Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : WIDYA LAKSANA

Upaya Pencegahan Covid-19 dengan Pembuatan Hand Sanitizer Alami Ekstrak Daun Sirih Gusman, Tania Avianda; Sari, Gita Nirmala; Nurudin, Arif; Yulina, Indah Karina; Al Munnawarah
JURNAL WIDYA LAKSANA Vol 11 No 2 (2022)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (414.484 KB) | DOI: 10.23887/jwl.v11i2.45672

Abstract

Wabah Virus COVID-19 hingga saat ini masih belum bisa teratasi dengan baik, termasuk Indonesia, sampai saat kasus Positif Covid-19 terus mengalami peningkatan cukup signifikan perharinya. Salah satu upaya mencegah penularan Covid-19 adalah selalu memakai hand sanitizer. Desa Karangwangi Depok, Kabupaten Cirebon kaya akan tanaman daun sirih yang belum dioptimalkan pemanfaatannya, sehingga tujuan kegiatan pengabdian ini adalah sosialisasi pembuatan hand sanitizer berbahan dasar ekstrak daun sirih (Piper betle Linn) pada warga Desa Karangwangi. Komponen utama ekstrak daun sirih adalah senyawa fenol yang mempunyai sifat antimikroba dan antijamur kuat dan efektif menghambat pertumbuhan beberapa jenis bakteri. Namun karena daun sirih mudah teroksidasi yang ditandai dengan perubahan warna air ekstraknya sehingga dapat diatasi dengan menambahkan jeruk nipis sebagai anti oksidan. Dari hasil kuesioner yang disebarkan bahwa warga Desa Karangwangi merasakan penggunaan dan sosialisasi handsanitizer dari ekstrak daun sirih sangat bermanfaat. Hasil kuetionernya memuaskan terlihat prosentase nilai diatas 60 %.
PELATIHAN PENGOLAHAN LIMBAH KULIT BAWANG MERAH MENJADI PRODUK MINUMAN SIRUP HERBAL DALAM MENGHAMBAT TIMBULNYA BAKTERI STAPHYOLOCCUS AUREUS PADA KULIT WAJAH MANUSIA Gusman, Tania Avianda; Mutiara Dwi Cahyani; Arif Nurudin; Badawi
JURNAL WIDYA LAKSANA Vol 13 No 1 (2024)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jwl.v13i1.74414

Abstract

Bawang merah merupakan salah satu penghasil terbesar di daerah Jawa Barat, Tepatnya di Kabupaten Majalengka dengan produksi sebesar 7,38% setiap tahunnya. Produksi bawang merah bersifat musiman dan dipengaruhi oleh curah hujan yang tinggi sehingga petani tidak menanamnya di musim hujan karena akan berdampak pada kerusakan fisik daun bawang merah dan pembusukan umbi sehingga mengakibatkan terjadinya penumpukan limbah bawang merah. Tujuan pengabdian ini yaitu untuk memanfaatkan limbah kulit bawang merah untuk dijadikan sebagai minuman herbal pencegah timbulnya bakteri staphyoloccus aureus pada kulit wajah manusia serta mengetahui kelayakan produk untuk dipasarkan ke masyarakat guna meningkatkan pendapatan ekonomi penduduk sekitar. Metode yang digunakan yaitu pelatihan pembuatan sirup kepada masyarakat Desa Sukasari Kaler. Hasil pengabdian ini adalah produk sirup kulit bawang merah dan 90% responden setuju produk minuman sirup kulit bawang merah ini dipasarkan ke masyarakat. Disimpulkan melalui Uji Organoleptik sirup dari limbah kulit bawang merah sebagai minuman pencegah timbulnya bakteri staphyoloccus aureus pada kulit wajah manusia.