Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

Pandangan Theodore Noldeke Dan W. Montgomerry Watt Tentang Kesejarahan Wahyu Al-Quran Asman, Asman; Muliyani, Muliyani; Amin, Amin
RELIGI: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 2 No. 1 (2024): Religi, Juni 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Universitas Muhammadiyah Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51454/religi.v2i1.669

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis serta membandingkan pemikiran tokoh orientalis yang mengkaji Al-Quran serta memberikan pandangan cendekiawan muslim dalam melihat perkembangan pemikiran orientalis. Tujuan penelitian ini untuk melihat sejauh mana perbandingan dan perbedaan pendapat orientalis dalam melakukan pengkajian Alquran. Penelitian ini bersifat penelitian kepustakaan dengan metode kualitatif diskriptif Sumber data penelitian ini berasal dari berbagai literature baik buku, jurnal yang terkait dengan penelitian ini. Hasil penelitian ini menunjukkan perbandingan kedua tokoh orientalis dalam mengkritik Al-Quran. Perbedaan yang terdapat ialah Noldeke lebih cenderung melihat Al-Quran dari sisi sejarah turunya Al-Quran dan proses penulisan Al-Quran, sedangkan Watt ia lebih mempersoalkan ayat-ayat Al-Quran yang dianggap ditambahkan oleh Muhammad sesuai dengan kebutuhan umat saat itu. Serta pandangan cendekiawan muslim yang menganggap pandangan orientalis tersebut terlalu obyektif.
Realitas Pendidikan Islam dan pandangan Filosofis Tokoh Pendidikan Islam Indonesia Azis, Ardianto; Yusuf, Yusuf; Amin, Amin
RELIGI: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 3 No. 1 (2025): Religi, Juni 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Universitas Muhammadiyah Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51454/religi.v3i1.1429

Abstract

This study aims to examine the reality of Islamic education in Indonesia through a philosophical approach by exploring the perspectives of prominent Indonesian Islamic education figures. The research method employed is library research with descriptive-qualitative analysis, focusing on the works, thoughts, and contributions of figures such as Ki Hajar Dewantara, KH. Ahmad Dahlan, and KH. Hasyim Asy’ari. The findings indicate that Islamic education in Indonesia is rooted in Islamic values combined with local wisdom and national spirit, creating a unique educational system that remains relevant to contemporary developments. The novelty of this research lies in its integration of philosophical analysis with the practical realities of education, offering a comprehensive perspective on the direction, challenges, and opportunities of Islamic education in Indonesia.