p-Index From 2021 - 2026
3.794
P-Index
This Author published in this journals
All Journal LIMIT - Pendidikan Matematika EKUIVALEN - Pendidikan Matematika AlphaMath: Journal of Mathematics Education PYTHAGORAS: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Eduma : Mathematics Education Learning and Teaching Jurnal Kajian Pembelajaran Matematika JSSH (Jurnal Sains Sosial dan Humaniora) Jurnal Mercumatika : Jurnal Penelitian Matematika dan Pendidikan Matematika Juring (Journal for Research in Mathematics Learning) Jurnal Pendidikan Matematika Raflesia Beta: Jurnal Tadris Matematika AXIOM : Jurnal Pendidikan dan Matematika JUMLAHKU: Jurnal Matematika Ilmiah STKIP Muhammadiyah Kuningan Jurnal Math Educator Nusantara: Wahana Publikasi Karya Tulis Ilmiah di Bidang Pendidikan Matematika Journal of Mathematics Science and Education MAJU : Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika Surya Abdimas FIBONACCI: Jurnal Pendidikan Matematika dan Matematika Jurnal Pendidikan Surya Edukasi (JPSE) M A T H L I N E : Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika JURNAL INOVASI PENDIDIKAN MATEMATIKA (JIPM) PHI: Jurnal Pendidikan Matematika Proximal: Jurnal Penelitian Matematika dan Pendidikan Matematika JP2M (Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Matematika) Jurnal Didactical Mathematics Jurnal Pendidikan Sultan Agung Konstanta: Jurnal Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Journal of Law, Education and Business Student Research Journal Dharma Acariya Nusantara: Jurnal Pendidikan, Bahasa dan Budaya Gammath : Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Matematika Jurnal Matematika Ilmiah Universitas Muhammadiyah Kuningan Konstanta : Jurnal Matematika dan Ilmu Pengelatuan Alam
Claim Missing Document
Check
Articles

Peningkatan kemandirian belajar dan kemampuan pemecahan masalah matematika melalui metode resitasi pada siswa sma Sita Nurhayati; Erni Puji Astuti; Prasetyo Budi Darmono
PYTHAGORAS : Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 11, No 2 (2022): PYTHAGORAS: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika
Publisher : UNIVERSITAS RIAU KEPULAUAN, BATAM, INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (190.836 KB) | DOI: 10.33373/pythagoras.v11i2.4473

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya peningkatan kemandirian belajar dan kemampuan pemecahan masalah matematika dengan menerapkan metode pembelajaran resitasi. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas XI IPS 3 SMA Negeri 2 Purworejo, yaitu sebanyak 36 siswa. Peneltian ini dilaksanakan 2 siklus. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan pengamatan, angket, tes, dan dokumentasi. Semua data yang dikumpulkan dianalisis dengan tahapan yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Dari penelitian diperoleh bahwa kemandirian belajar siswa dengan kriteria minimal baik pada siklus I sebanyak 17 siswa atau sebesar 47,22%  dan pada siklus II sebanyak 30 siswa atau sebesar 83,33%. Jadi dari siklus I dan siklus II mengalami peningkatan sebanyak 13 siswa atau sebesar 36,11 % dengan rerata kemandirian belajar pada siklus II sebesar 80,15% dan sudah mencapai target minimal 76%. Kemampuan pemecahan masalah matematika pada siklus I terdapat 18 siswa yang memiliki kemampuan pemecahan masalah matematika dengan kriteria minimal baik atau sebesar 50% dan pada siklus II sebanyak 27 siswa atau sebesar 75%. Jadi dari siklus I dan siklus II mengalami peningkatan sebanyak 9 siswa atau sebesar 25% dengan rerata kemampuan pemecahan masalah matematika pada siklus II sebesar 85,53% juga  sudah mencapai target minimal 76%. Dengan demikian penerapan metode Resitasi pada pembelajaran matematika mampu meningkatkan kemandirian belajar dan kemampuan pemecahan masalah matematika siswa.Kata kunci: kemandirian belajar, pemecahan masalah matematika, resitasi
Penggunaan Strategi Bernalar Logis dan Melihat Sudut Pandang Lain dalam Menyelesaikan Masalah Sistem Persamaan Linear Dua Variabel dalam Pembelajaran Matematika di SMP Rahma Fajri Nailah; Teguh Wibowo; Erni Puji Astuti
JSSH (Jurnal Sains Sosial dan Humaniora) JSSH (Jurnal Sains Sosial dan Humaniora) Vol. 7 No. 1 Maret 2023
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah dan Penerbitan (LPIP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (597.473 KB) | DOI: 10.30595/jssh.v7i1.16868

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penggunaan strategi bernalar logis dan melihat sudut pandang lain untuk menyelesaikan masalah Sistem Persamaan Linear Dua Variable (SPLDV) dalam pembelajaran matematika. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas IX SMPN Purworejo yang memiliki kemampuan berpikir tingkat sedang. Instrumen penelitian dalam penelitian ini adalah peneliti, soal tes berpikir tingkat tinggi, pedoman wawancara, dan catatan lapangan. Analisis data dilakukan dengan reduksi data, penyajian data, dan kesimpulan/ verifikasi. Hasil dari penelitian ini adalah siswa mampu menggunakan strategi pemecahan masalah bernalar logis dan melihat sudut pandang lain, serta kedua strategi tersebut terbukti dapat digunakan untuk menyelesaikan permasalahan non rutin matematika khususnya pada materi SPLDV.
Analisis Kesulitan Belajar Geometri Materi Bangun Datar pada Siswa SMP Ima Fitriyani; Erni Puji Astuti; Puji Nugraheni
Jurnal Pendidikan Sultan Agung Vol 3, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Islam Sultan Agung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1308.297 KB) | DOI: 10.30659/jp-sa.3.2.163-174

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui kesulitan belajar geometri yang dialami siswa SMP Ma’arif Kalibawang khususnya materi bangun datar dan faktor penyebabnya. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif. Subjek penelitian siswa kelas VIII yang sudah memperoleh materi bangun datar, dan terpilih 2 siswa dengan kategori nilai di atas KKM dan 2 siswa dengan kategori nilai di bawah KKM. Metode pengumpulan data yang digunakan yaitu tes, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data dilakukan dengan (1) mereduksi data (2) penyajian data (3) verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa subjek dengan kategori nilai di atas KKM mengalami (1) Permasalahan penggunaan prosedur dan konsep (2) Miskonsepsi terhadap proses penyelesaian soal cerita (3) Lemahnya koneksi dan penalaran dalam geometri. Kemudian subjek dengan kategori nilai di bawah KKM mengalami (1) Permasalahan penggunaan prosedur, konsep, dan prinsip (2) Permasalahan persepsi dalam memahami jenis-jenis bangun datar (3) Permasalahan penggunaan deduktif aksiomatif (4) Lemahnya koneksi dan penalaran dalam geometri. Adapun faktor internal yang menyebabkan kesulitan belajar geometri siswa yaitu minat dan bakat siswa terhadap pembelajaran, serta faktor intelegensi pada siswa itu sendiri. Sedangkan faktor eksternal meliputi faktor keluarga, kualitas pembelajaran, fasilitas pembelajaran, serta metode pembelajaran yang diterapkan.
Penerapan Teknik Scaffolding Untuk Mengatasi Kesulitan Belajar Siswa Dalam Menyelesaikan Soal Cerita Pada Materi Sistem Persamaan Linear Dua Variabel Agustiana Wijiastuti Wahyudi; Teguh Wibowo; Erni Puji Astuti
Konstanta : Jurnal Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Vol. 1 No. 2 (2023): Juni : Jurnal Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam
Publisher : Universitas Katolik Widya Karya Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1228.29 KB) | DOI: 10.59581/konstanta-widyakarya.v1i1.84

Abstract

This study aims to describe the application of the scaffolding technique given by the teacher to overcome students' learning difficulties in solving word problems in the material of a system of two-variable linear equations. This type of research is case study research. The subjects of this study were 36 grade 8 students of junior high school. Subject taking using purposive sampling technique. The data collection technique uses the Learning Implementation Plan (RPP) instrument, syllabus, interviews, field notes, and documentation, each of which has been tried out and has met the validation requirements by the validator. The data analysis technique used is the process of data reduction, the process of presenting data, the process of drawing conclusions. After being given the scaffolding technique in each group, it was found that students were able to complete the test with good and correct completion steps. Students are able to determine variables and mathematical models correctly. In addition, students are also able to explain the steps of solving well.
Analisis Kemampuan Siswa SMP dalam Menerjemahkan Soal Cerita SPLDV dan Penyelesaiannya Teguh Wibowo; Erni Puji Astuti; Anugrah Dwi Cahyani
Student Research Journal Vol. 1 No. 3 (2023): Juni : Student Research Journal
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi (STIA) Yappi Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/srjyappi.v1i3.323

Abstract

This study aims to determine the ability of junior high school students in translating SPLDV word problems into mathematical models and their solutions. Especially in the matter of two-variable linear equation systems (SPLDV). This type of research is qualitative. The approach used is the phenomenological approach. Data collection using test techniques, interviews, field notes, and documentation. The research subjects took 2 students with high category classification from class VIII B of SMP Negeri 2 Puring which originated from the determination of high, medium and low group boundaries. The group limit is high if the Odd PAS value is > (x ̅ + SD), the group limit is medium if (x ̅ - SD) < Odd PAS value < (x ̅ + SD), while the group limit is low if the Odd PAS value < (x ̅ + SD). Data analysis techniques include data reduction, data presentation, and conclusions. Checking the validity of the data uses credibility and confirmability tests. The results of this study indicate that the subject has a high ability to translate because he is able to understand the problem (write down what is known and asked), is able to solve problems (make examples and mathematical models), is able to take steps to solve problems. But did not evaluate or check again. Students who have high translation skills experience a few mistakes, namely not carrying out the evaluation step or checking again.
Pengembangan Modul Ajar Berbasis Problem Based Learning Untuk Meningkatkan Kemampuan Komunikasi Matematis Siswa Triana Indrasari; Erni Puji Astuti; Heru Kurniawan
JLEB: Journal of Law, Education and Business Vol 1, No 2 (2023): Oktober 2023
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jleb.v1i2.1156

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan produk berupa modul ajar berbasis problem based learning yang valid, praktis, dan efektif untuk meningkatkan kemampuan komunikasi matematis siswa SMP. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian pengembangan (Research and Development) dengan menggunakan model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation). Penelitian dilaksanakan di SMP Negeri di Kabupaten Purworejo pada siswa kelas VII. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini dilakukan dengan wawancara, validasi modul ajar, angket respon, dan tes. Teknik analisis data menggunakan analisis dari segi kelayakan modul ajar yang memenuhi kriteria valid, praktis, dan efektif. Hasil penelitian menunjukan bahwa modul ajar berbasis problem based learning valid, praktis, dan efektif untuk meningkatkan kemampuan komunikasi matematis siswa. Penilaian modul ajar yang dilakukan oleh dua validator ahli menunjukan bahwa modul ajar berbasis problem based learning yang dikembangkan memenuhi kriteria valid dengan rata-rata 3,23 yang berarti bahwa modul ajar berbasis problem based learning dapat digunakan dalam proses pembelajaran. Berdasarkan hasil penilaian kepraktisan dari data angket respon siswa untuk uji coba luas diperoleh persentase kepraktisan 86% dengan kriteria sangat praktis, serta angket respon guru diperoleh persentase kepraktisan 85,27% dengan kriteria sangat praktis, yang berarti bahwa modul ajar berbasis problem based learning mudah digunakan dan diterapkan dalam penggunaannya. Modul ajar berbasis problem based learning memenuhi kriteria efektif berdasarkan hasil pre-test dan post-test kemampuan komunikasi matematis sebanyak 32 siswa dengan menggunakan uji N-Gain memperoleh skor 0,59 dengan kriteria sedang yang berarti bahwa modul ajar berbasis problem based learning dapat meningkatkan kemampuan komunikasi matematis siswa. Modul ajar berbasis problem based learning dikategorikan valid, praktis, dan efektif untuk meningkatkan kemampuan komunikasi matematis.
Pembelajaran Berdiferensiasi dengan Problem Based Learning untuk Meningkatkan Kreativitas Matematis Siswa Kelas X Sekar Kinanthi; Erni Puji Astuti; Riawan Yudi Purwoko
Didactical Mathematics Vol. 5 No. 2 (2023): Oktober 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika, Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/dm.v5i2.6651

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan pembelajaran berdiferensiasi dengan Problem Based Learning (PBL) pada pembelajaran matematika dan mengetahui peningkatan kreativitas matematis siswa melalui penerapan pembelajaran berdiferensiasi dengan Problem Based Learning (PBL). Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Subjek dalam penelitian ini yaitu siswa kelas X. Teknik pengumpulan data yang digunakan meliputi angket, observasi, dan tes. Data dalam penelitian ini dianalisis dengan menggunakan analisis kualitatif dan analisis kuantitatif. Hasil dalam penelitian ini menunjukkan bahwa observasi kreativitas matematis siswa selama pembelajaran matematika berlangsung pada siklus I mencapai persentase sebesar 74,08%. Sedangkan, pada siklus II mencapai 82,72% dengan kategori baik sehingga pada siklus II telah terjadi peningkatan sebesar 8,64%. Selanjutnya, hasil tes kreativitas matematis pada akhir siklus I mencapai persentase sebesar 75,52% dengan kategori cukup. Setelah adanya perbaikan, diperoleh hasil tes akhir siklus II yang telah memenuhi indikator keberhasilan dalam penelitian ini yang mencapai persentase sebesar 82,47% dengan kategori baik dan terjadi peningkatan sebesar 6,95%. Maka, berdasarkan hasil penelitian ini diketahui bahwa penerapan pembelajaran berdiferensiasi dengan Problem Based Learning (PBL) dapat meningkatkan kreativitas matematis siswa kelas X.
PENGEMBANGAN MODUL AJAR MATEMATIKA BERBASIS PjBL UNTUK MENINGKATKAN KONEKSI MATEMATIS SISWA Cindy Nurul Afwa; Erni Puji Astuti; Wharyanti Ika Purwaningsih
JUMLAHKU: Jurnal Matematika Ilmiah STKIP Muhammadiyah Kuningan Vol 9 No 2 (2023): JUMLAHKU VOL.9 NO.2 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika STKIP Muhammadiyah Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33222/jumlahku.v9i2.3406

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan untuk mengetahui apakah modul ajar matematika berbasis Project Based Learning (PjBL) untuk meningkatkan koneksi matematis siswa memadahi kriteria valid, praktis, dan efektif. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan dengan model ADDIE. Teknik pengumpulan data memakai wawancara tidak terstruktur, angket dan tes. Instrumen yang dipakai yaitu lembar validasi modul ajar untuk mengetahui kevalidan modul ajar, lembar angket respon guru dan siswa guna mengukur kepraktisan modul ajar, dan soal pre-test serta post-test guna mengukur keefektifan modul ajar dengan menerapkan uji normalitas gain. Berdasarkan hasil analisis, modul ajar berbasis PjBL dikatakan valid berdasarkan rata-rata skor sebesar 3,83. Memenuhi kriteria kepraktisan dengan rata-rata angket respon siswa 3,09 dengan presentase 77,55%. Sementara hasil rata-rata angket respon guru sebesar 3,5 dengan presentase 87,5%. Serta keefektifan modul ajar berbasis PjBL ditunjukkan dengan hasil N-gain 0,36 pada uji coba luas. Sehingga modul ajar matematika berbasis PjBL untuk meningkatkan koneksi matematis siswa kelas 7 SMP valid, praktis, dan efektif diterapkan pada pembelajaran matematika khususnya statistika.
PELAKSANAAN ANALISIS CP ELEMEN GEOMETRI UNTUK MERUMUSKAN TP, ATP, DAN MODUL AJAR PADA FASE E Kusniawati, Yulia; Purwoko, Riawan Yudi; Astuti, Erni Puji
JP2M (Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Matematika) Vol 9, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Bhinneka PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/jp2m.v9i2.4721

Abstract

Describe the dormulation of TP and ATP based on the CP geometric elements of Phase E and teaching modules tha show student-centered learnign is the goal of this research. A qualitative research approach was used in this research, collecting data in this research through documentation and interviewing Phase E mathematics teachers. The subject of this research is a matematics teacher Phase E. The data analysis technique used was the data from Miles Huberman which consisted of three activities namely data reduction, presentation, and conclusions. The results of this research show that the CP in Decree of the Head of BSKAP Number 33 of 2022 and the Content Standards for High School Mathematics subjects in Permendikbudristek Number 7 of 2022 are used by teachers to formulate TP, guided by the TP from the driving teacher. This research is focused on geometric elements in Phase E which contains trigonometry material. The CP element geometry is split into four TPs. The TP was compiled together with all math teachers at school to become ATP. Teachers collaborate to arrange material from easy to difficult. The ATP is then held at the MGMP forum to ensure effectiveness and suitability to learning needs. An open module design that can demonstrate student-focused learning is by using the Discovery Learning learning model. Then the teacher also uses discussion methods and peer tutoring.
Pengembangan e-modul matematika berbasis pendekatan kontekstual berorientasi pada kemampuan numerasi siswa SMP Sapti, Mujiyem; Astuti, Erni Puji; Komariah, Rizky
Jurnal Kajian Pembelajaran Matematika Vol 7, No 2 (2023): JURNAL KAJIAN PEMBELAJARAN MATEMATIKA
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI MALANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um076v7i22023p86-92

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui validitas dan kepraktisan modul e-matematika berbasis pendekatan kontekstual berorientasi pada keterampilan numerasi siswa SMP. Jenis penelitian ini adalah Research And Development (R&D). Model yang digunakan adalah model ADDIE. Ada 5 tahapan model ADDIE, yaitu (1) tahap analisis, (2) tahap desain, (3) tahap pengembangan, (4) tahap implementasi, dan (5) tahap evaluasi (evaluasi). Hasil penelitian menunjukkan bahwa penilaian e-modul matematika berbasis pendekatan kontekstual dikatakan valid berdasarkan skor rata-rata penilaian ahli media dan ahli materi sebesar 3,31. Memenuhi kriteria kepraktisan diperoleh dari hasil rata-rata penilaian angket respon siswa dan guru sebesar 3,72 dengan persentase 92,66 dengan kriteria sangat praktis.