Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

Freight Courier Payroll System in Islamic Law Review (Study on Id Express Way Halim Bandar Lampung) Marwin, Marwin; Maraliza, Helma; Nugraha S, Muhammad Akbar
ASAS Vol. 15 No. 02 (2023): Asas, Vol. 15, No. 02 Desember 2023
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/asas.v15i02.17926

Abstract

The more advanced about freight forwarding services in the modern era, many people now like to send goods through freight forwarding services such as one of Id Express to facilitate people in carrying out goods delivery activities, where consumers only pay service wages to the Id Express after a transaction where the determination of service wages is carried out by the Id Express. The focus of this research is how the practice of paying couriers for goods in Id Express and seen from the perspective of shari'ah economic law? The purpose of this study is to know and analyze the practice of paying couriers for goods in Id Express and seen from the perspective of shari'ah economic law. This research is a field research. The power collection methods used are; interviews and documentation. The collected data is then analyzed qualitatively with a descriptive approach to explain the entire wage system at Id Express Way Halim, Bandar Lampung. The results of this study found that the freight courier wage system on Id Express Way Halim is a wage system seen from the delivery of goods, where the courier must send goods according to the target given from the Id Express and if the couriers do not send packages according to the target, their salaries will be deducted by 50% from the Id Express, while the wage system is not explained at the beginning of the agreement between the courier and the company, so in Islamic Law it is not allowed because it is not in accordance with the print of the Qur'an surah Hud verse 85, then does not meet the requirements of ijarah which is the willingness of both parties. And not in accordance with Consumer Protection Law No. 8 of 1999 Article 8 Point c.Keywords: Goods Courier Wages System, Id Express Way Halim
Perspektif Fiqh Siyasah terhadap Peran Dinas Sosial dalam Menangani Anak Jalanan di Kota Bandar Lampung S, Kartika; Yolanda, Deni; Maraliza, Helma
As-Siyasi: Journal of Constitutional Law Vol. 1 No. 2 (2021): As-Siyasi: Journal of Constitutional Law
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/as-siyasi.v1i2.11006

Abstract

The existence of street children, homeless people and beggars using the road is not in accordance with the function of the road because it can interfere with safety, security and smooth traffic. Along with the implementation of regional autonomy policies, the regions must play an active role in carrying out efforts to handle these social problems through the role of the Social Service. The research method using field research is carried out by reviewing data sourced from the research location or field. Based on its nature, this research is a descriptive study, namely a study to describe certain phenomena or symptoms. Based on the results of the research, the role of the Bandar Lampung City Social Service is in accordance with the principles of Islamic law, namely having a role to handle street children, namely by controlling the streets, which is handed over to the POL-PP for later coaching at the Bandar Lampung City Social Service. deemed disturbing, they will be arrested and brought to the Social Service and summoned by the family, a report is made in the form of an agreement as an effort to prevent it from happening again. During the coaching street children are given spiritual showers, as well as training and useful teachings. So that later street children will get provisions for a more decent life and can work with the skills that have been given.
Sosialisasi Peranan Digital Marketing Bagi UMKM Di Desa Kasui Pasar Way Kanan Maraliza, Helma; Faisal, Rizky Ananda; Azharyuda, Isnu
Jurnal Pengabdian Sosial Vol. 1 No. 4 (2024): Februari
Publisher : PT. Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/ct4y0n39

Abstract

Salah satu bidang usaha yang tetap konsisten dan berkembang dalam perekonomian nasional salah satunya adalah Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Dengan maraknya pertumbuhan usaha saat ini persaingan pasarpun semakin ketat.Peralihan tren pemasaran dari konvensional (offline) ke media online menyebabkan para pelaku UMKM yang tidak memanfaatkan potensi digital marketing kehilangan kesempatan untuk lebih mengembangkan bisnisnya. Sosialisasi ini diikuti oleh 10 (Sepuluh) orang para pelaku UMKM yang berada di Desa Kasui Pasar Way Kanan. Para pelaku UMKM di sini masih kurang inovatif dalam mengembangkan usahanya. Umumnya, mereka belum menggunakan daya pikir yang kreatif untuk menggunakan digital marketing dengan memanfatkan jejaring sosial sebagai media pemasaran.Sosialisasi ini dilakukan dengan dengan tujuan untuk membentuk usaha kecil yang produktif dan mengikuti perkembangan zaman. Para peserta sosialisasi sangat antusias dengan materi dan pemaparan yang disampaikan.Kondisi ini diharapkan dapat memotivasi para pelaku UMKM mempraktekkan ilmu yang didapat, sehingga usahanya semakin berkembang dan dapat bersaing pada pasar yang lebih luas.
Sosialisasi Pengenalan Chromebook Untuk Digitalisasi Kegiatan Belajar Mengajar Pada SDN 03 Kasui Pasar Maraliza, Helma; Fitri, Desmalia; Sukarno, Faradiya Amartiyana; Anggraini, Mayang Saskia; Gustama, Sonia Novitasari
Jurnal Pengabdian Sosial Vol. 1 No. 7 (2024): Mei
Publisher : PT. Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/2dkd7258

Abstract

Sebagai lembaga pendidikan, SDN 03 Kasui Pasar Way Kanan tanggap dengan perkembangan teknologi. Dengan dukungan SDM yang di miliki sekolah ini siap untuk berkompetisi dengan sekolah – sekolah lainnya dalam pelayanan informasi publik. Teknologi Informasi, menjadi sarana bagi SDN 03 Kasui Pasar Way Kanan untuk memberi pelayanan informasi secara cepat, jelas, dan akuntable. Dari layanan ini pula, sekolah siap menerima saran dari semua pihak yang akhirnya dapat menjawab Kebutuhan masyarakat. Target dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah mengedukasi kepada tenaga pengajar serta para siswa tentang pemanfaatan Chromebook, proses kegiatan belajar mengajar lebih menarik dan meningkatkan inovasi serta kolaborasi antara siswa dan guru,membuat digital classroom menjadi lebih personal dan menarik. Sejak pandemi covid- 19, aktifitas belajar mengajar di SDN 03 Kasui Pasar Way Kanan memang dihentikan sementara dan baru digelar kembali namun masih terbatas, hal ini membuat Pemerintah melakukan transformasi kedalam system manajer berbasis teknologi dengan meluncurkan perangkat Chromebook, Sehingga membuat kami tertarik untuk memperkenalkan dan memperlihatkan fitur fitur yang ada didalam Chromebook ini, agar siswa dan siswi SDN 03 Kasui Pasar Way Kanan paham bilamana program pemerintah ini terselenggarakan. Karena Cara belajar yang dapat dengan mudah diserap adalah yang melibatkan penglihatan, pendengaran, dan gerakan.
Perspektif Hukum Ekonomi Syariah dan Peraturan Pemerintah No. 35 Tahun 2021 terhadap Implementasi Perhitungan Upah Lembur (Studi PT Wahana Ottomitra Multiartha) Yati, Alan; Maraliza, Helma; Topani, Iip Nurul
Kompeten: Jurnal Ilmiah Ekonomi dan Bisnis Vol. 2 No. 4 (2024): Januari 2024
Publisher : PT Seval Literindo Kreasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57141/kompeten.v2i4.119

Abstract

Upah lembur adalah gaji yang dibayarkan pada saat pekerja bekerja melebihi waktu kerja. Penerapan upah lembur bagi karyawan pada lembaga pembiayaan leasing masih menjadi perhatian, di antaranya ketidaksesuaian antara nominal dari hasil perhitungan lembur. Hal ini menimbulkan pertentangan antara buruh dan perusahaan dikarenakan perbedaan nominal upah lembur dan jam kerja yang diperoleh karyawan. Kemudian kesalahan seperti salah hitung nominal upah lembur yang diberikan kepada karyawan dan ketidakterbukaan perusahaan mengenai perhitungan upah lembur karyawan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui perhitungan upah lembur berdasarkan peraturan pemerintah No. 35 tahun 2021 dan menganalisis perhitungan lembur menurut hukum ekonomi syariah. Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan bersifat deskriptif analitis, menggunakan sumber data primer dan sekunder. Populasi penelitian yaitu sebanyak 20 orang karyawan. Berdasarkan hasil penelitian ditemukan bahwa implementasi perhitungan upah lembur karyawan yang dibayarkan tidak sesuai dengan jam kerja lembur karyawan. Karyawan hanya dibayarkan upahnya apabila karyawan bekerja sudah melebihi 3 jam dahulu. Apabila waktu kerja kurang dari 3 jam, maka upah lembur karyawan tidak dibayarkan sesuai dengan peraturan pemerintah No. 35 tahun 2021.
Tinjauan Hukum Islam Terhadap Penentuan Harga Dalam Jual Beli Alat Pertanian Dengan Pembayaran Tunda Studi Di Desa Damarpura Kecamatan Buana Pemaca Kabupaten Oku Selatan Zahara, Rita; Edi, Relit Nur; Maraliza, Helma
Jurnal Hukum Ekonomi Syariah Vol. 9 No. 2 (2025): Desember 2025 (In Process)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/5wne9j94

Abstract

Praktik jual beli di pedesaan kerap berjalan sederhana dan berdasarkan kepercayaan, namun di balik kesederhanaan tersebut sering muncul persoalan kejelasan harga yang berpotensi menimbulkan ketidakadilan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sistem penentuan harga dalam jual beli alat pertanian di Desa Damarpura, Kecamatan Buana Pemaca, Kabupaten OKU Selatan, serta meninjau kesesuaiannya dengan prinsip hukum Islam. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus melalui observasi langsung dan wawancara terhadap satu orang penjual serta sebelas orang pembeli. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat dua sistem pembayaran, yaitu tunai dan tunda. Harga tunai disepakati di awal akad, sedangkan harga tunda baru diinformasikan saat pelunasan dengan selisih harga yang signifikan tanpa adanya pencatatan tertulis. Praktik ini mengandung unsur gharar (ketidakjelasan) yang bertentangan dengan prinsip kejelasan harga (jahl bi al-tsaman), keadilan (‘adl), dan kerelaan (tarādhī) dalam fiqh muamalah, karena menimbulkan ketidakseimbangan informasi antara penjual dan pembeli. Kesimpulan penelitian ini menegaskan pentingnya penetapan harga secara jelas di awal akad, pencatatan transaksi, serta edukasi fiqh muamalah agar transaksi berjalan transparan, adil, dan sesuai prinsip syariah. Kata Kunci: Jual Beli, Harga Tunda, Fiqh Muamalah, Gharar, Keadilan Ekonomi Islam.
Tinjauan Hukum Islam Terhadap Penentuan Harga Dalam Jual Beli Alat Pertanian Dengan Pembayaran Tunda Studi Di Desa Damarpura Kecamatan Buana Pemaca Kabupaten Oku Selatan Zahara, Rita; Edi, Relit Nur; Maraliza, Helma
Jurnal Hukum Ekonomi Syariah Vol. 9 No. 2 (2025): Desember 2025 (In Process)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/5wne9j94

Abstract

Praktik jual beli di pedesaan kerap berjalan sederhana dan berdasarkan kepercayaan, namun di balik kesederhanaan tersebut sering muncul persoalan kejelasan harga yang berpotensi menimbulkan ketidakadilan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sistem penentuan harga dalam jual beli alat pertanian di Desa Damarpura, Kecamatan Buana Pemaca, Kabupaten OKU Selatan, serta meninjau kesesuaiannya dengan prinsip hukum Islam. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus melalui observasi langsung dan wawancara terhadap satu orang penjual serta sebelas orang pembeli. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat dua sistem pembayaran, yaitu tunai dan tunda. Harga tunai disepakati di awal akad, sedangkan harga tunda baru diinformasikan saat pelunasan dengan selisih harga yang signifikan tanpa adanya pencatatan tertulis. Praktik ini mengandung unsur gharar (ketidakjelasan) yang bertentangan dengan prinsip kejelasan harga (jahl bi al-tsaman), keadilan (‘adl), dan kerelaan (tarādhī) dalam fiqh muamalah, karena menimbulkan ketidakseimbangan informasi antara penjual dan pembeli. Kesimpulan penelitian ini menegaskan pentingnya penetapan harga secara jelas di awal akad, pencatatan transaksi, serta edukasi fiqh muamalah agar transaksi berjalan transparan, adil, dan sesuai prinsip syariah. Kata Kunci: Jual Beli, Harga Tunda, Fiqh Muamalah, Gharar, Keadilan Ekonomi Islam.
OPTIMALISASI LUBANG RESAPAN BIOPORI UNTUK MENGATASI GENANGAN AIR DI KELURAHAN SAWAH LAMA KOTA BANDAR LAMPUNG Maraliza, Helma; Dullah, Ubay; Dzaki, Sultan; Kurniawan, Riska Selvia Riski; Agesti, Pradita Tegifa; Rafi, Muhammad Altaf; Dewa, M. Arip Marta; Mulyani, Merta; Arif, Julian Saputra; Candra, Jhuliyus Adi; Hasanah, Fadila; Angel, Erly Favilia; Firmansyah, Dimas; Saputra, Dandi Dwi; Safitri, Cindy Amelia; Irawan, Chintya; Halimah, Ulfa Nur
EduImpact: Jurnal Pengabdian dan Inovasi Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2025): EduImpact: Jurnal Pengabdian dan Inovasi Masyarakat
Publisher : Cipta Pustaka Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63324/eipm.2v.2i.119

Abstract

Kelurahan Sawah Lama, Kecamatan Tanjung Karang Timur, Kota Bandar Lampung merupakan salah satu wilayah padat penduduk yang kerap menghadapi permasalahan genangan air terutama pada musim penghujan. Kondisi tersebut tidak hanya mengganggu aktivitas masyarakat, tetapi juga berpotensi menimbulkan dampak lingkungan dan kesehatan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat melalui program Kuliah Kerja Nyata (KKN) ini bertujuan untuk mengoptimalkan penerapan lubang resapan biopori (LRB) sebagai solusi pengendalian genangan air di lingkungan permukiman. Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi mengenai fungsi dan manfaat biopori, pelatihan pembuatan lubang resapan biopori, pendampingan pemanfaatan sampah organik sebagai bahan pengisi lubang, serta monitoring sederhana terhadap perubahan kondisi genangan di titik-titik rawan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam menerapkan teknologi biopori, meningkatnya partisipasi warga dalam menjaga kebersihan lingkungan, serta berkurangnya genangan air pada beberapa lokasi setelah penerapan LRB. Dengan demikian, optimalisasi lubang resapan biopori terbukti menjadi solusi aplikatif, murah, dan berkelanjutan untuk mengatasi permasalahan genangan air di Kelurahan Sawah Lama, serta berpotensi direplikasi di wilayah perkotaan lainnya.