Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

UPAYA GURU DALAM MENGATASI HAMBATAN MEMBACA SISWA KELAS RENDAH DI MADRASAH IBTIDAIYAH NEGERI 3 BUNGO Andryadi; Dini Muawaroh; M. Imamuddin; Januar; Yudelnilastia; Fitri Alrasi
AL-IHTIRAFIAH: JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN GURU MADRASAH IBTIDAIYAH Vol. 5 No. 1 (2025): Vol. 5 No. 1 Juni 2025
Publisher : Prodi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah STAIN Teungku Dirundeng Meulaboh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47498/ihtirafiah.v5i1.5845

Abstract

Salah satu cabang ilmu yang paling awal dipelajari siswa ketika memasuki jenjang Madrasah Ibtidaiyah/Sekolah Dasar adalah mengenal huruf dan membaca karena ilmu membaca adalah ilmu yang disetiap harinya manusia memakai ilmu tersebut. Tetapi, tak sedikit peserta didik mengalami kesulitan untuk memahami konsep dan cara membaca, meskipun terdapat beberapa siswa yang mampu mengenali cara membaca. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apa saja upaya pendidik untuk mengatasi hambatan dalam pembelajaran membaca pada materi sosialisasi alfabet dan membuat kalimat yang benar di kelas 3 MIN 3 Bungo. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Adapun pengumpulan data menggunakan teknik observasi dan wawancara. Hasil penelitian ini menjelaskan bahwa terdapat lima upaya yang dilakukan pengajar untuk mengatasi kesulitan peserta didik, meliputi: (1) memastikan kesiapan siswa untuk belajar bahasa Indonesia; (2) pemakaian media atau alat peraga yang konkrit dan relevan dengan materi ajar; (3) memberi soal sesuai dengan kemampuan berfikir dan tingkat kelas siswa (4) guru memberi kebebasan peserta didik buat belajar serta menuntaskan soal menggunakan cara mereka masing-masing serta (5) melakukan pendekatan untuk menghilangkan rasa takut siswa. Melalui upaya tersebut kesulitan siswa pada belajar membaca bisa ditangani dengan baik, sebagai akibatnya siswa akan semakin berkembang serta mampu membaca denga baik.
Perencanaan Hubungan Lembaga Pendidikan Islam Dan Masyarakat: Membangun Kolaborasi Untuk Kemajuan Bersama Lenny Novita; Januar
Idaarotul Ulum Vol 6 No 2 (2024): Desember: Idaaratul 'Ulum (Jurnal Prodi MPI)
Publisher : Institut Agama Islam Insan Prima Misbahul Ulum Gumawang OKU Timur Sumatera Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70688/idaarotululum.v6i2.431

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menyelidiki berbagai pendekatan yang dapat digunakan untuk merencanakan hubungan antara lembaga pendidikan Islam dengan masyarakat, dengan penekanan khusus pada membangun kerja sama yang efektif untuk mencapai kemajuan bersama. Beberapa hambatan utama yang diidentifikasi adalah, keterbatasan sumber daya, dan komunikasi yang buruk. Faktor-faktor yang menghambat ini dapat mengurangi partisipasi masyarakat dan kinerja program kolaboratif. Penelitian ini menawarkan berbagai cara untuk mengatasi tantangan tersebut. Pertama, komunikasi yang terbuka dan dua arah. Kedua, melibatkan masyarakat dalam perencanaan dan pelaksanaan program. Ketiga, pengembangan program bersama yang bermanfaat bagi kedua belah pihak. Terakhir, menggunakan teknologi informasi dapat membantu meningkatkan transparansi dan partisipasi masyarakat dalam proses pendidikan. Penelitian ini menunjukkan bahwa lembaga pendidikan Islam dapat bekerja sama dengan masyarakat dengan lebih baik dengan menemukan tantangan dan menerapkan solusi yang tepat. Diharapkan ini akan membantu mencapai tujuan pendidikan dan pengembangan komunitas secara keseluruhan.
Kesenjangan Prestasi di Sekolah: Faktor-Faktor Stratifikasi yang Berperan Windy Divaci Anastasya; Wulan Say; Dini Sri Wahyuni; Januar
JURNAL PENDIDIKAN DAN ILMU SOSIAL (JUPENDIS) Vol. 2 No. 1 (2024): JANUARI : JURNAL PENDIDIKAN DAN ILMU SOSIAL
Publisher : Institut Teknologi dan Bisnis (ITB) Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54066/jupendis.v2i1.1187

Abstract

The purpose of this discussion is to find out the meaning of social stratification, the characteristics of social stratification, the basic causes of social stratification, the relationship between education and social stratification, and the impact of social stratification. The method used in this study is literature research. Content research uses content analysis. The results of this study are social stratification as a form of distinction or grouping of members of society vertically (stratified). There are three aspects that are characteristic of social stratification. There are differences in abilities including differences in lifestyle, differences in rights and access in utilizing resources. The basis for the formation of social layers is as follows wealth. power and authority, honor, knowledge, and descent, the relationship between social stratification and learning achievement is very close, there are positive and negative impacts of social stratification.
Hubungan Pemanfaatan Perpustakaan Terhadap Hasil Belajar Pendidikan Agama Islam Siswa Kelas XI IPS 2 SMA Negeri 1 Kamang Magek Firmansyah, Muhammad Rafi; Januar
SURAU : Journal of Islamic Education Vol. 3 No. 1 (2025): Juni 2025
Publisher : Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30983/surau.v3i1.9104

Abstract

This research was motivated by the results of observations by researchers who found that there were student learning outcomes in daily tests that were mostly below standard (KKM). The purpose of this research is to find out how big the relationship between the use of the school library is and the learning outcomes of Islamic religious education for class XI IPS.2 students at SMA Negeri 1 Kamang Magek. This type of research is correlational research with a quantitative approach. Research with a quantitative approach focuses on the analysis of numerical data (numbers) which are processed using statistical methods. The correlational research method with quantitative methods was chosen because it will study the relationship between two or more variables, especially the relationship between variations in one variable and other variables. Correlational research is research that aims to determine and explore whether or not there is a relationship between two or more variables. With the entire population of class XI students at SMA Negeri 1 Kamang Magek consisting of 80 students, the sample that will be taken is class The sampling technique used in this research was collecting data on students' daily scores and administering a questionnaire, after which a normality test and linearity test were carried out.Based on this research, the results show that, the research obtained = 1805, so the hypothesis is accepted which states that there is a significant correlation. So it can be concluded that there is a significant correlation or relationship between the use of the school library and the learning outcomes of Islamic education for class XI students. IPS.2 SMA Negeri 1 Kamang MagekPenelitian ini dilatarbelakangi dari hasil pengamatan peneliti yang menemukan bahwa terdapat hasil belajar siswa dalam ulangan harian yang sebagian besar dibawah standar (KKM). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besar Hubungan pemanfaatan perpustakaan sekolah terhadap hasil belajar pendidikan agama Islam siswa kelas XI IPS.2 SMA Negeri 1 Kamang Magek.   Abstrak Penelitian ini dilatarbelakangi dari hasil pengamatan peneliti yang menemukan bahwa terdapat hasil belajar siswa dalam ulangan harian yang sebagian besar dibawah standar (KKM). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besar Hubungan pemanfaatan perpustakaan sekolah terhadap hasil belajar pendidikan agama Islam siswa kelas XI IPS.2 SMA Negeri 1 Kamang Magek. Jenis penelitian ini adalah penelitian korelasional dengan pendekatan kuantitatif. Penelitian dengan pendekatan kuantitatif menitikberatkan pada analisis data numerik (angka) yang diolah menggunakan metode statistik. Metode penelitian korelasional dengan metode kuantitatif dipilih karena akan mempelajari hubungan antara dua variabel atau lebih, khususnya hubungan variasi suatu variabel dengan variabel lainnya. Penelitian korelasional adalah penelitian yang bertujuan untuk mengetahui dan mengeksplorasi ada atau tidaknya hubungan antara dua variabel atau lebih. Dengan populasi seluruh siswa kelas XI di SMA Negeri 1 Kamang Magek terdiri dari 80 orang siswa yang akan diambil sampel adalah kelas XI IPS.2 sebanyak 24 orang siswa. Teknik pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan mengumpulkan data nilai harian siswa dan pemberian Angket, setelah itu dilakukan uji normalitas dan uji linearitas. Berdasarkan penelitian ini mengungkapkan hasil bahwa, penelitian diperoleh = 1805, maka hipotesis diterima yang menyatakan adanya korelasi yang signifikan, Sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat korelasi atau hunungan yang signifikan pemanfaatan perpustakaan sekolah terhadap hasil belajar pendidikan nagama islam siswa kelas XI. IPS.2 SMA Negeri 1 Kamang Magek
POLA KOMUNIKASI ANTAR BUDAYA ETNIS MINANG DAN JAWA DI NAGARI SURIAN KABUPATEN SOLOK Rivatul Indah Yani; Januar
Jurnal Komunikasi Vol. 2 No. 2 (2024): Februari
Publisher : ADISAM PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesian culture is delegated a heterogeneous society since it comprises of different sorts of variety in completing correspondence to satisfy their life needs, cooperating both among ethnic gatherings and with others or gatherings with various social foundations, so that is where intercultural correspondence is made. In Surian, there are different networks with various social foundations living there, for example, the Minang and Javanese identities, correspondence between individuals' societies generally happens and they live next to each other. This examination was led to decide correspondence designs among Minang and Javanese ethnic societies in Nagari Surian and what elements support and repress intercultural correspondence. To figure out correspondence examples and supporting and restraining factors for correspondence in Nagari Surian, field research was utilized. Information assortment was done by perception, meetings and documentation to make it simpler to figure out correspondence examples and supporting and restraining factors for correspondence in Nagari Surian. The creator utilized the Snowball Inspecting Strategy. In view of the examination results, the example of correspondence among Minang and Javanese ethnic societies in the Surian town of Solok Regime is very great with the essential correspondence design, specifically the Minang and Javanese ethnic networks involving verbal and non-verbal correspondence in regular day to day existence. The straight correspondence design, in particular the Minang ethnic local area and Javanese convey straightforwardly or up close and personal by tuning in and seeing what is said first and afterward making determinations by checking out at their way of behaving and developments. Round correspondence designs, specifically the presence of criticism or equal connections between the Minang and Javanese ethnic networks so this seldom occurs. misreading in correspondence.
Pengaruh Penggunaan Metode Pembelajaran Kooperatif Tipe Jigsaw Terhadap Hasil Belajar PAI Siswa Kelas X di SMK Negeri 1 Palembayan Eno Wijaya; Supriadi; Januar; Supratman Zakir
PUSTAKA: Jurnal Bahasa dan Pendidikan Vol. 3 No. 2 (2023): April : Jurnal Bahasa dan Pendidikan
Publisher : BADAN PENERBIT STIEPARI PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56910/pustaka.v3i2.491

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi bahwa Pembelajaran Pendidikan Agama Islam masih kurang bervariasi, metode pembelajaran yang digunakan guru. Banyak peserta didik yang tidak memperhatikan guru dan peserta didik lebih sering melakukan hal-hal diluar aktifitas belajar seperti mengobrol dengan teman sebangkunya, bahkan ada peserta didik yang sampai mengantuk pada saat proses belaja mengajar berlangsung. Penelitian ini juga bertujuan mengetahui apakah ada pengaruh penggunaan metode kooperatif tipe jigsaw terhadap hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran PAI kelas X di SMK N 1 Palembayan. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif jenis Quasi Experimental Design, Subjek penelitian ini adalah peserta didik kelas X Multimedia dan Kelas X Teknik dan Bisnis Sepeda Motor di SMK N 1 Palembayan dengan jumlah Sampel 56 peserta didik. Sampel penelitian yaitu kelas X Teknik dan Bisnis Sepeda Motor sebagai kelas Eksperimen dengan metode pembelajaran Kooperatif Tipe Jigsaw, kelas X Multimedia sebagai kelas Kontrol dengan menggunakan Metode Konvensional. Teknik analisis data menggunakan Uji Normalitas dengan rumus Kolmogrov Smirnov, dan Uji Homogenitas dengan Uji Fisher dilanjutkan dengan Uji Hipotesis dengan Uji-t Independent. Berdasarkan hasil analisis dan pembahasan dari data penelitian diperoleh hasil hipotesis Uji-t diperoleh Thitung = 2,534876355 dan Ttabel = 2,004879288, maka Thitung > Ttabel sehingga H0 ditolak. Sehingga dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh penggunaan metode pembelajaran kooperatif tipe jigsaw terhadap hasil belajar PAI siswa kelas X di SMKN N 1 Palembayan.
PERAN PERENCANAAN STRATEGIS DALAM MENINGKATKAN KUALITAS MANAJEMEN ORGANISASI PENDIDIKAN ISLAM Susiofianti; Gunawan, Hendri; Januar
JOURNAL J-MPI : JURNAL MANAJEMEN PENDIDIKAN, PENELITIAN DAN KAJIAN KEISLAMAN Vol. 4 No. 1 (2025): JOURNAL J-MPI: JURNAL MANAJEMEN PENDIDIKAN, PENELITIAN DAN KAJIAN KEISLAMAN
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M) STIT Muhammadiyah Tempurejo, Ngawi, Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63353/journaljmpi.v4i1.368

Abstract

This study aims to analyze the role of strategic planning in improving the quality of management in Islamic education organizations. Using a library research approach, this study examines various literatures relevant to strategic planning and Islamic education management. The results show that strategic planning plays an important role in directing the vision, mission, and long-term goals of the institution, so as to improve operational efficiency, resource management, and the quality of educational services. However, the implementation of strategic planning in Islamic education institutions still faces challenges, especially in terms of limited resources and resistance to change. To overcome these obstacles, support from various parties and increased managerial capacity are needed so that strategic planning can be implemented more effectively and sustainably
PERAN GURU DALAM MEMBANGUN KARAKTER SISWA MELALUI PENDIDIKAN MULTIKULTURAL Ginting, Apulina Br; Hamni, Asyatul; Faizah, Mayani; Januar
Jurnal Citra Pendidikan Vol. 4 No. 2 (2024): Jurnal Citra Pendidikan
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jcp.v4i2.2821

Abstract

Peran guru dalam membangun pendidikan multikultural di Indonesia sangatlah penting terutama untuk menumbuhkan sikap demokrasi dan menghargai segala perbedaan yang ada karena Indonesia merupakan negara yang memiliki ras, budaya, etnis, bahasa yang berbeda. Pendidikan multikultural merupakan kesadaran yang ingin ditumbuhkan pendidik kepada peserta didik terhadap segala perbedaan yang ada. Di sekolah guru merupakan contoh yang akan ditiru oleh peserta didik, Oleh karena itu seorang guru harus bisa menyikapi dan selalu teliti terhadap segala sesuatu yang terjadi di lingkungan sekolah. Supaya tidak terjadi diskriminasi terhadap agama lain, bahasa maupun kemampuan anak didik. Seorang guru harus bisa membangun karakter saling toleran di dalam diri peserta didik. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode library research dimana penulis meneliti tentang masalah peran guru dalam membangun karakter siswa melalui pendidikan multikultural berdasarkan buku-buku, jurnal, dan artikel.
Comparison of the Foundations of Educational Sociology and Key Thinkers’ Ideas Nurul Mawaddah Al-Mursal; Risky Aryska Putri RY; Januar
Jurnal Bina Ilmu Cendekia Vol. 6 No. 2 (2025): Jurnal Bina Ilmu Cendekia
Publisher : MAN Insan Cendekia Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46838/jbic.v6i2.860

Abstract

This study aims to conduct an integrated review of the basic concepts of sociology of education and the thoughts of key figures in sociology (Durkheim, Comte, Weber, Marx, Simmel) as a theoretical basis for understanding the function of education in contemporary society. The method used is a descriptive-analytical literature study with data collection from two main papers that are combined with supporting literature; the analysis is conducted through content analysis techniques to examine themes, similarities, and theoretical implications. The results of the study show that the basic concepts of educational sociology include the relationship between education and social institutions (family, economy, politics), social interactions in schools (teacher-student, student-student), the curriculum as a social construct including the hidden curriculum, and the dual role of education as an agent of reproduction and an agent of social change. The thoughts of these figures enrich the framework: Durkheim emphasizes integrative functions and norm formation, Marx highlights the reproduction of class inequality, Weber emphasizes social action and the bureaucratization of education, Comte provides a positivist methodological foundation, and Simmel highlights the dynamics of micro-interactions. In conclusion, the integration of basic concepts and the ideas of key figures produce a comprehensive theoretical framework for analyzing education policy, curriculum, and practice. The limitation of this research is that it is only based on literature, so the recommendation includes empirical field studies to test the relevance of the findings in the context of Indonesian educational practice.