Munawar Agus Riyadi
Departemen Teknik Elektro, Universitas Diponegoro Semarang, Jl. Prof. Sudharto, SH, Kampus UNDIP Tembalang, Semarang 50275, Indonesia. *)E-mail: Munawar@elektro.undip.ac.id

Published : 93 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

PERANCANGAN ARITHMATIC LOGIC UNIT (ALU) PADA PROSESOR RISC 16-BIT DENGAN TEKNOLOGI 600NM MENGGUNAKAN ELECTRIC Hendrawan, Rizka; Riyadi, Munawar Agus; Darjat, Darjat
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 4, NO. 2, JUNI 2015
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (777.41 KB) | DOI: 10.14710/transient.4.2.410-418

Abstract

Abstrak Teknologi IC merupakan salah satu teknologi yang paling penting dalam dunia elektronik saat ini, karena dapat meminimalkan luas area dari rangkaian elektronik, efek parasitik dan biaya. Divais ini lebih handal dibandingkan dengan komponen disktrit. Salah satu penerapannya ada pada prosesor yang merupakan unit pusat pemrosesan data pada komputer digital dan sistem tertanam untuk keperluan sehari–hari. Tujuan dari Tugas Akhir ini adalah merancang layout Arithmatic Logic Unit (ALU) pada prosesor RISC 16-bit pada level transistor. Metode yang digunakan dalam perancangan Arithmatic Logic Unit (ALU) ini menggunakan teknologi fabrikasi 600nm dari model C5 MOSIS menggunakan software Electric untuk mendesain layout, serta software LT-spice untuk menguji hasil ekstraksi dari layout. Hasil pengujian perancangan ini menujukkan bahwa Arithmatic Logic Unit (ALU) memiliki 8 fungsi yaitu penjumlahan, pengurangan, AND, OR, XOR, SLL, SRL, SLTU. Secara fungsional, ALU dapat mengeluarkan data sesuai dengan sinyal kontrol. Time propagation delay (Tpd)  yang terjadi pada ALU sebesar 13ns. Nilai ini merupakan rata–rata dari time propagation delay rise (Tpdr) sebesar 10ns dan time propagation delay fall (Tpdf) sebesar 16ns. Sedangkan nilai rise time (Tr) sebesar 0.22ns dan fall time (Tf) sebesar 0.15ns. Oleh karena itu, ALU dapat beroperasi maksimal pada clock sebesar 62.5MHz. Kata kunci: Prosesor, Arithmatic Logic Unit (ALU),  teknologi fabrikasi 600nm.  Abstract IC technology is one of the most important technologies in electronic world now, because IC technology can minimize the area of electronic circuit, parasitic effect and cost. Device based in IC technology  is more reliable than the discrete  components. One of the implementation is in the processor which is a unit of the data processing center on digital computer and embedded system for daily needs. The aim of this final project is to design the floorplan layout of Arithmatic Logic Unit (ALU) on 16-bit RISC processor in  transistor level. The method used in designing Arithmatic Logic Unit (ALU) is using 600nm fabrication technology from C5 MOSIS model and using Electric software to design the layout and also LT-spice software to examine  extraction result from the layout. The testing result shows that Arithmatic Logic Unit (ALU) has eight functions: addition, reduction, AND, OR, XOR, SLL, SRL, SLTU. Functionally, ALU can issue  the data according to the control signal. Time propagation delay (Tpd) that occurs in the ALU is 13ns. This value is the average of time propagation delay rise (Tpdr) of 10ns and time propagation delay fall (Tpdf) of 16ns. Moreover, the value of rise time (Tr) is 0.22ns and fall time (Tf) is 0.15ns. Therefore, ALU can operate at maximum 62.5MHz clock frequency.(Times New Roman 10) Keywords: Processor, Arithmatic Logic Unit (ALU), 600nm fabrication technology.
PERANCANGAN SISTEM INSTRUMENTASI MEDIS PENGUKUR TIGA TANDA VITAL TUBUH MENGGUNAKAN CORE FPGA XILINX SPARTAN-6 Rizal, Aminuddin; Riyadi, Munawar Agus; Darjat, Darjat
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 4, NO. 3, SEPTEMBER 2015
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (498.082 KB) | DOI: 10.14710/transient.4.3.604-611

Abstract

Abstrak Alat pengukuran tanda vital tubuh adalah peralatan instrumentasi medis yang umum digunakan untuk mengukur kondisi kesehatan tubuh seseorang. Praktisi medis dapat mengetahui informasi kondisi kesehatan tubuh seorang pasien dengan menganalisa data-data yang ditampilkan dari pengukuran tanda vital tubuh. Pada penelitian kali ini, kami mendesain sistem instrumentasi medis ­non-invasive untuk mengukur tiga tanda vital tubuh yang murah dan berbasis sistem digital. Tiga parameter pengukuran yang dilakukan adalah suhu tubuh yang memiliki jangkauan pengukuran dari 30°C sampai 40°C, frekuensi denyut jantung yang memiliki jangkauan pengukuran dari 0 sampai 200 BPM (beat per minute), frekuensi pernapasan yang memiliki jangkauan pengukuran dari 0 sampai 60 breath per minute. Sistem digital yang digunakan untuk memproses data input menjadi data output dirancang dengan memanfaatkan FPGA yang diprogram sesuai dengan alur yang diinginkan. Pada pengujian sistem, error rata-rata yang didapat saat pengukuran suhu tubuh, frekuensi denyut jantung, dan frekuensi pernapasan masing-masing sebesar 0,72%, 2,01%, 8,21%. Perancangan pada core FPGA memiliki utility keseluruhan hingga 19%. Kata kunci: FPGA, frekuensi denyut jantung, frekuensi  pernapasan, suhu tubuh.  Abstract Biomedical instrumentation of  vital signs measurement is a common instrumentation which measure or monitoring human’s physiological  condition. Medical practitioner assesses patient’s health condition by analyzing the measurement result which shown in display. In this research, we design a non-invasive biomedical instrumentation that measure 3 parameter of human’s vital signs (body temperature, heartbeat, and respiration rate). The aim of  the design are low cost instrumentation and digital based design. The measurement of heartbeat has measurement range from 0 to 200 BPM (beat per minute). The measurement ofbody temperature has measurement range from 30°C to 40°C. The measurement of respiration rate has measurement range from 0 to 60 BPM (breath per minute). Digital system which processing input data into output data implemented on FPGA Xilinx Spartan-6. As the result of design, Error rate from measurement of heartbeat, body temperature, and respiration rate respectively by 0,72%, 2,01%, 8,21%. Summary of FPGA core usage has 19% of utilitation. Keywords: Body temperature measurement, FPGA, Heartbeat measurement, Respiration rate measurement
PERANCANGAN SISTEM ROKET KENDALI BERPEMANDU INFRAMERAH MENGGUNAKAN METODE PENGOLAHAN CITRA YANG DISIMULASIKAN DALAM TEROWONGAN ANGIN Al Fadli, Muhammad Hanifudin; Riyadi, Munawar Agus; Setiyono, Budi
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 7, NO. 1, MARET 2018
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1238.901 KB) | DOI: 10.14710/transient.7.1.152-159

Abstract

 Roket kendali adalah sistem senjata berbasis roket yang memiliki pengendalian otomatis untuk mencari target dan menyesuaikan arah terbangnya. Pada Penelitian ini dirancang sebuah prototipe sistem roket kendali dengan sensor pelacakan sasaran inframerah menggunakan kamera webcam yang dimodifikasi dengan penggantian lensa bawaan dengan lensa tapis pelewat sempit 940 nm. Kamera tersebut diakses menggunakan Raspberry Pi untuk selanjutnya dilakukan proses penapisan citra menggunakan metode pengambangan parameter HSV. Mikrokontroler atmega328 dipasang untuk mengendalikan pergerakan 4 buah servo canard menggunakan metode kendali PID. Dilakukan pula pengambilan parameter IMU 9-DOF dari sensor giroskop dan akselerometer MPU-6050 serta kompas HMC5883l untuk ditampilkan dalam antarmuka C#. Parameter data pelacakan sasaran dan IMU dikirimkan ke komputer menggunakan modul telemetri APC220. Sistem roket kendali yang dirancang kemudian disimulasikan gerakannya dalam terowongan angin. Keluaran dari penelitian ini menghasilkan prototype sistem roket kendali dengan instrumen pelacakan inframerah yang mampu melacak sasaran inframerah 940 nm dengan kecepatan pelacakan sebesar 49,81 FPS. Parameter pengambangan HSV untuk sasaran inframerah 940 nm bernilai hue 0-153, saturation 0-32 dan value 179-255. Parameter PID yang digunakan dalam simulasi dengan kecepatan angin 9±4 m/s bernilai kp = 7, ki = 0, dan kd = 50. Data dari telemetri dapat ditampilkan dalam odometri 2D menggunakan C#.
OPTIMISASI PENJADWALAN EKONOMIS PLTG PADA PLTGU TAMBAK LOROK DENGAN MENGGUNAKAN METODE CUCKOO SEARCH ALGORITHM Wardhana, Ariya Dwi; Sukmadi, Tejo; Riyadi, Munawar Agus
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 6, NO. 3, SEPTEMBER 2017
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1111.555 KB) | DOI: 10.14710/transient.6.3.276-284

Abstract

Pembangkit tenaga listrik thermal merupakan suatu pembangkit yang menghasilkan energi listrik yang berasal dari energi thermal. Energi thermal bisa dihasilkan melalui pembakaran bahan bakar berupa gas ataupun batubara. Berdasarkan hal tersebut, pada pembangkit tenaga listrik thermal konsumsi bahan bakar sangatlah mempengaruhi biaya produksi energi listrik, sehingga diperlukan suatu teknik pengoperasian pembangkit yang optimum. Pada Penelitian ini Cuckoo Search Algorithm (CSA) diusulkan sebagai metode optimisasi konsumsi bahan bakar pada generator Pembangkit Listrik Tenaga Gas (PLTG) di Unit Bisnis Pembangkit (UBP) Semarang dalam permasalahan penjadwalan ekonomis. Berdasarkan hasil penelitian dihasilkan adanya penghematan antara metode CSA dengan iterasi lambda dan metode CSA dengan prakiraan total konsumsi bahan bakar generator PLTG di UBP Semarang. Pada perbandingan antara metode CSA dengan iterasi lambda dihasilkan bahwa optimisasi CSA menghasilkan total konsumsi bahan bakar yang lebih rendah dibandingkan dengan metode iterasi lambda, dimana terjadi penghematan sebesar 27.331,53 MMBTU. Pada perbandingan antara metode CSA dengan praakiraan total konsumsi bahan bakar PLTG UBP Semarang dihasilkan bahwa optimisasi CSA menghasilkan total konsumsi bahan bakar yang lebih rendah dibandingkan dengan prakiraan total konsumsi bahan bakar PLTG UBP Semarang, dimana terjadi penghematan sebesar 31.667,51 MMBTU.
PERANCANGAN CONTROL UNIT, PROGRAM COUNTER (PC), DAN MEMORI INSTRUKSI PADA PROSESSOR RISC 16-BIT DENGAN TEKNOLOGI 600nm MENGGUNAKAN ELECTRIC Tri Saputro, M. Pramuaji; Riyadi, Munawar Agus; Darjat, Darjat
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 4, NO. 2, JUNI 2015
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (331.922 KB) | DOI: 10.14710/transient.4.2.378-384

Abstract

Abstrak Prosessor  adalah sebuah IC (integrated circuit) yang digunakan sebagai otak atau pengolah utama dalam sebuah sistem komputer. Pada prosessor terdapat 3 komponen utama yaitu Arithmatic Logic Unit (ALU), Control Unit, dan Memori. Pada penelitian ini dilakukan perancangan dan pengujian rangkaian control unit, program counter (PC) dan memori instruksi (ROM) pada prosessor 16-bit dengan mengacu pada arsitektur RISC. Pada perancanganya control unit menggunakan prinsip memori dengan masukan 4-bit opcode dan mengeluarkan 9-bit sinyal perintah yang akan mengatur jalanya elemen lain pada prosessor. Rangkaian program counter (PC) dirancang menggunakan jenis adder manchester yang dihubungkan dengan rangkaian sekuensial D-flipflop untuk media penyimpan data. Memori instruksi menggunakan jenis memori ROM. Berdasarkan hasil perancangan dan pengujian didapatkan rangkaian control unit yang dapat bekerja pada 3 format instruksi, yaitu format instruksi R, I dan J. Rangkaian control unit memiliki luas area sebesar 125.184 µm dan delay propagation maksimal adalah 1,008ns. Rangkaian program counter (PC) dan memori instruksi mengeluarkan 16-bit alamat yang akan didistribusikan ke elemen-elemen dalam prosessor seperti control unit dan register dengan luas area 923.653 µm dan delay propagation maksimal sebesar 4,392 ns yaitu pada instruksi bit-10. Kata kunci : prosessor, ALU, control unit, program counter.  Abstract Processor is an IC (integrated circuit) which is used as the brain or the main processor in a computer system. In the processor, there are 3 main element, namely arithmetic logic unit (ALU), Control Units, and Memory. In this research is to design and test the circuit control units, program counter (PC) and instruction memory (ROM) on a 16-bit processor with a reference to the RISC architecture. In its design, control unit uses the principle of memory with input of 4-bit opcode and releasing 9-bit command signal which will set the course of other elements on the processor. The circuit of the program counter (PC) is designed using adder manchester type connected with the sequence D-flipflop circuit for data storage media. Memory instruction using ROM memory type. Based on the design and testing result obtained that control unit circuit that can work on three instruction formats, formats instruction of R, I and J. The control unit circuit has an area of 125.184 µm and maximum propagation delay is 1,008ns. The program counter circuit (PC) and memory instruction releasing 16-bit address that will be distributed to the processor elements such as control units and registers with area of 923.653 µm and a maximum propagation delay of 4.392 ns in the 10-bit instruction. key word : processor, ALU, control unit, program counter
PERANCANGAN SELF DRIVING DENGAN METODE KONTROL PD PADA SISTEM TRACKING AUTONOMOUS CAR Taufiqurrahman, Muhammad; Sumardi, Sumardi; Riyadi, Munawar Agus
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 5, NO. 2, JUNI 2016
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1110.106 KB) | DOI: 10.14710/transient.5.2.173-179

Abstract

Self-driving merupakan sebuah sistem yang dapat mempermudah pekerjaan manusia dalam hal mengemudi. Sistem self-driving akan menggerakkan gas throttle, gearshift, rem, dan steer secara otomatis. Dalam perkembangannya sistem self-driving memiliki beberapa metode diantaranya dengan menggunakan radar, lidar, GPS, atau pun kamera. Penelitian ini merancang sistem self-driving pada prototype autonomous car dengan skala 1:10 dengan menggunakan kamera sebagai sensor vision dan sensor ultrasonik untuk pendeteksi halangan untuk menghindari benturan. Sistem dirancang untuk dapat mendeteksi street mark dengan memproses gambar dari kamera menggunakan metode filter warna HSV. Sistem self-driving berjalan dengan melakukan tracking pada street mark dengan menggunakan kontrol PID dengan nilai ki=0 untuk mengurangi osilasi. Pada penelitian ini telah berhasil dirancang sistem self-driving yang dapat mengikuti street mark dari lintasan yang disediakan. Parameter kontrol PD dari self-driving yang sesuai dengan karakteristik untuk self-driving pada pengujian secara trial and error dengan nilai kp=1 dan kd=3 pada lintasan lurus yang menghasilkan performa dengan rising time=0,899 detik dan nilai kp=1 dan kd=2 pada lintasan menikung yang menghasilkan performa dengan rising time=1,381 detik. Variabel color filtering dengan metode HSV untuk mendeteksi street mark yang berwarna putih adalah dengan nilai threshold “hue” 0-179, “saturation” 0-30, dan “value” 200-255.
APLIKASI BUCKBOOST CONVERTER SEBAGAI PENYEDIA DAYA ARUS SEARAH PADA RANGKAIAN TEGANGAN TINGGI IMPULS Wardana, Adam Kusuma; Facta, Mochammad; Riyadi, Munawar Agus
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 3, NO. 4, DESEMBER 2014
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1169.942 KB) | DOI: 10.14710/transient.3.4.508-515

Abstract

Abstrak Buckboost Converter merupakan salah satu tipe DC Chopper yang mempunyai nilai tegangan keluaran lebih besar atau lebih kecil dari nilai tegangan masukan. Polaritas tegangan keluarannya berbanding terbalik dengan tegangan masukan. Tegangan keluaran dapat diatur berdasarkan pengaturan duty cycle pada switching MOSFET.Atas dasar karakteristik Bucboost Converter di atas maka pada penelitian ini, Buckboost Converter akan dicoba untuk diaplikasikan sebagai penyedia tegangan DC variabel untuk rangkaian tegangan tinggi impuls. Buckboost Converter dipilih karena memiliki efisiensi yang cukup tinggi dan secara fisik lebih kecil daripada sumber tegangan AC yang dapat diatur (variac) pada umumnya. Buckboost Converter dirancang untuk menyuplai pembangkit tegangan tinggi impuls yang menggunakan trafo flyback. Trafo flyback digunakan karena memiliki struktur yang sederhana tapi mampu menghasilkan tegangan keluaran mencapai 20 kV. Beban yang digunakan berupa plat elektroda yang bisa menghasilkan ozon karena mudah dalam pembuatannya dan memiliki nilai resistansi yang tinggi sehingga dapat meningkatkan tegangan tinggi impuls.Berdasarkan hasil pengujian, tegangan Buckboost Converter yang digunakan untuk mensuplai trafo flyback adalah 5,47 Volt, 8,5 Volt, 12,9 Volt dan 19,6 Volt, tegangan tersebut diatur dengan duty cycle secara berurutan yakni 10%, 20%, 30%, dan 40%. Tegangan tinggi impuls yang dihasilkan dari flyback adalah 4,12 kV, 6,8kV, 14,22kV, dan 20,11 kV. Kata Kunci :Buckboost Converter, flyback, tegangan tinggi impuls  Abstract Buckboost Converter is a type of DC Chopper that has an output voltage magnitude that is either greater than or less than the input voltage magnitude. The output voltage is of the opposite polarity than the input. The output voltage is adjustable based on the duty cycle of the switching MOSFET.Based on the Bucboost Converter characteristics on the above,  so in this research, Buckboost Converter will be attempted to be applied as a variable DC voltage source to a high voltage impulse circuit.Buckboost Converter is chosen because it has a fairly high efficiency and is physically smaller than the AC voltage source that can be set (variac) in general. Buckboost Converter is designed to supply the high voltage impulse generator that uses the flyback transformer. Flyback transformer is used because it has a simple structure but is capable to generate output voltages up to 20 kV. The load to be used is in the form of plate electrodes that can produce ozone because it is easy to make and has a high resistance value so as to increase the high voltage impulse.Based on test results, Buckboost Converter voltageis used to supply the flyback transformer are 5.47 volts, 8.5 volts, 12.9 volts and 19.6 volts, the voltage is adjustable based on the duty cycle in a sequence are 10%, 20%, 30%, and 40%. High voltage impulses generated from the flyback are 4.12 kV, 6,8kV, 14,22kV, and 20.11 kV. Keywords:Buckboost Converter, flyback, high voltage impulse 
PERBANDINGAN KINERJA ADDER DENGAN TOPOLOGI MCC, CLA, DAN RCA 16-BIT DENGAN TEKNOLOGI 180NM MENGGUNAKAN SOFTWARE ELECTRIC Pamungkas, Okthavianus Bayu; Riyadi, Munawar Agus; Somantri, Maman
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 6, NO. 1, MARET 2017
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (950.332 KB) | DOI: 10.14710/transient.6.1.16-21

Abstract

Teknologi Integrated Circuit (IC) adalah salah satu bidang paling penting dalam dunia elektronik karena teknologi ini dapat meminimalkan luas area dari rangkaian elektronik, efek parasitik dan biaya. Perangkat ini lebih handal dibandingkan dengan rangkaian yang tersusun dari komponen diskrit. Salah satu penerapan teknologi IC ini terdapat pada prosesor. Prosesor terdiri dari beberapa blok salah satunya adalah ALU. Di dalam ALU sendiri terdapat subblok adder. Subblok ini sangat penting dikarenakan paling banyak digunakan untuk dasar proses yang lainnya sehingga optimasi kinerja dari adder sangat diperlukan. Tujuan dari penelitian ini adalah membandingkan kinerja yang dihasilkan dari perancangan adder dengan topologi Ripple Carry Adder (RCA), Manchester Carry Chain (MCC), dan Carry Look Ahead (CLA) 16-bit dengan teknologi 180nm. Penelitian ini menggunakan  software Electric untuk mendesain layout dan software LT-Spice untuk menguji fungsional, mengukur delay dan daya dari hasil ekstraksi layout. Hasil pengujian perancangan ini secara fungsional telah berjalan dengan baik. Kinerja  (AT2) paling baik dihasilkan pada topologi CLA 16-bit  menggunakan CLA 4-bit sebesar 1.851.122,44 dengan nilai daya sesaat yang dihasilkan sebesar 0.0372W dan area coverage sebesar 72,660%.
PERANCANGAN STRUKTUR MOSFET SILICON-ON-INSULATOR (SOI) DAN JUNCTIONLESS TRANSISTOR (JLT) MENGGUNAKAN SILVACO TCAD 2007 S., Irawan Dharma; Riyadi, Munawar Agus; Darjat, Darjat
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 4, NO. 4, DESEMBER 2015
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (436.129 KB) | DOI: 10.14710/transient.4.4.1000-1007

Abstract

Saat ini pentingnya miniaturisasi dimensi pada perangkat elektronik telah memaksa produsen untuk berinovasi pada struktur dan mekanisme hantaran dari transistor.  Junctionless FET (JLFET) telah menunjukkan potensi lebih pada skala dimensi dengan mengurangi kebutuhan source dan drain, berbeda dengan Silicon-On-Insulator (SOI MOSFET). SOI MOSFET masih membutuhkan source dan drain dalam struktur fisisnya. Tugas akhir ini berfokus pada membandingkan kinerja threshold voltage (Vt) dan subthreshold slope (SS) dari JLT dari JLFET dan SOI MOSFET menggunakan Silvaco TCAD 2007. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam subhtreshold slope (SS), JLFET memiliki nilai ideal sebesar 60 mV/decade, yang unggul dari SOI MOSFET untuk tingkat doping yang sama. Di samping itu, threshold voltage (Vt) menunjukkan kecenderungan yang berbeda antara kedua jenis perangkat. Variasi parameter gate length (Lg), thickness of gate oxide (tox), thickness of silicon (tsi), dan doping concentration (NA) dilakukan pada struktur SOI MOSFET dan JLFET untuk mengetahui trend variasi tersebut terhadap threshold voltage dan substhreshold swing.
PERANCANGAN PERANGKAT KERAS PENGUKUR KETINGGIAN MUKA AIR BERBASIS WIRELESS SENSOR NETWORK MENGGUNAKAN PROTOKOL KOMUNIKASI ZIGBEE DAN GPRS (GENERAL PACKET RADIO SERVICE) DENGAN TOPOLOGI TREE Damanik, Indra P. S.; Sukiswo, Sukiswo; Riyadi, Munawar Agus
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 4, NO. 2, JUNI 2015
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (604.409 KB) | DOI: 10.14710/transient.4.2.347-354

Abstract

Abstrak Jaringan mobile Ad-hoc merupakan salah satu perkembangan teknologi dalam jaringan komunikasi nirkabel. Wireless sensor network (WSN) Salah satu pemanfaatan teknologi mobile ad-hoc.Wireless sensor network merupakan jaringan sensor nirkabel yang digunakan untuk mendapatkan data dari hasil pengukuran terhadap suatu besaran fisis. Data yang didapat dari hasil pengukuran selanjutnya ditransmisikan melalui media nirkabel kepada gateway sebagai pusat konsetrator pengiriman data. Pada penelitian ini Wireless Sensor Network digunakan untuk melakukan pengukuran tinggi muka air. Pada penelitian ini akan dirancang perangkat pengukuran ketinggian muka air berbasis Wireless Sensor Network menggunakan sensor ultrasonik SR04. Pada penelitian ini menggunakan tiga jenis konfigurasi perangkat yaitu end device, router, dan coordinator dengan topologi tree. End device dan router bertindak .sebagai perangkat sensor nirkabel yang melakukan pengukuran ketinggian muka air, sedangkan coordinator bertindak sebagai konsentrator data dan sebagai penghubung pada jaringan internet.semua perangkat pada jaringan menggunakan Xbee Pro S2B sebagai mudl komunikasi pada jaringan zigbee. Pada perangkat coordinator menggunakan modul GPRS SIM-900 sebagai media penghubung pada jaringan internet. Dari hasil pengujian pada perangkat sensor, perangkat sudah mampu melakukan pengukuran terhadap muka air dengan selisih maksimal sebesar 3cm. Pada perangkat radio Xbee nilai throughput rata-rata dengan panjang paket 103 byte pada kondisi ruang terbuka sebesar 6,36kb/s  dengan delay sebesar 129,59ms  dan pada laboratorium sebesar 6,74kb/s dengan delay sebesar 122,33. Kata kunci : Wireless Sensor Network, Zigbee, pengukur ketinggian muka air, ultrasonik SR04, Xbee Pro S2B, GPRS  Abstract Ad-hoc mobile networks is one of the technological developments in wireless communications networks. the application of mobile ad-hoc technology can be seen in the application of wireless sensor network (WSN) .Wireless sensor network is used to get data from the measurement of a physical quantity. The data obtained from the results of subsequent measurements are transmitted via wireless media to the gateway as a central of data transmission. In this research wireless sensor network using for watel level measurement. This research will be designed water level measurement device based on the Wireless Sensor Network using ultrasonic sensors SR04. This sistem using three types of device configuration that is end devices, routers, and coordinator. End devices and routers act as a wireless sensor devices that perform measurements of water level, while the coordinator acts as a data concentrator and as a link on internet. From the results of testing on the sensor device, the device is capable of measuring the water level with a maximum difference of 3cm. In the XBee radio device, the average value of throughput with 103 byte packet length in open space conditions is 6,36kb / s with a delay of 129,59ms and the laboratory is 6,74kb / s with a delay of 122.33ms. Keywords: Wireless Sensor Network, Zigbee, water level measurment, ultrasonicSR04, XBee Pro S2B, GPRS
Co-Authors A Nugraha A. Brian Ikhsana P.A.W, A. Brian Ikhsana Achmad Adi Sulistiono, Achmad Adi Achmad Hidayatno Achmad Ngaqib Muthouwali Achmad Ulul Azmy Adam Kusuma Wardana Adha, Shafa Aulia Adhi Nugraha Adi Cifriadi Aditya Aditya Aditya Pratama Affandi, Muhammad Afif Afin M Nurtsani Afiq Hamzah Ajib Abdurrachman Ajub Ajulian Zahra Macrina Al Fadli, Muhammad Hanifudin Alfianto, Indra Alfin Imadul Haq Alfin Imadul Haq Aminuddin Rizal, Aminuddin Andreansyah, Muhammad Iqbal Aprivirly, Lintang Nurlitha Arfan, M Arif Rahman Hakim Aris Triwiyatno Barnas Holil Baron Murianda Bawono, Ajie Nugroho Benny Raharjo, Benny Budi Setiyono Budi Setiyono D Septaditya Danang Septaditya Hidayat Syah, Danang Septaditya Danniswara, Satya Darjat Darjat Deris Stiawan Destyawan Saputra, Destyawan Dwi Prasetyo Wirawan, Dwi Prasetyo Ezaila Alias, Nurul Fathin Naufal, Haidar Ali Firman Eka Saputra, Firman Eka Fitriansyah, Rizko Prasada Frangky Chandra, Frangky Franky Surya Parulian Fuad Hasan Hamzah, Afiq Hanif, Muhammad Harisuddin Hermawan Hermawan I Gusti Bagus Wiksuana Ilham Akbar Sukmawan, Ilham Akbar Imam Much Ibnu Subroto Indra P. S. Damanik, Indra P. S. Irawan D Sukawati Irawan Dharma S., Irawan Dharma Irawan Dharma Sukawati, Irawan Dharma Irvan Aditya Iskandar, Irvan Aditya Ismail Saad Ivransa Zuhdi Pane Iwan Setiawan Iwan Setiawan Jatmiko E. Suseno Johanes Nugroho Adhi Prakosa Jumiasih, Jumiasih Karnoto . Lina Handayani Loong Peng Tan, Michael M B Santoso M. Pramuaji Tri Saputro, M. Pramuaji Maman Somantri Michael Loong Peng Tan Mizanul Haq, Mizanul Mochammad Facta Muflih, Muhamad Muhamad Muflih Muhammad Fahmi Awaj Muhammad Faizal Afriansyah Muhammad Faizal Afriansyah, Muhammad Faizal Muhammad Taufiqurrahman Muhammad Taufiqurrahman, Muhammad Mustikoaji, Yosia Gita Muthouwali, Achmad Ngaqib Nasrullah, Muhammad Azka Nasution, Ali Napiah natanael pandapotan, natanael Ngah, Razali Nurul Ezaila Alias Oktavianto, Tedi Pamungkas, Okthavianus Bayu Pane, Ivranza Zuhdi Parulian, Franky Surya Perkasa, Dedy Bagus Pradana, Muhammad Ivan Pratama, Ismail Rifqi Primanggani, Stevanus Putra, Florian Destito R Rizal Isnanto R. Rizal Isnanto Rahmat Rizeki, Rahmat Ramadhan, Ihsan Razali Ismail Razali Ngah Reza Heryanto S, Reza Heryanto Rio Lenardo Karo Karo, Rio Lenardo Rizka Hendrawan, Rizka Sabila, Liya Yusrina Santoso, Imam Sapto Budi Priyatno Satria, Brama Yoga Sidiq Hidayatulah, Sidiq Solichudin Solichudin Sudewanto, Suhardhika Sih Sudjadi Sudjadi Suhardhika Sih Sudewanto Sukiswo Sukiswo Sulila, Muhammad Surya Sumardi . Sumardi . Sumardi . Syuja Rizqullah T Prakoso Tatas Ardhy Prihanto, Tatas Ardhy Tawa'qi, Muhammad Sehatian Teguh Prakoso Teguh Prakoso Tejo Sukmadi Tole Sutikno Trias Andromeda Ullah Sheikh, Usman Umair Al-Anshory Usman Ullah Sheikh Wardhana, Ariya Dwi Wardhana, Irfan Agung Widaningrum, Lidya Widyati, Dian Ami Winasis, Ganjar Yoga Krismawardana Yuli Christiyono Yuli Christyono Yusuf H. Hendrayana, Yusuf H. Zebua, Christian Charisma Zeta Hanif Salindri, Zeta Hanif Zulhar, Fachrian