Claim Missing Document
Check
Articles

Found 21 Documents
Search

Prediksi komputasi potensi bioaktivitas Sauropus androgynus dengan platform Way2drug Annisa, Andi Bunga Sari; Sukmawaty, Eka; Masriany, Masriany
Filogeni: Jurnal Mahasiswa Biologi Vol 4 No 1 (2024): Januari-April
Publisher : Program Studi Biologi Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/filogeni.v4i1.45385

Abstract

Sauropus androgynus atau tanaman katuk merupakan salah satu tanaman obat yang dapat ditemukan dengan mudah di Sulawesi Selatan. Tanaman ini telah banyak digunakan oleh masyarakat terutama bagi kesehatan karena memiliki kandungan senyawa yang potensinya sangat besar dalam menyembuhkan berbagai jenis penyakit. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi bioktivitas berbagai jenis senyawa yang terkandung pada tanaman katuk (S. androgynus) menggunakan pendekatan database melalui platform Way2drug. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan eksploratif. Tahapan penelitian meliputi penentuan dan penggolongan jenis senyawa melalui situs website Kanaya serta Classyfire and Genome kemudian dilanjutkan dengan penyaringan potensi senyawa dengan menggunakan platform Way2drug. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini yaitu terdapat 3 senyawa yang terkandung di dalam tanaman daun katuk yaitu Liriodendrin, Kaempferol 3-gentiobioside-7-rhamnoside dan Corchoionoside C yang termasuk dalam golongan senyawa flavonoid. Berdasarkan penyaringan potensi senyawa bioktivitas tanaman tersebut, ditemukan 22 potensi yang meliputi agen terapeutik, anafilatoksin, antikanker, antikolestrol, antiinflamasi, antitumor, pelindung hati, antioksidan, antidiabetes, antivirus, detoksifikasi, antiinfeksi, antianemia, pelindung jantung, antiallergen, detoksifikasi racun, pencahar sembelit, antifungal, pemutih, antiradiasi, immunostimulan dan antidepresan. Oleh karena itu tanaman S. andrynus memiliki potensi yang besar untuk dikembangkan di bidang kesehatan berbasis kearifan lokal masyarakat Sulawesi Selatan.