Claim Missing Document
Check
Articles

ANALISIS SISTEM PENCAHAYAAN PADA GEDUNG FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS PATTIMURA AMBON Siti Nursani Rumfot; Christy Gery Buyang; Fauzan Sangadji
MARSEGU : Jurnal Sains dan Teknologi Vol. 2 No. 11 (2026): MARSEGU : Jurnal Sains dan Teknologi
Publisher : PT. BARRINGTONIA ASIATICA LESTARI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69840/marsegu/2.11.2026.780-793

Abstract

This study aims to analyze the artificial lighting system in the building to determine whether the resulting illumination levels comply with the standards set by SNI 6197:2020. The main issue addressed is the low lighting which affects visual comfort and user productivity. This research adopts a descriptive quantitative method with observational and simulation approaches. Primary data were obtained through direct measurements using a lux meter and by collecting room dimension data, while secondary data were sourced from national standards and related journals. Lighting simulations were conducted using Dialux Evo software to visualize and evaluate lighting performance in each room. The results show that most rooms have lighting intensity levels below the standard. For instance, classrooms that should have 350 lux only recorded a maximum of 120 lux. The simulations carried out aim to visualize lighting more accurately. This study contributes significantly to the evaluation of lighting systems to be more effective and efficient
IDENTIFIKASI PENCAHAYAAN ALAMI GEDUNG SEKOLAH MUHAMMADIYAH AMBON BERDASARKAN SNI 03-6197-2000 Jeams Huwae; Fauzan .A. Sangadji; Felix Taihuttu
JURNAL SIMETRIK Vol 16 No 1 (2026): Jurnal Simetrik (Sipil, Mesin, Listrik)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (P3M) Politeknik Negeri Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31959/js.v16i1.3500

Abstract

This study aims to evaluate the levels of natural and artificial lighting in the Muhammadiyah School Ambon building based on SNI 03-6197-2000. The research was conducted in 15 rooms, including classrooms and supporting spaces, using a descriptive quantitative method with direct measurements obtained through a lux meter.The results indicate that all rooms have lighting levels below the minimum standard requirement of 250 lux for classrooms. Inadequate lighting is caused by limited window openings, obstructed room positions, and building designs that do not support optimal daylight penetration, combined with insufficient artificial lighting conditions.This study concludes that the lighting system at Muhammadiyah School Ambon does not meet visual comfort standards. Improvements to artificial lighting, optimization of natural lighting, and regular maintenance of lighting installations are recommended to enhance the quality of the learning environment. Keyword:  Lighting School Indonesian National Standard Sni 03-6197-2000, Lux Meter Classroom Visual Evalution
Analisis Produktivitas Alat Berat Menggunakan Metode Cycle Time Pada Proyek Gedung Pembelajaran Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Universitas Pattimura Ambon Lucas Bitalessy; Fauzan A. Sangadji; Christy G. Buyang
Science and Education Journal (SICEDU) Vol 5 No 3 (2026): Science and Education Journal 2026
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/sicedu.v5i3.988

Abstract

Dalam pekerjaan konstruksi, penggunaan alat berat seperti excavator dan diesel hammer sangat penting untuk mempercepat pekerjaan galian dan pemancangan pondasi. Namun, produktivitas alat berat sering dipengaruhi oleh kondisi alat, kondisi lapangan, serta waktu siklus kerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui produktivitas excavator dan diesel hammer pada proyek pembangunan Gedung Pembelajaran Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Pattimura Ambon dengan menggunakan metode cycle time. Metode penelitian dilakukan melalui observasi langsung di lapangan, wawancara, serta pengumpulan data proyek. Data yang digunakan meliputi waktu siklus alat, volume pekerjaan, dan kapasitas alat. Perhitungan produktivitas dilakukan berdasarkan rumus yang mengacu pada Permen PUPR Nomor 8 Tahun 2023. Hasil penelitian menunjukkan bahwa produktivitas excavator CAT 320D₂ pada proyek tersebut sebesar 21,64 m³/jam, sedangkan produktivitas diesel hammer sebesar 5,11 m/jam. Selain itu berdasarkan hasil analisis jam kerja yang dibutuhkan excavator memerlukan waktu sekitar 0,693–1,617 jam per hari untuk menyelesaikan pekerjaan galian berdasarkan volume hasil observasi. Sementara itu diesel hammer membutuhkan waktu sekitar 0,1902 jam untuk menyelesaikan pekerjaan pemancangan sebanyak 54 tiang. Dengan ini pemanfaatan alat dan perawatan alat sangat diperlukan untuk meningkatkan efisiensi pekerjaan konstruksi.
Analisis Produktivitas Pekerja Pada Pekerjaan Pasangan Dinding Hebel Menggunakan Metode Work Sampling Pada Proyek Pembangunan Gedung Pembelajaran Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Universitas Pattimura Buce Samuel Talakua; Fauzan A Sangadji; Felix Taihuttu
Science and Education Journal (SICEDU) Vol 5 No 3 (2026): Science and Education Journal 2026
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/sicedu.v5i3.1014

Abstract

Produktivitas tenaga kerja merupakan faktor penting yang memengaruhi keberhasilan pelaksanaan proyek konstruksi, khususnya pada pekerjaan pemasangan dinding bata ringan (hebel) yang memiliki volume pekerjaan besar dan berdampak langsung terhadap waktu serta biaya proyek. Rendahnya tingkat produktivitas tenaga kerja dapat menyebabkan keterlambatan pekerjaan dan meningkatnya biaya pelaksanaan. Oleh karena itu, diperlukan metode pengukuran yang tepat untuk mengetahui tingkat pemanfaatan waktu kerja tenaga kerja secara objektif di lapangan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis produktivitas pekerja pada pekerjaan pemasangan dinding hebel di Proyek Pembangunan Gedung FKIP Universitas Pattimura menggunakan metode work sampling dengan indikator Labor Utilization Rate (LUR). Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi langsung selama 18 hari kerja dengan total 882 waktu pengamatan terhadap satu tim kerja yang terdiri dari tukang1 dan tukang 2. Aktivitas pekerja diklasifikasikan ke dalam tiga kategori, yaitu kegiatan produktif (effective work), kegiatan pendukung (contributory work), dan kegiatan tidak produktif (ineffective work). Data hasil pengamatan dianalisis untuk mengetahui proporsi waktu kerja setiap kategori serta menghitung nilai LUR sebagai ukuran efektivitas pemanfaatan waktu kerja. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proporsi waktu kerja produktif sebesar 30,39% untuk tukang 1 dan 36,39% untuk tukang 2. Aktivitas pendukung tercatat sebesar 39,57% pada tukang 1 dan 28,57% pada Tukang 2, sedangkan aktivitas tidak produktif masih relatif tinggi, yaitu 30,05% pada tukang 1 dan 35,03% pada tukang 2. Nilai LUR yang diperoleh sebesar 40,28% untuk tukang 1 , 43,54% untuk tukang 2. Yang menunjukkan bahwa pemanfaatan waktu kerja belum optimal karena berada di bawah 50%. Selama periode penelitian, total hasil pekerjaan mencapai 301,75 m² dengan rata-rata 16,76 m² per hari. Hasil uji keseragaman dan kecukupan data menunjukkan bahwa data yang diperoleh seragam dan mencukupi, sehingga hasil penelitian dinyatakan valid.