Claim Missing Document
Check
Articles

Found 35 Documents
Search

Evaluasi Pelaksanaan Sistem Manajemen Lingkungan ISO 14001 : 2015 di Industri Tekstil Sepatu Mojokerto Arianita Yuliasari; Ahmad Erlan Afiuddin; Alma Vita Sophia
Conference Proceeding on Waste Treatment Technology Vol. 6 No. 1 (2023): Conference Proceeding on Waste Treatment Technology
Publisher : Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Industri Tekstil Sepatu Mojokerto merupakan industri yang bergerak di bidang pembuatan alas kaki dengan produk utama yaitu sepatu olahraga dan Outsole. Saat ini industri tekstil sepatu Mojokerto belum melakukan penyusunan Sistem Manajemen Lingkungan (SML) yang berstandar ISO 14001:2015. Prinsip dari SML ISO 14001:2015 menggunakan PDCA (plan- do-check-action) untuk perbaikan berkelanjutan. Tujuan dari penelitian ini yaitu mengevaluasi kondisi eksisting penerapan SML berdasarkan ISO 14001 : 2015 industri tekstil sepatu Mojokerto. Untuk menganalisis kesiapan industri dalam penerapan SML menggunakan checklist (Global Environmental Management Initiative) GEMI lalu dibandingkan dengan ISO 14001:2015. Penilaian checklist dilakukan oleh direktur utama, wakil direktur, manajer produksi, HRD/GA, kepala SHE, kepala Mixing, kepala Buffing, kepala Outsole Press dan kepala Cutting. Hasil dari penelitian pada klausul 4 (50%), klausul 5 (11%), klausul 6 (0%), klausul 7 (0%), klausul 8 (41,5%), klausul 9 (0%), dan klausul 10 (0%).
Kajian Life Cycle Assessment (LCA) pada Proses Produksi Susu Segar di KUD Sido Luhur Ahmad Erlan Afiuddin; Arum Putri Nur Romadhon; Alma Vita Sophia
Conference Proceeding on Waste Treatment Technology Vol. 6 No. 1 (2023): Conference Proceeding on Waste Treatment Technology
Publisher : Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sektor industri pengolahan susu di Indonesia mengalami peningkatan produksi setiap tahunnya. Koperasi Unit Desa (KUD) Sido Luhur yang terletak di Kabupaten Kediri merupakan koperasi yang bergerak di bidang produksi susu. Kegiatan produksi susu mulai dari peternakan hingga pengangkutan susu ke pabrik pengolahan susu menimbulkan emisi dan limbah yang mencemari lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dampak linkungan dari proses produksi susu segar di KUD Sido Luhur dengan metode Life Cycle Assessment (LCA). Batasan sistem yang digunakan dalam penelitian ini adalah gate to gate yang meliputi kegiatan di peternakan, penampungan susu, hingga transportasi susu. Analisis dampak lingkungan dilakukan menggunakan software OpenLCA 1.11.0 dengan metode CML-IA Baseline. Hasil penelitian menunjukkan besarnya nilai dampak untuk setiap 1 kg produksi susu segar yaitu global warming potential (GWP) yaitu 2,39 kg CO2 eq, eutrofikasi sebesar 1,11 x 10-2 kg PO4 eq, asidifikasi sebesar 1,03 x 10-2 kg SO2 eq, human toxicity sebesar 2,36 x10-2 Kg 1,4-DB eq, dan oksidasi fotokimia sebesar 7,32 x 10-4 Kg C2H4 eq. Titik hotspot berada pada kegiatan peternakan dengan dampak paling besar adalah eutrofikasi.
Rancang Bangun Pemantauan PM2.5 Berbasis Low Cost Sensor Menggunakan Klasifikasi Air Quality Index pada Industri Kimia Aryabima Dwian Nugroho; Luqman Cahyono; Alma Vita Sophia
Conference Proceeding on Waste Treatment Technology Vol. 6 No. 1 (2023): Conference Proceeding on Waste Treatment Technology
Publisher : Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan proses produksi di Industri Kimia dapat menghasilkan emisi partikulat, khususnya PM2.5. Kegiatan tersebut seperti proses grinding dan aktivitas transportasi pengangkut barang pada kawasan Industri Kimia. Selain itu, kendala pada proses produksi juga dapat menyebabkan bertambahnya emisi PM2.5, seperti kerusakan bagfilter yang dapat melepaskan partikulat halus tanpa melalui pengolahan. Berdasarkan kondisi tersebut, dapat membahayakan makhluk hidup yang menghirup udara di kawasan terkait. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk merancang desain sistem monitoring PM2.5 berbasis low cost sensor pada Industri Kimia yang dapat mengklasifikasikan data yang dihasilkan oleh sensor dengan ISPU. Selain itu, terdapat sarana informasi kepada pekerja mengenai konsentrasi partikulat serta kualitas udara yang dihirup dan notifikasi peringatan jika kualitas udara terhitung kategori tidak sehat. Metode yang digunakan dalam pembuatan sistem monitoring tersebut yaitu dengan melakukan pemograman menggunakan software Arduino IDE dan diuji tingkat akurasi hasil pengukuran dengan membandingkan hasil pengukuran alat terkalibrasi yaitu HVAS. Hasil pengujian tersebut didapatkan data persentase error PM2.5 sebesar 10%. Dengan demikian, prototype memiliki akurasi pembacaan yang baik dan dapat diimplementasikan pada industri
Efektivitas Kombinasi Biokoagulan Kitosan Cangkang Kepiting Bakau (Scylla serrata) dan Pati Kulit Singkong (Manihot esculenta C.) dalam Menurunkan Kadar COD dan Fosfat pada Limbah Laundry Adhi Setiawan; Aulia Salsabila Irfanindya Putri; Alma Vita Sophia
Conference Proceeding on Waste Treatment Technology Vol. 6 No. 1 (2023): Conference Proceeding on Waste Treatment Technology
Publisher : Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Beban pencemar limbah laundry dapat diatasi melalui proses koagulasi-flokulasi menggunakan biokoagulan kitosan cangkang kepiting bakau dan kulit singkong yang ramah lingkungan. Kitosan cangkang kepiting bakau mengandung gugus amina kuat (NH2) sebagai polielektrolit multifungsi dan berperan dalam pembentukan flok. Kulit singkong kaya akan pati yang dapat digunakan sebagai koagulan alami. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besar persentase penurunan kadar COD dan fosfat pada limbah laundry menggunakan kombinasi biokoagulan kitosan cangkang kepiting bakau dan pati kulit singkong. Proses pembentukan kitosan melalui tahap demineralisasi, deproteinasi, dan deasetilasi. Pati kulit singkong diperoleh melalui ekstraksi pati dengantahapan pencucian, pengecilan ukuran, perendaman, pendinginan, pencairan, penyaringan, sentrifugasi, penetralan pH, sentrifugasi ulang, dan pengeringan. Jar test dilakukan secara batch dengan kondisi putaran cepat 100 rpm selama 1 menit, putaran lambat 60 rpm selama 10 menit, dan sedimentasi selama 30 menit. Variasi komposisi dosis biokoagulan kombinasi pada proses jar test 25 ppm : 25 ppm, 50 ppm : 50 ppm, 75 ppm : 75 ppm, dan 100ppm : 100 ppm. Efisiensi penyisihan COD dan fosfat terbaik dihasilkan pada konsentrasi 25 ppm : 25 ppm sebesar 42,83% dan 86,72%.
Analisis Life Cycle Assessment (LCA) Proses Pengolahan Air Limbah Industri Pengolahan Susu dengan Pendekatan Metode Recipe 2016 Endpoint (H) Ahmad Erlan Afiuddin; Agnesya Miradika Rachmasari; Alma Vita Sophia
Conference Proceeding on Waste Treatment Technology Vol. 6 No. 1 (2023): Conference Proceeding on Waste Treatment Technology
Publisher : Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Industri pengolahan susu merupakan sektor penting dalam sektor pangan yang membutuhkan pengelolaan air limbah yang efektif. Air limbah industri pengolahan susu mengandung kandungan organik yang tinggi dan senyawa berbahaya lainnya yang berpotensi menyebabkan pencemaran dan kerusakan lingkungan pada ekosistem perairan. Proses pengolahan limbah industri pengolahan susu juga dapat memberikan dampak terhadap lingkungan dari emisi ke udara yang disebabkan karena penggunaan energi listrik. Oleh karena itu, perlu adanya kajian dampak lingkungan menggunakan metode Life Cycle Assessment (LCA). Penelitian dilakukan untuk mengidentifikasi dampak lingkungan pada proses pengolahan air limbah industri pengolahan susu. Metode yang digunakan yaitu Recipe 2016 Endpoint (H) dengan software Open.LCA 1.11.0 Hasil penelitian analisis LCA menunjukkan dampak yang dihasilkan dari proses pengolahan air limbah yaitu Human Health 1,76 × 10?4 Pt, Ecosystem Quality 4,54 × 10?8 Pt, dan Resources Availibility 0 Pt. Human Health merupakan dampak utama pada proses pengolahan air limbah dengan kontribusi dampak 99,9%.
Analisis Indeks Kualitas Air Sungai Widas Kabupaten Nganjuk Azhar Nur Afifah; Alma Vita Sophia; Denny Dermawan
Conference Proceeding on Waste Treatment Technology Vol. 6 No. 1 (2023): Conference Proceeding on Waste Treatment Technology
Publisher : Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sungai Widas merupakan salah satu badan air yang digunakan oleh masyarakat Kabupaten Nganjuk sebagai sarana rekreasi air, budidaya ikan, dan pengairan tanaman. Perkembangan aktivitas manusia yang menghasilkan banyak zat pencemar yang dibuang ke badan air akan mengakibatkan akumulasi pencemaran,sehingga dapat menurunkan kualitas dari badan air. Evaluasi kualitas badan air penting dilakukan mengingat penggunaannya sebagaisumber air bagi masyarakat. Tujuan penelitian ini untuk mengetahuistatus mutu Sungai Widas menggunakan Metode Indeks Pencemaran (IP), serta hasil pembobotan Indeks Kualitas Air (IKA). Parameter yang dianalisis yaitu pH, DO, BOD, COD, TSS, NO3-N, Total Fosfat, dan Fecal Coliform. Titik yang telah dilakukan analisis yaitu Jembatan Pasar Bagor danJembatan Lengkong. Nilai IP di Jembatan Pasar Bagor pada Tahun 2020, 2021, dan 2022 secara berturut-turut yaitu 5,248; 1,263; dan 3,901; sedangkan pada Jembatan Lengkong sebesar 2,301; 1,963; dan 3,743. Semakin tinggi nilai IP menunjukkan pada daerah tersebut tingkat pencemaran semakin tinggi. Nilai IKA Sungai Widas pada Tahun 2020, 2021, dan 2022 secara berturut-turut yaitu 40, 50, dan 50. Semakin rendah nilai IKA menunjukkan bahwa status mutu Sungai Widas termasuk dalam kondisi tercemar.
IDENTIFIKASI JENIS LIMBAH KONSTRUKSI PADA PROYEK KONSTRUKSI PABRIK MINYAK GORENG Febe Yemima Henvy; Alma Vita Sophia; Denny Dermawan
Conference Proceeding on Waste Treatment Technology Vol. 6 No. 1 (2023): Conference Proceeding on Waste Treatment Technology
Publisher : Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia mengalami perkembangan sarana-prasarana seperti pembangunan fasilitas umum, gorong-gorong, pabrik, dan gudang. Perkembangan ini dapat menimbulkan peningkatan jumlah limbah konstruksi. Limbah konstruksi yang dihasilkan bisa berbeda-beda tergantung jenis konstruksi dan manajemen proyek. Limbah konstruksi memiliki dampak negatif seperti pencemaran tanah dan degradasi lingkungan. Maka dari itu, penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis limbah konstruksi berdasarkan bentuk, sifat, dan proses dalam konstruksi pabrik minyak goreng. Penelitian ini menggunakan metode kuesioner dan menyebarkannya kepada kontraktor, konsultan, warga sekitar, dan mahasiswa. Penelitian ini menggunakan uji friedman untuk mengidentifikasi hubungan perbedaan jenis pekerjaan dengan hasil kuesioner sedangkan mean value untuk menganalisis jawaban. Limbah konstruksi yang ada di proyek ini berupa sisa kayu (2,97), pembungkus semen (3,19), sisa potongan besi atau baja (3,03), kaleng cat (2,72), ember cat (2,75), sisa tanah galian (2,97), serta batu pecah (2,94). Limbah konstruksi berupa fisik dan tergolong menjadi inert, non inert, natural waste, dan direct waste. Limbah konstruksi yang termasuk inert seperti sisa potongan besi, batu pecah, kaleng, dan ember cat. Limbah konstruksi yang termasuk non inert seperti pembungkus semen, sisa kayu, dan sisa tanah galian.Natural waste pada proyek ini seperti sisa tanah sedangkan yang termasuk direct waste seperti sisa kayu, pembungkus semen, kemasan cat, dan batu pecah.
Evaluasi Pengajuan Dokumen Persetujuan Teknis Pembuangan Air Limbah dan Emisi di DLH Kabupaten Gresik Iswatun Khasanah; Ahmad Erlan Afiuddi; Alma Vita Sophia
Conference Proceeding on Waste Treatment Technology Vol. 7 No. 1 (2024): Conference Proceeding on Waste Treatment Technology
Publisher : Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Persetujuan teknis adalah izin yang diberikan oleh pemerintah pusat atau daerah yang menetapkan standar perlindungan dan pengelolaan lingkungan yang harus dipenuhi oleh usaha atau kegiatan yang berdampak pada lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengajuan persetujuan teknis di DLH Kabupaten Gresik. Metode pengumpulan data melibatkan evaluasi pengajuan persetujuan teknis, wawancara, dan pengambilan kuisioner. Sampel dokumen yang dievaluasi terdiri dari 27 dokumen persetujuan teknis pembuangan air limbah dan 5 dokumen persetujuan pembuangan emisi. Evaluasi dilakukan pada tiga aspek yaitu alur pengajuan, kelengkapan administrasi, dan kelengkapan teknis. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa alur pengajuan persetujuan teknis pembuangan emisi lebih sesuai dengan SOP. Dari aspek kelengkapan administrasi, 23 dari 27 dokumen pembuangan air limbah dinyatakan lengkap, sementara hanya 2 dari 5 dokumen pembuangan emisi yang lengkap. Pada aspek kelengkapan teknis, 8 dari 27 dokumen pembuangan air limbah memenuhi semua persyaratan teknis, sedangkan hanya 1 dari 5 dokumen pembuangan emisi yang lengkap. Wawancara dilakukan dengan Kepala Seksi Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan untuk memperkuat hasil evaluasi. Hasil kuisioner didapatkan 10 responden dengan hasil rata-rata responden setuju dengan adanya rekomendasi penyusunan panduan persetujuan teknis dan digitallisasi pengajuan persetujuan teknis.
Sistem Monitoring Kualitas Air Limbah Industri Pakan Ternak Berbasis Internet of Things Fitri Nur Kusumatuti; Alma Vita Sophia; Ryan Yudha Adhitya
Conference Proceeding on Waste Treatment Technology Vol. 7 No. 1 (2024): Conference Proceeding on Waste Treatment Technology
Publisher : Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemantauan IPAL di Indonesia seringkali dilakukan oleh operator IPAL secara manual yang membutuhkan waktu lama dalam pelaporan hasil pengujian dan tidak dapat dilakukan setiap saat. Penelitian ini bertujuan untuk meringankan beban operator dan mempercepat pelaporan hasil pengujian parameter air limbah secara terus-menerus. Perancangan alat ini terdiri dari tiga tahap yaitu desain perangkat keras, desain perangkat lunak dan pengumpulan data. Perangkat keras yang digunakan meliputi ESP32 sebagai mikrokontroler, sensor untuk mengukur parameter pH, dan gas amonia, serta LCD ukuran 16x2 karakter untuk menampilkan hasil pengukuran sensor. Perangkat lunak yang digunakan adalah aplikasi Thonny IDE untuk pembuatan program python dan website Thingspeak untuk menampilkan hasil pemantauan IPAL. Metode pengumpulan data melibatkan pengujian kinerja sistem alat pemantauan dengan membandingkan hasil pengukuran sensor dengan pengukuran pada alat ukur. Keakuratan alat terbagi atas keakuratan masing-masing sensor. Hasil Root Mean Square Error (RMSE) Sensor pH menunjukkan nilai 0,446. Sedangkan nilai korelasi antara variabel ppm dan tegangan keluaran sensor gas amonia sebesar 94,86%. Kadar gas amonia yang terukur meningkat seiring dengan meningkatnya nilai pH pada sampel air. Platform Thingspeak menampilkan hasil pemantauan alat setiap 20 detik dan dapat diakses dimana saja dengan koneksi internet dan link website.
Analisis Perhitungan Emisi Karbon Monoksida (CO) di Perempatan Gedangan Kabupaten Sidoarjo dengan Software AERMOD Muhammad Gilang Cahyanto; Alma Vita Sophia; Ahmad Erlan Afiuddin
Conference Proceeding on Waste Treatment Technology Vol. 7 No. 1 (2024): Conference Proceeding on Waste Treatment Technology
Publisher : Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perempatan Gedangan merupakan wilayah yang terletak di Kabupaten Sidoarjo. Perempatan Gedangan memiliki jalan arteri primer 2 arah yaitu Jalan Ahmad Yani yang menghubungkankegiatan nasional dengan kegiatan wilayah sehingga selalu menyebabkan terjadinya kepadatan aktivitas kendaraan bermotor yang berdampak terganggunya kualitas udara ambien. Penelitian bertujuan mengidentifikasi emisi karbon monoksida (CO) menggunakan software AERMOD. Identifikasi emisi karbon monoksida (CO) pada lokasi penelitian dibagi ke dalam 2 segmen dan berdasarkan waktu hari kerja, transisi, dan libur selama bulan Maret 2024. Hasil dari penelitian menunjukkan volume kendaraan rata-rata tertinggi segmen 1 terjadi di hari transisi sebesar 17.015 kendaraan/jam dengan beban emisi 0,00021361 g/s.m2 di Jalan Ahmad Yani. Sedangkan volume kendaraan rata-rata tertinggi segmen 2 terjadi di hari transisi sebesar 18.024 kendaraan/jam dengan beban emisi 0,000180388 g/s.m2 di Jalan Ahmad Yani. Hasil konsentrasi yang dihitung menggunakan software AERMOD menunjukkan nilai konsentrasi tertinggi CO hari kerja sebesar 7,05 ppm, hari transisi sebesar 19,18 ppm, dan hari libur sebesar 25,03 ppm.