Munawar Agus Riyadi
Departemen Teknik Elektro, Universitas Diponegoro Semarang, Jl. Prof. Sudharto, SH, Kampus UNDIP Tembalang, Semarang 50275, Indonesia. *)E-mail: Munawar@elektro.undip.ac.id

Published : 93 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

PEMAMPATAN CITRA DIGITAL ARAS KEABUAN (GRAYSCALE) DENGAN METODE KOMBINASI PENYANDIAN MODIFIED EMBEDDED ZEROTREE WAVELET (MEZW) DAN HUFFMAN Karo Karo, Rio Lenardo; Hidayatno, Achmad; Riyadi, Munawar Agus
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 4, NO. 4, DESEMBER 2015
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (546.485 KB) | DOI: 10.14710/transient.4.4.1120-1127

Abstract

Sebuah citra biasanya mengandung jumlah data yang besar untuk kualitas gambar yang baik, sehingga membutuhkan kapasitas penyimpanan yang besar. Salah satu cara untuk mengurangi kebutuhan penyimpanan citra yang besar adalah dengan melakukan pemampatan citra. Pemampatan citra dapat meningkatkan performa sistem digital dengan mengurangi waktu dan biaya pada penyimpanan dan pentransmisian citra tanpa mengurangi kualitasnya secara signifikan. Modified Embedded Zerotree Wavelet (MEZW) merupakan salah satu algoritma penyandian untuk pemampatan citra menggunakan Discrete Wavelet Transform (DWT). Proses penyandian MEZW dimulai dengan proses DWT sehingga diperoleh koefisien pendekatan dan koefisien detail. Kemudian koefisien ini dikuantisasi menurut penyandian MEZW. Selanjutnya Hasil penyandian MEZW ini dikombinasikan dengan metode penyandian Huffman. Pengujian aplikasi pemampatan ini menggunakan 4 citra aras-keabuan berformat berkas .bmp yang memiliki resolusi 256 x 256 piksel dan 512 x 512 piksel dengan variasi threshold. Berdasarkan hasil pengujian terhadap citra uji diperoleh rasio pemampatan citra maksimal sebesar 173,26 dan minimal 3,05 kali lebih kecil dibandingkan citra uji dengan tingkat dekomposisi maksimal pada masing-masing citra. Nilai  PSNR  rata-rata 31,78 dB dan MSE 85,21 dengan menggunakan variasi threshold 8 ,16, 32, 64 dan 128.
PERANCANGAN DAN ANALISIS ANTENA DELTA LOOP DOUBLE BAND SEBAGAI PENERIMA SIARAN TELEVISI VHF (VERY HIGH FREQUENCY) DAN UHF (ULTRA HIGH FRQUENCY) Pratama, Aditya; Christiyono, Yuli; Riyadi, Munawar Agus
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 3, NO. 4, DESEMBER 2014
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (302.904 KB) | DOI: 10.14710/transient.3.4.501-507

Abstract

Abstrak Perkembangan teknologi saat ini sudah semakin pesat, terutama dalam pembuatan antena sebagai penerima siaran televisi, baik siaran televisi analog maupun siaran televisi digital. Antena memiliki banyak sekali jenis dan bentuk guna dapat menerima siaran televsi dengan baik. Dengan semakin berkembangya bentuk antena, maka dibutuhkan kreativitas yang lebih untuk membuat sebuah antena yang dapat menerima siaran televisi analog maupun digital. Pada penelitian ini akan disimulasikan dan diimplementasikan antena loop double band yang nantinya dapat diaplikasikan sebagai penerima siaran terestrial TV analog pada rentang frekuensi VHF dan siaran terrestrial TV digital pada rentang frekuensi UHF. Antena tersebut dirancang pada frekuensi 175,4MHz untuk VHF dan 580,1 MHz untuk UHF. Bahan yang digunakan adalah kawat seng dengan ketebalan kawat sebesar 3mm, lalu dibentuk segitiga dengan panjang ketiga sisinya sebesar 56cm. Berdasarkan hasil pengujian diperoleh hasil untuk antena delta loop-A bekerja pada pita frekuensi VHF =  200 MHz, VSWR = 1,03 dan pada frekuensi UHF = 540 MHz, VSWR = 1,06. Antena delta loop-B bekerja pada pita frekuensi VHF = 200 MHz, VSWR = 1,05 dan pada frekuensi UHF = 540, VSWR = 1,07. Pola radiasi dari kedua antena menunjukkan bahwa antena memiliki pola radiasi berbentuk directional. Kata kunci: VHF-UHF, antena, delta loop double band,  frekuensi, VSWR, pola radiasi  Abstract The development of technology is now growing rapidly, especially in the manufacture of television broadcast antenna as a receiver, either analog television or digital television broadcasts. Antenna has many types and forms in order to be able to receive broadcasts televsi well. With the development of antenna’s shape, it takes more creativity to make an antenna that can receive both analog and digital television broadcasts.. In this research will be simulated and implemented double band loop antenna which can later be applied as a broadcast receiver analog TV for VHF frequencies and digital TV for UHF frequencies. The antenna is designed at a frequency of 175,4 MHz for VHF and 580,1 MHz for UHF. The materials used are zinc wire with 3mm thickness, and then make the wire become triangle (delta) with the length of it`s sides  is 56 cm. Based on test results, obtained results for delta loop antenna-A works on 200 MHz VHF frequency band with VSWR = 1.03 and at 540 MHz UHF frequency band with VSWR = 1.06. B delta-loop antenna works on 200 MHz VHF frequency band with VSWR = 1.05 and at 540 MHz UHF frequency band with VSWR = 1.07. Keywords; VHF - UHF, antennas, delta loop double band, VSWR, radiation pattern
IMPLEMENTASI KONTROL ARUS PADA INVERTER SATU FASA MENGGUNAKAN DSPIC30F4011 DENGAN METODE KONTROL PROPORTIONAL INTEGRAL Pradana, Muhammad Ivan; Riyadi, Munawar Agus; Setiawan, Iwan
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 7, NO. 2, JUNI 2018
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1464.713 KB) | DOI: 10.14710/transient.7.2.529-535

Abstract

Konsumsi jumlah energi global yang semakin cepat membutuhkan sumber energi terbarukan. Oleh karena itu, energi terbarukan yang berkelanjutan dan tak habis-habis didapatkan dari angin, photovoltaic, atau pasang surut air laut yang menarik untuk diteliti. Inverter satu fasa adalah converter yang mengubah input DC menjadi output AC. Dalam penelitan ini, dirancang inverter satu fasa tipe Full Bridge dengan metode kontrol proportional-integral menggunakan mikrokontroler 16-bit dsPIC30F4011 karena metode kontrol tersebut mampu memperbaiki respon sistem dengan cepat. Arus keluaran inverter diumpan-balikkan oleh sensor arus ACS712-05B. Pengujian dilakukan dengan rentang pembangkitan arus referensi 1 – 2,5 A pada variasi beban 4 Ω dan 9 Ω, dan beberapa nilai parameter kp dan ki. Hasil pengujian menunjukkan bahwa kontrol proportional integral adalah kontroler yang paling baik untuk digunakan sebagai pengendalian arus AC. Arus keluaran inverter dengan kontrol open loop belum bisa mengikuti arus referensi. Implementasi kontrol Proportional dapat meningkatkan kemampuan arus aktual dalam mencapai arus referensi walaupun masih belum mampu mengikuti gelombang arus aktual dengan baik dan masih terdapat pergeseran fasa. Kontrol Proportional-Integral dengan pemilihan nilai kp sebesar 0.99 dan ki sebesar 0.99 menunjukkan hasil yang terbaik. Tegangan output menyesuaikan arus yang melewati beban resistif.
SISTEM KIPAS ANGIN MENGGUNAKAN BLUETOOTH Raharjo, Benny; Riyadi, Munawar Agus; Hidayatno, Achmad
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 5, NO. 2, JUNI 2016
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (754.695 KB) | DOI: 10.14710/transient.5.2.180-185

Abstract

Manusia pada masa kini ingin meningkatkan segala aktivitas hidupnya menjadi lebih baik. Contohnya kipas angin, merupakan alat yang digunakan untuk mengurangi hawa panas dalam ruangan. Sebelumnya, penggunaan remote infrared pada kipas angin yang harus secara Line of Sight agak merepotkan pengguna. Tugas akhir ini mengusulkan sistem kipas angin menggunakan bluetooth untuk komunikasi dua arah menggunakan bluetooth HC-05. Tegangan dan arus pada remote diukur dari kutub battery-nya, menunjukkan nilai tegangan 9V DC dan arus sebesar 88,2 mA (pada mode searching) dan 72,4 mA (pada mode stand by). Tegangan dan arus pada kipas angin diukur dari terminal kontak kipas angin. Kipas angin membutuhkan tegangan sebesar 220V, arus yang dibutuhkan saat kipas menyala antara 142,6 mA hingga 188,6 mA. Pengujian tombol pada kipas angin dan remote dilakukan dengan memencet tombol satu per satu dan mengamati hasilnya. Tingkat keberhasilan dari percobaan ini berkisar antara 70% hingga 100%. Remote dapat bekerja hingga jarak 30 meter pada kondisi tanpa penghalang dan 20 meter dengan penghalang, penghalang yang digunakan adalah tembok setebal 18 cm.
RANCANG BANGUN MINI WEATHER STATION MENGGUNAKAN WEB BERBASIS ARDUINO ATMEGA 2560 Salindri, Zeta Hanif; Darjat, Darjat; Riyadi, Munawar Agus
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 4, NO. 4, DESEMBER 2015
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (457.962 KB) | DOI: 10.14710/transient.4.4.1079-1086

Abstract

Peramalan cuaca dibuat dengan mengumpulkan data kuantitatif tentang keadaan atmosfer suatu tempat tertentu. Pemantauan kondisi cuaca pada suatu lingkungan saat ini dirasa sangat penting karena perubahan cuaca yang tak menentu setiap harinya. Maka dari itu pada penelitian kali ini muncul sebuah ide membuat Mini Weather Station (MWS) yang dapat diakses melalui website, sehingga pengguna dapat mengetahui perubahan cuaca di suatu daerah tanpa perlu datang ke daerah tersebut. Perancangan MWS ini menggunakan mikrokontroler Arduino ATMega 2560. Parameter cuaca yang diukur pada MWS meliputi suhu dan kelembaban udara menggunakan sensor SHT11, kadar gas CO2 menggunakan sensor MQ135, kadar gas CO menggunakan sensor MQ7, tekanan udara menggunakan sensor BMP180, serta curah hujan menggunakan tipping bucket. Hasil pengukuran kelima buah sensor tersebut ditampilkan melalui sebuah LCD 4x20 dan website dengan menggunakan modul GSM SIM900. Dari hasil pengujian yang dilakukan di BMKG didapat rata-rata error untuk suhu, kelembaban dan tekanan udara yaitu sebesar 0.17 oC, 1.42 %, dan 0.06 hPa. Hasil pengujian gas CO2dan CO dengan menggunakan gas analyzer didapat error sebesar 6.4 ppm dan 5.2 ppm. Berdasarkan standar World Meteorological Organization (WMO), error suhu, kelembaban dan tekanan udara MWS dengan AWS dapat diterima. 
PERANCANGAN SISTEM KONTROL MOTOR BERBASIS KONTROL PID DENGAN MENGGUNAKAN MIKROKONTROLLER ATMEGA8535 PADA SIZING PROCESS SISTEM WEAVING I GREIGE DI PT. APAC INTI CORPORA Rizeki, Rahmat; Setiyono, Budi; Riyadi, Munawar Agus
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 4, NO. 3, SEPTEMBER 2015
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (962.395 KB) | DOI: 10.14710/transient.4.3.771-779

Abstract

Abstrak  Seiring dengan kemajuan teknologi, banyak membawa perubahan pada otomatisasi pabrik tekstil. salah satunya adalah proses penganjian yaitu proses pemberian larutan kanji pada benang lusi dengan tujuan untuk menghasilkan benang pada kondisi tertentu dengan memasukkan benang pada proses tersebut. Pada penelitian ini, dibuat pengendalian sistem mesin penganjian dengan metode kontrol PID pada putaran motor DC dengan mikrokontroller Atmega 8535 dan sensor hall effect encoder sebagai akuisisi data serta dibantu dengan rangkaian sensor kelembaban.  Sistem ini digunakan untuk melakukan simulasi proses penganjian dengan benang wol dan air sebagai pengganti bahan kanji. Benang tersebut akan dicelup dalam sebuah wadah dan selanjutnya melalui 4 silinder pemanas untuk melalui proses pengeringan dengan kecepatan motor 80 rpm dalam waktu 1-3 menit penggulungan. Hasil akan tercapai dengan menggunakan mesin sizing yang dibuat dengan air sebanyak 200 ml yang diletakkan pada wadah mekanika penganjian, dan didapatkan benang dengan kelembaban sebesar 16% dengan menggunakan kecepatan putaran 80 rpm dan lama waktu pemutaran 1 menit. Pada proses pengendalian sistem, dengan menggunakan penalaan trial error, parameter PID terbaik yang didapat adalah Kp=1, Ki=1, dan Kd=4. Pada pengujian dengan menggunakan penalaan PID, didapatkan tanggapan sistem yang baik dan cepat serta stabil dengan nilai rise time (tr) = 1,6 detik, peak time (tp)=3,2 detik, dan settling time (ts)= 4 detik. Kata Kunci : Sizing Process,kelembaban, kontrol PID, Motor DC.  Abstract Along with advances in technology, many brings about changes in the textile factory automation ,.one of which is the sizing process that the process of starch solution on warp with the aim to produce threads on certain conditions by incorporating threads in the process. In this study, created an engine control of sizing process with PID of method control on DC motor rotation with 8535 microcontroller and hall effect sensor  encoder as data acquisition and assisted with humidity sensor circuit. This system is used to simulate the sizing process with wool and water as a substitute for starch material. The thread will be dipped in a container and then through a 4-cylinder heater for the drying process with a motor speed of 80 rpm within 1-3 minutes winding. Results will be achieved by using a sizing machine created with 200 ml of water were placed in a container penganjian mechanics, and obtained thread with humidity of 16% using a rotation speed of 80 rpm and longer playback time of 1 minute. In the process control system, using a tuning trial error, PID parameters are best obtained Kp = 1, Ki = 1, and Kd = 4. In the test using PID tuning, obtained a good response and quick system and stable with a value rise time (tr) = 1.6 seconds, peak time (tp) = 3.2 seconds, and the settling time (ts) = 4 seconds. Keywords: Sizing Process, humidity, PID control, DC motor.
ANALISIS KEBUTUHAN GARDU INDUK UNTUK PERBAIKAN SISTEM DISTRIBUSI DAYA LISTRIK KABUPATEN PELALAWAN PROVINSI RIAU Sukmawan, Ilham Akbar; Karnoto, Karnoto; Riyadi, Munawar Agus
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 4, NO. 1, MARET 2015
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (324.686 KB) | DOI: 10.14710/transient.4.1.69-74

Abstract

Abstrak Kabupaten Pelalawan termasuk dalam Kabupaten dengan rasio elektrifikasi yang rendah, yaitu 37,11%, artinya masih lebih dari setengah wilayahnya belum teraliri listrik. Kabupaten Pelalawan hanya dihubungkan oleh Jaringan Tegangan Rendah (JTR 220V) dan Jaringan Tegangan Menengah (JTM 20 KV). Jauhnya  jarak pembangkit terhadap letak beban membuat kualitas daya listrik pada beban tidak sesuai standar. Jatuh tegangan pada titik terjauh eksisting mencapai 40% dari batas minimum sesuai SPLN 5,5% pada jaringan tegangan menengah 20 kV.. Simulasi kodisi existing jaringan listrik Kab. Pelalawan memperlihatkan bahwa nilai rugi-rugi jaringan listrik mencapai 12%. Terdapat beberapa metode untuk memperbaiki sistem distribusi jaringan listrik, antara lain penggunaan kapasitor bank, rekonduktor jarignan, serta peggunaan generator terdistribusi. Pada tugas ahir ini akan dikaji kebutuhan gardu induk sebagai solusi perbaikan kualitas sistem jaringan listrik untuk mengaliri seluruh Kabupaten Pelalawan. Penentuan kapasitas gardu induk pada Kab. Pelalawan membutuhkan perkiraan nilai beban puncak pada daerah tersebut. Pada tugas akhir kali ini, penentuan beban puncak dilakukan menggunakan metode DKL 3.2 hingga tahun 2030, serta menganalisis perbaikan sistem distribusi listrik pada jaringan tegangan menengah 20 kV dibangunnya gardu induk 150 kV untuk menyalurkan energi listrik dari pembangkit hingga desa terjauh. Keseluruhan sistem akan disimulasikan menggunakan software ETAP 7.5.0, sedangkan simulasi perkiraan beban menggunakan software LEAP. Kata Kunci : rugi-rugi daya listrik, jatuh tegangan, gardu induk 150 kV  Abstract Pelalawan regency included in the district with a low electrification ratio, ie 37.11%, meaning still more than half of its territory is not powered. The regency only connected by Low Voltage Network (JTR 220V) and Medium Voltage Network (JTM 20 KV). Extremely distance away  from the power station  make  the load power quality on the load does not meet standards. The voltage drop at the furthest point reached 40%, whereas of the existing minimum limit according SPLN is 5,5% at medium voltage network. Electrical network existing simulation of Pelalawan regency show that the electrical losses transmission reach 12%. There were some method to fix the electrical distribution system such as, capacitor bank replacement, electrical network reconductor, distributed generator, and substation In this final project will be assessed needs of the substation as a quality improvement system solution to flow through the entire electrical network Pelalawan. Determining the capacity of substations in the district. Pelalawan requires estimates of the peak load value in the area. At the end of this task, the determination of the peak load is done using methods DKL 3.2 to 2030, as well as analyzing the electrical distribution system improvement at 20 kV medium voltage network construction of the 150 kV substation to supply electrical energy from the generator to the farthest village. The entire system will be simulated using ETAP software is 7.5.0, while the estimated load simulation using LEAP. Keywords : electrical losses,voltage drop, substation 150 kV
PERANCANGAN PENGUKUR KEKUATAN GENGGAMAN TANGAN DENGAN LOAD CELL BERBASIS ARDUINO UNO Saputra, Firman Eka; Riyadi, Munawar Agus; Darjat, Darjat
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 5, NO. 1, MARET 2016
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (613.997 KB) | DOI: 10.14710/transient.5.1.62-69

Abstract

Untuk melakukan aktivitas setiap hari dan  berolahraga, seseorang menggunakan kekuatan genggaman tangan untuk memegang, menulis, melempar, menangkap ataupun mengangkat suatu benda. Grip Strength adalah kemampuan otot atau sekelompok otot yang dapat berkontraksi untuk dapat menahan dan menerima beban dalam usaha yang maksimal. Sedangkan untuk kekuatan genggam tangan adalah kemampuan otot atau sekelompok otot ekstremitas atas tubuh yang dapat berkontraksi untuk menahan dan menerima beban yang maksimal. Pada penelitian ini diciptakan alat pengukur kekuatan genggaman tangan untuk menghitung kekuatan genggaman tangan secara otomatis dan mengetahui kriteria kekuatan genggaman tangan. Alat ini menggunakan Arduino Uno sebagai modul yang mengatur keseluruhan sistem dan Load Cell sebagai sensor. Fungsi alat tersebut adalah menentukan hasil pengukuran kekuatan genggaman tangan dengan kriteria lemah, normal atau kuat  dengan memasukan data umur dan jenis kelamin. Pengukuran dilakukan 3 kali menggunakan tangan terkuat, kemudian dipilih data terbesar. Error hasil pengukuran system pengukuran kekuatan genggaman tangan sebesar 5,6 %. Error yang dihasilkan besar karena keadaan otot yang melemah setelah melakukan pengukuran berulang-ulang.
RANCANG BANGUN ALAT PENGUKUR PERSENTASE LEMAK TUBUH DENGAN BIOELECTRICAL IMPEDANCE ANALYSIS (BIA) 2 ELEKTRODA BERBASIS ARDUINO ATMEGA 2560 Hidayat Syah, Danang Septaditya; Riyadi, Munawar Agus; Darjat, Darjat
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 4, NO. 3, SEPTEMBER 2015
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (544.569 KB) | DOI: 10.14710/transient.4.3.493-499

Abstract

Abstrak Kesadaran manusia akan pentingnya kesehatan merupakan salah satu faktor yang menyebabkan perkembangan teknologi pada bidang kesehatan berkembang pesat. Parameter kesehatan manusia diantaranya adalah persentase lemak tubuh, parameter tersebut dihitung menggunakan metode bioelectrical impedance analysis (BIA). BIA adalah metode untuk menghitung resitansi tubuh dengan cara menginjeksikan arus ke tubuh manusia untuk kemudian dihitung resistansinya. Persentase lemak tubuh berfungsi memberikan informasi tentang kriteria keadaan tubuh berdasarkan tinggi badan, berat badan, usia, jenis kelamin serta resistansi tubuh. Pada keadaan low dan high, seseorang akan memiliki resiko yang tinggi terhadap serangan penyakit. Oleh karena itu, pada tugas akhir ini diciptakan alat pengukur persentase lemak tubuh dengan menggunakan dua elektroda pada frekuensi 50 kHz. Alat ini memiliki kemampuan untuk menghitung persentase lemak tubuh serta menentukan kriteria tubuh secara otomatis. Mikrokontroler Arduino Atmega 2560 digunakan untuk mengatur keseluruhan system. Pengukuran resistansi dilakukan sebanyak 5 kali dengan interval 0.25 S, dengan tujuan meningkatkan akurasi. Keluaran yang ditampilkan pada alat pengukur persentase lemak tubuh adalah nilai persentase lemak tubuh, beserta kriteria tubuh. Kata Kunci:  Bioelectrical Impedance Analysis, resistansi, persentase lemak tubuh, Low, Normal,Slightly High, High,, Arduino Atmega 2560 Abstract Humans’ consciousness toward the importance of health is one of the factors driving the advancement of technological development in the field of health. Human health parameters include the percentage of body fat, this parameter is calculated using bioelectrical impedance analysis (BIA). BIA is a method for calculating the body resistance by injecting currents into the human body to then calculate the resistance.Body fat percentage function is to provide information on the state of the body based on height, weight, age, sex and body resistance. In the state of low and high, someone will have a higher risk of disease. Therefore, this final project create a body fat percentage measurement device using two electrodes at a frequency of 50 kHz. This tool has ability to calculate body fat percentage and automatically determines criteria of the body. Arduino microcontroller Atmega 2560 is used to manage the entire system. Resistance measurement is done 5 times at intervals of 0.25 S, with the aim of improving the accuracy. The output is displayed on the gauge body fat percentage is the percentage of body fat, along with the state of the body. Keywords:           Bioelectrical Impedance Analysis, resistance, percentage body fat, Low, Normal, Slightly High, High, Arduino Atmega 2560
RANCANG BANGUN ALAT PENGUKUR TEKANAN DARAH OTOMATIS PADA PERGELANGAN TANGAN NENGGUNAKAN METODE OSCILLOMETRY BERBASIS ARDUINO MEGA 2560 Aditya, Aditya; Riyadi, Munawar Agus; Darjat, Darjat
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 5, NO. 1, MARET 2016
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (591.764 KB) | DOI: 10.14710/transient.5.1.1-7

Abstract

Tekanan darah adalah salah satu parameter fisik yang sering diukur dan indikator penting dari kondisi kesehatan. Tekanan darah didefinisikan sebagai tekanan yang dihasilkan oleh sirkulasi darah pada dinding pembuluh darah. Metode dalam pengukuran tekanan darah secara umum dikategorikan dalam metode invasive dan non-invasive. Teknik sampling yang biasa digunakan pada pengukuran non-invasive secara otomatis yaitu auscallotatory, doppler ultrasound, dan ocsillometry. Tugas akhir ini berfokus pada pengukuran tekanan darah dengan metode non-invasive yang dilakukan secara otomatis dengan menggunakan metode oscillometry dengan algoritma MAA(Maximum Amplitude Algorithm) menggunakan sensor tekanan piezoresistive pada mikrokontroler Arduino Mega 2560. Instrumen dirancang untuk mengukur tekanan darah dalam rentang 55 hingga 200 mmHg dengan rentang heart rate 0 hingga 300 bpm(beat per minutes). Pada pengujian sistem, didapat hasil galat rata-rata saat pengukuran sebesar 3,1% untuk systole, 6,6% untuk diastole dan 6,5% untuk heart rate dibandingkan dengan alat ukur tekanan darah FamilyDr TD-3124. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan alat ini sudah bekerja dengan baik.
Co-Authors A Nugraha A. Brian Ikhsana P.A.W, A. Brian Ikhsana Achmad Adi Sulistiono, Achmad Adi Achmad Hidayatno Achmad Ngaqib Muthouwali Achmad Ulul Azmy Adam Kusuma Wardana Adha, Shafa Aulia Adhi Nugraha Adi Cifriadi Aditya Aditya Aditya Pratama Affandi, Muhammad Afif Afin M Nurtsani Afiq Hamzah Ajib Abdurrachman Ajub Ajulian Zahra Macrina Al Fadli, Muhammad Hanifudin Alfianto, Indra Alfin Imadul Haq Alfin Imadul Haq Aminuddin Rizal, Aminuddin Andreansyah, Muhammad Iqbal Aprivirly, Lintang Nurlitha Arfan, M Arif Rahman Hakim Aris Triwiyatno Barnas Holil Baron Murianda Bawono, Ajie Nugroho Benny Raharjo, Benny Budi Setiyono Budi Setiyono D Septaditya Danang Septaditya Hidayat Syah, Danang Septaditya Danniswara, Satya Darjat Darjat Deris Stiawan Destyawan Saputra, Destyawan Dwi Prasetyo Wirawan, Dwi Prasetyo Ezaila Alias, Nurul Fathin Naufal, Haidar Ali Firman Eka Saputra, Firman Eka Fitriansyah, Rizko Prasada Frangky Chandra, Frangky Franky Surya Parulian Fuad Hasan Hamzah, Afiq Hanif, Muhammad Harisuddin Hermawan Hermawan I Gusti Bagus Wiksuana Ilham Akbar Sukmawan, Ilham Akbar Imam Much Ibnu Subroto Indra P. S. Damanik, Indra P. S. Irawan D Sukawati Irawan Dharma S., Irawan Dharma Irawan Dharma Sukawati, Irawan Dharma Irvan Aditya Iskandar, Irvan Aditya Ismail Saad Ivransa Zuhdi Pane Iwan Setiawan Iwan Setiawan Jatmiko E. Suseno Johanes Nugroho Adhi Prakosa Jumiasih, Jumiasih Karnoto . Lina Handayani Loong Peng Tan, Michael M B Santoso M. Pramuaji Tri Saputro, M. Pramuaji Maman Somantri Michael Loong Peng Tan Mizanul Haq, Mizanul Mochammad Facta Muflih, Muhamad Muhamad Muflih Muhammad Fahmi Awaj Muhammad Faizal Afriansyah Muhammad Faizal Afriansyah, Muhammad Faizal Muhammad Taufiqurrahman Muhammad Taufiqurrahman, Muhammad Mustikoaji, Yosia Gita Muthouwali, Achmad Ngaqib Nasrullah, Muhammad Azka Nasution, Ali Napiah natanael pandapotan, natanael Ngah, Razali Nurul Ezaila Alias Oktavianto, Tedi Pamungkas, Okthavianus Bayu Pane, Ivranza Zuhdi Parulian, Franky Surya Perkasa, Dedy Bagus Pradana, Muhammad Ivan Pratama, Ismail Rifqi Primanggani, Stevanus Putra, Florian Destito R Rizal Isnanto R. Rizal Isnanto Rahmat Rizeki, Rahmat Ramadhan, Ihsan Razali Ismail Razali Ngah Reza Heryanto S, Reza Heryanto Rio Lenardo Karo Karo, Rio Lenardo Rizka Hendrawan, Rizka Sabila, Liya Yusrina Santoso, Imam Sapto Budi Priyatno Satria, Brama Yoga Sidiq Hidayatulah, Sidiq Solichudin Solichudin Sudewanto, Suhardhika Sih Sudjadi Sudjadi Suhardhika Sih Sudewanto Sukiswo Sukiswo Sulila, Muhammad Surya Sumardi . Sumardi . Sumardi . Syuja Rizqullah T Prakoso Tatas Ardhy Prihanto, Tatas Ardhy Tawa'qi, Muhammad Sehatian Teguh Prakoso Teguh Prakoso Tejo Sukmadi Tole Sutikno Trias Andromeda Ullah Sheikh, Usman Umair Al-Anshory Usman Ullah Sheikh Wardhana, Ariya Dwi Wardhana, Irfan Agung Widaningrum, Lidya Widyati, Dian Ami Winasis, Ganjar Yoga Krismawardana Yuli Christiyono Yuli Christyono Yusuf H. Hendrayana, Yusuf H. Zebua, Christian Charisma Zeta Hanif Salindri, Zeta Hanif Zulhar, Fachrian