Claim Missing Document
Check
Articles

PERANCANGAN KABINET DAPUR MODULAR DENGAN PENGGUNAAN TIPE SEKSIONAL UNTUK APARTEMEN LANDMARK RESIDENCE Prima, Indiva Esa; Muttaqien, Teuku Zulkarnain; Nurhidayat, Martiyadi
eProceedings of Art & Design Vol. 11 No. 1 (2024): Februari 2024
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kebutuhan furniture saat ini sangat penting untuk melengkapi dan memenuhi kebutuhan dalam rumah. Furniture berperan sebagai elemen dekoratif dan fungsional. Fungsi furniture meliputi tempat penyimpanan, pengisi hunian, dan mendukung aktivitas pengguna. Furniture terdiri dari jenis knockdown, built-in, mobile, dan free standing. Apartemen merupakan jenis tempat tinggal yang banyak dihuni oleh pekerja profesional, mahasiswa, dan pasangan baru. Penghuni apartemen sering merubah ruangan untuk tampil lebih menarik dan fungsional, terutama ruangan dapur. Apartemen Landmark Residence memiliki ruangan dapur yang relatif kecil dan menjadi satu ruangan dengan ruang keluarga. Furniture built-in sangat cocok untuk ruangan kecil karena disesuaikan dengan bentuk dan ukuran ruangan. digunakan pendekatan scamper dengan fokus Adapt yaitu penyesuaian produk kabinet dengan ukuran ruang yang akan menjadi ruangan dapur baru dan Modify yaitu memodifikasi sistem kabinet menjadi modular sehingga dapat memudahkan akses barang ke ruangan, hasil dari perancagan berupa furniture modular seksional dengan sistem built-in. Kesimpulan furniture modular tipe seksional cocok untuk apartemen dengan akses masuk terbatas seperti apartemen Landmark Residence.Kata kunci: kabinet dapur, modular seksional, apartemen
PERANCANGAN SOFT PLAYMAT UNTUK MENSTIMULASI PERKEMBANGAN SENSORIS ANAK USIA 0-24 BULAN Ananda, Shafwah Dwi; Nurhidayat, Martiyadi; Bahri, Nurul Fitriana
eProceedings of Art & Design Vol. 11 No. 1 (2024): Februari 2024
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemberian stimulasi sensoris sejak anak lahir merupakan tahapan penting untukkeoptimalan koneksi saraf dalam tahap persiapan perkembangan yang lebih kompleks.Stimulasi sensoris merupakan kegiatan rangsangan dengan kegiatan (penglihatan,pendengaran, penciuman, pengecapan, dan perabaan) yang datangnya tercipta darilingkungan di mana anak tumbuh dan berkembang. Menurut Data Kemenkes 2016 faseperkembangan dalam kurun waktu 10 tahun kebelakang, faktor keterlambatanperkembangan sebesar 80% dialami anak dengan kekurangan stimulasi sensoris sejakanak lahir. Tujuan penelitian ialah merancang alat permainan edukatif yang efektif dalammenstimulasi perkembangan sensoris berbentuk soft playmat dengan material yangnyaman dan aman pada anak usia 0-24 bulan. Jenis metode penelitian yang digunakanpada penelitian adalah penelitian mix methods. Jenis metode perancangan yangdigunakan pada penelitian adalah metode Research and Development, ADDIE model olehReiser & Molenda (2003). Hasil penelitian, yaitu media soft playmat efektif dalammenstimulasi perkembangan sensoris anak usia 0-24 bulan.Kata kunci: alat permainan edukatif, anak usia dini, sensoris, soft playmat
PERANCANGAN TEMPAT PENYIMPANAN BARANG BAWAAN UNTUK SEPEDA MOTOR ELEKTRIK KERUGG RAWIT Ibadurrahman, Usamah; Pujiraharjo, Yoga; Nurhidayat, Martiyadi
eProceedings of Art & Design Vol. 11 No. 1 (2024): Februari 2024
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kerugg merupakan merek Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) berasal dari Bali yang berhasil membuat sepeda motor elektrik custom seperti seri X3M, Enel, dan Rawit. Sebagai sebuah sarana transportasi, sudah seharusnya motor elektrik memiliki fitur-fitur yang dapat menunjang penggunanya dalam melakukan aktivitas berkendara, salah satu contoh fitur yang dapat menunjang penggunanya dalam melakukan aktivitas tersebut adalah tempat penyimpanan. Salah satu produk Kerugg yaitu sepeda motor elektrik Rawit yang belum terdapat tempat penyimpanan untuk membawa barang bawaan dan terdapat masalah pada penguat struktur pada kendaraan tersebut. Oleh karena itu, penulis merancang tempat penyimpanan barang bawaan untuk sepeda motor elektrik Kerugg Rawit. Tujuannya adalah agar pengguna dapat menggunakan sepeda motor elektrik Kerugg Rawit dan membawa barang bawaan secara efisien dan mampu menguatkan struktur motor Rawit. Adapun perancangan ini menggunakan metode penelitian kualitatif dan metode perancangan User-Centered Design (UCD) dan SWOT untuk mencapai tujuan perancangan yang diinginkan. Konsep perancagan tempat penyimpanan ini mengacu pada sepeda motor elektrik Kerugg Rawit yang memiliki gaya retro, futuris, dan compact. Dari hasil perancangan tersebut produk ini dapat menampung barang bawaan dengan ruang sebesar 6,5 Liter. Kata kunci: Kerugg Rawit, tempat penyimpanan Rawit, kendaraan elektrik.
PERANCANGAN ULANG CERMIN ARTIKULASI SEBAGAI MEDIA PEMANTAU PEMBELAJARAN ANAK TUNARUNGU USIA 8-10 TAHUN Zulaika, Tasya Devina Nur; Nurhidayat, Martiyadi; Bahri, Nurul Fitriana
eProceedings of Art & Design Vol. 11 No. 1 (2024): Februari 2024
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sekolah SLB B-C merupakan SLB khusus anak tunarungu dan tunagrahita. Metode pembelajaran anak tunarungu dapat melalui media visual, agar dapat membantu anak dalam melatih bahasa vokal mereka, dengan menggunakan media stimulasi visual baik itu benda asli maupun tiruan, yang tujuan membantu untuk meningkatkan pemerataan keterampilan pengucapan huruf vokal. Menggunakan metode kualitatif sebagai sumber informasi jenis studi kasus, dengan analisis deskriptif dalam menjabarkan aspek desain yang akan di manifestasikan dengan mengumpulkan data lapangan, melalui wawancara dan observasi lapang, SCAMPER mengimplementasikan hasil data yang diolah menjadi sebuah produk yaitu cermin artikulasi sebagai media pemantau pembelajaran anak tunarungu. Cermin dikombinasikan dengan fitur kamera dan pendeteksi suara, kamera digunakan untuk memantau anak pada saat belajar dan pendeteksi suara, diharapakan media visual cermin artikulasi akan membantu guru dalam mengajarkan cara mengucapkan kata huruf secara lisan, atau disebut dengan BKPBI, diajarkan dari dasar mengenal bunyi anak tunarungu, untuk membiasakan berlatih bahasa mimik wajah dan dapat membantu guru dalam melakukan evaluasi dan memperbaiki kesalahan serta berusaha meningkatkan kemampuan berbahasa anak tunarungu di SLB B-C.Kata kunci: Tunarungu, Cermin, Media Pembelajaran
PERANCANGAN ULANG FIDGET TOY SEBAGAI ALAT BANTU FOKUS UNTUK ANAK ADHD Darisman, Megawati Dewi; Nurhidayat, Martiyadi; Bahri, Nurul Fitriana
eProceedings of Art & Design Vol. 11 No. 1 (2024): Februari 2024
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Anak ADHD kesulitan dalam proses belajar karena fokusnya sangat singkat. Salah satu cara meningkatkan fokus adalah dengan melakukan aktivitas fisik walau hanya menggerakan tangan. Kegiatan menggerakan tangan untuk melepas perasaan gelisah dapat dibantu dengan fidget toy. Fidget toy biasa digunakan untuk terapi ADHD. Namun, anak ADHD memiliki kebutuhan dan preferensinya sendiri mengenai pemilihan fidget toy yang tepat. Material fidget toy biasanya menggunakan plastik sehingga jika rusak akan menjadi sampah. Penelitian ini bertujuan bagaimana merancang ulang fidget toy yang mampu meningkatkan fokus anak ADHD dengan material yang ramah lingkungan guna membantu anak melakukan aktivitas yang membutuhkan konsentrasi lebih dan sebagai media belajar mencintai lingkungan. Metode penelitian yang digunakan yaitu kualitatif dengan studi kasus dan metode perancangan yaitu SCAMPER. Pengumpulan data melalui kajian pustaka berupa buku, jurnal, majalah, dan sheet. Lalu kajian empiris melalui wawancara dengan psikolog anak, guru pendamping anak ADHD, serta Ahli Material dan Media. Hasil penelitian berupa produk fidget toy yang sesuai dengan preferensi anak ADHD usia 6-10 tahun tipe inatensi dan kombinasi degan tingkat keparahan ringan sampai sedang dengan material ramah lingkungan.Kata kunci: Fidget, fidget toy, ADHD, Fokus, mainan
PERANCANGAN STASIUN PENGISIAN KENDARAAN LISTRIK BERBASIS DOCKING HIDROLIK OTOMATIS UNTUK KENDARAAN SEPEDA MOTOR LISTRIK Aulia, Muhammad Rifqi; Pujiraharjo, Yoga; Nurhidayat, Martiyadi
eProceedings of Art & Design Vol. 11 No. 3 (2024): Juni 2024
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kendaraan listrik saat ini tengah kian populer. Kendaraan listrik juga sedang gencar gencarnya dikembangkan. Pemerintah turut mempercepat program kendaraan listrik berbasis baterai dengan tujuan untuk mengurangi pencemaran lingkungan dan penghematan energi di masa depan. Masyarakat pun kini mulai meminati kendaraan listrik di tengah gejolak harga bahan bakar minyak yang semakin mahal. Peningkatan penggunaan kendaraan listrik ini paling banyak terjadi pada kendaraan roda dua atau motor listrik. Di Indonesia sendiri terdapat beberapa stasiun pengisian yaitu Stasiun Penyedia Listrik Umum (SPLU), Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU), dan Stasiun Penukaran Baterai Kendaraan Listik Umum (SPBKLU). Konsep stasiun pengisian kendaraan listrik berbasis docking hidrolik otomatis beserta motor khusus untuk pengisiannya yaitu motor elektrik adventure dibuat sebagai alternatif untuk lebih memudahkan pengguna sepeda motor listrik mengisi baterai dan menyediakan tempat pengisian daya baterai di masa yang akan datang. kata kunci : stasiun pengisian, kendaraan listrik, docking hidrolik otomatis
Revitalization of Sundanese Language in Elementary Education Through Culinary Thematic Board Game Design Fatmanto, Gricelda Khalilah; Nurhidayat, Martiyadi; Bahri, Nurul Fitriana
Jurnal Paedagogy Vol. 12 No. 3 (2025): July
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/jp.v12i3.15703

Abstract

This study aims to design learning media that can improve understanding of the Sundanese language, including traditional Sundanese cuisine, among children aged 9–12 years. This study employs a descriptive qualitative method, including observation instruments, interviews, documentation, and literature review. The data analysis technique utilizes comparative analysis with similar products. The findings of this study indicate that, based on the analysis of six design aspects (user, material, dimensions, visual, functional, and operational), Ngagigit Sunda is notably superior and has great potential for development as an educational learning tool to enhance motivation and understanding of the Sundanese language among children aged 9–12 years, compared to similar products that are purely entertainment-based without local educational content.
Analisis Efektivitas Desain Rak Sepatu Ergonomis di Pondok Pesantren Tahfidz Yatim Dhuafa Al-Furqon Nurul Fitriana Bahri; Fajar Sadika; Hardy Adiluhung; Martiyadi Nurhidayat
Ars: Jurnal Seni Rupa dan Desain Vol 27, No 2 (2024): Agustus 2024
Publisher : Fakultas Seni Rupa dan Desain, Institut Seni Indonesia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24821/ars.v27i2.12325

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas penggunaan rak sepatu ergonomis di Pondok Pesantren Tahfidz Yatim Dhuafa Al-Furqon. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan pendekatan studi kasus, memungkinkan penyelidikan mendalam terhadap penggunaan rak sepatu ergonomis di lingkungan pesantren. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi dari para penghuni pesantren yang menggunakan rak sepatu ergonomis. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan dalam aspek kenyamanan, keamanan, dan efisiensi penyimpanan sepatu, dengan mayoritas pengguna menyatakan kepuasan terhadap desain rak sepatu baru. Analisis data kualitatif mengidentifikasi perubahan positif dalam penggunaan rak sepatu ergonomis, termasuk penurunan risiko kerusakan sepatu hingga 70% dan peningkatan kebersihan lingkungan sekitar rak. Rekomendasi penelitian menyoroti pentingnya sosialisasi terus-menerus terkait pemeliharaan dan pengoptimalan penggunaan rak sepatu ergonomis, serta potensi implementasi model serupa di pesantren lain untuk meningkatkan kesejahteraan penghuninya.
Peningkatan Kualitas Pengajaran melalui Kreativitas Menggambar Dasar bagi Guru TK Tiphanny Aurumajeda; Martiyadi Nurhidayat; Ema Aprianti
Jurnal Inovasi Pengabdian Masyarakat Pendidikan Vol. 5 No. 2 (2025): Vol. 5 No. 2
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/jurnalinovasi.v5i2.39319

Abstract

Kemampuan menggambar dan mendongeng merupakan keterampilan penting bagi guru dalam menciptakan suasana belajar yang menarik dan interaktif. Namun, banyak guru yang merasa kurang percaya diri dalam menggambar karena belum memiliki kompetensi yang memadai. Untuk mengatasi kendala ini, dilaksanakan pelatihan tiga tahap yang dirancang untuk meningkatkan kemampuan guru dalam menggambar dan mendongeng. Tahap pertama berfokus pada penguasaan teknik dasar menggambar, di mana guru diperkenalkan dengan konsep dasar dan latihan sederhana. Pada tahap kedua, guru diajarkan cara menggambar karakter dari bangun datar, yang memudahkan mereka menciptakan bentuk-bentuk sederhana namun bermakna. Tahap ketiga menggabungkan keterampilan menggambar dengan mendongeng secara langsung, sehingga guru dapat menceritakan kisah sambil menciptakan ilustrasi secara spontan di depan siswa. Untuk mendukung kelancaran kegiatan ini, dikembangkan teknologi terapan berupa papan tulis portabel yang ergonomis, dirancang agar mudah dibawa dan digunakan di berbagai tempat, sehingga memungkinkan guru untuk menggambar dengan nyaman dalam berbagai posisi. Seluruh rangkaian pelatihan ini dilaksanakan menggunakan metode Partisipatory Action Research (PAR), memastikan keterlibatan aktif dan umpan balik berkelanjutan, sehingga program ini dapat berjalan efektif dan memberikan dampak positif dalam meningkatkan keterampilan guru serta kualitas pembelajaran di kelas.
Shelf Design for Montessori Teaching Environment at Graha Ananda Kindergarten, West Bandung Regency Nurul Fitriana Bahri; Gina Shobiro Takao; Martiyadi Nurhidayat
JURNAL RUPA Vol 9 No 2 (2024): Open Issue
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25124/rupa.v9i2.7340

Abstract

The background of this study refers to the need for a learning environment that supports children's holistic development in accordance with Montessori principles. This research was motivated by the need to design optimal Montessori shelf in Graha Ananda Kindergarten, West Bandung Regency, as an important part of applying the Montessori approach in early childhood education. The urgency of this research is related to the critical role of Montessori shelf prototype in creating learning environments that support children's creativity and independence. The purpose of the study was to explore the visual aspects of Montessori shelf prototype, especially through the application of curve or wave variations on the side wooden structure. The research method used is qualitative with a case study approach, digging in-depth information related to the experiences and perceptions of Montessori shelf users at Graha Ananda Kindergarten. Data collection techniques include interviews and field surveys, while data analysis uses a descriptive approach to detail the visual elements and effectiveness of shelf design. The results of this study are expected to contribute to the improvement of Montessori shelf prototype, improve the quality of learning, and become a reference for similar educational institutions in applying Montessori principles in an early childhood environment. The results of this research indicate that the curved shelf design not only enhances aesthetics but also increases children's engagement and independence, aligning well with Montessori principles.