Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

Profile of pre-service teachers’ computational thinking abilities based on gender Bettri Yustinaningrum; Nur Ainun Lubis
AXIOM : Jurnal Pendidikan dan Matematika Vol 15, No 1 (2026)
Publisher : State Islamic University of North Sumatra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30821/axiom.v15i1.28035

Abstract

Computational thinking is an essential competency for pre-service teachers to meet the challenges of the Fourth Industrial Revolution and Society 5.0. As future elementary school teachers, students enrolled in the Madrasah Ibtidaiyah Teacher Education Program (Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah/PGMI) need to develop computational thinking skills because they will be responsible for fostering students’ learning and problem-solving abilities. However, there is still a lack of in-depth qualitative studies examining the computational thinking processes of male and female pre-service teachers based on the computational thinking framework proposed by Jeannette Wing. Therefore, this study aimed to describe the computational thinking abilities of PGMI pre-service teachers from a gender perspective. This study employed a qualitative descriptive approach. Two participants, NS and DA, were selected through purposive sampling. Data were collected using the 2019 Bebras test, interview protocols, and observation sheets. The findings revealed that both participants demonstrated similar computational thinking abilities. In solving the two Bebras tasks, both participants successfully demonstrated all four computational thinking components, namely decomposition, pattern recognition, abstraction, and algorithmic thinking.
PENGARUH DISPOSISI MATEMATIS TERHADAP PEMBELAJARAN E-LEARNING PADA MAHASISWA TADRIS MATEMATIKA SEMESTER III IAIN TAKENGON Bettri Yustinaningrum
AXIOM : Jurnal Pendidikan dan Matematika Vol 10, No 1 (2021)
Publisher : State Islamic University of North Sumatra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30821/axiom.v10i1.8386

Abstract

Abstrak: Pembelajaran daring agar dapat berhasil diperlukan adanya ketertarikan mahasiswa yang tinggi dalam belajar matematika. Ketertarikan yang tinggi terhadap pembelajaran matematika disebut dengan disposisi matematis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adakah pengaruh disposisi matematis terhadap prestasi belajar e-learning mahasiswa Tadris Matematika (TMA) Semester III IAIN Takengon. Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa TMA IAIN Takengon. Sample dipilih dengan teknik purposive sampling yaitu mahasiswa TMA semester III. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian korelasi. Instrumen penelitian menggunakan tes dan non tes. Penelitian ini dianalisis menggunakan uji normalitas, uji linieritas, uji heteroskedastisitas, dan uji regresi linier sederhana. Berdasarkan pengujian regresi diketahui nilai sig = 0,003 < 0,05 yang berarti bahwa disposisi matematis memiliki pengaruh signifikan terhadap prestasi belajar e-learning. Selain itu diperoleh nilai R square = 0,848 menunjukan bahwa variabel disposisi matematis mempengaruhi variabel prestasi belajar e-learning sebesar 84,8% dan sebesar 16, 4% variabel prestasi belajar e-learning dipengaruhi faktor diluar disposisi matematis. Besarnya koefisien korelasi (R) adalah 0,921 yang artinya terdapat hubungan yang kuat antara disposisi matematis dengan prestasi belajar e-learning. Model regresinya adalah Y = -41,300 + 1,158 X. Hal ini menunjukkan bahwa disposisi matematis memiliki pengaruh yang signifikan terhadap prestasi belajar e-learning mahasiswa. Kata Kunci:Disposisi Matematis, Prestasi Belajar, E-Learning Abstract:Learning online in order to be successful requires high student interest in learning mathematics. High interest in learning mathematics is called a mathematical disposition. This study aims to determine whether there is an effect of mathematical disposition on e-learning learning achievement of Mathematics Tadris (TMA) III Semester students at IAIN Takengon. The population in this study were students of TMA IAIN Takengon. Samples were selected by purposive sampling technique and selected third semester TMA students. The approach used is a quantitative approach with the type of correlation research. The research instrument used tests and non-tests. This study was analyzed using the normality test, linearity test, heteroscedasticity test, and simple linear regression test. Based on regression testing, it is known that the value of sig = 0.003 <0.05, which means that mathematical disposition has a significant effect on e-learning achievement. In addition, the value of R square = 0.848 shows that the mathematical disposition variable affects the e-learning learning achievement variable by 84.8% and 16.4%, the e-learning learning achievement variable is influenced by factors outside of mathematical disposition. The magnitude of the correlation coefficient (R) is 0.921, which means that there is a strong relationship between mathematical disposition and e-learning achievement. The regression model is Y = -41,300 + X 1,158. This shows that mathematical disposition has a significant effect on student e-learning achievement. Keywords:Mathematical Disposition, Learning Achievement, E-Learning
Motivasi Belajar Matematika Mahasiswa PGSD dalam Pembelajaran Blended Learning Ema Butsi Prihastari; Bettri Yustinaningrum
MAJAMATH: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol. 5 No. 2 (2022): Vol. 5 No. 2 September 2022
Publisher : Prodi Pendidikan matematika Universitas Islam Majapahit (UNIM), Mojokerto, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36815/majamath.v5i2.2132

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan untuk mengetahui tingkat motivasi belajar mahasiswa PGSD UNISRI sebagai calon guru SD pada pembelajaran matematika pasca pandemic dengan menerapkan blended learning. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif dengan jumlah sampel sebanyak 55 mahasiswa dengan dominasi perempuan. Teknik pengumpulan data menggunakan angket motivasi belajar dengan penyebaran secara online, observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi hasil belajar mahasiswa semester genap Tahun Ajaran 2021/2022. Teknik analisis data dengan statistic deskriptif dan prosentase. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan bahwa motivasi belajar mahasiswa PGSD dalam pembelajaran matematika dengan blended learning pada pasca pandemic dominan pada kategori Cukup sebesar 78%. Kemudian, pada kategori Rendah sebanyak 20% dan kategori Tinggi hanya 2%. Skor tertinggi ada pada indicator: a) memiliki tanggungjawab terhadap tugasnya, b) melakukan tugas dengan sebaik-baiknya, c) menyelesaikan tugas dengan usahanya. sedangkan indicator yang lain ada dalam kategori Cukup. Dari hasil dapat diketahui bahwa motivasi belajar mahasiswa masih belum maksimal. Maka, diperlukan upaya-upaya untuk meningkatkan motivasi belajar mahasiswa dalam pembelajaran matematika khususnya menyiapkan calon guru Sekolah Dasar yang handal dan berkualitas.