Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

Pelaksanaan Pembelajaran Alqur’an di Lembaga Pendidikan Qur’an Masjid Nurul Iman Silvia Susrizal; Rike Paslawati
at-Tarbiyah al-Mustamirrah: Jurnal Pendidikan Islam Vol 2, No 1 (2021)
Publisher : IAIN Batusangkar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (217.182 KB) | DOI: 10.31958/atjpi.v2i1.2880

Abstract

Permasalahan yang dilihat dalam penelitian ini adalah bahwa LPQ Nurul Iman memiliki kelebihan atau keistimewaan dibanding dengan LPQ yang lain di Kecamatan Lima Kaum dimana LPQ Nurul Iman berhasil melahirkan santri dan qori yang mahir dalam mempelajari Al Quran serta menjadi juara di setiap perlombaan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menggambarkan bagaimana pelaksanaan pembelajaran Al Quran di Lembaga Pendidikan Quran Mesjid Nurul Iman Simpang Kiambang. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian lapangan (field Research) yang bersifat deskriptif kualitatif. Penelitian yang dilakukan ini mendapatkan hasil bahwa: 1) Persiapan pembelajaran yang dilakukan oleh guru di Lembaga Pendidikan Quran Mesjid Nurul Iman Simpang Kiambang yaitu  persiapan yang tidak tertulis, guru mempersiapkan dalam bentuk pemahaman saja, 2) Pelaksanaan pembelajaran Al Quran guru menggunakan dua cara dalam menyampaikan materi pembelajaran, Pertama, guru menjelaskan materi pembelajaran secara bersama- sama. Kedua, guru menjelaskan materi secara khusus yaitu langsung mengajari santri dengan berhadapan langsung satu persatu dengan guru. Metode yang digunakan adalah metode iqra, tartil, tilawati dan metode tajwid. Strategi pembelajaran Al Quran di LPQ ini yang digunakan yaitu strategi coopertive learning, ekpositori, dan inquiri. 3) Evaluasi pembelajaran Al Quran yang dilakukan oleh guru di Lembaga Pendidikan Quran yaitu: tes lisan, tes ini digunakan untuk mengetahui kemampuan santrimembacaAl Quran.  
The Efforts Of Islamic Religious Education Teachers In Developing The Intellectual Potential Of Students In The Learning Process Silvia - Susrizal
Ruhama : Islamic Education Journal Vol 4, No 1 (2021): Mei 2021
Publisher : Program Pascasarjana UMSB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/ruhama.v4i1.2547

Abstract

This research was conducted because of the need to develop intellectual potential in the learning process carried out by Islamic Religious Education teachers in SMP N 29 Padang. The purpose of this study is to determine the efforts made by Islamic Religious Education teachers to develop students' intellectual potential in improving the learning process. The research method used is descriptive field research. In this study PAI teachers have made efforts to develop students' intellectual potential, such as the provision of subject matter in accordance with the basic competencies to be achieved, giving students the task to improve students' memory and understanding of the material provided, recalling students' knowledge and insights, and deliver material using the lecture method, ask students to memorize lessons, give students the opportunity to discuss and present in front of the class, and the teacher uses the method of thinking in delivering the material.
PENGEMBANGAN E-MODUL PENDIDIKAN AGAMA ISLAM INTEGRATIF DENGAN ILMU PENGETAHUAN ALAM PADA TEMA SISTEM PEREDARAN DARAH PADA MANUSIA STUDI DI SMPIT QURRATA A’YUN BATUSANGKAR TAHUN 2021 Susi Herawati; Feni Mardika; Silvia Susrizal; Adripen Adripen; Eliwatis Eliwatis
Journal of Research and Thought on Islamic Education (JRTIE) Vol 5, No 1 (2022)
Publisher : IAIN Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24260/jrtie.v5i1.2195

Abstract

The purpose of this study is to develop an integrated Islamic education learning e-module with natural science on the theme of the circulatory system in humans that is valid and practical. The development method used is the research and development method with the ADDIE development model consisting of the analysis, design, development, implementation, and evaluation stages. At the analysis stage, data obtained that Islamic religious Education learning has not been integrated with natural sciences. The design stage is carried out by designing a product in the form of an integrative e-module for Islamic Religious Education subjects with natural science subjects on the theme of the human circulatory system. The development stage is the product validation stage by the validator with a score of 0,754 in the “valid” category. The implementation phase was carried out on six of student grade VIII of SMP IT Qurrata A’yun Batusangkar with a score of 0,894 in the “very practical” category. The evaluation stage is carried out to improve the product in accordance with expert input and suggestion. Based on the result of the validity and practicality of the product with valid and practical categories, it can be concluded that the integrated e-module of Islamic religious education learning with natural science on the theme of the human circulatory system can be used in learning.Keywords: E-module, Islamic religious education, Integrative.
USAHA GURU PENDIDIKAN AGAMA ISLAM MENGEMBANGKAN POTENSI EMOSIONAL SISWA DALAM MENINGKATKAN PROSES PEMBELAJARAN (STUDI DI SMP N 29 PADANG) Silvia Susrizal
al-fikrah: Jurnal Manajemen Pendidikan Vol 5, No 1 (2017)
Publisher : IAIN Batusangkar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (156.682 KB) | DOI: 10.31958/jaf.v5i1.815

Abstract

This study was conducted because of the need for the development of the emotional potential in the learning process conducted by teachers of Islamic Education at SMP N 29 Padang. The purpose of this study is to determine the efforts undertaken by teachers of Islamic Religious Education develop the emotional potential of students in improving the learning process. The research method used is field research is descriptive. In this research has not seen efforts of Islamic religious teachers in developing the emotional potential of their students, including indication is that students have not yet felt a really enjoyable learning atmosphere such as learning PAIKEM, but instead students feel the lack of learning atmosphere, full of uneasiness, Not well developed and maximal.
ISLAMIC EDUCATION TEACHERS’ EFFORTS IN DEVELOPING STUDENTS’ SPIRITUAL POTENCIAL IN LEARNING (A STUDY AT SMP N 29 PADANG) Silvia Susrizal
Ta'dib Vol 20, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31958/jt.v20i2.716

Abstract

This study was conducted because of the need to develop students’ spiritual potential in the learning process conducted by teachers of Islamic Education at SMP N 29 Padang. The purpose of this study is to determine the efforts undertaken by teachers of Islamic Religious Education to develop the spiritual potential of students in improving the learning process.In this research, teacher effort in developing potencial student has not  been maximal yet. Aamong the indication is that students have not showed their religious attitude to students either through attitude, behavior, speech or association because the learning model created in the learning process has not given opportunity for students to do so. So that the learning has not given meaning to the students themselves which resulted the ungrowth of the students’ awareness.
Pelaksanaan Pembelajaran Alqur’an di Lembaga Pendidikan Qur’an Masjid Nurul Iman Silvia Susrizal; Rike Paslawati
at-Tarbiyah al-Mustamirrah: Jurnal Pendidikan Islam Vol 2, No 1 (2021)
Publisher : IAIN Batusangkar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31958/atjpi.v2i1.2880

Abstract

Permasalahan yang dilihat dalam penelitian ini adalah bahwa LPQ Nurul Iman memiliki kelebihan atau keistimewaan dibanding dengan LPQ yang lain di Kecamatan Lima Kaum dimana LPQ Nurul Iman berhasil melahirkan santri dan qori yang mahir dalam mempelajari Al Quran serta menjadi juara di setiap perlombaan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menggambarkan bagaimana pelaksanaan pembelajaran Al Quran di Lembaga Pendidikan Quran Mesjid Nurul Iman Simpang Kiambang. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian lapangan (field Research) yang bersifat deskriptif kualitatif. Penelitian yang dilakukan ini mendapatkan hasil bahwa: 1) Persiapan pembelajaran yang dilakukan oleh guru di Lembaga Pendidikan Quran Mesjid Nurul Iman Simpang Kiambang yaitu  persiapan yang tidak tertulis, guru mempersiapkan dalam bentuk pemahaman saja, 2) Pelaksanaan pembelajaran Al Quran guru menggunakan dua cara dalam menyampaikan materi pembelajaran, Pertama, guru menjelaskan materi pembelajaran secara bersama- sama. Kedua, guru menjelaskan materi secara khusus yaitu langsung mengajari santri dengan berhadapan langsung satu persatu dengan guru. Metode yang digunakan adalah metode iqra, tartil, tilawati dan metode tajwid. Strategi pembelajaran Al Quran di LPQ ini yang digunakan yaitu strategi coopertive learning, ekpositori, dan inquiri. 3) Evaluasi pembelajaran Al Quran yang dilakukan oleh guru di Lembaga Pendidikan Quran yaitu: tes lisan, tes ini digunakan untuk mengetahui kemampuan santrimembacaAl Quran.  
Pengembangan Instrumen Penilaian Menggunakan Google Form Pada Pembelajaran Integratif Pendidikan Agama Islam di SMP IT Qurrata A'yun Batusangkar Yozara Hendri; Susrizal, Silvia; Herawati, Susi; Fadriati; Gustina
Al-Ikhtibar: Jurnal Ilmu Pendidikan Vol 9 No 2 (2022): Al-Ikhtibar: Jurnal Ilmu Pendidikan
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32505/ikhtibar.v9i2.4420

Abstract

This research starts from the problems that occur in the field and the current situation, at this time the covid-19 pandemic which requires all work to be done online and what is happening in the field is inversely proportional to the current situation which is at SMP IT Qurrata A'yun Batusangkar still using an offline assessment or evaluation system or still using paper in their cognitive, affective and psychomotor assessments. Then another problem is that the google form as a tool to facilitate evaluation activities is usually only used for cognitive assessment and another problem is that PAI material has never been linked or integrated with other subject matter, what happens is that on the contrary, other existing subject matter is integrated into PAI material. . Therefore, the researcher developed an assessment instrument using the google form in PAI integrative learning at SMP IT Qurrata A'yun Batusangkar. This study aims to produce a valid and practical cognitive, affective and psychomotor assessment instrument using google form in PAI learning at SMP IT Qurrata A'yun Batusangkar. The research used by the author is a type of development research (R&D) with ADDIE. The stages of research using the ADDIE model are Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation. Based on the validation test and the practicalization of the assessment instrument using the google form in PAI integrative learning, it shows that the assessment instrument is categorized as valid with an index of 0.75 for cognitive, affective and psychomotor. Meanwhile, from a practical point of view, the assessment instrument using the google form is categorized as very practical with an index of 0.85 for cognitive, 0.86 for affective, 0.90 for psychomotor.
Strategi Meningkatkan Kompetensi Pendidik Islam dalam Penguasaan Teknologi Digital Susrizal, Silvia; Maryati, Azizul; Syahfitri, Dini
at-Tarbiyah al-Mustamirrah: Jurnal Pendidikan Islam Vol 5, No 2 (2024)
Publisher : IAIN Batusangkar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31958/atjpi.v5i2.13711

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menemukan strategi yang bisa digunakan untuk meningkatkan kompetensi Pendidik Islam dalam menguasai teknologi digital dalam pembelajaran. Metode yang digunakan adalah metode library research (dengan pendekatan studi Pustaka). Hasil penelitian ini mengungkapkan bahwa ada setidaknya 7 strategi yang bisa dilakukan untuk meningkatkan kompetensi Pendidik Islamdalam menguasai teknologi digital untuk pembelajaran. 1) Meningkatkan kegiatan Pelatihan keterampilan penggunaan teknologi dalam proses pembelajaran, 2) Meningkatkan kelengkapan fasilitas sarana dan prasarana, 3) Meningkatkan kebijakan dari sekolah mengenai kompetensi Pendidik Islam, 4) Meningkatkan minat baca Pendidik Islam, 5) Melanjutkan studi, 6) Membiasakan Pendidik Islamdengan penggunaan digital dalam pembelajaran, 7) Memperkuat peran kepala sekolah dalam meningkatkan kompetensi Pendidik Islam. Diharapkan bahwa hasil penelitian ini dapat membantu meningkatkan kompetensi Pendidik Islamdalam menguasai teknologi untuk pembelajaran dengan mengikuti strategi-strategi yang dipaparkan.Kata Kunci: Strategi, Kompetensi, Pendidik Islam, Teknologi, Pembelajaran
Strategi Meningkatkan Kompetensi Pendidik Islam dalam Penguasaan Teknologi Digital Susrizal, Silvia; Maryati, Azizul; Syahfitri, Dini
at-Tarbiyah al-Mustamirrah: Jurnal Pendidikan Islam Vol 5, No 2 (2024)
Publisher : IAIN Batusangkar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31958/atjpi.v5i2.13711

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menemukan strategi yang bisa digunakan untuk meningkatkan kompetensi Pendidik Islam dalam menguasai teknologi digital dalam pembelajaran. Metode yang digunakan adalah metode library research (dengan pendekatan studi Pustaka). Hasil penelitian ini mengungkapkan bahwa ada setidaknya 7 strategi yang bisa dilakukan untuk meningkatkan kompetensi Pendidik Islamdalam menguasai teknologi digital untuk pembelajaran. 1) Meningkatkan kegiatan Pelatihan keterampilan penggunaan teknologi dalam proses pembelajaran, 2) Meningkatkan kelengkapan fasilitas sarana dan prasarana, 3) Meningkatkan kebijakan dari sekolah mengenai kompetensi Pendidik Islam, 4) Meningkatkan minat baca Pendidik Islam, 5) Melanjutkan studi, 6) Membiasakan Pendidik Islamdengan penggunaan digital dalam pembelajaran, 7) Memperkuat peran kepala sekolah dalam meningkatkan kompetensi Pendidik Islam. Diharapkan bahwa hasil penelitian ini dapat membantu meningkatkan kompetensi Pendidik Islamdalam menguasai teknologi untuk pembelajaran dengan mengikuti strategi-strategi yang dipaparkan.Kata Kunci: Strategi, Kompetensi, Pendidik Islam, Teknologi, Pembelajaran
Analisis Diferensiasi Materi Pendidikan Agama Islam pada Model Project Based Learning Menggunakan Pendekatan Etnografi T. Idris; Ramli, Syahrur; Susrizal, Silvia; Zakia, Nadia; Delvica, Ghusti
JURNAL PENDIDIKAN ISLAM AL-ILMI Vol. 8 No. 1 (2025)
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Luwuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32529/al-ilmi.v8i1.3915

Abstract

Differentiated learning has problem to serach materials. Teachers have more difficulties to get sourches. This study aims to analyze the differentiation of PAI materials using Project Based Learning model. PAI materials in high school are spread in the dimensions of Al-Qur'an Hadith, Aqidah Akhlak, Fiqh and SKI. The PjBL model is difficult for PAI teachers, especially to formulating their learning themes and activities. The researcher analyzed that the Keminangkabauan ethnographic theme can be used as the theme of PjBL. Teachers must play an active role in finding material differentiation through values, philosophies, artifacts and Minangkabau’s figures that are relevant to all dimensions of PAI. This research is a qualitative descriptive by analyzing the phenomenon of low understanding of Keminangkabauan for students in high school. This research is located at SMAN 1 Lintau, Tanah Datar Regency. The respondents of this study were 158 students and 4 PAI teachers. Primary data was obtained through interviews and analysis of teacher teaching module documents. Data triangulation was carried out by exploring in-depth aspects of material differentiation, identifying the ethnographic value of Keminangkabauan and presenting it in the form of research findings. The results of this study describe the differentiation of Keminangkabauan ethnographic material on the PAI element. The aspects used are Minangkabau proverbs which are analyzed for their relevance to PAI values, the diversity of Minangkabau cultural heritage and the analysis of classic and modern Minangkabau figures. These three ethnographic aspects are integrated with PAI material so as to produce material differentiation