p-Index From 2021 - 2026
3.802
P-Index
This Author published in this journals
All Journal LIMIT - Pendidikan Matematika EKUIVALEN - Pendidikan Matematika AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika AlphaMath: Journal of Mathematics Education PYTHAGORAS: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Jurnal Kajian Pembelajaran Matematika JSSH (Jurnal Sains Sosial dan Humaniora) Jurnal Mercumatika : Jurnal Penelitian Matematika dan Pendidikan Matematika Juring (Journal for Research in Mathematics Learning) Jurnal Pendidikan Matematika Raflesia Beta: Jurnal Tadris Matematika JUMLAHKU: Jurnal Matematika Ilmiah STKIP Muhammadiyah Kuningan Journal of Mathematics Science and Education MAJU : Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika Surya Abdimas FIBONACCI: Jurnal Pendidikan Matematika dan Matematika Jurnal Pendidikan Surya Edukasi (JPSE) M A T H L I N E : Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika JURNAL INOVASI PENDIDIKAN MATEMATIKA (JIPM) PHI: Jurnal Pendidikan Matematika Proximal: Jurnal Penelitian Matematika dan Pendidikan Matematika JP2M (Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Matematika) Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Afeksi: Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Jurnal Didactical Mathematics Jurnal Pendidikan Sultan Agung Konstanta: Jurnal Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Journal of Law, Education and Business Student Research Journal Dharma Acariya Nusantara: Jurnal Pendidikan, Bahasa dan Budaya Gammath : Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Matematika Jurnal Matematika Ilmiah Universitas Muhammadiyah Kuningan Konstanta : Jurnal Matematika dan Ilmu Pengelatuan Alam
Claim Missing Document
Check
Articles

PENGEMBANGAN MODUL AJAR MATEMATIKA BERBASIS PjBL UNTUK MENINGKATKAN KONEKSI MATEMATIS SISWA Cindy Nurul Afwa; Erni Puji Astuti; Wharyanti Ika Purwaningsih
JUMLAHKU: Jurnal Matematika Ilmiah STKIP Muhammadiyah Kuningan Vol 9 No 2 (2023): JUMLAHKU VOL.9 NO.2 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika Universitas Muhammadiyah Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33222/jumlahku.v9i2.3406

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan untuk mengetahui apakah modul ajar matematika berbasis Project Based Learning (PjBL) untuk meningkatkan koneksi matematis siswa memadahi kriteria valid, praktis, dan efektif. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan dengan model ADDIE. Teknik pengumpulan data memakai wawancara tidak terstruktur, angket dan tes. Instrumen yang dipakai yaitu lembar validasi modul ajar untuk mengetahui kevalidan modul ajar, lembar angket respon guru dan siswa guna mengukur kepraktisan modul ajar, dan soal pre-test serta post-test guna mengukur keefektifan modul ajar dengan menerapkan uji normalitas gain. Berdasarkan hasil analisis, modul ajar berbasis PjBL dikatakan valid berdasarkan rata-rata skor sebesar 3,83. Memenuhi kriteria kepraktisan dengan rata-rata angket respon siswa 3,09 dengan presentase 77,55%. Sementara hasil rata-rata angket respon guru sebesar 3,5 dengan presentase 87,5%. Serta keefektifan modul ajar berbasis PjBL ditunjukkan dengan hasil N-gain 0,36 pada uji coba luas. Sehingga modul ajar matematika berbasis PjBL untuk meningkatkan koneksi matematis siswa kelas 7 SMP valid, praktis, dan efektif diterapkan pada pembelajaran matematika khususnya statistika.
Identifikasi Kemampuan Numerasi Siswa dalam Menghitung Bilangan Pecahan Sari, Novita; Fuadi, Setio; Putro, Retno Wasono; Astuti, Erni Puji; Samin, Samin
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 11 No. 2 (2026): Mei (on progress)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v11i2.4707

Abstract

Kemampuan numerasi menjadi topik diskusi yang membutuhkan perhatian lebih dalam dunia pendidikan. Kemampuan numerasi merupakan pondasi dasar dalam pengetahuan, sehingga memiliki peranan penting untuk dikembangkan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tingkat kemampuan numerasi yang terjadi pada siswa dalam menyelesaikan soal numerasi materi pecahan kelas V SD. Jenis penelitian ini adalah dekriptif kualitatif.  Teknik dalam pengambilan subjek ini menggunakan teknik purposive dengan subjek yang terpilih sebanyak 2 subjek. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah metode observasi, tes, wawancara dan catatan lapangan. Teknik analisis datanya adalah reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan/verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan numerasi siswa masih pada tingkat kompetensi numerasi dasar. Hal ini disebabkan karena siswa masih kurang teliti dalam menerapkan strategi untuk menyelesaikan masalah, siswa masih kurang konsisten dalam mempresentasikan informasi ke dalam bentuk model matematika dan siswa kurang tepat dalam menginterpretasi hasil analisis untuk membuat prediksi dan keputusan.
DEVELOPING HIGH SCHOOL MATHEMATICS LEARNING MODELS BASED ON PEDAGOGICAL CONTENT KNOWLEDGE PROFESSIONAL MATHEMATICS TEACHERS Purwoko, Riawan Yudi; Wibowo, Teguh; Astuti, Erni Puji; Purwaningsih, Wharyanti Ika
AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 15, No 1 (2026)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/ajpm.v15i1.14252

Abstract

Pedagogical content knowledge is teachers’ knowledge and experience in teaching specific content. However, professional mathematics teachers have not used it as a basis for information in developing mathematics learning models. This study aims to produce a mathematics learning model based on the knowledge and experience of professional teachers in teaching sequences and series. This study uses a development model with the Plomp scheme, which consists of 5 stages: initial investigation, design, realization/construction, testing, and implementation. The subjects in this study were eight high school teachers who have experience and excellent reputations. Data collection techniques are documentation, FGD, observation, questionnaires, and tests. The data analysis in this study was qualitative, using percentage-based techniques and vignette analysis of learning outcomes. The results showed that after the needs analysis, realization, and design stages, the product was tested through expert reviews and assessments. The assessment results showed that the product was valid and practical. The implementation stage was conducted in 3 schools, with 147 students as research participants. The results showed that the developed model had a positive, potential impact, as students were more constructive in their learning. Thus, the developed model can serve as a reference for mathematics learning, particularly for sequences and series. During the learning process, students are more creative and constructive, and follow the concept of in-depth learning in a pedagogical context.
Analisis Kesalahan Siswa dalam Menyelesaikan Soal Cerita Matematika Berdasarkan Prosedur Newman Alfia Kurnianingsih; Teguh Wibowo; Wharyanti Ika Purwaningsih; Erni Puji Astuti
Afeksi: Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol. 7 No. 2 (2026)
Publisher : Pusat Studi Penelitian dan Evaluasi Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59698/afeksi.v7i2.846

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan jenis-jenis kesalahan siswa dalam menyelesaikan soal cerita matematika pada materi Sistem Persamaan Linier Dua Variabel (SPLDV) berdasarkan prosedur analisis Newman. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih rendahnya kemampuan siswa dalam menyelesaikan soal cerita matematika, khususnya dalam memahami masalah, mentransformasikan soal ke dalam model matematika, serta menentukan penyelesaian yang tepat. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Teknik pengambilan subjek yang digunakan dalam penelitian ini adalah purposive dengan pertimbangan siswa kelas VIII pada semester genap yang sudah mempelajari materi dan minta rekomendasi guru yang sesuai dengan penelitian ini. Subjek yang terlibat dalam penelitian ini terdiri dari 3 siswa kelas VIII, dimana siswa yang dipilih adalah yang paling banyak melakukan kesalahan dalam menyelesaikan soal cerita matematika menurut analisis Newman. Proses pengumpulan data dilakukan dengan memberikan tes soal cerita SPLDV dalam bentuk uraian, wawancara tidak terstruktur, dokumentasi, dan catatan lapangan. Analisis data dilakukan melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, sedangkan keabsahan data diuji menggunakan triangulasi metode. Hasil penelitian ini adalah siswa yang masih melakukan kesalahan dalam menyelesaikan soal cerita matematika berdasarkan prosedur Newman. Terdapat 5 jenis kesalahan berdasarkan prosedur Newman yaitu: 1) kesalahan membaca, 2) kesalahan memahami, 3) kesalahan transformasi, 4) kesalahan keterampilan proses, dan 5) kesalahan penulisan jawaban akhir. Sedangkan dalam penelitian ini jenis-jenis kesalahan yang dilakukan siswa terdapat 4 kesalahan berdasarkan prosedur Newman antara lain: 1) kesalahan memahami (siswa tidak memahami apa yang diketahui dan ditanyakan dari soal cerita secara lengkap), 2) kesalahan transformasi (siswa mengalami kesulitan dalam menciptakan model matematis dari data yang tersedia pada soal dan siswa tidak mengetahui teknik yang harus diterapkan untuk menyelesaikan soal tersebut, 3) kesalahan keterampilan proses (siswa tidak mengikuti langkah-langkah yang benar untuk melakukan operasi dan siswa membuat kesalahan dalam melakukan perhitungan, dan 4) kesalahan penulisan jawaban akhir (siswa tidak dapat menemukan hasil yang tepat dari soal berdasarkan langkah yang telah diambil dan siswa tidak menyimpulkan jawaban akhir sesuai dengan konsep matematika dan instruksi dalam soal).