Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

INTEGRATING MULTICULTURAL EDUCATION IN EFL CLASSROOMS: TEACHERS' PERSPECTIVES, CHALLENGES AND OPPORTUNITIES Nurpratiwi, Fheby Indriyanti; Apriani, Reni; Siahaan, Junita
TELL - US JOURNAL Vol 11, No 4 (2025): A Study on Attitudes and the Role of Technology in Language Education
Publisher : Universitas PGRI Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22202/tus.2025.v11i4.9554

Abstract

Multicultural education plays a significant role in fostering students' language learning by enhancing cultural awareness, motivation, and communicative competence. This study explores the perspectives of EFL teachers on how integrating multicultural education impacts language learning in Multiculturalism and Language Education course at La Tansa Mashiro University. Using a qualitative case study approach, data were collected through classroom observations, documents analysis and interviews involving two EFL teachers actively involved in EFL teaching and twenty students in this course, to explore the complexities and nuances of integrating multicultural education. The findings reveal that teachers’ awareness, understanding and strategy in integrating multicultural education in language teaching improves students' engagement, promotion of critical thinking and linguistic proficiency of appreciating and thriving in a diverse world. However, challenges such as the need for teacher training, culturally responsive teaching materials to balance with standardized curriculum requirements, students’ limited intercultural exposure that may lead to potential resistance or discomfort during discussions of culturally sensitive topics, and institutional support in enhancing multicultural education in EFL classrooms. In conclusion, this study provided valuable insights for teachers, institutions, and policymakers to improve multicultural education activities to maximize learning outcomes in EFL setting.Keywords: multicultural education, EFL Teachers, language learning, intercultural competence, case study
PARTISIPASI POLITIK MASYARAKAT DALAM PERENCANAAN PEMBANGUNAN DESA ( Studi PadaDesa Upang Induk Kecamatan Air Saleh, Kabupaten Banyuasin ) Saptah, Saptah; Apriani, Reni; Akhyar, Taufik
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i2.10534

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui partisipasi politik masyarakat dalam perencanaanpembangunan di Desa Upang Induk, Kecamatan Air Saleh, Kabupaten Banyuasin, serta faktorfaktor yang memengaruhinya. Partisipasi politik merupakan unsur penting dalam mewujudkanpemerintahan desa yang demokratis, karena masyarakat tidak hanya berperan sebagai objekpembangunan, tetapi juga sebagai subjek yang terlibat dalam proses perencanaan, pelaksanaan,dan pengawasan kebijakan publik. Keterlibatan ini umumnya diwujudkan melalui forummusyawarah desa yang menjadi sarana penyampaian aspirasi masyarakat.Penelitian inimenggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi,wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data,serta penarikan kesimpulan. Penelitian ini menggunakan teori partisipasi politik dari GabrielA. Almond sebagai landasan untuk menganalisis bentuk-bentuk partisipasi masyarakat.Hasilpenelitian menunjukkan bahwa partisipasi masyarakat di Desa Upang Induk telah berjalanmelalui berbagai kegiatan musyawarah desa seperti penyusunan Anggaran Pendapatan DanBelanja Desa, pembentukan Badan Usaha Milik Desa, dan Rencana Pembangunan JangkaMenegah Desa. Namun, partisipasi tersebut belum optimal karena masih dipengaruhi olehrendahnya kesadaran masyarakat, kurangnya sosialisasi, serta dominasi pihak tertentu dalampengambilan keputusan. Di sisi lain, adanya forum musyawarah yang rutin menjadi faktorpendukung dalam meningkatkan keterlibatan masyarakat.
OTORITAS KEPALA DESA DALAM PEMBERHENTIAN PERANGKAT DESA DI DESA TANJUNG BULAN ULU KABUPATEN OGAN KOMERING ULU SELATAN Karenina, Bella Sapta; Apriani, Reni; Junaidi, Heri
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i2.10535

Abstract

Penelitian ini menganalisis otoritas kepala desa dalam pemberhentian perangkat desa di Desa Tanjung Bulan Ulu, Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan. Permasalahan penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya indikasi ketidaksesuaian antara prosedur pemberhentian yang berlaku dengan praktik di lapangan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana otoritas kepala desa digunakan serta bagaimana mekanisme pemberhentian perangkat desa dilaksanakan. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui teknik wawancara mendalam kepada sejumlah informan, yang terdiri atas kepala desa, pihak kecamatan, perangkat desa yang masih menjabat maupun yang telah diberhentikan, kepala dusun Desa Tanjung Bulan Ulu, serta pihak dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD). Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara administratif proses pemberhentian perangkat desa telah mengikuti ketentuan yang berlaku, namun secara substantif masih terdapat ketidaksesuaian antara alasan pemberhentian dengan kondisi di lapangan yang dapat dikaitkan dengan teori Otoritarianisme dari Altemeyeer karya Triyo Utomo. Dominasi kekuasaan kepala desa dalam proses pemberhentian yang berdampak pada rendahnya transparansi dan dan akuntabilitas pemerintahan desa. Mekanisme pemberhentian secara formal telah berjalan, namun implementasinya belum optimal dan masih dipengaruhi oleh kekuasaan personal kepala desa.
Dinamika Politik Dalam Penanggulangan Kebakaran Hutan Dan Lahan Di Kabupaten Ogan Ilir Samitra, Gilang; Juainah, Norma; Apriani, Reni
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kabupaten Ogan Ilir merupakan salah satu Kabupaten dengan kejadian kebakaran hutan dan lahan tertinggi di Sumatera Selatan, dengan wilayah yang didominasi lahan gambut dan semak belukar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dinamika politik dalam Penangggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan di Kabupaten Ogan Ilir, yang terlihat dalam proses perumusan kebijakan dan pengawasan yang dilakukan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Ogan Ilir terhadap Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Ogan Ilir serta, dalam proses koordinasi yang terjadi di lapangan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode wawancara mendalam, observasi lapangan, dan studi dokumentasi yang melibatkan beberapa instansi dan masyarakat. Kerangka analisis yang digunakan adalah teori fungsi legislatif menurut Budiardjo, yaitu melalui fungsi legislasi dan fungsi kontrol, serta teori koordinasi menurut Hasibuan, melalui kesatuan tindakan, komunikasi, pembagian kerja, dan disiplin. Hasil penelitian menunjukan bahwa dinamika politik berjalan secara wajar dan tidak menjadi hambata, meskipun dalam proses koordinasi yang terjadi di lapangan masih mengalami hambatan seperti kekurangan sumber daya manusia, letak geografis yang cukup luas dan kurangnya sarana dan prasarana untuk penunjang pemadaman api. Berbagai langkah telah dilakukan BPBD Kabupaten Ogan Ilir dalam mengatasi hambatan tersebut seperti peningkatan kemampuan personel lapangan dan evaluasi yang rutin dilakukan.