Claim Missing Document
Check
Articles

Found 11 Documents
Search
Journal : MEDIC MEdical Dedication

PELATIHAN PERUBAHAN PERILAKU DAN PENINGKATAN IMUNITAS DI ERA PANDEMI COVID-19 BAGI PARA GURU ANGGOTA PGRI DI KOTA JAMBI DAN KABUPATEN MUARO JAMBI Humaryanto Humaryanto; Mifftahurahmah Mifftahurahmah; Huntari Harahap; Putri Sari Wulandari
Medical Dedication (medic) : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat FKIK UNJA Vol. 4 No. 2 (2021): MEDIC. Medical dedication
Publisher : Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract The world is under pressure from the Corona virus disease 2019 (Covid-19) pandemic since 2020. The impact of the pandemic is now beginning to spread to the world of education. Almost 18 months after schools in Indonesia were closed to curb the spread of COVID-19, limited face-to-face learning has been started. The health protocol must always be implemented by all school members and the role of the teacher is very important in this situation, especially regarding the correct use of masks. In addition, to maintain endurance, students and teachers must consume nutritious food and vitamins. Many original Indonesian herbal plants can be consumed as immune boosters. The objectives of this community service activity is to increase teacher knowledge in changing behavior and increasing immunity in the era of the Covid-19 pandemic. The method used is counseling and training through virtual webinar activity with topics on how to use, store, and dispose of mask waste, Covid-19 updates, herbal medicine, and nutrition in the Covid-19 era. This activity was attended by 54 teachers from Jambi City (46 people; 85.19%) and Muaro Jambi Regency (8 people; 14.81%). The participants of the activity consisted of elementary school teachers (72.22%), junior high school/MTs teachers (25.93%), and senior high school teacher (1.85%). This community service obtained the conclusion of counseling and training can increase the teacher knowledge in changing behavior and increasing immunity in the Covid-19 pandemic era. Keywords: Training, behavior change, immunity enhancement, Covid-19 ABSTRAK Dunia berada di bawah tekanan dari pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) sejak tahun 2020. Dampak dari pandemic tersebut kini mulai merambah ke dunia pendidikan. Hampir 18 bulan setelah sekolah di Indonesia ditutup untuk menekan penyebaran Covid-19, pembelajaran tatap muka secara terbatas telah dimulai. Protokol kesehatan harus selalu dilaksanakan oleh seluruh warga sekolah dan peran guru sangat penting pada situasi ini, terutama mengenai penggunaan masker yang benar. Selain itu, untuk menjaga daya tahan tubuh, siswa dan guru harus mengkonsumsi makanan bergizi dan vitamin. Banyak tanaman-tanaman herbal asli Indonesia yang dapat dikonsumsi sebagai immune booster. Tujuan dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan guru dalam perubahan perilaku dan peningkatan imunitas di era pandemi Covid-19. Metode yang digunakan adalah penyuluhan dan pelatihan melalui kegiatan webinar virtual dengan topik cara penggunaan, penyimpanan, dan pembuangan limbah masker, update Covid-19­, herbal medicine, dan nutrisi di era Covid-19. Kegiatan ini dihadiri oleh 54 orang guru yang berasal dari Kota Jambi (46 orang; 85,19%) dan Kabupaten Muaro Jambi (8 orang; 14,81%). Peserta kegiatan terdiri dari guru SD (72,22%), guru SMP/MTs (25,93%), dan guru SMA/SMK (1,85%). Pengabdian masyarakat ini memperoleh simpulan, penyuluhan dan pelatihan dapat meningkatkan pengetahuan guru dalam perubahan perilaku dan peningkatan imunitas di era pandemi Covid-19. Kata kunci : Pelatihan, perubahan perilaku, peningkatan imunitas, Covid-19
PELATIHAN RELAWAN TANGGAP DARURAT DAN PERUBAHAN PERILAKU DI ERA PANDEMI COVID-19 BAGI PARA GURU ANGGOTA PGRI DI KOTA JAMBI DAN KABUPATEN MUARO JAMBI Humaryanto Humaryanto; Mifftahurahmah Mifftahurahmah; Huntari Harahap; Putri Sari Wulandari
Medical Dedication (medic) : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat FKIK UNJA Vol. 5 No. 1 (2022): MEDIC. Medical dedication
Publisher : Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACT Corona Virus Disease 2019 has infected about 126,063 people in the world, and caused 4,616 deaths. Therefore, since March 12, 2020, COVID-19 has been designated by WHO as a pandemic in the world. In Indonesia alone, COVID-19 has caused 1,528 people who were positive for Covid-19 and 136 people died. One of the efforts made is by making Government regulation no. 2 of 2020 concerning Large-Scale Social Restrictions, as well as establishing a public health emergency due to the Covid-19 virus through Presidential Decree, no. 11 of 2020. The purpose of this community service activity is to train teachers as volunteers. in emergency response situations and prevention efforts by changing behavior in the Covid-19 pandemic era. The method used is counseling and training through virtual webinar activities with the topics of BHD and Emergency knowledge education in schools, ISOMAN patient education at home, Prevention of (tropical) infectious diseases and vaccinations, Post-Covid-19 psychological problems. This activity was attended by 104 teachers from Jambi City (79 people; 75.96%) and Muaro Jambi Regency (25 people; 24.04%). Participants consisted of kindergarten teachers (1 person, 0.96%), elementary school teachers (66 people, 63.64%), and junior high school teachers (34 people, 33.68%), and high school teachers (3 people, 2.88 %). This community service concludes, counseling and training can increase teacher knowledge in emergency response situations and prevention efforts by changing behavior in the Covid-19 pandemic era. Keywords: Training, Volunteers, Emergency Response, Covid-19 ABSTRAK Corona Virus Disease 2019 telah menjangkiti sekitar 126.063 orang di dunia, dan menyebabkan 4.616 kematian. Oleh karena itu, sejak tanggal 12 Maret 2020, covid-19 ditetapkan oleh WHO sebagai pandemic di dunia. Di Indonesia sendiri, covid-19 sudah menyebabkan 1.528 orang yang positif terkena Covid-19 dan 136 orang meninggal. Salah satu usaha yang dilakukan yakni dengan membuat peraturan Pemerintah no 2 Tahun 2020 tentang Pembatasan Sosial Berskala Besar, serta penetapan darurat kesehatan masyarakat akibat virus Covid-19 melalui Kepres, no.11 tahun 2020. Tujuan dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah melatih guru sebagai relawan dalam situasi tanggap darurat dan upaya pencegahan dengan perubahan perilaku di era pandemi Covid-19. Metode yang digunakan adalah penyuluhan dan pelatihan melalui kegiatan webinar virtual dengan topik Edukasi pengetahuan BHD dan Kegawatdaruratan di sekolah, Edukasi pasien ISOMAN di rumah, Pencegahan penyakit Infeksi (tropis) dan vaksinasi, Permasalahan Psikologi post Covid-19. Kegiatan ini dihadiri oleh 104 orang guru yang berasal dari Kota Jambi (79 orang; 75,96%) dan Kabupaten Muaro Jambi (25 orang; 24,04%). Peserta terdiri dari guru TK (1 orang, 0,96%), guru SD (66 orang, 63,64%), dan guru SMP (34 orang,33,68%), serta guru SMA (3 orang, 2,88%). Pengabdian masyarakat ini memperoleh simpulan, penyuluhan dan pelatihan dapat meningkatkan pengetahuan guru dalam dalam situasi tanggap darurat dan upaya pencegahan dengan perubahan perilaku di era pandemi Covid-19. Kata Kunci : Pelatihan, Relawan, Tanggap darurat, Covid-19
PENYULUHAN KESEHATAN WASPADA ADIKSI INTERNET PADA REMAJA DI MASA PANDEMI COVID-19 Nindya Aryanty; Raihanah Suzan; Mirna Marhami Iskandar; Putri Sari Wulandari; Ima Maria
Medical Dedication (medic) : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat FKIK UNJA Vol. 5 No. 2 (2022): MEDIC. Medical dedication
Publisher : Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penggunaan internet yang berlebih dan tidak terkendali menyebabkan munculnya adiksi internet. Pada tahun 2018, The eleventh revision of the International Classification of Diseases (ICD-11) yang dirilis oleh World Health Organization (WHO) memasukkan gangguan internet sebagai gangguan baru yang sering dikaitkan dengan adiksi internet. Remaja mengalami periode transisi dari kanak-kanak menjadi dewasa yang ditandai oleh rasa ingin tahu yang tinggi dan selalu ingin mencoba hal-hal baru sehingga remaja dikhawatirkan rentan mengalami adiksi internet. Pandemi Covid-19 yang mengharuskan setiap orang lebih banyak menghabiskan waktu di rumah, semakin meningkatkan pajanan internet pada remaja. Penelitian terhadap siswa di 13 SMA Negeri Kota Jambi pada tahun 2021 menemukan kejadian adiksi internet sebesar 23,25%. Tujuan dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah untuk meningkatkan kewaspadaan orangtua, guru serta siswa akan ancaman adiksi internet di masa Pandemi Covid-19. Metode yang digunakan adalah penyuluhan berupa seminar kesehatan. Kegiatan ini dihadiri oleh 201 orang peserta yang terdiri dari 50% siswa SMA, 46% guru, 1% orang tua, dan 3% peserta dengan profesi lainnya. Berdasarkan hasil pengisian kuesioner didapatkan 13% peserta mengalami adiksi internet dengan 69% diantaranya merupakan siswa SMA, sebanyak 53% peserta mengaku ada peningkatan penggunaan internet dalam 12 bulan terakhir, 48% peserta menggunakan internet dengan durasi 6-10 jam per hari selama pandemi, dan 32,3% peserta menggunakan internet dengan alasan tugas sekolah.
SKRINING DAN EDUKASI PENCEGAHAN OBESITAS PADA REMAJA DI KOTA JAMBI raihana suzan; huntari harahap; rita halim; Putri Sari wulandari; Nyndya Ariyanty
Medical Dedication (medic) : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat FKIK UNJA Vol. 5 No. 2 (2022): MEDIC. Medical dedication
Publisher : Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang: Overweight dan obesitas pada remaja dianggap serius karena efek jangka panjang yang membuatnya menjadi tantangan kesehatan masyarakat utama di abad 21. Indonesia merupakan salah satu negara yang menghadapi “double burden” yaitu adanya malnutrisi dan peningkatan prevalensi dari overweight dan obesitas. Metode: Kegiatan dilaksanakan pada acara “Car Free Day”di Lapangan Gubernur Provinsi Jambi. Peserta menjalani pemeriksaan antropometri untuk skrining obesitas dan menerima edukasi berupa pemberian leaflet dan konsultasi kesehatan terkait obesitas pada remaja. Hasil: Kegiatan diikuti oleh 67 orang peserta, 7orang peserta mengalami overweight dan 6 orang peserta (8,6%) mengalami obesitas. Rata-rata nilai pre tes adalah 40,79 dan nilai post tes 70,74. Kesimpulan: Terjadi peningkatan pengetahuan peserta pengabdian setelah dilakukan edukasi terkait obesitas pada remaja. Kata kunci: Asupan makan, aktivitas fisik, obesitas, covid-19
PENYULUHAN UNTUK MENCEGAH KECACINGAN PADA ANAK SDN 208/IV TELANAI PURA GUNA MENINGKATKAN KONSENTRASI BELAJAR PADA ANAK Hanina Hanina; Rita Halim; Putri Sari Wulandari; Maria Estela Karolina
Medical Dedication (medic) : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat FKIK UNJA Vol. 6 No. 2 (2023): MEDIC. Medical dedication
Publisher : Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/medicaldedication.v6i2.28828

Abstract

ABSTRACTThe prevalence of worm infection in children in Indonesia is still quite high, that is approximately 45-65% and in areas with poor environmental conditions it can reach 80%. Worm infection result in loss of nutritional intake such as carbohydrates and protein which has an impact on reducing the quality of resourcesman. This condition can hinder physique development, intelligence and productivity, lower body resilience, decrease human resources and increase risk of ill and death. Prevention and control of worm infection requires effort to increasing clean and healthy living behavior. SDN 208/IV is one of the public elementary schools in Jambi City which was founded in 2017 and is still accredited C. This elementary school still lacks facilities, including cleaning facilities or toilets. This can be a health problem because PHBS certainly requires adequate facilities. The education program were carried out targeting all students at SDN 208/IV Jambi City using an interactive discussion method. This program aims to increase children's knowledge about worms that can infect humans, symptoms, transmission methods, prevention and treatment of worm infections. Beside that, a six-step hand washing exercise demonstration was also carried out so that children could apply PHBS well. Level knowledge respondents be measured throughquestionnaire as much two time that is before counseling (pre test) and after counseling (post test) whichconsists from 20 item question. From data analysis of questionnaire results before counseling (pre test) andafter counseling (post test) obtained average (mean) results pre test 70.12 with a standard deviation of 13.78 and an average post test result of 80.56 with a standard deviation of 1 1.40 . There was increase in average yield questionnaire after counseling compared before counseling. It means counseling to students at SDN 208/IV Jambi City enough beneficial in increase knowledge student about prevention worms.Keywords: worms, counseling, SDN 208/IV ABSTRAKPrevalensi kecacingan pada anak di Indonesia masih cukup tinggi yaitu antara 45-65% dan di daerah yang kondisi lingkungannya buruk bisa mencapai 80%. Kecacingan mengakibatkan kehilangan asupan gizi seperti karbohidrat danprotein serta kehilangan darah yang berdampak menurunnya kualitas sumber dayamanusia. Kondisi ini dapat menghambat perkembangan fisik, kecerdasan dan produktivitas, menurunkanketahanan tubuh sehingga mudah terkena penyakit sehingga berakibat menurunnya kualitas sumberdaya manusia dan risiko tinggi kesakitan dan kematian. Pencegahan dan penanggulangan penyakit kecacingan memerlukan upaya peningkatan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS). Pada kegiatan pengabdian ini, dilakukan penyuluhan dengan metode diskusi interaktif untuk meningkatkan pengetahuan anak mengenai cacing yang dapat menginfeksi manusia, gejala, cara penularan, pencegahan dan pengobatan infeksi cacing. Selain itu juga dilakukan demonstrasi senam cuci tangan enam Langkah agar anak dapat menerapkan PHBS dengan baik. Tingkat pengetahuan responden diukur melalui kueisionersebanyak dua kali yaitu sebelum penyuluhan (pre test) dan setelah penyuluhan (post test) yang terdiri dari20 butir pertanyaan. Dari analisis data hasil kueisioner sebelum dilakukan penyuluhan (pre test) dansesudah dilakukan penyuluhan (post test) diperoleh rata-rata (mean) hasil pre test 70,12 dengan standar deviasi 13,78 dan rata-rata hasil post test 80,56 dengan standar deviasi 11,40. Dapat disimpulkan bahwa terdapat peningkatan rata-rata hasil kueisioner sesudah penyuluhan dibanding sebelum penyuluhan. Hal ini berarti penyuluhan terhadap siswa di SD N 208/IV Kota Jambi ini cukup bermanfaat dalam meningkatkan pengetahuan siswa mengenai pencegahan cacingan.Kata kunci: kecacingan, penyuluhan, SDN 208/IV  
PENYULUHAN KESEHATAN MEMAKSIMALKAN TATA LAKSANA THALASSEMIA UNTUK MENGOPTIMALKAN KUALITAS HIDUP ANAK THALER Nindya Aryanty; Siti Raudhoh; Marlita Andhika Rahman; Putri Sari Wulandari
Medical Dedication (medic) : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat FKIK UNJA Vol. 6 No. 2 (2023): MEDIC. Medical dedication
Publisher : Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/medicaldedication.v6i2.28837

Abstract

ABSTRACTThalassemia is a red blood cell disorder characterized by reduced or absent synthesis of one or more of the normal globin chains that make up the structure of hemoglobin. Thalassemia β major patients require a lifelong treatment regimen, namely regular blood transfusions, daily chelation therapy and regular medical supervision. Poor adherence to treatment regimens is associated with poor clinical outcomes, increases the risk of complications, risk of death and is implicated in increased healthcare costs. Therefore, families who have children with thalassemia need to have thalassemia health literacy so parents could make right decisions to improve the quality of care and treatment for children. Demographic data found that the majority of parents had a high school education (father 45.83%, mother 41.67%) with the majority of fathers' jobs being laborers (41.67%) and mothers being housewives (79.16%). The majority of families come from low socio-economic levels with the majority's income below the provincial minimum wage. This community service activity is aimed at increasing the health literacy of parents and children with thalassemia (thaler children) as well as related stakeholders regarding optimal thalassemia management services to improve the quality of life of thalassemia children.Keywords: thalassemia, health literacy, quality of life ABSTRAKThalassemia merupakan kelainan sel darah merah yang ditandai dengan berkurangnya atau tidak adanya sintesis dari satu atau lebih rantai globin normal yang menyusun struktur hemoglobin. Pasien Thalassemiaβ mayor membutuhkan kepatuhan seumur hidup terhadap rejimen pengobatan yaitu transfusi darah secara teratur, terapi kelasi setiap hari dan pengawasan medis yang rutin. Kepatuhan yang buruk terhadap rejimen pengobatan dikaitkan dengan luaran klinis yang buruk, meningkatkan risiko komplikasi, risiko kematian dan berimplikasi pada peningkatan biaya perawatan kesehatan. Oleh karena itu, literasi kesehatan thalassemia perlu dimiliki oleh keluarga yang memiliki anak dengan thalassemia sehingga dapat mengarahkan orangtua pada pengambilan keputusan guna meningkatkan kualitas pengasuhan dan pengobatan untuk anak. Data demografi menemukan mayoritas orangtua memiliki tingkat pendidikan terakhir SMA (ayah 45,83%, ibu 41,67%) dengan pekerjaan ayah mayoritas adalah buruh (41,67%) dan ibu sebagai ibu rumah tangga (79,16%). Mayoritas keluarga berasal dari tingkat sosial-ekonomi rendah dengan mayoritas penghasilan di bawah UMP. Kegiatan pengabdian masyarakat ini ditujukan untuk meningkatkan literasi kesehatan orangtua dan anak penyandang thalassemia (anak thalaer) serta stakeholder terkait tentang layanan tata laksana thalassemia yang optimal untuk meningkatkan kualitas hidup anak thaler. Kata kunci: thalassemia, literasi kesehatan, kualitas hidup
SKIN INFECTION PREVENTION EDUCATION FOR STUDENTS OF TANJUNG PASIR AL-AWWABIEN ISLAMIC BOARDING SCHOOL, JAMBI Husman, Lipinwati; Dewi, Hasna; Hanina, Hanina; Fairuz, Fairuz; Wulandari, Putri Sari
Medical Dedication (medic) : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat FKIK UNJA Vol. 8 No. 1 (2025): MEDIC. Medical dedication
Publisher : Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Islamic boarding schools are faced health problems with various types of diseases such as skin diseases and TB. Skin diseases can be caused by bacteria, fungi, parasites, which have the potential to be contagious if students does not practice Clean and Healthy Living Behavior (PHBS). For this reason, the community service team from the Faculty of Medicine and Health Sciences, Universitas Jambi provides education regarding PHBS, carries out skin scraping examinations and it’s treatment. PHBS counseling, looking at the level of knowledge from the pretest and posttest results. The objective of this study is to increase knowledge regarding PHBS prevention of skin infections among students at the Tanjung Pasir Al-Awwabien Islamic Boarding School, Jambi. The implementation of community service activities on Sunday, 11 August 2024 at the Tanjung Pasir Al-Awwabien Jambi Islamic Boarding School. The activity is in the form of PHBS counseling for the prevention of skin infections among students boarding at Islamic boarding schools followed by interactive discussions. The counseling was attended by 135 students aged 10 – 20 years, male and female respondents were 74 and 61 people. The respondent's level of knowledge was measured through a questionnaire twice, pretest and posttest which consisted of 13 questions. The results of data analysis from the questionnaire results obtained an average pretest result of 88.5 and an average posttest result of 97.5. There was an increase in the average value of students knowledge regarding PHBS, even though the score was in the very good category. Interactive counseling can increase students' knowledge, and it is hoped that good PHBS knowledge can be applied in their lives.
EVALUATION OF BLOOD PRESSURE, CHOLESTEROL, GLUCOSE, AND URIC ACID LEVELS IN PATIENTS AT THE OLAK KEMANG HEALTH CENTRE IN JAMBI CITY Attiya Istarini; Lipinwati; Hasna Dewi; Wulandari, Putri Sari; Samsirun Halim; Amatullah, Afifah; Hafizah; Denok Tri Hardiningsih
Medical Dedication (medic) : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat FKIK UNJA Vol. 8 No. 1 (2025): MEDIC. Medical dedication
Publisher : Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACT Hypertension is a chronic elevation of systemic arterial pressure beyond a level that may damage the endothelium. Individuals with hypertension typically demonstrate increased levels of blood glucose, cholesterol, and uric acid. Hyperlipidemia, age, and hypertension exhibit a complicated interplay that profoundly influences cardiovascular risk. Inadequate management of blood pressure and insufficient public awareness regarding the early detection of metabolic syndrome continue to significantly worsen the global prevalence of cardiovascular disease.This community service initiative assessed blood pressure and blood chemistry to identify early risk factors for cardiovascular disease. Olak Kemang Health Centre, affiliated with Jambi University's Faculty of Medicine and Health Sciences, conducts community service projects. Patients of the Regular Olak Kemang Health Center engaged in this research. Following an 8-hour fasting period, all individuals underwent assessments of their blood pressure, cholesterol levels, glucose, and uric acid concentrations. This study evaluated the blood pressure and clinical chemistry of 44 subjects. Seven patients (15.9%) exhibited pre-hypertension, twelve (27.3%) presented with stage 1 hypertension, and eleven (25%) were diagnosed with stage 2 hypertension. The majority of individuals with hypertension were aged 46 to 55 years. In the community service, 4 participants exhibited elevated uric acid levels, 9 had elevated glucose levels, and 7 had elevated cholesterol levels. Eight patients with stage 1 hypertension exhibited higher blood chemistry levels. Considering that glucose, cholesterol, and uric acid are associated with cardiovascular disease risk, it is advisable for patients with hypertension to have their levels regularly monitored. Their connection highlights the need for integrated management strategies to improve patient care and prevent complications.  Keywords: Elderly, Hypertension, Hyperlipidemia, Hyperglicemia, Hyperuricemia.   ABSTRAK Hipertensi adalah peningkatan kronis tekanan arteri sistemik di atas level yang dapat merusak endotelium pembuluh darah. Individu dengan hipertensi biasanya menunjukkan peningkatan kadar glukosa darah, kolesterol, dan asam urat. Hiperlipidemia, usia, dan hipertensi menunjukkan interaksi yang meningkatkan resiko kejadian penyakit kardiovaskular. Manajemen tekanan darah yang tidak memadai dan kurangnya kesadaran publik mengenai deteksi dini sindrom metabolik terus memperburuk prevalensi penyakit kardiovaskular global secara signifikan. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk pemeriksaan tekanan darah dan kimia darah untuk mengidentifikasi lebih awal faktor risiko penyakit kardiovaskular. Kegiatan ini diinisiasi oleh Fakultas kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Jambi bekerja sama dan dilaksanakan di Puskesmas Olak Kemang Kota Jambi. Pasien Puskesmas Reguler Olak Kemang terlibat dalam kegiatan ini. Setelah puasa selama 8 jam, semua individu menjalani penilaian tekanan darah, kadar kolesterol, glukosa, dan konsentrasi asam urat. Studi ini mengevaluasi tekanan darah dan kimia klinis dari 44 peserta. Tujuh orang (15,9%) menunjukkan pra-hipertensi, dua belas orang (27,3%) menunjukkan hipertensi stadium 1, dan sebelas orang (25%) didiagnosis hipertensi stadium 2. Mayoritas individu dengan hipertensi berusia 46 hingga 55 tahun. Dalam pengabdian masyarakat, empat orang menunjukkan peningkatan kadar asam urat, sembilan orang memiliki peningkatan kadar glukosa, dan tujuh orang memiliki peningkatan kadar kolesterol. Delapan pasien dengan hipertensi stadium 1 menunjukkan kadar kimia darah yang lebih tinggi. Mengingat bahwa glukosa, kolesterol, dan asam urat berhubungan dengan risiko penyakit kardiovaskular, disarankan bagi pasien hipertensi untuk memantau kadar kimia darah secara teratur. Hubungan antara hipertensi dan sindrom metabolik menunjukkan perlunya strategi manajemen terpadu untuk meningkatkan perawatan pasien dengan hipertensi dan mencegah komplikasi. Kata kunci: Lansia, Hipertensi, Hiperlipidemia, Hiperglikemia, Hiperurisemia
PENINGKATAN PENGETAHUAN MASYARAKAT MENGENAI HIPERTENSI DI PUSKESMAS OLAK KEMANG, DANAU TELUK KOTA JAMBI Attiya Istarini; Lipinwati; Hasna Dewi; Wulandari, Putri Sari; Samsirun Halim; Amatullah, Afifah; Hafizah; Denok Tri Hardiningsih
Medical Dedication (medic) : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat FKIK UNJA Vol. 7 No. 2 (2024): MEDIC. Medical dedication
Publisher : Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hypertension significantly increases the risk of heart, brain and kidney diseases, and is one of the top causes of death and disease throughout the world. One of the global targets for noncommunicable diseases is to reduce the prevalence of hypertension by 33% between 2010 and 2030. This Community Service Activity (CSA) was conducted at the Olak Kemang Health Center. The purpose of this Community Service is the prevention and control of Hypertension by increasing the participation and level of knowledge of the community in Danau Teluk Village through health education and blood pressure checks. The activity was attended by 66 participants, participants were given pretest and posttest questions to measure knowledge about hypertension. The results showed an increase in the knowledge of community service participants after being given counseling about hypertension (p-value 0.000).
PENYULUHAN DAN PELATIHAN PENCEGAHAN WABAH DEMAM BERDARAH DENGUE (DBD) SERTA PEMERIKSAAN JENTIK NYAMUK DI PONDOK PESANTREN TANJUNG PASIR AL-AWWABIEN JAMBI Wulandari, Putri Sari; Aryanty, Nindya; Siregar, Mara Imam Taufiq; Iskandar, Mirna Marhami
Medical Dedication (medic) : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat FKIK UNJA Vol. 7 No. 1 (2024): MEDIC. Medical dedication
Publisher : Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/medicaldedication.v7i1.32996

Abstract

ABSTRACTDengue Hemorrhagic Fever (DHF) is an infectious disease caused by the dengue virus and transmitted through female mosquito vectors of the Aedes aegypti and Aedes albopictus types which are often found in areas with tropical and subtropical climates, especially in urban or semi-urban-areas-and spread quickly and widely. One of the efforts to control dengue fever in Indonesia is Mosquito Nest Eradication (MEN), which is the most effective and efficient strategy to break the chain of dengue transmission by eradicating mosquitoes. The condition of Islamic boarding schools is often associated with an unhealthy environment. When the rainy season arrives, many puddles will appear in the Islamic boarding school environment, both in the inner and outer yards, which can become a breeding ground for mosquitoes. Stagnant water can become a breeding ground for mosquito larvae or larvae which originate from eggs and will grow into adult mosquitoes. The aim of this activity is to increase the knowledge and skills of students at the Tanjung Pasir Al-Awwabien Jambi Islamic Boarding School in an effort to prevent dengue transmission and prevent a dengue outbreak from developing. The method used is outreach in the form of health seminars and training to prevent dengue fever outbreaks. This activity was attended by 93 students consisting of 46 men (49.46%) and 47 women (50.54%). When counseling activities are carried out, activity participants are required to take a pre-test before counseling and a post-test after counseling. The pre-test results showed that most participants had a fair level of knowledge (scores 50-69) at 51.61%, while the post-test results showed that most participants had a good level of knowledge (scores 70-89) at 54.84%. Based on the average results, it was found that participants' test scores increased before and after the counseling activities.Keywords: epidemic, dengue hemorrhagic fever, mosquito larvae, Islamic boarding school, Jambi ABSTRAKDemam Berdarah Dengue (DBD) merupakan penyakit menular yang disebabkan oleh virus dengue dan ditransmisikan melalui vektor nyamuk betina jenis Aedes aegypti dan Aedes albopictus yang seringkali ditemukan di wilayah dengan iklim tropis dan subtropis terutama di daerah perkotaan atau semi perkotaan serta menyebar dengan cepat dan luas. Salah satu upaya pengendalian DBD di Indonesia yaitu Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) yang merupakan strategi paling efektif dan efisien guna memutus rantai penularan DBD dengan membasmi nyamuk. Kondisi pondok pesantren sering dikaitkan dengan lingkungan yang kurang sehat. Bila musim hujan tiba akan muncul banyak genangan di lingkungan pondok pesantren baik di halaman dalam maupun luar yang dapat menjadi sarana berkembang biak nyamuk. Genangan air dapat menjadi tempat berkembang biak jentik atau larva nyamuk yang berasal dari telur dan akan tumbuh menjadi nyamuk dewasa. Tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan pengetahuan dan keterampilan santri Pondok Pesantren Tanjung Pasir Al-Awwabien Jambi dalam upaya pencegahan penularan DBD serta menghindari wabah DBD berkembang. Metode yang digunakan adalah penyuluhan berupa seminar kesehatan dan pelatihan untuk mencegah wabah DBD. Kegiatan ini dihadiri oleh 93 santri yang terdiri dari 46 orang laki-laki (49,46%) dan 47 orang perempuan (50,54%). Saat kegiatan penyuluhan dilaksanakan, peserta kegiatan wajib mengerjakan pre-test sebelum penyuluhan dan post-test setelah penyuluhan. Hasil pre-test menunjukkan paling banyak peserta memiliki tingkat pengetahuan cukup (nilai 50-69) sebanyak 51,61%, sedangkan hasil post-test menunjukkan paling banyak peserta memiliki tingkat pengetahuan baik (nilai 70-89) sebanyak 54,84%. Berdasarkan hasil rerata didapatkan peningkatan nilai test peserta sebelum dan setelah kegiatan penyuluhan.Kata kunci: wabah, demam berdarah dengue, jentik nyamuk, pesantren, Jambi