Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

NEUROSAINS DALAM PEMBELAJARAN DI PENDIDIKAN DASAR: TINJAUAN LITERATUR TENTANG STRATEGI MENINGKATKAN ATENSI DAN RETENSI SISWA Hendrizal; Firsty Sofila; Febrio Rozalmi Putra; Roza Naulia Rosdianti; Yustina; Yusparni Yetti
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 02 (2025): Volume 10, Nomor 02 Juni 2025 publish
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Improving student attention and retention is an important aspect of learning in primary education. This study aims to examine neuroscience-based learning strategies that can improve student attention and memory. The method used is a literature review, examining various relevant journals, books, and recent scientific articles. The findings indicate that approaches such as multisensory learning, the use of mnemonic techniques, spaced repetition, and the integration of physical activities in learning are effective in supporting students' cognitive functions. These strategies align with theories of brain neuroplasticity, working memory theory, and the role of emotions in learning. Additionally, factors such as sleep quality and nutrition also play a significant role in supporting students' attention and retention abilities. These findings suggest that learning designed based on neuroscience principles can create a more effective and responsive learning environment tailored to students' needs.
Peningkatan Hasil Belajar Peserta Didik pada Pembelajaran Matematika Menggunakan Model Blended Learning di Kelas IV SDN 19 Pasar Ambacang Kota Padang Puspita, Vivi; Hamidi, Abdul; Hendrizal
Jurnal Riset Pendidikan Dasar Dan Karakter Vol 5 No 2 (2023): JURNAL RISET PENDIDIKAN DASAR DAN KARAKTER
Publisher : LP2M Universitas Adzkia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59701/pdk.v5i2.215

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya pencapaian hasil belajar siswa dalam pembelajaran matematika yang disebabkan oleh terjadinya pemadatan materi pada jam pembelajaran tatap muka, siswa sulit membangun pengetahuannya sendiri, dan siswa tidak aktif dalam berdiskusi kelompok. Penelitian ini betujuan untuk mendeskripsikan penggunaan Model Blended learning dalam peningkatan hasil belajar matematika di Kelas IV SDN 19 Pasar Ambacang Kota Padang. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Jenis penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus, masing-masing siklus terdiri dari 2 kali pertemuan. Subjek penelitian ini adalah guru dan siswa kelas IV SDN 19 pasar Ambacang Kota Padang. Data dalam penelitian ini adalah hasil pengamatan, soal test dan dokumentasi. Hasil penelitian dari setiap siklus yang dilaksanakan terlihat terjadinya peningkatan hasil belajar matematika siswa. Nilai rata-rata kelas yang diperoleh pada test siklus I sebesar 73,5 meningkat pada siklus II menjadi 84,5. Hasil belajar siswa ranah afektif pada siklus I, Nilai rata-rata kelas yang diperoleh 72,92 meningkat pada siklus II menjadi 87,75. Hasil belajar siswa ranah psikomotor pada siklus I, Nilai rata-rata kelas yang diperoleh 74,58 meningkat pada siklus II menjadi 75,83. Jadi dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran Blended Learning dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada pembelajaran Matematika.
PENINGKATAN AKTIVITAS BELAJAR SISWA TEMATIK TERPADU MENGGUNAKAN MODEL BAMBOO DANCING BERBANTUAN MEDIA KARTU DI KELAS IV SDN 05 ALANG RAMBAH Hendrizal; Utami, Utari
Jurnal Riset Pendidikan Dasar Dan Karakter Vol 6 No 1 (2024): JURNAL RISET PENDIDIKAN DASAR DAN KARAKTER
Publisher : LP2M Universitas Adzkia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59701/pdk.v6i1.226

Abstract

This study was motivated by the low level of integrated thematic learning activity in Grade IV at SDN 05 Alang Rambah, where students were not actively involved in oral, visual, listening, and mental activities during the learning process. The purpose of this study was to describe the improvement of students’ learning activities through the Bamboo Dancing model assisted by flashcard media. This research employed a classroom action research design using both qualitative and quantitative approaches, conducted in two cycles. Each cycle consisted of planning, implementation, observation, and reflection stages. Data were collected through observation and documentation, using observation sheets to assess learning activities and photographic documentation. The results showed an improvement in students’ learning activities, with oral activities increasing from 64.05% to 76.56%, visual activities from 65.09% to 78.64%, listening activities from 66.14% to 79.16%, and mental activities from 67.70% to 80.20%. These findings indicate that the application of the Bamboo Dancing model assisted by flashcard media effectively improves students’ learning activities, reaching a good category.
PENINGKATAN HASIL BELAJAR TEMATIK TERPADU MENGGUNAKAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING BERBANTUAN PPT DI KELAS V SD NEGERI 15 PASAR LAKITAN KECAMATAN LENGAYANG Ceni, Warnita; Hendrizal
Jurnal Riset Pendidikan Dasar Dan Karakter Vol 6 No 2 (2024): JURNAL RISET PENDIDIKAN DASAR DAN KARAKTER
Publisher : LP2M Universitas Adzkia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59701/pdk.v6i2.311

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pembelajaran tematik terpadu di kelas V SD Negeri 15 Pasar Lakitan Kecamatan Lengayang yang belum berjalan optimal. Peserta didik masih pasif dalam bertanya, kurang terbiasa memecahkan masalah, serta jarang melakukan diskusi kelompok dan berpikir kritis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar tematik terpadu menggunakan model Problem Based Learning (PBL) berbantuan PowerPoint. Metode yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas (PTK) dengan dua siklus yang mencakup perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Subjek penelitian terdiri dari 24 peserta didik kelas V. Teknik pengumpulan data melalui observasi dan dokumentasi, dengan analisis data kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan hasil belajar, dengan perencanaan pembelajaran meningkat dari 65% pada siklus I menjadi 75% pada siklus II, serta pelaksanaan pembelajaran meningkat dari 67% menjadi 79,1%.
Hakikat Ilmu Dan Asas-Asas Pendidikan Iza Faridatul Amalia; Asmaul Husna; Tiara Monaliza; Reni Anggraini; Fitri Dian Ningsih; David Fernanda; Hendrizal
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 1 (2025): JANUARI 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hakikat ilmu pendidikan adalah upaya sadar untuk mengembangkan potensi yang dianugerahkan Tuhan kepada manusia dan diarahkan pada tujuan yang diharapkan agar memanusiakan manusia atau menjadikannya sebagai insan kamil, manusia utuh atau kaffah. Pendidikan menumbuhkan budi pekerti, kekuatan batin, karakter, pikiran dan tubuh peserta didik yang dilakukan secara integral tanpa dipisah-pisahkan. Gagasan dan pelaksanaan selalu dinamis sesuai dengan dinamika manusia dan masyarakatnya. Asas pendidikan adalah prinsip atau landasan dasar yang menjadi pedoman dalam pelaksanaan pendidikan. Asas ini mencakup nilai-nilai yang mendasari segala aktivitas pendidikan, seperti tujuan, metode, dan pendekatan yang digunakan dalam mendidik individu atau kelompok.
PROBLEMATIKA IMPLEMENTASI KURIKULUM MERDEKA DI SEKOLAH MENURUT PERSPEKTIF PENDIDIKAN ISLAM Lucardo, Welly; Parlina, Leni; Mualim; Hendrizal
Jurnal Ilmiah Pendidikan Citra Bakti Vol. 11 No. 1 (2024)
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jipcb.v11i1.3119

Abstract

Kurikulum merdeka hadir dalam rangka menyempurnakan kurikulum sebelumnya dan sebagai upaya pemerintah untuk memperbaiki serta meningkatkan kualitas pembelajaran. Namun, pada penerapanya kurikulum merdeka terdapat sejumlah problematika yang dihadapi guru dan peserta didik. Perlu dicarikan solusi untuk mengatasi sejumlah hambatan, kesulitan dan permasalahan yang terjadi. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan problematika dalam implementasi kurikulum merdeka di sekolah dasar. Studi Kepustakaan (literature review) digunakan sebagai metode dalam penelitian ini. Pengumpulan data penelitian dengan melakukan review terhadap artikel penelitian yang relevan. Hasil studi diperoleh bahwa problematika implementasi kurikulum merdeka ditemukan pada guru dan peserta didik. Diantara problematika yang terjadi adalah sebagian besar guru masih kesulitan dalam mengembangkan model atau metode pembelajaran, pemanfatan teknologi pembelajaran yang belum maksimal, dan belum terciptanya pembelajaran berdiferensiasi yang sesuai dengan azas keadilan dalam pandangan Islam. Solusi atas permasalahan tersebut adalah diperlukan dukungan dari pihak sekolah dan juga stakeholder dengan bekerja sama melakukan perbaikan dan peningkatan kompetensi guru dalam implementasi kurikulum merdeka yang sesuai dengan prinsip-prinsip pendidikan Islam.
Implementasi Pendekatan Ethno-STEAM Dalam Pembelajaran IPA Di Sekolah Dasar: Systematic Literature Review Terhadap Peningkatan Literasi Sains Dan Profil Pelajar Pancasila Hendrizal; Romi Kurniawan; Rivana Valentina; Desi Novita; Putri Nabila Rahmadina; Putra Elgireza; ⁠Nur Suryani; ⁠Nia Maslina
Elementary School: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran ke-SD-an Vol. 13 No. 1 (2026): ELEMENTARY SCHOOL (Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Ke-SD-an)
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/esjurnal.v13i1.4647

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi pendekatan Ethno-STEAM dalam pembelajaran IPA di sekolah dasar dan dampaknya terhadap literasi sains serta Profil Pelajar Pancasila (P5). Menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR) mengikuti pedoman PRISMA 2020, penelitian menganalisis 32 artikel empiris dari database Scopus, Web of Science, Google Scholar, ERIC, dan Dimensions dengan rentang publikasi 2015–2025. Analisis tematik menghasilkan lima tema utama: integrasi budaya lokal, pola implementasi pembelajaran IPA, penguatan literasi sains, hubungan dengan dimensi P5, serta tantangan dan peluang. Temuan menunjukkan bahwa Ethno-STEAM efektif meningkatkan literasi sains siswa sekolah dasar melalui konteks budaya lokal dengan effect size rata-rata 0,75, sekaligus memperkuat dimensi P5 terutama bernalar kritis (peningkatan 38,5%), kreativitas (36,2%), dan gotong royong (32,8%). Tantangan utama implementasi meliputi keterbatasan kompetensi guru (85% studi), keterbatasan sumber daya (78% studi), dan kurangnya materi ajar terstruktur (75% studi). Hasil penelitian memberikan rekomendasi praktis untuk implementasi Ethno-STEAM dalam Kurikulum Merdeka melalui tiga komponen kunci: capacity building guru, pengembangan sumber daya kolaboratif, dan dukungan kebijakan adaptif.   
PEMANFAATAN TEKNOLOGI DIGITAL DALAM PEMBELAJARAN SAINS BERBASIS ISLAM DI PENDIDIKAN DASAR: SYSTEMATIC LITERATURE REVIEW DAN ANALISIS TREN PENELITIAN Romi Kurniawan; Raudhatul Jannah; Hendrizal
Ibriez : Jurnal Kependidikan Dasar Islam Berbasis Sains Vol 10 No 2 (2025)
Publisher : Universitas Islam Negeri Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/ibriez.v10i2.812

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pemanfaatan teknologi digital dalam pembelajaran sains berbasis Islam di pendidikan dasar melalui systematic literature review. Pemilihan topik ini penting mengingat pesatnya perkembangan teknologi pendidikan yang perlu diintegrasikan dengan nilai-nilai Islam dalam pembelajaran sains di sekolah dasar dan madrasah ibtidaiyah. Metode yang digunakan mengacu pada protokol PRISMA dengan analisis 45 artikel jurnal nasional dan internasional periode 2018-2024. Hasil menunjukkan dominasi penelitian tentang penggunaan aplikasi mobile learning dan platform digital dalam integrasi konsep sains dengan nilai Al-Qur'an dan Hadits. Tren penelitian mengalami peningkatan signifikan pada tahun 2022-2024 dengan fokus pada artificial intelligence dan augmented reality. Efektivitas teknologi digital terbukti meningkatkan pemahaman konsep sains sekaligus penguatan karakter Islami peserta didik. Temuan ini memberikan rekomendasi strategis bagi guru, sekolah, dan kebijakan pendidikan dalam mengoptimalkan teknologi digital untuk pembelajaran sains berbasis Islam yang berkualitas.
PENDIDIKAN KARAKTER DALAM MENINGKATKAN PERILAKU PESERTA DIDIK KELAS V DI SDN 05 KEPALA HILALANG PADANG PARIAMAN Hendrizal; Mahesa Putri Kencana; Silvia Oktari; Afdhalul Rafi; Urwatil Wustqa; Romi Kurniawan
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 01 (2026): Volume 11 No. 01 Maret 2026 Published
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i01.41186

Abstract

This research examines character education efforts to improve behavior of fifth-grade students at SDN 05 Kepala Hilalang Padang Pariaman. Using qualitative descriptive methods, data was collected through interviews, observation, and documentation involving teachers and students. Initial observations revealed serious behavioral problems including school fights, truancy, smoking, bullying, drug use, and extortion among students—behaviors contradicting religious norms and Indonesian law. Findings indicate character education effectively develops positive attitudes like mutual respect and empathy, creating individuals prepared to contribute to peaceful social environments. However, implementation faces challenges including insufficient parental guidance and unsupportive residential environments. These obstacles can be overcome through collaboration between schools, parents, and community awareness. The research demonstrates character education's effectiveness when implemented consistently and comprehensively, requiring systematic planning, execution, and evaluation to build strong student character and improve behavior.