Claim Missing Document
Check
Articles

Found 31 Documents
Search

The Effectiveness of Implementing Daily Journaling on The Anxiety of Mother Children With Hemophilia Puswati, Desti; Rahmadini, Irena; Nita, Yureya; Devita, Yeni; Alfianur, Alfianur
Jurnal Keperawatan Priority Vol. 7 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Prima Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34012/jukep.v7i1.4533

Abstract

The anxiety of mothers who have children with hemophilia can be overcome in various ways, including daily journal writing therapy. The research aims to determine the effectiveness of implementing a daily journal in reducing the anxiety of mothers who have children with hemophilia at HMHI Riau: quantitative research type, quasi-experimental design, one group pre-test post-test—carried out the research from January to June 2023. Samples were taken using a total population technique of 25 respondents. The research instrument used the HARS (Hamilton et al.), which consists of 14 items. This research has passed ethical test no. 067/STIKES PN/KEPK/V/2023. Before the intervention, respondents filled out personal and anxiety data questionnaires. Then, respondents were given a notebook to write down what they felt every day, and their anxiety level was measured again. The research results showed that the average level of maternal anxiety decreased by (7.56%) before the intervention (27.00) and after the intervention (19.44), p-value 0.000 < 0.05. So, H0 was rejected, which means that the daily journal is effective in reducing the anxiety level of mothers who have hemophilic children at HMHI Riau. The research results showed that the majority of respondents had the same anxiety both before and after the intervention, namely feeling afraid about their thoughts about their children; they are worried that their child will experience injury or bleeding during their daily activities. It recommended that future researchers create a digital program to overcome anxiety in mothers with hemophilia.
Analysis of Factors Related to The Mental Status of Elderly Devita, Yeni; Nita, Yureya; Dwiguna, Stephanie; Puswati, Desti; Saputra, Rahmat; Alfianur, Alfianur
Jurnal Keperawatan Priority Vol. 7 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Prima Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34012/jukep.v7i1.4550

Abstract

Mental health problems can have a significant impact on elderly. Some things related to mental disorders, such as depression and dementia in elderly, are caused by several factors, including elderly independence, family support, work, health or diseases suffered by elderly, and environment. This study aimed to determine the aspects related to the mental status of older people. This type of research is quantitative research. The population in this study is all elderly who are in the working area of UPT Puskesmas Bangko Jaya. The sampling technique uses probability sampling with a simple random sampling approach with 96 elderly samples. The analysis used is a bivariate analysis using the Chi-Square statistical test. The results showed that there was a correlation between the independence of elderly and the mental status of elderly (p-value = 0.026 < α = 0.05), There was a correlation between family support and the mental status of elderly (p-value = 0.014 < α = 0.05), There was a correlation between the history of illness and the mental status of elderly (p-value = 0.000 < α = 0.05) and There was a correlation between the elderly environment and the mental status of elderly (p-value = 0.037 < α = 0.05). The nursing profession was expected to provide advocacy and assistance to health workers in primary care, especially nursing, to improve the mental status of elderly.
Pengobatan tradisional pada masyarakat tidung kota Tarakan: study kualitatif kearifan lokal bidang kesehatan Lesmana, Hendy; Alfianur, Alfianur; Utami, Putri Ayu; Retnowati, Yuni; Darni, Darni
MEDISAINS Vol 16, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/medisains.v16i1.2161

Abstract

Latar Belakang: Kearifan lokal bidang kesehatan merupakan suatu keunggulan dari bangsa Indonesia yang setiap etnis yang ada memiliki kebudayaan yang berbeda-beda dan kearifan lokal yang berbeda pula, hal ini disebabkan oleh sumber daya alam, hewani dan nabati yang tumbuh di setiap daerah berbeda. Kearifan lokal masyarakat tidung bidang kesehatan telah ada turun temurun yang berasal dari nenek moyang dengan menggunakan bahan-bahan alam yang ada di Pulau Kalimantan.Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kearifan lokal bidang kesehatan khususnya pengobatan tradisional pada masyarakat tidung yang ada di Kota Tarakan.Metode: Desain penelitian menggunakan pendekatan penelitian kualitatif dengan rancangan penelitian kualitatif deskriptif. Populasi pada pasien dewasa yang masih menggunakan pengobatan tradisional sebagai alternative pengeobatan penyakit. Tehnik sampling yang digunakan dalam penelitian ini adalah pengambilan sampel secara porposive sampling, didasarkan pada suatu pertimbangan dimana partisipan sebagai penggiat/pengobat tradisional yang mengetahui tentang kearifan lokal bidang kesehatan yang berlaku di masyarakat tidung Kota Tarakan. Jumlah sampel yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 7 partisipan. Teknik pengambilan data secara In-depth interviewHasil: Penelitian menunjukan kearifan lokal masyarakat tidung di bidang kesehatan khususnya pengobatan tradisional pada pasien dewasa, menggunakan 3 pendekatan untuk mengatasi masalah kesehatan yang dialami nya, yakni; menggunakan pendekatan tindakan/herbal/ramuan, pendekatan doa/baca-baca (supranatural) dan pendekatan gabungan dua metode tersebut. Masyarakat tidung masih aktif menggunakan pendekatan pengobatan tersebut dan ketika tidak berhasil mengatasi masalah kesehatannya maka mereka akan meminta bantuan tenaga kesehatanKesimpulan: Kearifan lokal bidang kesehatan khususnya pengobatan tradisional pada pasien dewasa yang ada di masyarakat tidung Kota Tarakan berupa tindakan/keterampilan adalah Pijat/urut yang menggunakan bahan atau ramuan alami dengan menggunakan tehnik pijat tertentu. Masih dijumpai kearifan lokal bidang kesehatan pada pasien dewasa yang ada di masyarakat tidung Kota Tarakan berupa bacaan/mantra atau doa sesuai syariat islam dengan mengkobinasikan bahan atau ramuan yang disertai jampi-jampi atau doa diyakini dapat menyembuhkan penyakit atau cedera
Edukasi Tentang ASI Ekslusif Terhadap Tingkat Pengetahuan Dan Sikap Ibu Hamil Sebagai Upaya Pencegahan Stunting Yusnia, Yusnia; Zulfia, Rahmatuz; Alfianur, Alfianur; Sulidah, Sulidah; Handayani, Fitriya; Pujianto, Ahmat
Journal of Borneo Holistic Health Vol 7, No 2 (2024): JOURNAL OF BORNEO HOLISTIC HEALTH
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/borticalth.v7i2.5057

Abstract

Stunting adalah masalah kurang gizi kronis yang disebabkan oleh asupan gizi yang kurang dalam waktu cukup lama akibat pemberian makanan yang tidak sesuai dengan kebutuhan gizi. Salah satu penyebab stunting pada balita yaitu pemberian ASI eksklusif yang tidak diberikan selama 6 bulan karena ASI sangat dibutuhkan dalam masa pertumbuhan bayi agar kebutuhan gizinya tercukupi. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh edukasi tentang ASI ekslusif terhadap tingkat pengetahuan dan sikap ibu hamil sebagai upaya dalam pencegahan stunting di Posyandu Sumber Kasih Kelurahan Tanjung Selor Hilir. Penelitian ini berbentuk penyuluhan edukasi tentang ASI ekslusif menggunakan rancangan pra experimental dengan desain one group pre-test dan post-test. Pengumpulan data menggunakan kuesioner pengetahuan sebanyak 15 soal dan sikap sebanyak 5 soal. Hasil uji Wilcoxon dari 20 responden didapatkan rata-rata tingkat pengetahuan post test (2,90) lebih tinggi dari pada nilai rata-rata pre test (1,30) dengan nilai p value 0,000 atau p 0,005 dan nilai rata-rata sikap post test (14,85) lebih tinggi dari nilai rata-rata pre test (8,85) dengan nilai p value 0,077 atau p 0,005. Hasil analisis menggunakan uji Wilcoxon didapatkan signifikasi p = 0.000 atau p0.005. Terdapat pengaruh mengenai edukasi ASI ekslusif terhadap tingkat pengetahuan ibu hamil sebagai upaya pencegahan stunting. Peneliti selanjutnya dapat mengembangkan isi dari kuesioner penelitian dan menambah jumlah sampel yang digunakan agar lebih bervariasi, sehingga peningkatan nilai pengetahuan dan kesiapan ibu hamil mengenai ASI ekslusif dapat lebih signifikan.
Penerapan Budaya Senyum, Sapa, Salam, Sopan, dan Santun (5s) terhadap Kepuasan Pasien Irwansyah, Irwansyah; Lesmana, Hendy; Handayani, Fitriya; Ose, Maria Imaculata; Alfianur, Alfianur
Malahayati Nursing Journal Vol 6, No 12 (2024): Volume 6 Nomor 12 (2024)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v6i12.15188

Abstract

ABSTRACT The implementation of cultural 5S (Smile, Respect, Greeting, Courtesy, and Manner) of excellent service in hospital becomes compulsory aspect to be implemented. It can change the perspectives of patients toward medical workers. Therefore, they would not have a negative view of hospital employees or medical workers. Hospital or Rumah Sakit (RS) Pertamina Tarakan is one of public hospitals with class C and has been socialized the cultural 5S of excellent service given to patients and service users since in 2018. According to the data of public relation department of this hospital in the period in January to May 2022 reported that there were 18 complaints coming from patients, for instances nurses were less friendly and less of cultural implementation of smile, respect, greeting, courtesy, and manner when the service took place. The purpose of this study was to know the implementation of cultural 5S in RS Pertamina Tarakan and to analyze the relationship between cultural 58 and patients' satisfaction of excellent service in RS Pertamina Tarakan. The design of this study was quantitative using a cross- sectional approach. The sample was 86 respondents. The independent variable was the implementation of cultural 58 and the dependent variable was patients' satisfaction. The data were analyzed by using chi square test. The finding of this study showed that there was significant relationship between the implementation of cultural 5S and patients' satisfaction. It indicates that RS Pertamina Tarakan should preserve and increase the implementation of cultural 5S to nurses and medical workers in order to give excellent service to patients. Keywords: Satisfaction, Implementation of Cultural Smile, Respect, Greeting, Courtesy, and Manner  ABSTRAK  Penerapan 5S dalam pelayanan Rumah Sakit menjadi aspek yang wajib di implementasikan, dengan menerapkan budaya 5S, bisa mengubah cara pandang pasien terhadap tenaga medis agar mereka tidak memandang negatif apa yang dilakukan oleh karyawan rumah sakit atau tenaga medis yang ada. Rumah sakit pertamina Tarakan merupakan salah satu rumah sakit umum tipe C di kota Tarakan, sejak tahun 2018  sudah mensosialisasikan budaya 5S dalam pelayanan yang di berikan kepada seluruh pasien yang berobat dan menggunakan jasa rumah sakit Pertamina Tarakan, data Humas tahun 2022 periode januari sampai dengan mei, terdapat ada 18 komplain tentang pelayanan yang di rasakan oleh sejumlah pasien, keluhan tentang beberapa tenaga perawat yang kurang ramah dalam memberikan pelayanan, kurang nya penerapan budaya senyum, sapa, salam, sopan dan santun pada saat melakukan pelayanan. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui penerapan budaya 5S di RS Pertamina Tarakan, dan menganalisa hubungan budaya 5S terhadap kepuasan pasien di layanan Rumah Sakit Pertamina Tarakan. Desain penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Jumlah sampel sebanyak 86 responden, variabel independen penelitian yaitu penerapan budaya 5S dan variabel dependen kepuasan pasien, analisa perhitungan dengan uji chi square. Hasil dari penelitian terdapat hubungan yang signifikan antara penerapan 5S perawat dengan kepuasan pasien, dengan demikian RS Pertamina Tarakan tetap harus mempertahankan dan justru lebih meningkatkan lagi penerapan budaya 5S (senyum, sapa, salam sopan dan santun) kepada seluruh perawat dan seluruh tenaga kesehatan lainnya demi memberikan pelayanan yang terbaik untuk semua pasien. Kata Kunci: Kepuasan Pasien, Penerapan Budaya Senyum, Sapa, Salam, Sopan dan Santun
Latihan fisik (senam) sebagai terapi komplementer dan modalitas dalam mengatasi kelelahan pada anak kanker Maulinda, Dini; Deswinda; Adelia, Gita; alfianur, alfianur; Kharisna, Dendy
JOURNAL OF Public Health Concerns Vol. 2 No. 2 (2022): Penatalaksanaan Hipertensi Pada Lansia
Publisher : Indonesian Public Health-Observer Information Forum (IPHORR) Kerja sama dengan: Unit Penelitian dan Pengabdian Kep Akademi Keperawatan Baitul Hikmah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56922/phc.v2i2.206

Abstract

Pendahuluan: Kasus kanker pada anak menjadi penyebab kematian pada anak. Kanker yang banyak menyerang anak yaitu leukimia, Leukemia adalah penyakit keganasan sel darah yang ditandai dengan sel darah putih abnormal dalam sumsum tulang. Beberapa penderita kanker sangat rentan terhadap fatigue akibat kelelahan fisik dan mental yang disebabkan oleh proses terapi yang panjang akibat kemoterapi yang dilakukan secara terus menerus. Salah satu intervensi untuk penanganan kelelahan kemoterapi seperti latihan aerobik. Dampak latihan tersebut dibuktikan dapat mengurangi kelelahan dan meningkatkan kebugaran fisik pada pasien kanker. Tujuan: Memperkenalkan dan menerapkan latihan aerobic pada anak dengan kanker. Metode: Kegiatan ini dilaksanakan dimulai dengan identifikasi masalah kelelahan akibat kemoterapi, merumuskan solusi, melakukan sosialisasi dan membuat jadwal terstruktur dengan pengurus YKAKI. Selanjutnya pelaksanaan senam diikuti oleh 15 orang yang terdiri dari ibu pasien kanker, anak pasien kanker, dan pengurus YKAKI (Yayasan Kasih Anak Kanker Indonesia) dengan metode ceramah/penyuluhan tentang Latihan Fisik Sebagai Terapi Komplementer dan Modalitas dalam Mengatasi Kelelahan Pada Anak Kanker. Hasil: Responden menyatakan bahwa dengan melakukan latihan Aerobic membuat tubuh menjadi segar dan mengurangi kelelahan. Simpulan: Responden dapat memahami tentang kebugaran jasmani seperti latihan aerobic.  
Edukasi Adaptasi Kehamilan di Desa Sungai Bungo Kecamatan Kampar Kiri Kabupaten Kampar Riau Puswati, Desti; Dyna, Fitri; Deswinda, Deswinda; Febriyeni, Cindy; Nita, Yureya; Devita, Yeni; Alfianur, Alfianur; Saputra, Eko; Sriyani Harahap, Afrida; Azhari, Nesaliya; Candra, Yogi
JDISTIRA - Jurnal Pengabdian Inovasi dan Teknologi Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2024)
Publisher : Yayasan Rahmatan Fidunya Wal Akhirah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58794/jdt.v4i2.1104

Abstract

Selama kehamilan ibu mengalami perubahan fisik seperti mual muntah, sakit pinggang, pusing kepala, apabila ibu tidak dapat beradaptasi dengn baik dapat menyebabkan stress atau kecemasan sehingga dapat meningkatkan produksi kortisol yang akan menghambat pertumbuhan janin dalam kandungan. Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini diharapkan dapat memberikan informasi kepada ibu hamil maupun keluarganya mengenai adaptasi selama kehamilan. Sasaran pengabdian masyarakat ini ibu hamil dan keluarga Di Desa Sungai Bungo Kecamatan Kampar Kiri Kabupaten Kampar Riau. Metode yang digunakan pembelajaran, diskusi dan simulasi cara menangani masalah yang terjadi pada saat hamil. Peserta yang mengikuti kegiatan sebanyak 15 ibu hamil dan keluarganya. Sebelum kegiatan, dilaksanakan pretest tentang pengetahuan adaptasi kehamilan, hasil pengetahuan rata-rata nilai 60 dan sikap 56 sedangkan posttest pengetahuan nilai 100 dan prilaku 75. Hasil kegiatan pengabdian masyarakat secara garis besar tercapai sesuai tujuan kegiatan. Edukasi adaptasi ibu hamil telah dilaksanakan dengan baik dan berjalan lancar sesuai dengan rencana kegiatan yang telah disusun.
Pengaruh terapi musik alam untuk menurunkan anxiety pada fase quarter life crisis bagi mahasiswa ners Devita, Yeni; Juwita, Ratna; Nita, Yureya; Puswati, Desti; alfianur, alfianur; Oktaviani, Yoneta
JOURNAL OF Mental Health Concerns Vol. 4 No. 2 (2025): July Edition 2025
Publisher : Indonesian Public Health-Observer Information Forum (IPHORR) Kerjasama dengan Unit Penelitian dan Pengabdian Kep Akademi Keperawatan Baitul Hikmah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56922/mhc.v4i2.1080

Abstract

Background: Individual responses to developmental tasks and demands vary. Some individuals feel ready to face change, while others experience confusion and anxiety. This phenomenon is known as a quarter life crisis which describes a condition of uncertainty, hopelessness, and confusion in determining the direction of life, which is often experienced by university students. Stress, anxiety and loss of direction can have a negative impact on physical and psychological well-being, particularly in dealing with academic and social demands. Previous research shows that anxiety that arises during this phase can be reduced through non-pharmacological therapies, one of which is through nature music therapy. Purpose: To determine whether there is an effect of natural music therapy to reduce anxiety in the quarter life crisis phase for ners professional students. Method: A quantitative research with a quasi-experimental design with a pre-test and post-test nonequivalent control group approach. The number of respondents 68 consisted of 34 intervention groups and 34 control groups. The research used quarter life crisis and SAI instruments. Results: Age characteristics more than half of the respondents were 22 years old and for gender more than half were female. For the results of the average anxiety level of the intervention group 47.24 to 36.56 and the control group 44.56 to 40.97 for the statistical test results obtained p value 0.001 <0.005 then Ha is accepted and H0 is rejected. Conclusion based on the research results is that there is an effect of natural music therapy to reduce anxiety in the quarter life crisis phase for Ners Profession students. Keywords: Anxiety; College Students; Nature Music therapy; Quarter Life Crisis. Pendahuluan: Respon individu terhadap tugas perkembangan dan tuntutan berbeda-beda. Sebagian individu merasa siap menghadapi perubahan, sementara sebagian lainnya mengalami kebingungan dan kecemasan. Fenomena ini dikenal dengan istilah quarter life crisis yang menggambarkan kondisi ketidakpastian, keputusasaan, dan kebingungan dalam menentukan arah hidup, yang sering dialami oleh mahasiswa. Stres, kecemasan, dan kehilangan arah dapat berdampak negatif pada kesejahteraan fisik dan psikologis, khususnya dalam menghadapi tuntutan akademik dan sosial. Penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa kecemasan yang muncul selama fase ini dapat diturunkan melalui terapi non-farmakologis, salah satunya melalui terapi musik alam. Tujuan: Untuk mengetahui apakah ada pengaruh terapi musik alam untuk menurunkan anxiety pada fase quarter life crisis bagi mahasiswa profesi ners. Metode: Jenis penelitian kuantitatif dengan desain quasi eksperimen dengan pendekatan pre-test and post-test nonequivalent control group. Jumlah responden 68 terdiri dari 34 kelompok intervensi dan 34 kelompok kontrol. Penelitian menggunakan instrumen quarter life crisis dan SAI. Hasil: Karakteristik usia lebih dari separuh responden berusia 22 tahun dan untuk jenis kelamin lebih dari separuh perempuan. Untuk hasil rata-rata tingkat anxiety kelompok intervensi 47.24 menjadi 36.56 dan kelompok kontrol 44.56 menjadi 40.97 untuk hasil uji statistik didapatkan nilai p value 0.001 < 0.005 maka Ha diterima dan H0 ditolak. Simpulan: Ada pengaruh terapi musik alam untuk menurunkan anxiety pada fase quarter life crisis bagi mahasiswa Profesi Ners. Kata Kunci: Anxiety; Mahasiswa; Quarter Life Crisis; Terapi Musik Alam
Hubungan aktifitas fisik terhadap tekanan darah pada Penderita hipertensi Alfianur, Alfianur; Novikasari, Bebi Yanti
JOURNAL OF Medical Surgical Concerns Vol. 3 No. 2 (2023): December Edition 2023
Publisher : Published by: Indonesian Public Health-Observer Information Forum (IPHORR) Kerjasama dengan Himpunan Perawat Medikal Bedah Indonesia (HIPMEBI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56922/msc.v3i2.241

Abstract

Pendahuluan: Hipertensi didefinisikan sebagai peningkatan tekanan darah arteri sistemik dimana tekanan darah sistolik ≥ 140 Mmhg atau tekanan darah diastolik ≥ 90 Mmhg. Penyakit hipertensi dapat menjadi masalah serius apabila tidak ditangani sedini mungkin dan akan berkembang serta menimbulkan berbagai dampak. Dampak penyakit hipertensi yang dapat terjadi seperti penyakit gagal jantung kongestif, stroke, gangguan penglihatan dan penyakit ginjal. Salah satu metode yang efektif, murah, mudah dan dapat menurunkan tenakan darah adalah dengan melakukan aktifitas fisik. Tujuan: Untuk mengetahui hubungan aktivitas fisik terhadap penurunan tekanan darah pada penderita hipertensi. Metode: Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain penelitian deskriftif kolerasi dan pendekatan yang digunakan adalah cross sectional. Jumlah responden dalam penelitian sebanyak 78 orang. Penelitian ini menggunakan teknik non probability sampling dengan teknik pengambil sampel yaitu purposive sampling. Tempat penelitian ini dilakukan di wilayah kerja puskesmas lima puluh. Alat ukur dalam penelitian ini yaitu kuesioner untuk mengetahui tingkat aktifitas fisik dan sphygmomanometer untuk mengetahui tekanan darah. Analisis yang digunakan yaitu univariat dan bivariat menggukan uji Chi-Square. Hasil: Didapatkan hasil bahwa dari 78 orang responden, 58 orang (74.3%) didapatkan tekanan darah menjadi turun dengan 53 orang (67.9%) diantaranya memiliki aktifitas fisik yang baik. Simpulan: Didapatkan bahwa p value 0.000 < 0.05 yang artinya terdapat Hubungan aktivitas fisik dengan tekanan darah pada penderita hipertensi. Hasil penelitian diharapkan dapat bermanfaat dalam mengendalikan tekanan darah dengan melakukan aktivitas fisik.
Correlation Between Visiting Posyandu and Hypertension Prevention Among the Elderly at Simpang Tiga Public Health Center, Pekanbaru City Ezalina, Ezalina; Herlinda, Santi; Alfianur, Alfianur
Journal of Health Sciences and Epidemiology Vol. 2 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : RRZ Scientific Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62404/jhse.v1i1.29

Abstract

Hypertension is a common condition among the elderly that can lead to serious health complications if left untreated. The prevalence of hypertension in Pekanbaru City tends to increase with age, and it is more common among the elderly. Approximately 8.1% of people in Simpang Tiga Public Health Center (PHC) live with hypertension. The purpose of this study was to determine the relationship between elderly visits to posyandu and the prevention of hypertension in the elderly. This research method used a quantitative approach with a cross-sectional design. We conducted this research at the Simpang Tiga PHC in Pekanbaru City from January to July 2023, using a questionnaire to assess visits to the elderly and prevent hypertension. This study used purposive sampling technique. The sample for this research was 74 elderly. The analysis used was the frequency distribution and the chi-square test. There was a relationship between elderly visits to posyandu and the prevention of hypertension (p<0.001, OR=3.06, 95%CI=1.756-5.336). We recommend conducting a longitudinal or intervention study to provide deeper insights and assist in the development of more effective strategies for the prevention of hypertension in the elderly.