Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

ANALISIS JASA EKOLOGI EKOSISTEM MANGROVE DI DESA RANDUSANGA KULON Adzimi Anjaana, Fadhlikal; Zuhry, Noor; Alamsyah, Heru Kurniawan
Journal Sains dan Teknologi Budidaya Perairan (SINTASAN) Vol 3 No 2 (2025): Volume 3 No.2 2025
Publisher : Universitas Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24905/sintasan.v3i2.53

Abstract

Ekosistem mangrove di Desa Randusanga Kulon, Kabupaten Brebes, memiliki peran penting dalam menyediakan berbagai jasa ekologis, ekonomis, dan sosial bagi masyarakat pesisir. Namun, degradasi akibat alih fungsi lahan dan eksploitasi berlebihan mengancam kelestariannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis jasa ekosistem mangrove yang tersedia serta menganalisis keterkaitan antara kapasitas (supply) dan permintaan (demand) jasa ekosistem tersebut. Metode yang digunakan adalah studi kasus dengan pendekatan kualitatif melalui observasi, wawancara mendalam, dan kuesioner. Data dianalisis menggunakan matriks evaluasi jasa ekosistem yang meliputi matriks kapasitas, permintaan, dan ketersediaan (budget). Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekosistem mangrove menyediakan 16 jenis jasa yang terbagi dalam empat kategori: penyedia, pengaturan, budaya, dan pendukung. Terdapat ketidakseimbangan antara kapasitas dan permintaan, khususnya pada jasa pengaturan seperti pencegahan intrusi air laut dan penahan gelombang yang mengalami defisit. Kesimpulannya, meskipun mangrove memiliki kapasitas tinggi dalam menyediakan jasa ekosistem, diperlukan pengelolaan yang bijaksana dan berkelanjutan untuk menjaga keseimbangan ekologis serta meningkatkan manfaat bagi masyarakat.
Marketing and fish processing strategies of sari ulam micro, small, and medium enterprise (MSME) in Tegal City Azzahra, Salma Faridhatul Asma Nadia; Mulyani, Sri; Alamsyah, Heru Kurniawan
Jurnal Perikanan Terpadu Vol 6, No 2 (2025): Jurnal Perikanan Terpadu Volume 6 Nomor 2
Publisher : Universitas Teuku Umar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35308/jpterpadu.v6i2.13286

Abstract

This study aims to analyze the strengths, weaknesses, opportunities, and threats (SWOT) factors, formulate business development strategies, and determine strategic priorities for the Sari Ulam MSME in Tegal City, a producer of local fish-based products. The research employs a descriptive quantitative method utilizing SWOT analysis and the Quantitative Strategic Planning Matrix (QSPM). Data were collected through observation, interviews, and documentation to construct IFAS, EFAS, TOWS, and QSPM matrices. The analysis reveals that Sari Ulam MSME faces constraints in production capacity, suboptimal digital promotion, and conventional human resource and financial management. Conversely, significant opportunities arise from increasing public interest in healthy food, enhanced access to digital markets, and government support. The IFAS score of 2.55 indicates a relatively balanced internal condition, while the EFAS score of 2.60 suggests that external factors are more influential. The priority strategy derived from the QSPM analysis emphasizes maintaining internal strengths while optimizing performance to enhance competitiveness and promote sustainable business development. Although limited to a single case study, these findings serve as a strategic reference for similar MSMEs. Furthermore, this study contributes to the strategic modeling of fish-processing MSMEs in coastal areas while supporting food security and regional economic growth
IMAGE PROCESSING METHOD TO DETECT THE POSITION OF VANNAMEI SHRIMP IN MUDDY WATERS Waryanto, Waryanto; Setiawan, Joga Dharma; Arianto, Mochammad; Sedayu, Bakti Berlyanto; Hartanti, Ninik Umi; Suyono, Suyono; Dina, Karina Farkha; Alamsyah, Heru Kurniawan; Aziz, Hozin; Taukhid, Imam; Supriyanto, Supriyanto; Zulkarnain, Riza; Siregar, Zaenal Arifin
Indonesian Aquaculture Journal Vol 20, No 2 (2025): (December, 2025)
Publisher : Agency for Marine and Fisheries Extension and Human Resources

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15578/iaj.20.2.2025.145-156

Abstract

One way to help the feeding process vannamei shrimp in ponds that have cloudy surface using constructed with a size of 50 × 50 × 18 cm with a water height in the pond of 7 cm from bottom, where the data in the form of images was obtained from data collection 25 times using a camera is placed at a height of 52 cm above the water surface. The pond’s entire surface was captured with one click of the camera. The number of vannamei shrimp used in this study was 7. The method used for data processing is thresholding, in which the threshold value is generated using a histogram-based technique from the image data. This method is employed to distinguish shrimp from non-shrimp regions in the image. From this study, a vannamei shrimp detection technique was developed, producing results in the form of a script that distinguishes vannamei shrimp objects from non-vannamei shrimp. The detection accuracy achieved using the thresholding method in this study is 94.28%. The positions of the shrimp were produced in the form of coordinates as a step to success according to the objectives of this study, which were able to detect positions, in order to help facilitate the process of feeding in ponds. This detection technique could be developed for application on full-scale ponds, utilizing cameras mounted on drones as a tool for detecting vannamei shrimp positions in cloudy pond water. This technology may be adapted to allow targeted feeding of shrimp in ponds, thus maximizing food consumption and minimizing food wastage.
Manajemen penanganan hasil tangkapan pada kapal pukat cincin mini di perairan Laut Jawa : Management of catch handling on mini purse seine vessels in the Java Sea Irawan, Andi; Misuari, Muhammad Nur; Alamsyah, Heru Kurniawan; Rahmansyah, Fachrurizal Devlyn; Robet Perangin
JURNAL ILMU DAN TEKNOLOGI PERIKANAN TANGKAP Vol. 10 No. 2 (2025): Juli - Desember
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35800/jitpt.10.2.2025.64642

Abstract

Fish caught on board must be processed carefully to ensure their quality meets desired standards. Proper handling of the catch is a crucial factor affecting the freshness and quality of fish. Conversely, poor handling may result in low catch quality. This study aims to analyze the suitability of handling and storage techniques using the bulking method, catch composition, and the compliance level of fishermen in handling fish catches on board, based on Minister of Marine Affairs and Fisheries Regulation No. 7 Article 6 of 2019, in the Central Java Sea. Data were collected throught direct observation on the KM Sinar Mandiri purse seine vessel and analyzed descriptively. The catch composition on KM Sinar Mandiri consisted mainly of Decapterus sp. 49%, followed by Euthynnus affinis 41%, Parastromateus niger 6%, and Loligo sp 4%. Observations showed that handling practies on KM Sinar Mandiri did not fully comly with Permen KP No. 7/2019 Article 6. Deficiencies included the absence of a special storage area for chemicals, cleaning and packaging materials, the use of ice not meeting hygine standars, and no pest identification program. As a result, the compliance level in handling fish catches was only 57%.
Peremajaan Habitat Buatan Untuk Kerang Hijau Di Kelurahan Panggung Kota Tegal Mulyani, Sri; Alamsyah, Heru Kurniawan
Jurnal Pengabdian Masyarakat Progresif Humanis Brainstorming Vol 9, No 1 (2026): Jurnal Abdimas PHB : Jurnal Pengabdian Masyarakat Progresif Humanis Brainstormin
Publisher : Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/japhb.v9i1.9918

Abstract

dikelola oleh Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) masih stagnant , sehingga perlu dilakukan peremajaan habitat buatan kerang hijau yang ada di kawasan tersebut. Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah 1) meningkatkan hasil panen atau produktifitas kerang hijau pada habitat buatan di kawasan pantai Pantai Pulo Komodo Kota Tegal serta, 2)Meningkatkan kesadaran masyarakat Pantai Pulu Komodo dalam pemeliharaan habitat buatan kerang hijau.  Metode kegiatan pengabdian adalah observasi langsung,  Bentuk pelaksanaan kegiatan pengabdian 1) sosialisasi pemeliharaan habitat buatan  serta 2) pelaksanaan peremajaan. Sosialisasi tentang pemeliharaan habitat buatan diberikan kepada mitra selain itu bersama dengan tim pengabdian, mitra melakukan peremajaan habitat buatan dengan jalan membuat rangka beton  serta mengganti tali gantung yang putus.Hasil kegiatan pengabdian menunjukkan adanya peningkatan hasil tangkapan kerang hijau.  Yang semula setiap minggu diperoleh antara 60 kg sampai dengan 70 kg , setelah dilakukan peremajaan dengan menambahkan tali gantung dan pemancangan tonggak baru, hasilnya meningkat sampai 100 kg  setiap minggunya. Berdampak pada peningkatan  pendapatan dari panen kerang hijau meningkat.
Penguatan Kapasitas Nelayan Melalui Pelatihan Penentuan Zona Tangkap dan Konservasi Laut di Pantai Komodo Alamsyah, Heru Kurniawan; Mulyani, Sri; Salsabilla, Nadya Shafira
Jurnal Pengabdian Masyarakat Progresif Humanis Brainstorming Vol 9, No 1 (2026): Jurnal Abdimas PHB : Jurnal Pengabdian Masyarakat Progresif Humanis Brainstormin
Publisher : Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/japhb.v9i1.9771

Abstract

Pantai Komodo dikembangkan sebagai kawasan eduminawisata melalui berbagai kegiatan edukatif dan pemberdayaan masyarakat pesisir yang mengintegrasikan sektor perikanan, konservasi, dan pariwisata. Namun, dalam proses pengembangannya masih dijumpai sejumlah permasalahan, terutama keterbatasan pengetahuan dan keterampilan nelayan dalam pengelolaan sumber daya, pemanfaatan teknologi, serta pengembangan usaha bernilai tambah. Kondisi tersebut berpotensi menghambat optimalisasi potensi kawasan, sehingga diperlukan kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang terarah dan berkelanjutan sebagai upaya peningkatan kapasitas, kemandirian, dan kesejahteraan masyarakat pesisir. Tujuan kegiatan Penguatan Kapasitas Nelayan Melalui Pelatihan Penentuan Zona Tangkap dan Konservasi Laut di Pantai Komodo adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan nelayan dalam menentukan zona tangkap yang tepat dan efisien berbasis teknologi, sekaligus menumbuhkan pemahaman tentang pentingnya konservasi laut. Kegiatan pengabdian masyarakat dilakukan dengan metode partisipatif melalui survei pendahuluan, koordinasi dengan pemangku kepentingan, sosialisasi, pendampingan, implementasi teknologi sederhana, serta monitoring dan evaluasi. Selama pelaksanaan  program ini meningkatkan keterampilan nelayan dalam penentuan zona tangkap berbasis GPS, memberdayakan ibu-ibu nelayan melalui produksi olahan hasil laut bernilai tambah, membangun substrat budidaya kerang hijau dan rumah semai mangrove, serta menghadirkan aplikasi Smart Fisheries Economy, yang berdampak pada efisiensi produksi, diversifikasi usaha pesisir, pemberdayaan perempuan, dan penguatan branding Eduminawisata Pantai Komodo. Mitra utama yaitu Kelompok Usaha Bersama (KUB Gulamah), Pokdarwis, dan Pokwasmas berperan aktif dalam pelaksanaan program sehingga terbentuk sinergi antara konservasi, pemanfaatan perikanan tangkap, dan pengembangan ekowisata berbasis literasi kelautan. Hasil pre-test dan post-test menunjukkan kenaikan rata-rata nilai dari 56,37 menjadi 58,18, atau meningkat 1,81 poin. Sebanyak 6 peserta mengalami peningkatan, 3 tetap, dan 2 menurun. Secara umum, kegiatan memberikan dampak positif, meskipun peningkatannya masih tergolong moderat dan perlu penguatan materi lanjutan. 
POLICY ANALYSIS OF SEAWEED FARMING DEVELOPMENT (Eucheuma cottonii) IN WAKATOBI: ANALISIS KEBIJAKAN PENGEMBANGAN BUDIDAYA RUMPUT LAUT (Eucheuma cottonii) di WAKATOBI Sutaman, Sutaman; Fithor, Alin; Alamsyah, Heru Kurniawan; Kusnandar, Kusnandar
Jurnal Teknologi Perikanan dan Kelautan Vol. 17 No. 1 (2026): FEBRUARY 2026
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, IPB University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24319/jtpk.17.104-113

Abstract

Seaweed is an important commodity with high economic value and significant benefits for human life. Besides being a food ingredient, seaweed is also a raw material for the pharmaceutical, cosmetics, and other industries, thereby increasing demand for it both domestically and for export. In 2021, Indonesia's export volume was 225,000 tons, while China's, Indonesia's main competitor, was 148,306.9 tons. Indonesia is the second-largest seaweed exporter after China, with HS codes 121221 (for human consumption) and 121229 (for industrial use). The purpose of this study was to analyze the policy for the development of seaweed (Eucheuma cottonii) farming in the Wakatobi conservation area. Data used in this study were collected through structured interviews, direct observations of seaweed farming activities and the surrounding environment, and the farming community. The method used in this study was a SWOT analysis. The results of this study explain that seaweed farming in Wakatobi is profitable but still requires significant support from various parties.