Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Hubungan Pemanfaatan Perpustakaan Terhadap Hasil Belajar Pendidikan Agama Islam Siswa Kelas XI IPS 2 SMA Negeri 1 Kamang Magek Firmansyah, Muhammad Rafi; Januar
SURAU : Journal of Islamic Education Vol. 3 No. 1 (2025): Juni 2025
Publisher : Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30983/surau.v3i1.9104

Abstract

This research was motivated by the results of observations by researchers who found that there were student learning outcomes in daily tests that were mostly below standard (KKM). The purpose of this research is to find out how big the relationship between the use of the school library is and the learning outcomes of Islamic religious education for class XI IPS.2 students at SMA Negeri 1 Kamang Magek. This type of research is correlational research with a quantitative approach. Research with a quantitative approach focuses on the analysis of numerical data (numbers) which are processed using statistical methods. The correlational research method with quantitative methods was chosen because it will study the relationship between two or more variables, especially the relationship between variations in one variable and other variables. Correlational research is research that aims to determine and explore whether or not there is a relationship between two or more variables. With the entire population of class XI students at SMA Negeri 1 Kamang Magek consisting of 80 students, the sample that will be taken is class The sampling technique used in this research was collecting data on students' daily scores and administering a questionnaire, after which a normality test and linearity test were carried out.Based on this research, the results show that, the research obtained = 1805, so the hypothesis is accepted which states that there is a significant correlation. So it can be concluded that there is a significant correlation or relationship between the use of the school library and the learning outcomes of Islamic education for class XI students. IPS.2 SMA Negeri 1 Kamang MagekPenelitian ini dilatarbelakangi dari hasil pengamatan peneliti yang menemukan bahwa terdapat hasil belajar siswa dalam ulangan harian yang sebagian besar dibawah standar (KKM). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besar Hubungan pemanfaatan perpustakaan sekolah terhadap hasil belajar pendidikan agama Islam siswa kelas XI IPS.2 SMA Negeri 1 Kamang Magek.   Abstrak Penelitian ini dilatarbelakangi dari hasil pengamatan peneliti yang menemukan bahwa terdapat hasil belajar siswa dalam ulangan harian yang sebagian besar dibawah standar (KKM). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besar Hubungan pemanfaatan perpustakaan sekolah terhadap hasil belajar pendidikan agama Islam siswa kelas XI IPS.2 SMA Negeri 1 Kamang Magek. Jenis penelitian ini adalah penelitian korelasional dengan pendekatan kuantitatif. Penelitian dengan pendekatan kuantitatif menitikberatkan pada analisis data numerik (angka) yang diolah menggunakan metode statistik. Metode penelitian korelasional dengan metode kuantitatif dipilih karena akan mempelajari hubungan antara dua variabel atau lebih, khususnya hubungan variasi suatu variabel dengan variabel lainnya. Penelitian korelasional adalah penelitian yang bertujuan untuk mengetahui dan mengeksplorasi ada atau tidaknya hubungan antara dua variabel atau lebih. Dengan populasi seluruh siswa kelas XI di SMA Negeri 1 Kamang Magek terdiri dari 80 orang siswa yang akan diambil sampel adalah kelas XI IPS.2 sebanyak 24 orang siswa. Teknik pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan mengumpulkan data nilai harian siswa dan pemberian Angket, setelah itu dilakukan uji normalitas dan uji linearitas. Berdasarkan penelitian ini mengungkapkan hasil bahwa, penelitian diperoleh = 1805, maka hipotesis diterima yang menyatakan adanya korelasi yang signifikan, Sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat korelasi atau hunungan yang signifikan pemanfaatan perpustakaan sekolah terhadap hasil belajar pendidikan nagama islam siswa kelas XI. IPS.2 SMA Negeri 1 Kamang Magek
Pengaruh Penggunaan Metode Pembelajaran Kooperatif Tipe Jigsaw Terhadap Hasil Belajar PAI Siswa Kelas X di SMK Negeri 1 Palembayan Eno Wijaya; Supriadi; Januar; Supratman Zakir
PUSTAKA: Jurnal Bahasa dan Pendidikan Vol. 3 No. 2 (2023): April : Jurnal Bahasa dan Pendidikan
Publisher : BADAN PENERBIT STIEPARI PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56910/pustaka.v3i2.491

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi bahwa Pembelajaran Pendidikan Agama Islam masih kurang bervariasi, metode pembelajaran yang digunakan guru. Banyak peserta didik yang tidak memperhatikan guru dan peserta didik lebih sering melakukan hal-hal diluar aktifitas belajar seperti mengobrol dengan teman sebangkunya, bahkan ada peserta didik yang sampai mengantuk pada saat proses belaja mengajar berlangsung. Penelitian ini juga bertujuan mengetahui apakah ada pengaruh penggunaan metode kooperatif tipe jigsaw terhadap hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran PAI kelas X di SMK N 1 Palembayan. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif jenis Quasi Experimental Design, Subjek penelitian ini adalah peserta didik kelas X Multimedia dan Kelas X Teknik dan Bisnis Sepeda Motor di SMK N 1 Palembayan dengan jumlah Sampel 56 peserta didik. Sampel penelitian yaitu kelas X Teknik dan Bisnis Sepeda Motor sebagai kelas Eksperimen dengan metode pembelajaran Kooperatif Tipe Jigsaw, kelas X Multimedia sebagai kelas Kontrol dengan menggunakan Metode Konvensional. Teknik analisis data menggunakan Uji Normalitas dengan rumus Kolmogrov Smirnov, dan Uji Homogenitas dengan Uji Fisher dilanjutkan dengan Uji Hipotesis dengan Uji-t Independent. Berdasarkan hasil analisis dan pembahasan dari data penelitian diperoleh hasil hipotesis Uji-t diperoleh Thitung = 2,534876355 dan Ttabel = 2,004879288, maka Thitung > Ttabel sehingga H0 ditolak. Sehingga dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh penggunaan metode pembelajaran kooperatif tipe jigsaw terhadap hasil belajar PAI siswa kelas X di SMKN N 1 Palembayan.
PERAN PERENCANAAN STRATEGIS DALAM MENINGKATKAN KUALITAS MANAJEMEN ORGANISASI PENDIDIKAN ISLAM Susiofianti; Gunawan, Hendri; Januar
JOURNAL J-MPI : JURNAL MANAJEMEN PENDIDIKAN, PENELITIAN DAN KAJIAN KEISLAMAN Vol. 4 No. 1 (2025): JOURNAL J-MPI: JURNAL MANAJEMEN PENDIDIKAN, PENELITIAN DAN KAJIAN KEISLAMAN
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M) STIT Muhammadiyah Tempurejo, Ngawi, Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63353/journaljmpi.v4i1.368

Abstract

This study aims to analyze the role of strategic planning in improving the quality of management in Islamic education organizations. Using a library research approach, this study examines various literatures relevant to strategic planning and Islamic education management. The results show that strategic planning plays an important role in directing the vision, mission, and long-term goals of the institution, so as to improve operational efficiency, resource management, and the quality of educational services. However, the implementation of strategic planning in Islamic education institutions still faces challenges, especially in terms of limited resources and resistance to change. To overcome these obstacles, support from various parties and increased managerial capacity are needed so that strategic planning can be implemented more effectively and sustainably
PERAN GURU DALAM MEMBANGUN KARAKTER SISWA MELALUI PENDIDIKAN MULTIKULTURAL Ginting, Apulina Br; Hamni, Asyatul; Faizah, Mayani; Januar
Jurnal Citra Pendidikan Vol. 4 No. 2 (2024): Jurnal Citra Pendidikan
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jcp.v4i2.2821

Abstract

Peran guru dalam membangun pendidikan multikultural di Indonesia sangatlah penting terutama untuk menumbuhkan sikap demokrasi dan menghargai segala perbedaan yang ada karena Indonesia merupakan negara yang memiliki ras, budaya, etnis, bahasa yang berbeda. Pendidikan multikultural merupakan kesadaran yang ingin ditumbuhkan pendidik kepada peserta didik terhadap segala perbedaan yang ada. Di sekolah guru merupakan contoh yang akan ditiru oleh peserta didik, Oleh karena itu seorang guru harus bisa menyikapi dan selalu teliti terhadap segala sesuatu yang terjadi di lingkungan sekolah. Supaya tidak terjadi diskriminasi terhadap agama lain, bahasa maupun kemampuan anak didik. Seorang guru harus bisa membangun karakter saling toleran di dalam diri peserta didik. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode library research dimana penulis meneliti tentang masalah peran guru dalam membangun karakter siswa melalui pendidikan multikultural berdasarkan buku-buku, jurnal, dan artikel.
Comparison of the Foundations of Educational Sociology and Key Thinkers’ Ideas Nurul Mawaddah Al-Mursal; Risky Aryska Putri RY; Januar
Jurnal Bina Ilmu Cendekia Vol. 6 No. 2 (2025): Jurnal Bina Ilmu Cendekia
Publisher : MAN Insan Cendekia Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46838/jbic.v6i2.860

Abstract

This study aims to conduct an integrated review of the basic concepts of sociology of education and the thoughts of key figures in sociology (Durkheim, Comte, Weber, Marx, Simmel) as a theoretical basis for understanding the function of education in contemporary society. The method used is a descriptive-analytical literature study with data collection from two main papers that are combined with supporting literature; the analysis is conducted through content analysis techniques to examine themes, similarities, and theoretical implications. The results of the study show that the basic concepts of educational sociology include the relationship between education and social institutions (family, economy, politics), social interactions in schools (teacher-student, student-student), the curriculum as a social construct including the hidden curriculum, and the dual role of education as an agent of reproduction and an agent of social change. The thoughts of these figures enrich the framework: Durkheim emphasizes integrative functions and norm formation, Marx highlights the reproduction of class inequality, Weber emphasizes social action and the bureaucratization of education, Comte provides a positivist methodological foundation, and Simmel highlights the dynamics of micro-interactions. In conclusion, the integration of basic concepts and the ideas of key figures produce a comprehensive theoretical framework for analyzing education policy, curriculum, and practice. The limitation of this research is that it is only based on literature, so the recommendation includes empirical field studies to test the relevance of the findings in the context of Indonesian educational practice.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI KEGIATAN KERAJINAN DAUR ULANG SAMPAH SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN KESADARAN LINGKUNGAN DI DESA MEKAR DAMAI Ahmadi, Alpan; Nurul Azma; Era Junia; Meta Septiana; Bq. Nuramalina; Miftahul Jannah; Ahmadi; Riska Julianti; Januar
BEGAWE: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 4 (2025): BEGAWE: Jurnal Pengabdian Masyarakat, Desember 2025
Publisher : Lembaga Berugak Baca

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62667/begawe.v3i4.297

Abstract

Permasalahan sampah masih menjadi isu lingkungan yang krusial di berbagai wilayah, termasuk di Desa Mekar Damai. Rendahnya kesadaran masyarakat terhadap pengelolaan sampah menyebabkan penumpukan limbah yang berpotensi menimbulkan dampak lingkungan dan kesehatan. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan keterampilan masyarakat, khususnya anak-anak, dalam memanfaatkan sampah anorganik menjadi produk kerajinan bernilai guna. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi observasi lingkungan, pemberian edukasi tentang pentingnya pengelolaan sampah, serta praktik langsung pembuatan kerajinan dari bahan daur ulang. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan antusiasme peserta terhadap pengelolaan sampah serta munculnya kreativitas dalam mengolah limbah menjadi produk sederhana yang bermanfaat. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam membentuk perilaku peduli lingkungan serta mendorong keberlanjutan pengelolaan sampah berbasis masyarakat.
Dinamika Interaksi Sosial Antara Guru dan Siswa dalam Membangun Iklim Sekolah Religius di SMK Negeri 4 Payakumbuh: Kajian Sosiologi Pendidikan Ahmad Rifki; Nadir; Dori Rusyunizal; Januar
Akademika: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol. 7 No. 2 (2025): Akademika: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam
Publisher : Program Studi Manajemen Pendidikan Islam Institut Agama Islam Sunan Kalijogo Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51339/akademika.v7i2.4409

Abstract

Abstrak. Interaksi sosial antara pengajar dan murid memiliki peranan yang sangat penting dalam membangun suasana sekolah yang bernuansa religius, terkhusus di institusi pendidikan kejuruan yang dipenuhi dengan perkembangan teknologi dan modernitas. SMK Negeri 4 Payakumbuh, sebagai sekolah yang mendalami teknologi informasi di Sumatera Barat, menghadapi tantangan dalam menyisipkan nilai-nilai keagamaan di tengah perkembangan digital dan budaya industri. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi dinamika hubungan sosial antara guru dan siswa dalam menciptakan suasana sekolah yang religius dengan pendekatan sosiologi pendidikan. Metode yang diterapkan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif, dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi yang melibatkan guru dan siswa. Temuan penelitian mengindikasikan bahwa komunikasi antar pribadi, keteladanan yang ditunjukkan oleh guru, serta aktivitas keagamaan menjadi elemen utama dalam menciptakan suasana religius yang harmonis. Di samping itu, pemanfaatan teknologi digital juga berkontribusi dalam memperkuat penyebaran nilai-nilai religius dalam proses pembelajaran. Kesimpulan dari penelitian ini menegaskan bahwa interaksi sosial yang berorientasi pada nilai-nilai keagamaan dapat memperkuat budaya sekolah yang berkarakter, berintegritas, dan produktif di zaman digital.
TEORI-TEORI SOSIOLOGI DALAM PENDIDIKAN DAN APLIKASINYA BAGI PENGEMBANGAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM Merisa; Sri Bulan; Yogi Azhari Nainggolan; Januar
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 04 (2025): Volume 10 No. 04 Desember 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i04.39692

Abstract

This study examines the important role of sociological theory in education, focusing on its contribution to strengthening the function of Islamic Religious Education (PAI). Education is not only understood as a means of transferring knowledge, but also as a medium for the formation of morals and character, and a driver of social change. The purpose of this study is to provide a theoretical understanding of the relevance of sociological theories, particularly structural functionalism, symbolic interactionism, conflict theory, and exchange theory, in supporting Islamic Religious Education (PAI) learning practices. The research method used is a literature study by reviewing various relevant books and scientific articles. The analysis was conducted using a descriptive-analytical approach by connecting theoretical concepts with real phenomena in the practice of Islamic Religious Education in schools. The results show that functional theory emphasizes the role of PAI in creating social order and moral values, symbolic theory explains the meaning of religious interactions between teachers and students, conflict theory highlights the issue of unequal access to Islamic Religious Education, while exchange theory explains the reciprocal relationship that builds learning motivation. Thus, the integration of sociological theories contributes to the development of PAI that is more contextual, inclusive, and relevant to the challenges of the times.
Paradigma Dan Pemikiran Kepemimpinan Kepala Sekolah/Madrasah Dalam Meningkatkan Mutu Pembelajaran PAI Islami, Hanifan; Januar
Rayah Al-Islam Vol. 9 No. 3 (2025): Rayah Al-Islam: Jurnal Ilmu Islam July 2025
Publisher : Institut Muslim Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37274/rais.v9i3.82

Abstract

The leadership of the principal or madrasah has an important role in improving the quality of education, especially in the field of Islamic Religious Education (PAI). A principal is not only tasked with managing administration effectively, but the principal also motivates and directs all parties involved in education to achieve the targets that have been set. This article aims to discuss various paradigms and thoughts on the leadership of the principal in the context of PAI, as well as to explore the competence, type of leadership, and responsibilities of the principal in improving the quality of PAI. In addition, this article also identifies various problems that are often faced by principals and provides solutions to overcome these challenges. The research method used in this study is descriptive qualitative with secondary data research data sources, data collection techniques are carried out through documentation studies and analyzed using content analysis techniques. Based on this study, it was found that an effective principal must have competencies in managerial, pedagogical, leadership, and social, and can apply various types of leadership to support improving the quality of PAI. Solutions to overcome various problems faced by principals, such as the lack of PAI teacher skills and difficulties in implementing the curriculum, can be found through training for teachers and adjusting the curriculum to be more flexible.
PENELANTARAN HAK-HAK ANAK AKIBAT PERNIKAHAN PADA USIA DINI Januar
HUMANISMA : Journal of Gender Studies Vol. 1 No. 1 (2017): June 2017
Publisher : Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30983/jh.v1i1.243

Abstract

The aims of child protection is enable children to grow and develop optimally. The responsibility and protection of the children lies on their parents. Therefore, the parents are the spearhead of child protection as stated in the Law on Human Rights (pasal 26 paragraph 2). There are many crime in children such as child sexual violence and malnutrition. Moreover, children also get violence from parents and people closest. In other case, children are forced to earn money eventhough they should go to school. One causal factor influencing is the lack of knowledge from their parents and the readiness of the financial. In addition, this condition is often experienced by families from early-age marriage. Perlindungan terhadap anak bertujuan agar anak dapat tumbuh dan berkembang secara optimal. Tanggung jawab dan perlindungan anak terletak pada orang tua, maka orang tualah yang menjadi ujung tombak perlindungan anak sebagaimana yang tercantum dalam Undang-undang tentang Hak Asasi Manusia pasa 26 ayat 2. Banyak terjadi kasus penelantaran hak-hak anak seperti kasus kekerasan seksual anak juga sering dijadikan ekspose ekonomi keluarga seharusnya anak bersekolah akan tetapi anak harus dibebani untuk mencari nafkah keluarga, anak memperoleh tindakan kekerasan dari orang tua serta orang terdekat, tidak terpenuhinya kesehatan dan gizi yang baik. Kondisi seperti ini terjadi salah satunya karena bekal pengetahuan dari orang tuanya yang kurang serta kesiapan dari material yang belum ada. Kondisi ini sering dialami oleh keluarga dari pasangan yang menikah pada usia dini.