p-Index From 2021 - 2026
5.276
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Media Kesehatan Masyarakat Indonesia Jurnal Kesehatan Lingkungan indonesia JURNAL SISTEM INFORMASI BISNIS Jurnal Kesehatan Masyarakat Jurnal Kesehatan Masyarakat Jurnal Kesehatan Masyarakat (IKESMA) Jurnal Populasi Jurnal Promkes: The Indonesian Journal of Health Promotion and Health Education Jurnal Biometrika dan Kependudukan (Journal of Biometrics and Population) Jurnal Ilmiah Mahasiswa Public Health of Indonesia HIGEIA (Journal of Public Health Research and Development) Journal of Health Education Jurnal Kesehatan Vokasional JURNAL MANAJEMEN DAN PELAYANAN FARMASI (Journal of Management and Pharmacy Practice) Media Ilmu Kesehatan Journal of Public Health for Tropical and Coastal Region Journal of Maternal and Child Health Krea-TIF: Jurnal Teknik Informatika Amerta Nutrition Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat UNSIQ Jurnal Keperawatan Komprehensif (Comprehensive Nursing Journal) Care : Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan Public Health Perspective Journal South East Asia Nursing Research Journal of Electronics, Electromedical Engineering, and Medical Informatics J-Kesmas: Jurnal Kesehatan Masyarakat (Indonesian Journal of Public Health) PREPOTIF : Jurnal Kesehatan Masyarakat Medica Arteriana (Med-Art) Journal of Telenursing (JOTING) Jurnal Aisyah : Jurnal Ilmu Kesehatan Science Midwifery Indonesian Journal of Global Health research G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling International Journal of Midwifery Research DUNIA KEPERAWATAN: JURNAL KEPERAWATAN DAN KESEHATAN IIJSE Berkala Ilmiah Kedokteran dan Kesehatan Masyarakat JHE (Journal of Health Education)
Claim Missing Document
Check
Articles

DETERMINAN SIKAP IBU DALAM PRAKTIK PEMBERIAN MAKANAN PENDAMPING ASI DI KABUPATEN SEMARANG Ardiningsih, Eka Setya; Agushybana, Farid; Shaluhiyah, Zahroh
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 2 (2024): AGUSTUS 2024
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v8i2.31862

Abstract

Tingginya prevalensi malnutrisi anak sangat erat kaitannya dengan praktik pemberian makanan pendamping air susu ibu (MP-ASI) yang tidak tepat. Anak usia 6-23 bulan membutuhkan asupan nutrisi yang memadai untuk dapat tumbuh dan berkembang secara optimal, namun pemenuhan kebuhan nutrisi ini dapat terhambat karena praktik pemberian MP-ASI yang tidak tepat. Kabupaten Semarang di Provinsi Jawa Tengah, terus mengalami peningkatan masalah kekurangan gizi anak setiap tahunnya. Dalam mengatasi masalah ini, diperlukan upaya perubahan perilaku terutama pada ibu yang memiliki anak berusia 6-23 bulan, untuk meningkatkan kualitas praktik pemberian MP-ASI. Upaya perubahan perilaku harus dimulai dengan perubahan sikap terhadap praktik pemberian MP-ASI yang direkomendasikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor utama yang mempengaruhi sikap ibu terhadap praktik pemberian MP-ASI untuk anak usia 6-23 bulan di Kabupaten Semarang. Penelitian ini menggunakan desain potong lintang kuantitatif dengan sampel sebanyak 236 ibu yang memiliki anak usia 6-23 bulan, menggunakan pengambilan sampel acak sederhana. Analisis univariat dilakukan menggunakan distribusi frekuensi, sedangkan analisis bivariat dan multivariat menggunakan uji regresi logistik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor utama yang mempengaruhi sikap ibu terhadap praktik pemberian MP-ASI meliputi tingkat pendidikan (p-value=0,022), usia ibu (p-value=0,064), jumlah anak (p-value=0,035), akses informasi melalui buku kesehatan ibu dan anak (KIA) (p-value=0,038), serta ketersediaan pangan rumah tangga (p-value=0,003)
Literature Review: The Effectiveness of Electronic Medical Records (RME) On Hospital Service Quality Indira, Zahrasita Nur; Widodo, Aris Puji; Agushybana, Farid
J-Kesmas: Jurnal Fakultas Kesehatan Masyarakat (The Indonesian Journal of Public Health) Vol 10, No 1 (2023): April 2023
Publisher : Universitas Teuku Umar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35308/j-kesmas.v10i1.7278

Abstract

Health Information System is a systematic way of managing information at all levels of government to provide healthcare services to the community. In providing services to the community, the health information system is a systemic management of information at all levels of government. Every healthcare facility in Indonesia must maintain electronic medical records based on Permenkes No. 24/2022. This shows that the role of Health Information Systems is needed in a health system. However, using electronic medical records (EMR) in Indonesian healthcare facilities must be uniformly and sufficiently implemented, so it cannot provide accurate and timely data. This study aims to assess the implementation of EMR in Indonesian hospitals. This study used the literature review method by reviewing 15 journal articles published between 2016 and 2022, retrieved through Google Scholar. The results showed that several hospitals in Indonesia had implemented EMR; some hospitals have effectively implemented it and benefit from the implementation of EMR, such as improving the efficiency of time and effort in providing health services to patients. Patients also receive better medical care. The study findings aim to encourage all healthcare facilities to optimize the use of EMR to enhance healthcare services.  
Kajian Penyakit Penyerta Pada Ibu Hamil Terhadap Kejadian Kematian Ibu Di Masa Pandemi COVID-19 : Sebuah Tinjauan Naratif Fatiha Tasyakurrisma, Adisa; Fauzirra Dhiya Azhar, Aghitsa; Rona, Elfa; Sylviana Girsang, Elizabeth; Sugeri, Rauf Azhar; Purnami, Cahya Tri; Agushybana, Farid; Winarni, Sri
Berkala Ilmiah Kedokteran dan Kesehatan Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2024)
Publisher : Fakultas Kedokteran, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20885/bikkm.vol2.iss1.art9

Abstract

Latar Belakang : Kasus kematian ibu yang ditemukan dengan covid-19 diakibatkan penyakit penyerta sebelumnya, dengan penyakit penyerta paling umum yaitu obesitas, diabetes gestasional, dan asma. Ibu dengan penyakit penyerta atau komorbid lebih berisiko untuk tertular COVID-19 dan dengan komplikasi yang lebih parah bahkan dapat menyebabkan kematian. Tujuan : untuk mengetahui apakah COVID-19 pada ibu hamil dengan penyakit penyerta (komorbiditas) akan meningkatkan keparahan penyakit dan risiko kematian ibu. Metode : Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian naratif dengan menggunakan metode literature review dengan mengumpulkan dan menyimpulkan data dari penelitian sebelumnya. Penelitian dilakukan pada Februari 2022. Penelusuran artikel penelitian sebelumnya dilakukan di portal SINTA, Scopus, PubMed, Elsevier, dengan kata kunci penyakit penyerta (komorbid), ibu hamil, kematian ibu, dan Covid-19. Hasil : Hasil penelitian menunjukkan usia ibu hamil yang rentan terhadap penyakit penyerta dengan covid-19 pada kelompok usia 25-49 tahun. Terdapat 154 kasus meninggal dengan penyakit penyerta obesitas (RR/OR 2,48), diabetes gestasional (RR/OR 5,71), dan asma (RR/OR 2,05). Kasus lain yang ditemukan adalah pneumonia (RR/OR 1,86) dan preeklamsia (RR/OR 1,77). Obesitas merupakan penyakit penyerta yang paling sering ditemukan di berbagai negara dan diabetes gestasional merupakan penyakit penyerta paling berisiko pada kehamilan dengan risiko kematian tiga kali lipat. Simpulan : Penyakit penyerta terutama obesitas, diabetes, dan asma berdampak pada tingkat keparahan infeksi COVID-19 pada ibu hamil. Kata Kunci: Komorbiditas; ibu hamil; kematian ibu hamil; COVID-19
Efisiensi Kebijakan Lockdown COVID-19 Di Negara Berkembang Dan Negara Maju : Sebuah Tinjauan Naratif Zahra, Anandalia Athaya; Azhari , Novi Julia; Prasetyono, Thifal Zakiyyah; Atidipta, Santi; Agushybana, Farid; Winarni , Sri Winarni; Purnami, Cahya Tri
Berkala Ilmiah Kedokteran dan Kesehatan Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2024)
Publisher : Fakultas Kedokteran, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20885/bikkm.vol2.iss1.art11

Abstract

Latar Belakang: Penyebaran Covid-19 mulai menyebar dari satu orang ke orang lain hingga penyebaran kasus semakin meluas, akibat mobilitas penduduk yang tinggi sehingga penyebaran virus tidak dapat dikendalikan. Oleh karena itu, pemerintah mulai menerapkan kebijakan untuk mengendalikan penyebarannya, salah satunya dengan menerapkan pembatas kegiatan masyarakat. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk melihat efektivitas penerapan kebijakan lockdown di negara maju dan berkembang. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian naratif dengan menggunakan metode literature review dengan meninjau dan menyimpulkan hasil penelitian sebelumnya. Penelitian ini dilakukan mulai bulan Februari 2022 dengan populasi dan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah jurnal nasional terakreditasi sinta 1 atau 2 dan jurnal internasional. Pencarian jurnal dilakukan melalui berbagai situs jurnal seperti ScienceDirect, Scopus, PubMed, dan Google Scholar. Penelitian ini membandingan negara berkembang adalah Pakistan, India, dan Vietnam dengan negara maju adalah Spanyol, Italia, dan London. Hasil: Setiap negara memiliki kebijakan lockdown yang berbeda. Selain itu, ada juga dampak dari kebijakan lockdown yang diberlakukan. Simpulan: Di negara berkembang, lockdown merupakan strategi pengendalian non-farmasi yang efektif, tetapi lockdown total tidak dimungkinkan karena situasi ekonomi negara tersebut, sedangkan di negara maju lockdown merupakan strategi pengendalian yang efektif, tetapi akan lebih efektif jika strategi lainnya juga dilaksanakan bersamaan dengan lockdown.   Kata Kunci: COVID-19, Kebijakan lockdown, Negara berkembang, Negara maju, Dampak
Pemanfaatan Aplikasi Self-Care Ibu Hamil Selama Pandemi di Negara Maju dan Berkembang : Sebuah Tinjauan Pustaka Adillah Nurazizah; Diana Tri Hastuti; Layrine Immanuke Zalsabila; Mutiara Pradipta Nur'aini; Nisrina Ocktalifa Chumair; Cahya Tri Purnami; Winarni, Sri; Agushybana, Farid
Berkala Ilmiah Kedokteran dan Kesehatan Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2023)
Publisher : Fakultas Kedokteran, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20885/bikkm.vol1.iss1.art6

Abstract

Kasus kematian ibu, bayi lahir prematur, serta keterbatasan akses perawatan intensif ibu hamil meningkat di masa pandemi Covid-19. Diperlukan sistem perawatan khusus bagi ibu hamil berupa aplikasi self-care, sehingga ibu hamil bisa melakukan perawatan mandiri tanpa harus datang ke pelayanan kesehatan. Tujuan penelitian ini adalah melihat bagaimana pemanfaatan aplikasi self-care selama pandemi Covid-19 di negara berkembang dan negara maju. Penelitian ini merupakan literature review dengan melakukan tinjauan pustaka di berbagai portal seperti Google scholar, Pubmed, dan ScienceDirect. Penyeleksian dimulai dari 1.604 artikel menjadi 702 hingga kemudian didapatkan hasil sebanyak 14 artikel. Hasil dari penelitian ini adalah ditemukannya berbagai macam aplikasi self-care dari delapan negara, yaitu Indonesia, India, Amerika Serikat, Cina, Uganda, Iran, Rusia dan Inggris. Masing-masing aplikasi memiliki kekurangan dan kelebihan. Beberapa negara telah mengembangkan aplikasi self-care untuk memudahkan ibu hamil dalam mengakses berbagai informasi terkait kehamilannya sekaligus meningkatkan kemampuan ibu dalam menjaga kesehatannya.
Gambaran Prinsip Good Governance dalam Kebijakan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat Auryn, Shania; Agushybana, Farid; Widjanarko, Bagoes
Care : Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan Vol 12, No 1 (2024): EDITION MARCH 2024
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/jc.v12i1.4945

Abstract

The presence of comorbid diseases has become a crucial concern in confronting the COVID-19 pandemic, underscoring the need for the implementation of GERMAS (Healthy Living Movement) policy as a preventive measure initiated by the government. GERMAS aims to control the increase in non-communicable disease cases, which have the potential to disrupt human resources and productivity, as well as negatively impact social and economic development. In its implementation, GERMAS must adhere to the principles of Good Governance to ensure transparency, community participation, accountability, effectiveness, efficiency, responsiveness, and consensus. This research aims to analyze Transparency, Participation, Accountability, Effectiveness and Efficiency, Responsiveness, and Consensus. This research employs a qualitative approach with a narrative method and in-depth interviews with 12 informants. While GERMAS has been implemented since the President's directive in 2017, there are still several challenges in enhancing its effectiveness. Analysis of Good Governance principles highlights issues such as lack of community participation, low transparency and inter-agency coordination, and insufficient attention to inactive GERMAS forums. Further research is needed to deepen understanding of GERMAS implementation in Kutai Barat, focusing on aspects such as inter-sectoral communication, community participation, and enhancement of accountability of relevant agencies. Concrete steps such as comprehensive performance audits and increased social media outreach can help improve policy implementation. 
Assessing the Impact of Visual Educational Interventions on User Adoption of Electronic Medical Records in the Inpatient Ward of RSUD Dr. Soeselo, Tegal Regency Prihati, Eko; Arso, Septo Pawelas; Agushybana, Farid
Jurnal Keperawatan Komprehensif (Comprehensive Nursing Journal) Vol. 10 No. 2 (2024): JURNAL KEPERAWATAN KOMPREHENSIF (COMPREHENSIVE NURSING JOURNAL)
Publisher : STIKep PPNI Jawa Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33755/jkk.v10i2.679

Abstract

Aims: Electronic medical records (EMRs) are information systems used to store and manage patients' medical information electronically. Despite being a well-established technology, their implementation often faces resistance, particularly in terms of users' readiness to adapt to new technologies. This study aims to evaluate the acceptance of EMRs among healthcare professionals in the inpatient installation of RSUD Tegal. Methods: The study employed a Quantitative Pre-Experimental method with a One group Pre-test Post-test experimental design. It assessed changes or differences in user acceptance by examining attitudes and behavioral intentions of users before and after learning through video-based instruction. Pre-test and post-test questionnaires were used for data collection. Results: Data analysis revealed an Asymp.Sig. value of 0.000, which is less than 0.05. This indicates that Ho (the null hypothesis) is rejected, suggesting a difference in the average results of the Pre-test on the six variables related to user acceptance of EMRs. Similarly, the Friedman Test Post-test yielded an Asymp. Sig. value of 0.000, also less than 0.05. This further supports the rejection of Ho, indicating a difference in the average results of the six variables. Additionally, the influence of video-based learning on behavioral intentions to use EMRs was determined with a Wilcoxon Signed Ranks Test, resulting in an Asymp.sig (2-tailed) value of 0.000. Conclusion: The study found that there is an increase in behavioral intentions to use EMRs after learning through video-based methods.
Health Education Innovation: Understanding the Role of Counseling via Video Media in Implementing Electronic Medical Records in Hospitals Prihati, Eko; Arso, Septo Pawelas; Agushybana, Farid; Taufik Muhtarom
G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 8 No. 2 (2024): April 2024. G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/gcouns.v8i2.5885

Abstract

Electronic medical records (EMR) have made the management of patient health information more efficient by replacing manual record keeping. However, health workers still need to understand and apply RME well to get the maximum benefits. The role of counseling is needed for health workers in changing the use of manual media to digital. The research method uses scoping review. Based on the PubMed database as many as 88,041 articles with the keyword "electronic medical records" and as many as 84 articles with the search keyword "electronic medical records and video learning". The results of article screening in the last 10 years from 2013 – 2023 were 74 articles. Then there are exceptions based on article type, namely Clinical Trial as many as 2 articles and Randomized Controlled Trial as many as 1 article. So that articles that match the theme: review and systematic review as many as 10 articles. VOSviewer generates network, overlay and density visualization. The role of counseling through video media in electronic medical records is very important. The counseling provided does not help them deal with social, emotional, and psychological problems that may arise as a result of such changes. Keywords: scooping review, literature review, healthcare professional, VOSviewer, technology
Hubungan Implementasi Sistem Resep Elektronik Terhadap Kepuasan Pengguna Amanda, I Gusti Otty Septya; Agushybana, Farid; Sudiro, Sudiro
Jurnal Kesehatan Vokasional Vol 5, No 3 (2020): August
Publisher : Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jkesvo.52009

Abstract

Latar Belakang : Salah satu strategi menurunkan medication error untuk meningkatkan kualitas mutu rumah sakit yaitu mengimplementasikan resep elektronik. Namun dalam penerapannya masih ditemukan kendala terkait interaksi antara teknologi dengan sumber daya manusia, serta pengelolaan dan evaluasi resep elektronik yang belum optimal.Tujuan : Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan implementasi resep elektronik terhadap kepuasan pengguna.Metode : Penelitian observasional ini menggunakan metode Partial Least Square (PLS) dalam pengolahan datanya. Besar sampel sebanyak 70 responden yang diambil secara total sampling. Variabel yang digunakan antara lain implementasi resep elektronik, kepuasan pengguna, dukungan manajemen, dan lingkungan kerja.Hasil : Hasil penelitian menunjukkan variabel dukungan manajemen dan lingkungan kerja berhubungan terhadap implementasi resep elektronik dengan tingkat α=5%. Serta, variabel implementasi resep elektronik berhubungan terhadap kepuasan pengguna dengan tingkat α=5%.Kesimpulan : Implementasi resep elektronik mempunyai pengaruh terhadap kepuasan pengguna. Dengan demikian, evaluasi implementasi resep elektronik telah sesuai dengan harapan dan manfaat yang dirasakan pengguna, namun perlu komitmen dan dukungan lebih dari manajemen sehingga pengguna merasa dengan adanya sistem ini dapat meningkatkan kualitas pelayanan rumah sakit.
Hubungan Motivasi, Pelatihan, Lingkungan Kerja, Reward Dan Punishment, Beban Kerja, Serta Kompensasi Dengan Kinerja DPJP Dalam Melaksanakan Clinical Document Improvement Agustinah, Niken; Agushybana, Farid; Suryawati, Chriswardani
Jurnal Kesehatan Vokasional Vol 5, No 1 (2020): February
Publisher : Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jkesvo.52466

Abstract

Latar Belakang: Rumah sakit seharusnya menyusun strategi clinical document improvement. Pedoman berbasis bukti dalam berkas rekam medis sangat penting untuk memastikan proses clinical document improvement sehingga menjadi jelas, komplit, akurat, dan tidak ambigu.Tujuan: Menganalisis faktor yang berhubungan dengan kinerja DPJP dalam melaksanakan clinical document improvement. Jenis penelitian adalah penelitian survei dengan pendekatan cross sectional.Metode: Mixed method dengan strategi eksplanatory sequential (kuantitatif dilanjutkan kualitatif menggunakan indepth interview). Populasi penelitian ini semua DPJP (18 orang) dan 100 berkas rekam medis. Pengumpulan data dengan check-list penilaian dokumen dan kuisioner yang diisi DPJP. Analisis data menggunakan uji fisher exact test.Hasil: Kinerja responden kategori baik dan kurang baik masing-masing sejumlah 9 orang (50%). Responden memilliki motivasi baik 13 orang (72,72%), berpendapat tidak ada pelatihan 16 orang (88,89%), berpendapat lingkungan kerja baik 12 orang (66,67%), berpendapat tidak ada reward dan punishment 10 orang (55,6%), merasa beban kerja tidak berlebih 10 orang (55,56%), berpendapat kompensasi baik sejumlah 10 orang (55,6%). Hasil korelasi menunjukkan tidak ada yang berhubungan (p value > 0,05). Indepth interview dengan lima responden menunjukkan secara umum motivasi kerja, lingkungan kerja, dan beban kerja masih baik, namun kompensasi dianggap kurang baik dan belum ada pelatihan yang diselenggarakan di RSUD X Jawa Tengah serta belum ada kebijakan khusus yang mengatur sistem reward dan punishment.Kesimpulan: Motivasi, pelatihan, lingkungan, reward dan punishment, beban kerja serta kompensasi yang baik tidak selamanya berkinerja baik dalam melaksanakan clinical document improvement.
Co-Authors - Anggorowati Achadi Nugraheni, Sri Adillah Nurazizah Agustinah, Niken Amanda, I Gusti Otty Septya Amni Zarkasyi Rahman, Amni Zarkasyi Anandalia Athaya Zahra Antono Suryoputro Apoina Kartini Ardiningsih, Eka Setya Aris Puji Widodo Asih, Suci Astuti, Eka Kristia Ayu Atidipta, Santi Atik Mawarni Auryn, Shania Ayun Sriatmi Ayuningtyas, Nadiah Ratmanasari Azhari , Novi Julia Bagoes Widjanarko Cahya Tri Purnami Cahya Tri Purnami Cahya Tri Purnami, Cahya Cahyanti, Anisa Nur Damayanti, Wida Ayulia Daru Lestantyo Dewi, Adinda Cipta Dharminto Dharminto Diana Tri Hastuti Djalal Er Riyanto Endang Fatmawati Fatiha Tasyakurrisma, Adisa Fauzirra Dhiya Azhar, Aghitsa Handayani, Novia Handayani, Sri Hasrianti, Hasrianti Hendrawati, Menik Henry Setyawan Susanto Henry Setyawan Susanto Heri Purnama, Heri Hidayat, Dian Indriani Imawan, Satria Aji Iswati, Indah Juhanida Lestari, Pratiwi Kertasurya, Martha Irene Khusnul Khotimah, Risqi Kujariningrum, Oktavia Beni Kusworo Adi Layrine Immanuke Zalsabila Lia Kurniasari Luluk Andani Martini Martini Mursid Raharjo Mushoddiq, Islakhiyah Mustikasari, Linda Ayu Mutiara Pradipta Nur'aini Naintina Lisnawati Nikie Astorina Yunita Dewanti Ninuk Angelia Nisa , Rofifatun Nisrina Ocktalifa Chumair Nofa Martina Ariani, Nofa Martina Nur Setiawati Dewi Nurhasmadiar Nandini Nuridzin, Dion Zein Oktavia Beni Kujariningrum Olivia Anugrah Cahyani, Kharisma Papilaya, Rivaldo Oryon Prasetyono, Thifal Zakiyyah Pratiwi, Setyo Endah Prihati, Eko R. Djoko Nugroho, R. Djoko Rahayu, Tiwuk Puji Rahfiluddin, Mohammad Zen Ratmanasari, Nadiah Ayuningtyas Riani, Risky Ika Rikhly Faradisy Mursyida Rona, Elfa Rovica Probowati S.Pd. M Kes I Ketut Sudiana . Salma Salma Sari, Kiki Puspita Saskia Biyakto Putri, Saskia Biyakto Septo Pawelas Arso Setyani, Ajeng Fitri Shaluhiya, Zahro Siti Helmyati Solichati, Solichati Sri Achadi Nugraheni Sri Winarni Sudiro Sudiro Sugeri, Rauf Azhar Sutopo Patria Jati Sylviana Girsang, Elizabeth Taufik Muhtarom Tungga Dewi, Christin Hiyana Widjanarko, Bagus Wijaya, M. Indra Hadi Zahra, Anandalia Athaya Zahrasita Nur Indira Zahroh Shaluhiyah