p-Index From 2021 - 2026
4.248
P-Index
This Author published in this journals
All Journal LIMIT - Pendidikan Matematika EKUIVALEN - Pendidikan Matematika AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika AlphaMath: Journal of Mathematics Education PYTHAGORAS: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Eduma : Mathematics Education Learning and Teaching Jurnal Kajian Pembelajaran Matematika JSSH (Jurnal Sains Sosial dan Humaniora) Jurnal Mercumatika : Jurnal Penelitian Matematika dan Pendidikan Matematika Juring (Journal for Research in Mathematics Learning) Jurnal Pendidikan Matematika Raflesia Beta: Jurnal Tadris Matematika AXIOM : Jurnal Pendidikan dan Matematika JUMLAHKU: Jurnal Matematika Ilmiah STKIP Muhammadiyah Kuningan Jurnal Math Educator Nusantara: Wahana Publikasi Karya Tulis Ilmiah di Bidang Pendidikan Matematika Journal of Mathematics Science and Education MAJU : Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika Surya Abdimas FIBONACCI: Jurnal Pendidikan Matematika dan Matematika Jurnal Pendidikan Surya Edukasi (JPSE) M A T H L I N E : Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika JURNAL INOVASI PENDIDIKAN MATEMATIKA (JIPM) PHI: Jurnal Pendidikan Matematika Proximal: Jurnal Penelitian Matematika dan Pendidikan Matematika JP2M (Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Matematika) Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Afeksi: Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Jurnal Didactical Mathematics Jurnal Pendidikan Sultan Agung Konstanta: Jurnal Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Journal of Law, Education and Business Student Research Journal Dharma Acariya Nusantara: Jurnal Pendidikan, Bahasa dan Budaya Gammath : Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Matematika Jurnal Matematika Ilmiah Universitas Muhammadiyah Kuningan Konstanta : Jurnal Matematika dan Ilmu Pengelatuan Alam
Claim Missing Document
Check
Articles

Eksplorasi Etnomatematika Kerajinan Anyaman Bambu sebagai Sumber Belajar Matematika pada Materi Geometri di Dusun Malangan, Sumberagung, Moyudan, Sleman Kristiamita, Angel; Maharani, Prita Adelia; Astuti, Erni Puji; Tamur, Maximus
Juring (Journal for Research in Mathematics Learning) Vol 6, No 3 (2023)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/juring.v6i3.25521

Abstract

Pembelajaran berbasis etnomatematika dapat menjadi salah satu pendekatan pembelajaran yang menghubungkan antara budaya dan matematika dengan tujuan untuk mempermudah peserta didik dalam mempelajari materi matematika yang cukup abstrak. Contoh budaya lokal yang dapat diimplementasikan ke dalam pembelajaran berbasis etnomatematika adalah kerajinan anyaman bambu. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan etnografis. Metode ini digunakan oleh penulis dengan tujuan dapat memahami dan mengkaji budaya, perilaku, dan pengalaman manusia yang berada di lingkungan sekitar sehingga nantinya dapat dihubungkan dengan matematika. Penulis mengumpulkan data dengan teknik wawancara dan kajian literatur. Instrumen berupa wawancara yang dilakukan secara langsung dengan salah satu pengrajin dan mengkaji beberapa artikel dan buku yang sesuai dengan penelitian sebagai bahan kajian literatur untuk mengumpulkan data. Data yang diperoleh selanjutnya direduksi oleh penulis sehingga lebih memudahkan dalam menuliskan pembahasan dan membuat kesimpulan. Motivasi dibalik ini adalah untuk menyelidiki hubungan antara anyaman bambu dan materi matematika. Di dalam kasus geometri, kerajinan tersebut dapat membantu peserta didik dalam memvisualkan bangun geometri karena dapat dilihat secara langsung. Bentuk konkret bangun geometri yang penulis temukan pada bentuk-bentuk kerajinan anyaman bambu, yaitu lingkaran pada cermin rotan, persegi pada tampah, tabung pada keranjang, kubus pada bangku bambu, balok pada tempat tisu, serta bola pada kap lampu. Temuan hasil eksplorasi ini diharapkan dapat mempermudah peserta didik dalam menganalisis sifat-sifat dan unsur-unsur bangun geometri. Selain itu diharapkan dapat membantu untuk lebih mengembangkan hasil belajar peserta didik, dan untuk menjaga budaya sekitar.
ETNOMATEMATIKA: EKSPLORASI KONSEP MATEMATIKA DAN NILAI KARAKTER PADA PERMAINAN TRADISIONAL JAWA GANJILAN Astuti, Erni Puji; Hanum, Farida; Wijaya, Ariyadi; Purwoko, Riawan Yudi
AXIOM : Jurnal Pendidikan dan Matematika Vol 11, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30821/axiom.v11i2.12503

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan hasil eksplorasi konsep matematika dan nilai karakter dalam permainan tradisional Jawa Ganjilan. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan etnografi. Tahapan etnografi dalam penelitian ini adalah menentukan subjek penelitian, melakukan observasi dan wawancara selama permainan, membuat catatan hasil, dan menganalisis temuan. Pengumpulan data dilakukan melalui studi kepustakaan, video, observasi, dan wawancara mendalam. Teknik analisis data dilakukan dengan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Analisis data dilakukan untuk mengidentifikasi konsep matematika dan nilai karakter yang terdapat dalam permainan tradisional Jawa Ganjilan. Konsep matematika yang ditemukan adalah konsep penjumlahan, konsep pengurangan, konsep perkalian, konsep perbandingan bilangan, konsep pecahan, konsep modal dan hasil, dan konsep untung-rugi. Nilai-nilai yang terkandung dalam permainan tradisional Jawa Ganjilan adalah karakter sabar, mengasah kemampuan emosi, menaati aturan, percaya diri, mandiri, dan sportif. Berdasarkan temuan tersebut, permainan tradisional Jawa Ganjilan dapat dijadikan sebagai sumber belajar matematika dan bermanfaat dalam mengembangkan karakter. AbstractThis study aims to describe the results of the exploration of mathematical concepts and character values in a traditional game known as “Jawa Ganjilan”. This is qualitative research with an ethnographic approach. The ethnographic stages in this study were determining the research subjects, conducting observations and interviews during the game, taking notes on the results, and analyzing the findings. Data collection was carried out through library research, videos, observations, and in-depth interviews. Data analysis techniques were carried out through data reduction, data presentation, and concluding. Data analysis was carried out to identify the mathematical concepts and character values contained in the traditional Javanese odd game. The mathematical concepts found are the concept of addition, the concept of subtraction, the concept of multiplication, the concept of a number comparison, the concept of fractions, the concept of capital and returns, and the concept of profit and loss. The values contained in the traditional Javanese game of oddity are character patience, honing emotional abilities, obeying rules, self-confidence, independence, and sportsmanship. Based on these findings, traditional Javanese odd games can be used as a source of learning mathematics and are useful in developing character.
PENGEMBANGAN MODUL AJAR MATEMATIKA BERBASIS PjBL UNTUK MENINGKATKAN KONEKSI MATEMATIS SISWA Cindy Nurul Afwa; Erni Puji Astuti; Wharyanti Ika Purwaningsih
JUMLAHKU: Jurnal Matematika Ilmiah STKIP Muhammadiyah Kuningan Vol 9 No 2 (2023): JUMLAHKU VOL.9 NO.2 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika Universitas Muhammadiyah Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33222/jumlahku.v9i2.3406

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan untuk mengetahui apakah modul ajar matematika berbasis Project Based Learning (PjBL) untuk meningkatkan koneksi matematis siswa memadahi kriteria valid, praktis, dan efektif. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan dengan model ADDIE. Teknik pengumpulan data memakai wawancara tidak terstruktur, angket dan tes. Instrumen yang dipakai yaitu lembar validasi modul ajar untuk mengetahui kevalidan modul ajar, lembar angket respon guru dan siswa guna mengukur kepraktisan modul ajar, dan soal pre-test serta post-test guna mengukur keefektifan modul ajar dengan menerapkan uji normalitas gain. Berdasarkan hasil analisis, modul ajar berbasis PjBL dikatakan valid berdasarkan rata-rata skor sebesar 3,83. Memenuhi kriteria kepraktisan dengan rata-rata angket respon siswa 3,09 dengan presentase 77,55%. Sementara hasil rata-rata angket respon guru sebesar 3,5 dengan presentase 87,5%. Serta keefektifan modul ajar berbasis PjBL ditunjukkan dengan hasil N-gain 0,36 pada uji coba luas. Sehingga modul ajar matematika berbasis PjBL untuk meningkatkan koneksi matematis siswa kelas 7 SMP valid, praktis, dan efektif diterapkan pada pembelajaran matematika khususnya statistika.
Analisis kemampuan penalaran spasial dalam penyelesaian soal transformasi geometri Astuti, Erni Puji; Handayani, Reza Septia; Ngulia, Karisma Nurul; Lestari, Dwi; Saktiyani, Debi; Pradana, Sintya Linggar
Jurnal Math Educator Nusantara: Wahana Publikasi Karya Tulis Ilmiah di Bidang Pendidikan Matematika Vol 11 No 2 (2025): Jurnal Math Educator Nusantara
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika, Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/jmen.v11i2.27277

Abstract

Spatial reasoning ability significantly affects mathematics learning in the area of geometric transformations. However, students’ spatial reasoning ability is still underdeveloped. This study focused on analyzing students’ spatial reasoning ability while working on problems involving geometric transformations. Data were collected through a spatial reasoning ability test and personal interviews. The subjects were six grade XI students. The research design applied was descriptive qualitative. It was found that students with high spatial reasoning ability could mentally analyze and understand rotation patterns, envision objects moving in a clockwise direction, determine dilation and reflection of an object about a specific axis, and comprehend spatial changes and the position of objects and shapes in space. Students with moderate spatial reasoning ability could understand the rotation patterns and mentally picture the objects moving clockwise; however, they could not grasp the concept of object transformations correctly. Low spatial reasoning ability could not grasp the problem and visualize the rotation of the objects, resulting in an inability to determine the transformation of the object position. This also prevented the students from solving the transformation concept. This study has been able to identify specific aspects that need to be addressed in the geometric transformation topic. This research can help inform the design of more effective and innovative learning strategies.
A symbolic-philosophical kawung batik–based mathematical mindset intervention in STEAM education: A conceptual design Saefudin, Abdul Aziz; Komalasari, Mahilda Dea; Hardyanto, R. Hafid; Astuti, Erni Puji; Pramitasari, Dian Putri; Diniyah, Diva Al
Jurnal Math Educator Nusantara: Wahana Publikasi Karya Tulis Ilmiah di Bidang Pendidikan Matematika Vol 11 No 2 (2025): Jurnal Math Educator Nusantara
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika, Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/jmen.v11i2.27638

Abstract

Research on the relationship between mathematical attitudes and cultural values is lacking, especially in non-Western educational contexts. This study proposes mindset interventions based on the philosophical and symbolic interpretations of Kawung Batik, a Javanese motif expressing harmony, resilience, self-reflection, and social connectivity. The methodology combines theoretical literature with a cultural-symbolic understanding of Kawung's relevance. Saefudin et al. (2023) identified six psychological dimensions of mathematical mindset: beliefs about ability, reactions to adversity, attitudes toward failure, appreciation of effort, openness to critique, and perceptions of peer success. The symbolic constructs are carefully aligned with these dimensions. The framework includes four STEAM pedagogical designs: reconstructing geometric shapes, algorithmically producing patterns, studying batik materials and processes, and critically reflecting on cultural significances. These scenarios stimulate emotional and cognitive development and promote a culturally integrated mathematical identity. The proposed methodology reframes culture as a powerful tool for transforming students' mathematics learning experiences. This study lays the groundwork for classroom-based research, including iterative design studies to confirm the model's pedagogical and affective effects.
Identifikasi Kemampuan Numerasi Siswa dalam Menghitung Bilangan Pecahan Sari, Novita; Fuadi, Setio; Putro, Retno Wasono; Astuti, Erni Puji; Samin, Samin
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 11 No. 2 (2026): Mei (on progress)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v11i2.4707

Abstract

Kemampuan numerasi menjadi topik diskusi yang membutuhkan perhatian lebih dalam dunia pendidikan. Kemampuan numerasi merupakan pondasi dasar dalam pengetahuan, sehingga memiliki peranan penting untuk dikembangkan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tingkat kemampuan numerasi yang terjadi pada siswa dalam menyelesaikan soal numerasi materi pecahan kelas V SD. Jenis penelitian ini adalah dekriptif kualitatif.  Teknik dalam pengambilan subjek ini menggunakan teknik purposive dengan subjek yang terpilih sebanyak 2 subjek. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah metode observasi, tes, wawancara dan catatan lapangan. Teknik analisis datanya adalah reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan/verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan numerasi siswa masih pada tingkat kompetensi numerasi dasar. Hal ini disebabkan karena siswa masih kurang teliti dalam menerapkan strategi untuk menyelesaikan masalah, siswa masih kurang konsisten dalam mempresentasikan informasi ke dalam bentuk model matematika dan siswa kurang tepat dalam menginterpretasi hasil analisis untuk membuat prediksi dan keputusan.
DEVELOPING HIGH SCHOOL MATHEMATICS LEARNING MODELS BASED ON PEDAGOGICAL CONTENT KNOWLEDGE PROFESSIONAL MATHEMATICS TEACHERS Purwoko, Riawan Yudi; Wibowo, Teguh; Astuti, Erni Puji; Purwaningsih, Wharyanti Ika
AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 15, No 1 (2026)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/ajpm.v15i1.14252

Abstract

Pedagogical content knowledge is teachers’ knowledge and experience in teaching specific content. However, professional mathematics teachers have not used it as a basis for information in developing mathematics learning models. This study aims to produce a mathematics learning model based on the knowledge and experience of professional teachers in teaching sequences and series. This study uses a development model with the Plomp scheme, which consists of 5 stages: initial investigation, design, realization/construction, testing, and implementation. The subjects in this study were eight high school teachers who have experience and excellent reputations. Data collection techniques are documentation, FGD, observation, questionnaires, and tests. The data analysis in this study was qualitative, using percentage-based techniques and vignette analysis of learning outcomes. The results showed that after the needs analysis, realization, and design stages, the product was tested through expert reviews and assessments. The assessment results showed that the product was valid and practical. The implementation stage was conducted in 3 schools, with 147 students as research participants. The results showed that the developed model had a positive, potential impact, as students were more constructive in their learning. Thus, the developed model can serve as a reference for mathematics learning, particularly for sequences and series. During the learning process, students are more creative and constructive, and follow the concept of in-depth learning in a pedagogical context.
Analisis Kesalahan Siswa dalam Menyelesaikan Soal Cerita Matematika Berdasarkan Prosedur Newman Kurnianingsih, Alfia; Wibowo, Teguh; Purwaningsih, Wharyanti Ika; Astuti, Erni Puji
Afeksi: Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol 7, No 2 (2026)
Publisher : Pusat Studi Penelitian dan Evaluasi Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59698/afeksi.v7i2.846

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan jenis-jenis kesalahan siswa dalam menyelesaikan soal cerita matematika pada materi Sistem Persamaan Linier Dua Variabel (SPLDV) berdasarkan prosedur analisis Newman. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih rendahnya kemampuan siswa dalam menyelesaikan soal cerita matematika, khususnya dalam memahami masalah, mentransformasikan soal ke dalam model matematika, serta menentukan penyelesaian yang tepat. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Teknik pengambilan subjek yang digunakan dalam penelitian ini adalah purposive dengan pertimbangan siswa kelas VIII pada semester genap yang sudah mempelajari materi dan minta rekomendasi guru yang sesuai dengan penelitian ini. Subjek yang terlibat dalam penelitian ini terdiri dari 3 siswa kelas VIII, dimana siswa yang dipilih adalah yang paling banyak melakukan kesalahan dalam menyelesaikan soal cerita matematika menurut analisis Newman. Proses pengumpulan data dilakukan dengan memberikan tes soal cerita SPLDV dalam bentuk uraian, wawancara tidak terstruktur, dokumentasi, dan catatan lapangan. Analisis data dilakukan melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, sedangkan keabsahan data diuji menggunakan triangulasi metode. Hasil penelitian ini adalah siswa yang masih melakukan kesalahan dalam menyelesaikan soal cerita matematika berdasarkan prosedur Newman. Terdapat 5 jenis kesalahan berdasarkan prosedur Newman yaitu: 1) kesalahan membaca, 2) kesalahan memahami, 3) kesalahan transformasi, 4) kesalahan keterampilan proses, dan 5) kesalahan penulisan jawaban akhir. Sedangkan dalam penelitian ini jenis-jenis kesalahan yang dilakukan siswa terdapat 4 kesalahan berdasarkan prosedur Newman antara lain: 1) kesalahan memahami (siswa tidak memahami apa yang diketahui dan ditanyakan dari soal cerita secara lengkap), 2) kesalahan transformasi (siswa mengalami kesulitan dalam menciptakan model matematis dari data yang tersedia pada soal dan siswa tidak mengetahui teknik yang harus diterapkan untuk menyelesaikan soal tersebut, 3) kesalahan keterampilan proses (siswa tidak mengikuti langkah-langkah yang benar untuk melakukan operasi dan siswa membuat kesalahan dalam melakukan perhitungan, dan 4) kesalahan penulisan jawaban akhir (siswa tidak dapat menemukan hasil yang tepat dari soal berdasarkan langkah yang telah diambil dan siswa tidak menyimpulkan jawaban akhir sesuai dengan konsep matematika dan instruksi dalam soal).