Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search
Journal : POSITRON

Pemodelan Curah Hujan Bulanan Di Kabupaten Sintang Menggunakan Metode Monte Carlo dengan Algoritma Metropolis Atang Rahma Agusta; Yudha Arman; Andi Ihwan
POSITRON Vol 3, No 2 (2013)
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Univetsitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (137.823 KB) | DOI: 10.26418/positron.v3i2.5126

Abstract

Telah dibangun model inversi untuk mengestimasi curah hujan bulanan dengan rentang waktu 12 tahun, yaitu dimulai dari tahun 1999 hingga 2010 di Kabupaten Sintang menggunakan metode Monte Carlo Algoritma Metropolis dengan hampiran pemodelan kedepan menggunakan deret Fourier. Dari hasil simulasi diperoleh bahwa kemiripan pola terhadap deret waktu tersebut dimiliki oleh deret Fourier yang berorde besar, yaitu pada orde 17. Hasil estimasi tersebut kemudian divalidasi dengan data tahun 2011 hingga 2012 menghasilkan koefisien korelasi sebesar 0,68. Prediksi untuk curah hujan pada tahun 2013 menunjukkan pola curah hujan di Kabupaten Sintang adalah pola hujan monsun  dengan puncak curah hujan terjadi pada bulan Januari.
Modifikasi Osilasi Rabi Pada Nanoparticle Heterodimer: Pengaruh Jarak antar Partikel dan Intensitas Medan Iluminasi Bintoro Siswo Nugroho; Yudha Arman
POSITRON Vol 8, No 2 (2018): November Edition
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Univetsitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1078.141 KB) | DOI: 10.26418/positron.v8i2.29366

Abstract

Telah dilakukan studi teoretis untuk mempelajari osilasi Rabi pada heterodimer yang terdiri dari semiconductor quantum dot (SQD) dan metal nanoparticle (MNP). SQD dimodelkan sebagai two-level system dan ditinjau dengan formalisme density matrix sedangkan MNP dimodelkan secara klasik dan dikarakterisasi dengan nilai polarisabilitasnya. Respon optik diamati untuk sistem yang diiluminasi dengan medan osilatif yang terpolarisasi linear pada arah paralel sumbu penghubung SQD-MNP. Persamaan gerak density matrix sistem diselesaikan secara numerik menggunakan Runge-Kuta-Fehlberg (RKF 45).  Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa hibridisasi SQD-MNP dapat menimbulkan interaksi yang menyebabkan terjadinya pergeseran frekuensi transisi resonansi dan perubahan laju dephasing pada sistem. Efek kopling tersebut terlihat dominan dan menjadi faktor utama dalam modifikasi osilasi Rabi ketika sistem dieksitasi dengan laser berintensitas rendah, I = 1 W/cm^2. Hibridisasi juga menyebabkan timbulnya medan induksi dari MNP yang berperan pada modifikasi osilasi Rabi saat sistem dieksitasi dengan laser berintensitas lebih tinggi, I = 10 W/cm^2. Efek modifikasi yang diamati dapat dikontrol dengan mengubah jarak pisah SQD-MNP.
Aplikasi EM-Conductivity Sistem Loop Vertical Coplanar untuk Identifikasi Sebaran Pupuk pada Lahan Pertanian di Sungai Raya, Kubu Raya, Kalimantan Barat Triandi Kuseno; Joko Sampurno; Yudha Arman
POSITRON Vol 4, No 1 (2014)
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Univetsitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (10928.675 KB) | DOI: 10.26418/positron.v4i1.5643

Abstract

Telah diidentifikasi sebaran pupuk pada lahan pertanian berdasarkan perubahan konduktivitas tanahnya. Metode yang digunakan untuk mengidentifikasi perubahan konduktivitas tanah adalah EM-Conductivity dengan sistem Loop Vertical Coplanar (VCP). Kedalaman pengukuran sistem VCP mencapai 3 meter dari permukaan tanah dan cukup untuk menjangkau zona efektif akar. Pengukuran dilakukan sebelum dan setelah pemupukan dengan variasi ketinggian perangkat dari permukaan tanah. Hasil setelah pemupukan menunjukkan penurunan konduktivitas tanah pada kedalaman 1 meter, peningkatan konduktivitas yang cukup besar pada kedalaman 2 meter dan peningkatan konduktivitas yang tidak terlalu besar pada kedalaman 3 meter. Sebaran pupuk diduga berada pada kedalaman 2 meter selama sepekan setelah pemupukan.
Pendugaan Sebaran Kandungan Bauksit Dengan Metode Geolistrik Konfigurasi Schlumberger di Desa Sungai Batu Kabupaten Sanggau Kalimantan Barat Hendro Tira; Yudha Arman; Yoga Satria Putra
POSITRON Vol 5, No 2 (2015)
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Univetsitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1127.381 KB) | DOI: 10.26418/positron.v5i2.12018

Abstract

Telah dilakukan penelitian pendugaan sebaran bauksit di Desa Sungai Batu Kabupaten Sanggau dengan menggunakan metode geolistrik resistivitas. Pengambilan data menggunakan konfigurasi elektroda Schlumberger. Berdasarkan nilai resistivitasnya, model memperlihatkan potensi kandungan bauksit terletak pada koordinat  x:450.488,738-450.600,219 dan y:13.192,958-13.398,410, x:450.561,862-450.642,555 dan y:13.205,977-13.426,689, x:450.511,095-450.711,491 dan y:13.268,652-13.391,399, x:450.489,110-450.631,580 dan y:13.181,137-13.368,025. Selain mineral bauksit ada beberapa kandungan mineral lain yang bisa di interpretasikan antara lain adanya kandungan magnetit, batulempung, batu kerikil basah, aluvium dan sedimen pasir serta kandungan air tanah. Hal ini dipengaruhi oleh lokasi penyelidikan tepat berada di pinggiran sungai kapuas.
Implementasi Convolutional Neural Network dalam Menentukan Tingkat Kematangan Jeruk Siam Pontianak Berdasarkan Citra Sutanto, Yuris; H., Cindy Priscilla; Nurhasanah, Nurhasanah; Wahyuni, Dwiria; Arman, Yudha; Hasanuddin, Hasanuddin
POSITRON Vol 12, No 2 (2022): Vol. 12 No. 2 Edition
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Univetsitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/positron.v12i2.64594

Abstract

Pada umumnya, pemilihan jeruk dilakukan secara manual menggunakan pengamatan berdasarkan tingkat kematangannnya. Namun cara tersebut dianggap kurang efektif karena membutuhkan waktu lama dan tingkat keakuratan yang berbeda. Seiring berkembangnya teknologi, cara alternatif yang dapat dilakukan untuk mengidentifikasi suatu objek adalah dengan melakukan pengolahan citra. Penelitian ini bertujuan untuk mengkomparasi tingkat kematangan jeruk siam Pontianak berdasarkan citra menggunakan metode Convolutional Neural Network (CNN). Citra jeruk akan dibagi menjadi 2 kelas (belum matang dan sudah matang) dan 3 kelas (belum matang, tepat matang, dan terlalu matang). Citra yang digunakan sebanyak 120 data yang diambil menggunakan kamera smartphone. Pembagian citra dilakukan dengan menggunakan metode k-means clustering yang parameter pengelompokannya berdasarkan data hasil pengukuran kadar gula jeruk siam Pontianak dan data hasil ekstraksi fitur menggunakan metode Gray Level Co-occurrence Matrix (GLCM). Citra yang telah dikelompokkan akan di komparasi menggunakan metode CNN. Hasil akurasi yang diperoleh adalah 75% untuk citra berdasarkan data gula dengan 3 kelas, untuk citra berdasarkan data GLCM dengan 3 kelas sebesar 41.67% dan untuk 2 kelas sebesar 77.38%. Hasil tersebut mampu untuk menentukan tingkat kematangan buah jeruk. Akan tetapi berdasarkan parameter karakteristik, CNN hanya mampu mendapatkan akurasi yang baik pada 2 kelas saja
Reduksi Termal Oksida Grafena Berbasis Tandan Kosong Kelapa Sawit: Sintesis dan Aplikasinya sebagai Adsorben Metilen Biru Saron, Mawar; Wahyuni, Dwiria; Arman, Yudha
POSITRON Vol 15, No 1 (2025): Vol. 15 No. 1 Edition
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Univetsitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/positron.v15i1.92203

Abstract

Oksida grafena tereduksi (rGO) menjadi material yang menarik dalam berbagai aplikasi, termasuk dalam pengolahan limbah dan degradasi polutan. Dalam penelitian ini, rGO disintesis dari tandan kosong kelapa sawit (TKKS) menggunakan proses reduksi termal untuk aplikasi degradasi metilen biru (MB). TKKS yang kaya akan serat digunakan sebagai prekursor untuk memproduksi grafena oksida (GO) melalui oksidasi dengan bahan kimia. GO kemudian direduksi secara termal menggunakan metode ultrasonikasi, gelombang mikro, dan hidrotermal untuk menghasilkan rGO. Karakterisasi material yang dihasilkan dilakukan menggunakan X-ray diffraction (XRD) untuk mengidentifikasi struktur dan kristalinitas dari GO dan rGO. GO memiliki puncak di 2θ = 6,2 ° sedangkan rGO memiliki puncak 2θ di antara 23-25 ° dan 43-45 °. rGO yang dihasilkan memiliki derajat kristalinitas diantara 65-69% artinya struktur rGO teridentifikasi semi kristal. Uji degradasi menunjukkan bahwa rGO hidrotermal dapat mengurangi konsentrasi metilen biru hingga 79,9% dalam waktu 3 jam, dengan efisiensi yang lebih tinggi dibandingkan dengan rGO ultrasonikasi dan gelombang mikro. Penelitian ini menunjukkan potensi besar TKKS sebagai sumber bahan baku alternatif untuk sintesis rGO, serta memberikan bukti bahwa rGO yang dihasilkan memiliki kemampuan adsorpsi yang baik untuk degradasi polutan organik seperti metilen biru. Kebaruan penelitian ini terletak pada pemanfaatan TKKS sebagai bahan baku alternatif untuk sintesis rGO serta evaluasi perbandingan tiga metode reduksi. Hasilnya membuktikan bahwa rGO hidrotermal dari TKKS efektif dalam menurunkan konsentrasi metilen biru, sehingga dapat memberikan solusi pengolahan limbah yang efisien dan berkelanjutan.
Co-Authors . Antonius, . . Apriansyah . Faurizal . Hasanuddin . Kornellius A.A. Ketut Agung Cahyawan W Alexsianus Malujung Alhuda, Ervan alpiana, fila Andi Ihwan Artedi Asifa Asri Asifa Asri Asifa Asri Atang Rahma Agusta Azrual Azwar Azrul Azwar Bintoro Siswo Nugroho Boni Lapanporo, Boni Boni Pahlanop Lapanporo Catur Purwanto, Catur Cucu Suhery Dayang Samsul Hidayah Desi Saputri Sri REZEKI Devi Yulianti Dian Prawira Dian Prawira, Dian Dwiria Wahyuni Elvi Rusmiyanto Pancaning Wardoyo, Suci Lestari, Mukarlina, Erna Wati Eusebius, Agustinus Evi Noviani Ezra Andwa Heradian, Ezra Andwa Fajar Arianto Fajar Arianto Febriyadi Romadhan Fitriyadi Fitriyadi Gapar Gapar, Gapar Gusrizal Gusrizal H., Cindy Priscilla Haisyah, Haisyah Hakim, Yusuf Umar Al Handika Hasanuddin Hasanuddin Hasanuddin Hasanuddin Hasmiati Hasmiati Hendro Tira Herli Herli Hestivera, Eva Novianti Hezliana Syahwanti Hutabarat, Victor Ibnur Rusi Iis Solehati Iklas Sanubary Ismail Ismail Jamilah, Syarifah Intan Jennifer Sulastri Joko Sampurno Joko Sampurno Juari, S Julia Bela Kart Kaharudin Kaharudin Karno - Karno Kushadiwijayanto, Arie Antasari Latifah Maesaroh Mariana Bara’allo Malino Mathali'ul Anwar Muhammad Kholid Muhardi Muhardi Muhardi Mutiah, Nurul Nia Syafitri Nur Fadhila Nuraniza Nuraniza Nurhasanah Nurhasanah Nurhasanah Nurhasanah Nurul Mutiah Nurul Wahdah Okto Ivansyah Perdhana, Radhitya Pramesti, Meita Ananda Purba Santoso, Purba Putra, Nurdin Satria Radhitya PERDHANA Rahmatullah, Sigid Renny Puspita Sari Rezeki, Desi Saputri Sri Rifatul Auzan Rika Kurniasih Rindiani Rindiani Riska Dewi, Riska Riyan Dano Prasetyo Riza Adriat Rizki Fajania Rohyati, Eny Rumyati Pujiastuti S Juari Saron, Mawar Satria Sumarwan, Satria Sidi, Makarius Siti Helmyati Suci Fitri Nazila Suraina Suraina, Suraina Syaripudin Syaripudin Theresia Oktatriani Tiofi, Timothi Triandi Kuseno Veronika Pitri Vikki Vikki Waras Selviani Octavia Yeni Apriyanti Yesi Dwi Jayanti Yoga Satria Putra Yoga Satria PUTRA Yuris Sutanto Yusuf Umar Al Hakim Yuzika Pausa Zulfian Zulfian