Claim Missing Document
Check
Articles

Found 30 Documents
Search

HUBUNGAN KUALITAS TIDUR DENGAN TINGKAT KEPARAHAN ACNE VULGARIS PADA MAHASISWA PREKLINIK FAKULTAS KEDOKTERAN UNDANA Bria Seran, Maria Jozilyn; Lidia, Kartini; Telussa, Arley Sadra
Cendana Medical Journal Vol 8 No 2 (2020): Cendana Medical Journal
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (182.157 KB) | DOI: 10.35508/cmj.v8i2.3348

Abstract

Acne vulgaris mempengaruhi sekitar 9,4% populasi di seluruh dunia dan penyakit yang paling sering terjadi dan berada di urutan delapan di dunia dan ketiga terbanyak di Indonesia. Acne vulgaris sering terjadi pada remaja dan dapat bertahan sampai dewasa. Acne Vulgaris dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor, penelitian di Korea menunjukkan faktor pemicu utama atau yang memberatkan salah satunya adalah kurang tidur. Durasi tidur yang kurang menyebabkan kualitas tidur yang buruk, penyebab dari kualitas tidur yang buruk pada usia remaja dapat bermacam-macam seperti konsumsi kafein dan alkohol, olahraga, mengerjakan tugas, dan juga karena stres. Berdasarkan uraian diatas penulis tertarik untuk melakukan penelitian tentang hubungan kualitas tidur dengan tingkat keparahan acne vulgaris pada mahasiswa preklinik Fakultas Kedokteran Undana Kupang. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Hubungan Kualitas Tidur dengan Tingkat Keparahan Acne Vulgaris Pada Mahasiwa Preklinik Fakultas Kedokteran Undana. Metode penelitian ini merupakan penelitian analitikal observasional dengan rancangan cross sectional yang dilakukan pada mahasiswa preklinik Fakultas Kedokteran Universitas Nusa Cendana dengan cara pengisian kuesioner pengisian kuisoner Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI) dan Gradasi acne menurut Lehmann dengan bantuan kamera canon EOS M10 dan penilaian oleh dokter spesialis.Teknik pengambilan sampel menggunakan simple random sampling dengan jumlah responden 70 orang yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Penelitian dianalisis secara univariat, bivariat menggunakan uji chi-square. Hasil dari 70 responden, didapatkan hasil 61responden (87,1%) memiliki tingkat keparahan acne vulgaris ringan dan 9 responden (12,9%) memiliki tingkat keparahan acne vulgaris sedang. Dari 70 responden juga didapatkan 12 responden (17,1%) memiliki kualitas tidur baik dan 58 responden (82,9%) memiliki kualitas tidur baik. Hasil uji analisis bivariat pada penelitiaan ini diperoleh hasil p=0,341 (p>0,05). Kesimpulan dari penelitian ini tidak terdapat hubungan antara kualitas tidur dengan tingkat keparahan acne vulgaris pada mahasiwa preklinik Fakultas Kedokteran Undana.
UJI EFEK ANTIPIRETIK EKSTRAK ETANOL BAWANG MERAH (Allium ascalonicum L.) PADA TIKUS GALUR SPRAGUE-DAWLEY (Rattus norvegicus) YANG DIINDUKSI VAKSIN DPT-HB Tuuk, Kinanti Putri Akdani; Koamesah, Sangguana M J; Lidia, Kartini
Cendana Medical Journal Vol 8 No 2 (2020): Cendana Medical Journal
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (277.844 KB) | DOI: 10.35508/cmj.v8i2.3358

Abstract

Demam atau yang biasa diketahui sebagai pireksia adalah tanda medis umum yang ditandai dengan naiknya suhu tubuh diatas kisaran normal dapat terjadi akibat infeksi atau peradangan, yang memicu pelepasan prostaglandin. Pasien dengan demam yang sangat tinggi dan dalam periode yang lama dapat menaikkan angka komplikasi, dimana akan membawa kepada kegagalan berbagai organ dan kematian. Bawang merah (Allium ascalonicum L.) tergolong sayuran rempah banyak digunakan sebagai obat tradisional karena memiliki banyak manfaat untuk kesehatan. Komponen fitokimia dari bawang merah yang mempunyai potensi sebagai antipiretik adalah flavonoid. Selain flavonoid, terdapat kandungan senyawa aktif lain seperti alkaloid dan saponin yang berpotensi memiliki efektifitas dalam menurunkan demam. Tujuan penelitian ini adalah untuk dapat mengetahui efek antipiretik ekstrak etanol bawang merah (Allium ascalonicum L.) pada tikus galur Sprague-Dawley (Rattus norvegicus) yang diinduksi vaksin DPT-HB. Metode penelitian ini merupakan penelitian eksperimental laboratorik dengan desain “true eksperimental design pretest-posttest control group design”. Sampel penelitian berjumlah 25 ekor tikus jantan yang dipilih secara acak ke dalam 5 kelompok yaitu kontrol negatif dengan pemberian aquades, kelompok positif dengan pemberian paracetamol, dan tiga kelompok dengan dosis ekstrak yang berbeda, yaitu dosis 1,2, dan 3 yaitu 126 mg/100grBB, 252 mg/100grBB, dan 504 mg/100grBB. Selanjutnya dilakukan pre-test untuk mengetahui keadaan awal sampel. Kemudian setelah diberi berbagai perlakuan dilanjutkan dengan melakukan post-test untuk melihat pengaruh pemberian perlakuan tersebut. Lalu semua data diuji dengan Uji ANOVA bila memenuhi syarat uji parametrik, dan Kruskal-Wallis apabila memenuhi syarat non-parametrik. Hasil pada penelitian ini diperoleh p=0,000 (p<0,05) dengan uji ANOVA. Kesimpulan dari penelitian ini terdapat efek ekstrak bawang merah terhadap perubahan suhu tubuh tikus putih yang mengalami demam.
UJI EFEK EKSTRAK ETANOL DAUN KELOR (MORINGA OLEIFERA) TERHADAP KADAR HEMOGLOBIN PADA TIKUS PUTIH GALUR WISTAR YANG DIINDUKSI ALUMINIUM KLORIDA Dadi, Alvin Kiha; Lidia, Kartini; Setianingrum, Elisabeth Levina Sari; Sasputra, I Nyoman
Cendana Medical Journal Vol 8 No 3 (2020): Cendana Medical Journal
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (211.654 KB) | DOI: 10.35508/cmj.v8i3.3488

Abstract

Anemia merupakan masalah kesehatan yang mempengaruhi masyarakat di seluruh dunia. Kontributor yang paling signifikan terhadap timbulnya anemia adalah defisiensi besi. Anemia defisiensi besi menyebabkan gangguan perkembangan kognitif dan fisikanak. Pada kehamilan menyebabkan peningkatan risiko bayi dengan berat lahir rendah, keguguran, prematuritas, dan risiko perdarahan sebelum atau saa tpersalinan. Salah satu potensi makanan lokal yang kaya zatbesi dan tersedia secara luas tetapi belum dimanfaatkan sepenuhnya adalah daun kelor (Moringa oleifera). Daun kelor kaya akan zat besi dibandingkan bayam, kacang almond dan lebih banyak diserap kedalam darah. Hal ini menarik peneliti untuk melakukan penelitian mengenai “Uji Efek Ekstrak Etanol Daun Kelor (Moringa Oleifera) terhadap Kadar Hemoglobin pada Tikus Putih Galur Wistar yang Diinduksi Aluminium Klorida.” Tujuan penelitian ini untuk menguji efek ekstrak etanol daun kelor (Moringa oleifera) terhadap kadar hemoglobin pada tikus putih galur Wistar yang diinduksi aluminium klorida. Metodologi penelitian true experimenta - randomized pretest and posttest with control group dengan30 sampelyang dibagidalam 6 kelompok dengan teknik randomisasi probability sampling. Data diuji secara parametrik menggunakan Paired T Test. Hasil uji statistik parametrik Paired T Test memiliki signifikansi 0,012 (p< 0,05) yang menunjukan adanya pengaruh pemberian ekstrak etanol daun kelor (Moringa oleifera) terhadap peningkatan kadar hemoglobin tikus. Kesimpulan dari penelitian ini terdapat pengaruh pemberian ekstrak etanol daun kelor (Moringa oleifera) terhadap peningkatan kadar hemoglobin pada tikus strain wistar yang diinduksi aluminium klorida
UJI EFEKTIVITAS LARVASIDA EKSTRAK DAUN PEPAYA (Carica papaya) TERHADAP MORTALITAS LARVA VEKTOR DEMAM BERDARAH DENGUE Aedes aegypti Dhenge, Neumensia Febrianti; Pakan, Prisca Deviani; Lidia, Kartini
Cendana Medical Journal Vol 9 No 1 (2021): Cendana Medical Journal
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (738.446 KB) | DOI: 10.35508/cmj.v9i1.4950

Abstract

Demam Berdarah Dengue (DBD) adalah infeksi yang disebabkan oleh virus dengue yang sampai sekarang masih menjadi salah satu masalah kesehatan masyarakat di Indonesia. Insektisida kimiawi sebagai larvasida yang digunakan untuk mengontrol Aedes aegypti telah menimbulkan populasi yang resistensi sehingga dibutuhkan dosis yang lebih tinggi yang tentu memiliki efek toksik bagi hewan, manusia serta lingkungan. Penggunaan larvasida alami dari daun pepaya (Carica papaya) merupakan salah satu upaya alternatif pengendalian larva Aedes aegypti. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis efektifitas ekstrak daun pepaya (Carica papaya) terhadap kematian larva nyamuk Aedes aegypti instar III/IV. Metode jenis penelitian yang dilakukan adalah true eksperimental dengan rancangan penelitian post test only control group design. Kelompok dalam peneltian ini adalah larva nyamuk Aedes aegypti instar III/IV, konsentrasi ekstrak etanol daun pepaya, abate sebagai kelompok kontrol postif dan aquades sebagai kontrol negatif. Hasil rerata jumlah kematian larva pada tiap kelompok perlakuan yaitu kelompok kontrol negatif (0 larva), kelompok kontrol positif (25 larva), konsentrasi 5% (9,5 larva), konsentrasi 10% (11,75 larva), konsentrasi 15% (12,75 larva), konsentrasi 20% (14,75 larva), dan konsentrasi 25% (19,5 larva). Hasil analisis Kruskal Wallis menunjukan bahwa ekstrak daun pepaya efektif sebagai larvasida Aedes aegypti (p=0,001). Pada analisis probit didapatkan LC50 dari ekstrak terhadap Aedes aegypti adalah 23% sedangkan LC99 adalah 55%. Kesimpulan dari penelitian ini di dapat ekstrak daun pepaya efektif sebagai larvasida nabati bagi larva Aedes aegypti instar III/IV
Hubungan Antara Tingkat Kecemasan Dengan Kualitas Tidur Selama Masa Pandemi Covid-19 Pada Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Nusa Cendana Ghawa, Ewaldina Yulsiana Dija; Lidia, Kartini; Buntoro, Ika Febianti
Cendana Medical Journal Vol 9 No 2 (2021): Cendana Medical Journal
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (622.393 KB) | DOI: 10.35508/cmj.v9i2.5974

Abstract

Cemas dapat diartikan sebagai perasaan takut, khawatir, dan perasaan tidak sanggup untuk melakakukan sesuatu. Ketika seseorang sedang mengalami kecemasan, orang tersebut cenderung tidak dapat menyelesaikan permasalahan yang ada dibenaknya dan semakin menghabiskan energi yang dapat menyebabkan terganggunya pola tidur. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan tingkat kecemasan dengan kualitas tidur selama pandemi COVID-19 pada mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Nusa Cendana. Metode penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif. Desain penelitian ini adalah observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Teknik pengambilan sampel ini adalah stratified random sampling dengan jumlah sampel sebanyak 131 orang. Pengumpulan data menggunakan kuesioner Hamilton Anxiety Rating Scale (HARS) untuk mengukur tingkat kecemasan dan kuesioner Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI) untuk mengukur kualitas tidur. Analisa data yang digunakan adalah uji contingency coefficient. Hasil analisis bivariat menunjukan adanya hubungan yang signifikan (p= 0,002) antara tingkat kecemasan dengan kualitas tidur selama masa pandemi COVID-19 pada mahasiswa Fakultas Kedokteran Univeristas Nusa Cendana. Kesimpulan penelitian ini terdapat hubungan antara tingkat kecemasan dengan kualitas tidur selama masa pandemi COVID-19 pada mahasiswa Fakultas Kedokteran Univeristas Nusa Cendana
Uji Efek Antidiabetes Ekstrak Etanol Daun Sereh (Cymbopogon Citratus) Terhadap Penurunan Glukosa Darah Tikus Putih Sprague Dawley Diinduksi Aloksan Djahi, Sri Nur Nur Saidah; Lidia, Kartini; Pakan, Prisca Deviani; Amat, Anita Lidesna Shinta
Cendana Medical Journal Vol 9 No 2 (2021): Cendana Medical Journal
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (714.616 KB) | DOI: 10.35508/cmj.v9i2.5981

Abstract

Peningkatan jumlah penyandang Diabetes Mellitus (DM) telah menjadi salah satu ancaman kesehatan global. Angka kejadian DM di dunia pada tahun 2017 adalah sebesar 425 juta jiwa, dimana Indonesia menempati peringkat ke-6 dengan jumlah sebesar 10,3 juta jiwa. Provinsi NTT sendiri memiliki presentase terendah yakni sebesar 0,9 %. Keadaan hiperglikemia yang terjadi pada pasien DM dapat menyebabkan kerusakan pada berbagai organ tubuh, disabilitas dan komplikasi kesehatan yang mengancam jiwa. Ada berbagai pengobatan untuk pasien DM, termasuk pengobatan dengan ramuan obat tradisional. Tanaman sereh merupakan salah satu tanaman yang memiliki efek antidiabetes yang dapat menurunkan kadar glukosa darah. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui ada tidaknya efek antidiabetes ekstrak etanol daun sereh (Cymbopogon citratus) terhadap penurunan glukosa darah tikus putih Sprague Dawley yang diinduksi aloksan. Metode penelitian ini adalah penelitian eksperimental dengan pendekatan true experimental-randomized pre-test and post-test with control group. Sampel penelitian berjumlah 24 ekor tikus jantan Sprague Dawley yang sebelumnya telah dirandomisasi ke dalam enam kelompok yaitu kontrol normal (tidak diberikan perlakuan), kontrol negatif (diinjeksi aloksan), kontrol positif (diinjeksi aloksan dan diberikan suspensi glibenklamid 0,45 mg/KgBB), kelompok perlakuan I (diinjeksi aloksan dan diberikan suspensi ekstrak daun sereh 250 mg/KgBB), kelompok perlakuan II (diinjeksi aloksan dan diberikan suspensi ekstrak daun sereh 500 mg/KgBB), kelompok perlakuan III (diinjeksi aloksan dan diberikan suspensi ekstrak daun sereh 650 mg/KgBB). Hasil uji Kruskal-Wallis menunjukkan nilai signifikansi 0,000, dimana p< 0,05 yang artinya pemberian ekstrak daun sereh dapat menurunkan kadar glukosa darah tikus. Kesimpulan penelitian ini adalah ekstrak daun sereh memiliki aktivitas antidiabetes dengan dosis minimal 250 mg/KgBB.
Uji Efektivitas Ekstrak Etanol Daun Sereh Terhadap Kadar Kolesterol Total Tikus Putih Bandi, Richard Gilbert; Lidia, Kartini; Rini, Desi Indria
Cendana Medical Journal Vol 9 No 2 (2021): Cendana Medical Journal
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (642.655 KB) | DOI: 10.35508/cmj.v9i2.5982

Abstract

Hiperkolesterolemia dapat menyebabkan berbagai penyakit, salah satunya penyakit jantung koroner. Pengobatan alternatif untuk mengatasi masalah kesehatan masih sering dijumpai di masyarakat. Daun sereh merupakan salah satu jenis herbal yang mempunyai manfaat sebagai pengobatan alternatif untuk hiperkolesterolemia. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimana efektivitas ekstrak etanol daun sereh terhadap penurunan kadar kolesterol total tikus putih. Metode penelitian ini merupakan penelitian eksperimental laboratorium dengan menggunakan 6 kelompok sampel. Kelompok sampel terdiri dari kelompok normal (Kelompok 1, hanya diberikan pakan standar), kelompok kontrol negatif (Kelompok 2, diberikan pakan standar dan pakan tinggi kolesterol, namun tidak diberikan perlakuan dengan ekstrak), kelompok kontrol positif (Kelompok 3, obat simvastatin 0,18 mg/200gBB), 3 kelompok perlakuan ekstrak daun sereh (Kelompok 4=150 mg/kgBB, Kelompok 5=200 mg/kgBB, Kelompok 6=300 mg/kgbb). Pengukuran kadar kolesterol total darah menggunakan metode enzimatik kolorimetri CHOD-PAP. Analisis dilakukan menggunakan uji Kruskal-wallis dan uji lanjutan post hoc Mann-Whitney U Test. Hasil analisis bivariat menunjukkan bahwa terdapat pengaruh signifikan pemberian ekstrak etanol daun sereh terhadap kadar kolesterol total tikus putih yang hiperkolesterolemia p=0,042 (p < 0,05). Kadar Kolesterol total darah rerata tikus putih setelah perlakuan adalah K1 (22,72 mg/dL), K2 (96,45 mg/dL), K3 (30,7 mg/dL), K4 (69,62 mg/dL), K5 (48,55 mg/dL), dan K6 (64 mg/dL). Hasil uji post hoc Mann-Whitney U Test menunjukkan bahwa terdapat penurunan kadar kolesterol total yang signifikan pada kelompok kontrol positif (p = 0,021) dan kelompok dosis 200 mg/KgBB (p = 0,021). Kesimpulan penelitian ini terdapat pengaruh yang signifikan pemberian ekstrak etanol daun sereh terhadap penurunan kadar kolesterol total darah tikus putih galur Sprague dawley yang hiperkolesterolemia.
Hubungan Antara Pengetahuan Dan Sikap Terhadap Perilaku Pencegahan Covid-19 Pada Mahasiswa Papua Dan Papua Barat Di Kupang Rumere, Basterlita Y; Sasputra, I Nyoman; Lidia, Kartini; Artawan, I Made
Cendana Medical Journal Vol 9 No 2 (2021): Cendana Medical Journal
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (603.276 KB) | DOI: 10.35508/cmj.v9i2.5983

Abstract

Coronavirus (CoV) adalah keluarga besar virus yang menyebabkan penyakit mulai dari gejala ringan sampai berat. Coronavirus Disease 2019 (COVID-19) adalah penyakit menular yang disebabkan oleh Severe Acute Respiratory Syndrome Coronavirus 2 (SARS-CoV-2). Tanda dan gejala umum infeksi COVID-19 antara lain gejala gangguan pernapasan akut seperti demam, batuk dan sesak napas. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis hubungan antara pengetahuan dan sikap terhadap perilaku pencegahan COVID-19 pada mahasiswa Papua dan Papua Barat di Kupang. Metode penelitian ini adalah analitik korelasi dengan pendekatan cross sectional dan menggunakan uji Gamma. Pemilihan sampel menggunakan total sampling. Hasil analisis statistik dengan Gamma didapatkan bahwa tidak ada hubungan yang bermakna antara pengetahuan tentang COVID-19 terhadap perilaku pencegahan COVID-19 pada mahasiswa Papua dan Papua Barat di Kupang dengan nilai p=0.078. Hasil analisis dengan Gamma didapatkan bahwa ada hubungan yang bermakna antara sikap tentang COVID-19 terhadap perilaku pencegahan COVID-19 pada mahasiswa Papua dan Papua Barat di Kupang dengan nilai p=0.000. Kesimpulan dari penelitian ini adalah tidak ada hubungan yang bermakna antara pengetahuan tentang COVID-19 terhadap perilaku pencegahan COVID-19 pada mahasiswa Papua dan Papua Barat di Kupang. Ada hubungan yang bermakna antara sikap tentang COVID-19 terhadap perilaku pencegahan COVID-19 pada mahasiswa Papua dan Papua Barat di Kupang
PENGARUH RELAKSASI NAPAS DALAM TERHADAP PENURUNAN INTENSITAS NYERI HAID (DISMENORE) PADA MAHASISWI FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS NUSA CENDANA Kotta, Merizaputri Wihelmina; Sihotang, Jojor; Lidia, Kartini; Sagita, Sidarta
Cendana Medical Journal Vol 10 No 1 (2022): April (Terbitan 23, Tahun 2022)
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/cmj.v10i1.6804

Abstract

Dismenore merupakan salah satu gangguan terkait menstruasi yang paling sering ditemukan pada remaja dan dewasa muda dengan prevalensi kejadian yang tinggi. Tingkat keparahan dismenore berhubungan langsung dengan panjang dan volume darah selama menstruasi. Keadaan dismenore akan menyebabkan beberapa wanita merasakan ketidaknyamanan dan terganggu saat melakukan aktivitas. Penggunaan Relaksasi Napas Dalam dilakukan untuk mengatasi dismenore dengan tujuan untuk mencegah penggunaan analgetik yang bila digunakan dalam jangka panjang akan memberikan efek samping. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh Relaksasi Napas Dalam terhadap penurunan nyeri haid (dismenore). Metode penelitian merupakan penelitian Kuantitatif dengan menggunakan rancanganpenelitian Quasy Eksperiment with Control Group (Penelitian Eksperimen Semu) pada mahasiswi Fakultas Kedokteran Universitas Nusa Cendana yang terbagi menjadi kelompok perlakuan dan kelompok kontrol dengan setiap kelompok berjumlah 27 responden. Pengambilan sampel mengunakan teknik purposive sampling. Relaksasi Napas Dalam diberikan pada kelompok perlakuan pada saat hari pertama haid dan dilakukan selama 3 bulan dengan durasi pemberian relaksasi adalah selama 15 menit. Mengunakan Numeric Rating Scale untuk pengukuran derajat nyeri haid sebelum dan sesudah perlakuan dan dilanjutkan dengan analisis data menggunakan Wilcoxon Test dan Mann Whitney Test. Hasil penelitian terdapat perbedaan yang bermakna pada kelompok perlakuan setiap bulannya yang ditunjukkan oleh hasil analisis Wilcoxon Test dengan nilai p=0,000 (p<0,05). Dengan demikian Relaksasi Napas Dalam akan berpengaruh terhadap penurunan nyeri haid (dismenore) yang dialami oleh responden. Kesimpulan dari penelitian ini terdapat pengaruh yang bermakna dilakukannya Relaksasi Napas Dalam terhadap penurunan nyeri haid (dismenore) pada mahasiswi Fakultas Kedokteran Universitas Nusa Cendana.
HUBUNGAN TINGKAT STRES DENGAN PERILAKU AGGRESSIVE DRIVING PADA PENGEMUDI OJEK ONLINE DI KOTA KUPANG Samara, Yulius Rokcyan Sally; Lidia, Kartini; Setiawan, I Made Buddy
Cendana Medical Journal Vol 10 No 1 (2022): April (Terbitan 23, Tahun 2022)
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/cmj.v10i1.6811

Abstract

Menurut data WHO pada tahun2018sekitar 1,3 juta orang di dunia meninggal setiap tahun akibat kecelakaan lalu lintas. Aggressive driving merupakan penyebab utama terjadinya kecelakaan lalu lintas, dimana sikap pengemudi yang agresif dapat ditemukan pada pengemudi ojek online. Tekanan akan pekerjaan, konflik antar pekerja, lingkungan fisik pekerjaan, dan tuntutan dari keluarga dapat menimbulkan stres pada pengemudi ojek online sehingga dapat menyebabkan terjadinya perilaku mengemudi agresif pada pengemudi ojek online. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat stress dengan perilaku aggressive driving pada pengemudi ojek online di Kota Kupang. Metode penelitian ini menggunakan desain penelitian observasional analitik dengan rancangan cross sectional. Pengambilan sampel menggunakan teknik accidental sampling dengan jumlah sampel sebanyak 100 orang. Pengumpulan data menggunakan kuesioner The Depression Anxiety Stres Scale (DASS 42) dan Aggressive Driving Behavior Scale (ADBS) pada pengemudi ojek online di kotaKupang. Analisis data yang digunakan adalah uji korelasi Rank Spearmen’s. Hasil dari penelitian ini ditemukan bahwa dari 100 responden. Terdapat 3% responden dengan tingkat stress berat, 7% dengan tingkat stress sedang, 9% dengan tingkat stress ringan dan 81% dengan tingkat stres normal. Selain itu didapatkan hasil bahwa terdapat 66% responden mempunyai perilaku aggressive driving rendah dan 34% responden sisanya mempunyai perilaku aggressive driving tinggi. Hasil uji bivariat pada penelitian ini diperoleh hasil p=0,011 (p<0,05). Kesimpulan pada penelitian ini didapatkan sebagian besar pengemudi ojek online di Kota Kupang berperilaku aggressive driving rendah karena memiliki tingkat stres yang normal.
Co-Authors Amat, Anita Lidesna Shinta Anggraini, Thalitha Ayu Artawan, I Made Bandi, Richard Gilbert Bria Seran, Maria Jozilyn Christina Olly Lada Dadi, Alvin Kiha Dede, Maria Yoseva Mandala Deri Riskiyanti Tallo Manafe Dhenge, Neumensia Febrianti Djahi, Sri Nur Nur Saidah Djawa Djong, Maria Bernadetha Dua Dwita Anastasia Deo Folamauk, Conrad Liab Hendricson Gandung, Prayudi Adi Ghawa, Ewaldina Yulsiana Dija Hendrik, Einstein Daud Victor Hutasoit, Regina Hutasoit, Regina Marvina Ika Febianti Buntoro Johannis, Amanda Jelita Eka Riani Jojor Sihotang Kareri, Dyah Gita Rambu Koamesah, Sangguana M J Kotta, Merizaputri Wihelmina Landutana, Umbu Djama Lidia, Prisca Deviani Lie, Melania Liwu, Apolonia Nogo Lulan, Alfa Julian Magdarita Riwu Maria Agnes Etty Dedy Martins, Graciela Maria Dolores Nicholas Edwin Handoyo Oematan, Herjuni Pakaenoni, Agnes Tiara Maharani D. PAKAN, PRISCA DEVIANI Panggabean, Mayrissa Boru Pasa, Irene Rosario Mala Permatasari, Gusti Ayu Angeliene Puspita, Aulia Ayu Ratu, Kristian Rini, Desi Indria Rumere, Basterlita Y Sagita, Sidarta Samara, Yulius Rokcyan Sally Sasputra, I Nyoman Seran, Dania Ekasanti M. Setianingrum, Elisabeth Levina Sari Setiawan, I Made Buddy Shinta Amat, Anita Lidesna Soegianto, Sugi Deny Pranoto Stevanovic, Claudio Suryanta, Andrie Telussa, Arley Sadra Theedens, Juan Ch. P. Tiran, Yessy Osinami Tulle, Yoan Melani Efelian Tungga, Charlie Eunike Novanty Tuuk, Kinanti Putri Akdani Waitau, Boymax Aprilio Wibawa, Krisanty Lintang Woda, Rahel Rara Woda, ⁠Rahel Rara Wungouw, Herman P L Wungouw, Herman Pieter L Wungouw, Herman Pieter Louis Yudistira, Dewa Gede Eka