Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

Urgensi Teologi Dalam Pendidikan Islam Imam Fauji; Irvan Destian; Adang Hambali; Hasan Basri
Gudang Jurnal Multidisiplin Ilmu Vol. 2 No. 7 (2024): GJMI - JULI
Publisher : PT. Gudang Pustaka Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/gjmi.v2i7.663

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui literatur yang membahas tentang urgensi teologi dalam Pendidikan Islam. Pendekatan penelitian yang digunakan oleh peneliti adalah pendekatan kualitatif. Hal ini dimaksudkan untuk mendeskripsikan berbagai temuan dan segala sesuatu yang berhubungan dengan penelitian. Penelitian ini termasuk kedalam penelitian studi Pustaka atau library research. Sumber data diperoleh melalui pdf buku, jurnal, dan juga berbagai artikel lain yang mendukung penelitian. Pengolahan data dilakukan melalui beberapa tahapan yaitu pengumpulan data, pemilihan data, analisis data, penyajian data, kemudian dilanjutkan dengan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pada 10 buku PDF yang peneliti dapatkan. Buku mengkaji materi tentang teologi namun buku yang secara spesifik membahas tentang urgensi teologi dalam pendidikan Islam masih belum ditemukan. Pembahasan membahas tentang sejarah, perkembangan, serta perbedaan antara tokoh teologi. Adapun dalam 10 artikel jurnal teratas yang dicari melalui aplikasi publish dan perish antara tahun 2019-2024 belum ditemukan pembahasan dengan judul urgensi teologi dalam pendidikan Islam.
Implementasi Pembelajaran IPS Untuk Meningkatkan Kepekaan Sosial Pada Siswa Di Madrasah Tsanawiyah Darul Ma’arif Kabupaten Bandung Deny Setiawan; Ahmad Arif Baihaqi; Adang Hambali; Hasan Basri
Gudang Jurnal Multidisiplin Ilmu Vol. 2 No. 7 (2024): GJMI - JULI
Publisher : PT. Gudang Pustaka Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/gjmi.v2i7.664

Abstract

Tujuan utama Ilmu Pengetahuan Sosial di Madrasah ialah untuk mengembangkan potensi parasiswa agar peka terhadap masalah sosial yang terjadi di Madrasah memiliki sikap mental positif terhadap perbaikan segala ketimpangan yang terjadi, dan terampil mengatasi setiap masalah yang terjadi sehari-hari baik yang menimpa dirinya sendiri maupun yang menimpa masyarakat.Tujuan tersebut dapat dicapai manakala program-program pelajaran IPS di madrasah diorganisasikan secara baik. Sesuai dengan permasalahan penelitian yang berjudul Implementasi Pembelajaran IPS untuk meningkatkan kepekaan sosial pada siswa di Madrasah Tsanawiyah Darul Ma’arif Kabupaten Bandung, maka pendekatan penelitian yang dipakai adalah pendekatan kualitatif . Penelitian ini dimaksudkan untuk mendeskripsikan bagaimana aktualisasi pembelajaran IPS pada siswa melalui pemaparan data-data dan dokumen secara tertulis. Pelaksanaan pembelajaran di kelas tidak sesuai dengan RPP yang telah dibuat oleh guru. Pembelajaran terpusat pada guru tidak banyak aktifitas yang dicatat selain mendengarkan dan mencatat penjelasan dari guru kemampuan siswa mengemukakan pendapat maupun bertanya dan menjawab pertanyaan sangat kurang. Penilaian dilakukan untuk mengukur pencapaian kompetensi dasar siswa yang dilakukan berdasarkan indikator, dengan menggunakan tes dan non tes dalam bentuk tertulis maupun dalam bentuk lisan, pengamatan kinerja, sikap, keterampilan dan penilaian diri. Dalam menentukan penilaian hendaknya dengan menggunakan acuan kriteria, sistem penilaian berkelanjutan, hasil penilaian dianalisis untuk menentukan tindak lanjut dan penilaian harus sesuai dengan pengalaman belajar yang dialami oleh siswa.Hambatan dalam pelaksanaan pembelajaran dalam meningkatkan kepekaan sosial yaitu guru tidak dapat langsung melaksanakan yang aktif, inovatif, efektif, kratif dan menyenangkan sehingga tujuan pembelajaran tidak tercapai serta hasil pembelajaran kurang memuaskan, kepekaan sosial siswa tidak terbentuk.Sebagai pihak yang paling strategis dan memiliki kewenangan dalam menentukan kebijakan – kebijakan pendidikan pada tingkat sekolah diharapkan memberikan dorongan dan kesempatan yang seluas – luasnya kepada guru untuk mengembangkan potensinya melalui berbagai kegiatan seperti pelatihan, seminar, MGMP serta meningkatkan pengawasan terhadap kinerja guru yang berhubungan dengan proses pembelajaran seperti penyusunan rencana, pelaksanaan dan eveluasi pembelajaran.
Hakikat Ilmu Pengetahuan dalam Era AI: Mempertahankan Integritas Epistemologi di Tengah Automasi Rustandi, Feri; Heru Nugraha; Cucu Munawaroh; Adang Hambali
Journal Scientific of Mandalika (JSM) e-ISSN 2745-5955 | p-ISSN 2809-0543 Vol. 6 No. 2 (2025)
Publisher : Institut Penelitian dan Pengembangan Mandalika Indonesia (IP2MI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/10.36312/vol6iss2pp296-307

Abstract

Era kecerdasan buatan (AI) telah membawa transformasi besar dalam dunia ilmu pengetahuan, mengubah cara pengetahuan diproduksi, diolah, dan disebarkan. Namun, perkembangan teknologi ini juga menimbulkan tantangan serius terhadap integritas epistemologi yang menjadi dasar bagi ilmu pengetahuan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hakikat ilmu pengetahuan dalam konteks perkembangan AI dan bagaimana ilmu pengetahuan dapat mempertahankan integritasnya di tengah maraknya automasi. Dalam studi ini, peneliti menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan menganalisis literatur yang relevan terkait dengan filsafat ilmu, etika teknologi, dan dampak AI terhadap epistemologi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun AI menawarkan efisiensi dan kemajuan dalam penelitian ilmiah, tetap saja ada risiko terkait dengan ketergantungan yang berlebihan pada data dan potensi bias algoritma. Oleh karena itu, penting untuk menjaga keseimbangan antara kemajuan teknologi dan prinsip-prinsip epistemologi untuk memastikan kualitas dan keabsahan pengetahuan yang dihasilkan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa ilmu pengetahuan harus beradaptasi dengan teknologi AI, namun tetap mempertahankan nilai-nilai integritas ilmiah untuk menjaga relevansi dan kebenaran pengetahuan.
Implementation of Total Quality Management (TQM) in Improving School Quality Ridwan, Wawan; Adang Hambali; Hasan Basri; Dadan Nurul Haq; Meenu Sharma
International Journal of Islamic Educational Research Vol. 2 No. 4 (2025): October : International Journal of Islamic Educational Research
Publisher : Asosiasi Riset Ilmu Pendidkan Agama dan Filsafat Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/ijier.v2i4.490

Abstract

The growing demand for integrated Islamic schools to deliver high-quality education that emphasizes both academic excellence and character development has encouraged the adoption of Total Quality Management (TQM) as a modern and relevant management approach. TQM is considered appropriate because it highlights continuous improvement, active involvement of all school members, and a strong focus on customer satisfaction within the educational context. This study aims to analyze the implementation of TQM in improving school quality at three integrated Islamic junior high schools: SMP IT Al-Khoiriyyah, SMP IT Nurul Islam, and SMP IT Baitul Anshor. The research employed a qualitative method using a multi-case study design. Data were collected through in-depth interviews, direct observations, and document analysis involving principals, vice principals, teachers, educational staff, students, and parents. Data analysis followed the stages of reduction, presentation, and inductive conclusion drawing. The findings indicate that TQM implementation in all three schools followed four main stages: planning, organizing, implementation, and monitoring and evaluation. During planning, TQM principles were embedded in School Work Plans, the PDCA cycle was applied, and stakeholders were actively involved. Organizing focused on quality-based structures, clear task distribution, and teamwork. Implementation included quality-oriented learning, teacher development, extracurricular activities, and integrated Islamic programs, while monitoring involved supervision, internal audits, evaluation meetings, and feedback systems. Supporting factors included visionary leadership, Islamic work culture, and parental support, while challenges involved limited facilities, uneven teacher competencies, and heavy workloads.
Struktur Ilmu Pengetahuan: Fondasi Epistemologis dan Implikasi Terhadap Perkembangan Ilmu Modern Susan Sundari; Nurhasan; Rudi Sulaeman; Adang Hambali
Hawari: Jurnal Pendidikan Agama dan Keagamaan Islam Vol 6 No 2 (2025): Jurnal Pendidikan Agama dan Keagamaan Islam
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Agama Islam Universitas Singaperbangsa Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35706/hw.v6i2.13435

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis struktur ilmu pengetahuan dari perspektif epistemologi dan menguraikan implikasinya bagi perkembangan ilmu pengetahuan modern. Melalui pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka, penelitian ini mengkaji berbagai karya klasik dan modern di bidang filsafat ilmu, seperti pemikiran Immanuel Kant, Karl Popper, Thomas S. Kuhn, dan Jürgen Habermas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa struktur ilmu pengetahuan tidak bersifat statis, melainkan dinamis dan berkembang seiring dengan perubahan paradigma ilmiah dan konteks sosial yang melingkupinya. Secara epistemologis, ilmu pengetahuan dibangun atas dasar hubungan antara rasionalisme, empirisme, dan kritik reflektif yang saling melengkapi. Dalam perkembangan modern, struktur ilmu pengetahuan bergeser dari bentuk hierarkis menuju jaringan interdisipliner yang lebih terbuka dan kolaboratif. Selain itu, ilmu pengetahuan tidak hanya dipahami sebagai aktivitas rasional, tetapi juga sebagai konstruksi sosial yang mengandung kepentingan teknis, praktis, dan emansipatoris. Oleh karena itu, pengembangan ilmu pengetahuan di masa depan perlu didasarkan pada fondasi epistemologi yang kritis, reflektif, dan berorientasi pada nilai-nilai kemanusiaan serta keberlanjutan. Studi ini menekankan pentingnya mengintegrasikan kebenaran ilmiah, tanggung jawab moral, dan relevansi sosial dalam membangun struktur keilmuan yang lebih adil dan beradab.
REAKTUALISASI NILAI-NILAI KEISLAMAN MELALUI IMPLEMENTASI PROJEK PENGUATAN POFIL PELAJAR PANCASILA DAN PROFIL PELAJAR RAHMATAN LILALAMIN (P5-PPRA) D. Abdul Kohar; Asep Abdullah; Adang Hambali; Hasan Basri
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 9 No. 2 (2024): Volume 09 No. 2 Juni 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v9i2.14790

Abstract

This research uses a qualitative approach with a case study method focusing on identifying facilitators strategies in reactualizing Islamic values ​​in P5-PPRA activities carried out at MTsN 6 Cianjur, identifying reactualizd Islamic values ​​in the project, and finding out students’ perceptions of the project activities. Data collection instruments use interviews and observation, and data analysis uses the steps namely reducing, displaying and drawing conclusions. The research results show that MTsN 6 Cianjur facilitators carry out project activities to strengthen the Pancasila student profile and the Rahmatan Lilalamin student profile (P5-PPRA) with a co-curricular strategy, namely project activities that are designed separately from intracurricular or regular learning activities. The actualized Islamic values ​​are faith in Allah and His Messenger, patience, responsibility, gratitude, tawadu, not being arrogant and haughty, tolerance and criticism, mutual cooperation, helping each other and equality (musawwa), innovation and love of the country. The students like the activities of the project to strengthen the Pancasila student profile and the Ralmatan Lilalamin student profile (P5-PPRA) although there are still students who pay little attention to these activities due to various factors such as family, health, economic and friend problems. Keywords: P5-PPRA, Islamic values, Madrasah.
INTEGRASI NILAI-NILAI FILSAFAT PENDIDIKAN ISLAM DALAM MANAJEMEN KURIKULUM DI SEKOLAH-SEKOLAH ISLAM Setiabudi, Dede Indra; Ari Ramadhana; Galih Permana; Adang Hambali; Hasan Basri
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 9 No. 2 (2024): Volume 09 No. 2 Juni 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v9i2.14996

Abstract

This research aims to analyze the implementation of the Islamic philosophy of education approach in curriculum management in Islamic schools through library research. The Islamic philosophy of education approach, which emphasizes the integration of spiritual, moral, and intellectual values, is considered to provide a strong foundation for the development of holistic and sustainable curriculum. The research method used is library research by examining relevant literature, including books, journal articles, and educational policy documents. The findings of the research indicate that the Islamic philosophy of education plays a crucial role in shaping curriculum management that can integrate general knowledge with religious values. This approach involves various aspects, including curriculum planning, implementation, and evaluation based on Islamic principles. The literature review reveals that many Islamic schools still face challenges in effectively implementing this approach, especially due to educational dualism and a lack of competent human resources. Literature analysis also shows that factors such as the commitment of school leadership, teacher training, and educational policy support are crucial for the successful implementation of the Islamic philosophy of education approach. This research concludes that the Islamic philosophy of education approach can be an effective paradigm in curriculum management for Islamic schools, focusing not only on academic achievement but also on the character development of students. The study recommends enhancing managerial and pedagogical capacities through professional training and development for educators, as well as developing policies that support the integration of Islamic values into the curriculum. It is hoped that the findings of this research will contribute to efforts to improve the quality of Islamic education in the modern era. Keywords: Islamic philosophy of education, curriculum management, Islamic schools;