Claim Missing Document
Check
Articles

PESAN DAKWAH SUNAN DRAJAT DALAM WEJANGAN CATUR PIWULANG: Analisis Semiotika Charles Sanders Pierce Ainur Rofiq; Abdur Rozaq
AN-NASHIHA Journal of Broadcasting and Islamic Communication Studies Vol. 3 No. 2 (2023): Oktober : Jurnal AN-NASHIHA: Journal of Broadcasting and Islamic Comunication S
Publisher : Institut Pesantren Sunan Drajat Lamongan, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55352/an-nashiha.v3i2.740

Abstract

Islam is a religion that calls on its followers to carry out da'wah through various methods, one of which is Sunan Drajat who preaches through the teachings of Catur Piwulang (four teachings). This discourse contains many preaching messages if examined further. Therefore, researchers want to know more deeply about the preaching contained in it by analyzing the preaching. This research aims to: Find out the results of the analysis of Catur Piwulang's discourse using Charles Sanders Pierce's Semiotic Theory, as well as to find out the da'wah message contained. This research uses descriptive qualitative research. The researcher uses Charles Sanders Pierce's semiotic analysis research approach to dissect the discourse of "Catur Piwulang" by Sunan Drajat. Semiotic analysis is used to see how the representament, object, interpretant are in this discourse, as well as to find out the preaching messages contained in it. The data collection techniques used in this research are observation and documentation. Based on the results of the analysis in the "Catur Piwulang" discourse, the researchers obtained the results, 1) The type of da'wah message contained in the "Catur Piwulang" discourse contains moral messages that teach related to human nature or behavior in life. 2) The results of the semiotic theory analysis of the discourse "Catur Piwulang" have the meaning of helping others.
STRATEGI PENYAMPAIAN PESAN DAKWAH PADA MEDIA SOSIAL: STUDI ANALISIS STRATEGI DAKWAH HUSEIN BASYAIBAN DI AKUN TIK TOK @KADAMSIDIK00 Ainur Rofiq; Aviatus Sholihah
AN-NASHIHA Journal of Broadcasting and Islamic Communication Studies Vol. 4 No. 1 (2024): April : Jurnal AN-NASHIHA: Journal of Broadcasting and Islamic Comunication Stu
Publisher : Institut Pesantren Sunan Drajat Lamongan, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55352/an-nashiha.v4i1.845

Abstract

The Da'wah message is the message that the da'i wants to convey to the mad'u which is an important element in da'wah activities. Various media can be used to carry out da'wah, such as Tik Tok. One of the platforms that is widely used by people today. One of them is Husain Basyaiban with the Tik Tok account @kadamsidik00, which discusses Islamic values ​​and da'wah messages packaged in a way that is easy to understand. This research uses qualitative research. Researchers used content analysis on the @kadamsidik00 account. These data are processed and analyzed to identify strategies for delivering da'wah messages and supporting and inhibiting factors that influence the effectiveness of the da'wah message strategies delivered. Based on the results of this research, it was found that the @kadamsidik00 account used various strategies in conveying da'wah messages on Tik Tok. One of them is the use of creative content that attracts attention, as well as the ability to follow popular trends on Tik Tok to maximize audience reach. Apart from that, interaction with followers through comments and responses is also an important part of this account's strategy. Researchers also found several significant supporting factors in the strategy of conveying da'wah messages on Tik Tok social media by the account @kadamsidik00. These factors include the ability to create creative and attention-grabbing content, adaptation to popular trends, active interaction with followers, and the popularity of accounts that can expand the reach of preaching messages. However, there are also inhibiting factors that need to be considered. Limits on the duration of content on Tik Tok, competition with other viral content, and the risk of the da'wah message being distorted can become obstacles in conveying the da'wah message effectively. Apart from that, the importance of understanding the target audience more precisely and the risk of exposure to negative content also needs to be considered.
SERVICE QUALITY AND IMPORTANCE PERFORMANCE ANALYSIS TO ACHIEVED SUSTAINABILITY TOURISM DEVELOPMENT ON MARINE PERFORMANCE TOURISM Endang Suprihatin; Ainur Rofiq
Santhet: (Jurnal Sejarah, Pendidikan Dan Humaniora) Vol 7 No 2 (2023): Santhet : Jurnal Sejarah, Pendidikan dan Humaniora
Publisher : Proram studi pendidikan Sejarah Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Universaitas PGRI Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36526/santhet.v7i2.3209

Abstract

Tujuan penelitian adalah untuk mencapai kepuasan pengunjung pada Industri jasa pariwisata bahari, yang menjadi sektor perhatian khusus dikembangankan dalam rangka untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi negara, upaya untuk menarik minat para turis agar datang mengunjungi destinasinya dengan menawarkan wisata keindahan laut yang masih alami sebagai kekuatan lokal dengan ciri khas pembeda yang tidak dimiliki oleh wilayah negara lainnya. Objek pantai cacalan berada di ujung Pulau Jawa Banyuwangi Indonesia, banyak fasilitas diantaranya pantai, sungai arena perahu kano dan arena berkuda harus ditingkatkan kualitas pelayanannya agar wisatawan terjaga keselamatannya sehinga menimbulkan perasaan aman dan bahagia saat berwistata. Berdasarkan pengembangan teori kepuasan pelanggan, service quality dan Importance Performance Analysis, perhitungan sampel berasal dari 16 indikator dimensi Servqual sebanyak 80 responden, hasil analisis servqual terdapat gap negatif pelanggan yang masih kurang puas yaitu yaitu petugas pantai tersebar di beberapa titik -0,125, Fasilitas perahu Kano aman untuk dinaiki -0,575, alat pelindung diri saat menaiki kuda -0,438, pantai dilengkapi dengan papan bicara yang disebar di seluruh pantai -0,363, petugas pantai mampu menjalin komunikasi yang baik -0,112, pantai menyediakan penitipan barang-0,537. Hasil analisis IPA yang perlu perbaikan adalah pada kuadran 1 diantaranya perlengkapan dan fasilitas di Pantai lengkap memadai, lokasi pantai mudah dijangkau, pelayanan petugas cafe Pantai cekatan dan ramah, petugas mengarahkan pengunjung ke tempat yang menjadi icon di pantai, petugas membantu pengunjung untuk menaiki perahu kano, hasil penelitian ini sangat bermanfaat bagi dinas pariwisata terkait maupun industri pengelola parisawisata untuk meningkatkan kepuasan wisatawannya dalam rangka mencapai tujuan wisata sustainability. Limittation penelitian adalah responden yang belum seragam atau homogen karena masih berasal dari wisatawan campuran yaitu wisatawan nusantara dan mancanegara, sehingga masih dibutuhkan penelitian lanjutan.
Pelaksanaan Wakaf Tanah Pondok Pesantren Nurul HuDa Peleyan Kapongan Situbondo Prespektif Kompilasi Hukum Islam Istiatul Atika; Ainur Rofiq
Al-Qawaid : Journal of Islamic Family Law Vol 1 No 1 Desember 2022
Publisher : Al-Qawaid Research Centre of the Department of Islamic Family Law

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52491/qowaid.v1i1.6

Abstract

Pelaksanaan wakaf tanah yang ada di Pondok Pesantren Nurul Huda tersebut yang pada awalnya tanah milik pribadi, untuk di mewakafkan tanah lalu orang tersebut bersilaturrahmi kepada pengasuh Habib Muhammad Taufiq bin Habib Mustofa Al-Jufri untuk memberi tahukan bahwasanya ingin mewakafkan tanahnya setelah pengasuh mengiyakan di proses melalui beberapa tanah seperti halnya melihat harta benda yang ingin di wakafka, mengumpulkan keluarga pewakif, meminta persetujuan dari keluarga serta melakukan Ikrar Wakaf di tempat tanah tersebut diwakafkan atau di kediaman Pengasuh Pondok Pesantren Nurul Huda. Namun disini Nazdir mengelola tanah tersebut yang awalnya tanah kosang di bangun menjadi musollah, asrama putri dan ada juga tanah yang di olah menjadi kebun serta persawasan.penulis menggunakan jenis empiris dan pendekatan sosiologi yuridis karena penulis mempunyai tujuan untuk mengetahui bagaimana pelaksanaan wakaf tanah yang ada di Pondok secara langsung yang ingin dicapai oleh penulis data yang valid. Untuk hasil pelaksanaan wakaf tanah yang berada di Pondok Pesantren Nurul Huda, dalam pelaksanaan wakaf tanah tersebut di fungsi wakaf yang sesuai dalam (KHI) pasal 215 yang di dalam mengatur tentang adanya wakaf, wakif, nazdir, benda wakaf dan pelaksanaan pejabat pembuat akta ikrar wakaf untuk fungsi dan manfaatkan yang sudah sesuai dalam (KHI) pasal 216 yang mengatur tentang fungsi wakaf, syarat wakaf, dalam (KHI) pasal 220 yang mengatur tentang kewajiban dan hak nazdir, pasal 223 (KHI) dimana memjelaskan tentang tata cara perwakafan dan pendaftaran tanah wakaf secara (KHI)sesuai dengan hukum. ada juga tanah wakaf yang tidak sesuaai dengan (KHI) tentang tata cara perwakafan dan pendaftaran wakaf.
Tinjauan Hukum Islam terhadap Praktik Qurban di Pondok Pesantren Nurul Huda Kapongan Situbondo Anil Hakimullah; Ainur Rofiq
Al-Qawaid : Journal of Islamic Family Law Vol 2 No 1 Desember 2023
Publisher : Al-Qawaid Research Centre of the Department of Islamic Family Law

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52491/qowaid.v2i1.92

Abstract

Islam adalah Agama yang sempurna yang mengatur seluruh aspek kehidupan manusia, baik hukum, akidah, ibadah, akhlak, dan muamalah. Qurban merupakan sejenis ibadah yang telah dilakukan oleh para Nabi dan Rasul sejak Nabi Adam as hingga Nabi Muhammad Saw. Qabil dan Habil dua orang anak laik-laki nabi Adam as diperintahkan oleh Allah SWT supaya menyembelih kurban. Oleh karena itu, berkurban sangat dianjurkan dalam Islam. Namun saat ini, banyak praktik qurban yang diterapkan oleh banyak kalangan masyarakat dan lembaga-lembaga keislamanan, organisasi masyarakat (ormas), dan pondok pesantren yang menagani tentang permaslahan qurban dari sumber hewan qurban. Fokus Penelitian ini mencakup praktik qurban di Pondok Pesantren Nurul Huda Kapongan Situbondo serta tinjauan hukum berkaitan dengan praktiknya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini penelitian lapangan (field reseach), dengan menggunakan dua jenis sumber data, yaitu data primer dan sekunder. Pengumpulan data yang dilakukan dengan cara observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik qurban di Pondok pesantren Nurul Huda Kapongan Situbondo dalam rangka penyelenggaraan ibadah qurban, terdapat banyak tugas yang harus dijalankan oleh panitia qurban. Tugas ini tidak hanya mencakup waktu penyembelihan, tetapi juga persiapan sebelumnya. Panitia qurban harus menerima hewan qurban yang diantarkan ke pondok pesantren, memberikan kalung nama pada hewan qurban untuk menghindari kesalahan, terutama saat qurban dan aqiqah dilakukan bersama. Selain itu, panitia qurban harus menyediakan tempat penampungan sementara bagi hewan qurban dan menjaga kesehatannya hingga saat penyembelihan. Panitia Qurban juga harus menyediakan tempat untuk proses penyembelihan hewan qurban. Terakhir, panitia juga terlibat dalam pembagian daging hewan qurban kepada pihak yang berhak menerima hewan qurban.
Pandangan Pengasuh Pondok Pesantren terhadap Pemahaman Nusyuz Suami dan Istri: Studi Kasus Pondok Pesantren Di Wilayah Kecamatan Botolinggo Kabupaten Bondowoso Ananta, Luluk; Ainur Rofiq
Al-Qawaid : Journal of Islamic Family Law Vol 1 No 2 Juli 2023
Publisher : Al-Qawaid Research Centre of the Department of Islamic Family Law

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52491/qowaid.v1i2.93

Abstract

Pertikaian dalam hubungan rumah tangga merupakan hal lumrah terjadi, jika di tinjau leih lanjut dapat menjadi sebuah jembatan historisitas antar pasangan yang menyebabkan semakin erat-nya sebuah hubungan atau melonggar. Pertikaian tersebut dapat berupa perkara nusyuz yang terjadi antar pasangan. Bagaimana dunia ketahui bahwasanya dalam Islam terdapat berbagai macam solusi, solusi mengenai nusyuz-pun juga mempunyai solusi yang ditawarkan. Berbagai macam pandangan mengenai nusyuz banyak bertebaran di berbagai macam media, lantas bagaimana pandangan pengasuh pondok pesantren mengenai permasalahan nusyuz tersebut. Penelitian ini mencoba untuk membahas nusyuz dari sudut pandang pengasuh pondok pesantren dengan mengambil sample beberapa pengasuh pondok pesantren yang ada Kecamatan Botolinggo kabupaten Bondowoso. Jenis penelitian yang digunakan oleh peneliti dalam penelitian ini mengenai pandangan pengasuh pondok pesantren terhadap pemahaman nusyus suami dan istri, yaitu menggunakan jenis penelitian empiris. Sedangkan pendekatan yang dilakukan oleh peneliti dalam melakukan penelitian ini menggunakan metode pendekatan yuridis sosiologis. Penelitian ini menyatakn bahwa terjadinya perilaku nusyuz antara suami dan istri di wilayah di Kecamatan Botolinggo secara garis besarnya dikarenakan 4 (empat) penyebab. Pertama,Ketidak siapan dalam menjalin bahtera rumah tangga.Kedua, Kurangnya kesadaran dalm menjalankan ilmu syari;at. Ketiga, Kebutuhan ekonomi istri dan keluarga tidak terpenuhi secara syari;at. Keempat, Salah satu dari pasutri tersebut melakukan hubungan terlarang / perselingkuhan. Perilaku nusyuz itu di klasifikasikan sebagai pembangkangan, ketidak patuhan, Perselisihan, percekcokan yang dilakukan oleh istri terhadap suami atau sebaliknya suami terhadap istri dan buruknya akhlaq (su’il khuluq). Kata kunci: Nusyuz, Pendangan Pengasuh pondok pesantren
PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP ANAK PERSPEKTIF UNDANG - UNDANG NO 23 TAHUN 2002 JO UNDANG-UNDANG NO 35 TAHUN 2014 TENTANG PERLINDUNGAN ANAK Dwi Dasa Suryantoro; Ainur Rofiq
Al-Qawaid : Journal of Islamic Family Law Vol 2 No 2 Juli 2024
Publisher : Al-Qawaid Research Centre of the Department of Islamic Family Law

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52491/qowaid.vi.116

Abstract

Perlindungan anak adalah segala kegiatan untuk mejamin dan melindungi anak serta hak-haknya agar dapat hidup, tumbuh, berkembang berpastisipasi secara optimal sesuai dengan harkat dan martabat kemanusiaan serta meSndapat perlindungan dari diskriminasi. Namun dalam perkembangannya, banyak anak-anak yang menjadi korban kekerasan ekploitasi, dan penganiayaan, baik di rumah, sekolah, madrasah, maupun dipesantren. Sehingga, banyak anak yang tidak lagi merasa aman dan belajar karena selalu berada dalam tekanan dan ancaman. Dalam upaya memberikan perlindungan anak dan untuk mengurangi kekerasan terhadap anak, maka dibtuhkan payung hukum yakni dengan adanya Undang Nomor 23 Tahun 2002 jo Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 atas perubahan Undang- Tentang Perlindungan Anak di Indonesia bertujuan untuk menjamin hak-hak anak dan menjamin kesejahteraannya.
THE ROLE OF TRANSACTIONAL LEADERSHIP STYLE IN ENHANCING EMPLOYEE WORK MOTIVATION: A CASE STUDY OF EMPLOYEES IN THE KUR BUSINESS UNIT AT PT BANK X KC PROBOLINGGO Ony Ratri Suradinata Mandala; Achmad Sudiro; Ainur Rofiq
International Journal of Economic, Business, Accounting, Agriculture Management and Sharia Administration (IJEBAS) Vol. 4 No. 1 (2024): February
Publisher : CV. Radja Publika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54443/ijebas.v4i1.1415

Abstract

The primary objective of this research is to uncover and understand the role of the transactional leadership style and to determine the outcomes of implementing the transactional leadership style by the leader of PT Bank X Branch Probolinggo in enhancing employee work motivation. This study employs a qualitative approach with a case study method. Data were obtained through interviews with employees in the KUR business unit of PT. Bank X Branch Probolinggo. Data collection techniques include observation, interviews, and documentation. Data analysis utilizes the Miles and Huberman model. The findings of this research indicate (1) The implementation of the transactional leadership style in this study has proven to motivate employees by the leader of PT Bank X Branch Probolinggo, namely through contingent rewards, (2) The implementation of the transactional leadership style in improving employee performance is effective, as evidenced by active management by exception and passive management by exception.
PENINGKATAN EKONOMI MASYARAKAT DI TENGAH PANDEMI COVID 19 MELALUI HOME INDUSTRI DENGAN MEMANFAATKAN KAIN PERCA DI DESA KRANJI PACIRAN LAMONGAN Muslih; Abd Hadi; Ahmad Afan Zaini; Ainur rofiq
Keris: Journal of Community Engagement Vol. 1 No. 1 (2021): Juni : KERIS : Journal of Community Engagement
Publisher : Institut Pesantren Sunan Drajat Lamongan, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55352/keris.v1i1.55

Abstract

Maksimalisasi sebuah aset yang dimiliki oleh suatu desa, merupakan sebuah hal yang masih jarang dilakukan. Oleh karena itu pendampingan ini dilakukan dalam upaya untuk menjadikan potensi yang ada di suatu daerah lebih maksimal, dari benda yang dianggap sudah tidak bermanfaat menjadi benda yang lebih bernilai ekonomis. Sehingga potensi tersebut bisa menjadikan masyarakat sekitarnya menjadi lebih mapan dan sejahtera secara ekonomi. Pendampingan penyadagunaan aset ini dilakukan dengan pendekatan ABCD (Asset Base Community Development) dengan beberapa tahapan antara lain: Preparing; Discovery; Dream; Define; Design; dan Destiny. Adapun langkah-langkah yang dilakukan dalam upaya meningkatkan ekonomi masyarakat Desa Kranji Kecamatan Paciran Kabupaten Lamongan melalui Home industri dengan aset kain Perca, yaitu: kegiatan sosialisasi dan koordinasi; kegiatan wawancara; membentuk forum diskusi; pendampingan produksi; pendampingan pemasaran/marketing; dan pendampingan pemodalan. Hasil produk dari bahan kain Perca sangat bermacam-macam. Misalnya: kotak spidol; kotak pensil; keset; aneka hiasan dan media pembelajaran. Dengan program dampingan ini, diharapkan masyarakat akan selalu tergerak untuk lebih berinovasi memanfaatkan peluang dan aset lokal yang dimiliki sehingga ada sumbangsih ekonomi bagi masyarakat demi masa depan yang lebih sejahtera.
PENDAMPINGAN PENGELOLAAN SUMBER BELAJAR DI ASRAMA PUTRI PONDOK PESANTREN SUNAN DRAJAT LAMONGAN Pusvyta Sari; Ainur Rofiq; Sutopo
Keris: Journal of Community Engagement Vol. 1 No. 1 (2021): Juni : KERIS : Journal of Community Engagement
Publisher : Institut Pesantren Sunan Drajat Lamongan, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55352/keris.v1i1.60

Abstract

Pengelolaan sumber belajar penting dilakukan. Pengelolaan sumber belajar yang baik dapat membantu pembelajar untuk menggunakan sumber belajar dengan mudah dan mencapai tujuan belajarnya. Artikel ini menjelaskan proses pendampingan komunitas pengurus asrama dalam mengelola sumber belajar di Asrama Putri Pesantren Sunan Drajat Lamongan. Di pesantren ini tersedia perpustakaan dan mengizinkan mahasiswa menggunakan gadget dalam waktu terbatas. Pengelolaan sumber belajar dapat membantu mereka menggunakan sumber belajar digital dan non- digital secara efektif. Pendampingan ini menggunakan pendekatan Asset- Based Community Development (ABCD). Kegiatan pendampingan meliputi: komunikasi awal, identifikasi mimpi, merancang langkah, menentukan tujuan dan implementasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa identifikasi aset mendorong anggota komunitas menyadari kekuatan aset. Mereka punya mimpi. Mereka dapat membuat rencana dan merancang prosedur untuk mencapainya. Mereka menetapkan tujuan dan mulai memberdayakan komunitas. Mereka siap menjadi fasilitator dan motivator sebaya untuk mengoptimalkan pengelolaan sumber belajar di pesantren. Pendampingan ini bisa menjadi kegiatan pengembangan berkelanjutan dan melibatkan lebih banyak anggota komunitas.