Hasil pengujian menunjukkan frekuensi resonansi rangkaian resonan seri hasil perancangan adalah 51,1kHz ,dan untuk rangkaian resonan seri-paralel adalah 18,5 kHz dan 65,1kHz. Dengan duty cycle sebesar 50%  dan tegangan masukan sebesar 14 Volt AC, rangkaian resonan seri mampu menghasilkan tegangan keluaran mencapai 154 Volt AC, dan untuk rangkaian resonan seri-paralel mampu menghasilkan tegangan 70 Volt AC dan 84 Volt AC. Beban rectifier-LED yang dicatu secara paralel tidak mengubah nilai frekuensi resonansi namun menurunkan nilai gain pada rangkaian. Kata kunci: Rangkaian resonan seri, Rangkaian resonan seri-paralel, Frekuensi resonansi, rectifier-LED  Abstract Resonance in an electric circuit is a condition when inductive reactance and capacitive reactance have equal value .  Inductive reactance will increase in line with increasing frequency while capacitive reactance would decrease if the frequency increased .So there is only one point of the frequency where the state of both the reactance is at the equal value.This research  analysed about the influence of the rectifier-LED load in parallel position with the resonant tank,the resonant tank was made in  a series and series-parallel circuit . The series and series-parallel  resonant circuit changed a wave of voltage that was produced by inverter full bridge.The experimental result showd that the resonance frequency of the series resonant circuit was 51,1khz and the resonance frequencies of the series-parallel resonant circuit were 18,5 khz and 65,1 khz. With duty cycle by 50 %, and the input voltage 14 volt, the series resonant circuit was able to produce an output voltage up to 154 volt and the series-parallel resonant was able to produce an output voltage up to 70 volt and 84 volt .The rectifier-LED load in parallel position  did not change the resonance frequency but it decreased the value of the gain. Keywords: Series resonant circuit, Series-parallel  resonant circuit, resonance frequency, rectifier- LED
PERANCANGAN ALAT PENGUKUR INDEKS MASSA TUBUH (IMT) ORANG DEWASA MENGGUNAKAN RASPBERRY PI Saputra, Destyawan; Riyadi, Munawar Agus; Sudjadi, Sudjadi
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 4, NO. 2, JUNI 2015
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (453.971 KB) | DOI: 10.14710/transient.4.2.369-377

Abstract

Abstrak Kesadaran manusia akan pentingnya kesehatan merupakan salah satu faktor yang menyebabkan perkembangan teknologi pada bidang kesehatan sangat maju. Parameter kesehatan manusia yang sederhana adalah berat dan tinggi badan, parameter tersebut digunakan untuk menghitung nilai Indeks Massa Tubuh (IMT).  IMT adalah metode yang digunakan untuk mendiagnosa keadaan tubuh manusia, dengan menghitung keseimbangan antara berat dengan tinggi badan. IMT berfungsi memberikan informasi tentang kriteria keadaan tubuh berdasarkan berat dan tinggi badan pasien. Informasi tersebut adalah keadaan obesitas, gemuk (overweight), sangat kurus (underweight), kurus atau normal. Pada keadaan obesitas dan sangat kurus (underweight,) pasien akan memiliki resiko penyakit yang tinggi. Oleh karena itu, pada penelitian ini diciptakan alat pengukur IMT dengan kemampuan mengukur tinggi badan, berat badan, menghitung IMT serta menentukan kriteria IMT secara otomatis. Alat pengukur IMT ini menggunakan Raspberry Pi sebagai mikrokontroler yang mengatur keseluruhan sistem. Kemampuan alat tersebut adalah melakukan pengukuran berat badan dengan range dari 0 Kg hingga 150 Kg dan range pengukuran tinggi badan dari 0 m hingga 2m.  Setiap masing-masing pengukuran dilakukan sebanyak 3 kali dengan interval 0.1 S, dengan tujuan meningkatkan akurasi. Keluaran yang ditampilkan pada alat pengukur IMT adalah berupa keadaan tubuh beserta nilai IMT, berat badan dalam Kg dan tinggi badan dalam meter. Kata Kunci: Indeks Massa Tubuh, Underweight, Overweight, ,Obesitas, Raspberry Pi  Abstract Humans’ consciousness toward the importance of health is one of the factors driving the advancement of technological development in the field of health. Height and weight is a simple parameter for humans’ health. This parameters is used to calculate Body Mass Index (BMI).  BMI is a method used to diagnose condition of human body by calculating  the balance between wight and height. BMI provides informations about condition of human body based on their weight and height. The information given by BMI is obese, overweight, underweight or ideal. In case of  obese and underweight, the patient will have a high risk of disease. Therefore, the aim of this research is designing devices to measure BMI that comes with the ability to measure height and weight, calculate the BMI,as well as determine the BMI criteria  automatically. Raspberry pi used as microcontroller which controll entire activity of device. The ability of this device is to measure the height within range from 0 to 2 m and the weight within range from 0 to 150 Kg. Every measurements is performed 3 times by 0,1 S intervals in order to increase the accuracy. The output  of the device are criteria of body condition, weight on Kg, height on m. Keywords : Body Mass Index, Underweight, Overweight, Obese, Raspberry Pi.
PERANCANGAN WEARABLE CONTROLLER MENGGUNAKAN MODUL FIELD PROGRAMMABLE GATE ARRAY (FPGA) XILINX NEXYS 3 DAN ACCELEROMETER ADXL345 Bawono, Ajie Nugroho; Riyadi, Munawar Agus; Andromeda, Trias
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 6, NO. 1, MARET 2017
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (802.218 KB) | DOI: 10.14710/transient.6.1.74-80

Abstract

Wearable controller adalah suatu alat yang sangat praktis karena bisa dipasang di tubuh manusia bagian luar untuk menggerakkan alat lainnya yang lebih besar, kompleks, dan berada terpisah dari alat wearable controller ini. Wearable controller merupakan salah satu contoh dari wearable device yang pada saat ini banyak perusahaan-perusahaan teknologi terkenal yang menciptakan wearable device untuk memberikan kemudahan dan sebagai solusi atas masalah yang sering dihadapi manusia. Perancangan wearable controller ini menggunakan Field Programmable Gate Array (FPGA) dan sensor accelerometer yang dirancang untuk menggerakkan mobil Radio Control (RC). Accelerometer ADXL345 mendeteksi data 3 sumbu berdasarkan percepatan gravitasi. Data tersebut diproses di modul FPGA Xilinx Nexys 3 Spartan-6. Data yang diproses dihubungkan ke controller mobil RC untuk menggerakkan mobil RC. Alat yang dirancang dapat mengendalikan mobil RC untuk melakukan pergerakan maju, mundur, belok ke kanan, belok ke kiri, maju-kanan, maju-kiri, mundur-kanan, dan mundur-kiri.
PERANCANGAN ALAT PENGUKUR DETAK JANTUNG DENGAN SENSOR FOTODIODA BERBASIS PHOTOPLETHYSMOGRAPHY (PPG) MENGGUNAKAN ATMEGA32A Hidayatulah, Sidiq; Riyadi, Munawar Agus; Darjat, Darjat
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 4, NO. 2, JUNI 2015
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (303.639 KB) | DOI: 10.14710/transient.4.2.312-316

Abstract

Abstrak Dalam dunia kesehatan salah satu organ yang sering mendapatkan perhatian adalah jantung. Jantung yang akan selalu berdetak setiap saat selama manusia hidup.  Pengukuran detak jantung secara konvensional dilakukan dengan cara mendengarkan detakan  jantung dengan menggunakan stetoskop atau meraba denyut nadi. Namun dalam pengukuran secara konvensional hasil dipengaruhi tingkat kepekaan orang yang mengukur dan juga harus memastikan waktu pengukuran tepat 1 menit. Pada penelitian ini, dibuat pengukuran detak jantung  berdasarkan prinsip photoplethysmography (PPG) menggunakan LED  inframerah sebagai sumber cahaya, dan  fotodioda sebagai detektor cahaya  dengan mikrokontrloter ATmega32a sebagai pengolah data. Hasil validasi dengan pengukuran manual menunjukan angka yang hampir mendekati dengan rata-rata error 1,60%. Kata Kunci :detak  jantung, photoplethysmography (PPG), inframerah, fotodioda  Abstract In medical world one of organs that often get attention is the heart. The heart always beats every time for a life of human. The  conventional measurement of heart rate are using a stethoscope to hear heartbeat or feel the pulse. However, the conventional measurement result is influenced by the level of sensitivy of the measure and also must ensure the time of measurement  proper one minute.  At this research,has created a heartbeat measurement  base on the principle of photoplethysmography (PPG) by using LED  infrared  as  light source, and  photodiode as light detector  with microcontroler ATmega32a as a data processor. The validation result by manual methode  shows number that almost close to the error average 1,60%. Keywords: heartbeat, photoplethysmography (PPG), infrared, photodiode
PERANCANGAN SISTEM PEGENDALI SUHU PADA PROTOTYPE GREEN HOUSE DENGAN METODE TUNNING PID MENGGUNAKAN JARINGAN SARAF TIRUAN Abdurrachman, Ajib; Sumardi, Sumardi; Riyadi, Munawar Agus
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 3, NO. 4, DESEMBER 2014
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (214.204 KB) | DOI: 10.14710/transient.3.4.516-520

Abstract

Abstrak Semakin berkembangnya teknologi terutama pada bidang pertanian menuntut adanya sistem kendali yang baik supaya dapat menunjang proses sekaligus untuk dapat meningkatkan efisiensi dalam menghasilkan produk yang unggul. Salah satu perkembangan teknologi dalam dunia pertanian yaitu adanya Green House atau rumah tanaman. Dalam dunia pertanian, lingkungan menjadi faktor terpenting karena kondisi lingkungan akan mempengaruhi keberhasilan kualitas dan kuantitas produksi. Oleh sebab itu kondisi lingkungan pertanian sangat diperhatikan sesuai dengan jenis tanamannya. Salah satu faktor yang mempengaruhi kondisi lingkungan adalah suhu lingkungan. Faktor tersebut bisa direkayasa untuk mendapatkan kondisi lingkungan optimal bagi pertumbuhan tanaman agar tanaman dapat tumbuh dan berkembang dengan baik guna meningkatkan kualitas dan kuantitas produksi. Sistem ini menggunakan prinsip heat exchanger yang dimodifikasi sedimikian rupa sehingga menjadi media penghasil udara dingin, yang mana SHT-11 digunakan sebagai sensor pembaca suhu. Berdasarkan suhu yang diterima, kemudian jaringan saraf tiruan akan menetukan parameter PID. Parameter tersebut kemudian digunakan sebagai kendali kecepatan fan DC agar suhu ruangan tetap pada referensi yang diinginkan. Dari berbagai perbandingan pengujian yang dilakukan secara keseluruhan respon sistem plant kendali suhu dengan kendali tuning PID menggunakan jaringan saraf tiruan tipe delta rule menunjukkan hasil yang lebih baik dibandingkan dengan kendali PID metode Ziegler-Nichols. Kata kunci: Suhu, SHT-11, Jaringan Saraf Tiruan, PID   Abstract Developments in agriculture technology require the existence of good control systems that can support the process and can increase the efficiency for superior production producing. One of the developments in agriculture technology is Green House or Planting Home. In agriculture, environment is the most important factor because environmental condition will influence product’s quality and quantity. Therefore, the environmental condition in agriculture has to be concerned according to different plants. One of factors that can influence environmental condition is ambient temperature. The factor can be engineered, so plants can grow well and it can increase the product’s quality and quantity. The final project used Heat Exchanger principle to produce controlled air temperature, where the SHT-11 was used as the temperature sensor reader. Based on sensed temperature, an artificial neural network will determine PID parameter. Then the parameter was used as a motor cooling fan DC speed controller so that temperature will be in desired reference. Overall, the respond of planting technique that uses temperature controller with tuning PID control that uses artificial neural network shows a better compared to that of PID control with Ziegler-Nichols method.         Keyword: Temperature, SHT-11, Artificial Neural Network, PID 
Co-Authors A Nugraha A. Brian Ikhsana P.A.W, A. Brian Ikhsana Achmad Adi Sulistiono, Achmad Adi Achmad Hidayatno Achmad Ngaqib Muthouwali Achmad Ulul Azmy Adam Kusuma Wardana Adha, Shafa Aulia Adhi Nugraha Adi Cifriadi Aditya Aditya Aditya Pratama Affandi, Muhammad Afif Afin M Nurtsani Afiq Hamzah Ajib Abdurrachman Ajub Ajulian Zahra Macrina Al Fadli, Muhammad Hanifudin Alfianto, Indra Alfin Imadul Haq Alfin Imadul Haq Aminuddin Rizal, Aminuddin Andreansyah, Muhammad Iqbal Aprivirly, Lintang Nurlitha Arfan, M Arif Rahman Hakim Aris Triwiyatno Barnas Holil Baron Murianda Bawono, Ajie Nugroho Benny Raharjo, Benny Budi Setiyono Budi Setiyono D Septaditya Danang Septaditya Hidayat Syah, Danang Septaditya Danniswara, Satya Darjat Darjat Deris Stiawan Destyawan Saputra, Destyawan Dwi Prasetyo Wirawan, Dwi Prasetyo Ezaila Alias, Nurul Fathin Naufal, Haidar Ali Firman Eka Saputra, Firman Eka Fitriansyah, Rizko Prasada Frangky Chandra, Frangky Franky Surya Parulian Fuad Hasan Hamzah, Afiq Hanif, Muhammad Harisuddin Hermawan Hermawan I Gusti Bagus Wiksuana Ilham Akbar Sukmawan, Ilham Akbar Imam Much Ibnu Subroto Indra P. S. Damanik, Indra P. S. Irawan D Sukawati Irawan Dharma S., Irawan Dharma Irawan Dharma Sukawati, Irawan Dharma Irvan Aditya Iskandar, Irvan Aditya Ismail Saad Ivransa Zuhdi Pane Iwan Setiawan Iwan Setiawan Jatmiko E. Suseno Johanes Nugroho Adhi Prakosa Jumiasih, Jumiasih Karnoto . Lina Handayani Loong Peng Tan, Michael M B Santoso M. Pramuaji Tri Saputro, M. Pramuaji Maman Somantri Michael Loong Peng Tan Mizanul Haq, Mizanul Mochammad Facta Muflih, Muhamad Muhamad Muflih Muhammad Fahmi Awaj Muhammad Faizal Afriansyah Muhammad Faizal Afriansyah, Muhammad Faizal Muhammad Taufiqurrahman Muhammad Taufiqurrahman, Muhammad Mustikoaji, Yosia Gita Muthouwali, Achmad Ngaqib Nasrullah, Muhammad Azka Nasution, Ali Napiah natanael pandapotan, natanael Ngah, Razali Nurul Ezaila Alias Oktavianto, Tedi Pamungkas, Okthavianus Bayu Pane, Ivranza Zuhdi Parulian, Franky Surya Perkasa, Dedy Bagus Pradana, Muhammad Ivan Pratama, Ismail Rifqi Primanggani, Stevanus Putra, Florian Destito R Rizal Isnanto R. Rizal Isnanto Rahmat Rizeki, Rahmat Ramadhan, Ihsan Razali Ismail Razali Ngah Reza Heryanto S, Reza Heryanto Rio Lenardo Karo Karo, Rio Lenardo Rizka Hendrawan, Rizka Sabila, Liya Yusrina Santoso, Imam Sapto Budi Priyatno Satria, Brama Yoga Sidiq Hidayatulah, Sidiq Solichudin Solichudin Sudewanto, Suhardhika Sih Sudjadi Sudjadi Suhardhika Sih Sudewanto Sukiswo Sukiswo Sulila, Muhammad Surya Sumardi . Sumardi . Sumardi . Syuja Rizqullah T Prakoso Tatas Ardhy Prihanto, Tatas Ardhy Tawa'qi, Muhammad Sehatian Teguh Prakoso Teguh Prakoso Tejo Sukmadi Tole Sutikno Trias Andromeda Ullah Sheikh, Usman Umair Al-Anshory Usman Ullah Sheikh Wardhana, Ariya Dwi Wardhana, Irfan Agung Widaningrum, Lidya Widyati, Dian Ami Winasis, Ganjar Yoga Krismawardana Yuli Christiyono Yuli Christyono Yusuf H. Hendrayana, Yusuf H. Zebua, Christian Charisma Zeta Hanif Salindri, Zeta Hanif Zulhar, Fachrian