This Author published in this journals
All Journal Dinamika Akuntansi Keuangan dan Perbankan Diponegoro Journal of Economics JEJAK Trikonomika: Jurnal Ekonomi El Dinar PRESTASI Jurnal Ekonomi & Studi Pembangunan JEB17 : Jurnal Ekonomi dan Bisnis JDE (Journal of Developing Economies) Jurnal REP (Riset Ekonomi Pembangunan) Adzkiya : Jurnal Hukum dan Ekonomi Syariah International Journal of Economics, Business and Accounting Research (IJEBAR) BISECER (Business Economic Entrepreneurship) KONSEP DAN TUJUAN PADA TINJUAN BISNIS SYARIAH Budimas : Jurnal Pengabdian Masyarakat Community Development Journal: Jurnal Pengabdian Masyarakat Indicators : Journal of Economic and Business GOVERNANCE: Jurnal Ilmiah Kajian Politik Lokal dan Pembangunan Sibatik Journal : Jurnal Ilmiah Bidang Sosial, Ekonomi, Budaya, Teknologi, Dan Pendidikan International Journal of Social Science, Education, Communication and Economics JDEP (Jurnal Dinamika Ekonomi Pembangunan) WELFARE Jurnal Ilmu Ekonomi Mestaka: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa JURNAL EKONOMI BISNIS DAN MANAJEMEN Journal of Economics and Management Scienties Jurnal REP (Riset Ekonomi Pembangunan) Jurnal Ekonomi Bisnis dan Manajemen AKSIOMA : Jurnal Sains Ekonomi dan Edukasi ECONOMIST: Jurnal Ekonomi dan Bisnis Beujroh : Jurnal Pemberdayaan dan Pengabdian pada Masyarakat Indonesian Journal of Agriculture and Environmental Analytics Asian Journal of Management, Entrepreneurship and Social Science Masyarakat: Jurnal Pengabdian Jurnal Akuntansi, Ekonomi dan Manajemen Bisnis Jurnal Pengabdian Masyarakat Multidisiplin
Claim Missing Document
Check
Articles

Dinamika Alih Fungsi Lahan Pertanian di Tengah Tekanan Urbanisasi dan Pembangunan Ekonomi: Sebuah Kajian Bibliometrik Sistematis Ris Setya Resa; Indah Susilowati; Hastarini Dwi Atmanti
Journal of Economics and Management Scienties Volume 8 No. 4, September 2026 (Accepted)
Publisher : SAFE-Network

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37034/jems.v8i4.525

Abstract

Agricultural land conversion to built-up areas represents one of the most fundamental structural challenges in contemporary development economics, particularly in rapidly urbanizing developing countries. This study maps the global scientific landscape on agricultural land conversion from an economic perspective, through a systematic bibliometric analysis of 239 Scopus-indexed articles published between 2008 and 2026, screened from 3,209 initial records accessed on 1 June 2026 at 11:41 AM WIB. Methods include co-citation analysis, keyword co-occurrence mapping, author and country collaboration network analysis, and research theme evolution mapping using VOSviewer. Results reveal a significant surge in publications since 2019, peaking in 2025 (46 articles). Four major thematic clusters were identified: (1) agricultural land conversion and food security, (2) urbanization and spatial planning, (3) land policy and sustainable development, and (4) landscape and climate change. China and Indonesia emerged as active research hubs, while South-South collaboration remains limited. These findings imply the need for more integrated interdisciplinary approaches connecting economics, public policy, and natural resource governance in addressing agricultural land conversion threats to food security and long-term economic development.
Analisis Dampak Digital Nomad Economy terhadap Produktivitas Regional Dan Kesenjangan Ekonomi di Negara-Negara ASEAN Ris Setya Resa; Hastarini Dwi Atmanti
Journal of Economics and Management Scienties Volume 8 No. 2, March 2026
Publisher : SAFE-Network

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37034/jems.v8i2.334

Abstract

Pertumbuhan pesat digital nomadisme telah berdampak signifikan pada kawasan ASEAN, di mana biaya hidup yang menguntungkan dan infrastruktur yang membaik menarik pekerja jarak jauh. Penelitian ini menganalisis fenomena ekonomi digital nomad di kawasan ASEAN dan dampaknya terhadap produktivitas regional serta kesenjangan ekonomi antar negara. Menggunakan data panel dari enam negara ASEAN (Thailand, Indonesia, Vietnam, Malaysia, Filipina, dan Singapura) periode 2019-2024, penelitian ini menerapkan regresi data panel dengan pendekatan fixed effects model. Data diperoleh dari kantor statistik nasional, catatan imigrasi, basis data World Bank, dan Sekretariat ASEAN. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsentrasi digital nomad memiliki pengaruh positif signifikan terhadap pertumbuhan PDRB per kapita dengan koefisien 0,324 (p<0,05), mengindikasikan bahwa peningkatan 1% populasi digital nomad berasosiasi dengan peningkatan 0,324% PDRB per kapita. Namun, distribusi digital nomad yang tidak merata memperburuk kesenjangan ekonomi antar wilayah dengan koefisien Gini meningkat 0,08% untuk setiap peningkatan 1.000 digital nomad. Kualitas infrastruktur digital dan biaya hidup terbukti memoderasi hubungan tersebut. Temuan ini memberikan implikasi penting bagi pembuat kebijakan dalam merancang strategi untuk mengoptimalkan manfaat ekonomi dari mobilitas tenaga kerja global sambil memitigasi dampak negatif terhadap kesenjangan regional.
A PENGARUH VARIABEL MAKROEKONOMI TERHADAP EMISI KARBON DI NEGARA ASEAN 2015-2022 Maratus Sholikhah; Hastarini Dwi Atmanti
GOVERNANCE: Jurnal Ilmiah Kajian Politik Lokal dan Pembangunan Vol. 13 No. 6 (2026): 2026 Juni
Publisher : Lembaga Kajian Ilmu Sosial dan Politik (LKISPOL)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56015/gjikplp.v13i6.1101

Abstract

This study aims to test the Environmental Kuznets Curve (EKC) hypothesis in ASEAN member countries from 2015 to 2022 and to analyze the effects of GDP per capita, population, energy transition, foreign investment, and trade openness on carbon emissions in ASEAN countries during the same period, both simultaneously and partially. This research employs a quantitative approach using data sourced from the International Energy Agency and the World Bank. The analytical method used is multiple linear regression with panel data covering 10 ASEAN countries from 2015 to 2022. The results show that the Environmental Kuznets Curve (EKC) hypothesis is confirmed in ASEAN member countries for the period 2015–2022, with a turning point in the relationship between GDP per capita and CO₂ emissions at approximately 17.11 trillion USD. Singapore and Brunei Darussalam are among the ASEAN countries that have passed the scale effect and structural effect phases on the EKC, while the remaining countries are still on the left side of the curve. GDP per capita, population, energy transition, foreign investment, and trade openness simultaneously influence carbon emissions in ASEAN during 2015–2022. GDP per capita can either increase or decrease carbon emissions significantly depending on whether a country has reached the EKC turning point. Population, foreign investment, and trade openness significantly increase carbon emissions in ASEAN. Meanwhile, energy transition tends to reduce carbon emissions, although the effect is not statistically significant. Keywords: Carbon emissions, GDP per capita, energy transition, trade openness
Pelatihan Pengolahan Sampah Dapur Menjadi Produk Bernilai Pada Dharma Wanita Persatuan Fakultas Ekonomika Dan Bisnis Universitas Diponegoro Hastarini Dwi Atmanti; Shoimatul Fitria
JUPAMU: Jurnal Pengabdian Masyarakat Multidisiplin Vol. 1 No. 3: Mei 2026
Publisher : Ihsan Cahaya Pustaka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66031/jupamu.v1i3.295

Abstract

Pengelolaan sampah rumah tangga, khususnya sampah dapur organik, menjadi salah satu upaya penting dalam mengurangi pencemaran lingkungan dan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap perilaku hidup berkelanjutan. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan anggota Dharma Wanita Persatuan Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Diponegoro (DWP FEB UNDIP) dalam mengelola sampah dapur menjadi produk yang lebih bernilai, seperti kompos dan eco enzym. Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui penyuluhan, demonstrasi, praktik langsung, serta diskusi interaktif mengenai pemilahan dan pengolahan sampah organik rumah tangga. Peserta diberikan pemahaman mengenai manfaat pengelolaan sampah serta teknik fermentasi limbah dapur menggunakan bahan sederhana yang mudah diterapkan di rumah tangga. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta mengenai pentingnya pengelolaan sampah organik dan kemampuan peserta dalam mempraktikkan pengolahan sampah dapur secara mandiri. Selain memberikan manfaat lingkungan melalui pengurangan volume sampah rumah tangga, kegiatan ini juga membuka peluang pemanfaatan produk hasil olahan sebagai kebutuhan rumah tangga maupun produk bernilai ekonomis. Dengan demikian, pelatihan pengelolaan sampah dapur pada DWP FEB UNDIP dapat menjadi langkah strategis dalam mendukung pemberdayaan masyarakat dan pengembangan budaya ramah lingkungan berbasis rumah tangga.
PELATIHAN PERSIAPAN MENUJU DUNIA KERJA UNTUK MAHASISWA FEB UNDIP Hastarini Dwi Atmanti; Jaka Aminata; Navi’ah Khusniati; Hapsari Ayu Kusumawardhani; Bronson Marpaung; Maulana Ghani Yusuf; Wulan Oktabriyantina
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 3 (2026): Vol. 7 No. 3 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v7i3.58838

Abstract

Persaingan dalam menghadapi dunia kerja semakin ketat. Jumlah lulusan Jenjang Strata 1 semakin meningkat dan tidak diimbangi dengan ketersediaan lapangan kerja. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan mempersiapkan mahasiswa menghadapi dunia kerja melalui pelatihan penulisan surat lamaran, penulisan Curriculum Vitae (CV), teknik wawancara, dan pengembangan soft skills. Melalui pemaparan yang interaktif, sesi diskusi dan simulasi, sehingga mahasiswa memperoleh keterampilan praktis serta kesadaran pentingnya perencanaan karir sejak dini. Kegiatan ini dapat meningkatkan kesiapan dan kepercayaan diri mahasiswa dalam menghadapi tantangan profesional. Mahasiswa yang mengikuti kegiatan pengabdian ini sangat antusias dan lebih percaya diri dalam menghadapi kompetisi dunia kerja. Mahasiswa memahami cara penulisan surat lamaran, CV, meningkatkan teknik wawancara serta mengembangkan soft skill sebagai syarat memasuki dunia kerja. Dukungan dari kampus dan DESC (Diponegoro Economics Student Community) sangat berperan dalam kelancaran pelaksanaan. Rekomendasi untuk kegiatan selanjutnya diharapkan melibatkan lebih banyak mahasiswa, kolaborasi dengan praktisi, dan pendalaman soft skill dan kemampuan digital untuk mahasiswa.