Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

PENGGUNAAN METODE DRILL DALAM MENINGKATKAN KETERAMPILAN VOKASIONAL MERAJUT CHUNKY BAG PADA ANAK DENGAN HAMBATAN PENDENGARAN Salsabila, Zhafira; Pratama, Toni Yudha; Sidik, Sistriadini Alamsyah
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 6 No 1 (2026): Vol. 6 No. 1 Edisi Februari 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v6i1.3869

Abstract

Anak dengan hambatan pendengaran kelas 10 di SLB Negeri Bogor manunjukan kesulitan dalam mendengar sehingga membutuhkan pembelajaran khusus. Pendidikan yang diberikan tidak hanya berfokus kepada akademik namun juga perlu diberikan pendidikan vokasional, selaras dengan itu penelitian ini memiliki tujuan untuk meningkatkan keterampilan vokasional merajut chunky bag dengan menggunakan metode drill dalam penerapannya. Penelitian menggunakan metode eksperimen dengan pendekatan kuantitatif one group pre-test and post-test, serta diolah dengan menggunakan uji wilcoxon. Subjek penelitian yaitu siswa hambatan pendengaran tingkat SMALB kelas X di SLB Negeri Bogor dengan jumlah 4 orang perserta didik. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam bentuk tes. Pembelajaran keterampilan vokasional ini merupakan bagian dari upaya untuk mengembangkan potensi yang dimiliki perserta didik yang dapat diarahkan menjadi peluang usaha pasca sekolah. Metode drill yang diterapkan dalam penelitian ini dilakukan secara langsung dan berulang serta bertahap agar perserta didik lebih mudah memahami tahapan pembelajaran yang diberikan. Berdasarkan hasil analisis data dengan menggunakan uji wilcoxon menunjukkan bahwa Thitung = 0, dengan dasar uji wilcoxon 0,05 dan jumlah sampel N=4, maka diperoleh Ttabel = 0, maka, pada saat itu, H0 ditolak Karena Thitung = Ttabel yaitu 0=0, maka artinya hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini dapat diterima. Sehingga dapat disimpulkan bahwa metode drill berpengaruh dalam meningkatkan keterampilan vokasional merajut chunky bag pada anak dengan hambatan pendengaran di SLB Negeri Bogor.
PENERAPAN METODE DRILL DALAM MENINGKATKAN KETERAMPILAN TATA RIAS PENGANTIN MODERN SISWA TUNARUNGU DI SKH NEGERI 02 LEBAK Amalia, Ilma Hasanah; Pratama, Toni Yudha; Utami, Yuni Tanjung
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 6 No 1 (2026): Vol. 6 No. 1 Edisi Februari 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v6i1.3884

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya keterampilan vokasional yang sesuai bagi siswa tunarungu guna mempersiapkan mereka menghadapi dunia kerja. Salah satu keterampilan yang potensial dikembangkan adalah tata rias pengantin modern, yang menekankan pada ketelitian, estetika, dan koordinasi motorik halus. Bidang tata rias termasuk bidang inklusif karena tidak mengandalkan komunikasi verbal, sehingga sesuai dengan karakteristik siswa tunarungu. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas penerapan metode drill dalam meningkatkan keterampilan tata rias pengantin modern pada siswa tunarungu di SKh Negeri 02 Lebak. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain One Group Pre-test and Post-test Design. Subjek dalam penelitian ini adalah empat siswa tunarungu yang telah memiliki keterampilan dasar dalam tata rias. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan tes praktik keterampilan tata rias pengantin modern menggunakan instrumen yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan skor keterampilan setelah penerapan metode drill. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon menghasilkan nilai T+ = 10 dan T− = 0, sehingga nilai T terkecil adalah 0. Nilai ini dibandingkan dengan T tabel pada taraf signifikansi 0,05 (dua sisi) dengan n = 4, yaitu T tabel = 0. Karena T hitung ≤ T tabel (0 ≤ 0), maka H₀ ditolak dan H₁ diterima. Artinya, terdapat pengaruh signifikan penerapan metode drill terhadap peningkatan keterampilan tata rias pengantin modern. Penelitian ini merekomendasikan metode drill sebagai pendekatan pembelajaran vokasional yang efektif dan sesuai bagi siswa tunarungu.
PENERIMAAN SOSIAL GURU KELAS TERHADAP PESERTA DIDIK BERKEBUTUHAN KHUSUS DI SD ISLAM AL AZHAR 10 KOTA SERANG Putri, Shiva Hasanata; Mulia, Dedi; Pratama, Toni Yudha
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 6 No 1 (2026): Vol. 6 No. 1 Edisi Februari 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v6i1.3953

Abstract

Penerimaan sosial merupakan pengakuan serta penghargaan terhadap individu, baik oleh individu lain maupun kelompok sosial, serta sebagai perhatian positif dari orang lain dalam suatu hubungan yang dekat sehingga individu merasa aman, nyaman serta dihargai keberadaanya. Guru kelas yang mampu menerima dan menghargai keberadaan peserta didik berkebutuhan khusus akan menciptakan suasana belajar yang inklusif, meningkatkan partisipasi aktif siswa, dan mendukung pencapaian hasil belajar yang optimal. Tujuan dari penerlitian ini adalah mengetahui bagaimana penerimaan sosial guru kelas terhadap peserta didik berkebutuhan khusus. Hasil penelitian diperoleh bahwa penerimaan sosial guru kelas terhadap peserta didik berkebutuhan khusus SD Islam Al Azhar 10 penerimaan sosial guru kelas teradap peserta didik berkebutuhan khusus dapat dikatakan sudah baik. Aspek penerimaaan sosial oleh Parker dan Asher yang mencakup 5 aspek, yaitu kepedulian, perselisihan, kebersaman, bantuan, dan kedekatan. Secara umum, kelima aspek tersebut menunjukkan bahwa penerimaan sosial guru kelas terhadap peserta didik berkebutuhan khusus di SD Islam A l Azhar 10 kota Serang telah diterapkan oleh guru kelas.
PENGGUNAAN METODE DIRECT INSTRUCTION DALAM MENINGKATKAN PEMBELAJARAN KETERAMPILAN SENI PANTOMIM PADA ANAK TUNARUNGU DI SKHN 01 KOTA SERANG Khoirunnisa, Lathifah; Pratama, Toni Yudha; Maslahah, Sayidatul
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 6 No 1 (2026): Vol. 6 No. 1 Edisi Februari 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v6i1.3969

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas metode Direct Instruction dalam meningkatkan keterampilan seni pantomim pada anak tunarungu di SKH Negeri 01 Kota Serang. Latar belakang penelitian didasari oleh rendahnya partisipasi siswa kelas kecil (SD) dalam pembelajaran pantomim, yang selama ini didominasi oleh siswa SMA. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen one group pretest-posttest dengan dua siklus yang masing-masing terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah empat siswa tunarungu kelas 2 SD. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan keterampilan pantomim dari pretest ke pretestI, baik dari segi ketepatan gerakan, ekspresi wajah, maupun kepercayaan diri siswa. Metode Direct Instruction efektif digunakan karena memberikan contoh konkret dan tahapan terstruktur yang memudahkan siswa tunarungu memahami materi. Hasil penelitian ini sejalan dengan pendapat Toni Yudha Pratama (2021:45) bahwa pembelajaran yang bersifat langsung dan terstruktur membantu siswa berkebutuhan khusus memahami materi dengan lebih cepat. Temuan ini juga diperkuat oleh Sayidatul Maslahah (2020:62) yang menekankan pentingnya model pembelajaran yang memfasilitasi interaksi visual dan praktik langsung bagi anak tunarungu.
PENERAPAN METODE PROJECT BASED LEARNING DALAM MENINGKATKAN KETERAMPILAN SULAM BENANG MOTIF FLORA BAGI ANAK DENGAN HAMBATAN PENDENGARAN DI SEKOLAH KHUSUS PANDITA Yunika, Kalina; Pratama, Toni Yudha; Utami, Yuni Tanjung
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 6 No 1 (2026): Vol. 6 No. 1 Edisi Februari 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v6i1.4004

Abstract

Latar belakang penelitian ini adalah anak dengan hambatan pendengaran memiliki potensi intelektual yang setara dengan anak pada umumnya, namun keterbatasan dalam memahami komunikasi verbal seringkali menjadi kendala dalam proses pembelajaran, khususnya dalam pembelajaran keterampilan praktik seperti sulam benang. Keterampilan ini belum banyak diterapkan di sekolah khusus, padahal sulam benang memiliki manfaat dalam meningkatkan motorik halus, konsentrasi, dan kemandirian anak. Berdasarkan kondisi tersebut, penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan sulam benang motif flora pada anak dengan hambatan pendengaran melalui penerapan metode Project Based Learning (PjBL). Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan desain eksperimen one group pre-test and post-test. Subjek penelitian terdiri dari tiga siswa tunarungu yang telah memiliki keterampilan dasar menjahit. Instrumen penelitian berupa penilaian keterampilan sulam benang berdasarkan 20 aspek penilaian yang disesuaikan dengan tahapan PjBL. Perlakuan pembelajaran dilakukan dalam lima kali pertemuan yang mengikuti enam sintak PjBL. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi peningkatan yang sangat signifikan pada keterampilan siswa setelah diberikan perlakuan. Skor pre-test siswa menunjukkan kemampuan awal yang rendah, sedangkan skor post-test menunjukkan seluruh siswa memperoleh nilai maksimal. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa metode Project Based Learning efektif dalam meningkatkan keterampilan sulam benang motif flora pada anak dengan hambatan pendengaran. Metode ini juga memberikan dampak positif terhadap perkembangan kemandirian, kreativitas, dan kepercayaan diri siswa.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN DIRECT INSTRUCTION DALAM MENINGKATKAN BAHASA RESEPTIF ANAK AUTIS DI YAYASAN BINTANG CENDEKIA THERAPY CENTRE Inayah, Imas; Asmiati, Neti; Pratama, Toni Yudha
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 6 No 1 (2026): Vol. 6 No. 1 Edisi Februari 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v6i1.4067

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peranan model pembelajaran direct instruction berupa empat instruksi sederhana ambil, simpan, buang, dan tirukan dalam meningkatkan kemampuan bahasa reseptif anak autis di Bintang Cendikia Therapy Centre, Kota Serang. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian eksperimen dengan pendekatan single subject research (SSR) desain A-B-A. Target behavior pada penelitian ini adalah perkembangan Bahasa reseptif anak autis. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui tes pada fase baseline-1 (A1), fase intervensi (B), dan fase baseline-2 (A2). Data diperoleh dan dianalisis menggunakan analisis dalam kondisi dan analisis antar kondisi. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat peningkatan mean level pada target behavior. Hasil  mean level penerapan model pembelajaran direct instruction pada fase baseline-1 (A1) adalah 0%, lalu meningkat secara signifikan Ketika diberikan perlakukan pada fase intervensi (B) sebesar 65%. Setelah perlakukan dihentikan, pada fase baseline-2 (A2) mendapatkan nilai sebesar 62% dan data tersebut telah stabil. Sehingga dapat disimpulkan bahwa penelitian ini dapat menjawab hipotesis bahwa penerapan model pembelajaran direct instruction dapat meningkatkan kemampuan bahasa reseptif anak autis di Bintang Cendikia Therapy Centre, Kota Serang.