Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Efisiensi Saluran Pemasaran Karet Rakyat Di Desa Kupan Jaya Kecamatan Tempunak Kabupaten Sintang Yufita, Franciska; Aritonang, Marisi; Fitrianti, Wanti
Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol. 8 No. 1 (2024)
Publisher : Department of Agricultural Social Economics, Faculty of Agriculture, Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jepa.2024.008.01.23

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh dugaan bahwa pemasaran karet rakyat di Desa Kupan Jaya Kecamatan Tempunak Kabupaten Sintang tidak efisien karena tingginya marjin pemasaran sehingga menyebabkan rendahnya bagian yang menjadi penerimaan petani. Berdasarkan permasalahan tersebut, maka tujuan penelitian adalah menganalisis saluran pemasaran karet rakyat dan menganalisis efisiensi saluran pemasaran karet rakyat di Desa Kupan Jaya Kecamatan Tempunak Kabupaten Sintang. Lokasi penelitian ditentukan dengan pendekatan purposive di Desa Kupan Jaya. Selanjutnya sampel dipilih secara acak sederhana untuk menentukan sampel petani. Sementara untuk pedagang pengumpul dan pedagang besar menggunakan metode snowball sampling. Data diperoleh melalui wawancara. Hasil penelitian menemukan terdapat 2 saluran pemasaran yang mana masing-masing saluran tergolong efisien. Saluran I memiliki total marjin pemasaran sebesar 22,73%,  farmer’s share sebesar 77,27%, dan profitability index sebesar 2,20. Sementara saluran 2 memiliki total marjin pemasaran sebesar 28,57%, farmer’s share sebesar 71,43%, dan profitability index sebesar 1,88.
CURAHAN WAKTU KERJA WANITA TANI PADA USAHATANI PADI SAWAH DI DESA SUNGAI RENGAS KECAMATAN SUNGAI KAKAP Fauzan, Achmad; Aritonang, Marisi; Oktoriana, Shenny
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 13 No. 2
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v13i2.74796

Abstract

Sektor pertanian menjadi sektor paling utama dalam penyerapan tenaga kerja. Tenaga kerja dalam usahatani dibagi menjadi tiga jenis, yaitu tenaga kerja manusia, tenaga kerja hewan, dan tenaga kerja mesin. Dalam tenaga kerja manusia terbagi lagi menjadi tiga jenis, yaitu tenaga kerja pria, tenaga kerja wanita, dan tenaga kerja anak. Pertanian akan semankin berkembang apabila para pelaku dengan didukung oleh pemerintah dapat memahami peran dan fungsi pertanian, serta mampu mengelolahnya dengan benar sesuai dengan perkembangan kebutuhan manusia. Fenomena wanita bekerja pada sektor pertanian bukanlah hal yang baru terlebih lagi di daerah pedesaan, bahkan peran wanita pada sektor pertanian menjadi suatu hal yang tidak terbantahkan. Petani di Desa Sungai Rengas merupakan penduduk asli daerah tersebut. Konstribusi wanita tani di desa Sungai Rengas tidak dapat dibantahkan lagi, karena di desa tersebut tidak hanya tenaga kerja laki-laki yang melakukan kegiatan usahatani. Wanita tani diwilayah tersebut ada yang mengelolah lahannya sendiri, ada juga yang bekerja dilahan orang lain sebagai buruh tani, dan ada juga yang mengelolah lahan sewa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor apa saja yang mempengaruhi curahan waktu kerja wanita tani di Desa Sungai Rengas. Penelitian ini menggunakan non probability sampling dengan jumlah sampel 43 petani. Analisis data yang dilakukan menggunakan analisis regresi linier berganda untuk melihat apa saja yang mempengaruhi curahan waktu kerja wanita tani. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel luas lahan, jumlah tanggungan keluarga dan status kepemilikan lahan berpengaruh secara signifikan terhadap curahan waktu kerja wanita tani di Desa Sungai Rengas Kecamatan Sungai Kakap Kabupaten Kubu Raya.
PENGEMBANGAN PRODUK PANDAN DURI MELALUI QUADRUPLE HELIX DI KABUPATEN KUBU RAYA Fatmala, Kiki; Nurliza, Nurliza; Aritonang, Marisi
Dinamika Kerajinan dan Batik: Majalah Ilmiah Vol. 39 No. 2 (2022): DINAMIKA KERAJINAN DAN BATIK : MAJALAH ILMIAH
Publisher : Balai Besar Standardisasi dan Pelayanan Jasa Industri Kerajinan dan Batik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22322/dkb.v39i2.7368

Abstract

Kerajinan pandan duri merupakan produk kerajinan tradisional masyarakat. Namun, kerajinan pandan duri menghadapi tantangan pemasaran, keterbatasan desain, minimnya pengetahuan, terbatasnya informasi, teknologi pengelolaan sumber bahan baku, dan informasi pasar. karena keterbatasan tingkat pendidikan, keterbatasan pengembangan produk dan inovasi. Tujuan penelitian mengintegrasi peran pemerintah, akademisi, bisnis, dan masyarakat  dalam industri kreatif melalui pendekatan Quadruple Helix, menggunakan survey, dianalisis dengan Multidimensional Scalling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemerintah, Akademisi, Bisnis, dan masyarakat secara bersama-sama sudah berperan optimal dalam pengembangan produk industri kreatif. Namun, Terdapat atribut sensitif dihasilkan oleh Leverage attributes. Sehingga perlu melakukan perbaikan pada bagian peraturan pemerintah dalam melindungi produsen, menerapkan konsep manajemen pada produsen, serta mengkhususkan dana untuk modal industri kreatif.
Strategi Pengembangan UMKM Kerajinan Caping dari Tanaman Mengkuang Berbasis Ekonomi Kreatif di Kota Pontianak Lusiana, Lusiana; Kurniati, Dewi; Aritonang, Marisi
Dinamika Kerajinan dan Batik: Majalah Ilmiah Vol. 40 No. 1 (2023): DINAMIKA KERAJINAN DAN BATIK : MAJALAH ILMIAH
Publisher : Balai Besar Standardisasi dan Pelayanan Jasa Industri Kerajinan dan Batik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22322/dkb.v40i1.7600

Abstract

Keterbatasan bahan baku, pemasaran yang belum luas, tenaga kerja yang belum memadai, kurangnya keterampilan dalam manajemen, serta pembuatan kerajinan dan belum adanya standar kualitas produk untuk bersaing agar dapat ke pasar nasional, menyebabkan UMKM ini tidak dapat berkembang dengan baik. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis strategi yang tepat untuk pengembangan UMKM. Sampel dalam penelitian ini terdiri dari informan kunci yaitu Dinas Koperasi dan UMKM, pengurus UMKM, ketua pengrajin dan Akademi Ide Kalimantan (AIKAL) dan informan biasa terdiri dari pengrajin, distributor, dan pesaing. Penelitian menggunakan deskriptif kualitatif dengan metode studi kasus untuk mendeskripsikan profil UMKM kerajinan caping pontianak dan menganalisis faktor internal serta eksternal untuk merumuskan strategi pengembangan UMKM caping pontianak. Hasilnya menunjukan bahwa alternatif strategi terletak pada kuadran SO (Strengths-Opportunities) yaitu terdiri dari: 1) efisiensi biaya pendistribusian bahan baku; 2) memanfaatkan secara optimal digital marketing sebagai media promosi produk UMKM; 3) menciptakan keterkaitan jalinan usaha kemitraan antara lembaga keuangan dan UMKM; 4) menjaga permintaan produk dan kelangsungan pasokan bahan baku; 5) menyelenggarakan pendampingan dan pelatihan untuk membantu keuangan umkm; 6) meyakinkan pihak investor sehingga terbukanya lapangan pekerjaan.
PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM PENGELOLAAN ALOKASI DANA DESA (ADD) DI DESA SUNGAI NIPAH KECAMATAN SIANTAN KABUPATEN PONTIANAK kurniawan, toni; aritonang, marisi; hamid yusra, abdul
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 3 No. 2: Agustus 2014
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v3i2.5291

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat partisipasimasyarakat dalam perencanaan Alokasi Dana Desa (ADD) di Desa Sungai NipahKecamatan Siantan Kabupaten Pontianak, untuk mengetahui tingkat partisipasimasyarakat dalam pelaksanaan ADD di Desa Sungai Nipah Kecamatan SiantanKabupaten Pontianak, untuk mengetahui tingkat partisipasi masyarakat dalamevaluasi ADD di Desa Sungai Nipah Kecamatan Siantan Kabupaten Pontianak.Metode penelitian yang digunakan adalah metode survei agar dapat mengetahuikondisi, situasi dan hambatan-hambatan yang terjadi di lapangan denganinformasi yang akurat, tepat waktu dan cepat. Populasi penelitian ini adalahseluruh masyarakat Desa Sungai Nipah yang berjumlah 322 Kepala Keluarga(KK), dengan jumlah sampel 10% dari keseluruhan populasi yaitu sebanyak 35orang. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara dan kuesioner,serta ditunjang dengan hasil observasi di lapangan. Analisis data yang digunakanadalah dengan menggunakan analisis chi square dan analisis deskriptif. Hasilpenelitian berdasarkan perhitungan chi kuadrat menunjukkan bahwa partisipasimasyarakat dalam perencanaan ADD di Desa Sungai Nipah Kecamatan SiantanKabupaten Pontianak adalah signifikan, partisipasi masyarakat dalam pelaksanaanADD di Desa Sungai Nipah Kecamatan Siantan Kabupaten Pontianak adalahsignifikan dan partisipasi masyarakat dalam evaluasi ADD di Desa Sungai NipahKecamatan Siantan Kabupaten Pontianak adalah signifikan.Kata kunci : partisipasi, masyarakat, alokasi dana desa, sungai nipah
KONTRIBUSI SEKTOR PERTANIAN TERHADAP PENDAPATAN ASLI DAERAH (PAD) DI KABUPATEN PONTIANAK nurussaadah, nurussaadah; Yurisinthae, Erlida; Aritonang, Marisi
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 3 No. 2: Agustus 2014
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v3i2.6193

Abstract

Abstrak Implementasi dari otonomi daerah sesuai UU No. 32 Tahun 2004 secara nyata dan bertanggungjawab adalah keleluasaan kewenangan kepada daerah kabupaten/kota untuk mengurus rumah tangganya sendiri. Salah satu keleluasaan kewenangannya adalah kebebasan pemerintah daerah dalam mengelola Pendapatan Asli Daerah. Kabupaten Pontianak dalam upaya mengimplementasikan otonomi daerah tersebut selayaknya terus mengembangkan potensi sumber daya sendiri sehingga mengurangi ketergantungan pada pemerintah pusat. Upaya dapat dilakukan dengan menggali potensi sektor pertanian yang berkotribusi cukup besar terhadap PDRB. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apa saja sumber-sumber pendapatan dari sektor pertanian yang berkontribusi terhadap PAD dan seberapa besar kontribusi yang diberikan serta mengetahui apakah sektor pertanian merupakan sektor basis di Kabupaten Pontianak. Penelitian dilakukan dengan metode deskriptif analisis. Jenis data yang digunakan adalah data sekunder dengan menggunakan data times series 2008 "“ 2012. Hasil penelitian menunjukkan sumber pendapatan yang berkontribusi terhadap PAD berasal dari subsektor peternakan, subsektor perikanan, dan subsektor tanaman pangan. Kontribusi yang berikan sektor pertanian masih sangat kurang terhadap PAD dengan rasio kontribusi berkisar 0,17 % - 0,52 %. Kontribusi terendah terjadi pada tahun 2009 yang disebabkan karena adanya pencabutan Perda No. 12 Tahun 2002, dan kontribusi tertinggi pada tahun 2011 yang disebabkan karena adanya peningkatan penerimaan dari usaha peternakan dan perikanan yang dipungut dari Retribusi Izin Gangguan. Hasil analisis LQ menunjukkan bahwa sektor pertanian merupakan sektor basis di Kabupaten Pontianak. Kata Kunci : Kontribusi, Sektor Pertanian, Pendapatan Asli Daerah
Analisis Nilai Tambah Produk Berbahan Baku Ikan Belidak Di Kecamtan Mentebah Kabupaten Kapuas Hulu Enah, Tresia; A. Yusra, Abdul Hamid; Aritonang, Marisi
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 4 No. 3: DESEMBER 2015
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v4i3.12113

Abstract

Abstrak Kerupuk ikan Belidak merupakan produk andalan Kabupaten Kapuas Hulu sekaligus merupakan makanan ciri khas Kabupaten Kapuas Hulu dari zaman dahulu sampai pada saat sekarang. Produksi ikan Belidak pertahun Rata-rata sekitar 10 ton. Ikan Belidak sangat melimpah sehingga masyarakat setempat berinisiatif untuk mengolah suatu produk baru agar mendapatkan suatu nilai tambah ikan Belidak. Kerupuk ikan Belidak diharapkan tetap berkembang dan memberikan peningkatan keuntungan bagi pihak pengusahanya dan tetap berkualitas baik, dan citarasa enak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis besarnya nilai tambah ikan Belidak yang diperoleh dari usaha pengolahan ikan Belidak menjadi kerupuk ikan Belidak dan produk mana yang lebih menguntungkan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Alat analisis Nilai Tambah metode Hayami. Hasil penelitian menunjukkan bahwa menggunakan 40 kg bahan baku daging ikan Belidak 80% untuk pengolahan kerupuk kering bahan baku 32 kg menghasilkan 24 kg kerupuk kering. Harga satuan untuk kerupuk kering yaitu 1 kg Rp 70.000, dan memberikan nilai tambah sebesar Rp 30.513 per kilogram per proses produksi. Sementara 20% untuk pengolahan kerupuk basah bahan baku 8 kg menghasilkan produk 12,5 kilogram per proses produksi. Harga satuan untuk 1 kg kerupuk basah Rp 40.000, dan memberikan nilai tambah sebesar Rp 30.157 per kilogram bahan baku. Dilihat dari Analisis Nilai Tambah Dari perbandingan dua hasil produk tersebut yang lebih menguntungkan adalah kerupuk kering. Kata kunci : Produksi, Nilai Tambah Kerupuk ikan Belidak.
ANALISIS EFISIENSI FAKTOR-FAKTOR PRODUKSI USAHATANI PADI SAWAH TADAH HUJAN DI DESA BUKIT BATU KECAMATAN SUNGAI KUNYIT KABUPATEN MEMPAWAH HARTONO, RUDI; ARITONANG, MARISI; HUTAJULU, JOSUA PARULIAN
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 7 No. 3 (2018): AGUSTUS 2018
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v7i3.25152

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini dilakukan untuk mengetahui penggunaan faktor "“ faktor produksi dan efisiensi faktor "“ faktor produksi usahatani padi sawah tadah hujan di Desa Bukit Batu. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode Survei, penentuan lokasi penelitian dilakukan secara sengaja (purposive) . Sampel yang digunakan sebanyak 38 responden petani. Data yang dikumpulkan dalam penelitian ini adalah data primer dan data sekunder. Metode analisis data menggunakan analisis regresi fungsi produksi Cobb "“ Douglass dan analisis efisiensi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, secara uji Simultan penggunaan faktor produksi luas lahan, benih, tenaga kerja, pupuk urea, pupuk NPK dan pestisida berpengaruh nyata terhadap jumlah produksi padi sawah di daerah penelitian, dan secara uji Parsial penggunaan faktor "“ faktor produksi yang berpengaruh nyata terhadap jumlah produksi padi adalah luas lahan, benih, pupuk urea dan pupuk npk, sementara faktor produksi tenaga kerja dan pestisida tidak berpengaruh nyata terhadap jumlah produksi padi. Dilihat dari tingkat efisiensi, daerah penelitian belum berada dalam kondisi yang efisien sehingga perlu dilakukan penambahan pengguanaan input produksi sesuai standar atau rekomendasi agar tercapai kondisi yang optimum.Kata Kunci : Efisiensi Faktor Produksi, Fungsi Produksi Cobb-Douglas, Usahatani Padi Sawah
PENGARUH PROSES REKRUTMEN TERHADAP KINERJA KARYAWAN KARYAWAN DIVISI KEBUN DI PT.MITRA INTI SEJATI PLANTATION KABUPATEN BENGKAYANG Manalu, Resman Sanggul; Aritonang, Marisi; Hutajulu, Josua Parulian
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 8 No. 2 (2019)
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v8i4.36480

Abstract

PT. Mitra Inti Sejati Plantation merupakan anak perusahaan dari Gunta Samba Grup yang merupakan grup dari Salim Grup. PT.Mitra Inti Sejati Plantation Barat merupakan salah satu perusahaan perkebunan swasta terbesar di Kalimantan barat yang telah menghasilkan produk-produk yang berkualitas serta mampu bersaing di pasar internasional. PT.Mitra Inti Sejati Plantation memiliki 8.910,54 Hektar.Penelitian ini bertujuan untuk menentukan efek rekrutmen terhadap kinerja karyawan. Rekrutmen sebagai variabel independen (X), sementara kinerja karyawan sebagai variabel dependen (Y).Sampel adalah 92 responden. Data yang Diperoleh dari kuesioner dan diproses lebih lanjut untuk kemudian diuji dengan statistik pikir program SPSS. Hasil perhitungan koefisien penentuan adalah 0424. yang mengatakan, perekrutan mempengaruhi kinerja karyawan sebesar 42, 4%.
HUBUNGAN PREMI PANEN DENGAN KINERJA KARYAWAN PT.MITRA ANEKA REZEKI Wibowo, Hermadi; Aritonang, Marisi; Kusrini, Novira
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 9 No. 3 (2020)
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v9i3.41007

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan premi panen dengan kinerja karyawan PT. Mitra Aneka Rezeki. Populasi yang ada dilokasi penelitian yakni di PT. Mitra Aneka Rezeki desa kampung baru adalah 294 karyawan yang terdiri dari karyawan tetap dan buruh. Pengambilan sampel menggunakan metode simple random sampling yaitu pekerja panen karyawan tetap yang berjumlah 75 orang. Menganalisis hubungan premi panen dengan kinerja karyawan digunakan uji Korelasi Rank Spearman dengan program SPSS 20 for windows.Hasil penelitian ini menunjukan bahwa 1) premi panen yang berlaku di PT. Mitra Aneka Rezeki adalah premi sistem bobot dari TBS, dengan nilai premi terbentuk dalam 3 tingkatan. Tingkatan dari premi tersebut yakni premi progresif 1 dengan nilai premi Rp80/kg jika karyawan mendapatkan output lebih basis sebesar +50 kg/hari, sedangkan pada premi progresif 2 nilai premi yang diberikan Rp90/kg jika karyawan mendapatkan output lebih basis sebesar >50 – 100 Kg/hari, dan untuk tingkatan premi yang nilainya paling tinggi ada pada premi progresif 3 dengan nilai premi yaitu Rp100/kg, jika karyawan dapat menghasilkan output lebih basis hingga >100kg/hari. 2) Berdasarkan hasil analisis Korelasi Rank Spearman terdapat hubungan yang sangat kuat antara premi panen dengan kinerja karyawan yang ada di PT. Mitra Aneka Rezeki.Saran dari penelitian ini adalah karyawan harus mengoptimalkan keahlian dan kemampuan yang dimiliki dengan cara mengikuti pelatihan yang diberikan perusahaan serta mengoptimalkan waktu kerja dan sumber daya tenaga kerja dalam keluarga yang dapat membantu meningkatkan kuantitas dan kualitas kerja dan meminimalisasi nilai denda yang dilakukan saat bekerja.Kata Kunci : Premi Panen, Kinerja Karyawan